Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan

Kapolres Pesisir Barat Gelar Coffee Morning Bersama BPBD Dan Basarnas Bahas Penanganan Karhutla

 


Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan coffee morning bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas dalam rangka membahas penanganan serta mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pesisir Barat,(24/8/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (24/8/2026) di Ruang Vicon Polres Pesisir Barat. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran hutan dan lahan.


Dalam kegiatan tersebut, dibahas sejumlah langkah strategis terkait pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan cepat, serta mitigasi apabila terjadi karhutla di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Koordinasi antarinstansi dinilai penting untuk memastikan setiap potensi kejadian dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan sinergitas seluruh pihak.


“Penanganan karhutla membutuhkan sinergitas dan koordinasi yang kuat antara Polri, BPBD, Basarnas, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait. Kita harus mengedepankan langkah pencegahan dan mitigasi sehingga apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas,” ujar AKBP Rinto.


Kapolres juga menekankan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat komunikasi dan koordinasi di lapangan. Dengan adanya sinergitas tersebut, diharapkan potensi karhutla di Kabupaten Pesisir Barat dapat diminimalisir serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat dicegah.


Polres Pesisir Barat bersama BPBD dan Basarnas berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dan langkah-langkah preventif sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi potensi karhutla, sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Kunjungan Kapolda Lampung : Berikan Arahan Semangat Dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat



Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Karo Ops Polda Lampung Kombes. Pol. Fadly Munzir Ismail, S.H., S.I.K., M.Si., beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (19/8/2026).


Kunjungan tersebut berlangsung di Bandar Udara Muhammad Taufik Kiemas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan disambut Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., Wakapolres Pesisir Barat KOMPOL Sugeng Sumanto, S.E., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU), perwira dan personel jajaran Polres Pesisir Barat.


Dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Lampung memberikan arahan, motivasi dan pesan moril kepada seluruh personel agar tetap bersyukur serta tidak kehilangan semangat dalam melaksanakan tugas, meskipun menghadapi keterbatasan personel, fasilitas maupun anggaran. Kapolda menekankan pentingnya bekerja keras, disiplin, bertanggung jawab dan tertib administrasi. 


Personel juga diminta untuk tidak bekerja secara monoton, melainkan mampu berpikir besar, menciptakan terobosan, serta membangun komunikasi dan jaringan yang baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, pengusaha maupun seluruh pihak terkait.


“Jangan mengeluh atau merasa kecil karena keterbatasan. Justru dalam keterbatasan kita harus mampu belajar, berinovasi, bekerja dengan hati dan memberikan manfaat,” pesan Kapolda.


Kapolda juga menekankan agar setiap personel dimanfaatkan secara optimal karena setiap anggota sangat berharga. 



Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus terus ditingkatkan, termasuk melalui penguatan keamanan kawasan wisata dan pemberdayaan masyarakat.


Terkait persoalan konflik lahan, Kapolda meminta jajaran untuk mendorong penyelesaian secara baik dan sesuai ketentuan melalui verifikasi serta penataan status tanah dan masyarakat adat, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi dan instansi terkait, termasuk BPN.


Sementara itu, perusahaan perkebunan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kemitraan dan pengelolaan lahan yang adil dan saling menguntungkan.


Pada kesempatan tersebut, Kapolda Lampung juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh personel jajaran Polres Pesisir Barat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.


“Jangan ada anggota yang terlibat narkoba. Tidak ada toleransi dan akan ditindak tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Kapolda.


Kapolda berharap seluruh personel mampu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Sementara itu, Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Lampung merupakan bentuk perhatian dan motivasi pimpinan kepada seluruh jajaran Polres Pesisir Barat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.


“Kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung menjadi motivasi bagi kami seluruh personel untuk semakin meningkatkan semangat, disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dan penekanan yang telah disampaikan,” ujar Kapolres.


“Semoga dengan adanya kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung ini, seluruh personel semakin termotivasi, solid dan mampu memberikan kinerja terbaik serta manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” pungkas Kapolres AKBP Rinto Havian Simbolon.


