Polres Lampung Barat Gelar Do'a Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke 80




Lampung Barat, (GM) -- Polres Lampung Barat menggelar kegiatan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan religi yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Polres Lampung Barat pada Selasa pagi (30/06/2026) mulai pukul 09.00 WIB.


Doa bersama ini digelar sebagai wujud rasa syukur atas dedikasi Polri dalam melayani masyarakat selama delapan dekade, sekaligus memohon keselamatan, kelancaran, dan kedamaian dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian ke depan.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini harus dijadikan sarana refleksi diri bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kedekatan bersama masyarakat.


"Melalui kegiatan doa bersama ini, kita memohon rida Allah SWT agar seluruh personel Polres Lampung Barat selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Kabupaten Lampung Barat," ujar AKBP Samsu Wirman.


Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polres Lampung Barat, ASN Polri, serta pengurus Bhayangkari. Seluruh rangkaian doa bersama berjalan dengan penuh kekhusyukan, tertib, dan aman hingga selesai.(humas)

Polsek Wonosobo Dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Kebakaran Toko Diamond Berkah

 


Tanggamus, (gerakmedia) -- Polsek Wonosobo bersama Tim Inafis Polres Tanggamus melakukan identifikasi terkait kebakaran yang menghanguskan Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Pemilik toko diketahui bernama Khoirur Rozikin alias H. Oji (48), warga Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo Minggu (28/6/2026) pagi. 


Dalam rangkaian pemadaman itu, Polsek Wonosobo juga melakukan pengamanan terhadap barang-barang yang masih dapat diselamatkan.


Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila, S.H., mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik.


"Untuk dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat korsleting listrik yang berasal dari ruang penyimpanan atau gudang di lantai dua bangunan," kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Kapolsek menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Salah seorang saksi, Ansorizal (63), pertama kali melihat kepulan asap hitam dari bagian atap toko. Ia kemudian meminta pertolongan warga dan menghubungi karyawan toko.



Tak lama berselang, saksi lainnya, Suwilo (53), turut membantu dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat menjalar ke bagian atap dan gudang toko yang berisi berbagai barang dagangan.


"Sekitar pukul 07.30 WIB, dua unit mobil pemadam  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tanggamus tiba di lokasi dan langsung memadamkan kobaran api selama 2 jam 30 menit petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 10.00 WIB.


Kapolsek menyebut, akibat kebakaran tersebut, satu unit gedung Toko Diamond Berkah beserta berbagai barang dagangan seperti pakaian, tas, sepatu, sandal, kebutuhan rumah tangga, 17 unit pendingin ruangan (AC), tujuh unit CCTV, serta dua unit komputer dan perangkatnya ikut terbakar. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 


Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, Tim Identifikasi Polres Tanggamus menyimpulkan sementara bahwa kebakaran diduga dipicu arus hubungan pendek listrik yang berasal dari ruang penyimpanan atau gudang di lantai dua bangunan.


"Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta," tegasnya.


Saat ini, Polsek Wonosobo telah memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa kebakaran tersebut.


"Hingga saat ini kami jug masih terus melakukan pemantauan guna memastikan lokasi aman dan kondusif," tandasnya.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Dan Sabu Tol Lampung Tengah, Satu Kurir Ditangkap

 


Lampung Tengah, (gerakmedia) --  Aparat gabungan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung dan Satresnarkoba Polres Lampung Tengah menggagalkan upaya penyelundupan ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu di Rest Area Kilometer 172B Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).


Seorang pria berinisial R diduga berperan sebagai kurir narkotika ditangkap saat menumpangi bus SAN (Siliwangi Antar Nusa) tujuan Bandar Jaya, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 22.47 WIB.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Menurut dia, keberhasilan penangkapan merupakan hasil koordinasi lintas fungsi antara Ditlantas Polda Lampung, Satresnarkoba Polres Lampung Tengah, dan pengelola jalan tol.


"Benar, telah dilakukan pengungkapan dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Rest Area KM 172B Jalan Tol Terpeka," ucapnya, Minggu (28/6/2026).


"Penindakan dilakukan berdasarkan informasi yang diterima petugas dan melalui koordinasi, serta pengamanan yang matang sehingga tersangka dapat diamankan tanpa membahayakan pengguna jalan lainnya," sambung Yuni.


Kata dia, operasi diawali dari informasi mengenai adanya distribusi narkotika yang akan melintas di ruas Tol Terpeka. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas menyusun skenario pengamanan dengan mengalihkan kendaraan menuju Rest Area KM 172B melalui sistem delay traffic.


Kemudian Personel Ditlantas Polda Lampung, Satresnarkoba Polres Lampung Tengah, serta petugas PT Hutama Karya kemudian bersiaga di lokasi sejak sore hingga malam hari. Saat bus yang menjadi target memasuki rest area sekitar pukul 22.30 WIB, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan penumpang.


"Dalam penggeledahan terhadap tas milik tersangka, petugas menemukan barang yang diduga narkotika. Setelah dilakukan pengujian awal menggunakan alat uji, barang tersebut dinyatakan positif narkotika," ujar Yuni.


Dari hasil penggeledahan, polisi menyita satu tas hitam berisi sekitar 1.150 butir pil ekstasi warna merah muda, sekitar 1.700 butir pil ekstasi berbagai warna, satu bungkus kecil pil ekstasi yang masih dihitung jumlahnya, lima butir pil ekstasi dengan warna berbeda, satu paket sabu-sabu yang belum ditimbang, serta sebilah senjata tajam jenis pisau badik.


Usai penangkapan, Satresnarkoba Polres Lampung Tengah langsung melakukan pengembangan untuk memburu pihak yang diduga menjadi penerima barang di wilayah Bandar Jaya.


Yuni menambahkan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap jaringan peredaran narkotika tersebut, termasuk menghitung secara pasti jumlah barang bukti dan mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.


"Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Lampung Tengah untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pengembangan kasus masih terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang lebih luas," tandas Kabid Humas.

Lorong Puskesmas Kota Agung Diduga Jadi Lapak Pedagang, Pengawasan Manajemen Kembali Dipertanyakan

 


Tanggamus, (gerakmedia) -- Sorotan terhadap pelayanan di Puskesmas Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, kembali mencuat. Selain dugaan belum optimalnya pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, awak media juga menemukan adanya aktivitas seorang pedagang yang berjualan di dalam area lorong Puskesmas, tepatnya di lorong yang berada di dekat beberapa ruangan staf Jumat, (26/6/2026).


