Tampilkan postingan dengan label TANGGAMUS LAMPUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TANGGAMUS LAMPUNG. Tampilkan semua postingan

Polres Tanggamus Gelar Upacara Pemakaman Dinas Polri Untuk Aiptu Putra Alam

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus melaksanakan upacara pemakaman secara dinas Polri bagi Aiptu Putra Alam bin Fatman pada Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum selama bertugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia Jumat, (29/5/2026). 


Almarhum Aiptu Putra Alam diketahui terakhir menjabat sebagai Ps Kanit Binmas Polsek Semaka, Polres Tanggamus. Almarhum meninggal dunia pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.20 WIB karena sakit saat menjalani perawatan di rumah sakit.


Prosesi pemberangkatan jenazah dilaksanakan di rumah duka yang berada di kawasan Jati Agung, Way Hui, Lampung Selatan. Sementara upacara pemakaman dilangsungkan di Tempat Pemakaman Umum Gunung Agung, Bandar Lampung, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.


Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Yoefi Kurniawan, S.E., S.H., M.H. Sedangkan Perwira Upacara dijabat AKP Restu Marwoto, S.H., dan Komandan Upacara dipercayakan kepada Ipda Tedi Eko Winanto, S.Kom.



Dalam prosesi upacara, jenazah almarhum diserahkan pihak keluarga kepada Inspektur Upacara untuk dimakamkan secara kedinasan Polri. Upacara berlangsung dengan rangkaian penghormatan pasukan, pembacaan daftar riwayat hidup, apel persada, penurunan jenazah ke liang lahat, hingga penaburan bunga oleh Inspektur Upacara dan keluarga.


Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman saat keluarga, kerabat, serta personel Polres Tanggamus memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama berdinas.


Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Aiptu Putra Alam. Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok anggota Polri yang dikenal baik, disiplin dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.


“Atas nama keluarga besar Polres Tanggamus, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Aiptu Putra Alam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata AKP Sofyansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan, pelaksanaan upacara pemakaman secara dinas Polri tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terakhir institusi kepada personel yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui Polri.


“Upacara kedinasan ini merupakan wujud penghormatan institusi Polri atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas. Semoga segala amal ibadah dan pengabdiannya menjadi ladang pahala serta dikenang dengan baik oleh keluarga besar Polri maupun masyarakat,” tambahnya.

Bupati Tanggamus Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 1 Ton Lebih Ke Masjid Al-Khasyi’in

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyerahkan bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa satu ekor sapi kurban jenis limosin dengan berat hidup mencapai 1.038 kilogram kepada pengurus Masjid Al-Khasyi’in di Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus Selasa, (26/5/2026).


Penyerahan hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi itu turut diserahkan kepada Ketua MUI Kabupaten Tanggamus dan disaksikan sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Rangga Putra Hakim, Anggota DPRD Tanggamus Edy Yalismi, Anggota DPRD Tanggamus Mujibul Umam, Asisten Sekdakab Rully Runa Yuda, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Henri Fatra, Kabag Protokol Hendra Ferry, Camat Gunung Alip Darius Putrawan, serta Kepala Pekon Banjar Negeri.


Dalam wawancaranya, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyampaikan rasa syukur atas bantuan sapi kurban dari Presiden RI yang diberikan kepada masyarakat Tanggamus melalui Masjid Al-Khasyi’in.



“Selain penyerahan sapi dari Presiden RI, untuk kurban di Tanggamus juga cukup banyak. Di wilayah Bangga Besar ada beberapa sapi, kemudian di wilayah Selamik tadi saya lihat sudah ada lima sapi kurban,” kata Saleh Asnawi.


Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah hingga pihak keluarga turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.


“Dari OPD juga ada, kemudian dari keluarga anak saya juga ada satu sapi yang ukurannya hampir sama besar. Jadi memang cukup banyak hewan kurban tahun ini,” ujarnya.


Menjelang pelaksanaan Idul Adha, Saleh Asnawi mengaku akan melaksanakan Salat Id di Islamic Center dan berharap momentum kurban menjadi penguat nilai keimanan serta rasa syukur masyarakat.


“Saya berharap masyarakat betul-betul bisa meningkatkan rasa syukur dan keimanan kepada Allah SWT. Kurban ini menjadi wujud kewajiban dan rasa syukur kita karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan menjalani kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Respon Laporan Warga, Polsek Talang Padang Gerebek Lokasi Dugaan Prostitusi Dan Pesta Miras

 



Tanggamus, (GM) -- Polsek Talang Padang Polres Tanggamus menggerebek sebuah rumah warga di Pekon Sinar Petir, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, yang diduga dijadikan tempat pesta minuman keras dan praktik prostitusi, Rabu malam (20/5/2026).


Penggerebekan dilakukan setelah Polsek Talang Padang menerima laporan masyarakat melalui Bhabinkamtibmas terkait aktivitas mencurigakan di salah satu rumah warga milik DZ di wilayah Pekon Sinar Petir tersebut.


Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan berkoordinasi bersama Unit Reskrim dan aparatur pekon setempat.


“Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Pekon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Iptu Harunur Rasyid mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat 22 Mei 2026.



Iptu Harunur Rasyid menjelaskan, saat tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB, pihaknya menemukan enam orang terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan sedang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras jenis Kawa-kawa.


Keenam orang yang diamankan masing-masing diantaranya Empat laki-laki yang diamankan masing-masing berinisial DZ (40), AEW (46), A (32), dan D (45). Sementara dua perempuan yang turut diamankan berinisial YR (30) dan K (42).


"Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu botol sisa minuman keras merek Kawa-kawa," jelasnya.


Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons setiap informasi dari masyarakat terkait gangguan kamtibmas, termasuk aktivitas yang meresahkan warga.


“Polsek Talang Padang mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan,” tegasnya.