(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

Polsek Ngaras Ungkap Kasus Pencurian Lampu Boom Di Pelabuhan Kota Jawa Dua Tersangka Diamankan




Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/14/VIII/2026/SPKT/POLSEK NGARAS/POLRES PESISIR BARAT/POLDA LPG dari pelapor Sepri Edo (24), warga Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

Dua tersangka berinisial NR (41) dan N (41), yang juga merupakan warga Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, sempat diamankan oleh warga di Pelabuhan Kota Jawa pada Selasa (4/8/2026).

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan D, S.Psi., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk kesigapan personel Polsek Ngaras dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

"Setiap laporan yang diterima akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. 
Berkat respons cepat anggota di lapangan serta kerja sama masyarakat, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti sehingga proses hukum dapat segera dilakukan," ujar Kapolsek.


Peristiwa bermula saat alarm GPS pada telepon genggam korban berbunyi, menandakan adanya pergerakan Lampu Boom yang dipasang di tengah laut.

Korban bersama dua rekannya kemudian menuju lokasi dan mendapati kedua tersangka menguasai Lampu Boom miliknya.

Di dalam perahu para tersangka juga ditemukan satu unit Lampu Boom milik saksi Kadek Deska Yudi Sanjaya.

Mendapat laporan tersebut, Tim Reskrim Polsek Ngaras yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Yanri Hidayat, S.H., M.H., langsung menuju lokasi dan mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti untuk diproses lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan berupa tiga unit Lampu Boom, satu drigen bensin merek Yamaha warna merah, satu unit mesin perahu Yamaha Enduro, dan satu unit perahu sepanjang kurang lebih 9 meter.

Kedua tersangka telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. 

Penyidik Polsek Ngaras juga telah melakukan pemeriksaan saksi, olah TKP, gelar perkara, serta mengamankan barang bukti guna melengkapi proses penyidikan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak pidana pencurian dan segera melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa. Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tutup Iptu Doni.

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pesisir Barat Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448H


Pesisir Barat,(www.gerakmedia.com) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pesisir Barat Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H (16/6/2026).

Polsek Ngaras Terima Penyerahan Dua Pucuk Senjata Api Rakitan Secara Sukarela Dari Masyarakat



Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat menerima penyerahan secara sukarela 2 (dua) pucuk senjata api rakitan jenis locok dari masyarakat pada Senin, (27/7/2026). 


Penyerahan tersebut merupakan hasil dari meningkatnya kesadaran hukum masyarakat serta keberhasilan upaya preemtif dan preventif yang selama ini dilakukan jajaran Polsek Ngaras dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Penyerahan senjata api tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M., didampingi Kanit Reskrim Ipda Yanri Hidayat, S.H., M.H., dan Kanit Intelkam Bripka Edi Winarko, S.H.


Dua pucuk senjata api rakitan tersebut diserahkan secara sukarela oleh Fahrizal, warga Pekon Mulang Maya, Kecamatan Ngaras, serta Ahmad Herulloh, warga Pekon Pagar Bukit, Kecamatan Bangkunat.


Selanjutnya, kedua senjata api rakitan tersebut diserahterimakan kepada Kanit Reskrim Polsek Ngaras dan telah dibuatkan berita acara serah terima sesuai prosedur yang berlaku.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Ngaras IPTU Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran hukum dengan menyerahkan senjata api rakitan secara sukarela kepada pihak kepolisian.



Menurutnya, tindakan tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan persuasif yang dilakukan melalui pembinaan, sambang, dan edukasi hukum telah berjalan dengan baik,"ucap Kapolsek Iptu Doni.


Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang masih menyimpan atau menguasai senjata api rakitan maupun senjata api ilegal agar segera menyerahkannya kepada pihak kepolisian. 


Penyerahan secara sukarela merupakan bentuk itikad baik dan diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan senjata api yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan masyarakat.


Selain itu, jajaran Polsek Ngaras akan terus menggencarkan sosialisasi mengenai ketentuan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya menyimpan senjata api rakitan di rumah.


Menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda guna mendeteksi secara dini kemungkinan masih adanya warga yang menyimpan senjata api rakitan.


Serta akan melakukan pendalaman secara persuasif terhadap informasi awal terkait jalur pembuatan maupun peredaran senjata api rakitan, serta melakukan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi menjadi lokasi perakitan senjata api ilegal,"ujar Iptu Doni.


