Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tanggamus. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tanggamus. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Serah Terima Jabatan Bupati Tanggamus dari Penjabat Bupati Tanggamus Periode 2023-2025 Kepada Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus MasaJabatan 2025-2030

 


Tanggamus,(GM) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar acara Serah Terima Jabatan Bupati Tanggamus dari Penjabat Bupati Tanggamus Periode 2023-2025 Kepada Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus MasaJabatan 2025-2030. Bertempat di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Tanggamus, Kamis (6/3/2025)


Hadir Pj. Bupati Tanggamus beserta ibu, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten III Administrasi Umum , Wakil Bupati Tanggamus, beserta ibu, Pimpinan DPRD Kabupaten Tanggamus, Para Anggota FORKOPIMDA Kab. Tanggamus, Sekretaris Daerah, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Para Kepala Perangkat Daerah lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Para Pimpinan Instansi Vertikal dan Camat seKabupaten Tanggamus, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Tanggamus, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Tanggamus serta Ketua dan Pengurus APDESI Kab. Tanggamus


Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH. Mengawali sambutannya perkenankan saya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, seperti tokoh pendiri, aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, alim ulama, cendekiawan, pengusaha serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendorong terbangunnya suasana kondusif di Bumi Begawi Jejama. Karena dalam suasana yang aman, tentram, damai dan demokratis inilah kita dapat melaksanakan tahapan pembangunan daerah secara terkonsep dan terukur.


Selanjutnya, juga Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Kepala Daerah Pendahulu Saya, terutama kepada Bapak Dr. Ir. Mulyadi Irsan, MT., selaku Penjabat Bupati Tanggamus atas kerja keras, dedikasi dan pengorbanannya selama mengemban tugas sebagai Penjabat Bupati, sejak Bulan September 2023sampai dengan tanggal 20 Februari 2025.


Kami selaku Kepala Daerah yang baru, berharap koordinasidansinergidengan rekan-rekanForkofimda, dapat terus kita laksanakan denganbaik dan harmonis. 


Kepada seluruh elemen masyarakat agar mendukung dan bahu membahu membantu program Pemerintahan 5 (lima) tahun kedepan, serta ikut serta dalam pembangunan di Kabupaten Tanggamus ini.Saya mengajak, Mari kita semua menyatukan niat, gerak dan langkah bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat Tanggamus.


Inilah saatnya kita melangkah bersama untuk membangun Tanggamus. Marilah kita berdiri tegak dan merapatkan barisan untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tanggamus dimasa yang akan datang.


Pada tanggal 20 Februari 2025, Saya dan Pak Agus Suranto dilantik oleh Presiden RI di Istana Negara, Kami berdua telah menerima Mandat jadi Bupati dan Wakil Bupati, bukan bagi para pemilih kami saja, tetapi bagi seluruh warga Tanggamus. Kini saatnya saling bergandengan sebagai sesama.


Lembar baru untuk perjalanan panjang bagiKabupaten Tanggamus pada hari ini telah dibuka, ketika niat lurus telah dituntaskan, ketika ikhtiar gotong royong dalam makna yang sesungguhnya dan didukung dengan do’a yang tanpa henti dipanjatkan maka pertolongan Allah SWT pasti datang. Tak ada yang bisa menghalangi apa yang telah ditetapkan olehNya. Tak ada pula yang bisa mewujudkan apa yang telah ditolak-Nya.


Hari ini sebuah amanat besar diletakkan di pundak kami berdua. Sebuah amanat yang harus dipertanggungjawabkan dunia akhirat, hari ini adalah penanda awal perjuangan dalam menghadirkan kebaikan dan keadilan yang diharapkan oleh seluruh warga Tanggamus yaitu maju Kabupatennya, bahagia warganya.


Kami optimis dengan kerja keras kita semua, maka Visi Misi kami selaku Kepala Daerah danprogram kerja 100 Hari yang kami tetapkan akan dapat terlaksana. Bersiaplah untuk berkarya melalui kerja nyata, siap memberikan hasilnya, siap melayani orang lain tanpa harus mengeluh meskipun berpeluh. SemogaKabupaten Tanggamus dapat menjadi tempat yang nyaman dan bahagia untuk kita huni," Ujarnya. 

(ADV)

Kabupaten Tanggamus Mengadakan Konfercab VI Nahdatul Ulama



Tanggamus,(GM) -- Asisten Dua (2) Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Tanggamus Hendra Wijaya Mega, mewakili Penjabat Bupati Ir. Mulyadi Irsan MT., dalam kegiatan Pembukaan Konferensi Cabang (KONFERCAB) VI Nahdlatul Ulama Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kamis, (23/01/2025).


Kegiatan yang berpusat di Aula Global Nusantara PCNU Gisting, dihadiri oleh Pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Ketua dan Pengurus PWNU Provinsi Lampung, Para Anggota DPRD Provinsi Lampung dan Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Para Anggota FORKOPIMDA Kabupaten Tanggamus atau yang mewakili, Rais Syuriah, Katib, Ketua dan PCNU Kabupaten Tanggamus serta Kepala Kantor Kementrian agama Kabupaten Tanggamus.


Kemudian, turut hadir Wakil Bupati terpilih Tanggamus, Ketua MUI dan Ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus, Camat dan Uspika Kecamatan Gisting, Para Pimpinan Parpol dan Ormas se-Kabupaten Tanggamus, Para Ketua Badan Otonom NU Tanggamus, yakni: GP Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, PMII, ISNU, PERGUNU, LAKPESDAM, Lazisnu, LBMNU, LKNU, JATMAN, QQH NU, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Insan Pers se-Kabupaten Tanggamus, TNI, Polri dan Kejari Tanggamus.


Dalam sambutannya, Hendra Wijaya menyampaikan ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konferensi Cabang VI PCNU Kabupaten Tanggamus. "Semoga Konfercab ini bisa menjadi momentum untuk evaluasi dalam pengelolaan organisasi dan program-program yang telah dilakukan oleh PCNU Kabupaten Tanggamus sekaligus sebagai wahana untuk memantapkan tekad, semangat dan komitmen merancang rencana dan target untuk kemajuan PCNU Kabupaten Tanggamus ke depan," ujar Hendra, dalam penyampaian sambutan mewakili Pj Bupati Tanggamus.


Ditegaskan Asisten 2 Hendra, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus telah berkomitmen. "Akan terus mendukung eksistensi PCNU Tanggamus dalam melaksanakan program-programnya di bidang sosial dan keagamaan yang sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Tanggamus," tegasnya.


Diungkapkan Hendra, bahwa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tanggamus Masa Khidmat 2020-2025 telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Yang kami nilai sampai sejauh ini sudah bekerja dengan baik dan amanah, terus mengayomi umat, selalu menjaga kondusivitas daerah serta ikut serta dalam upaya pencegahan dan 

penanganan Pandemi Covid-19 yang telah melanda daerah dan bangsa kita beberapa waktu lalu," ungkapnya.


Masih kata Hendra, bahwa PCNU, termasuk para Ulama/Kyai Sepuh NU serta para Pimpinan elite organisasi di Kabupaten Tanggamus, selalu bersinergi bahu membahu bersama pemerintah daerah, untuk berkiprah dalam sektor pendidikan, sosial kemasyarakatan dan dakwah.


Sinergitas antara Ulama dan Umara dalam membangun peradaban masyarakat sangat diperlukan. Apalagi menghadapi zaman modern yang serba cepat seperti sekarang. Kita harus senantiasa bahu-membahu membangun masyarakat. Dan ini adalah menjadi tugas kita bersama.


Tahun lalu merupakan tahun politik bangsa dan di daerah hajat demokrasi di wilayah Tanggamus berjalan sukses selalu aman dan kondusif. Dengan kondisi seperti itu, maka hal ini membuktikan bahwa peran serta Ulama dan Tokoh Agama di Tanggamus dalam membimbing dan mengayomi umat, serta menjaga kondusifitas dan keberagaman di wilayah ini, mampu menjadikan Kabupaten Tanggamus tetap selalu aman dan kondusif, bebas dari konflik-konflik sosial, baik dalam skala kecil maupun skala besar.