Ditambahkan Kapolsek, terhadap 6 orang tersebut telah dilakukan pembinaan dan mereka membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.


“Enam orang yang diamankan telah menjalani pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak kembali melakukan perbuatan serupa,” tutupnya.

Pemkab Tanggamus Sambut Tim PT SMI, Ajukan Pinjaman Rp65 Miliar Untuk Bangun 13 Jalan Dan 2 Jembatan

 



Tanggamus, (GM) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyambut kedatangan tim dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat utama Kantor Bupati Tanggamus, Pertemuan tersebut menjadi langkah awal verifikasi teknis pengajuan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Tanggamus Senin sore, (18/5/2026). 


Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, didampingi jajaran asisten dan kepala OPD. Dalam sambutannya, Agus memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Tanggamus, mulai dari sektor perkebunan kopi, pertanian hingga kawasan pesisir.


Ia menyebut Tanggamus memiliki garis pantai sekitar 202 kilometer yang membentang di wilayah Teluk Semaka hingga Kelumbayan dan menjadi salah satu kekuatan sektor perikanan maupun pariwisata daerah. Selain itu, Tanggamus juga dikenal sebagai salah satu sentra kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung dengan luas perkebunan kopi lebih dari 41 ribu hektare.


“Produk unggulan berupa kopi, persawahan dan perkebunan kita Alhamdulillah luas dan potensinya baik. Bahkan pada masanya dulu, beras dari Tanggamus pernah masuk ke Istana Presiden,” ujar Agus Suranto di hadapan tim PT SMI.


Suasana rapat berlangsung formal namun hangat. Tim PT SMI yang dipimpin Joan Juliandi Tampubolon bersama Pebriana tampak berdiskusi dengan jajaran Pemkab Tanggamus mengenai kesiapan administrasi, teknis hingga manfaat ekonomi dari proyek yang diajukan.


Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tahapan penting sebelum PT SMI mengambil keputusan final terhadap pinjaman daerah yang diajukan Pemkab Tanggamus.



“Hari ini dipimpin Pak Wakil Bupati menerima dan menyambut kedatangan tim PT SMI. Besok akan dilakukan titik kumpul di Bappeda sebelum penilaian lapangan. Ada tiga aspek penilaian utama dari PT SMI, yakni kelengkapan dokumen, kesiapan penganggaran, dan kemanfaatan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Hendra.


Ia menyebut, total pinjaman yang diajukan sebesar Rp65 miliar untuk pembangunan 15 titik infrastruktur yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus.


“Dari 15 titik itu terdiri dari 13 ruas jalan dan 2 jembatan. Lokasinya tersebar mulai dari Kelumbayan, Waynipah, Kotaagung, Talang Padang dan kecamatan lainnya. Infrastruktur ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.


Menurut Hendra, verifikasi lapangan akan melibatkan seluruh camat dari 15 kecamatan lokasi pembangunan. Ia berharap hasil penilaian PT SMI dapat selesai dalam satu bulan ke depan sehingga proses pembangunan bisa segera berjalan.


“Insya Allah akhir Juni sudah ada keputusan final berkaitan dengan pinjaman PT SMI ini. Kalau sudah disetujui, Juli proses lelang selesai dan Agustus paket pekerjaan sudah terkontrak,” tambahnya.


Sementara itu, Joan Juliandi Tampubolon selaku Tim Leader Pembiayaan Publik PT SMI menegaskan bahwa pihaknya datang untuk memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam melaksanakan proyek yang dibiayai melalui skema pinjaman daerah.


“Kami ingin memastikan kesiapan dokumentasi penganggaran, kesiapan teknis seperti desain dan RAB, serta kesiapan aspek sosial dan manfaat ekonominya. Yang paling penting bagi kami, manfaat proyek harus lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan,” ujar Joan.


Ia menjelaskan, PT SMI akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen teknis hingga kondisi lapangan untuk memastikan proyek benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.


“Dua hari ke depan kami akan banyak berdiskusi dengan OPD terkait. Kami ingin memastikan antara perencanaan, dokumen teknis dan kondisi lapangan benar-benar sinkron,” katanya.


Joan juga menekankan bahwa proyek infrastruktur yang diajukan harus mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.


“Jalan dan jembatan yang diusulkan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi daerah sehingga nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.


Turut hadir dalam rapat tersebut para asisten Setdakab Tanggamus, Kepala BKAD Afrida Susanti, Kadis PUPR Belly Palupi, Kepala Bapperida Doni Sangaji Barisang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Keimas Yusfi, Kepala Dinas Kominfo Sohartono, Kabag Adbang, Seketaris Inspektorat, Plt Kabag Umum, Kabid Bina Marga PUPR, serta sejumlah OPD lainnya.

JULEHA Tanggamus Cetak Penyembelih Halal Profesional Wabup : Masyarakat Harus Yakin Produk Yang Dikonsumsi Halal

 



Tanggamus, (GM) -- Suasana Balai Pekon Suka Negeri Jaya, Kecamatan Talang Padang, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan peserta dari berbagai penjuru Tanggamus berkumpul bukan untuk sekadar mengikuti pelatihan biasa, melainkan menyiapkan diri menjadi juru sembelih halal profesional yang memahami syariat, kesehatan, sekaligus standar kompetensi resmi Minggu, (17/5/2026).


Sebanyak 170 peserta mengikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) berbasis kompetensi tahun kedua yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama organisasi JULEHA. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jaminan produk halal sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan hewan.


Pelatihan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Ketua DPW JULEHA Provinsi Lampung Saluddin, Ketua MUI Kabupaten Tanggamus, Ketua DPD JULEHA Tanggamus Jon Baitulhaq, perwakilan Dinas Peternakan, unsur kecamatan, hingga tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Agus Suranto menegaskan bahwa pelatihan JULEHA menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan proses penyembelihan hewan dilakukan secara benar dan sesuai ketentuan syariat.



