Tampilkan postingan dengan label TANGGAMUS LAMPUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TANGGAMUS LAMPUNG. Tampilkan semua postingan

Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir Di Bandar Negeri Semuong

 


TANGGAMUS, (GM) -- Personel Polsek Wonosobo turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Way Banding di wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menyusul sempat meluapnya aliran sungai hingga merendam permukiman warga, Senin (13/4/2026) sore.


Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan. 


“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 14 April 2026.



Kapolsek menjelaskan, luapan air terjadi di sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa. Akibatnya, sekitar 20 rumah warga sempat tergenang air.


Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui batas normal.


“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan susulan,” jelasnya.


Kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu yang berpotensi memicu kiriman air kembali ke wilayah hilir.


“Warga di sekitar sungai agar waspada saat hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,” tandasnya.

Inflasi Tanggamus 3,48 Persen : Harga Pangan Stabil Tapi Cabai Mulai Naik

 


TANGGAMUS, (GM) -- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanggamus mencatat perkembangan inflasi yang masih terkendali di tengah dinamika harga pangan. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten II Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, di ruang rapat Wakil Bupati,  terungkap inflasi tahunan (year-on-year) Maret 2026 mencapai 3,48 persen Senin, (13/4/2026).


Secara bulanan, Tanggamus justru mengalami deflasi 0,41 persen. Sementara di tingkat Provinsi Lampung, inflasi tercatat 1,16 persen (y-on-y) dan 0,19 persen (m-to-m).


Asisten II Hendra Wijaya Mega menegaskan, kondisi inflasi Tanggamus masih relatif terkendali dengan dukungan ketersediaan pangan yang surplus di berbagai komoditas utama.


Sejumlah komoditas strategis terpantau stabil, bahkan berada di bawah rata-rata harga provinsi. Beras medium misalnya, berada di kisaran Rp13.125/kg, lebih rendah dari harga provinsi. Begitu juga gula pasir Rp17.300/kg, minyak goreng Rp20.250/liter, hingga daging ayam Rp30.000/kg.



Namun, perhatian mulai tertuju pada komoditas cabai. Cabe merah tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp31.500/kg, sementara cabe rawit bertahan di Rp49.250/kg.


“Pergerakan harga cabai perlu diwaspadai karena menjadi salah satu pemicu fluktuasi inflasi mingguan,” lanjutnya.


Dari sisi neraca pangan, Tanggamus menunjukkan kondisi aman. Beras surplus hingga 93.446 ton, jagung 8.716 ton, hingga daging sapi surplus 509 ton. Ketersediaan ini menjadi penopang utama stabilitas harga di daerah.


Sementara itu, Indikator Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan tren fluktuatif sepanjang awal 2026. Puncak tertinggi terjadi pada pekan pertama Januari sebesar 0,85, sedangkan titik terendah pada pekan pertama Februari di angka -0,64.


Pemkab Tanggamus sendiri telah melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, mulai dari operasi pasar, gerakan pangan murah, hingga monitoring harga rutin di pasar tradisional.


“Upaya pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi lintas OPD dan pemangku kepentingan, terutama menjelang momen hari besar keagamaan,” tegasnya.


Rakor tersebut turut dihadiri perwakilan OPD terkait, di antaranya dari Disnaker, Inspektorat, dan Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Dinas Kominfo, Bapperida, Dinas Perikanan, Dinas ketahanan pangan dan holtikultura, Kejaksaan, BPS dan Bapenda Tanggamus.

Bupati Tanggamus Resmikan Fasilitas Baru RSUD Batin Mangunang

 


TANGGAMUS, (GM) -- Langkah besar peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Tanggamus akhirnya resmi dimulai. Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, meresmikan sejumlah fasilitas strategis di RSUD Batin Mangunang (RSUD-BM), Selasa, (7/4/2026).


Peresmian ini mencakup Gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit), ruang penanganan obat sitotoksik, serta Cathlab (Catheterization Laboratory). 

Tak hanya itu, Bupati juga meninjau langsung kesiapan layanan hemodialisa dan alat mammografi.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran gedung dan fasilitas modern tidak akan berarti tanpa kualitas pelayanan yang mumpuni.


“Walaupun banyak gedung dan fasilitas baru, tidak akan berarti tanpa diikuti peningkatan kualitas dan kemampuan tenaga medis serta tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” tegasnya.


Menurutnya, sektor kesehatan adalah layanan yang sangat sensitif karena menyangkut keselamatan dan kepercayaan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh jajaran rumah sakit agar bekerja dengan penuh tanggung jawab.



“Seribu kebaikan bisa hilang hanya karena satu kesalahan. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.


Bupati juga mengapresiasi inovasi dan pembenahan yang terus dilakukan manajemen RSUD Batin Mangunang dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia berharap fasilitas baru ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pasien dengan kondisi kritis.


“Dengan adanya fasilitas ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti Bandar Lampung atau Pringsewu. Ini akan menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat,” jelasnya.


Lebih jauh, ia menargetkan RSUD Batin Mangunang menjadi rumah sakit rujukan utama di Tanggamus sekaligus kebanggaan masyarakat.


“Saya berharap RSUD Batin Mangunang benar-benar menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat, dengan pelayanan yang profesional dan berkualitas,” ucapnya.


Di akhir sambutan, Bupati secara resmi menyatakan seluruh fasilitas tersebut siap digunakan.


“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, fasilitas NICU, PICU, sitotoksik, dan Cathlab di RSUD Batin Mangunang saya resmikan dan siap dipergunakan,” tandasnya.


Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan di Tanggamus, dengan harapan masyarakat kini bisa mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat, lengkap, dan dekat dari rumah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Setdakab, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo, Direktur RSUD Batin Mangunang beserta jajaran, serta Direktur PT Internusa Jaya Paya.