"Semoga PCNU Tanggamus semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan daerah dan upaya Peningkatan kesejahteraan CT masyarakat Tanggamus," tutup Asisten 2 Hendra Wijaya Mega.


( AMRULLAH)

Rekam Jejak Polwan Pertama Jadi Kapolsek Di Polres Tanggamus, Dari Reskrim Hingga Humas

 


Tanggamus, (GM) -- Nama Iptu Primadona, S.H., Laila semakin dikenal di lingkungan Polres Tanggamus Polda Lampung setelah dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo. Polwan asal Kota Agung itu memiliki rekam jejak panjang di sejumlah fungsi kepolisian, mulai dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Sat Binmas hingga Seksi Humas Polres Tanggamus.


Iptu Primadona Laila resmi dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo berdasarkan Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/361/IV/2026 tanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.


Sebelum menjabat Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona diketahui cukup lama bertugas di Satreskrim Polres Tanggamus. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus.


Saat menjabat Kanit PPA, Iptu Primadona dikenal aktif menangani berbagai perkara yang melibatkan perempuan dan anak dengan pendekatan humanis serta mengedepankan perlindungan terhadap korban.


Selain di Satreskrim, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Tanggamus. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, penyuluhan kamtibmas hingga memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga.


Kariernya kemudian berlanjut saat dipercaya menjabat Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Tanggamus sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Kasi Humas Polres Tanggamus berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: KEP/502/X/2025 dan KEP/503/X/2025 tanggal 22 Oktober 2025.


Selama menjabat Kasi Humas, Iptu Primadona dikenal aktif membangun komunikasi dengan insan pers, mendampingi pimpinan serta mengembangkan publikasi kegiatan kepolisian melalui berbagai platform media sosial dan media massa.


Usai sertijab, Iptu Primadona mengaku bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan kepadanya. Menurutnya, jabatan baru sebagai Kapolsek Wonosobo menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik.



“Hari ini telah dilaksanakan serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Amanah sebagai Kapolsek Wonosobo ini menjadi tantangan baru bagi saya pribadi. Saya berharap ke depan Polsek Wonosobo semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” kata Iptu Primadona.


Ia juga berharap sinergitas bersama unsur forkopimcam, tokoh masyarakat dan insan media dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah hukum Polsek Wonosobo.


“Saya juga meminta dukungan dan kerja sama rekan-rekan media. Nanti apabila ada kegiatan positif maupun pengungkapan kasus yang bisa dipublikasikan, saya berharap bisa bersama-sama membangun citra positif kepolisian,” ujarnya.


Menurut Iptu Primadona, pengalaman selama bertugas di Satreskrim hingga menjadi Kasi Humas menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Kapolsek. Ia mengaku banyak belajar tentang penanganan persoalan di masyarakat, pelayanan publik hingga pengelolaan informasi kepada masyarakat.


“Selama di Humas saya banyak belajar. Pengalaman itu menjadi bekal penting bagi saya untuk mendukung tugas sebagai Kapolsek ke depan,” tandasnya.


Sebelumnya, sejumlah pejabat diserahterimakan yakni jabatan Kasat Samapta Polres Tanggamus dari AKP Mardiyono, S.H. yang dimutasi sebagai Ps. Kabag Ops Polres Lampung Timur kepada AKP Dian Afrizal, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung.


Jabatan Kasat Binmas Polres Tanggamus diserahterimakan dari AKP Bambang Purwadi, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbagfaskon Baglog Polres Pringsewu kepada Iptu Achmad Julizar yang sebelumnya menjabat Ps. Kanit Turjawali Sat Samapta Polresta Bandar Lampung.


Selanjutnya jabatan Kasat Polairud Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang dimutasi sebagai Kapolsek Limau Polres Tanggamus kepada AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Limau Polres Tanggamus.


Kemudian jabatan Kapolsek Wonosobo diserahterimakan dari Iptu Tjasudin, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbag Bekpal Baglog Polres Tanggamus kepada Iptu Primadona Laila, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Tanggamus.


Jabatan Kapolsek Semaka diserahterimakan dari AKP Sutarto yang dimutasi sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus kepada Iptu Joko Wahyudi yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus.


Selanjutnya jabatan Kapolsek Limau diserahterimakan dari AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang dimutasi sebagai Kasat Polairud Polres Tanggamus kepada IPTU Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang sebelumnya menjabat Ps. Kasat Polairud Polres Tanggamus.


Sementara jabatan Kapolsek Pematang Sawa diserahterimakan dari Ipda Ahmad Rais yang dimutasi sebagai Pama Polres Tanggamus dan diarahkan ke Sidokkes dalam rangka pengobatan kepada Ipda Neco Erlandi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kanit 2 Satresnarkoba Polres Lampung Barat.


Adapun jabatan Kapolsek Talang Padang diserahkan Kapolres kepada Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin 3 Subbagrenmin Bid Propam. Sebab pejabat lama Iptu Almasruri Ali, S.Tr.K., M.H. dimutasi ke Biro SDM Polda Lampung dalam rangka mengikuti pendidikan STIK.


Pejabat lain yang mengalami pergantian yakni jabatan Kasi Humas Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Primadona Laila, S.H. yang dimutasi sebagai Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus kepada AKP Sofyansyah, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Pesawaran.


Selain mutasi pejabat utama dan kapolsek, terdapat dua perwira yang masuk ke Polres Tanggamus yakni Ipda Yunizar, S.H. yang dimutasi dari Pamin 2 Subbag Renmin Ditintelkam Polda Lampung menjadi Pama Polres Tanggamus dan Ipda Suryana, S.H. yang dimutasi dari Kanit 4 Satreskrim Polres Pesisir Barat menjadi Pama Polres Tanggamus.


Sementara itu, satu perwira keluar dari Polres Tanggamus yakni Ipda Gede Putu Eka Sayang Wawi yang dimutasi dari Pamapta Polres Tanggamus menjadi Kasikeu Polres Lampung Barat.

Kegiatan Bedah Buku Yang Diselenggarakan Oleh Perpusda Tanggamus Resmi Di Buka Wakil Bupati



Tanggamus,(GM) -- Bertempat di Gedung Fasilitas Umum Komplek Islamik Center Kotaagung diadakan bedah buku dengan judul buku “Growing is Fun” karya Yeni Ernani putri daerah Tanggamus. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Tanggamus, Kotaagung, Selasa (06/05/2025).


Kegiatan bedah buku tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, turut hadir juga pada kegiatan tersebut Asisten II Sikisno, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanggamus M Gilas Kurniawan B, Plt Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus Rakhman Husin, Plt Kadis Perhubungan Kabupaten Tanggamus Sabar M Sitanggang, Plt Camat Kotaagung Adi Putra, Plt Sekertaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanggamus Zulyadi, Kepala Bidang Pembinaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanggamus Johan Wahyudi, dan Nara Sumber Yeni Ernani,S.Kom,.CH,CHt,C.NNLP, C.PC serta peserta Bedah Buku yang berasal dari berbagai latar belakang dan organisasi.


Dalam sambutan tertulisnya Bupati Tanggamus Hi.Moh Saleh Asnawi yang di bacakan oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Tanggamus sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Bedah Buku yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanggamus, serta pentingnya bagi masyarakat Tanggamus untuk terus belajar lewat menulis serta kegiatan-kegiatan literasi harus terus digerakkan.


 ” Terrima kasih kepada Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanggamus selalu pelaksana kegiatan, yang telah berhasil mewujudkan usulan-usulan ke Kementerian atau Lembaga di Pusat, sehingga mendapatkan dana DAK Khusus ini, inovasi dan sinergi seperti inilah yang memang kami tekankan kepada seluruh OPD agar mencari dan mengumpulkan pendanaan yang bersumber dari Luar” ujarnya wakil Bupati Tanggamus.


