Lampung Barat Tandai HUT Ke 35 Dengan Tanam Pohon

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Usai sidang Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 di ruang Makhgasana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) menanam pohon buah Alpukat dan Durian di pelataran kantor DPRD, Rabu,(23/9/2026).


Setiba di lokasi penanaman, Bupati Lampung Barat langsung mengambil cangkul dan menanam bibit pohon alpukat pada lubang tanam yang sudah disediakan. 


Sembari menimbun lubang tanam, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan penanaman pohon ini bukan sekedar seremonial.



"Kita tidak ingin HUT hanya habis di dalam gedung. Lampung Barat ini adalah kabupaten konservasi, paru-paru Provinsi Lampung. Kalau kita tidak jaga dari sekarang, anak cucu kita hanya dengar cerita tentang hutan," ujar Parosil.


Menurut dia, pelataran DPRD dipilih sebagai simbol. Pusat pengambilan kebijakan harus memberi contoh.


Parosil mengingatkan, sebagian besar wilayah Lampung Barat adalah kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. 


Oleh karenanya, kerusakan sekecil apa pun berdampak pada air, kopi, dan kehidupan petani.


"Jalan boleh kita bangun, ekonomi boleh kita kejar, tapi kalau sumber air mati karena pohon habis, semua selesai. Konservasi ini bukan jargon, ini kebutuhan hidup," ucapnya.


Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial menyatakan DPRD mendukung komitmen kabupaten konservasi.


"Penanaman hari ini jadi pengingat bahwa keputusan yang kita buat di gedung ini harus ramah lingkungan," ujar Edi.


Forkopimda yang hadir juga melakukan penanaman bergantian. Kegiatan ditutup dengan penyiraman bersama.

Sat Binmas Polres Pesisir Barat Edukasi Pemuda tentang Bahaya Judi Online Dan Narkoba

 


Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Sat Binmas Polres Pesisir Barat terus meningkatkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat sebagai upaya mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya di kalangan generasi muda Pada Kamis,(24/9/2026).


personel Sat Binmas Polres Pesisir Barat melaksanakan patroli sambang di wilayah Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi sejumlah pemuda yang ditemui dan memberikan edukasi mengenai bahaya judi online serta penyalahgunaan narkoba.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat IPTU Totok Tri Winarno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.




“Judi online dan penyalahgunaan narkoba dapat memberikan dampak buruk bagi kehidupan, baik dari sisi kesehatan, sosial, ekonomi maupun masa depan. Kami mengajak para pemuda untuk menjauhi kedua hal tersebut dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, personel juga mengimbau para pemuda agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi yang dapat mengarah pada aktivitas perjudian online dan penyalahgunaan narkoba.


Sat Binmas Polres Pesisir Barat akan terus mengedepankan kegiatan sambang dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

Sekda Tanggamus Tinjau Tanggul Way Belu Siapkan Penanganan Darurat

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi, M.M., meninjau langsung kondisi tanggul Sungai Way Belu yang jebol di wilayah Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat, Rabu (23/9/2026).


Peninjauan dilakukan menyusul banjir yang terjadi sehari sebelumnya dan berdampak terhadap permukiman warga hingga fasilitas pendidikan. Sekda didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Tanggamus Jon Novri, Camat Kotaagung Barat, jajaran BPBD, Damkar, PolPP, serta aparatur pekon.


Dari hasil peninjauan, kondisi aliran Way Belu dinilai memerlukan penanganan segera. Selain tanggul yang jebol, terjadi pendangkalan yang membuat permukaan aliran sungai hampir sejajar dengan area kebun warga.


Suaidi mengatakan, pemerintah daerah akan mengkaji sejumlah opsi penanganan, termasuk pembangunan bronjong maupun penguatan tanggul, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kemampuan anggaran daerah.


“Ini masih kita pertimbangkan, apakah nanti akan dilakukan bronjong atau penanggulan. Tetapi ini memakan biaya besar,” ujar Suaidi.


Ia menjelaskan, salah satu titik yang perlu mendapat perhatian berada di sekitar kebun kampung dengan panjang sekitar 70 meter. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap lahan persawahan warga yang diperkirakan mencapai 50 hingga 70 hektare.



Selain penanganan permanen, pemerintah daerah juga mempertimbangkan langkah cepat berupa pembuatan tanggul darurat untuk mengurangi risiko apabila kembali terjadi hujan deras.


“Dalam waktu dekat ini kita akan sementara, mungkin melalui BPBD, melakukan pembuatan tanggul darurat,” katanya.


Suaidi juga menyoroti kondisi pendangkalan di bagian hilir Way Belu. Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya dilakukan pada titik tanggul yang jebol, tetapi juga perlu memperhatikan kelancaran aliran air di bagian hilir.


“Kalau di hilirnya terjadi pendangkalan, ketika air datang tidak mengalir, ini bisa kembali menghantam. Jadi ini juga menjadi pertimbangan,” ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Tanggamus selanjutnya akan melakukan perhitungan teknis dan pembahasan lebih lanjut untuk menentukan bentuk penanganan yang diperlukan. Opsi penanganan juga akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, termasuk kemungkinan mengusulkan dukungan pemerintah pusat apabila diperlukan.