“Kami menyambut baik kegiatan ini karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tanggamus ingin memastikan bahwa setiap proses penyembelihan dilakukan oleh tenaga yang memahami aturan syariat, kesehatan, dan tata cara penyembelihan yang benar. Dengan begitu, masyarakat merasa aman dan yakin terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi,” ujar Agus Suranto.


Ia juga berharap para peserta tidak hanya mengikuti pelatihan secara formalitas, tetapi benar-benar mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing.


“Jadilah juru sembelih yang profesional, amanah, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat. Ilmu yang diperoleh hari ini jangan berhenti di sini saja, tetapi harus diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat luas. Karena menjaga kehalalan bukan hanya tugas pemerintah atau organisasi, melainkan tanggung jawab bersama,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua DPD JULEHA Tanggamus, Jon Baitulhaq, mengatakan bahwa profesi juru sembelih halal bukan sekadar pekerjaan biasa, melainkan amanah besar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat terhadap pangan halal.


“Kami ingin melahirkan juru sembelih yang bukan hanya terampil memegang pisau, tetapi juga memahami bahwa pekerjaan ini adalah amanah besar,” katanya.


Menurut Jon, meningkatnya jumlah peserta menjadi tanda kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyembelihan halal semakin tinggi dari tahun ke tahun.


Pelatihan ini sekaligus memperkuat peran JULEHA sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas dan kehalalan produk hewan ternak di tengah masyarakat.

Rekam Jejak Polwan Pertama Jadi Kapolsek Di Polres Tanggamus, Dari Reskrim Hingga Humas

 


Tanggamus, (GM) -- Nama Iptu Primadona, S.H., Laila semakin dikenal di lingkungan Polres Tanggamus Polda Lampung setelah dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo. Polwan asal Kota Agung itu memiliki rekam jejak panjang di sejumlah fungsi kepolisian, mulai dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Sat Binmas hingga Seksi Humas Polres Tanggamus.


Iptu Primadona Laila resmi dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo berdasarkan Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/361/IV/2026 tanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.


Sebelum menjabat Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona diketahui cukup lama bertugas di Satreskrim Polres Tanggamus. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus.


Saat menjabat Kanit PPA, Iptu Primadona dikenal aktif menangani berbagai perkara yang melibatkan perempuan dan anak dengan pendekatan humanis serta mengedepankan perlindungan terhadap korban.


Selain di Satreskrim, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Tanggamus. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, penyuluhan kamtibmas hingga memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga.


Kariernya kemudian berlanjut saat dipercaya menjabat Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Tanggamus sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Kasi Humas Polres Tanggamus berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: KEP/502/X/2025 dan KEP/503/X/2025 tanggal 22 Oktober 2025.


Selama menjabat Kasi Humas, Iptu Primadona dikenal aktif membangun komunikasi dengan insan pers, mendampingi pimpinan serta mengembangkan publikasi kegiatan kepolisian melalui berbagai platform media sosial dan media massa.


Usai sertijab, Iptu Primadona mengaku bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan kepadanya. Menurutnya, jabatan baru sebagai Kapolsek Wonosobo menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik.



“Hari ini telah dilaksanakan serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Amanah sebagai Kapolsek Wonosobo ini menjadi tantangan baru bagi saya pribadi. Saya berharap ke depan Polsek Wonosobo semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” kata Iptu Primadona.


Ia juga berharap sinergitas bersama unsur forkopimcam, tokoh masyarakat dan insan media dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah hukum Polsek Wonosobo.


“Saya juga meminta dukungan dan kerja sama rekan-rekan media. Nanti apabila ada kegiatan positif maupun pengungkapan kasus yang bisa dipublikasikan, saya berharap bisa bersama-sama membangun citra positif kepolisian,” ujarnya.


Menurut Iptu Primadona, pengalaman selama bertugas di Satreskrim hingga menjadi Kasi Humas menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Kapolsek. Ia mengaku banyak belajar tentang penanganan persoalan di masyarakat, pelayanan publik hingga pengelolaan informasi kepada masyarakat.


“Selama di Humas saya banyak belajar. Pengalaman itu menjadi bekal penting bagi saya untuk mendukung tugas sebagai Kapolsek ke depan,” tandasnya.


Sebelumnya, sejumlah pejabat diserahterimakan yakni jabatan Kasat Samapta Polres Tanggamus dari AKP Mardiyono, S.H. yang dimutasi sebagai Ps. Kabag Ops Polres Lampung Timur kepada AKP Dian Afrizal, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung.


Jabatan Kasat Binmas Polres Tanggamus diserahterimakan dari AKP Bambang Purwadi, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbagfaskon Baglog Polres Pringsewu kepada Iptu Achmad Julizar yang sebelumnya menjabat Ps. Kanit Turjawali Sat Samapta Polresta Bandar Lampung.


Selanjutnya jabatan Kasat Polairud Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang dimutasi sebagai Kapolsek Limau Polres Tanggamus kepada AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Limau Polres Tanggamus.


Kemudian jabatan Kapolsek Wonosobo diserahterimakan dari Iptu Tjasudin, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbag Bekpal Baglog Polres Tanggamus kepada Iptu Primadona Laila, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Tanggamus.


Jabatan Kapolsek Semaka diserahterimakan dari AKP Sutarto yang dimutasi sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus kepada Iptu Joko Wahyudi yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus.


Selanjutnya jabatan Kapolsek Limau diserahterimakan dari AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang dimutasi sebagai Kasat Polairud Polres Tanggamus kepada IPTU Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang sebelumnya menjabat Ps. Kasat Polairud Polres Tanggamus.