Polsek Wonosobo Identifikasi Puting Beliung Di Pekon Banyu Urip

 


TANGGAMUS,(GM) --  Jajaran Polsek Wonosobo mengidentifikasi peristiwa hujan disertai angin kencang yang melanda Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, sebagai kejadian angin puting beliung Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. 


Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan peristiwa tersebut terjadi mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi di lapangan, sebanyak 13 bangunan warga terdampak akibat terpaan angin kencang.


“Kerusakan bangunan warga di Pekon Banyu Urip terdiri dari 1 panglong kayu rusak berat, 1 kios rusak ringan, serta 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang," kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat 3 April 2026.



Kapolsek menjelaskan, selain kerusakan rumah, angin kencang juga menumbangkan pohon di jalan pekon setempat yang kemudian menimpa jaringan listrik. Akibatnya, aliran listrik di sebagian wilayah sempat mengalami pemadaman. 


"Pada hari ini, petugas PLN telah melakukan perbaikan jaringan listrik yang terdampak," jelasnya.


Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan tidak ada warga yang harus mengungsi.


"Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah kondusif. Warga mulai melakukan pembersihan dan perbaikan rumah secara mandiri," ungkapnya.


Kapolsek menambahkan, pemerintah daerah yakni Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto dan Kalak BPBD Irvan Wahyudi juga telah meninjau lokasi.


"Kedatangan rombongan Pemkab Tanggamus selain meninjau lokasi juga memberikan bantuan kepada korban terdampak," ujarnya.

Polsek Pulau Panggung Identifikasi Dan Evakuasi Penemuan Mayat Di Pekon Tekad

 


Tanggamus,(GM) -- Personel Polsek Pulau Panggung bergerak cepat melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap penemuan sesosok mayat laki-laki di area kebun Dusun Negeri 9, Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.


Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, korban diketahui bernama Darsok (74), seorang petani/pekebun warga Tekad Blok I, Pekon Tekad. 


"Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bawah pohon pisang oleh saksi Sodikin (43), yang merupakan menantunya, saat sedang membersihkan kebun di belakang rumah," kata Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Kamis 2 April 2026.


Kapolsek menjelaskan, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi korban.



“Petugas bersama tenaga medis melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.


Selain itu, pihaknya juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi, guna memastikan kronologi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam posisi tergeletak di kebun. 


"Saksi kemudian memanggil warga lain dan bidan setempat, yang selanjutnya menyatakan korban telah meninggal dunia," ujarnya.


Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara menyimpulkan bahwa korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.


Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi.


“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan menolak autopsi. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” pungkasnya.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jelang HUT Tanggamus Ke-29

 



Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus saat Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/2026).


Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang daerah sejak berdiri pada 21 Maret 1997, sekaligus peneguhan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Hadir pula mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang. Tampak juga Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Dalam suasana penuh kebersamaan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus, Rangga Putra Hakim, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai peringatan HUT ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum mempererat silaturahmi.


Ia menegaskan bahwa hari jadi daerah bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan ruang refleksi terhadap capaian dan tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan secara bersama.


“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya dengan penuh harap.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa meskipun berbagai kemajuan telah diraih, Kabupaten Tanggamus masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian serius.


Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, sektor pertanian, penguatan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.


Sementara itu, Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia membuka sambutannya dengan ucapan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung, sekaligus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten.


Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak signifikan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Tanggamus.


Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan faktor kunci dalam mendorong pembangunan yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.


Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta sinergi lintas sektor dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.


Nilai kearifan lokal “Begawi Jejama” atau bekerja bersama, menurutnya, harus terus dijaga dan dijadikan semangat utama dalam setiap langkah pembangunan.


Dalam paparannya, Bupati membeberkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih Kabupaten Tanggamus dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Di antaranya keberhasilan menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, serta diraihnya predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.


Tak hanya itu, Tanggamus juga memperoleh penghargaan inovasi dari televisi nasional, yang semakin mengukuhkan posisi daerah sebagai salah satu kabupaten yang progresif dalam mendorong inovasi pemerintahan.


Dari sisi ekonomi, tren positif juga terus ditunjukkan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanggamus tercatat meningkat menjadi 4,52 persen. PDRB per kapita turut mengalami kenaikan hingga mencapai Rp33,05 juta.


Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen, dengan target optimistis turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.


Meski demikian, Bupati tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama, di samping pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penanganan stunting, serta percepatan pembangunan infrastruktur.


Di sektor ekonomi, Bupati secara khusus menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun strategi konkret dalam mengembangkan komoditas unggulan, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga membangun kemitraan investasi yang berkelanjutan.


“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya, menandaskan arah kebijakan pembangunan ke depan.


Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi pemerintah dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 1997, sebagai bentuk menjaga identitas dan keseragaman simbol daerah.


berharap, peringatan HUT ke-29 ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum evaluasi, introspeksi, dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil dan sejahtera.

Polres Tanggamus Amankan Pelaku Penganiayaan Hingga Meninggal Dunia Di Wonosobo

 


Tanggamus,(GM) --- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus bersama Unit Reskrim Polsek Wonosobo berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal yang terjadi pada sekitar pukul 01.00 WIB di Pekon Soponyono, Wonosobo, Tanggamus. Jumat (20/3/2026).


Pelaku yang diamankan inisial TA (27) warga Pekon Pekon Padang Ratu, Kecamatan Wonosobo yang merupakan residivis kasus Curas yang menyebabkan korban meninggal dunia pada tahun 2016 di Jalan Lakaran, Wonosobo, dengan vonis 15 tahun.