Lanjutnya “Kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi kita semua, terutama dalam memahami sebuah buku secara utuh serta mampu mengambil intisarinya untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari” 


Sementara itu, Kabid Pembinaan Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanggamus Johan Wahyudi mengatakan, Sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan sumber daya manusia, pada bulan Januari 2020, Kabupaten Tanggamus telah dikukuhkan sebagai Kabupaten Literasi dan diterbitkannya Keputusan Bupati Tanggamus Nomor B.124/37/08/2025 Tanggal 17 Maret 2025 tentang Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Tanggamus.


“Untuk mencapai Kabupaten Tanggamus sebagai Kabupaten literasi. tidak berlebihan kiranya jika perpustakaan mengambil peranan sebagai jantung Pendidikan. Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, dengan demikian perpustakaan memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan Nasional” kata Johan. 


Dalam kesempatan yang sama Narasumber Bedah Buku tersebut Ibu Yeni Ernani memaparkan isi buku dengan judul “Growing is Fun” yang dirangkum dalam bentuk Power Point. Dalam pemaparan isi buku tersebut Ibu Yeni Ernani menekankan betapa pentingnya kita bertumbuh. Bertumbuh dari zona yang biasa menjadi zona yang berubah kearah yang lebih baik lagi. Dengan terlebih dahulu menetapkan tujuan akhiratnya, dan untuk mewujudkan tujuan akhirat tersebut harus ada tujuan di dunia yang perlu dilakukan, sehingga tujuan akhiratnya akan tercapai. 


“Bertumbuh itu menyenangkan, yang penting tahu caranya dan salah satu caranya adalah memahami potensi yang kita miliki sejak lahir dan lakukanlah pekerjaan sesuai dengan passion kita” Ungkap Ibu Yeni.


Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dengan peserta bedah buku. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan antusias serta penyerahan cendera mata sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam dunia literasi di Kabupaten Tanggamus khususnya.

Forkopimda Tanggamus Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah, Bupati : Pemerintah Harus Hadir Untuk Masyarakat

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengusung tema "Sinergi Forkopimda dalam Mewujudkan Kondusivitas IPOLEKSOSBUDHANKAM Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 dengan Budaya Kerja Jalan Lurus" di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Senin, (6/7/2026).


Rakor dipimpin Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dan dihadiri Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Kejaksaan Negeri Tanggamus yang diwakili Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Tri Nurandi Sinaga, unsur Badan Intelijen Daerah (Binda), Sekretaris Daerah Suaidi, para asisten, kepala OPD, serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Tanggamus.


Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tanggamus Rully Runa Yuda dalam paparannya menjelaskan, keberadaan Forkopimda bertujuan menciptakan hubungan harmonis antarunsur pimpinan daerah, menyelesaikan persoalan strategis, memperkuat deteksi dini, cegah dini, dan penanganan dini, sekaligus menjaga stabilitas politik, sosial, dan penyelenggaraan pemerintahan.


Ia juga memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah, mulai dari penguatan ideologi Pancasila, penyaluran bantuan keuangan partai politik, penertiban pasar, pemberantasan rokok ilegal, penertiban tambang ilegal, hingga pengembangan destinasi wisata Pantai Muara Indah.


Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo menegaskan bahwa kondisi politik di Kabupaten Tanggamus secara umum tetap kondusif meski dinamika internal partai politik tetap terjadi.


"Kalau bicara politik di Kabupaten Tanggamus, semuanya secara umum berjalan kondusif. Dinamika di internal partai merupakan hal yang wajar, tetapi secara keseluruhan situasi politik tetap aman dan kondusif," ujarnya.


Agung juga meminta agar setiap program pemerintah daerah benar-benar selaras dengan RPJMD dan visi misi kepala daerah sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.


Selain itu, ia menyoroti penataan pasar maupun penertiban tambang agar selalu dibarengi solusi bagi masyarakat.



"Ketika pemerintah melakukan penertiban, tentu harus diikuti solusi. Pedagang juga harus diberikan sarana dan prasarana sehingga penataan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat," katanya.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko menyampaikan sejumlah isu keamanan yang menjadi perhatian, mulai dari konflik lahan, kondisi Jembatan Way Kandis, kecelakaan lalu lintas, hingga upaya menjaga stabilitas keamanan menjelang berbagai agenda masyarakat.


Ia mengungkapkan, penyelesaian konflik lahan dilakukan melalui pendekatan persuasif sembari tetap menghormati proses hukum yang berjalan.


"Kami terus mengedepankan komunikasi kepada seluruh pihak agar tidak berkembang menjadi konflik sosial. Semua proses hukum berjalan dan kami mengajak masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tegas Rahmat.


Kapolres juga menyampaikan perkembangan program penanaman bawang putih di Kecamatan Ulu Belu yang menjadi bagian dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.


Sementara itu, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono memaparkan sejumlah isu strategis daerah sepanjang Januari hingga Juni 2026 berdasarkan aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.


Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah maraknya penyebaran informasi bernuansa SARA dan hoaks di media sosial akibat rendahnya literasi digital masyarakat.


"Masih ditemukan unggahan bernuansa SARA yang berpotensi memicu perpecahan. Karena itu kami terus mengedukasi masyarakat melalui komunikasi sosial dan penguatan wawasan kebangsaan," ujarnya.


Dari sisi penegakan hukum, Kasi Datun Kejari Tanggamus Tri Nurandi Sinaga menyampaikan sejumlah perhatian, di antaranya potensi penyimpangan dana desa, tingginya penyalahgunaan narkotika, konflik agraria, hingga potensi polarisasi sosial pasca agenda politik.


Ia mengatakan Kejaksaan terus mengoptimalkan program Jaga Desa, penyuluhan hukum, serta mendorong pembangunan pusat rehabilitasi narkotika di Kabupaten Tanggamus.


"Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung pembangunan pusat rehabilitasi ketergantungan narkotika agar penanganan korban penyalahgunaan narkoba menjadi lebih efektif," katanya.


Sementara itu, perwakilan Binda Tanggamus, Fadil, mengungkapkan adanya sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari penyebaran paham khilafah melalui komunitas terselubung, dinamika pergerakan mahasiswa, konflik satwa liar dengan masyarakat, aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan, hingga peredaran senjata api ilegal yang diduga berkaitan dengan maraknya kasus begal.


Sekretaris Daerah Tanggamus Suaidi menekankan pentingnya komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dan DPRD, sekaligus memperkuat koordinasi hingga tingkat Forkopimcam agar setiap persoalan sosial dapat diantisipasi sejak dini.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menegaskan seluruh persoalan akan dibahas secara komprehensif dengan melibatkan seluruh instansi terkait, termasuk persoalan tambang rakyat.


Menurutnya, pemerintah harus mampu membedakan aktivitas masyarakat untuk kebutuhan pribadi dengan kegiatan yang bersifat komersial.


"Kita harus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Tetapi tentu ada batasannya. Kalau sudah bersifat komersial dan melanggar aturan, tentu harus ditindak sesuai ketentuan. Semua ini akan kita pelajari bersama agar ada solusi yang berpihak kepada masyarakat namun tetap sesuai aturan," tegas Bupati.


Ia berharap sinergi seluruh unsur Forkopimda terus diperkuat sehingga stabilitas daerah tetap terjaga dan pembangunan di Kabupaten Tanggamus dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Buka Bersama Di Masjid Nurul Faizin Islamic Center Bupati Tanggamus Moh.Saleh Asnawi Dan Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto



Tanggamus,(GM) -- Buka Bersama di Masjid Nurul Faidzin, acara dihadiri langsung oleh Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Sekretaris Daerah Tanggamus Ir. Suaidi, Pj. Bupati Tanggamus periode 2023-2025 Ir. Mulyadi Irsan.


Nampak pula hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanggamus, Ketua DPRD Agung Setyo Utomo, Kepala Kejaksaan Negeri Adi Fakhruddin, Kapolres AKBP Rivanda, Dandim 0424 Vicky Heru Harsanto, Ketua PCNU Tanggamus H. Samsul Hadi, nggota DPRD berserta para staf ahli, Asisten dan pejabat OPD.