Sementara jabatan Kapolsek Pematang Sawa diserahterimakan dari Ipda Ahmad Rais yang dimutasi sebagai Pama Polres Tanggamus dan diarahkan ke Sidokkes dalam rangka pengobatan kepada Ipda Neco Erlandi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kanit 2 Satresnarkoba Polres Lampung Barat.


Adapun jabatan Kapolsek Talang Padang diserahkan Kapolres kepada Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin 3 Subbagrenmin Bid Propam. Sebab pejabat lama Iptu Almasruri Ali, S.Tr.K., M.H. dimutasi ke Biro SDM Polda Lampung dalam rangka mengikuti pendidikan STIK.


Pejabat lain yang mengalami pergantian yakni jabatan Kasi Humas Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Primadona Laila, S.H. yang dimutasi sebagai Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus kepada AKP Sofyansyah, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Pesawaran.


Selain mutasi pejabat utama dan kapolsek, terdapat dua perwira yang masuk ke Polres Tanggamus yakni Ipda Yunizar, S.H. yang dimutasi dari Pamin 2 Subbag Renmin Ditintelkam Polda Lampung menjadi Pama Polres Tanggamus dan Ipda Suryana, S.H. yang dimutasi dari Kanit 4 Satreskrim Polres Pesisir Barat menjadi Pama Polres Tanggamus.


Sementara itu, satu perwira keluar dari Polres Tanggamus yakni Ipda Gede Putu Eka Sayang Wawi yang dimutasi dari Pamapta Polres Tanggamus menjadi Kasikeu Polres Lampung Barat.

Dandim 0424/Tanggamus Sambut Tim Wasev Pusterad Di Lokasi TMMD Ke 128 Pekon Kalimiring

 



Tanggamus, (GM) -- Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Pusterad dalam rangka peninjauan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Selasa (12/5/2026).


Kunjungan Tim Wasev dipimpin langsung Brigjen TNI Mukhlis., S. AP.,M.M bersama rombongan. Turut hadir Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat.


Kedatangan Tim Wasev disambut hangat oleh Satgas TMMD dan masyarakat yang selama ini bergotong royong melaksanakan pembangunan di wilayah Pekon Kalimiring.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono menjelaskan bahwa program TMMD ke-128 merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.


“Kegiatan TMMD ini bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Dandim.


Ia mengatakan, meskipun cuaca hujan menjadi salah satu kendala di lapangan, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai target berkat manajemen waktu dan kerja sama seluruh pihak.

“Kendala tentunya ada, saat ini cuaca hujan. Namun kendala tersebut bukan menjadi rintangan berat bagi kami karena kami mempunyai manajemen waktu,” kata Dandim.


Menurutnya, Satgas TMMD bersama masyarakat terus menyesuaikan pola pekerjaan agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu.

“Saat cuaca hujan kami menyesuaikan pekerjaan, dan ketika cuaca cerah langsung dikebut bersama masyarakat dan Satgas TMMD,” lanjutnya.



Adapun sasaran fisik TMMD ke-128 di Pekon Kalimiring meliputi normalisasi badan jalan sepanjang 2.570 meter, pengerasan jalan, pembangunan talud dan gorong-gorong, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga fasilitas MCK.


Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan berupa pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, bantuan pendidikan, hingga pembagian bibit tanaman kepada masyarakat.


Sementara itu, Ketua Tim Wasev Pusterad Brigjen TNI Mukhis., S. AP.,M.M memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Tanggamus.


“Kita berikan apresiasi terhadap kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Tanggamus ini. Peran serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat cukup bagus,” ujar Brigjen Mukhlis.


Menurutnya, pembangunan jalan yang sebelumnya hanya berupa jalan setapak kini mulai membuka akses baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Dulunya ini jalan tertutup, hanya jalan setapak. Setelah dinormalisasi sekarang kendaraan bisa lewat,” ungkapnya.


Ia berharap hasil pembangunan tersebut dapat membantu memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga desa.


TMMD ke-128 Tahun 2026 sendiri mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Polres Tanggamus Gelar Shalat Ghaib Untuk Almarhum Bripka Anumerta Arya Supena Di Masjid Hidayatullah

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus melaksanakan shalat ghaib untuk almarhum Bripka Anumerta Arya Supena, S.H., ba’da shalat dzuhur di Masjid Hidayatullah Mapolres Tanggamus diimami oleh Agus Suparno, S.Ag. asal Kemenag Tanggamus Senin, (11/5/2026). 


Shalat ghaib tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan serta doa bersama jajaran Polres Tanggamus untuk almarhum Bripka Anumerta Arya Supena yang gugur saat menjalankan tugas.


Shalat ghaib diikuti oleh personel Polres Tanggamus dan masyarakat sekitar dilaksanakan secara khidmat usai pelaksanaan shalat dzuhur berjamaah.


Suasana haru tampak menyelimuti pelaksanaan shalat ghaib yang berlangsung di Masjid Hidayatullah tersebut, sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan terakhir dari keluarga besar Polres Tanggamus kepada almarhum Bripka Anumerta Arya Supena, S.H. 



Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan penghormatan kepada sesama anggota Polri yang telah mengabdikan diri dalam pelaksanaan tugas.


“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko usai pelaksanaan kegiatan.


Diketahui, peristiwa tragis yang merenggut nyawa almarhum terjadi pada Sabtu 9 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Saat itu, Bripka Anumerta Arya Supena yang sedang berdinas memergoki dua pria mencurigakan yang diduga tengah merusak kunci sepeda motor milik warga di depan sebuah toko kue.


Ketika berusaha menghentikan aksi pelaku, salah satu pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kepala korban. Bripka Anumerta Arya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak yang diderita.

Bupati Tanggamus Launching Samsat Talang Padang, Target PBB-P2 2026 Capai Rp6,8 Miliar

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, resmi melaunching Fasilitas Pelayanan Samsat Kecamatan Talang Padang sekaligus membagikan SPPT PBB-P2 Tahun 2026, dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Talang Padang Rabu, (6/4/2026).


Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak daerah.


“Saya mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi, guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat,” ujar Moh. Saleh Asnawi.


Ia menyebutkan target PAD tahun 2026 sebesar Rp139,1 miliar dari total APBD Rp1,67 triliun, dengan harapan capaian bisa menyentuh 100 persen di akhir tahun.



“Membayar pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk nyata kontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanggamus, Nanang Sumarlin, dalam laporannya menyampaikan bahwa mulai tahun 2026 masyarakat sudah dapat mengakses PBB-P2 secara digital tanpa harus menunggu distribusi SPPT fisik.


“Masyarakat kini bisa melihat dan membayar PBB-P2 secara online. Ini untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi layanan,” jelas Nanang.


Ia menambahkan, target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp6.815.591.787.


Selain itu, Pemkab Tanggamus juga mendukung pembentukan Samsat Kecamatan dengan menyerahkan fasilitas kepada Bapenda Provinsi Lampung, sebagai bentuk sinergi lintas instansi.


“Ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemkab Tanggamus, Pemprov Lampung, Kepolisian, perbankan, dan Jasa Raharja dalam meningkatkan pelayanan pajak kepada masyarakat,” ujarnya.


Dengan hadirnya Samsat Kecamatan Talang Padang, masyarakat kini tidak perlu lagi ke Kota Agung untuk mengurus pajak kendaraan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak.


Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Tanggamus, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah beserta jajaran perangkat daerah, Pimpinan Bank Lampung Cabang Kota Agung dan Talang Padang, Kepala BNI Cabang Talang Padang, Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah XIII Provinsi Lampung, para camat, lurah dan kepala pekon se-Kabupaten Tanggamus, serta perwakilan Jasa Raharja.

Bupati Tanggamus Buka BOTA-CAMPOTA Di Pantai Cukuh Batu : Promosi Daerah Tembus Mancanegara

 



TANGGAMUS, (GM) -- Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi membuka kegiatan Beaches On The Air (BOTA) dan Camping On The Air (CAMPOTA) di Pantai Cukuh Batu, Kota Agung, Kegiatan komunitas radio amatir ini dinilai mampu menjadi sarana promosi wisata hingga ke tingkat internasional Sabtu, (2/4/2026).


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia dan komunitas yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia juga menyambut peserta dari berbagai daerah yang hadir di Tanggamus.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Terima kasih telah menjadikan Tanggamus sebagai lokasi kegiatan,” kata Saleh Asnawi.


Menurutnya, Tanggamus memiliki potensi alam yang lengkap, mulai dari garis pantai Teluk Semaka sepanjang 202 kilometer hingga kawasan pegunungan dan perbukitan.



“Kegiatan seperti ini penting, bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi media promosi daerah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, BOTA merupakan aktivitas komunikasi radio yang dilakukan dari kawasan pantai, sementara CAMPOTA dilakukan dengan konsep berkemah di alam terbuka. Kegiatan ini, kata dia, menjadi wadah mempererat solidaritas sekaligus membangun kolaborasi antaranggota komunitas.


Bupati juga mengingatkan peserta untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan budaya lokal selama kegiatan berlangsung.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus Suhartono, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Kota Agung, serta Lurah Pasar Madang dan Baros.


Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus Heridwan Ghozali mengatakan kegiatan ini diikuti peserta dari sejumlah daerah seperti Lampung, Palembang, Bogor, dan Banten.


Ia menyebut, melalui komunikasi radio, kegiatan ini berpotensi mengenalkan Tanggamus hingga ke luar negeri.


“Kalau propagasi bagus, komunikasi bisa sampai ke luar negeri seperti Amerika, Brasil, Inggris, bahkan Rusia. Dari situ mereka bisa tahu Tanggamus,” kata Heridwan.


Menurutnya, kegiatan BOTA-CAMPOTA di Tanggamus merupakan salah satu yang terbesar sejauh ini dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.


Ke depan, pihaknya juga berencana mengembangkan kegiatan serupa di kawasan pegunungan melalui konsep Summits On The Air (SOTA) di wilayah Gisting dan Ulubelu.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini ditutup pada Minggu, 3 April 2026, pukul 10.00 WIB.

Tanpa Data : Semua Jadi Sia-sia Wabup Agus Suranto Pimpin Komitmen EPSS 2026 Di Tanggamus

 


TANGGAMUS, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, memimpin langsung penandatanganan Komitmen Bersama Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Talang Padang Rabu, (29/4/2026).


Momen ini bukan sekadar seremoni. Bersamaan dengan itu, juga dicanangkan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 sebagai langkah konkret memperkuat budaya data hingga ke tingkat pekon.


Kegiatan yang digelar secara hybrid sejak pukul 08.30 WIB ini turut dihadiri Kepala BPS Tanggamus Niken Hariyanti, Kepala Dinas Kominfo Suhartono, Kepala Bapperida Doni Sengaji Berisang, serta Kepala Dinas PMD Arpin.


Dalam tata kelola data daerah, Dinas Kominfo berperan sebagai wali data, sementara Bapperida sebagai koordinator data, memastikan seluruh proses pengelolaan data berjalan terarah, terintegrasi, dan sesuai prinsip Satu Data Indonesia.


Program Gagal Bukan Karena Anggaran, Tapi Data


Dalam sambutannya, Wabup Agus Suranto menegaskan persoalan klasik pembangunan bukan terletak pada minimnya anggaran, melainkan kualitas data.



“Banyak program pemerintah gagal tepat sasaran, bukan karena kekurangan anggaran, tetapi karena data yang digunakan tidak akurat, tidak mutakhir, dan tidak terintegrasi,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa pekon tidak boleh lagi hanya menjadi objek pendataan.