Sementara itu, korban diketahui bernama Riki Kurniawan (32), warga Pekon Padang Ratu, Kecamatan Wonosobo. Korban meninggal dunia akibat sejumlah luka tusuk di bagian tubuhnya.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Khairul Yasin Ariga, S.Kom., M.H., mengatakan, setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku setelah dilakukan tindakan persuasif kepada keluarga korban.


"Hasil pendekatan kepada keluarganya, pelaku berhasil diamankan, setelah TA diserahkan oleh Kepala Pekon Padang Ratu, Kecamatan Wonosobo tidak lama usai kejadian," kata AKP Khairul Yasin Ariga, Minggu 22 Maret 2026.


Lanjutnya, selain pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti antara lain satu helai kaos warna hitam, satu celana jeans warna biru, serta satu unit mobil Honda Jazz warna putih yang diduga digunakan untuk menjemput korban sebelum kejadian. 



"Selain barang bukti tersebut diamankan senjata tajam yang digunakan terduga pelaku yang ditemukan sekitar 5 meter dari TKP," ujarnya.


Kasat menjelaskan, berdasarkan laporan keluarga korban, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pelapor, Fatoni, yang merupakan paman korban, yang mendapat kabar dari adik korban dan mendatangi Puskesmas Siring Betik. 


Setibanya di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka diantaranya 3 luka dibagian leher sebelah kiri, 2 luka di kepala sebelah kiri, luka tusuk dan sayat di lengan tangan kiri dan 1 luka tusuk di punggung bagian sebelah kanan.


"Korban kemudian sempat dibawa ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, dan dinyatakan telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum tiba di rumah sakit," jelasnya.


Kasat mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, sebelum kejadian nahas tersebut, korban Riki Kurniawan dijemput oleh pelaku bersama teman-temannya menggunakan satu unit mobil Honda Jazz warna putih pada Kamis, 19 Maret 2026 malam untuk bersantai.


Korban ikut, seperti  kebiasaan mereka sebelumnya bersama pelaku dan rekan-rekannya hingga akhirnya mereka berkumpul dilokasi pesawahan Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo.


Di lokasi pesawahan tersebut, Jumat 20 Maret 2026, pukul 12.00 WIB, tiba-tiba pelaku dan korban terlibat cekcok dan pelaku melancarkan serangan menggunakan senjata tajam yang berujung pada meninggalnya korban.


"Motif sementara pelaku melakukan kejahatan tersebut diduga karena emosi sesaat, menurut pelaku lantaran diejek korban," ungkapnya.


Saat ini, pelaku telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penyidik menerapkan Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagai pasal primer, subsidair Pasal 466 ayat (2), serta lebih subsidair Pasal 466 ayat (3) KUHP. “Ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya.

Gerakan Pangan Murah Di Gisting, Warga Antusias Beli Bahan Pokok

 


Tanggamus,(GM) -- Polres Tanggamus menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Serentak melalui kegiatan bazar atau pasar murah yang berlangsung di Balai Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. dan disambut antusias masyarakat sekitar Kecamatan Gisting Jumat, (13/3/2026).


Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Tanggamus dengan Perum Bulog dalam rangka membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.


Gerakan Pangan Murah Polri Serentak ini dilaksanakan secara nasional di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanggamus menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Bahan pokok yang dijual di antaranya beras SPHP sebanyak 200 sak kemasan 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per sak, gula pasir sebanyak 120 sak kemasan 1 kilogram seharga Rp17.500, serta minyak goreng sebanyak 50 dus atau sekitar 600 liter yang dijual dalam kemasan 2 liter dengan harga Rp29.000.


Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi bazar di Balai Pekon Gisting Bawah untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah. Warga dari berbagai pekon di sekitar Kecamatan Gisting datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut.



Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah bekerjasama dengan Perum Bulog ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.


“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya di Kabupaten Tanggamus,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai program sosial.


“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tandasnya.


Salah satu warga, Ikbalilahi Kurniawan mengucapkan terima kasih atas gelaran pasar murah tersebut sebab harga yang dijual sangat murah dibandingkan di pasaran.


“Semoga Polres Tanggamus selalu sukses dan kegiatan ini juga dapat terus dilaksanakan dengan diperbanyak untuk masyarakat yang lain, sebab sangat membantu masyarakat,” ucapnya.


Senada dengan Ikbal, warga lainnya Erni, warga Blok 3 Gisting, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Semoga Polres Tanggamus semakin maju dan membanggakan masyarakat,” tegasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Gudang  Perum Bulog Lampung di Rantau Tijang Diki, Staf Ahli Bupati Tanggamus Gigih Rudiansyah dan Samjuniston, Camat Gisting, pejabat utama Polres Tanggamus, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi Lantik 47 Pejabat Pemkab Tanggamus

 



Tanggamus,(GM) -- Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 47 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus pada Jumat (06/03/2026). 


Prosesi yang berlangsung khidmat di Kota Agung ini menjadi sinyal kuat dimulainya percepatan reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi daerah melalui visi hilirisasi sumber daya alam.


​Pelantikan ini didasarkan pada serangkaian Keputusan Bupati Tanggamus, yakni Nomor 800.1.3.3/644/45/2026 (JPT Pratama), Nomor 800.1.3.3/687/45/2026 (Administrator dan Pengawas), Nomor 800.1.3.3/690/45/2026 (Fungsional Analis SDM), serta Nomor 800.1.3.3/380/45/2026 (Fungsional Guru).


Dalam nukilan sambutannya yang menggugah, Bupati menekankan bahwa Tanggamus harus menyudahi perannya sebagai sekadar “penyedia” bagi daerah lain. Selama ini, kekayaan bumi seperti kopi dan kakao kerap terbang keluar daerah dalam bentuk mentah untuk diolah di pabrik-pabrik besar di Pulau Jawa.