Temuan tersebut terjadi saat awak media melakukan konfirmasi terkait dugaan kelalaian pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota Agung. 


Seorang pedagang perempuan yang identitasnya disamarkan dengan nama Melati terlihat dengan santai menggelar dagangan berupa aneka jajanan di dalam lorong Puskesmas. Aktivitas tersebut dinilai tidak lazim mengingat area pelayanan kesehatan semestinya steril dari aktivitas perdagangan yang berpotensi mengganggu pelayanan maupun kebersihan lingkungan.


Yang menjadi perhatian, saat awak media tengah mencari informasi mengenai keberadaan Kepala UPT Puskesmas Kota Agung, pedagang tersebut diduga sempat memberikan isyarat kepada seseorang agar tidak masuk ke ruangan.


"Ada wartawan, sana dulu... jangan dulu masuk," 

ucapnya, sebagaimana didengar langsung oleh awak media.


Peristiwa tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan pedagang dengan pihak internal Puskesmas. Gestur dan sikap pedagang tersebut dinilai seolah mengetahui situasi di dalam kantor, sehingga memunculkan dugaan adanya pembiaran atau bahkan izin secara tidak langsung untuk beraktivitas di lingkungan Puskesmas. Dugaan tersebut tentu masih memerlukan klarifikasi dari pihak Puskesmas.


Padahal, secara umum aktivitas berjualan di dalam area fasilitas pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan karena bertentangan dengan prinsip kebersihan, keamanan, dan pengendalian infeksi. Lingkungan Puskesmas merupakan kawasan yang harus dijaga sterilitasnya demi melindungi pasien, tenaga kesehatan, maupun pengunjung.


Keberadaan pedagang di lorong pelayanan berpotensi mengganggu kenyamanan pasien, menghambat mobilitas petugas kesehatan, serta meningkatkan risiko munculnya serangga maupun tikus yang dapat menjadi media penyebaran penyakit apabila sisa makanan atau sampah tidak dikelola dengan baik.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan internal terhadap tata tertib lingkungan Puskesmas. Sebagai institusi pelayanan kesehatan, manajemen Puskesmas semestinya memahami dan menegakkan aturan mengenai kebersihan serta pengendalian risiko infeksi di lingkungan kerja.


Secara regulasi, pengelolaan Puskesmas mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat yang menegaskan bahwa Puskesmas wajib menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan aspek mutu, keselamatan pasien, keamanan, dan kesehatan lingkungan.

Selain itu, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan mengatur pentingnya penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk menjaga lingkungan tetap bersih dan meminimalkan berbagai potensi sumber penularan penyakit.


Sementara itu, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juga menegaskan bahwa penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan wajib menjamin mutu, keamanan, keselamatan pasien, serta menciptakan lingkungan pelayanan yang sehat.


Atas temuan tersebut, masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Puskesmas Kota Agung, tidak hanya terkait pelayanan kesehatan, tetapi juga pengawasan terhadap aktivitas yang berlangsung di dalam lingkungan Puskesmas.


Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan maupun penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan terganggunya pelayanan publik, masyarakat berharap penanganannya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga mampu memberikan efek jera dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Daftar Lengkap Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU Dan 6 Kapolres Diganti

 


Bandar Lampung,(gerakmedia.com) --Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah di jajaran Polda Lampung. Mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) Kapolri bernomor ST/1335 hingga ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal (25/6/2026).


Rotasi jabatan tersebut meliputi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, serta enam kapolres di wilayah hukum Polda Lampung.


Beberapa pejabat utama yang dimutasi di antaranya Karo Logistik Polda Lampung Kombes Pol Supriadi yang mendapat penugasan sebagai Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.


Pergantian juga terjadi di Direktorat Polairud. Kombes Pol Boby Pa'ludin Tambunan mendapat penugasan dalam rangka pendidikan pengembangan, sementara jabatan Dirpolairud kini diisi Kombes Pol Arick Sartani Marbun.


Selain itu, jabatan Dirresnarkoba Polda Lampung yang sebelumnya diemban Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto kini dipercayakan kepada Kombes Pol Dodi Suryadin. Sementara posisi Dirsamapta Polda Lampung kini dijabat AKBP Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho.


Rotasi juga menyasar Kapolresta Bandar Lampung. Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mendapat promosi menjadi Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri. Jabatan Kapolresta Bandar Lampung selanjutnya diemban Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar yang sebelumnya menjabat Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah.


Sementara itu, pergantian juga terjadi di enam polres jajaran Polda Lampung. AKBP Toni Kasmiri dimutasi sebagai Wadirpamobvit Polda Jawa Timur dan digantikan AKBP Deddy Kurniawan sebagai Kapolres Lampung Selatan.


Selanjutnya, AKBP Raswidiati Anggraini ditunjuk sebagai Kapolres Lampung Utara menggantikan AKBP Deddy Kurniawan. AKBP Heti Patmawati dipercaya mengemban jabatan Wadirreskrimum Polda Lampung, sedangkan posisi Kapolres Lampung Timur kini dijabat AKBP Yuliansyah.


Di Polres Tulang Bawang, AKBP Adri Bhirawasto ditunjuk sebagai kapolres menggantikan AKBP Yuliansyah. Kemudian AKBP Sendi Antoni dimutasi sebagai Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya dan posisinya sebagai Kapolres Tulang Bawang Barat digantikan AKBP Himmawan Setiawan.


Pergantian juga terjadi di Polres Pringsewu. AKBP Mochammad Yunnus Saputra mendapat penugasan di Dittipidsiber Bareskrim Polri, sementara jabatan Kapolres Pringsewu kini diemban AKBP Dadi Perdana Putra.


Selain itu, mutasi juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, yakni Kombes Pol Alim, AKBP Maryanto, serta AKBP Sukandar yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polri.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya mutasi tersebut. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.


"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengucapkan selamat kepada pejabat yang mendapat amanah baru dan terima kasih atas dedikasi pejabat lama selama bertugas di Polda Lampung," kata Yuni.


Yuni menambahkan, seluruh pejabat yang dimutasi akan mengikuti proses serah terima jabatan (sertijab) di Polda Lampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

DPRD Setujui LKPJ Bupati Tanggamus 2025, Pemkab Fokus Tuntaskan Program Tertunda Dan Perkuat Pelayanan Dasar

 



Tanggamus,(gerakmedia) -- DPRD Kabupaten Tanggamus menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanggamus Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Persetujuan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan daerah.


