Tampilkan postingan dengan label LAMPUNG BARAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAMPUNG BARAT. Tampilkan semua postingan

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pisah Sambut Wakapolres Lampung Barat

 


Lampung Barat, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin menghadiri acara pisah sambut Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lampung Barat dari pejabat lama, Kompol Samsuri, S.H., M.H digantikan Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H, Senin (12/1/2026). 


Untuk diketahui, Samsuri yang sebelumnya menjabat Wakapolres Lampung Barat pindah ke Polres Kabupaten Prengsewu dengan jabatan yang sama. Sementara Abdul Rasyid sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ofs Bandar Lampung. 


Dalam sambutannya, Mad Hasnurin mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan mom momentum penting untuk memperkuat silaturahmi, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lampung Barat.


Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan seluruh masyarakat, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Kompol Samsuri, S.H., M.H. atas pengabdian, dedikasi, dan kerja keras yang telah diberikan selama bertugas di Lampung Barat. 


"Berbagai dinamika dan tantangan keamanan di wilayah Lampung Barat, baik yang berkaitan dengan kondisi geografis, sosial kemasyarakatan, maupun agenda-agenda strategis daerah, telah dihadapi dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme," kata Md Hasnurin. 


Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polres Lampung Barat dengan Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif. 


Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu Mad Hasnurin menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi, serta mendoakan agar Samsuri senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.


Selanjutnya, Mad Hasnurin menyampaikan selamat datang kepada Wakil Kepala Kepolisian Resor Lampung Barat yang baru Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H "Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Kabupaten Lampung Barat," ujarnya. 



Pihaknya berharap kehadiran beliau dapat membawa semangat baru, gagasan-gagasan konstruktif, serta memperkuat kinerja organisasi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Mengingat, Kabupaten Lampung Barat memiliki karakteristik wilayah yang cukup luas, topografi yang beragam, serta kehidupan sosial masyarakat yang majemuk.


Kondisi tersebut menuntut adanya kerja sama, komunikasi, dan koordinasi yang intensif antar seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia berharap sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik dapat terus dipelihara dan ditingkatkan demi mewujudkan Lampung Barat yang aman, damai, dan sejahtera.


Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Lampung Barat. Sebab, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim pembangunan yang berkelanjutan. 


"Dengan kebersamaan, kekompakan, semangat gotong royong, saya yakin berbaga tantangan ke depan dapat kita hadapi dan selesaikan bersama," pungkasnya. 


Sementara, Samsuri menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjabat sebagai Wakapolres di Lampung Barat. 


Ia mengungkapkan bahwa berbagai capaian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari sinergi yang solid antarinstansi.


Beliau juga memohon doa restu dalam mengemban amanah baru di Polres Prengsewu serta berharap hubungan baik antara Polri dan masyarakat Lampung Barat dapat terus terjaga dan ditingkatkan di masa mendatang.


Ditempat yang sama, Wakapolres Lampung Barat baru Abdul Rasyid menyatakan komitmennya untuk siap bersinergi dengan Kapolres Lampung Barat dalam menjalankan program. 


"Mohon bimbingannya kepada Kapolres Lampung Barat dalam menjalankan tugas ke depan. Dan saya berharap kerjasama serta dukungannya kepada Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda," pungkasnya.

Bupati Lampung Barat Melantik 2. 296 PPPK Paruh Waktu Tegasnya Patuhi Aturan



Lampung Barat, (GM) -- Sebanyak 2. 296 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Lampung Barat dilantik oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus di Lapangan kantor bupati setempat, Senin (29/12/2025). 


Ribuan PPPK dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat nomor : B/182/KPTS/IV.05/2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan bahwa PPPK Paruh Waktu yang diangkat diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik dan harus patuh terhadap aturan.


Menurut dia, diterimanya SK pengangkatan diharapkan menjadi semangat baru untuk membantu membangun Indonesia khususnya Kabupaten Lampung Barat lebih baik.



"Yang ada dipundak bapak ibuk hari ini adalah pengabdian yang tulus dan ikhlas untuk pengadian dan dedikasi dalam memberi pelayanan kepada masyarakat," ungkap Parosil Mabsus.


Parosil Mabsus mengatakan, PPPK Paruh Waktu harus menunjukkan etos kerja tinggi. 


"Insya Allah ke depan di bawah kepemimpinan bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengepaluasi PPPK Paruh Waktu, sehingga statusnya menjadi lebih terhormat lagi," ucapnya.


Salah satu PPPK Paruh Waktu, Deki Sanjaya sebagai staf Diskominfo Lampung Barat mengaku senang atas pelantikan dan diterimanya SK pengangkatan dirinya. 


"Kami berterima kasih kepada Bupati Lampung Barat yang sudah mendengarkan aspirasi kami sebagai tenaga honorer untuk diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu," kata dia seraya raut muka penuh bahagia. 


Deki Sanjaya mengatakan, dilantiknya PPPK Paruh Waktu menambah semangat baru dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.


"Teman-teman kami semua bersemangat. Ini harapan baru bagi kami untuk diangkat ASN," tandasnya.


Untuk diketahui, total keseluruhan tanaga honorer yang terdaftar sebanyak 2.336, namun yang mengikuti pelantikan sebanyak 2.296, sisanya ada yang mengundurkan diri dan meninggal dunia.

Lantik 7 Pejabat Eselon ll, Parosil Mabsus : Jangan Terjebak Zona Nyaman, Tanggung Jawab Pejabat Kini Lebih Berat

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa pelantikan tujuh pejabat eselon IIB merupakan momentum penting untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Parosil saat memberikan sambutan di Lobi Kantor Bupati Lampung Barat, Rabu (24/12/2025).


Parosil mengajak seluruh jajaran bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Barat.


Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi penantian panjang mengingat sejumlah jabatan di tujuh perangkat daerah cukup lama diisi oleh pelaksana tugas. Kondisi itu terjadi karena proses pengisian jabatan harus melalui tahapan yang panjang dan sesuai ketentuan perundang-undangan.


Ia menjelaskan bahwa para pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme seleksi terbuka yang diikuti oleh sejumlah calon dengan minat dan kompetensi untuk mengisi jabatan strategis tersebut. Proses tersebut dilakukan secara objektif dan transparan.