​”Sekarang, saatnya kita perlahan mengubah haluan. Hilirisasi adalah kunci. Kita tidak ingin lagi melihat hasil laut dan bumi kita hanya lewat. Kita harus mampu mengolahnya di sini, menciptakan lapangan kerja di sini, dan memastikan kesejahteraan itu tinggal di rumah kita sendiri, di Tanggamus,” ujar Bupati dengan nada tegas namun penuh harapan.


​Beliau memaparkan bahwa dengan membangun ekosistem industri yang terintegrasi, nilai tambah produk lokal akan meningkat berkali-kali lipat. Hal ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam menurunkan angka kemiskinan dan mendongkrak indeks kesejahteraan rakyat secara merata.


Birokrasi yang “Jemput Bola”


​Menyadari kondisi fiskal daerah yang penuh tantangan, Bupati Saleh Asnawi menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk menanggalkan pola kerja “menunggu”. Beliau mendorong para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih agresif dalam bersinergi dengan pemerintah pusat.



​”Jangan hanya menunggu anggaran turun di meja. Kita harus bisa ‘jemput bola’. Jalin koordinasi intensif dengan kementerian di pusat untuk mengakses DAK maupun Dana Insentif Daerah. Kita butuh kreativitas dan proaktifitas untuk melobi pusat demi percepatan pembangunan daerah,” tambahnya.


​Integritas dan Budaya “Jalan Lurus”


​Pelantikan ini sendiri merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang transparan dan berbasis sistem merit, sesuai amanat UU No. 20 Tahun 2023. Bupati memastikan bahwa setiap pejabat yang terpilih telah melalui penyaringan ketat yang bebas dari praktik transaksional.


Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik

​Berikut adalah daftar 47 pejabat yang mengemban amanah baru untuk memperkuat pembangunan di Kabupaten Tanggamus:

​I. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II)

​RULLY RUNA YUDA, S.STP., M.Si. – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

​JON NOVRI, S.STP., M.IP. – Asisten Administrasi Umum.

​IVAN KURNIAWAN, S.T. – Kepala BKPSDM.

​NANANG SUMARLIN, S.H., M.M. – Kepala Badan Pendapatan Daerah.

​LUBERTO FABIOCA, S.E., M.M. – Kepala Dinas PPPA, Dalduk, dan KB.

​Drs. VIKTOR LIBRADI HS, M.H. – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

​ARIA RESUKIA, S.T., M.M. – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

​MARHASAN SAMBA, S.I.P. – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

​Drs. SABAR MARULAK SITANGGANG – Kepala Dinas Perhubungan.

​II. Pejabat Administrator (Eselon III)


WILDAN HISTORI, SIP. – Camat Kota Agung Timur.

BAYU MAHARDIKA, S.H., MAP. – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.

MADRIZAL, S.Pd. – Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

EVAYANI, S.Sos.I. – Kabid Ketenagaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

ATRIA ANTHONI, S.P., M.M. – Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan, TP dan Hortikultura.

ISHAK BASUKI, S.T. – Kabid Cipta Karya pada Dinas PUPR.

ARIANTONI, S.T., M.T. – Kabid Pengairan pada Dinas PUPR.

SUPARMONO, S.Kom., M.M. – Kabid Perencanaan Perekonomian pada Bapperida.

UZAIRI UHIDA, S.Pt., M.M. – Kabid Perencanaan Makro, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Bapperida.

ADHITYA RAMA DAEFI, S.E. – Kabid Riset dan Inovasi Daerah pada Bapperida.

NASRULLOH, S.E., M.M. – Kabid Perencanaan dan Keuangan pada RSUD Batin Mangunang.

Bdn. DAMSIANA, S.ST., M.Kes. – Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan.

RENSUS RENATUS SIMANJORANG, S.E., M.M. – Kabid Perindustrian pada Diskoperindag.

​III. Pejabat Pengawas (Eselon IV)

SITI ZUBAIDAH, S.H., M.M. – Kasi Ketenagaan PAUD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

ELIS SETYOWATI, S.E. – Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

SUPARMAN, S.Pd. – Kasi Kurikulum Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

YUZAK PRASETYADI, S.Sos. – Kasubbag Tata Usaha pada Diskominfo.

YULIANA, S.E. – Kasubbag Perencanaan dan Pelaporan pada Dinas Perhubungan.

HIDAYAT, S.E. – Kasi Penyelamatan dan Evakuasi pada Dinas Damkar dan Penyelamatan.

FITRIANA PUSPITA SARI, S.Kom. – Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Ketahanan Pangan, TP dan Hortikultura.

PRIMA KURNIAWAN, S.Kom., M.M. – Kasubbag Akuntansi Belanja pada BPKAD.

ROKI RISMAYEDI, S.E. – Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Bapenda.

RISNAWATI, S.E., M.M. – Kasubbid Penetapan Pajak Daerah I pada Bapenda.

NOFRIYANDI PUTRA, S.E. – Kasubbid Penerimaan Pajak Daerah pada Bapenda.

TRI KESUMA WARDANA, S.E. – Kasubbid Pelayanan, Pendataan, dan Penetapan Pajak pada Bapenda.

BUDI HARTONO, S.E. – Kasubbid Pengawasan dan Pembinaan Pajak Daerah pada Bapenda.

AHMAD IRSAN, S.P. – Kasi Pemerintahan pada Kecamatan Kota Agung.

MISRI JAYA, S.H. – Kasi Kesejahteraan Masyarakat pada Kecamatan Air Naningan.

EKA DAMAYANTI, AM.KL. – Kepala UPTD PPA pada Dinas PPPA, Dalduk dan KB.

​IV. Jabatan Fungsional

LINDA LESTARI, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

AGUNG TRY PRASETYO, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

YUNITA, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

CHANDRA AZURRA, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

IMAM MUKHLASIN, S.H. – Analis Hukum Ahli Pertama.

