Temuan Jenazah Tergantung Di Pohon Alpukat Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Polsek Pulau Panggung melakukan penanganan dan identifikasi setelah ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergantung di pohon alpukat di Dusun Sumber Tengah, Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.


Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, korban diketahui bernama Sarifudin (34), warga Dusun Sumber Tengah, Pekon Tekad. Korban ditemukan oleh seorang warga bernama Sutrisno saat hendak melakukan aktivitas mengambil nira aren di sekitar lokasi.


“Korban ditemukan oleh saksi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Setelah mendapat informasi tersebut, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara,” kata Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi.Arif, S.T.P., S.I.K., M.A.


Kapolsek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan seutas tali berwarna merah dengan panjang sekitar 180 sentimeter. Tali tersebut ditemukan melilit pada bagian leher korban, sementara ujung lainnya terikat pada pohon alpukat yang berada di belakang rumah korban.


Untuk memastikan kondisi korban, petugas kemudian berkoordinasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Pulau Panggung. Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Selvi Atistina terhadap kondisi tubuh korban.



“Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukan bekas jeratan pada bagian leher dan kondisi lidah tergigit,” jelasnya.


Iptu Suamin mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sehari-hari bekerja sebagai pengantar paket Shopee. Korban diketahui berasal dari Pekon Dadapan, Kecamatan Sumberejo, kemudian menikah dengan warga Pekon Tekad dan tinggal bersama istri serta dua orang anaknya.


Dalam kehidupan sehari-hari, korban disebut seringa pertengkaran dengan istrinya yang berkaitan dengan persoalan ekonomi. Kondisi tersebut menjadi salah satu informasi yang turut didalami pihaknya dalam penanganan peristiwa tersebut.


“Dari keterangan yang kami peroleh, korban memang memiliki persoalan dalam rumah tangga, terutama terkait masalah ekonomi. Namun, untuk keseluruhan penyebabnya masih kami dalami berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga,” ungkapnya.


Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans pekon oleh Kepala Pekon Dadapan untuk diserahkan kepada pihak keluarga di Pekon Dadapan. Pemindahan tersebut dilakukan atas permintaan keluarga korban.


"Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan telah membuat surat pernyataan terkait penolakan tersebut. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman," tegasnya.


Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat yang sedang menghadapi persoalan keluarga, tekanan ekonomi, maupun masalah pribadi agar tidak menghadapi kondisi tersebut seorang diri. Masyarakat diharapkan segera mencari dukungan dari keluarga, orang yang dipercaya, tenaga kesehatan, atau pihak terkait apabila mengalami tekanan berat.


"Masyarakat diminta saling memperhatikan kondisi anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Jika menemukan seseorang yang membutuhkan pertolongan atau menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, segera berikan bantuan dan hubungi pihak berwenang atau layanan kesehatan terdekat," imbaunya. 

Polres Lampung Barat : Ungkap Kasus Pembunuhan Di Way Tenong Pelaku Serahkan Diri

 



Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Surya Zainal bin Ahmad, 54 tahun, beragama Islam, berprofesi sebagai wiraswasta, dan berdomisili di Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.


Peristiwa tersebut terjadi pada Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, kejadian bermula ketika pelaku pulang dari wilayah Sekincau setelah menawarkan kebunnya untuk dijual.


Setibanya di rumah sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah. Tidak lama berselang, pelaku melihat seorang laki-laki yang kemudian diketahui sebagai korban sedang mengetuk pintu rumahnya. Pelaku kemudian membuka pintu dan korban menanyakan keberadaan istri pelaku.


Pelaku menjawab bahwa istrinya belum pulang. Selanjutnya, korban menyampaikan kepada pelaku mengenai adanya kewajiban pembayaran angsuran yang disebut masih menjadi tanggungan istri pelaku.


Pelaku kemudian menyuruh korban masuk ke dalam rumah, namun korban menolak. Pelaku selanjutnya meminta korban untuk pulang terlebih dahulu dan sempat memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada korban. Namun, uang tersebut tidak diterima oleh korban.


Dalam percakapan tersebut, pelaku kemudian menyampaikan agar persoalan utang tersebut dilaporkan kepada polisi karena menurut pelaku persoalan tersebut merupakan perkara perdata. Namun, korban tetap meminta agar pembayaran angsuran dilakukan.