Dalam pendapat akhir kepala daerah yang disampaikan Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, yang telah melakukan pembahasan dan evaluasi secara komprehensif terhadap kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025.


Bupati menjelaskan, LKPJ yang telah disampaikan kepada DPRD pada 9 April 2026 merupakan bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan selama satu tahun terakhir. Ia menilai persetujuan DPRD tidak sekadar memenuhi kewajiban formal sesuai regulasi, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Menurutnya, kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif telah berkontribusi terhadap sejumlah capaian pembangunan daerah. Di tengah tantangan ekonomi global, Kabupaten Tanggamus mampu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,52 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat hingga mencapai angka 71,36, sementara pengeluaran per kapita masyarakat tercatat sebesar Rp10,88 juta per tahun.



“Capaian pembangunan ini menunjukkan bahwa ketika eksekutif dan legislatif berjalan dalam harmoni kemitraan yang sejajar, lompatan pembangunan bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dibenahi. Keterbatasan fiskal daerah serta penanganan bencana banjir di beberapa wilayah menyebabkan sejumlah target pembangunan fisik belum dapat diselesaikan secara optimal pada tahun 2025.


Menyikapi rekomendasi DPRD, Bupati menegaskan seluruh perangkat daerah diminta untuk segera mempelajari, memahami, dan menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan. Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menghilangkan ego sektoral yang berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan daerah.


Harga Pengadaan Dipertanyakan Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan memfokuskan kebijakan belanja pada APBD Tahun Anggaran 2026 untuk menyelesaikan program-program fisik yang tertunda pada tahun sebelumnya. Selain itu, anggaran juga akan diarahkan pada peningkatan pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.


Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia optimistis sinergi yang terjalin antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat akan mampu mewujudkan Kabupaten Tanggamus yang lebih maju, adil, sejahtera, dan bermartabat.


“Semoga persatuan, tekad, dan kerja sama yang erat dapat terus kita pertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Tanggamus yang lebih maju, adil, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.

Parosil Mabsus Laporkan 87 KDMP Berdiri Di Lampung Barat Saat Terima Kunjungan Pangdam XXI Raden Intan

 


Lampung Barat,(gerakmedia.com) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melaporkan hingga Juni 2026 sudah 87 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri di Lampung Barat. Satu unit di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto melalui zoom Rabu, (24/6/2026).


Laporan itu disampaikan Parosil saat menerima kunjungan Panglima Kodam XXI Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak. 


Pangdam hadir meninjau langsung pembangunan KDMP di daerah. Bupati menyampaikan rasa bangga dan terharu atas kehadiran Pangdam. Ia menilai kunjungan tersebut memberi motivasi bagi pengelola koperasi sekaligus mempercepat proses pembangunan KDMP.


"Pembangunan KDMP kami utamakan di lokasi strategis di pinggir jalan. Dari 87 unit, 16 lokasi merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lampung Barat," kata Parosil.


Selain KDMP, Bupati juga memaparkan capaian program prioritas lain. Untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) Lampung Barat telah mengoperasikan 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan membentuk tim Satgas MBG.



Untuk pelayanan kesehatan gratis, capaian Lampung Barat berada di urutan ke-13 nasional. Parosil berkomitmen meningkatkan capaian itu melalui edukasi ke masyarakat.


"Sekarang kami fokus pada pemahaman masyarakat terkait kesehatan. Masih banyak masyarakat yang takut untuk pemeriksaan kesehatan," ujarnya.


Menanggapi laporan Bupati, Pangdam Kristomei menegaskan TNI siap membantu pembangunan KDMP. Ia memastikan TNI tidak akan mengelola koperasi, hanya membantu pembangunan fisik.


"Kami siap mendukung apa yang menjadi program pemerintah daerah," kata Pangdam.


Pangdam meminta KDMP di Lampung Barat dikelola dengan baik agar target yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai.


"Saya berharap pengelolaan KDMP di Lampung Barat dikelola dengan baik agar apa yang ditargetkan Pemerintah pusat dapat tercapai," tutupnya.

Resmikan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, Bupati Tanggamus Tegaskan Negara Harus Hadir Hingga Wilayah Kepulauan

 



Tanggamus,(gerakmedia.com) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir, kepulauan, dan daerah terpencil. Komitmen itu diwujudkan melalui peresmian operasional Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, penyerahan ambulans untuk Puskesmas Putih Doh, pemberian penghargaan kepada puskesmas berprestasi, serta pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di UPTD Puskesmas Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Selasa, 23 Juni 2026.


Peresmian dipimpin langsung Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. Turut hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Yeni Rusli, Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus dr. Herry Novrizal, Kepala BNNK Tanggamus Diani Indramaya, anggota DPRD Tanggamus Rahman Agus, Iflah Haza, dan Ahmad Farid, Kepala Dinas Kominfo Suhartono.


Kemudian, Plt Kepala UPTD Puskesmas Putih Doh Nova Jumyana, Sekretaris Bapperida Feri Setiawan, Sekretaris Dinas PMD Lauyustis, Camat Cukuh Balak Alsep Rizam, Kabag Protokol Setdakab Tanggamus Hendra Ferry, para kepala OPD, kepala puskesmas se-Kabupaten Tanggamus, kepala pekon, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pembangunan sektor kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.


"Kondisi geografis bukan alasan untuk membatasi pelayanan kepada masyarakat. Justru karena tantangan itu, pemerintah harus hadir lebih dekat dan memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang bermutu," tegas Moh. Saleh Asnawi.


Menurutnya, kehadiran Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan menjadi solusi bagi masyarakat kepulauan yang selama ini harus menempuh perjalanan laut sekitar satu hingga dua jam untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap.



"Ini adalah simbol kehadiran negara dan bentuk keberpihakan kepada masyarakat kepulauan. Fasilitas ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat," ujarnya.


Bupati juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus yang berhasil menyelesaikan pembangunan dan rehabilitasi 11 fasilitas kesehatan pada 2025 serta melanjutkan 14 program pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan sepanjang 2026.


Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Tanggamus juga mencatat capaian positif Program Cek Kesehatan Gratis. Hingga 21 Juni 2026, sebanyak 246.100 warga atau 38,39 persen dari total sasaran telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, mendekati target tahunan sebesar 46 persen.


"Saya berharap target 46 persen tahun ini dapat tercapai bahkan terlampaui. Capaian ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit terus meningkat," kata Bupati.


Sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga menjalankan Program Bupati Tanggamus Health Excellence Award 2026. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada puskesmas yang menunjukkan dedikasi, inovasi, dan capaian kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah pesisir, pegunungan, dan kepulauan. Menurutnya, para tenaga kesehatan tidak hanya menjalankan tugas memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga harapan masyarakat terhadap akses kesehatan yang layak.


"Saudara-saudara bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi sedang menjaga harapan masyarakat," ucapnya.


Rangkaian kegiatan juga diisi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BNNK Tanggamus dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus tentang Program OPD Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai upaya memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.


"Saya berharap kerja sama ini menjadi contoh bagi seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya, karena dampaknya sangat merusak kesehatan, keluarga, dan masa depan bangsa," pungkas Moh. Saleh Asnawi.

Sambut Hari Bhayangkara Ke 80 Polres Lampung Barat Laksanakan Ziarah Rombongan Di Taman Makam Pahlawan

 


Lampung Barat,(gerakmedia.com) -- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Barat melaksanakan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan, Selasa (23/6/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., tersebut diikuti oleh pejabat utama, personel Polres Lampung Barat, serta Bhayangkari. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman mengatakan bahwa ziarah rombongan merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara.


"Melalui kegiatan ini, kami mengenang jasa-jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kapolres.


Kegiatan ziarah berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 (humas)

224 Warga Baru PSHT Di Lampung Barat Disahkan : Wabup Mad Hasnurin Beri Ucapan Selamat

 


Lampung Barat, (gerakmedia.com) -- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menghadiri acara pengesahan warga baru Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lampung Barat Tahun 2026/1448 Hijriyah yang berlangsung di Padepokan PSHT Cabang Lampung Barat NIC 068, Lingkungan Serdang Atas, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (20/6) malam.


Pada malam khidmat tersebut, sebanyak 224 warga baru Tingkat I PSHT dari 15 kecamatan di Kabupaten Lampung Barat resmi disahkan setelah menjalani proses latihan dan pembinaan selama satu tahun penuh.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin mengucapkan selamat kepada seluruh warga baru yang telah berhasil menyelesaikan tahapan latihan hingga resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSHT.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh calon warga baru yang malam ini disahkan menjadi Warga Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate," ujar Mad Hasnurin.


"Pengesahan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan selama proses latihan dan pembinaan," tambahnya.


Menurut Mad Hasnurin, PSHT bukan hanya organisasi pencak silat, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang menanamkan nilai persaudaraan, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.


Ia berharap para warga baru PSHT dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga nama baik organisasi, menghormati orang tua dan guru, menjunjung tinggi persatuan, serta menjauhi berbagai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Wabup Mad Hasnurin juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar PSHT yang selama ini telah berkontribusi dalam membina generasi muda melalui olahraga pencak silat dan pendidikan karakter.



"Saya juga mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjaga kerukunan dan mempererat tali persaudaraan, tidak hanya di lingkungan organisasi, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat," ajaknya.


"Jadikan semangat 'Persaudaraan Selama-Lamanya' sebagai kekuatan untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Lampung Barat yang kita cintai ini," imbuhnya.


Pada kesempatan tersebut, Mad Hasnurin turut memberikan tali asih kepada atlet-atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah mengharumkan nama daerah.


Acara tahunan yang mengusung tema "Meneguhkan Jati Diri Setia Hati Terate untuk Memperkuat Solidaritas Memperkokoh Jiwa Nasionalisme"  itu juga dihadiri Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, anggota DPRD Lampung Barat, kepala perangkat daerah, Dewan Pengesah PSHT Pusat, ribuan warga PSHT Lampung Barat, serta ratusan wali siswa yang mengikuti prosesi pengesahan.


Sementara itu, Plt. Ketua Cabang PSHT Lampung Barat NIC 068, Kang Mas Supono, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Lampung Barat, unsur Forkopimda, dan seluruh tamu undangan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Ia mengungkapkan bahwa malam pengesahan tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan 40 tahun perjalanan PSHT di Lampung Barat.


"Malam ini adalah pengesahan ke-39 yang dilaksanakan di padepokan. Jika dihitung sejak kepemimpinan Kang Mas Sugiono Adi Pranoto selaku Ketua Dewan Cabang, maka tepat malam ini genap 40 tahun berdirinya PSHT di Lampung Barat," ujarnya.


Supono berharap PSHT Lampung Barat semakin maju, berkembang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Ia pun menutup sambutannya dengan semboyan sakral PSHT yang disambut antusias seluruh peserta yang hadir.


"Selama matahari masih bersinar, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate tetap jaya, kekal, abadi selamanya," pungkasnya.

PNS Bandar Lampung Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

 


Bandar Lampung, (GM) -- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdomisili di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, dilaporkan hilang setelah tidak kunjung pulang sejak Kamis (18/6/2026).


Berdasarkan Surat Keterangan Orang Hilang yang diterbitkan Polresta Bandar Lampung, pria bernama Erlangga (51) dilaporkan hilang oleh istrinya, Yantiana, pada Jumat (19/6/2026).


Dalam laporan tersebut dijelaskan, Erlangga yang berprofesi sebagai PNS terakhir kali meninggalkan rumah usai makan siang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario BE 2571. Saat pergi, ia tidak membawa identitas pribadi.

Menurut keterangan keluarga, Erlangga sempat diketahui berkunjung ke rumah saudaranya di wilayah Tanjung Lampung Selatan. Namun setelah itu keberadaannya tidak lagi diketahui.


Arya, keluarga menyebut Erlangga meninggalkan rumah saudaranya sekitar pukul 02.00 WIB. Hingga laporan dibuat, yang bersangkutan belum kembali ke rumah dan upaya pencarian yang dilakukan keluarga belum membuahkan hasil.


Adapun ciri-ciri Erlangga yakni berkulit sawo matang, tinggi sekitar 160 sentimeter, berat badan sekitar 60 kilogram, berperawakan agak gempal, berambut ikal, serta memiliki kebiasaan mata sering berkedip.


Atas kejadian tersebut, keluarga telah melaporkan kehilangan tersebut ke Polresta Bandar Lampung dan berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Erlangga dapat segera memberikan informasi kepada pihak keluarga maupun kepolisian.

"Kami berharap siapa saja yang melihat atau mengetahui keberadaan beliau dapat segera menghubungi keluarga agar bisa segera ditemukan," ujar Arya adik korban hilang.


Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Erlangga untuk segera menghubungi pihak keluarga atau kantor kepolisian terdekat. (rinto)

Sidak RSUD Batin Mangunang, Wabup Tanggamus Soroti Kerusakan WC Dan Saluran Pembuangan

 


Tanggamus, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, Jumat, Sidak dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi fasilitas sanitasi rumah sakit yang dinilai mengganggu kenyamanan pelayanan (19/6/2026). 


"Setelah kita cek, ternyata benar, sejumlah WC mengalami kemacetan. Pihak rumah sakit sudah berupaya melakukan perbaikan, ada yang disedot dan dilakukan penanganan lainnya, tetapi belum tuntas," ujar Agus Suranto.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan melibatkan Dinas PUPR untuk mencari solusi teknis yang tepat terhadap persoalan tersebut.


"Kita ajak teman-teman dari PU untuk membantu memberikan pemikiran dan solusi. Nanti akan ada tim yang menginventarisasi seluruh kondisi kerusakan agar penanganannya bisa dilakukan secara menyeluruh," katanya.


Direktur RSUD Batin Mangunang, dr. Theresia Hutabarat, menjelaskan permasalahan utama diduga berada pada sistem aliran pembuangan dan septic tank yang hingga kini belum ditemukan titik kerusakannya secara pasti.



"Kurang lebih ada 10 titik yang mengalami gangguan dari total lebih dari 30 titik fasilitas sanitasi yang ada. Kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama dan kami terus berupaya mencari sumber permasalahannya, namun belum menemukan titik yang pasti," jelasnya.


Ia mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk pembukaan dan pembersihan septic tank. Namun hasilnya masih belum optimal sehingga membutuhkan pendampingan teknis dari Dinas PUPR.


"Kami sudah melakukan berbagai upaya, tetapi belum optimal. Karena itu kami berkoordinasi dengan PU untuk mengkaji di mana sebenarnya sumber masalahnya agar bisa ditangani secara tepat," ungkap Theresia.


Kerusakan tersebut disebut berdampak pada kenyamanan pasien maupun pengunjung rumah sakit.


"Tentunya kondisi ini membuat pelayanan menjadi kurang nyaman. Karena itu kami berharap segera ditemukan solusi agar fasilitas sanitasi rumah sakit dapat berfungsi normal kembali," tandasnya.


Mendampingi Wakil Bupati Agus Suranto, Asisten Perekonomian Hendra Wijaya, Kadishub Sabar Sitanggang, Sekrataris Bapperida Feri Septiawan, Direktur RSUD Theresia Hutabarat, Kabag Adbang Joko Supratin, Kabid Cipta Karya Ishak Basuki dan bidang Diinas Lingkungan Hidup.

Peringati HUT Polri Ke 80 Polres Pesisir Barat Dan Kodim 0422/ Lampung Barat Gelar Lomba Menembak


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke-80, Polres Pesisir Barat bersama Kodim 0422/Lampung Barat menggelar kegiatan Lomba Menembak Bersama yang berlangsung pada di Lapangan Tembak Kodim 0422/Lampung Barat Kamis, (19/6/2026).


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., beserta Pejabat Utama (PJU) dan personel yang mengikuti perlombaan, disambut langsung oleh Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol Inf Rizky Kurniawan, bersama para pejabat dan personel Kodim dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan.


Turut hadir Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman S.H., S.I.K., M.H., dalam memeriahkan perlombaan tersebut.


Kegiatan ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat, Bersinergi Menjaga Keamanan dan Persatuan Bangsa”. Lomba menembak tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri dalam mempererat soliditas, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat.


Sebagai peserta, anggota TNI dari Kodim 0422/Lampung Barat dan personel Polres Pesisir Barat saling menguji kemampuan dan keterampilan menembak. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketangkasan, disiplin, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.


Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.



“Sinergi TNI-Polri yang kokoh merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mempererat hubungan yang harmonis, meningkatkan soliditas, serta membangun semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolres.


Selama perlombaan berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:

Juara I

Bripka Hariyadi, Personel Polres Pesisir Barat. 

Juara II

Serda Muhammad Ridwan, Personel Kodim 0422/Lampung Barat. 

Juara III

Aipda Endang, Personel Satreskrim Polres Pesisir Barat. 


Kepada para pemenang, Kapolres Pesisir Barat menyerahkan piala, piagam dan penghargaan, serta ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kemampuan yang telah ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.


AKBP Bestiana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta jajaran Kodim 0422/Lampung Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman, tertib, dan sukses.


Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan emosional antara personel TNI dan Polri, sehingga semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kegiatan lomba menembak ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polri ke-80 yang mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, sebagai penegasan komitmen institusi Polri untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.


“Melalui momentum HUT Polri ke-80 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, khususnya TNI, demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi Indonesia yang aman dan maju,” pungkas AKBP Bestiana.

Ditlantas Polda Lampung Salurkan 16.000 Liter Air Bersih Untuk 100 KK Di Pesawaran Sambut HUT Bhayangkara Ke 80




Lampung, (GM) -- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16.000 liter kepada warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (17/6/2026). 


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


Bantuan disalurkan oleh personel Sat PJR Ditlantas Polda Lampung melalui dua unit armada truk tangki yang didistribusikan ke dua lokasi, yakni Dusun Srimulyo dan Dusun Salahudin, Desa Negeri Sakti.


Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat melalui program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.


"Kegiatan pendistribusian air bersih ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih," kata Yuyun.


Menurut dia, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya di tengah keterbatasan pasokan air bersih yang dialami warga.



"Sebanyak 16.000 liter air bersih kami salurkan kepada 100 kepala keluarga di dua dusun di Desa Negeri Sakti. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dan menjadi solusi sementara atas keterbatasan pasokan air bersih yang mereka hadapi," ujarnya.


Yuyun menambahkan, momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan institusi Polri, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan hubungan kemitraan dengan masyarakat.


"Momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga," ungkapnya.


Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa dan masyarakat yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.


"Kami mengapresiasi dukungan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah menyambut baik kegiatan ini. Sinergi seperti ini menjadi modal penting untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.


Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan pemberangkatan armada tangki air dari Mako Ditlantas Polda Lampung yang dilepas langsung oleh Wadirlantas Polda Lampung.


Pada titik pertama di samping SDN 55 Dusun Srimulyo, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan kepada 50 kepala keluarga. 


Selanjutnya, distribusi dilakukan di Lapangan Salahudin dengan jumlah yang sama, yakni 8.000 liter untuk 50 kepala keluarga.