BUKHARI, S.Pd. – Guru Ahli Pertama.

BUNGA HERNAWATI MANIHURUK, S.TP. – Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda.

RIZKI HIDAYAH, S.Pd. – Guru Ahli Pertama.

SEP RIZAL, S.Pd. – Guru Ahli Pertama.

​Bupati Saleh Asnawi menutup arahannya dengan pesan mendalam mengenai tanggung jawab moral. Melalui budaya kerja “Jalan Lurus”, beliau berharap 47 pejabat ini mampu menjadi mesin penggerak yang transparan dan proaktif demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tanggamus

Diduga Proposal Catut Ketua DPP KWI , Ketum Siap Ambil Langkah Hukum

 


Tanggamus, (GM) -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komite Wartawan Indonesia menyayangkan beredarnya proposal yang mengatas namakan DPP KWI beredar di Kabupaten Tanggamus Selasa, (3/3/2026).


proposal permohonan bantuan dana untuk kegiatan bulan suci Ramadhan yang beredar di Kabupaten Tanggamus dipastikan tidak benar dan tidak pernah diterbitkan oleh Ketua DPP KWI.


Hal tersebut disampaikan Hi,Sakiran,S.Pd.MM.Ketua DPP KWI melalui siaran Pers nya pada  dirinya menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah membuat ataupun menyebarkan proposal permohonan bantuan dana untuk kegiatan selama bulan suci Ramadhan diseluruh Kabupaten Kota se-Indonesia.


Dalam dokumen yang beredar luas di masyarakat, tercantum keluarga besar DPP KWI yang di tanda tangani oleh Ketua DPP KWI dan kami pastikan itu tidak benar ,ungkap Ketua DPP KWI 


Menyikapi kasus proposal yang mengatas namakan DPP KWI tersebut, Hi.Sakiran,S.Pd.MM. menyatakan akan berkoordinasi dengan Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan guna menentukan langkah-langkah dan upaya hukum.


“Kami akan berkonsultasi dengan bidang advokasi. Kemungkinan besar akan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi,” ujarnya.


Ia menegaskan, tindakan tegas perlu dilakukan agar tidak ada pihak masyarakat, instansi pemerintah, maupun swasta yang menjadi korban oknum tidak bertanggung jawab 


kami menghimbau kepada masyarakat,unsur pemerintah dan swasta untuk tidak menanggapi proposal apa pun yang mengatas namakan DPP KWI. Jika menemukan atau menerima dokumen atau proposal DPP KWI, masyarakat diminta segera melapor ke aparat kepolisian terdekat.


“Kami minta masyarakat  dan lembaga juga Instansi di Kabupaten Tanggamus Lampung agar tidak melayani proposal bantuan dana kegiatan bulan suci Ramadhan. Segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti secara hukum,” tegasnya.


kami berharap beredarnya proposal yang mengatas namakan DPP KWI ini menjadi peringatan bersama agar publik lebih waspada terhadap modus-modus yang kerap muncul di bulan suci Ramadhan.

Amrullah

Pemuda Pancasila Tanggamus Bagikan Takjil Di Bulan Ramadhan

 


Tanggamus,(GM) -- Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Kabupaten Tanggamus melaksanakan kegiatan pembagian takjil di Pekon Banjar Negri, Kecamatan Gunung Alip. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi Selasa, (3/3/2026). 


Takjil yang dibagikan berupa makanan dan minuman siap saji seperti bubur ayam, kolak, es buah, dan kueh tradisional. "Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadhan," ujar Ketua Majlis Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Tanggamus Raden Anwar SH, MH,


Warga Pekon Banjar Negri menyambut baik kegiatan ini.Mat hasan (55), salah satu warga yang menerima takjil, mengaku merasa terbantu dan senang bisa berbagi kebahagiaan bersama. "Alhamdulillah, sangat membantu terutama bagi kita yang sibuk beraktivitas sehingga tidak sempat menyiapkan takjil sendiri," ucapnya.


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial tahunan Pemuda Pancasila Kabupaten Tanggamus yang akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah kecamatan sepanjang Bulan suci ramadhan tahun ini.

Amrullah

Bersama Ormas PP Polres Tanggamus Gelar Apel Siaga Kamtibmas Demi Terciptanya Ramadhan 1447 H Yang Aman Dan Kondusif

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah di Lapangan Apel Mapolres setempat dipimpin langsung Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. Kamis (26/2/2026). 


Membacakan Amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol  Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Kapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel dan masyarakat.


“Mengawali amanat ini, saya selaku Kapolres Tanggamus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi kita semua dalam menjalankan tugas pengabdian serta mari jadikan momentum Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan integritas dalam bekerja,” ujarnya.


Kapolres menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen aparat dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus.


“Apel siaga yang kita laksanakan hari ini bukan sekedar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita semua untuk menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kab. Tanggamus,” tegasnya.


Kapolres juga menyoroti perubahan dinamika sosial selama bulan Ramadhan yang berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas.



“Ketika masyarakat beristirahat, kita bekerja. Ketika masyarakat beribadah, kita menjaga. Kita harus menguatkan tekad dalam satu misi mulia, yaitu menjadi benteng kedamaian bagi masyarakat yang merindukan kekhusyukan,” katanya.


Dalam arahannya, Kapolres menginstruksikan beberapa langkah strategis, di antaranya penguatan sistem peringatan dini guna mengantisipasi potensi intoleransi maupun konflik sosial sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya pengamanan simpul ekonomi dan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran. 


“Jangan ada distributor maupun spekulan yang mencoba bermain dengan perut rakyat. Kamtibmas terjaga jika kebutuhan pokok rakyat terpenuhi dengan harga yang wajar,” ujarnya.