“Pada hari ini, bapak dan ibu telah diberikan kepercayaan oleh Bupati untuk menempati jabatan yang selama ini kosong. Kepercayaan ini tentu bukan hal yang ringan,” ujar Parosil saat menyampaikan arahan.


Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban memiliki kewenangan yang lebih luas sekaligus tanggung jawab yang lebih besar juga mampu mengemban amanah dengan penuh integritas dan dedikasi.


Parosil juga mengingatkan pentingnya keselarasan visi antara pejabat yang dilantik dengan pimpinan daerah. Ia meyakini para pejabat mampu menerjemahkan harapan dan arah kebijakan pimpinan ke dalam kinerja nyata di masing-masing perangkat daerah.


Menurut Parosil, tantangan ke depan tidaklah sederhana. Berbagai persoalan bersifat multidimensi harus segera ditangani dengan kerja keras, kolaborasi, dan langkah-langkah yang terukur.


Ia menegaskan agar para pejabat tidak terjebak pada pola kerja zona nyaman. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan aparatur yang berani keluar dari situasi sulit melalui kreativitas dan inovasi.


Parosil mengakui bahwa kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan serius. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melemahkan kinerja pemerintahan.“Dibutuhkan keberanian, ketegasan, kecepatan, serta keikhlasan dalam menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa permasalahan pembangunan tidak hanya menyangkut kepentingan daerah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung agenda nasional. 


Parosil menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik harus siap mengorbankan tenaga, pikiran, waktu, bahkan kepentingan pribadi dan keluarga demi kepentingan masyarakat Lampung Barat.


Menurutnya, komitmen tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta mewujudkan visi dan misi kepala daerah. Parosil berharap para pejabat eselon IIB yang baru dilantik dapat langsung bekerja secara efektif, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.


Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk menjaga soliditas dan profesionalisme demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Lampung Barat. Tutupnya


Berikut nama-nama pejabat yang dilantik  :

1. INDRA GUNAWAN, S.HUT., M.P. sebagai INSPEKTUR

2. ALIYURDIN, S.Sos., M.H. sebagai Kepala Dinas Sosial

3. MIA MIRANDA, ST. sebagai Kepala Dinas PUPR

4. WAHYUDI HERU ISKANDAR, S.Sos, M.I.P sebagai Kepala Dinas Perhubungan

5. Ir. ROBERT PUTRA, S.ST, M.T. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP

6. TATI SULASTRI, S.Sos, M.M. sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 

7. SUMADI, S.IP., M.M. sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

Apel dan Patroli Gabungan, Kodim 0422/Lampung Barat Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Aman

 


Lampung Barat, (GM) -- Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kodim 0422/Lampung Barat melaksanakan Apel Gabungan dan Patroli Gabungan bersama unsur terkait, Senin malam (22/12/2025).


Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dengan total kekuatan sebanyak 60 personel. Rinciannya terdiri dari 30 personel Kodim 0422/Lampung Barat, 10 personel Polres Lampung Barat, 10 personel Satpol PP Lampung Barat, serta 10 personel Dinas Perhubungan Lampung Barat.



Usai pelaksanaan apel gabungan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital di wilayah Lampung Barat. Adapun rute patroli meliputi Gereja GPDI Kelurahan Way Mengaku, seputaran Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, kawasan wisata Kebun Raya Liwa, Taman Kota Liwa, hingga Bundaran Tugu Liwa.


Dandim 0422/Lampung Barat yang diwakili Pasi Ops Kapten Inf Bekti menyampaikan bahwa kegiatan apel dan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.


“Kegiatan apel dan patroli gabungan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Melalui patroli ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Barat,” ujar Kapten Inf Bekti.

Resmikan Gedung IGD Rumah Sakit Alimudin Umar : Parosil Mabsus Minta Petugas Layani Pasien Dan Mesuport

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meresmikan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daerah (RSD) Alimuddin Umar. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan keliling melakukan pengecekan ruangan dan perlengkapan, Senin (22/12/2025). 


Bupati Lampung Barat meminta agar petugas dalam melakukan pelayanan memberikan pelayanan dengan ramah, senyum, ikhlas sesuai dengan sumpah profesi yang mereka emban.


"Pokoknya seperti apapun keadaan dan kondisi kita, wajib senyum dalam memberikan pelayanan kepada pasien," pinta Parosil Mabsus. 



Menurut Parosil Mabsus, selain ruangan dan peralatan yang memadai, pelayanan yang ramah tidak kalah pentingnya terhadap percepatan kesehatan masyarakat. 


"Kadang-kadang orang itu bisa sembuh, sehat karena cuma modal kita senyum dan memberikan sepirit serta motivasi penyemangat, menyejukkan, sakitnya bisa sembuh," ungkap Parosil Mabsus. 


"Karena seorang dokter ini jika memberikan vonis bisa membuat justru beban, namun jika memberikan sebuah harapan hidup, meyakinkan bahwa penyakit itu tidak ada yang bisa disembuhkan, pasien pasti mempunyai semangat kuat untuk sembuh," sambungnya. 


Usai meresmikan ruangan IGD, Bupati Lampung Barat keliling ruangan untuk melakukan peninjauan terhadap pasien-pasien. 


Dalam kunjungannya, Parosil Mabsus menanyakan langsung terhadap pelayanan dan keluhan dari pada pasien-pasien. Hal itu untuk memastikan pelayanan prima kepada pasien.

Batu Brak Untuk Lampung : Pekon Balak Menjadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Dan Warisan Budaya



Lampung Barat, (GM) -- Pekon Balak di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya dalam program unggulan Gubernur Lampung Rabu, (10/12/25).


Penetapan ini menempatkan Pekon Balak sebagai representasi kearifan lokal dan pintu gerbang budaya Lampung Barat, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata berbasis tradisi.


Penetapan tersebut mengemuka dalam kegiatan Audiensi dengan Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka Kunjungan Desa Budaya. 


Rombongan tenaga pendamping gubernur diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi pusat Desa Wisata Budaya.


Hadir dalam rombongan, Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Provinsi Lampung Ir. Ansori Dzausal, MT., serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan Rahmat Satori, didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung Barat.


Ir. Ansori Dzausal menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program Gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.