“Pekon hari ini tidak bisa lagi hanya menjadi objek pendataan, tetapi harus menjadi subjek yang mampu mengelola datanya sendiri,” lanjutnya.


Lebih jauh, Agus menyoroti pentingnya kolaborasi lintas OPD.


“Saya berharap seluruh perangkat daerah tidak lagi bekerja sendiri-sendiri dalam pengelolaan data. Ego sektoral harus dikurangi. Data harus menjadi bahasa bersama dalam pengambilan kebijakan,” harapnya.


5 Komitmen Kunci: Dari Data Akurat hingga Satu Data Indonesia


Penandatanganan Komitmen Bersama EPSS 2026 memuat lima poin utama:


Meningkatkan kualitas statistik sektoral secara berkelanjutan


Memperkuat tata kelola data yang akurat dan terpadu


Mendorong kolaborasi antar perangkat daerah


Mendukung pelaksanaan EPSS 2026 secara optimal


Mewujudkan Satu Data Indonesia di Tanggamus



Komitmen ini menjadi fondasi dalam setiap proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan berbasis data.


Kepala BPS: Desa Cantik Bukan Sekadar Seremonial


Kepala BPS Tanggamus, Niken Hariyanti, menegaskan bahwa program Desa Cantik adalah transformasi nyata, bukan kegiatan simbolis.


“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk membangun budaya statistik yang baik hingga ke tingkat pekon,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan data akan berdampak langsung pada arah kebijakan.


“Ketika data tidak akurat atau tidak terkelola dengan baik, maka risiko kesalahan sasaran program pembangunan menjadi semakin besar,” jelasnya.


Sejak 2022, program Desa Cantik telah berjalan di Tanggamus, dan pada 2026 kembali ditetapkan tiga pekon sebagai lokus pembinaan.


2 OPD Jadi Fokus, 3 Pekon Siap Dibina


Dalam pelaksanaan EPSS 2026, dua OPD ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yakni:


Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura


Dinas Kesehatan



Sementara itu, tiga pekon dipilih untuk program Desa Cantik sebagai penguatan statistik di level desa.

136 ASN Pemkab Tanggamus Resmi Dilantik : Bupati Tekankan Tingkatkan Integritas Kinerja Dan Pelayanan



TANGGAMUS, (GM) -- Sebanyak 136 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) dalam sebuah prosesi yang digelar di halaman Kantor Bupati Tanggamus, Selasa, (28/4/2026).


Kegiatan ini meliputi pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS), pelantikan jabatan fungsional, serta penyerahan SK kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab besar sebagai abdi negara.


“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang hari ini telah diambil sumpah sebagai PNS, pejabat fungsional, serta menerima kenaikan pangkat. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.


Dari total 136 ASN tersebut, sebanyak 105 orang diambil sumpahnya, terdiri dari 87 CPNS (termasuk 80 jabatan fungsional) serta 18 PNS yang sebelumnya belum pernah diambil sumpah. Sementara itu, 31 ASN lainnya menerima kenaikan pangkat per 1 Mei 2026.


Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan peningkatan kinerja, terutama bagi ASN yang mendapatkan kenaikan pangkat.



“Pangkat yang lebih tinggi harus diiringi dengan integritas dan etos kerja yang lebih baik, serta keteladanan yang semakin nyata,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks, sehingga ASN dituntut untuk adaptif dan profesional dalam memberikan pelayanan publik.


“Masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan. ASN harus mampu menjawab itu dengan meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan,” katanya.


Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, menjelaskan bahwa pengambilan sumpah PNS merupakan syarat administratif penting dalam perubahan status dari CPNS menjadi PNS.


“Hari ini dilakukan pengambilan sumpah CPNS formasi 2024 menjadi PNS. Ini merupakan syarat administrasi yang nantinya juga dibutuhkan hingga masa pensiun sebagai bukti sah status kepegawaian mereka,” jelas Ivan.


Ia juga mengungkapkan bahwa penyerahan SK kenaikan pangkat kali ini terasa lebih istimewa karena dilakukan langsung oleh Bupati.


“Biasanya SK kenaikan pangkat diserahkan masing-masing. Tapi kali ini Pak Bupati menyerahkan langsung. Ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi para ASN, khususnya golongan II,” ujarnya.


Lebih lanjut, kenaikan pangkat yang diberikan mencakup golongan II, mulai dari II/a hingga II/d.


Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

Tanggamus Genjot Capaian UCJ 2026, Ribuan Pekerja Rentan Sudah Terlindungi

 


 

TANGGAMUS, (GM) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendorong percepatan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) tahun 2026. Hal ini terungkap dalam kegiatan asistensi dan monitoring evaluasi (monev) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Bapperida Jumat, (24/4/2026).


Kegiatan tersebut diikuti sejumlah OPD, di antaranya Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas PMD.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tanggamus, Doni Sangaji Barisang, menjelaskan bahwa Pemkab Tanggamus telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk mendukung program tersebut.


“Pada tahun 2026, Kabupaten Tanggamus telah menganggarkan sebesar Rp1.099.929.600 untuk perlindungan pekerja rentan,” ujarnya.


Ia merinci, anggaran tersebut terdiri dari belanja iuran jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp654.720.000 dan iuran jaminan kematian sebesar Rp445.209.600.



“Anggaran tersebut sudah direalisasikan sejak Maret 2026 untuk 5.456 pekerja rentan dengan masa perlindungan selama 12 bulan,” jelas Doni.


Tak hanya itu, Pemkab Tanggamus juga memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja sektor perkebunan.


“Melalui DBH Sawit, kami juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp10.080.000 untuk 50 pekerja perkebunan sawit yang belum terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambahnya.


Menurut Doni, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan pekerja, khususnya yang masuk kategori rentan.