Selain itu, patroli pada jam-jam kritis menjadi perhatian khusus, terutama saat ngabuburit, waktu tarawih, dan sahur. Pengamanan difokuskan pada antisipasi kemacetan di pasar tumpah dan sentra takjil, pencegahan curanmor di area parkir masjid, serta patroli gabungan berskala besar untuk mencegah aksi balap liar maupun sahur on the road yang berpotensi anarkis.


Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.


“Rekan-rekan, ingatlah bahwa masyarakat sedang dalam kondisi menahan haus dan lapar, emosi mungkin lebih mudah tersulut. Karena itu, saya minta senyum, sapa, salam. Jadilah penyejuk di tengah terik matahari,” pesannya.


Apel siaga turut dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta unsur TNI dari Kodim 0424/Tanggamus, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD Kabupaten Tanggamus dan Ormas Pemuda Pancasila.

Razia Perang Sarung, Polsek Kota Agung Amankan 6 Alat Pemukul Berisi Kawat

 


Tanggamus, (GM) -- Aparat kepolisian dari Polsek Kota Agung menggelar patroli dan razia gangguan Kamtibmas guna mengantisipasi aksi perang sarung yang kerap terjadi usai salat tarawih di bulan Ramadan.


Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.50 WIB hingga selesai, dengan lokasi patroli di area dermaga 2 Pelabuhan Kota Agung, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.


Dalam kegiatan tersebut, petugas yang terdiri dari Aiptu Triyono Badri, Aiptu Putra Alam, dan Aiptu Dedi Irawan melakukan patroli dialogis serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para remaja.


Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan, patroli tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Kota Agung.



"Dari hasil razia, kami mengamankan 6 alat pemukul yang telah dimodifikasi, di antaranya sarung yang diisi kawat serta cambuk yang di bagian ujungnya dipasangi kawat besi," kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Rabu 25 Februari 2026.


Kapolsek menyebut, pihaknya juga mengamankan seorang anak berinisial R (13), warga, Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung. 


"Setelah dilakukan pembinaan dan pendataan, anak tersebut diserahkan kembali kepada pihak keluarganya dalam keadaan sehat jasmani," ujarnya.


Kapolsek menegaskan bahwa perang sarung yang telah dimodifikasi dengan benda berbahaya seperti kawat sangat berisiko menimbulkan luka serius dan dapat berujung pada proses hukum. 


"Kami mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari setelah pelaksanaan ibadah tarawih," tutupmya.

Polsek Kota Agung Dibantu Warga Tangkap Pelaku Percobaan Pencurian Di Way Gelang, Dua Rekannya DPO

 


Tanggamus, (GM) -- Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir dengan penangkapan satu pelaku oleh massa pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. 


Tersangka yang diamankan inisial AR (31) warga Pekon Padang Ratu Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus. Sementara itu, dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor dan kini masih dalam pengejaran.


Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat korban, Yandi (27), pulang ke rumah usai memancing bersama rekannya pada dini hari. 


Ketika tiba di depan rumah dan mematikan sepeda motor agar tidak menimbulkan suara, korban justru memergoki seorang pria keluar dari dalam rumah melalui pintu samping. Sadar aksinya diketahui, pelaku langsung kabur.


Korban spontan melakukan pengejaran sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu mengundang warga sekitar keluar rumah dan ikut memburu pelaku hingga ke area persawahan. 



"Salah satu pelaku akhirnya berhasil ditangkap massa, sedangkan dua rekannya yang diduga menunggu di depan rumah melarikan diri," kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 17 Februari 2026.


Kapolsek mengungkapkan, saat diamankan, warga menemukan satu celana balita warna merah muda di saku pelaku yang diketahui milik keponakan korban. 


Tak lama berselang, Polsek Kota datang ke lokasi setelah menerima laporan dari Kepala Pekon Way Gelang dan langsung mengamankan pelaku dari kerumunan warga.


"Usai diamankan, pelaku sempat dibawa ke RSUD Batin Mangunang untuk mendapatkan perawatan sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kota Agung," ungkapnya.


Kapolsek membeberkan, dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui pelaku bersama rekannya berusaha masuk dua rumah di lokasi tersebut namun tidak berhasil.


Ketika itu, para pelaku bergeser dan berhasil masuk ke rumah korban yang sedang dalam tahap renovasi melalui pintu samping yang hanya ditutup terpal. 


"Di dalam rumah, pelaku sempat mengobrak-abrik kamar untuk mencari barang berharga. Namun karena tidak menemukan barang bernilai besar, pelaku hanya sempat mengambil pakaian anak-anak sebelum kepergok pemilik rumah," bebernya.


Saat ini, tersangka bersama barang bukti berupa satu celana balita, satu dompet berisi identitas pelaku, satu kotak plastik berisi tusuk gigi, serta tiga kartu SIM ditahan di Polsek Kota Agung


Sementara itu, untuk dua rekan tersangka yang melarikan diri masih dalam pengembangan guna mengungkap identitasnya.


"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman maksimal 7 tahun penjara," tandasnya.

Polsek Talang Padang Bersama Inafis Polres Tanggamus Tangani Penemuan Jenazah Warga Di Kalibening



Tanggamus, (GM) -- Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Kalibening Tengah, Pekon Kalibening, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, pada Selasa malam (10/2/2026). Peristiwa tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian.


Kapolsek Talang Padang, Iptu Alfiyan Ali Almasruri, S.Tr.K., M.H., mengatakan laporan penemuan korban diterima pihak kepolisian dari warga sekitar sekitar pukul 20.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal.