“Program Pak Gubernur mendorong desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak termasuk salah satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” ujar Ansori.


Ia menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.


“Festival sehari dua hari itu biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat wisatawan. Pada akhirnya, wisata itu harus bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada kenangan yang membuat orang ingin kembali,” lanjutnya.


Ansori juga menekankan bahwa Pekon Balak dipilih karena posisi strategisnya sebagai “pintu gerbang keluar masuknya budaya Lampung Barat”, sehingga dinilai pantas menjadi pusat pengembangan budaya daerah.


Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami berterima kasih karena Lampung Barat, khususnya Pekon Balak, terpilih sebagai pusat wisata cagar budaya. Kami berharap pendampingan dari tim gubernur mampu menguatkan kembali budaya Batu Brak dan membuktikan bahwa Pekon Balak siap menjadi wajah budaya Lampung Barat,” ucapnya.


Wabup juga menyampaikan kondisi pembangunan Gedung Pakuon, rumah adat yang sejak 10 tahun terakhir terhenti pembangunannya.


“Gedung Pakuon sudah diatap, tapi 10 tahun ini mandek karena keterbatasan anggaran. Kami mohon bantuan Pak Gubernur agar pembangunan ini dapat dituntaskan, mengingat lokasi ini direncanakan menjadi pusat wisata budaya Pekon Balak,” tambahnya.


Penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya membawa harapan besar bagi masyarakat adat dan pelaku wisata di Lampung Barat.


Selain menjaga tradisi, program ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru, mulai dari kerajinan lokal, kuliner, hingga agenda budaya yang berkelanjutan sepanjang tahun.


Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, serta kesiapan masyarakat adat Batu Brak, Pekon Balak diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memberi kesejahteraan bagi warganya.

Proyek Pengaspalan Jalan Pekon Waspada Disambut Antusias Warga Suasana



Lampung Barat, Waspada (GM) -- Perasaan gembira tampak di wajah warga Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, setelah sekian lama menanti, jalan sepanjang 2,9 Kilo Meter yang menjadi akses pendistribusian prekonomian masyarakat akhirnya diaspal oleh Pemerintah Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).


Tidak ingin dengan hasil yang kurang memuaskan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus turun langsung meninjau berlangsungnya pengaspalan, Senin 08 Desember 2025. 


Peninjauan dilakukan Bupati untuk memastikan sejauh mana progres yang telah dikerjakan rekanan serta ingin memastikan mutu pekerjaan.


Bupati menginginkan pekerjaan tidak asal-asalan, sebab pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan prekonomian masyarakat setempat. 


Selain melakukan peninjauan, Bupati meminta dilakukan pengecekan ketebalan jalan yang telah diaspal, apakah ketebalan dan bahannya sesuai dengan speck yang ditentukan.


Bupati dua periode itu dengan teliti memperhatikan kualitas infrastruktur fisik pengaspalan jalan Pekon Waspada. Menurutnya, sektor infrastruktur berpengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.



Dengan pengerjaan yang berkualitas, Parosil Mabsus berharap masyarakat puas dengan kualitas infrastruktur yang dibangun ditahun pertama jabatannya pada periode kedua. 


Ia juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama meningkatkan rasa syukur dengan menjaga serta merawat jalan tersebut agar dapat dipergunakan jangka panjang. 


Fatimah, salah satu warga yang berada di lokasi menyampaikan rasa syukur atas pengaspalan tersebut. Ia mengaku perbaikan ruas jalan telah lama dinantikan warga.


Dengan raut muka gembira ia berharap, keberadaan jalan baru ini dapat memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.


"Terimakasih pak Presiden, terimakasih Pak Gubernur, terimakasih Pak Bupati jalan kami sudah mulus," tutur warga dihadapan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. 


Untuk diketahui, sebelum melakukan peninjauan jalan Pekon Waspada Bupati Lampung Barat didampingi jajaran terlebih dahulu mengunjungi beberapa titik perbaikan ruas jalan di Kecamatan Kebun Tebu, Gedung Surian dan Air Hitam. 


Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memastikan progres perbaikan-perbaikan ruas jalan yang dilakukan di tahun 2025.

Kunjungan Kerja Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung : Pemkab Lampung Barat Siap Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Dan Moderasi Beragama

 



Lampung Barat,(GM) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung melakukan kunjungan kerja dan pembinaan ASN di Kabupaten Lampung Barat, Jumat (5/12/2025).


Kegiatan yang dipusatkan di MTs Negeri 1 Lampung Barat, Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, dihadiri para pejabat Kemenag, jajaran ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan majelis-majelis agama se-Lampung Barat.


Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat Drs. Nukman, MM, hadir mewakili bupati Parosil Mabsus, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Kanwil Kemenag Lampung beserta rombongan.


Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Nukman, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian Kemenag terhadap penguatan pendidikan dan kehidupan keagamaan di daerah.


“Kehadiran Bapak Kepala Kanwil tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi juga wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan keagamaan, dan pembangunan karakter generasi bangsa,” ujar Sekda.


Pemkab menilai Kemenag memegang peran strategis dalam membina kehidupan umat beragama, menjaga moderasi beragama, serta memajukan pendidikan madrasah.


Karena itu, Pemkab menyatakan siap memperkuat kolaborasi dengan Kemenag dalam sejumlah isu prioritas, di antaranya.

Peningkatan kompetensi guru madrasah melalui pelatihan dan penguatan digital, pemerataan sarana prasarana pendidikan madrasah, dan penguatan moderasi beragama untuk menjaga kerukunan.


Selain itu, kolaborasi program pembangunan SDM dan kesejahteraan guru, kemudian optimalisasi layanan keagamaan, termasuk penyuluhan, bimbingan perkawinan, serta layanan haji dan umrah.


Sekda juga menekankan transformasi madrasah yang kini menjadi pilihan utama masyarakat.



“Madrasah telah bertransformasi, tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga membekali peserta didik dengan kompetensi abad 21. Kami berharap MTsN 1 dan seluruh madrasah di Lampung Barat menjadi pusat pembentukan karakter unggul,” ungkapnya.


Dalam kunjungannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., menegaskan bahwa jabatan harus membawa manfaat bagi masyarakat.


"Kita harus berjalan bersama untuk membangun Kementerian Agama Lampung,” ucapnya.