Melalui langkah-langkah tersebut, Polres Pesisir Barat berharap dapat memutus mata rantai peredaran senjata api rakitan, menekan potensi tindak kriminalitas maupun perburuan liar, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Ngaras tetap aman dan kondusif.


(Tim Humas Polres Pesisir Barat)a

Peringati HUT Polri Ke 80 Polres Pesisir Barat Dan Kodim 0422/ Lampung Barat Gelar Lomba Menembak


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke-80, Polres Pesisir Barat bersama Kodim 0422/Lampung Barat menggelar kegiatan Lomba Menembak Bersama yang berlangsung pada di Lapangan Tembak Kodim 0422/Lampung Barat Kamis, (19/6/2026).


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., beserta Pejabat Utama (PJU) dan personel yang mengikuti perlombaan, disambut langsung oleh Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol Inf Rizky Kurniawan, bersama para pejabat dan personel Kodim dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan.


Turut hadir Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman S.H., S.I.K., M.H., dalam memeriahkan perlombaan tersebut.


Kegiatan ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat, Bersinergi Menjaga Keamanan dan Persatuan Bangsa”. Lomba menembak tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri dalam mempererat soliditas, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat.


Sebagai peserta, anggota TNI dari Kodim 0422/Lampung Barat dan personel Polres Pesisir Barat saling menguji kemampuan dan keterampilan menembak. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketangkasan, disiplin, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.


Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.



“Sinergi TNI-Polri yang kokoh merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mempererat hubungan yang harmonis, meningkatkan soliditas, serta membangun semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolres.


Selama perlombaan berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:

Juara I

Bripka Hariyadi, Personel Polres Pesisir Barat. 

Juara II

Serda Muhammad Ridwan, Personel Kodim 0422/Lampung Barat. 

Juara III

Aipda Endang, Personel Satreskrim Polres Pesisir Barat. 


Kepada para pemenang, Kapolres Pesisir Barat menyerahkan piala, piagam dan penghargaan, serta ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kemampuan yang telah ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.


AKBP Bestiana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta jajaran Kodim 0422/Lampung Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman, tertib, dan sukses.


Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan emosional antara personel TNI dan Polri, sehingga semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kegiatan lomba menembak ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polri ke-80 yang mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, sebagai penegasan komitmen institusi Polri untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.


“Melalui momentum HUT Polri ke-80 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, khususnya TNI, demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi Indonesia yang aman dan maju,” pungkas AKBP Bestiana.

Perkuat Sinergi TNI POLRI : Kunjungan Kapolres Pesisir Barat Dengan Yonif TP 944/ Raja Saibatin Cakti



Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., bersama rombongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Yonif TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) yang bermarkas di Pekon Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat Senin, (15/6/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Pesisir Barat beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) Mayor Inf Ruddy Setyadi Alfista, S.S.T. HAN., S.I.P., beserta jajaran personel Yonif TP 944/RSC.



Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas dan komunikasi antarinstansi demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.


Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.


"Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan. Melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, kita dapat memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang baik, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan tugas demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," ujar Kapolres.


Selanjutnya, Kapolres mengatakan bahwa kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini perlu terus dipelihara dan ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Dengan terjalinnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik antara TNI dan Polri, diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," pungkas Kapolres Bestiana.

Gerak Cepat Polres Pesisir Barat Evakuasi Dua Korban Tenggelam Di Pantai Labuhan Jukung

 


Pesisir Barat, (GM) -- Polres pesisir barat dan tim gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap dua wisatawan yang terseret arus ombak saat berenang di Pantai Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (26/5/2026).


Peristiwa bermula pada Senin, 25 Mei 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, ketika rombongan wisatawan berangkat dari Kabupaten Tulang Bawang menuju Kabupaten Pesisir Barat untuk berlibur. Rombongan tiba di Pesisir Barat pada Selasa dini hari sekitar pukul 05.00 WIB dan sempat beristirahat di salah satu rumah makan di Pekon Mandiri, Kecamatan Krui Selatan.


Sekitar pukul 08.00 WIB, delapan orang dari rombongan tersebut berenang di Pantai Labuhan Jukung. Namun nahas, lima orang terseret arus ombak pantai. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya tenggelam.