“Petugas melakukan pengamanan lokasi serta pemeriksaan awal bersama tim Inafis dan tenaga medis untuk memastikan kondisi korban,” kata Iptu Alfiyan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Rabu 11 Februari 2026.


Kapolsek menyebut, korban diketahui berinisial B (71), warga Pekon Kalibening yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya berpamitan sejak pagi hari dan tidak kembali hingga malam, sehingga keluarga meminta bantuan warga untuk melakukan pengecekan ke rumah korban.



Menurut keterangan keluarga, korban sehari-hari tinggal bersama anaknya yang masih berada dalam satu dusun. Untuk kebutuhan makan dan minum, korban biasanya berada di rumah anaknya. 


"Rumah tempat korban ditemukan meninggal dunia merupakan rumah milik korban sendiri, yang umumnya hanya didatangi korban untuk menyalakan dan mematikan lampu serta mengecek kondisi rumah," jelasnya.


Kapolsek mengungkapkan, pemeriksaan awal terhadap jenazah dilakukan oleh Bidan Yudiana, S.Keb., dari Puskesmas Talang Padang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. 


"Secara medis, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu jam sebelum ditemukan," ungkapnya.


Untuk kepentingan penyelidikan, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi. 


"Jenazah korban selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan dan direncanakan menjalani pemeriksaan lanjutan guna mengetahui penyebab pasti kematian," bebernya.


Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.


“Saat ini situasi di lokasi kejadian aman dan kondusif. Perkembangan penanganan akan kami sampaikan sesuai hasil penyelidikan,” pungkasnya.

Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas Lakukan Saber Harga Sembako Di Pasar Kota Agung

 


Tanggamus, (gerakmedia.com) -- Pemerintah terus mengintensifkan pengawasan harga dan keamanan pangan di daerah guna mencegah lonjakan harga serta praktik penimbunan bahan pokok. Upaya tersebut dilakukan melalui Satgas Pangan yang bersinergi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan aparat kepolisian Senin, (9/2/2025).


Sejalan dengan kebijakan nasional tersebut, Satgas Pangan Polres Tanggamus bersama Tim Bapanas RI melaksanakan kegiatan Sapu Bersih (Saber) pelanggaran harga, mutu, dan keamanan pangan di Pasar Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. 


Kegiatan ini melibatkan Satgas Pangan Kabupaten Tanggamus, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperindag, serta unsur Tipidter Sat Reskrim Polres Tanggamus. Tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tingkat pedagang.


Dari hasil pengawasan di lapangan, sejumlah komoditas strategis terpantau dijual dengan harga bervariasi. Untuk komoditas beras, beras lokal tercatat Rp12.400 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram.


Sementara itu, harga minyak goreng premium berada di angka Rp42.000 per dua liter, sedangkan minyak goreng medium dan minyak goreng curah masing-masing dijual Rp17.000 per liter.


Pada komoditas hortikultura, cabai rawit merah dan cabai rawit hijau sama-sama dijual Rp55.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.



Untuk kebutuhan protein, telur ayam ras tercatat Rp28.000 per kilogram, telur bebek Rp5.000 per butir, dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir. Adapun daging ayam broiler dijual Rp28.000 per kilogram, sementara harga daging sapi mencapai Rp140.000 per kilogram.


Selain itu, harga bawang putih terpantau Rp40.000 per kilogram dan bawang merah Rp35.000 per kilogram. Komoditas gula dan tepung terigu juga relatif stabil, dengan gula kemasan Rp17.000 per kilogram, gula eceran Rp16.000 per kilogram, serta tepung terigu kemasan Rp12.000 per kilogram.


Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yassin Ariga, S.Kom., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian harga pangan agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.


“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus menjamin mutu dan keamanan pangan yang beredar di pasar,” kata AKP Khairul Yasin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang kerap diiringi dengan peningkatan permintaan dan fluktuasi harga pangan.


Satgas Pangan juga menghimbau para pedagang agar mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah serta tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat. 


"Kami berharap langkah ini mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Tanggamus," tandasnya.


Sementara itu, menurut Ari, salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Kota Agung bahwa ada sejumlah barang mengalami kenaikan rata-rata Rp2 ribu dibanding pekan sebelumnya.


"Ada kenaikan Rp2 ribu seperti bawang merah dari Rp32 ribu saat ini Rp35 ribu, bawang putih dari Rp38 ribu saat ini Rp40 ribu," ucapnya.

Identifikasi Korban Meninggal Dunia Tertimpa Pohon Di Kebun Warga

 


Tanggamus, (gerakmedia.com) -- Seorang warga Pekon Simpang Kanan, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, meninggal dunia setelah tertimpa pohon saat bekerja di kebun, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. 


Kapolsek Sumberejo Polres Tanggamus AKP Zulkarnaen, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di kebun milik seorang warga bernama Mingun di Pekon Simpang Kanan.


"Korban diketahui bernama Kamilin (61), seorang buruh harian yang berdomisili di Pekon Simpang Kanan," kata AKP Zulkarnaen mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


AKP Zulkarnain menjelaskan berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian bermula saat korban menebang pohon salam menggunakan alat pemotong kayu jenis jigsaw. Pada saat proses penebangan, pohon tersebut roboh dan menimpa tubuh korban hingga mengakibatkan luka berat di bagian kepala.


Saksi Yato (68), yang saat itu hendak mencari rumput di sekitar lokasi, melihat korban sudah tergeletak di tanah dengan posisi tubuh tertimpa pohon. Saksi kemudian berteriak meminta bantuan kepada Suyanto (65) serta warga sekitar untuk memberikan pertolongan.




"Warga bersama saksi berusaha mengevakuasi korban dengan memindahkan batang pohon yang menimpa tubuhnya dan menghubungi Polsek Sumberejo," jelasnya.