Ia mengingatkan bahwa ASN Kemenag harus menjadi pelayan publik yang responsif dan berintegritas.


“Bukan saatnya pejabat duduk enak lalu masyarakat dicuekin. Pelayanan prima adalah wajah Kementerian Agama: cepat, sopan, ramah, dan bertanggung jawab,” tegasnya.


Zulkarnain juga menekankan pentingnya prinsip Asta Protas sebagai arah gerak Kemenag, yaitu responsif, kolaboratif, memperkuat layanan digital, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menjaga kerukunan masyarakat.


“Jika kamu tidak bisa menyenangkan semua orang, senangkanlah beberapa orang. Jika tidak, jangan sakiti satu orang pun,” tukasnya.


Sementara itu, Plt. Kepala Kemenag Lampung Barat, Miftahus Surur, S.Ag., M.Si., memaparkan kondisi keagamaan serta capaian lembaga pendidikan di bawah Kemenag.


Lampung Barat, dengan jumlah penduduk 312.376 jiwa, memiliki keberagaman yang saling menguatkan: 99% Muslim, disusul Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.


Kerukunan antarumat beragama di daerah ini juga sangat baik, dengan indeks kerukunan 2024 mencapai 78, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional di angka 76,02.


Ia juga menyampaikan data kelembagaan keagamaan yang terdapat 5 madrasah negeri dan 105 madrasah swasta, seluruh madrasah negeri telah meraih predikat Adiwiyata tingkat nasional atau mandiri.


Selain itu, terdapat 43 pondok pesantren, 15 KUA kecamatan: terdiri dari 3 KUA SBSN, 4 KUA hibah Pemda, dan 1 KUA yang belum memiliki kantor.


Selanjutnya ada 405 ASN, terdiri dari PNS, CPNS, PPPK, dan P3K paruh waktu. 1.416 guru, termasuk guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam. 41 penyuluh agama dari berbagai agama, dan terdapat 1.020 rumah ibadah, mulai dari masjid, musala, gereja, pura, hingga vihara.


Miftahus Surur menekankan bahwa meskipun jumlah tokoh agama saat ini 226 orang, idealnya dibutuhkan lebih dari 4.000 tokoh untuk jumlah penduduk yang ada.


“Namun demikian, tingkat kerukunan kita sangat membanggakan. Ini menjadi modal sosial penting bagi pembangunan Lampung Barat ke depan,” pungkasnya.


Kegiatan kunjungan kerja ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Kemenag.


Baik Pemkab maupun Kemenag bertekad meningkatkan kualitas layanan publik, pendidikan madrasah, serta penguatan moderasi beragama demi mewujudkan masyarakat Lampung Barat yang cerdas, rukun, dan berkarakter.

Prestasi Gemilang : SMPN Satu Atap Batu Brak Raih Juara 1 Nasional Lomba Video Inspiratif

 


Lampung Barat,(GM) -- Meski berada di ujung Provinsi Lampung, tidak menghalangi dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Barat berhasil mengukir prestasi gemilang salah satunya dengan meraih juara I Apresiasi Video Inspiratif (AVI) tingkat Nasional. Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMP N) I Atap Batu Brak keluar sebagai juara I dari 717 peserta se-Indonesia Selasa, (2/12/2025). 


Dengan mengangkat judul Roda-roda Mimpi video yang di perankan guru berkolaborasi dengan siswa SMP N 1 Atap Batu Brak menggambarkan bagaimana semangat belajar meski dalam keterbatasan. Tri Wiranto (pemeran) salah satu siswa yang memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi berbeda dari siswa pada umumnya namun memiliki mimpi dan semangat berjuang layaknya siswa lainnya. 


Dinobatkan sebagai juara I, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti kepada Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melalui Kepala Sekolah SMP N 1 Atap Batu Brak Siti Zuhro di Jakarta


Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi gemilang yang diraih SMP N 1 Atap Batu Brak. 



"Saya merasa bangga ada sekolah di Lampung Barat berprestasi tingkat Nasional melalui lomba video. Ini adalah karya dari anak-anak SMP N I Atap Batu Brak," kata Parosil Mabsus kepada tim rilis pada Diskominfo Lampung Barat, Selasa 02 Desember 2025. 


Parosil Mabsus menambahkan bahwa prestasi menunjukkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Barat yang mampu bersaing di tingkat Nasional.


"Lomba ini diikuti oleh 717 peserta se-Indonesia. Tapi yang menjadi juara adalah SMP N I Atap Batu Brak, luar biasa, kami dari Pemerintah Daerah merasa bangga dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas prestasi ini," ungkap Parosil Mabsus. 


Terakhir, ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan terus berkomitmen mendukung dunia pendidikan dalam berkarya dan berinovasi, agar semakin banyak prestasi Nasional lahir dari daerah.


Ia berharap keberhasilan SMP Satu Atap 1 Batu Brak dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Lampung Barat untuk terus berkarya.


Sementara, Kepala SMP Satu Atap 1 Batu Brak Siti Zuhro, mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian bersejarah tersebut.


Siti Zuhro juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan atas diraihnya penghargaan yang mengharumkan nama Lampung Barat.


"Ini buah dari kerja keras siswa-siswi kami serta guru pembina. Prestasi ini membuktikan bahwa sekolah dari wilayah terpencil pun mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional, trima kasih kepada semua pihak yang sudah member dukungan," pungkasnya.

Resmi : Bupati Lambar Ditetapkan Menjadi Pelindung Ketua DPRD Sebagai Ketua PMI Lampung Barat



Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus ditetapkan sebagai pelindung PMI Kabupaten Lampung Barat. Jabatan itu tertera pada struktur kepengurusan PMI periode 2025-2030.

Untuk diketahui, Edi Novial yang juga merupakan ketua DPRD setempat, kembali nahkodai PMI Lampung Barat untuk lima tahun ke depan. 

Edi Novial dilantik oleh Ibu Gubernur Purnama Wulan Sari Mirza yang juga sebagai ketua PMI Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin 17 November 2025. 

Pelantikan PMI Lampung Barat bersamaan dengan delapan Kabupaten kota lain. Dianataranya Lampung Barat, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Pesawaran, Waykanan, Pringsewu, Mesuji dan Lampung Utara. 