Kepala Desa Negeri Sakti bersama perangkat desa turut mendampingi proses pendistribusian bantuan dari awal hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat sebagai wujud kehadiran Polri di tengah warga menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Perkuat Sinergi TNI POLRI : Kunjungan Kapolres Pesisir Barat Dengan Yonif TP 944/ Raja Saibatin Cakti



Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., bersama rombongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Yonif TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) yang bermarkas di Pekon Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat Senin, (15/6/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Pesisir Barat beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) Mayor Inf Ruddy Setyadi Alfista, S.S.T. HAN., S.I.P., beserta jajaran personel Yonif TP 944/RSC.



Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas dan komunikasi antarinstansi demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.


Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.


"Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan. Melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, kita dapat memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang baik, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan tugas demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," ujar Kapolres.


Selanjutnya, Kapolres mengatakan bahwa kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini perlu terus dipelihara dan ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Dengan terjalinnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik antara TNI dan Polri, diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," pungkas Kapolres Bestiana.

Polda Lampung Berhasil Mengamankan Pasutri Terduga Penggelapan 19 Ton Kopi Senilai Rp1,3 Miliar


Bandar Lampung, (GM) -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung menangkap pasangan suami istri (Pasutri) diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan biji kopi seberat sekitar 19 ton dengan nilai kerugian mencapai Rp1,3 miliar.


Kedua tersangka HS dan istrinya HA ditangkap tim Resmob Subdit III Jatanras Polda Lampung di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan, pengungkapan perkara tersebut bermula dari transaksi jual beli kopi antara korban, Joni Hartono dengan tersangka pada Desember 2025.


Saat itu, tersangka HS meminta korban mengirimkan kopi dalam jumlah besar, yakni sekitar 19 ton. Permintaan tersebut disetujui korban yang kemudian membeli kopi dari para petani dan pengepul untuk memenuhi pesanan.


"Korban kemudian mengirimkan kopi menggunakan tiga kendaraan, terdiri dari dua unit colt diesel dan satu unit truk dengan total muatan sekitar 20,3 ton kopi," ungkapnya. 


Setelah kopi diterima, tersangka mengaku komoditas tersebut telah dimasukkan ke gudang pembeli. Namun hingga empat hari setelah pengiriman, pembayaran yang dijanjikan tidak kunjung dilakukan.


Menurut polisi, tersangka kemudian mengakui uang hasil penjualan kopi tersebut telah digunakan untuk kepentingan lain.


"Korban berupaya menemui tersangka untuk meminta pertanggungjawaban, tapi selalu mendapat berbagai alasan dan tidak pernah berhasil bertemu. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 20.390 kilogram kopi atau senilai Rp1,3 miliar," terang Yuni. 


Alhasil, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Lampung dengan nomor laporan polisi LP/B/942/XII/2025/SPKT/Polda Lampung.


Dalam proses penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua tersangka yang berada di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.


Tim Resmob Subdit III Jatanras Polda Lampung dipimpin Kompol Jonnifer Yolandra kemudian bergerak menuju lokasi dan mengamankan keduanya di sebuah rumah kos di Gang Wonorejo, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu.


Setelah ditangkap, kedua tersangka dibawa ke Mapolda Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Polisi menjerat keduanya dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana diatur dalam ketentuan KUHP yang berlaku. "Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut," tandas Kabid Humas.

Polsek Wonosobo Fasilitasi Rembuk Pekon, Kasus Dugaan Pencurian Ayam Diselesaikan Melalui Restorative Justice

 


Tanggamus, (GM) -- Polsek Wonosobo Polres Tanggamus memfasilitasi penyelesaian dugaan tindak pidana pencurian seekor ayam melalui mediasi, rembuk pekon dan mekanisme restorative justice yang mempertemukan warga Pekon Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo dengan dua pelajar asal Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus Kamis,(11/5/2026).


Mediasi berlangsung di Mapolsek Wonosobo,  dipimpin langsung Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila, S.H., didampingi Kanit Reskrim R. Sinaga, S.H., personel Reskrim Polsek Wonosobo serta Bhabinkamtibmas Bripka Fera Oktaviani, S.H.


Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila mengatakan penyelesaian melalui mediasi dan pendekatan restorative justice dilakukan sebagai upaya problem solving guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di tengah masyarakat.


"Penyelesaian secara kekeluargaan menjadi langkah yang diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk usia para pihak yang masih berstatus pelajar, sehingga diharapkan dapat memberikan efek pembinaan tanpa mengabaikan rasa keadilan," kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.



Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di Pekon Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo. Saat itu dua remaja berinisial SR (15) dan RA (15) warga Kecamatan Bandar Negeri Semuong diduga hendak mengambil seekor ayam milik Basir (55), warga Pekon Banjar Negara.


"Modus yang dilakukan yakni membawa seekor ayam untuk diadu dengan ayam milik warga yang menjadi sasaran. Namun saat hendak mengambil ayam tersebut, aksi kedua remaja diketahui warga sehingga ayam berhasil dilepaskan dan tidak sempat dibawa pergi," jelasnya.


Menurut Kapolsek, setelah dilakukan mediasi, kedua remaja bersama keluarganya menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Korban pun menerima permohonan maaf tersebut dan sepakat tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum.


"Dalam kesepakatan yang dituangkan dalam surat perdamaian, kedua belah pihak sepakat untuk saling menghormati, tidak melakukan intimidasi maupun provokasi, serta bersama-sama mengajukan penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif kepada pihak kepolisian," ujarnya.


Iptu Primadona Laila menambahkan bahwa restorative justice mengedepankan pemulihan hubungan antara korban dan pelaku melalui musyawarah serta kesepakatan bersama. Dalam perkara tersebut, korban telah memberikan maaf, sementara para pelaku mengakui perbuatannya dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.


Selain itu, kedua belah pihak juga menyatakan siap mematuhi seluruh isi perjanjian perdamaian yang telah dibuat. Apabila di kemudian hari kesepakatan tersebut dilanggar, maka para pihak siap mengikuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


"Melalui problem solving, rembuk pekon dan restorative justice, diharapkan tercipta keharmonisan di tengah masyarakat, memberikan kesempatan bagi pelaku untuk memperbaiki diri, memulihkan hubungan sosial yang sempat terganggu, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Wonosobo," ungkapnya.