Bupati Tanggamus H. Moh Saleh Asnawi mengucapkan penghargaan dan terimakasih kepada Ir. Mulyadi Irsan, yang telah memimpin Kabupaten Tanggamus di masa transisi atas dedikasi dan pengorbanannya selama mengemban tugas sebagai Penjabat Bupati sejak Bulan September 2023.


“Ir.Mulyadi Irsan telah mengukir prestasi sehingga Kabupaten Tanggamus dapat terus kondusif, aman, damai, ditengah dinamika tahun politik tahun 2024 ditandai dengan kesuksesan melaksanakan hajat besar demokrasi,” kata Saleh.


Terimakasih juga dia sampaikan kepada seluruh masyarakat Tanggamus yang telah memberikan amanah kepadanya untuk memimpin Kabupaten Tanggamus selama 5 tahun kedepan.


Moh. Saleh Asnawi mengatakan dirinya dan wakilnya Agus Suranto tidak akan mampu menjalani semua tanpa ada dukungan penuh dari semua pihak, juga meminta kepada masyarakat untuk tidak sungkan menegur apabila dirinya salah dalam mengemban amanah sebagai Bupati Tanggamus.


Ia menyadari bahwa kemenangan kami pada Pilkada lalu adalah kemenangan rakyat Tanggamus, bukan hanya kemenangan tim relawan. Tetapi ketika saya dan pak Agus Suranto dilantik oleh Bapak Presiden RI di Istana Negara pada tanggal 20 Februari 2025 menjadi Bupati dan Wakil Bupati, maka kami adalah bupati dan wakil bupati bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus.


Moh.Saleh Asnawi berpesan kepada semua masyarakat bersatu untuk membangun Tanggamus dalam waktu 5 tahun kedepan. Saleh mengaku butuh berbagai masukan mengenai program dan inovasi untuk membangun Kabupaten Tanggamus.


Diungkap dirinya, terhadap kegiatan yang diselenggarakan hari ini merupakan salah satu cara untuk bersilaturahmi dan menjalin kebersamaan diantara masyarakat.


Saleh berharap, dengan adanya jalinan komunikasi dan sinegritas maka proses percepatan pembangunan akan mudah terwujud.


Moh. Saleh Asnawi mengatakan,amanat besar diletakkan di pundak saya sebagai Bupati Tanggamus. Sebuah amanat yang harus dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Hal ini adalah penanda awal perjuangan dalam menghadirkan kebaikan dan kesejahteraan yang diharapkan oleh seluruh warga Tanggamus, yaitu maju kabupatennya, bahagia warganya. Saya percaya, dengan potensi yang dimiliki disertai kerja keras kita semua perubahan ke arah yang lebih baik secepatnya dapat kita capai.


Ia juga mengharapan di bulan suci Ramadhan  menjadi bulan yang penuh keberkahan dan penuh pengampunan dari Allah SWT.


Ia menyebut, bulan suci Ramadhan sebagai media penggemblengan pembentukan akhlak dan wahana memperbanyak kebajikan.


“Saya berpesan kepada seluruh jajaran ASN baik pejabat dan pegawai Pemda Tanggamus, selama bulan puasa agar kinerjanya jangan berkurang. Ibadah puasa hendaknya tidak menjadi alasan atau kendala dalam melaksanakan tugas pokok untuk memenuhi target kinerja yang maksimal. Kita memiliki program kerja 100 hari yang harus kita sukseskan. Ibadah Puasa harusnya kita manfaatkan dengan memperbanyak pahala, salah satunya dengan bekerja yang baik, tingkatkan disiplin, dan menuntaskan target-target kinerja. Saya berpesan kepada jajaran pemda di program 100 hari kerja harus dilaksanakan,”tutupnya.

Amrullah

Bupati Tanggamus Berikan Penghargaan Kepada 15 Personel Polres Tanggamus

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Tanggamus Drs. H. Mohammad Saleh Asnawi, M.A., M.H. memberikan piagam penghargaan kepada 15 personel Polres Tanggamus atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung dalam waktu kurang dari 1 x 12 jam Selasa, (13/1/2026).


Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan pada kegiatan Apel Kesiapsiagaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang digelar di Lapangan Merdeka Kota Agung. 


Penghargaan diberikan kepada jajaran pimpinan hingga personel lapangan Polres Tanggamus yang dinilai menunjukkan kinerja cepat, profesional, dan responsif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Adapun 15 personel Polres Tanggamus yang menerima penghargaan tersebut yakni: Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.,Wakapolres.Tanggamus Kompol Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yassin Ariga, S.Kom., M.H., Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan, S.H., M.H.,


Selain itu personel Tim Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pugung, yaitu Aipda Herwinsyah, S.H., Aipda Frendi Setiawan, S.H., Aipda Sumantri, Aipda Fherli Saputra, Aipda Bobby Noviansyah S., S.E., Aipda Dani Pratomo, Aipda Angga Aradea, Bripka Dedy Syaifuddin, Bripka Anggie Fhariestha, Briptu Sofiansyah, S.H., dan Bripda Muhammad Guma Palanov.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Bupati Tanggamus serta dukungan seluruh elemen masyarakat.



“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi Bapak Bupati. Pada awal pengungkapan kasus ini, kami memang minim petunjuk. Namun berkat kerja keras tim serta dukungan informasi dari masyarakat, alhamdulillah kasus tersebut dapat diungkap sebelum 1x12 jam,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


“Kami mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian. Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” pungkasnya. 


Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kinerja jajaran Polress Tanggamus yang dinilai mampu bertindak cepat sehingga kasus pembunuhan tersebut dapat segera terungkap.


“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Tanggamus yang telah bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri di Pekon Way Pring. Keberhasilan ini penting untuk menjaga rasa aman dan mencegah keresahan di tengah masyarakat,” tegas Bupati.


Diketahui dalam rangkaian itu, selain kepada jajaran Polres Tanggamus, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 personel Kodim 0424 Tanggamus, 3 personel BPBD Kabupaten Tanggamus, 3 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta 6 anggota Tim Vertical Rescue Indonesia atas peran mereka dalam penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan.


Piagam penghargaan juga diberikan kepada 35 anggota Satlinmas Kabupaten Tanggamus atas dedikasi dan pengabdian mereka yang telah lebih dari 10 tahun menjalankan tugas sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat di wilayah masing-masing.

Polres Tanggamus Jadi Rujukan Lintas Polda, Empat Polres Sumsel Pelajari Budidaya Bawang Putih Di Ulubelu

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Keberhasilan program ketahanan pangan budidaya bawang putih yang dikembangkan Polres Tanggamus bersama Dinas Pertanian dan Kelompok Tani KUPS Margo Rukun di Kecamatan Ulubelu menarik perhatian jajaran Polda Sumatera Selatan. Empat Polres, yakni Polres Muara Enim, Polres Pagar Alam, Polres Lahat, dan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, melakukan studi banding ke Kabupaten Tanggamus, Kamis (6/8/2026).


Kegiatan diawali di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tanggamus, Kecamatan Kota Agung Timur, sebelum rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke Kelompok Tani KUPS Margo Rukun di Pekon Ngarip, Kecamatan Ulubelu, untuk melihat langsung proses budidaya bawang putih yang telah dikembangkan.


Di lokasi budidaya, Ketua Kelompok Tani KUPS Margo Rukun, Wastoyo, menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan studi banding. Ia mengaku siap berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya bawang putih yang diperolehnya setelah mengikuti pembelajaran di Lombok atas dukungan Kapolda Lampung bersama jajaran Polres Tanggamus.


Selain memperkuat sektor pertanian, kegiatan studi banding tersebut juga diharapkan mempererat kerja sama antara Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, baik dalam pengembangan komoditas hortikultura, pertukaran teknologi budidaya, maupun penguatan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.



Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres Tanggamus yang terdiri dari Kasat Binmas Polres Tanggamus Iptu Achmad Julizar, Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin, Kanit Tipidter Satreskrim, serta Kanit Ekonomi Satintelkam. Turut hadir jajaran Polres Pagar Alam, Polres Lahat, Polres Muara Enim, Polres OKU Selatan, Dinas Pertanian dari Tanggamus dan Pagar Alam, penyuluh pertanian, serta para petani.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., diwakili Kasat Binmas Iptu Achmad Julizar mengatakan kelompok tani binaan yang mengembangkan bawang putih tersebut beranggotakan tujuh orang, termasuk dua personel Polres Tanggamus Polda Lampung yang sebelumnya mengikuti pembelajaran budidaya di Sembalun, Lombok.


"Varietas bawang putih yang dikembangkan berasal dari Sembalun Nusa Tenggara Barat dan membutuhkan lahan dengan ketinggian sekitar 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut agar dapat tumbuh optimal," kata Iptu Ahmad Julizar.


Menurut Iptu Achmad Julizar, keberhasilan budidaya bawang putih di Tanggamus tidak lepas dari kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Karena itu, ia berharap seluruh peserta studi banding dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap pengalaman dan pengetahuan secara langsung dari para petani.


"Kami berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali seluruh aspek teknis budidaya melalui diskusi langsung bersama petani di lapangan, sehingga dapat diterapkan di daerah masing-masing," tegasnya


Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Kabupaten Tanggamus Rahmat Hidayat, S.P., menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan studi banding. Menurutnya, Kabupaten Tanggamus bersama Lampung Barat merupakan wilayah pionir pengembangan budidaya bawang putih di Provinsi Lampung.


"Seluruh peserta dapat menggali secara langsung berbagai teknik budidaya, mulai dari penanaman hingga tantangan yang dihadapi petani di lapangan bersama Kelompok Tani KUPS Margo Rukun," kata Rahmat Hidayat.


Sementara itu, Kasat Binmas Polres Pagar Alam Iptu Eka Harliansyah mengatakan kunjungan tersebut merupakan arahan pimpinan sebagai upaya mempelajari keberhasilan budidaya bawang putih di Kabupaten Tanggamus.


"Polres Tanggamus menjadi referensi pembelajaran bagi kami. Selain mempelajari teknik budidaya, kami juga membawa sampel tanaman yang nantinya akan diimplementasikan di wilayah Sumatera Selatan," katanya.


Ditempat sama, Kepala Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Dra. Suterimawati, MM, mengatakan studi banding tersebut bertujuan mempelajari pola budidaya bawang putih yang telah berhasil diterapkan di Tanggamus sebagai bahan evaluasi terhadap upaya penanaman yang sebelumnya belum optimal di wilayah Sumatera Selatan.


"Kami menilai Polres Tanggamus berhasil membangun sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sehingga keberhasilan itu menjadikan Polres Tanggamus sebagai salah satu rujukan kami dalam pengembangan budidaya bawang putih di wilayah dataran tinggi," tegasnya.

Bupati Tanggamus Sambut Kunjungan Kajati Lampung

  


Tanggamus,(gerakmedia) -- Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Dr. Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M. beserta jajaran Kejaksaan Tinggi Lampung dalam rangka meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus Selasa,(15/7/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Kajati Lampung didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanggamus Subari Kurniawan, dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Talang Padang. Sementara dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus turut mendampingi Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Suaidi, para Kepala OPD, Kabag Protokol, Camat Pugung Ahmad Yani Halim, serta jajaran Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Pugung.


Kunjungan diawali di SD Negeri 1 Way Jaha, Kecamatan Pugung. Kajati Lampung bersama Bupati Tanggamus meninjau secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari proses pembagian makanan hingga kualitas menu yang diterima para siswa. 


Pada kesempatan tersebut, Bupati Tanggamus memberikan apresiasi terhadap kebersihan dan penataan lingkungan sekolah, baik ruang kelas maupun fasilitas pendukung lainnya yang dinilai telah menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat.


Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Suka Jadi, Kecamatan Pugung. Di lokasi tersebut, rombongan meninjau seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pemasakan, pengemasan hingga proses distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Kebersihan dapur, kelayakan peralatan, standar higienitas, serta mekanisme pengawasan menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.


Dalam kesempatan itu, Kajati Lampung dan Bupati Tanggamus menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas bahan baku dan menu makanan yang disajikan kepada para siswa. Program Makan Bergizi Gratis dinilai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa sehingga seluruh proses penyelenggaraannya harus memenuhi standar keamanan pangan dan mutu gizi.


Selain kualitas makanan, perhatian juga diberikan terhadap pengelolaan limbah dapur SPPG agar tidak mencemari lingkungan, khususnya sumber mata air yang dimanfaatkan masyarakat. Pengelola SPPG diharapkan menerapkan sistem pengelolaan limbah yang baik sehingga operasional dapur tetap ramah lingkungan.


Selanjutnya, rombongan mengunjungi Madrasah Aliyah (MA) Al Falah Gunung Kasih, Kecamatan Pugung. Di sekolah tersebut, Kajati Lampung bersama Bupati Tanggamus kembali meninjau pelaksanaan pembagian makanan bergizi kepada para siswa sekaligus memastikan program berjalan dengan baik dan menjangkau seluruh peserta didik penerima manfaat.


Camat Pugung Ahmad Yani Halim mengatakan, sebelum kunjungan berlangsung Pemerintah Kecamatan Pugung telah melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Tanggamus dan Cabang Kejaksaan Negeri Talang Padang melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tanggamus guna mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.



"Dalam persiapan kunjungan ini, Kecamatan Pugung berkoordinasi dengan Kejari Tanggamus dan Kacabjari Talang Padang melalui Bapperida Kabupaten Tanggamus, termasuk seluruh persiapan di lokasi kunjungan," kata Ahmad Yani Halim.


Ia menyampaikan, Kajati Lampung juga memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus agar pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis terus ditingkatkan.


"Masukan khusus untuk Pemerintah Kabupaten Tanggamus, termasuk Pemerintah Kecamatan Pugung, adalah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG ini," ujarnya.


Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kecamatan Pugung akan meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pengelola SPPG serta melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melalui kunjungan rutin ke seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Kecamatan Pugung.


"Langkah yang segera kami lakukan adalah meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pihak pengelola SPPG dengan melibatkan anggota Forkopimcam. Kami juga akan mengupayakan kunjungan secara berkala ke seluruh SPPG yang beroperasi di Kecamatan Pugung," tegas Ahmad Yani Halim.


Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai standar, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi di dapur SPPG, distribusi makanan kepada peserta didik, hingga pengelolaan limbah, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh generasi penerus bangsa.

Serah Terima Jabatan Bupati Tanggamus: Awal Baru Menuju Kabupaten Yang Lebih Maju


Tanggamus,(GM) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar acara serah terima jabatan dari Penjabat (Pj) Bupati Tanggamus periode 2023-2025 kepada Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus terpilih untuk masa jabatan 2025-2030. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Tanggamus pada Kamis (6/3/2025).


Acara dihadiri oleh Pj. Bupati Tanggamus beserta istri, perwakilan Gubernur Lampung, Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus beserta istri, pimpinan DPRD Kabupaten Tanggamus, anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, camat se-Kabupaten Tanggamus, serta ketua KPU dan Bawaslu. Selain itu, hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta Ketua dan Pengurus APDESI Kabupaten Tanggamus.


Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas di Kabupaten Tanggamus. Ia menekankan bahwa suasana yang aman, damai, dan demokratis menjadi fondasi utama dalam melaksanakan pembangunan daerah yang terencana dan terukur.


Bupati Saleh Asnawi juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah terdahulu, terutama kepada Dr. Ir. Mulyadi Irsan, MT., yang telah mengemban tugas sebagai Pj. Bupati sejak September 2023 hingga 20 Februari 2025.


“Kami berharap koordinasi dan sinergi dengan Forkopimda dapat terus terjalin dengan baik dan harmonis. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Tanggamus selama lima tahun ke depan,” ujar Saleh Asnawi.


Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi dan Agus Suranto, resmi dilantik oleh Presiden RI pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Mereka menegaskan bahwa amanah yang mereka emban bukan hanya untuk para pemilih, tetapi bagi seluruh warga Tanggamus tanpa terkecuali.