Pelindung PMI, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meminta seluruh jajaran PMI Kabupaten Lampung Barat untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama Pemerintah Daerah mewujudkan kesehatan yang berkualitas.


"Selamat atas dilantiknya ketua PMI Kabupaten Lampung Barat. Ke depan saya berharap harus menjadi wadah yang terus memberikan inspirasi, dukungan, dan melakukan pembinaan relawan. Jaga sikap dan selalu bersinergis dengan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan yang berkualitas," pesan Parosil Mabsus. 

Menurut dia, PMI merupakan wadah yang berdiri atas asas perikemanusiaan dan atas dasar sukarela, tidak membeda-bedakan suku, ras, agama dan paham politik. PMI telah menjadi salah satu mitra penting Pemerintah Daerah dalam penanganan bencana, pelayanan kesehatan dan sosial.

Untuk itu, dia berpesan kepada segenap pengurus PMI, anggota dan relawan untuk terus mengembangkan diri dan profesional dalam menjalankan setiap tugas yang diemban.

"Pengurus dan seluruh anggota PMI harus bangga, siap dan sigap dalam mengemban tugas mulia, sesuai dengan salh satu misi PMI Kabupaten Lampung Barat yaitu memperluas layanan PMI yang inklusif melalui penerapan standar pelayanan menuju ketahanan masyarakat yang semakin kuat," kata dia. 

Sementara Ketua PMI Kabupaten Lampung Barat yang baru saja dilantik Edi Novial mengatakan, bahwa PMI terus menguatkan kerjasama dan sinergitas dengan seluruh mitra termasuk pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

"Kita akan terus gaungkan kerjasama dengan seluruh mitra. Untuk itu dirinya juga meminta seluruh pengurus, anggota dan relawan di Kabupaten, Kecamatan terus siap siaga menjalani tugas-tugasnya," ujarnya.

Parosil Mabsus Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Lampung Barat

 


Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus resmi dilantik menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desan Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Lampung Barat.


Parosil Mabsus, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat dilantik bersamaan dengan kepala daerah lainnya se-Provinsi Lampung, sesudah pelantikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang diduduki oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.


Pelantik berlangsung di Bukit Mas Resto, jalan Raden Imba Kusuma, Bandar Lampung, Rabu 12 November 2025. Sore. Suasana khidmat namun penuh optimisme mewarnai acara tersebut.



Parosil Mabsus mengatakan, Abpednas sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Indonesia. Organisasi ini berfungsi untuk menyatukan, menampung, dan menyalurkan aspirasi BPD sebagai mitra pemerintah Pekon (Desa) dalam membangun desa.


"Abpendnas sebagai alat komunikasi dan wadah untuk silaturahmi, diskusi, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Daerah serta menjalin sinergi dengan Pemerintah Desa, kecamatan, dan kabupaten," Ucap Parosil Mabsus.


Dengan adanya Abpednas, ia berharap dapat berperan aktif dalam mengawal dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di desa, sehingga potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal.


"Saya berharap dengan adanya organisasi Abpendnas ini kesejahteraan desa menjadi prioritas utama pemerintah dan pembangunan desa dapat terus diperhatikan, terutama melalui Hari Desa Nasional," tuturnya. 


Dalam kesempatan itu, Parosil Mabsus mengajak seluruh ketua maupun pengurus Abpendanas tingkat Provinsi maupun Kabupaten untuk selalau kompak dalam kepengurusan serta selalu siap mengawal seluruh program pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Parosil Mabsus Tegur Pihak Samsat Lampung Barat : Jangan Persulit Setiap Pembayar Pajak Jangan Ada Lagi Sistem Titip, Tembak



Lampung Barat,(GM) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, masyarakat sudah terbudaya melakukan pembayaran pajak kendaraan dengan menembak atau menitip dengan pegawai Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). Hal tersebut karena dianggap masyarakat proses terlalu rumit.


"Sudah menjadi budaya masyarakat selama ini lebih baik nitip asal jangan pusing. Untuk itu sekiranya agar proses pembayaran pajak kendaraan bermotor tidak dipersulit, terutama menyangkut persyaratan administrasi," kata Parosil Mabsus. 


Ungkapan itu disampaikan Parosil Mabsus saat mengadakan pertemuan dengan Plt Kepala Samsat Lampung Barat Sangun di rumah dinas Bupati setempat, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Selasa 04 November 2025. 



Parosil Mabsus menyayangkan jika ada masyarakat yang batal membayar pajak hanya karena terkendala administrasi. Jika terlalu banyak syarat administrasi, masyarakat menjadi enggan membayar pajak.


"Padahal mereka berniat dan mempunyai keinginan taat pajak akan tetapi karena sulitnya administrasi sehingga masyarakat tidak betah pusing, ujung-ujungnya tidak jadi membayar pajak," ujar Parosil. 


Parosil Mabsus berharap, pelayanan Samsat bisa lebih fleksibel dan memudahkan, terutama bagi masyarakat yang memang memiliki itikad baik untuk melunasi kewajiban pajaknya. Ia menekankan bahwa pelayanan yang mudah akan berbanding lurus dengan peningkatan PAD dan kepatuhan masyarakat.


Sementara, Plt kepala Samsat Lampung Barat Sangun, menyambut baik sampaian Parosil Mabsus. Ia menuturkan yunit kendaraan di Lampung Barat sudah mencapai 96 ribu. 


"Kita akan memulai taat pajak dari Apartur Sipil Negara (ASN) pak Bupati. Dan kalau memang mau efektip mungkin bisa kita ciptakan trobosan Samsat Desa untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak," tutupnya.

Bupati Dan Damdim Lampung Barat Bersinergi Sukseskan Program Koperasi Merah Putih

 



Lampung Barat,(GM) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Kodim 0422 LB menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program nasional Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 


Dukungan tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Damdim  0422 LB Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Rizky Kurniawan ketika melakukan pertemuan di rumah dinas Bupati Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit, Selasa 04 November 2025. 


Dalam pertemuan tersebut, Parosil Mabsus menjelaskan, di Lampung Barat terdapat 135 Koperasi Merah Putih yang sudah berbadan hukum, namun sejauh ini baru ada satu yang beroprasi di pekon Trimulyo Kecamatan Gedung Surian. 