Pemkab Lambar Tanam 50 Pohon Buah Dan Bersih-bersih Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

  



Lampung Barat, (GM) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi nyata. Sebanyak 50 pohon buah-buahan ditanam di pelataran Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (11/6/2026). 


Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti bersih-bersih lingkungan perkantoran Pemerintah Daerah. Apel gotong royong dipimpin langsung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Hikami dan diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Lampung Barat.


Ahmad Hikami menegaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini bukan sekadar agenda seremonial. Namun sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup.



"Lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan modal dasar terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, sekaligus warisan berharga bagi generasi masa kini dan mendatang," ujar Ahmad Hikami dalam sambutannya.


Ia menyampaikan, saat ini berbagai tantangan lingkungan semakin nyata. Mulai dari pencemaran, persoalan pengelolaan sampah, kerusakan hutan dan lahan, hingga dampak perubahan iklim. Karena itu kata dia, pelestarian lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah saja.


"Upaya ini memerlukan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta berbagai pihak lainnya," katanya.


Menurut Hikami penanaman pohon buah di pelataran Lamban Pancasila ini sebagai bentuk aksi konkret. Selain menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana, pohon buah juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.


Melalui momentum ini ia mengajak jajaran dan lapisan masyarakat memulai langkah sederhana namun berdampak besar. Di antaranya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan benar, serta menanam dan merawat pohon di lingkungan rumah maupun tempat kerja.


"Marilah kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya dan gaya hidup sehari-hari. Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab tinggi. Kita yakin Lampung Barat dapat menjadi kabupaten yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026

 


Lampung Barat, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menghadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0422/Lampung Barat, Selasa (9/6/2026).


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0422/Lampung Barat Letkol Inf. Rizky Kurniawan selaku Inspektur Upacara. Turut hadir unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para pembina, serta peserta KKRI dari Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam rangkaian upacara pembukaan, Dandim 0422/LB Rizky Kurniawan melakukan penyematan tanda pelatih dan peserta sebagai simbol dimulainya kegiatan pembinaan dan pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V Tahun 2026.


Dalam amanatnya, Dandim 0422/LB Rizky Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan KKRI merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat dan TNI, khususnya Kodim 0422/Lampung Barat, dalam membina generasi muda melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta jiwa bela negara.



Menurutnya, para pelajar saat ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan yang harus dibekali mental kuat, disiplin tinggi, rasa tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.


"Melalui kegiatan ini para peserta akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan yang mencakup baris-berbaris, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga wawasan kebangsaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, masyarakat maupun keluarga," ujarnya.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, mematuhi aturan yang telah ditetapkan, serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.


"Jadikan momen Persami KKRI ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih dan pembina yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini, " Ungkapnya. 


"Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat besar bagi generasi muda dan masa depan bangsa," lanjutnya.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, nasionalisme tinggi, serta semangat pengabdian kepada negara.


Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terhadap program pembinaan generasi muda yang dilaksanakan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.


"Saya berharap melalui kegiatan Persami KKRI ini diharapkan lahir generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, berjiwa kepemimpinan, cinta tanah air, serta siap menjadi penerus pembangunan bangsa di masa mendatang," Pungkas Wabup Mad Hasnurin.

Viral Pungli di Perbatasan Lampung Tengah-Lampung Utara, Polisi Ciduk Dua Pelaku




Lampung Tengah, (GM) -- Polisi menangkap dua pria diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara di Jalan Lintas Sumatera, wilayah perbatasan Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara, Sabtu (6/6/2026).


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penindakan dilakukan setelah beredar video viral di media sosial (Medsos) memperlihatkan aktivitas pungli di kawasan Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.


Menurutnya, petugas Satreskrim Polres Lampung Tengah langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan menerjunkan personel ke lokasi setempat.


"Hasil pengecekan ke lokasi dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pengendara yang melintas," ujarnya. 


Lebih lanjut Dua pelaku diamankan masing-masing berinisial M (34) dan AA (33), warga Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan. Keduanya diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.


Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp113.000 hasil pungutan, satu ember cat bekas merek Nippon Paint, serta satu bendera berwarna merah dan kuning yang diduga digunakan saat menjalankan aksinya.


Yuni menegaskan, praktik pungli yang meresahkan masyarakat tidak akan ditoleransi, terutama di jalur strategis seperti Jalan Lintas Sumatera yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang.


Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Way Pengubuan. Polisi juga akan meminta keduanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.


Selain itu, kepolisian akan memberikan pembinaan kepada para pelaku guna mencegah terulangnya tindakan serupa di kemudian hari.


"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan praktik pungli atau tindakan yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan," ucap Yuni. 


Yuni menambahkan, Polres Lampung Tengah memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan, guna menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melintas di ruas Jalan Lintas Sumatera.


"Kasus ini masih terus ditindaklanjuti dan dikembangkan oleh Polres Lampung Tengah. Kami pastikan pengamanan wilayah hukum setempat terus digiatkan," tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda, Ditempa Tak Hanya Jadi Pesilat, Tetapi Penjaga Akhlak Dan Tradisi



Tanggamus, (GM) -- Semangat persaudaraan, nilai keislaman, dan pelestarian budaya pencak silat berpadu dalam acara Wisuda dan Tasyakuran Santri Utama Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Angkatan V Tahun 2026 yang digelar di Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Minggu,( 7/6/2026).


Sebanyak 48 santri utama resmi diwisuda setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, pembinaan, dan pengujian yang menjadi syarat kelulusan di lingkungan Pagar Nusa.


Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Mujibul Umam dan Edy Yalismi, Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus KH. Samsul Hadi, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar, unsur Uspika Kecamatan Kota Agung, para pendekar, pengurus, pelatih, serta keluarga santri wisudawan.


Sambutan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus Suhartono.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar wadah pembelajaran bela diri, melainkan ruang pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.



"Pagar Nusa bukan semata untuk bela diri, mencari kekuatan atau dukungan teman. Pagar Nusa adalah wadah melestarikan budaya pencak silat Indonesia yang berkembang di lingkungan Nahdliyin dari Sabang sampai Merauke," demikian pesan Bupati.


Ia juga mengingatkan para santri bahwa tantangan terbesar dalam kehidupan bukan berasal dari luar diri manusia, melainkan dari dalam dirinya sendiri.


"Musuh terbesar umat manusia adalah dirinya sendiri, yaitu hawa nafsunya sendiri. Karena itu teruslah belajar, berlatih, dan menjaga akhlak," pesannya.