“Hari ini adalah lembar baru bagi perjalanan panjang Kabupaten Tanggamus. Dengan niat yang lurus, semangat gotong royong, dan doa yang tiada henti, kita yakin bahwa pertolongan Tuhan akan datang. Tak ada yang bisa menghalangi apa yang telah ditetapkan-Nya, begitu pula sebaliknya,” ungkapnya.


Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa mereka siap bekerja keras untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan, termasuk program kerja 100 hari pertama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membangun daerah.


“Kita harus siap berkarya dengan kerja nyata, siap memberikan hasil terbaik, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Semoga Kabupaten Tanggamus menjadi tempat yang nyaman dan membahagiakan bagi kita semua,” tutupnya.


Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, Kabupaten Tanggamus memasuki babak baru menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Amrullah

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jelang HUT Tanggamus Ke-29

 



Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus saat Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/2026).


Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang daerah sejak berdiri pada 21 Maret 1997, sekaligus peneguhan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Hadir pula mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang. Tampak juga Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Dalam suasana penuh kebersamaan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus, Rangga Putra Hakim, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai peringatan HUT ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum mempererat silaturahmi.


Ia menegaskan bahwa hari jadi daerah bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan ruang refleksi terhadap capaian dan tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan secara bersama.


“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya dengan penuh harap.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa meskipun berbagai kemajuan telah diraih, Kabupaten Tanggamus masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian serius.


Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, sektor pertanian, penguatan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.


Sementara itu, Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia membuka sambutannya dengan ucapan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung, sekaligus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten.


Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak signifikan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Tanggamus.


Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan faktor kunci dalam mendorong pembangunan yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.


Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta sinergi lintas sektor dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.


Nilai kearifan lokal “Begawi Jejama” atau bekerja bersama, menurutnya, harus terus dijaga dan dijadikan semangat utama dalam setiap langkah pembangunan.


Dalam paparannya, Bupati membeberkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih Kabupaten Tanggamus dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Di antaranya keberhasilan menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, serta diraihnya predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.


Tak hanya itu, Tanggamus juga memperoleh penghargaan inovasi dari televisi nasional, yang semakin mengukuhkan posisi daerah sebagai salah satu kabupaten yang progresif dalam mendorong inovasi pemerintahan.


Dari sisi ekonomi, tren positif juga terus ditunjukkan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanggamus tercatat meningkat menjadi 4,52 persen. PDRB per kapita turut mengalami kenaikan hingga mencapai Rp33,05 juta.


Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen, dengan target optimistis turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.


Meski demikian, Bupati tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama, di samping pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penanganan stunting, serta percepatan pembangunan infrastruktur.


Di sektor ekonomi, Bupati secara khusus menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun strategi konkret dalam mengembangkan komoditas unggulan, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga membangun kemitraan investasi yang berkelanjutan.


“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya, menandaskan arah kebijakan pembangunan ke depan.


Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi pemerintah dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 1997, sebagai bentuk menjaga identitas dan keseragaman simbol daerah.


berharap, peringatan HUT ke-29 ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum evaluasi, introspeksi, dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil dan sejahtera.

Tingkatkan Pelayanan Publik Polres Tanggamus Resmikan Gedung SPKT Baru

 


Tanggamus,(GM) -- Polres Tanggamus meresmikan operasional Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebagai langkah peningkatan pelayanan kepada masyarakat.


Acara peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, S.I.K., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan masyarakat pada Kamis, 27 Februari 2025.


Peresmian Gedung SPKT ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Tanggamus Dhani Riza Efriansyah, Kajari Tanggamus Adi Fahrudin, perwakilan Dinas Sosial, perwakilan Kodim 0424 Tanggamus Letda Masirun, serta tokoh masyarakat Tanggamus.


Gedung SPKT ini menjadi terobosan bagi Polres Tanggamus dalam mengintegrasikan berbagai layanan kepolisian dalam satu lokasi. 


Kini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan seperti pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), identifikasi, perpanjangan SIM, laporan kepolisian, pengaduan kehilangan, hingga ruang gelar perkara.


Selain itu, gedung ini juga dilengkapi dengan layanan call center 110 serta layanan pengaduan kepada Provost dan Siwas terkait laporan terhadap anggota kepolisian maupun pelayanan publik.


Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.


"Hari ini kami meresmikan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu sebagai bukti komitmen Polres Tanggamus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kini, masyarakat yang ingin melapor, mengurus perpanjangan SIM, atau mengurus SKCK cukup datang ke satu tempat tanpa harus bolak-balik. Kami berupaya untuk meminimalkan waktu pelayanan agar lebih cepat dan efisien," kata AKBP Rivanda.


Ia juga menjelaskan bahwa dengan sistem baru ini, proses pembuatan laporan kepolisian kini hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit, karena seluruh layanan telah dipusatkan dalam satu sistem terpadu.


Kapolres juga menekankan pentingnya sosialisasi agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal.


Selain berbagai loket pelayanan, Gedung SPKT ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang guna meningkatkan kenyamanan masyarakat, seperti layanan disabilitas, ruang bermain anak, dan ruang laktasi bagi ibu menyusui. 


Kehadiran fasilitas ini diharapkan memberikan pengalaman pelayanan yang lebih humanis dan inklusif bagi semua kalangan.


Polres Tanggamus juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran demi penyempurnaan layanan ke depan.


"Dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam evaluasi pelayanan, diharapkan sistem kepolisian dapat terus berkembang menjadi lebih baik dan semakin responsif terhadap kebutuhan warga," tambahnya.


Mewakili Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi, Dhani Riza Efriansyah menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Gedung SPKT.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, kami mengucapkan selamat atas peresmian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Dengan pelayanan yang semakin maksimal, kami berharap Polres Tanggamus terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," katanya saat membacakan sambutan Bupati.


Bupati juga berharap Polres Tanggamus dapat terus bersinergi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang bulan Ramadhan.


"Mari kita bersama-sama menjaga keamanan agar umat Muslim dapat beribadah dengan khusyuk selama bulan Ramadhan. Kondusifitas daerah harus tetap terjaga," tambahnya.


Dukungan juga datang dari masyarakat. Salah satu tokoh masyarakat asal Kecamatan Semaka, Mulyono, menyampaikan rasa syukur dan harapannya terhadap peningkatan pelayanan kepolisian di daerah tersebut.


"Alhamdulillah, kami sangat mendukung berdirinya Gedung SPKT ini di Kabupaten Tanggamus. Dengan adanya fasilitas baru ini, kami berharap pelayanan kepolisian semakin baik, terutama dalam pembuatan surat menyurat dan pengurusan SIM. Semoga masyarakat dapat terlayani dengan maksimal dan tidak kecewa," ujarnya.


Ia juga berharap agar petugas kepolisian tetap menjaga profesionalisme dan terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga kehadiran gedung baru ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat luas.


Peresmian Gedung SPKT Polres Tanggamus menjadi bagian dari reformasi pelayanan kepolisian yang lebih modern, cepat, dan efisien. 


Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan kepolisian semakin baik, serta terjalinnya kepercayaan yang lebih kuat terhadap institusi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga.

Tanggamus Perkuat Sektor Perikanan Bupati Dorong Nelayan Manfaatkan KUR BPJS Ketenagakerjaan Dan Bantuan Mesin Kapal

 



Tanggamus,(gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat sektor perikanan melalui peningkatan akses pembiayaan, perlindungan sosial, dan dukungan sarana produksi bagi nelayan. Komitmen itu ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi Pelaku Usaha Perikanan, serta penyerahan bantuan 15 unit mesin kapal di Kantor Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Rabu (5/8/2026).


Kegiatan dibuka Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus M. Rangga Putra Hakim, Anggota DPRD Tanggamus Fraksi Gerindra Tahang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pringsewu, Kepala Cabang Bank Lampung Tanggamus, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Syamdjuniston, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Camat Kota Agung Adi Putra, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tanggamus Hendra Ferry, Tim Percepatan Pembangunan Daerah Amir Rahayu, Lurah Pasar Madang Apriliani Taurusia (lili), tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan.