"Dari 135 Koperasi Merah Putih di Lampung Barat baru satu yang sudah beroprasi yaitu di Pekon Trimulyo Kecamatan Gedung Surian. Yang lainnya hingga hari ini belum beroprasi dengan berbagai kendala," jelas Parosil Mabsus. 



Mendengar sampaian Bupati Lampung Barat, Dandim 0422 LB Rizky Kurniawan menegaskan bahwa jajaran TNI akan melakukan pendampingan dan monitoring agar pelaksanaan pembangunan koperasi desa berjalan baik.


"TNI mendapat intruksi agar mendukung program pemerintah untuk membangun 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih. Dukungan TNI ini mencakup bantuan fisik dalam pembangunan gerai dan gudang koperasi, dengan target penyelesaian program pada awal tahun 2026. Tujuannya adalah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat Pekon (desa) dan kelurahan," ungkapnya. 


Rizky Kurniawan menuturkan sejauh ini masih terkendala terhadap lokasi lahan pembangunan gedung Koprasi Merah Putih. Ia meminta dukungan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menjembatani kepada Kecamatan maupun Pekon agar mendapatkan lahan yang sterategis. 


"Kami membutuhkan lahan, dengan luas 600-1000 meter. Mohon bantuan kepada Pemda agar menjembatani ke pihak kecamatan dan pekon siapa tau ada lahan yang dapat dipergunakan untuk pembangunan gedung Koperasi Merah Putih," tuturnya. 


Ia menjelaskan, kendati pihaknya yang melakukan pembangunan fisik gedung Koperasi Merah Putih tersebut, nantinya gedung itu akan menjadi aset dan dikelola oleh pihak Pekon. 


"Rencananya untuk Lampung Barat kita akan bangun 6 gedung Koperasi Merah Putih. Untuk yang satunya pembangunn sudah mulai berjalan, ke depan kita butuh lima lahan lagi," ujarnya. 


Menanggapi itu, Parosil Mabsus menyambut baik dan menyatakan siap berkolaborasi dengan semua pihak demi suksesnya Koperasi Merah Putih khususnya di Lampung Barat. 


Terkait lahan lokasi tembangunan, Parosil Mabsus mengaku pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu. Ia mempunyai keinginan lokasi berdirinya Koperasi Merah Putih ini nantinya berada di tempat yang sterategis sehingga keberadaannya berjalan sesuai dengan yang direncanakan. 


"Lokasinya harus berada di pinggir jalan. Semoga keberadaannya dapat memperkuat ekonomi Pekon dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena program Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program strategis nasional dalam rangka membangun kemandirian ekonomi desa," pungkasnya. 


Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, diharapkan koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan khusunya di Lampung Barat.

Siswa Asal Lambar Kembali Torehkan Prestasi, Parosil Mabsus : Ini Bukti Keberhasilan Pendidikan Di Lampung Barat

 


Lampung Barat,(GM) -- Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Barat, pasalnya empat putra-putri terbaik daerah sukses meraih Juara Umum Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SMP Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025. Capain gemilang tersebut mendapat apresiasi langsung dari kepala daerah bumi beguai jejama sai betik Parosil Mabsus, Jum'at (31/10/2025). 


Empat putra-putri terbaik Lampung Barat tersebut adalah Ahmad Latif Saputra (SMP Negeri Kebun Tebu) Juara 1 Komedi Tunggal Putra, Febiola Giansa Putri (SMP Negeri Sekuting Terpadu) Juara 1 Komedi Tunggal Putri, Nisya Seviyani (SMP Negeri Sekuting Terpadu) –Juara 1 Menulis Cerpen Putri dan Diky Fernando (SMP Muhammadiyah Sukau) Juara Harapan 1 Menulis Cerpen Putra.


Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Lampung tersebut berlangsung di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung, Kamis (30/10/2025).


Menurut Parosil Mabsus, keberhasilan ini menegaskan bahwa semangat dan kecintaan terhadap bahasa daerah di kalangan generasi muda Lampung Barat terus tumbuh dan membuahkan hasil membanggakan.


Parosil Mabsus mengungkapkan rasa bangganya terhadap kerja keras para peserta, guru pembimbing, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah berjuang hingga membawa nama Lampung Barat menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.



"Ini salah satu bukti keberhasilan atas dunia pendidikan di Lampung Barat. Prestasi ini adalah hasil kerja keras, ketekunan, serta dukungan penuh dari semua pihak, anak-anak kita telah membuktikan bahwa siswa yang berasal dari ujung Lampung mampu bersaing di tingkat Provinsi," ucapnya. 


Kepala daerah yang mengawali karier sebagai guru tersebut berharap capaian prestasi gemilang ini dapat memacu semangat siswa-siswi Lampung Barat untuk membuktikan bahwa meskipun berasal dari ujung Lampung mampu bersaing dengan sekolah-sekolah dari daerah lainnya. 


"Dengan keberhasilan ini ke depan menunjukkan bahwa siswa asal Lampung Barat berpotensi mendapat prestasi di tingkat Nasional. Terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada anak-anakku yang sudah mengharumkan Lampung Barat," tuturnya. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Barat Tati Sulastri menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh pihak yang terlibat, baik guru, pembina, maupun peserta lomba.


Tati Sulastri menyampaikan atas capaian putra -putri terbaik Lampung Barat tersebut, Lampung Barat dinobatkan sebagai Juara Umum Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025.


"Ini suatu kebanggan bagi kita semua, meskipun tidak ada anggaran karena kita tahu kondisi APBD saat ini, tetapi semangat kami untuk ikut berkompetisi tidak pernah surut. Dan terbukti, Lampung Barat berhasil meraih juara umum tingkat provinsi," pungkasnya.

Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPK Lampung, Mad Hasnurin : Bimbingan BPK Penting Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

 


Lampung Barat,(GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menegaskan pentingnya peran strategis dan bimbingan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dalam pengelolaan keuangan Daerah. 


Hal itu di sampaikan Mad Hasnurin disela menghadiri pengukuhan kepala perwakilan BPK Provinsi Lampung di gedung Pusiban, Bandar Lampung, 27 Oktober 2025. 