Situasi kemudian memanas. Hingga sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah golok miliknya. Pelaku kemudian keluar dan menghampiri korban.


Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, pelaku kemudian melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan golok tersebut. Korban mengalami luka pada bagian leher dan kemudian terjatuh. Pelaku kembali melakukan pembacokan terhadap korban sebelum meninggalkan lokasi.


Setelah kejadian tersebut, pelaku kemudian berlari ke bagian belakang rumahnya dan sempat mencoba mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali. Namun, upaya tersebut gagal karena tali yang digunakan terputus.



Pelaku kemudian mendatangi rumah keponakannya yang bernama Asminudin dan meminta untuk diantar ke Pospol Way Tenong untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.


Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi


Pengungkapan perkara tersebut bermula dari informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas bahwa pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, seorang laki-laki bernama Husni Tamrin datang ke Pospol Way Tenong Polsek Sumber Jaya dengan maksud menyerahkan diri.


Yang bersangkutan mengaku baru saja melakukan pembunuhan terhadap seorang laki-laki. Mendapat informasi tersebut, Tim URC Satreskrim Polres Lampung Barat bersama personel Polsek Sumber Jaya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.


Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya dan memberikan keterangan kepada petugas terkait kronologi kejadian. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polres Lampung Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Barang Bukti Diamankan


Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, di antaranya:


1 bilah senjata tajam jenis golok dengan panjang sekitar 42 sentimeter, yang terdapat tanda bercak kemerahan diduga bekas darah mengering pada sisi tajam, berikut 1 buah sarung golok terbuat dari kayu dengan panjang sekitar 30 sentimeter;


1 potong jaket korban warna cokelat tua;


1 potong baju lengan panjang korban warna hitam;


1 potong celana jeans panjang korban warna biru;


1 buah topi korban warna cokelat.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melalui jajaran Satreskrim menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi adanya seorang warga yang menyerahkan diri dan mengaku terlibat dalam tindak pidana pembunuhan. 


“Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku untuk kemudian dilakukan pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut. Kami memastikan setiap perkara pidana akan ditangani secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.


Saat ini, tersangka HT telah diamankan di Polres Lampung Barat untuk menjalani proses penyidikan. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif, keterangan saksi, barang bukti, serta fakta-fakta lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Polres Lampung Barat mengimbau masyarakat agar setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan menempuh jalur hukum, sehingga tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain (humas)

Polda Lampung Ungkap Jaringan Narkotika Aceh–Jakarta, Amankan 89 Kg Sabu Dan Ribuan Etomidate

 


Lampung Selatan,(gerakmedia) -- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi jalur Aceh–Jakarta. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 89 kilogram, ribuan butir etomidate, serta etomidate cair, Selasa (6/10/2026).


Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja keras personel dalam melakukan pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polda Lampung.


Kasus pertama terungkap pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 05.50 WIB, bertempat di Area Pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Saat melakukan pemeriksaan terhadap satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Innova, petugas menemukan narkotika jenis sabu sebanyak 39 paket dengan berat 39 kilogram serta 1.929 pcs etomidate dan etomidate cair sebanyak 8,4 liter.


Berdasarkan hasil pengembangan dan pemeriksaan terhadap tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan jaringan hingga berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut di wilayah Depok, Jawa Barat dan Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan beberapa tersangka dengan peran berbeda, mulai dari kurir, penerima barang, hingga pihak yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan.


Selain itu, pada waktu yang sama, Polres Lampung Selatan juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu lainnya di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari pengungkapan tersebut diamankan 50 kilogram sabu yang dibawa oleh tiga orang tersangka yang diduga berperan sebagai kurir jaringan Aceh–Jawa.



Dari keseluruhan pengungkapan, total barang bukti yang berhasil diamankan yaitu:


Sabu seberat 89 kilogram


Etomidate sebanyak ±1.929 pcs


Etomidate cair sebanyak ±8,4 liter


4 unit kendaraan roda empat


9 unit telepon genggam


Uang tunai Rp251.500.000



Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa Polda Lampung berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika yang memanfaatkan wilayah Lampung sebagai jalur lintas distribusi.


"Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar" ujar Helfi,

Selasa (6/10/2026).


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana perubahan dan penyesuaian ketentuan pidana yang berlaku, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.