“Kami juga akan menginternalisasikan nomenklatur UCJ ke dalam dokumen Perubahan RKPD Tahun 2026 sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program nasional ini,” tegasnya.


Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Tanggamus optimistis capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di daerahnya dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pekerja.

Satgas TMMD Ke 128 Kodim 0424/Tanggamus Terus Kebut Pembangunan RTLH Di Pekon Kalimiring

 


Tanggamus,(GM) -- Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0424/Tanggamus terus menggenjot pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus Kamis, (23/4/2026). 



Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan nyaman. Terlihat di lapangan, personel TNI bersama warga bahu-membahu melaksanakan pekerjaan mulai dari pemasangan dinding, plester, hingga finishing bangunan.



Semangat gotong royong tampak kuat dalam setiap proses pengerjaan. Tanpa mengenal waktu, Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar pembangunan RTLH dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh warga penerima bantuan.




Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono. S. E.,M.I.P.,.menyampaikan bahwa percepatan pembangunan ini menjadi prioritas agar manfaat program TMMD bisa segera dirasakan masyarakat.



“Pembangunan RTLH ini terus kami kebut dengan melibatkan seluruh personel dan dukungan masyarakat. Harapannya, rumah ini segera selesai dan bisa memberikan kenyamanan bagi warga,” ujarnya.



Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Wabup Agus Suranto Tekankan Merit Sistem 9 Pejabat Tanggamus Resmi Dilantik

 



TANGGAMUS, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menegaskan pentingnya penerapan sistem merit serta peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, di Ruatama Bupati Senin, (20/4/2026).


Dalam sambutannya, Agus Suranto menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi manajemen ASN yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil.


“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan bagian dari implementasi sistem merit dalam manajemen ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” ujar Agus Suranto.


Ia menegaskan, rotasi, promosi, dan mutasi merupakan langkah strategis untuk menjaga organisasi tetap dinamis dan responsif.



“Rotasi, promosi, atau mutasi merupakan langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap dinamis dan responsif dalam upaya pencapaian target kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.


Wabup juga meminta para pejabat yang dilantik untuk langsung beradaptasi dan menunjukkan kinerja optimal.


“Saya berharap kepada pejabat yang hari ini menerima mandat, untuk bergerak cepat dan bekerja secara adaptif. Kenali dengan baik medan tugas, bangun sinergi dengan tim kerja, dan ciptakan ekosistem birokrasi yang sehat, terbuka, dan kolaboratif,” tegasnya.


Ia menambahkan, ASN harus mampu bekerja dengan kepekaan dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.


“Bekerja jangan hanya berdasarkan rutinitas, tetapi dengan kepekaan, empati, dan solusi yang berdampak langsung,” katanya.


Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 9 pejabat resmi menempati jabatan baru, yakni:

• Afrida Susanti, S.E., M.M. sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

• Pramadya, S.KM., M.Kes sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

• Isman Hadi, S.E. sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan

• Budi Utomo, S.STP., M.H. sebagai Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD

• Saman, S.T. sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD

• Neng Ice Malantika, S.H. sebagai Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD

• Ibrahim, S.E., M.M. sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan

• Andi Kholil, S.H. sebagai Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

• Septa Melasuri, S.E. sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Gisting


Secara khusus, Agus Suranto menyoroti peran strategis Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah dalam menjaga tata kelola keuangan daerah.


“Jabatan ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan anggaran harus berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga berharap pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel guna meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.


“Harapan kita adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dapat kita peroleh kembali,” pungkasnya.


Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir Di Bandar Negeri Semuong

 


TANGGAMUS, (GM) -- Personel Polsek Wonosobo turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Way Banding di wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menyusul sempat meluapnya aliran sungai hingga merendam permukiman warga, Senin (13/4/2026) sore.


Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan. 


“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 14 April 2026.



Kapolsek menjelaskan, luapan air terjadi di sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa. Akibatnya, sekitar 20 rumah warga sempat tergenang air.


Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui batas normal.


“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan susulan,” jelasnya.


Kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu yang berpotensi memicu kiriman air kembali ke wilayah hilir.


“Warga di sekitar sungai agar waspada saat hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,” tandasnya.

Inflasi Tanggamus 3,48 Persen : Harga Pangan Stabil Tapi Cabai Mulai Naik

 


TANGGAMUS, (GM) -- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanggamus mencatat perkembangan inflasi yang masih terkendali di tengah dinamika harga pangan. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten II Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, di ruang rapat Wakil Bupati,  terungkap inflasi tahunan (year-on-year) Maret 2026 mencapai 3,48 persen Senin, (13/4/2026).


Secara bulanan, Tanggamus justru mengalami deflasi 0,41 persen. Sementara di tingkat Provinsi Lampung, inflasi tercatat 1,16 persen (y-on-y) dan 0,19 persen (m-to-m).


Asisten II Hendra Wijaya Mega menegaskan, kondisi inflasi Tanggamus masih relatif terkendali dengan dukungan ketersediaan pangan yang surplus di berbagai komoditas utama.


Sejumlah komoditas strategis terpantau stabil, bahkan berada di bawah rata-rata harga provinsi. Beras medium misalnya, berada di kisaran Rp13.125/kg, lebih rendah dari harga provinsi. Begitu juga gula pasir Rp17.300/kg, minyak goreng Rp20.250/liter, hingga daging ayam Rp30.000/kg.



Namun, perhatian mulai tertuju pada komoditas cabai. Cabe merah tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp31.500/kg, sementara cabe rawit bertahan di Rp49.250/kg.


“Pergerakan harga cabai perlu diwaspadai karena menjadi salah satu pemicu fluktuasi inflasi mingguan,” lanjutnya.


Dari sisi neraca pangan, Tanggamus menunjukkan kondisi aman. Beras surplus hingga 93.446 ton, jagung 8.716 ton, hingga daging sapi surplus 509 ton. Ketersediaan ini menjadi penopang utama stabilitas harga di daerah.