Dalam sambutannya, Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar sehingga harus didukung dengan perlindungan bagi nelayan serta kemudahan akses permodalan.


"Kabupaten Tanggamus memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Namun aktivitas nelayan memiliki risiko kerja yang tinggi. Karena itu saya mengajak seluruh pelaku usaha perikanan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan agar memiliki perlindungan saat bekerja," ujar Bupati.


Selain perlindungan sosial, Bupati juga mendorong para nelayan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai solusi permodalan untuk mengembangkan usaha secara produktif.



"Gunakan KUR untuk meningkatkan produksi, memperbaiki kualitas hasil perikanan, memperluas pemasaran, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan keluarga," katanya.


Bupati juga mengapresiasi dukungan Anggota DPR RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Lampung, serta seluruh pihak yang telah bersinergi membantu masyarakat pesisir Tanggamus.


Ia mengungkapkan, posisi geografis Tanggamus yang berada di Teluk Semaka dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan.


"Tanggamus memiliki posisi yang sangat strategis. Potensi laut kita luar biasa. Kalau kita mau mengelola dan mengembangkannya dengan baik, ini akan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, baik hari ini maupun untuk masa depan anak cucu kita," tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan secara simbolis bantuan 15 unit mesin kapal kepada tiga kelompok usaha bersama (KUB), yakni Gapoktan Bina Nelayan Sejahtera, KUB Kurnia Jaya, dan KUB Nelayan Jaya. Serta pembagian kartu peserta BPJS Tenaga kerja, klaim asuransi kecelakaan kerja dan meninggal dunia. 


Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus Darma Setiawan menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat akses pembiayaan dan perlindungan sosial bagi pelaku usaha perikanan.


Ia menyebutkan, selain penyaluran 15 unit mesin kapal, sebelumnya pemerintah juga telah menyalurkan 150 unit alat tangkap berupa jaring, 13 unit mesin ketinting, serta 1 unit kapal bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.


"Hari ini juga terdapat program BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku usaha perikanan sebanyak 1.776 premi untuk Kabupaten Tanggamus, dengan 475 premi diperuntukkan bagi Kecamatan Kota Agung," jelas Darma.


Menurutnya, kegiatan sosialisasi diikuti 125 peserta yang terdiri dari nelayan tangkap, pembudidaya ikan, pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, kelompok usaha perikanan, serta perangkat daerah terkait.


Di sisi lain, Wakil Ketua I DPRD Tanggamus M. Rangga Putra Hakim mengatakan bantuan mesin kapal merupakan aspirasi yang diperjuangkan melalui Partai Gerindra untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Tanggamus.


"Kami siap terus mendukung program pemerintah daerah. Bantuan ini bukan yang terakhir. Kami akan terus berupaya menarik bantuan dari pemerintah pusat sesuai kebutuhan masyarakat Tanggamus," ujarnya.


Ia menegaskan seluruh bantuan disalurkan berdasarkan koordinasi dengan Dinas Perikanan agar tepat sasaran.


"Kami berkoordinasi dengan Dinas Perikanan mengenai apa yang dibutuhkan dan siapa yang berhak menerima. Karena itu 15 mesin kapal ini disalurkan kepada tiga kelompok nelayan yang memang sudah terdata secara resmi," katanya.


Rangga juga berpesan agar seluruh penerima memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik.


"Rawat mesin kapal ini dengan baik. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan berkah bagi seluruh nelayan penerima," pungkasnya.

Amrullah

DPRD Tanggamus Setujui KUPA-PPAS Perubahan 2026 Anggaran Capai Rp1,74 Triliun

 



Tanggamus,(gerakmedia) -- DPRD Kabupaten Tanggamus bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2026. Rabu, (2/9/2026). 


Penandatanganan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanggamus yang sekaligus menjadi momentum penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2027.


Rapat dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, didampingi Wakil Ketua I M. Rangga Putra Hakim, Wakil Ketua II Irwandi Suralaga, dan Wakil Ketua III Bunyamin.


Berdasarkan laporan kehadiran yang disampaikan Plt. Sekretaris DPRD Tanggamus Soni Yoga, dari total 45 anggota DPRD, sebanyak 42 anggota hadir, sementara tiga anggota tidak hadir dengan keterangan dua orang sakit dan satu orang izin.


Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, para camat se-Kabupaten Tanggamus, Ketua APDESI, tokoh masyarakat, insan pers serta unsur organisasi kemasyarakatan.


Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah menyetujui sekaligus menandatangani MoU KUPA dan PPAS-P Tahun Anggaran 2026.


“Penandatanganan ini merupakan cerminan hubungan baik antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Tanggamus. Setelah ini, proses penyusunan dan pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dapat sama-sama kita laksanakan,” ujar Saleh Asnawi.


Anggaran Perubahan 2026 Defisit Rp101,3 Miliar Dalam laporan Badan Anggaran DPRD Tanggamus yang dibacakan anggota Banggar Romzi Edy, S.Pd.I., hasil pembahasan KUPA dan PPAS-P Tahun Anggaran 2026 menghasilkan sejumlah angka penting.


Pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1.641.283.902.746,90, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1.742.593.011.838,95.


Dengan komposisi tersebut, APBD Perubahan 2026 mengalami defisit Rp101.309.109.092,05. Defisit tersebut ditutup melalui pembiayaan neto dengan nilai yang sama, yakni Rp101.309.109.092,05, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan tercatat Rp0.


Pembahasan KUPA dan PPAS-P tersebut sebelumnya telah dilaksanakan pada 4 hingga 7 Agustus 2026, melibatkan Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta seluruh perangkat daerah.


Banggar menekankan agar perubahan anggaran lebih diarahkan pada program yang benar-benar mendesak dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.



Selain efisiensi anggaran, Banggar juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan data BPJS agar tidak terjadi tumpang tindih data peserta. Pemerintah daerah didorong mengintegrasikan data BPJS dengan data kependudukan dan layanan kesehatan serta melakukan pemutakhiran secara berkala.


KUA-PPAS 2027 Diproyeksikan Rp1,74 Triliun Dalam rapat yang sama, Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga menyampaikan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027.


Bupati Saleh Asnawi mengatakan penyusunan anggaran 2027 menggunakan pendekatan tematik, holistik, integratif dan spasial, dengan kebijakan belanja berbasis money follows program.


Artinya, anggaran diarahkan kepada program yang dinilai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.


Untuk 2027, Pemkab Tanggamus menetapkan tema pembangunan Peningkatan Produktivitas Melalui Infrastruktur dan Investasi Daerah Untuk Mendorong Hilirisasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas.


Adapun lima prioritas pembangunan yang ditetapkan yakni penguatan kualitas manusia melalui pendidikan dan kesehatan; peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah; pemerataan infrastruktur yang berkeadilan; peningkatan reformasi birokrasi; serta peningkatan kamtibmas dan pembangunan berkelanjutan.


Dari sisi fiskal, pendapatan daerah 2027 diproyeksikan Rp1,74 triliun, terdiri atas PAD sebesar Rp139,38 miliar, pendapatan transfer sekitar Rp1,51 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp84,2 miliar.


Sementara belanja daerah diproyeksikan Rp1,71 triliun Dengan komposisi tersebut terdapat surplus pendapatan dan belanja sebesar Rp20,28 miliar.


Untuk pembiayaan, penerimaan pembiayaan diproyeksikan Rp6,5 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp26,78 miliar, yang antara lain digunakan untuk penyertaan modal daerah dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.


Bupati menegaskan rancangan tersebut tetap diarahkan dalam kondisi anggaran berimbang antara pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.


“Penyusunan Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2027 ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial, serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program,” kata Bupati.


Menurutnya, proses selanjutnya akan dilakukan melalui pembahasan bersama antara Badan Anggaran DPRD, TAPD dan perangkat daerah untuk kemudian menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.


Sementara itu, Banggar DPRD juga mendorong Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak air, air permukaan dan air tanah.