Dari jumlah barang bukti yang berhasil disita, diperkirakan sebanyak ±450.165 jiwa dapat diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

HUT Ke 81 TNI : Wabup Lampung Barat Silaturahmi Ke Kodim 0422/LB

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin melakukan silaturahmi bersama jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0422/Lampung Barat, Selasa (06/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0422/LB tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0422/LB.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mad Hasnurin hadir bersama Sekretaris Daerah, Plt. Asisten dan sejumlah kepala perangkat daerah. Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar TNI dalam memperingati hari jadinya yang ke-81.


Suasana silaturahmi berlangsung hangat. Wakil Bupati bersama Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan. serta jajaran kepala perangkat daerah turut melakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI.



Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menyampaikan bahwa peringatan HUT TNI tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan ucapan selamat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan TNI.


"Silaturahmi ini menjadi momentum bagi kita untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0422/LB. Kami mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 kepada seluruh keluarga besar TNI," ujar Mad Hasnurin.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Lampung Barat.


Ia berharap hubungan yang selama ini telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga pemerintah daerah bersama TNI dapat terus bekerja sama dalam memberikan pelayanan dan menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.


"Semoga di usia ke-81 ini, TNI semakin kuat, profesional dan selalu dekat dengan masyarakat. Kami berharap sinergi dan kerja sama yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lampung Barat," pungkasnya.

Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Di Kecamatan Kotaagung Barat, Sekda Tanggamus Meninjau langsung Pelayanan Koperasi Merah Putih hingga Potensi Ekonomi Pekon

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Ir. Suaidi, M.M., melakukan kunjungan kerja dalam rangka evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik di Kecamatan Kotaagung Barat Selasa, (6/10/2026).


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus memastikan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik serta program pembangunan di tingkat kecamatan dan pekon berjalan sesuai arah kebijakan daerah.


Sekda Suaidi didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rully Runa Yuda, Kepala Dinas Pendidikan Viktor Libradi, Kepala Dinas Kesehatan Herry Novrizal serta jajaran terkait.


Kedatangan rombongan disambut Camat Kotaagung Barat Sarif Hidayat Bangsawan bersama jajaran kecamatan dan seluruh kepala pekon se-Kecamatan Kotaagung Barat.


Dalam pertemuan di Kantor Kecamatan Kotaagung Barat, Camat Sarif Hidayat menyampaikan paparan mengenai kondisi pemerintahan, sumber daya aparatur, pendidikan, kesehatan serta sejumlah program pembangunan nasional yang berjalan di wilayahnya.


Kecamatan Kotaagung Barat memiliki 16 pekon. Paparan juga mencakup kondisi ASN dan tenaga PPPK, satuan pendidikan, pelayanan Puskesmas, posyandu, stunting serta perkembangan program pembangunan, termasuk Koperasi Desa Merah Putih dan rencana pembangunan kampung neyalan merah putih di 2 pekon.


Usai paparan kecamatan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan penyampaian aspirasi dari para kepala pekon.


Salah satu persoalan yang disampaikan berkaitan dengan kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan serta kesiapan lahan untuk pembangunan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih.


Sekda Suaidi menegaskan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kesamaan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga pemerintahan pekon.


“Apa yang diinginkan di pusat itu harus turun juga ke bawah. Kalau apa yang diinginkan pemerintah tidak sampai ke bawah, kita akan sulit mencapai apa yang kita cita-citakan,” ujar Suaidi.


Ia juga mendorong pemerintah pekon memanfaatkan berbagai program pemerintah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan atau fasilitas, tetapi mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.



“Produk-produk UMKM dan hasil produksi masyarakat bisa masuk ke koperasi. Di situlah perputaran ekonomi masyarakat bisa berjalan,” katanya.


Cek Pelayanan Puskesmas hingga SPPG


Setelah kegiatan di kantor kecamatan, Sekda bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke UPTD Puskesmas Negara Batin.


Di lokasi tersebut, rombongan mengecek pelayanan publik, fasilitas kesehatan, ruang perawatan serta berinteraksi dengan sejumlah pasien untuk mengetahui secara langsung pengalaman masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.


Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talagening di Pekon Talagening 


Sekda dan rombongan mengecek langsung kondisi dapur, kebersihan fasilitas, proses pengolahan bahan, hingga saluran dan sistem pembuangan air. Pengelola SPPG juga dimintai penjelasan mengenai pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP).