Bupati turut mengapresiasi para pendiri, tokoh, pendekar, dan pelatih Pagar Nusa yang selama ini tanpa lelah membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berbudaya, dan memiliki semangat pengabdian.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar menjelaskan bahwa wisuda merupakan bagian dari proses panjang kaderisasi yang telah dilalui para santri.


Menurutnya, seluruh peserta tidak hanya diuji kemampuan fisik dan teknik pencak silat, tetapi juga pemahaman keagamaan dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.


"Mereka sudah kita didik, kita tempa, dan melalui berbagai ujian. Ujian terakhir ini menjadi bukti bahwa mereka lulus secara fisik, pengetahuan, serta memahami nilai-nilai Nahdlatul Ulama dan Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi ruh Pagar Nusa," ujar Hajin M. Umar.


Ia menegaskan, setelah diwisuda para santri tidak berhenti berlatih, melainkan didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi.


"Kita sudah memiliki banyak atlet yang meraih prestasi tingkat provinsi hingga nasional. Harapan kami, kader-kader Pagar Nusa ini terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet silat berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus," katanya.


Hajin juga mengungkapkan bahwa seluruh pelatih dan pengurus hingga saat ini masih mengabdikan diri secara sukarela tanpa honor.


"Kami belum mampu memberikan honor kepada para guru dan pelatih. Ini adalah bentuk pengabdian lillahi ta'ala. Yang terpenting bagi kami adalah mencetak kader yang berakhlak, bertakwa, dan mampu membawa prestasi bagi diri, keluarga, serta daerahnya," ungkapnya.


Rangkaian kegiatan wisuda sendiri telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya melalui pembinaan mental dan spiritual. Para santri mengikuti shalawatan, istighotsah, ceramah keagamaan, hingga penguatan nilai-nilai ke-NU-an sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi pencak silat dari sejumlah padepokan di Kabupaten Tanggamus. Penampilan diawali oleh santri Padepokan Tapak Karuhun Kota Agung di bawah asuhan Taufik Radianto, dilanjutkan Padepokan AsmaAllah Sumberjo asuhan Her Subagio, Padepokan Macan Kumbang asuhan Asep Hidayat, SPKI Ulu Belu asuhan Bahrul, serta atraksi dari padepokan yang dibina langsung oleh Hajin M. Umar dan perguruan Bandrong.


Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Melalui wisuda angkatan kelima ini, Pagar Nusa Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan memiliki kecintaan terhadap tradisi serta nilai-nilai kebangsaan.

Wakapolres Tanggamus Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda Tahap V dan VI Di Gunung Alip

 



Tanggamus, (GM) -- Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa Putra P., S.H., M.H., menghadiri kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang digelar di aliran Sungai Way Tebu, Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Jumat (5/6/2026).


Kegiatan yang merupakan program Kodam XXI Raden Inten melalui Kodim 0424/Tanggamus tersebut juga dihadiri Bupati Tanggamus Drs. H. M. Saleh Asnawi, M.A., M.H., Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, S.T., M.M., Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, Camat Gunung Alip, para kepala pekon, unsur TNI-Polri serta masyarakat setempat.


Program pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur untuk membuka akses wilayah yang masih terisolasi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.


Pada Tahap V, pembangunan dilakukan di Pekon Sinar Betung, Kecamatan Talang Padang berupa jembatan beton berukuran 4 meter x 6 meter serta di Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip berupa jembatan gantung sepanjang 55 meter dengan lebar 1,2 meter.


Sedangkan pada Tahap VI, pembangunan mencakup Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan dengan jembatan gantung sepanjang 32 meter dan lebar 1,2 meter, serta Pekon Sidomulyo, Kecamatan Sumberejo dengan jembatan gantung sepanjang 25 meter dan lebar 1,2 meter.



Khusus jembatan di Pekon Darussalam, keberadaannya diperkirakan mampu memangkas jarak tempuh warga hingga 15 kilometer. Infrastruktur tersebut juga akan memudahkan distribusi hasil pertanian seperti kopi, lada dan pisang, sekaligus meningkatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.


Wakapolres Kompol Fredy Aprisa Putra mengatakan kehadirannya mewakili Kapolres Tanggamus dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.


"Polres Tanggamus mendukung penuh program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga," kata Kompol Fredy Aprisa.


Dalam kesempatan itu, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan upaya nyata untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pembangunan daerah.


Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, akses pendidikan hingga pelayanan kesehatan.


"Pembangunan Tahap V dan VI ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap jembatan ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat konektivitas antarwilayah," kata Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono.


Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang terus mendorong pembangunan infrastruktur hingga ke daerah terpencil.


Ia menilai Program Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih baik.


"Program ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di pelosok. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Lampung Tegaskan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Dan Pondasi Perdamaian Dunia




Lampung Selatan, (GM) -- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mapolda Lampung, Senin (1/6/2026). 


Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.”


Dalam amanatnya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.


“Pancasila harus terus hidup dalam setiap denyut nadi kehidupan berbangsa dan bernegara. 


Pancasila bukan hanya dasar negara yang mempersatukan keberagaman Indonesia, tetapi juga menjadi landasan moral dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” tegas Helfi.


Helfi menjelaskan, di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, hingga dinamika geopolitik internasional, Pancasila tetap menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bagi bangsa Indonesia. 


Keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila mampu menyatukan perbedaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Lebih lanjut, Helfi mengingatkan bahwa sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. 



Menurutnya, nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi salah satu kontribusi penting Indonesia dalam membangun dialog dan menjembatani berbagai perbedaan di tingkat global.


“Peran aktif Indonesia dalam misi perdamaian dunia, kontribusi pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta komitmen menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas merupakan implementasi nyata dari nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujarnya.


Kapolda juga menekankan bahwa kemajuan pembangunan, ekonomi, maupun teknologi harus selalu diiringi dengan nilai moral dan etika yang berlandaskan Pancasila. 


Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan terus relevan menjawab tantangan zaman.


Selain itu, Kapolda mengingatkan pentingnya menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial, memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat, serta memastikan tidak ada warga negara yang merasa terpinggirkan dalam proses pembangunan. 


Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.


Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Polda Lampung ditutup dengan pembacaan doa yang memohon kepada Allah SWT agar nilai-nilai Pancasila senantiasa menjadi pemersatu bangsa, memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, cinta tanah air, serta menjaga Indonesia tetap aman, damai, maju, dan berkarakter.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagai fondasi dalam menjaga persatuan serta mewujudkan Indonesia yang semakin kuat di tengah dinamika global.