Untuk sementara, masyarakat di sekitar aliran Way Belu diimbau meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun. Suaidi juga meminta aparatur pekon berkoordinasi dengan wilayah lain untuk memantau potensi kiriman air dari bagian hulu.


“Imbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati kalau ada hujan. Aparat pekon juga harus saling berkoordinasi dengan wilayah di atas,” jelasnya.


Penanganan tanggul Way Belu menjadi prioritas karena kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan keselamatan warga, tetapi juga berpotensi memengaruhi lahan pertanian dan aktivitas sekolah di sekitar lokasi.

Polres Pesisir Barat Gelar Pengamanan Latihan Kesiagaan Evakuasi Medis Udara Puskesau Tahun 2026

 


Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Polres Pesisir Barat melaksanakan pengamanan kegiatan Latihan Kesiagaan Evakuasi Medis Udara Puskesau Tahun 2026 yang berlangsung di Bandara M. Taufik Kiemas, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (23/9/2026).


Pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., mengatakan bahwa personel telah ditempatkan di sejumlah titik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.



“Pengamanan ini merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan rasa aman selama pelaksanaan latihan. Personel kami melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib,” ujar Kompol Rohmadi.


Ia menambahkan, personel juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait di lapangan untuk mengantisipasi berbagai situasi yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.


“Kami mengedepankan koordinasi dan kesiapsiagaan personel selama kegiatan berlangsung. Dengan pengamanan yang dilakukan secara optimal, diharapkan latihan dapat berjalan lancar dan seluruh peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi tetap merasa aman,” pungkasnya.

Coaching Clinic Manajemen Talenta Digelar Tanggamus Perkuat Sistem Merit ASN

 


Tanggamus, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada kinerja.


Upaya tersebut dibahas melalui Coaching Clinic Manajemen Talenta Kabupaten Tanggamus yang digelar di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Tanggamus Dharma Saputra, para PNS lingkup perangkat daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, serta para pejabat fungsional bidang SDM pada BKPSDM Kabupaten Tanggamus.


Coaching clinic menjadi ruang pembelajaran sekaligus pendampingan bagi jajaran pemerintah daerah untuk menyamakan pemahaman mengenai penerapan manajemen talenta ASN.


Pembahasan mencakup pemetaan kompetensi dan kinerja, identifikasi pegawai potensial, pengembangan karier, hingga penyiapan talenta untuk kebutuhan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.


Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, mengatakan manajemen talenta merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem merit sekaligus menyiapkan ASN yang sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintahan.



“Manajemen talenta harus dibangun sebagai sebuah sistem yang terintegrasi. Kita tidak hanya memetakan siapa yang memiliki potensi, tetapi juga memastikan ada proses pengembangan, penempatan, dan suksesi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,” kata Ivan.


Menurutnya, penerapan manajemen talenta membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah, terutama dalam penyediaan data ASN yang akurat dan terintegrasi.


Selain itu, komitmen pimpinan juga menjadi faktor penting agar pengelolaan talenta dapat berjalan secara konsisten dan tidak berhenti pada proses pemetaan pegawai.


“Data yang akurat menjadi dasar dalam menentukan pengembangan karier ASN. Karena itu, seluruh proses harus dilakukan secara objektif dan berbasis pada kompetensi, kinerja serta potensi masing-masing pegawai,” ujarnya.


Melalui coaching clinic ini, Pemkab Tanggamus mendorong agar implementasi manajemen talenta dapat menghasilkan langkah tindak lanjut yang lebih konkret.


Pengelolaan ASN diarahkan tidak lagi sebatas memenuhi kebutuhan kepegawaian, tetapi juga memastikan pegawai yang memiliki kompetensi dan potensi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.


Manajemen talenta juga diharapkan menjadi bagian dari transformasi manajemen ASN di Kabupaten Tanggamus, dengan menempatkan kompetensi, kinerja, potensi, serta kebutuhan organisasi sebagai dasar dalam pengembangan karier aparatur.


Dengan penerapan yang terintegrasi, manajemen talenta diharapkan mampu mendukung tersedianya ASN yang tepat pada posisi yang tepat, sekaligus memperkuat kinerja birokrasi dalam mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Tanggamus.

Kepala Sekolah SMK 1 Liwa Bapak Sutrisno S.Kom. M.M Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Ke 35

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMK 1 Liwa Bapak Sutrisno S.Kom. M.M Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Yang Ke 35 Semoga Semakin Jaya Dan Maju Kabupaten Tercinta๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Lampung Barat Hebat๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Kepala Sekolah SMA 2 Liwa Bapak Sarman Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Ke 35

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMA 2 Liwa Bapak Sarman Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Yang Ke 35 Semoga Semakin Jaya Dan Maju Kabupaten Tercinta๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Lampung Barat Hebat๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™