Suaidi menegaskan agar seluruh SOP dijalankan secara disiplin untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap aman dan memenuhi standar kesehatan.


“SPPG di Kecamatan Kotaagung Barat ini ada dua. Alhamdulillah SOP-nya sudah bagus, mulai dari barang masuk, pengolahan, distribusi sampai pembuangan pipanya. Kami tadi sudah berpesan melalui Pak Kadis Kesehatan agar SOP ini disiplin dijalankan,” jelasnya.


Tinjau Revitalisasi SDN 1 Gedung Jambu


Usai meninjau SPPG, Sekda Suaidi bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke SDN 1 Gedung Jambu, salah satu sekolah yang menerima bantuan program revitalisasi.


Di sekolah tersebut, Sekda mengecek langsung progres pembangunan dan kondisi fisik bangunan yang sedang direvitalisasi. Ia juga berdialog dengan panitia pelaksana dan kepala sekolah untuk mengetahui persentase realisasi pembangunan serta tahapan pekerjaan yang telah dilaksanakan.


Pengecekan dilakukan secara langsung pada bagian-bagian bangunan untuk memastikan pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai dengan rencana.


Selain meninjau pembangunan, Sekda juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa, khususnya siswa kelas VI.


Dalam kesempatan tersebut, Suaidi menanyakan cita-cita para siswa setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah dasar sekaligus memberikan motivasi, harapan dan nasihat agar para siswa terus belajar serta memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Momen tersebut menjadi salah satu bagian dari kunjungan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga melihat langsung kondisi dan semangat para peserta didik sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Tanggamus.


Tinjau Koperasi dan Peternakan Ayam Petelur


Rombongan kemudian meninjau Koperasi Desa Merah Putih di Pekon Kalimiring dan Pekon Kanyangan. Sekda mengecek kesiapan fasilitas sekaligus mempertanyakan status dan kesiapan lahan kepada kepala pekon.


Dari Kalimiring, kunjungan berlanjut ke BUMDes yang mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.


Di lokasi tersebut, Sekda melihat langsung aktivitas peternakan dan berdialog dengan pengelola terkait jumlah ternak, kebutuhan pakan, produksi telur hingga potensi keuntungan usaha.


Sekda juga melihat peluang agar hasil produksi telur dari BUMDes dapat mendukung kebutuhan SPPG apabila memenuhi standar dan kualitas yang diperlukan.


Menurut Suaidi, usaha peternakan ayam petelur tersebut memiliki potensi ekonomi yang baik dan dapat menjadi contoh bagi pekon lain dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.


Kunjungan selanjutnya dilakukan ke Koperasi Desa Merah Putih di Pekon Kanyangan. Sekda mengecek kesiapan fasilitas serta kendaraan yang telah diterima dan diserahkan kepada pihak pekon untuk mendukung operasional koperasi.


Sekda: Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah di Kecamatan Kotaagung Barat Berjalan Baik


Di akhir rangkaian kunjungan, Sekda Suaidi menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kecamatan Kotaagung Barat berjalan baik.


Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah koordinasi antara kecamatan dengan seluruh pekon.


“Kalau kita hadir di kantor kecamatan dan kita minta berkoordinasi dengan pekon, tetapi banyak pekonnya tidak hadir, itu indikasi pemerintahan kecamatan tidak bagus. Tetapi ini alhamdulillah 16 pekon hadir semua,” ungkapnya.


Menurutnya, pejabat di tingkat kecamatan tidak hanya dituntut menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu membangun koordinasi dengan seluruh perangkat pekon, unsur masyarakat serta unsur pimpinan kecamatan (uspika).


“Yang dituntut untuk pejabat di kecamatan itu bagaimana dia bisa berkoordinasi dengan seluruh perangkat pekon dan seluruh elemen masyarakat ataupun uspika yang ada di kecamatan, supaya koordinasinya berjalan baik. Dan Kotaagung Barat, alhamdulillah kami lihat berjalan baik,” kata Suaidi.


Ia menambahkan, meskipun kondisi anggaran daerah menghadapi berbagai keterbatasan, Pemkab Tanggamus tetap berupaya mencari sumber program pembangunan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian.