Kapolsek mengungkap, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya bersama tenaga kesehatan tiba di lokasi, korban dinyatakan telah meninggal dunia.


Dari hasil pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan, korban mengalami luka serius di bagian kepala, terdapat pembengkakan di kepala bagian belakang samping, serta darah keluar dari hidung dan telinga. 


"Korban meninggal dunia diduga akibat tertimpa pohon yang sedang ditebangnya sendiri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana," ungkapnya.


AKP Zulkarnain menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan tindakan otopsi.


“Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan otopsi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU Pekon Simpang Kanan," ujarnya.


Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan saat melakukan aktivitas penebangan pohon guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.


“Kami mengingatkan warga untuk tidak mengabaikan keselamatan kerja saat menebang pohon. Pastikan kondisi sekitar aman dan gunakan cara yang tepat agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Dua Kegiatan Hari Perdana Sat Lantas Polres Tanggamus, Ini Sasaran Operasi Keselamatan 2026

  


Tanggamus, (gerakmedia.com) -- Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanggamus menetapkan sembilan prioritas pelanggaran dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro, S.Pd., M.H., sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


Menurut AKP Rudi, sembilan prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Keselamatan Krakatau 2026 meliputi penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong pada kendaraan roda dua dan roda empat, serta perubahan spesifikasi teknis kendaraan yang tidak sesuai standar pabrikan.


Selain itu, operasi juga menargetkan penyalahgunaan sirine, rotator, atau strobo oleh kendaraan pribadi yang tidak berhak, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai aturan, serta pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman.



“Prioritas lainnya adalah kendaraan angkutan barang yang disalahgunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan penumpang yang tidak laik jalan, pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm, serta kendaraan yang parkir liar di bahu jalan,” kata AKP Rudi Khisbiyantoro mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


AKP Rudi Khisbiyantoro mengungkapkan, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Sat Lantas Polres Tanggamus melaksanakan dua kegiatan utama. 


Kegiatan pertama berupa pembagian pamflet imbauan keselamatan berlalu lintas kepada pengguna jalan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) pada dua titik, yakni wilayah Kota Agung dan Gisting.


Sementara kegiatan kedua dilakukan dengan pemeriksaan kendaraan, khususnya bus dan kendaraan angkutan, yang meliputi pengecekan kelengkapan kendaraan serta kondisi fisik kendaraan guna memastikan kelayakan jalan.


"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preemtif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas," tegasnya.


Sebagai informasi, Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dilaksanakan selama 14 hari dan bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Angonsaka FC Tanggamus Pesta Gool Di Liga 4 Zona Lampung

 


Tanggamus, (gerakmedia.com) -- Gebrakan Angonsaka Fc klub sepakbola asal Tanggamus di Liga 4 zona Lampung kembali menyita perhatian pecinta bola, pasalnya pada pertandingan kali ini Angonsaka Fc menang telak dengan melibas klub Perseti dengan skor 5 - 0 tampa balas.


Menurut Presiden Klub Angonsaka Fc Soni Laberta pencapaian kemenangan kali ini sangat memuaskan dengan kemenangan telak 5 gol tampa balas. Kemenangan diraih karena disiplin dan optimisme seluruh pemain Angonsaka Fc sehingga lapangan dapat dikuasai tim.



"Semoga pertandingan pertandingan yang akan datang Angonsaka Fc bisa lebih sempurna dari skema formasi dan materi pemain. Sehingga cita cita kita tercapai, untuk bisa menjuarai kompetisi liga 4 zona Lampung dengan hasil maksimal," kata Soni Laberta.


Pendamping Tim Angonsaka Fc Raden Anwar menjelaskan, pertandingan Angonsaka Fc vs Perseti berlangsung di stadion Pahoman Bandar Lampung Kamis (29/01/2026). Dari menit pertama pluit dibunyikan pemain Angonsaka Fc sudah terlihat lebih dominan menguasai lapangan.


" Kekompakan dan perjuangan tim Angonsaka Fc dengan formasi 4-3-3 berbuah manis setelah Ridho esa masukkan 2 gol, Agam 1 gol, Lintang 1 gol dan Aldi Nawan 1 gol. Hingga menit terakhir pertandingan Angonsaka tetap unggul 5 gol tampa balas," katanya.


Diketahui selanjutnya Angonsaka Fc akan berhadapan dengan klub tuan rumah Bandar Lampung Fc.

Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang

 


Tanggamus, (gerakmedia.com) -- Seorang remaja laki-laki bernama Ibnu Wafti Alfarobi (18), warga Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan hilang sejak Selasa (27/1/2026) sore. Hingga kini, keberadaan korban belum diketahui.


Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus AKP Jumbadio, S.H., mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan korban.


"Berdasarkan laporan keluarga, Ibnu Wafti Alfarobi terakhir kali meninggalkan rumah Selasa (27/1) sekitar pukul 17.00 WIB tanpa pamit kepada keluarga," kata AKP Jumbadio mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Kamis 29 Januari 2026.



Kapolsek menyebut, korban diketahui lahir di Tanggamus pada 9 November 2007 dengan ciri-ciri korban antara lain memiliki tinggi badan sekitar 170 cm, berat badan 65 kilogram, berambut hitam ikal pendek, berkulit sawo matang, bermata hitam.


"Remaja Ibnu Wafti Alfarobi memiliki tanda tanda lahir di bagian pipi kiri," ujarnya.


Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Ibnu Wafti Alfarobi agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. 


Masyarakat juga dapat menghubungi Bhabinkamtibmas di nomor 082215636412, pihak keluarga di nomor 0895327010496, atau Kepala Pekon Gunung Megang di nomor 081279077057.


"Kami berharap bantuan dan peran aktif masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian sehingga korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," tutupnya.