Agus Setyawan, resmi dilantik Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPKP RI Nomor KP.01.03/ΚΕΡ-400/K/SU/2025 tanggal 19 September 2025 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan BPKP.


Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Agus Setiawan.



"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Agus Setiawan. Semoga amanah ini membawa semangat baru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas," kata Gubernur.


Gubernur menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Lampung dan BPKP dalam memperkuat efektivitas program pembangunan dan memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"BPKP adalah mitra strategis pemerintah. Melalui pengawasan yang profesional, BPKP membantu memastikan setiap kebijakan berjalan tepat arah, efisien, dan berdampak positif bagi masyarakat," ujarnya.


Sementara, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin mengapresiasi bimbingan dan kerjasama yang telah dilakukan BPK Perwakilan Lampung.


"Semoga ke depan di bawah Kamando Kepala perwakilan BPK Provinsi Lampung Agus Setyawan kerjasama dan bimbingan akan lebih baik, sehingga pengelolaan keuangan daerah khususnya di Lampung Barat tidak mengalami kendala dan sesuai dengan aturan serta regulasi yang ada, "ujarnya.

Bupati Parosil Mabsus Apresiasi Santri Berprestasi Di Hari Santri Nasional 2025, Hadiahkan Umroh Dan Sepeda

 


Lampung Barat,(GM) -- Momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lampung Barat menjadi hari yang khidmat dan istimewa.


Tak hanya menjadi simbol kebangkitan semangat santri, peringatan yang dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Sekincau, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau ini juga menjadi ajang apresiasi bagi putra-putri terbaik yang menunjukkan dedikasi dan kontribusinya dalam acara tersebut.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel peringatan yang berlangsung khidmat pada Rabu pagi (22/10/2025).


Upacara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting, di antaranya: Ketua Penyelenggara Kyai Agus Mualif, Plt. Kepala Kemenag, Ketua BAZNAS, Ketua MUI, Ketua PCNU Lampung Barat, Ketua Ansor, Ketua Muslimat NU, Ketua Fatayat, Kapolsek Sekincau, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, para kepala perangkat daerah, para santri, alim ulama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati Parosil mengajak seluruh peserta apel untuk mengenang jasa para santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.



"Hari Santri tahun 2025 mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai Islam rahmatan lil 'alamin dalam membangun dunia yang damai dan beradab," ujar Bupati Parosil dalam pidatonya.


Sebagai bentuk nyata apresiasi kepada para santri dan generasi muda, dua hadiah umroh diserahkan langsung oleh Bupati Parosil kepada dua peserta apel. Mereka adalah Cheisa Ida, pembawa baki penaikan bendera asal SMA Negeri 1 Sekincau, dan Movi Muntovia, pembawa acara (MC) asal Kecamatan Sekincau yang kini tengah menempuh studi di Universitas Terbuka Bandar Lampung.


Keduanya tak kuasa menahan haru dan rasa bangga saat nama mereka disebut di tengah ratusan pasang mata. Cheisa Ida, yang dengan tegap di antara barisan usai membawa baki bendera pada saat upacara, mengaku terkejut saat disebut namanya menerima hadiah umroh untuk tahun 2026.


“Perasaan saya kaget, juga senang. Terima kasih buat Bapak Bupati yang sudah memberi apresiasi kepada kami karena mengibarkan bendera,” ucap Cheisa singkat dengan mata berkaca-kaca.


Sementara itu, Movi Muntovia menyampaikan rasa syukurnya dan mendoakan Bupati Parosil agar senantiasa diberkahi dalam setiap langkahnya.


“Di sini saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Parosil Mabsus yang sudah memberikan saya hadiah umroh. Semoga bapak selalu diberikan kesehatan, umur yang panjang, serta selalu diridhoi dan penuh keberkahan,” ujarnya dengan haru dan antusias.


Dalam suasana yang hangat dan akrab, Bupati Parosil juga memberikan satu unit sepeda kepada Kaila Khoirunnisa, siswi kelas 12 dari Madrasah Aliyah Nurul Iman Sekincau. Ia berhasil menjawab dengan tepat pertanyaan dari Bupati mengenai sejarah Hari Santri Nasional, yaitu tanggal 22 Oktober 2015 sebagai hari pertama peringatan nasional tersebut.


Tidak hanya itu, sebagai bagian dari semangat kepedulian dan keberlanjutan, Bupati Parosil menyerahkan bantuan dari BAZNAS kepada para santri yang hadir. Bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah dan lembaga zakat terhadap pendidikan dan kesejahteraan santri.


Sebagai penutup acara, dilakukan pula penanaman pohon bersama, simbol komitmen untuk menjaga lingkungan dan menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada para generasi muda, khususnya para santri.


Dalam pidatonya yang panjang, Bupati Parosil menegaskan pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa di era modern. Ia menyebut bahwa negara kini memberikan perhatian serius kepada pesantren melalui berbagai regulasi dan program nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk santri.


"Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri," tegasnya.


Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan pesan kuat: "Barangsiapa yang menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Maka tanamlah ilmu dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, hormati guru, kiai, dan cintai Tanah Air. Karena dari tangan para santrilah, masa depan Indonesia akan ditulis," pungkasnya.


Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Lampung Barat bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penuh makna yang menghidupkan kembali semangat perjuangan, dedikasi, dan kontribusi santri bagi bangsa.


Melalui apresiasi nyata dari pemerintah daerah, semangat para santri dan generasi muda Lampung Barat diharapkan semakin berkobar untuk terus belajar, berkontribusi, dan mencintai negeri ini dengan sepenuh hati.

Ketua Laskar Lampung Kecam Oknum Yang Ingin Mencoba Menghalangi Pembangunan Badan Jalan

  


Tanggamus,(GM) -- Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI) DPC Kabupaten Tanggamus, Hearly Egi, menyatakan sikap tegas menolak narasi penolakan pembangunan trase Jalan Waynipah – Tampang Tua yang disuarakan Ir. Edy Karizal, Rabu (15/10/2025). 


Pernyataan yang menyebut proyek jalan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap komitmen penurunan emisi gas rumah kaca dinilai menyesatkan dan tidak berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.


Menurut Hearly, pembangunan akses jalan merupakan kebutuhan mendasar warga pesisir dan pegunungan yang selama puluhan tahun hidup dalam keterisolasian.