Banggar meminta pemerintah memperbaiki basis data wajib pajak, memperkuat pengawasan, meningkatkan koordinasi lintas instansi, memanfaatkan teknologi informasi serta aktif mencari objek pajak baru yang potensial.

 

Dengan ditandatanganinya MoU KUPA dan PPAS-P 2026 serta disampaikannya Rancangan KUA-PPAS 2027, tahapan penganggaran daerah Tanggamus memasuki proses pembahasan berikutnya.


Pemerintah daerah dan DPRD diharapkan memastikan setiap rupiah anggaran tidak sekadar terserap, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat Tanggamus.

Amrullah

Tanggamus Bahas Stabilitas Harga Pangan Hingga Dukungan Program 3 Juta Rumah

 


Tanggamus, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah secara virtual di Ruang Rapat Wakil Bupati Tanggamus, Senin (20/7/2026).


Rakor dipimpin Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya Mega. Turut hadir Inspektur Kabupaten Tanggamus Suhendar Z, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Kadis Naker Dharma Saputra, perwakilan Polres Tanggamus, Kodim 0424/Tanggamus, Kejaksaan Negeri, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Tanggamus, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya Mega mengatakan, rakor membahas perkembangan inflasi nasional dan Provinsi Lampung, kondisi harga pangan di Kabupaten Tanggamus, neraca ketersediaan bahan pangan, serta evaluasi berbagai program pengendalian inflasi yang telah dilaksanakan sepanjang 2026.


"Rakor ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan pangan, sekaligus mengevaluasi langkah-langkah pengendalian inflasi agar tetap efektif," ujar Hendra Wijaya.


Berdasarkan laporan Tim Pengendalian Inflasi Kabupaten Tanggamus per 20 Juli 2026, secara nasional inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,34 persen, sementara secara bulanan (month to month/m-to-m) terjadi deflasi 0,44 persen. Komoditas penyumbang inflasi nasional terbesar berasal dari emas perhiasan sebesar 0,61 persen, bensin 0,25 persen, ikan segar 0,23 persen, dan beras 0,16 persen.



Sementara itu, Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan sebesar 2,46 persen dengan inflasi bulanan 0,55 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar sebesar 1,75 persen, disusul perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,63 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,26 persen, serta transportasi sebesar 0,52 persen. Adapun kelompok pendidikan mengalami deflasi sebesar 1,18 persen.


Untuk kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang menjadi sampel Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 3,25 persen, sedangkan terendah di Kota Bandar Lampung sebesar 2,08 persen.


Laporan juga menunjukkan perkembangan harga sejumlah komoditas strategis di Kabupaten Tanggamus melalui Sistem Informasi Komoditas Pangan dan Pertanian (SIKOPP). Harga beras medium masih stabil di angka Rp13.125 per kilogram, gula pasir Rp17.300 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp20.750 per liter, daging ayam Rp27.750 per kilogram, dan daging sapi Rp130.000 per kilogram.


Sementara itu, harga telur ayam ras mengalami kenaikan dari Rp25.375 menjadi Rp26.000 per kilogram, sedangkan bawang merah turun dari Rp38.000 menjadi Rp36.750 per kilogram. Harga cabai merah besar juga turun menjadi Rp35.750 per kilogram, sementara cabai rawit tetap berada di angka Rp41.750 per kilogram.


Dari sisi ketersediaan pangan, neraca pangan Kabupaten Tanggamus menunjukkan kondisi surplus pada berbagai komoditas utama. Ketersediaan beras mencapai 106.675 ton dengan kebutuhan 5.297 ton, sehingga masih terdapat surplus sekitar 101.379 ton.


Komoditas lainnya juga berada dalam kondisi aman, di antaranya jagung surplus 8.762 ton, kedelai 29 ton, bawang merah 15 ton, bawang putih 35 ton, cabai rawit 17 ton, cabai besar 12 ton, daging sapi atau kerbau 477 ton, daging ayam ras 4.079 ton, telur ayam ras 3.769 ton, gula pasir 11.876 ton, serta minyak goreng 102 ton.


Dalam laporan tersebut juga dipaparkan perkembangan Indikator Perkembangan Harga (IPH) sebagai indikator potensi inflasi di daerah non-IHK. Pada minggu kedua Juli 2026, IPH Kabupaten Tanggamus tercatat sebesar 0,06 persen, dipengaruhi perubahan harga gula pasir, tepung terigu, dan bawang merah. Sementara rata-rata IPH Juni 2026 sebesar 0,40 persen dengan komoditas utama penyebab fluktuasi berasal dari cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.


Sepanjang 2026, Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan berbagai langkah pengendalian inflasi, mulai dari penyusunan roadmap TPID, High Level Meeting yang dipimpin Wakil Bupati, bazar pasar murah menjelang Ramadan, operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi, Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kecamatan, operasi pasar minyak goreng serentak, capacity building TPID bersama Kejaksaan Negeri Kotaagung, hingga penyusunan neraca pangan daerah.


"Berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi," kata Hendra.


Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan agar pengendalian inflasi berjalan optimal, pasokan pangan tetap tersedia, dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terus dipertahankan.

Amrullah

Polres Tanggamus Gelar Pengamanan Kepulangan Jamaah Haji Kloter 56

 


Tanggamus, (gm) -- Polres Tanggamus menggelar pengamanan dalam proses kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Tanggamus yang tergabung dalam Kloter 56 JKG. Sebanyak 18 jamaah tersebut tiba di halaman Kantor Bupati Tanggamus pada Senin dini hari, 7 Juli 2025 sekitar pukul 02.30 WIB.


Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian penyambutan berlangsung aman, tertib, dan lancar. 


Personel Polres Tanggamus disiagakan dalam penjemputan di Asrama Haji, Bandar Lampung, beberapa titik, terutama di sepanjang akses jalan masuk kantor bupati serta titik penurunan jamaah.


Kasi Humas Polres Tanggamus AKP M. Yusuf, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat dalam momentum keagamaan yang sakral ini.


"Kehadiran personel Polres Tanggamus dalam pengamanan ini merupakan wujud pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya para jamaah haji dan keluarganya yang menjemput di lokasi," ujar AKP M. Yusuf.



Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara humanis dengan pendekatan preventif agar kegiatan berjalan lancar. 


“Kami pastikan seluruh proses penjemputan berlangsung aman, tidak ada gangguan dan tetap kondusif hingga para jamaah tiba di rumah masing-masing,” imbuhnya.


Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tanggamus, H. Nursaad, rombongan Kloter 56 diberangkatkan dari Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, pada tengah malam dan tiba di lingkungan Pemkab Tanggamus menjelang subuh.


"18 Jama'ah haji Tanggamus dari Asrama Haji Raja Basa langsung menuju Kabupaten Tanggamus," ungkap H. Nursaad.


Sesampainya di lokasi, jamaah disambut oleh Kasubbag TU Mardanus dan Kasi Bimas Islam Saiful Arfan, mewakili Kepala Kantor Kemenag Tanggamus. Proses penyerahan kepada keluarga berlangsung tertib dan penuh haru.


Ia menjelaskan, jamaah haji Kloter 56 ini merupakan rombongan terakhir dari total 406 jamaah asal Kabupaten Tanggamus yang berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1446 H/2025 M. 


"Sebelumnya, Kloter 39 yang terdiri dari 387 jamaah dan 6 petugas telah tiba lebih dahulu pada 28 Juni 2025, dan dua jamaah lainnya tergabung dalam Kloter JKG 53," tegasnya.


Sebagai catatan, dua jamaah asal Tanggamus wafat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. H. Andi Alwi Tane dari Kecamatan Kelumbayan meninggal di Madinah, sedangkan H. Marja’i Sandarmo wafat setelah tiba di Indonesia dan dirawat di RS Sitanala Tangerang.


Dengan tibanya Kloter 56, seluruh jamaah haji asal Kabupaten Tanggamus telah kembali ke tanah air, menandai berakhirnya seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji tahun 2025 dengan lancar dan tertib.