“Pak Bupati tidak putus asa. Beliau terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh kementerian untuk mendapatkan program-program pembangunan bagi wilayah Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya.


Rangkaian kunjungan kerja kemudian ditutup dengan santap siang bersama di Kantor Kecamatan Kotaagung Barat.

Kapolres AKBP AH Hudi Arif Tiba Di Polres Tanggamus Disambut Siger Pangunten Hingga Tradisi Pedang Pora

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Kapolres Tanggamus yang baru, AKBP AH Hudi Arif, S.T.P., S.I.K., M.A., tiba di Mapolres Tanggamus, Kedatangannya disambut langsung oleh Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa Putra, S.H., M.H., bersama jajaran di gerbang utama Mapolres setempat Selasa, (6/10/2026). 


Penyambutan kemudian dilanjutkan dengan nuansa budaya Lampung melalui Tari Siger Pangunten yang dibawakan oleh siswa SMA Negeri 1 Kota Agung. Tari tradisional tersebut menjadi bagian dari penyambutan sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolres Tanggamus yang baru.


Selain Tari Siger Pangunten, dua Polisi Cilik (Pocil) Polres Tanggamus turut menyambut kedatangan AKBP AH Hudi Arif dengan menyerahkan buket bunga. Penyambutan juga diwarnai pemberian selendang tapis sebagai bagian dari nuansa budaya Lampung.


Usai rangkaian penyambutan tersebut, Kapolres Tanggamus menerima jajar hormat dan laporan kondisi Markas Komando (Mako) dari personel Sat Samapta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perkenalan para pejabat utama Polres Tanggamus kepada Kapolres yang baru.



Tak berhenti di situ, rangkaian penyambutan dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora. Sebanyak 15 personel, termasuk komandan pleton (danton), mengikuti prosesi tersebut di bawah pimpinan Ipda Ujang Wahyudi selaku KSPKT Polres Tanggamus.


Tradisi Pedang Pora menjadi salah satu bentuk penghormatan dalam penyambutan pejabat baru di lingkungan Kepolisian. Setelah seluruh rangkaian penyambutan selesai, AKBP AH Hudi Arif kemudian melanjutkan kegiatan internal bersama jajaran Polres Tanggamus.


Usai tradisi Pedang Pora, Kapolres AKBP AH Hudi Arif, selanjutnya disambut Kapolres Tanggamus lama AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., bersama istri di koridor utama Mapolres.


Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., mengatakan, rangkaian penyambutan Kapolres AKBP AH Hudi Arif dilaksanakan melalui sejumlah kegiatan.


“Kegiatan di antaranya penyambutan awal, laporan kesatuan, commander wish di lapangan dan aula. Pada sore harinya dilaksanakan pelepasan AKBP Rahmad Sujatmiko,” kata AKP Sofyansyah.

Bupati Tanggamus Tinjau Sejumlah Ruas Jalan Kabupaten Tegaskan Kualitas Pembangunan Jadi Prioritas

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jon Novri, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tanggamus Suhartono, meninjau sejumlah ruas jalan kabupaten, Sabtu (3/10/2026).


Peninjauan diawali di ruas Jalan Way Halom–Talang Padang. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur jalan sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan dan penanganan jalan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa kualitas pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Pembangunan jalan tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan kebutuhan akses saat ini, tetapi juga diharapkan memiliki kualitas yang baik sehingga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.



“Yang paling penting adalah kualitas pembangunan. Kita ingin jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati.


Usai meninjau ruas Jalan Way Halom–Talang Padang, Bupati bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke ruas Jalan Pugung–Bulok yang merupakan salah satu ruas jalan kabupaten dan pembangunannya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanggamus.


Peninjauan dilanjutkan ke ruas Jalan Tanjung Lilik. Ruas tersebut juga merupakan bagian dari jaringan jalan kabupaten yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian antarwilayah.


Melalui peninjauan langsung ke lapangan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus ingin memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi jalan, kualitas pekerjaan yang telah dilaksanakan, serta kebutuhan penanganan pada masing-masing ruas.


Bupati juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang memperhatikan mutu pekerjaan, ketepatan pelaksanaan, serta kebutuhan masyarakat sebagai penerima manfaat.


Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


Peninjauan lapangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk memastikan pembangunan infrastruktur dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.