Ia menyebut, mengaitkan kepentingan dasar rakyat dengan agenda global penurunan emisi tanpa melihat kondisi sosial-ekonomi di lapangan adalah bentuk arogansi intelektual.


“Jalan ini bukan proyek seremonial. Ini urat nadi ekonomi rakyat Tanggamus yang sudah lama menunggu akses transportasi yang layak. Jangan bicara soal emisi sambil menutup mata terhadap penderitaan warga,”Tegas Hearly.


Hearly menantang pihak-pihak yang menolak proyek tersebut untuk turun langsung ke lapangan, menyaksikan sendiri bagaimana warga harus melewati jalur curam hanya untuk memasarkan hasil bumi atau mendapatkan pelayanan kesehatan.


Laskar Lampung menilai, komitmen lingkungan tidak boleh dijadikan dalih untuk membiarkan daerah tetap terisolasi.


Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Tampang Tua memiliki hak atas tanah dan sumber daya alam sebagaimana dijamin Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, yang mengakui dan menghormati hak-hak tradisional masyarakat adat.


Sementara pembangunan jalan bukan hanya soal beton dan aspal. Ia adalah jembatan harapan yang menghubungkan keterpencilan dengan peradaban.


Mengedepankan narasi penurunan emisi tanpa menghadirkan solusi bagi rakyat kecil sama saja dengan menempatkan kepentingan global di atas penderitaan lokal.



Agenda lingkungan memang penting, tetapi kebijakan hijau tidak boleh dipahami secara kaku hingga menutup akses rakyat terhadap hak ekonomi dan sosialnya. Pembangunan hijau seharusnya tidak memiskinkan rakyat, tetapi membebaskan mereka dari keterisolasian.


Jika masih ada warga yang harus menempuh medan berbahaya hanya untuk menjual hasil panen, maka yang layak dikoreksi bukan aspirasi pembangunan, tetapi cara pandang elit yang abai terhadap realitas sosial.


Laskar Lampung Indonesia DPC Tanggamus menegaskan akan terus mengawal proyek trase Jalan Waynipah – Tampang Tua dan tidak segan mengambil sikap jika terdapat upaya penggiringan opini publik yang menghambat pembangunan infrastruktur strategis untuk rakyat.

Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin Hadiri Silaturahmi Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi

 


Lampung Barat,(GM) -- Momen bersejarah digelar di Mahan Agung Kota Bandar Lampung pada Senin malam, (13/10/2025).


Dalam acara Silaturahmi dan Penyambutan Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. Acara yang dimulai pada pukul 19.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, hingga seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Lampung.


Acara ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara Pangdam XXI/Radin Inten dengan jajaran pejabat daerah, serta memperkenalkan Pangdam yang baru saja menjabat.


Dengan adanya acara itu, Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin yang hadir pada acara tersebut, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Mayjen Kristomei Sianturi.



"Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami di Lampung Barat dan seluruh masyarakat Provinsi Lampung. Kehadiran Pangdam XXI/Radin Inten akan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun daerah dan menjaga stabilitas keamanan," ujar Mad Hasnurin


"Saya percaya, dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki oleh Pangdam, kita semua akan semakin maju dan sejahtera," tambahnya.


Acara ini berlangsung dengan penuh keakraban, ditandai dengan perbincangan hangat antara para tamu undangan dan Pangdam yang baru.


Mad Hasnurin juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dengan instansi militer untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam upaya mewujudkan Lampung yang lebih baik.


"Kerja sama ini sangat penting, karena dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, kami yakin Lampung Barat dan provinsi ini akan semakin berkembang, aman, dan damai," kata Mad Hasnurin menutup pernyataannya.


Acara silaturahmi ini ditutup dengan suasana yang hangat dan penuh harapan untuk masa depan provinsi Lampung yang lebih baik di bawah pimpinan Pangdam yang baru.

Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Di Areal Persawahan Banyu Urip

 


Tanggamus,(GM) -- Unit Reskrim Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus, berhasil mengamankan pelaku Tindak Pidana Penganiayaan dengan Pemberatan (Anirat) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHPidana.


Pelaku berinisial SA (56), warga Pekon Sinar Bangun, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, ditangkap setelah sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat selama beberapa bulan pascakejadian. 


Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus, Iptu Tjasudin, S.H. mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat, 10 Oktober 2025 sekira pukul 18.00 WIB.


"Tersangka ditangkap saat berada di rumah seorang temannya di Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo," kata Iptu Tjasudin, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Kapolsek menyebut, sebelum ditangkap, tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi di beberapa tempat. Setelah tim mendapatkan informasi yang akurat, tim langsung melakukan penangkapan tanpa perlawanan. 


"Saat ini pelaku dan barang bukti telah kami amankan di Mapolsek Wonosobo untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.


Kapolsek menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada Rabu, 11 Juni 2025 sekitar pukul 22.00 WIB di areal persawahan Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Korban diketahui bernama Turman (57), warga Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo.


Saat kejadian, korban sedang memanen padi bersama saksi Ismiyatun (50). Tiba-tiba pelaku datang dan langsung memukul korban menggunakan sebatang kayu sepanjang sekitar satu meter ke arah wajah korban hingga korban terjatuh. 


Pelaku kemudian memukul korban secara berulang kali hingga menyebabkan luka sobek di bagian pipi kanan.


Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Siring Betik untuk mendapatkan pertolongan medis dan sempat menjalani perawatan selama satu hari. Setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Wonosobo untuk diproses secara hukum.


"Kami juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hijau BE 8707 Z yang digunakan pelaku saat kejadian, satu potong baju kaos lengan panjang warna kuning, satu potong celana panjang warna krem milik korban, serta satu batang kayu bulat warna coklat panjang sekitar 75 cm yang digunakan pelaku untuk memukul korban," jelasnya.


Pelaku mengakui perbuatannya dan menyebut penganiayaan tersebut, lantaran dendam permasalahan pribadi dengan korban. "Pengakuan tersangka dendam permasalahan pribadi yang sudah lama," ujarnya.


Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan.


“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas dan bila terjadi persoalan agar diselesaikan dengan kepala dingin, juga dapat menghubungi Bhabinkamtibmas sebagai penengah," imbaunya.


Saat ini, tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. "Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tandasnya.