Sementara itu, Indikator Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan tren fluktuatif sepanjang awal 2026. Puncak tertinggi terjadi pada pekan pertama Januari sebesar 0,85, sedangkan titik terendah pada pekan pertama Februari di angka -0,64.


Pemkab Tanggamus sendiri telah melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, mulai dari operasi pasar, gerakan pangan murah, hingga monitoring harga rutin di pasar tradisional.


“Upaya pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi lintas OPD dan pemangku kepentingan, terutama menjelang momen hari besar keagamaan,” tegasnya.


Rakor tersebut turut dihadiri perwakilan OPD terkait, di antaranya dari Disnaker, Inspektorat, dan Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Dinas Kominfo, Bapperida, Dinas Perikanan, Dinas ketahanan pangan dan holtikultura, Kejaksaan, BPS dan Bapenda Tanggamus.

Bupati Tanggamus Resmikan Fasilitas Baru RSUD Batin Mangunang

 


TANGGAMUS, (GM) -- Langkah besar peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Tanggamus akhirnya resmi dimulai. Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, meresmikan sejumlah fasilitas strategis di RSUD Batin Mangunang (RSUD-BM), Selasa, (7/4/2026).


Peresmian ini mencakup Gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit), ruang penanganan obat sitotoksik, serta Cathlab (Catheterization Laboratory). 

Tak hanya itu, Bupati juga meninjau langsung kesiapan layanan hemodialisa dan alat mammografi.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran gedung dan fasilitas modern tidak akan berarti tanpa kualitas pelayanan yang mumpuni.


“Walaupun banyak gedung dan fasilitas baru, tidak akan berarti tanpa diikuti peningkatan kualitas dan kemampuan tenaga medis serta tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” tegasnya.


Menurutnya, sektor kesehatan adalah layanan yang sangat sensitif karena menyangkut keselamatan dan kepercayaan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh jajaran rumah sakit agar bekerja dengan penuh tanggung jawab.



“Seribu kebaikan bisa hilang hanya karena satu kesalahan. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.


Bupati juga mengapresiasi inovasi dan pembenahan yang terus dilakukan manajemen RSUD Batin Mangunang dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia berharap fasilitas baru ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pasien dengan kondisi kritis.


“Dengan adanya fasilitas ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti Bandar Lampung atau Pringsewu. Ini akan menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat,” jelasnya.


Lebih jauh, ia menargetkan RSUD Batin Mangunang menjadi rumah sakit rujukan utama di Tanggamus sekaligus kebanggaan masyarakat.


“Saya berharap RSUD Batin Mangunang benar-benar menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat, dengan pelayanan yang profesional dan berkualitas,” ucapnya.


Di akhir sambutan, Bupati secara resmi menyatakan seluruh fasilitas tersebut siap digunakan.


“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, fasilitas NICU, PICU, sitotoksik, dan Cathlab di RSUD Batin Mangunang saya resmikan dan siap dipergunakan,” tandasnya.


Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan di Tanggamus, dengan harapan masyarakat kini bisa mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat, lengkap, dan dekat dari rumah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Setdakab, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo, Direktur RSUD Batin Mangunang beserta jajaran, serta Direktur PT Internusa Jaya Paya.

Polsek Wonosobo Identifikasi Puting Beliung Di Pekon Banyu Urip

 


TANGGAMUS,(GM) --  Jajaran Polsek Wonosobo mengidentifikasi peristiwa hujan disertai angin kencang yang melanda Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, sebagai kejadian angin puting beliung Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. 


Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan peristiwa tersebut terjadi mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi di lapangan, sebanyak 13 bangunan warga terdampak akibat terpaan angin kencang.


“Kerusakan bangunan warga di Pekon Banyu Urip terdiri dari 1 panglong kayu rusak berat, 1 kios rusak ringan, serta 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang," kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat 3 April 2026.



Kapolsek menjelaskan, selain kerusakan rumah, angin kencang juga menumbangkan pohon di jalan pekon setempat yang kemudian menimpa jaringan listrik. Akibatnya, aliran listrik di sebagian wilayah sempat mengalami pemadaman. 


"Pada hari ini, petugas PLN telah melakukan perbaikan jaringan listrik yang terdampak," jelasnya.


Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan tidak ada warga yang harus mengungsi.


"Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah kondusif. Warga mulai melakukan pembersihan dan perbaikan rumah secara mandiri," ungkapnya.


Kapolsek menambahkan, pemerintah daerah yakni Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto dan Kalak BPBD Irvan Wahyudi juga telah meninjau lokasi.


"Kedatangan rombongan Pemkab Tanggamus selain meninjau lokasi juga memberikan bantuan kepada korban terdampak," ujarnya.

Polsek Pulau Panggung Identifikasi Dan Evakuasi Penemuan Mayat Di Pekon Tekad

 


Tanggamus,(GM) -- Personel Polsek Pulau Panggung bergerak cepat melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap penemuan sesosok mayat laki-laki di area kebun Dusun Negeri 9, Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.


Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, korban diketahui bernama Darsok (74), seorang petani/pekebun warga Tekad Blok I, Pekon Tekad. 


"Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bawah pohon pisang oleh saksi Sodikin (43), yang merupakan menantunya, saat sedang membersihkan kebun di belakang rumah," kata Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Kamis 2 April 2026.


Kapolsek menjelaskan, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi korban.



“Petugas bersama tenaga medis melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.


Selain itu, pihaknya juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi, guna memastikan kronologi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam posisi tergeletak di kebun. 


"Saksi kemudian memanggil warga lain dan bidan setempat, yang selanjutnya menyatakan korban telah meninggal dunia," ujarnya.


Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara menyimpulkan bahwa korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.


Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi.


“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan menolak autopsi. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” pungkasnya.