Satu korban berhasil diselamatkan oleh wisatawan asing dan segera dibawa ke Puskesmas Krui guna mendapatkan penanganan medis. Sedangkan satu korban lainnya sempat dinyatakan hilang dan langsung dilakukan pencarian oleh personel kepolisian bersama masyarakat sekitar.



Tim SAR gabungan yang terdiri dari Direktorat Polairud Polda Lampung Pos Krui, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Tengah, BPBD Pesisir Barat, serta masyarakat setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.


Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB di bibir pantai dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan kendaraan patroli Sat Samapta dan dibawa ke Puskesmas Krui.


Mewakili Kapolres pesisir barat AKBP BESTIANA, S.I.K., M.M., Kabag ops KOMPOL ROHMADI, S.H., menyampaikan “2 korban tenggelam berhasil dievakuasi dimana 1 korban selamat an MY(34) dan 1 korban meningal dunia an GP(25) semuanya berhasil di evakuasi dan langsung di bawa ke puskesmas krui untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya. 


Setelah di lakukan autopsi, Jenazah kemudian dibawa oleh pihak keluarga bersama petugas Puskesmas Pesisir Tengah menuju rumah duka di Kabupaten Tulang Bawang.


“Polres Pesisir Barat mengimbau para wisatawan agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai dan mematuhi peringatan di sekitar pantai dan keamanan petugas demi keselamatan bersama,”tutupnya.

OPINI Lingkungan Rusak, Mental Ikut Sesak

 OPINI Lingkungan Rusak, Mental Ikut Sesak


Oleh : Rahma Anitian

Mahasiswi Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung


Beberapa waktu lalu saya sempat duduk di pinggir jalan sekitar sore hari. Kendaraan lewat tanpa henti, udara terasa panas walaupun matahari mulai turun, dan di sudut jalan terlihat tumpukan sampah yang belum diangkut. Anehnya, semua orang terlihat biasa saja. Tidak ada yang benar-benar peduli. Orang tetap lewat, tetap sibuk dengan urusannya masing-masing, seolah keadaan seperti itu memang sudah sewajarnya terjadi.


Mungkin itu masalah terbesar kita hari ini: terlalu sering melihat lingkungan rusak sampai akhirnya terbiasa.


Isu lingkungan memang semakin sering dibahas, baik di berita maupun media sosial. Hampir setiap minggu ada saja kabar tentang banjir, cuaca ekstrem, polusi udara, sungai tercemar, atau suhu panas yang terasa makin menyengat. Tetapi kebanyakan pembahasan hanya berhenti pada kerusakan alam secara fisik. Padahal, ada dampak lain yang diam-diam ikut tumbuh dan jarang disadari, yaitu dampak terhadap kondisi psikologis manusia.


Lingkungan ternyata punya pengaruh besar terhadap cara manusia berpikir, merasa, bahkan bersikap. Tinggal di tempat yang bersih, rindang, dan tidak terlalu bising biasanya membuat seseorang lebih tenang. Sebaliknya, hidup di lingkungan yang padat, sempit, panas, penuh polusi, dan minim ruang hijau sering membuat orang lebih mudah lelah secara emosional.


Hal ini bukan sekadar perasaan semata. World Health Organization pernah menjelaskan bahwa kualitas lingkungan, termasuk polusi udara, memiliki kaitan dengan kesehatan fisik dan mental manusia. Di beberapa penelitian lain juga disebutkan bahwa keberadaan ruang hijau dapat membantu menurunkan tingkat stres dan memperbaiki suasana hati. Artinya, kondisi lingkungan memang memengaruhi manusia lebih dalam daripada yang sering kita bayangkan.


Namun lihat keadaan sekarang. Di banyak kota, pohon semakin sedikit. Ruang terbuka hijau perlahan hilang karena pembangunan. Sungai berubah warna dan dipenuhi sampah rumah tangga. Bahkan udara segar sekarang terasa seperti sesuatu yang mewah.


Yang lebih mengkhawatirkan, manusia mulai kehilangan hubungan emosional dengan alam. Anak-anak lebih sering mengenal dunia lewat layar gadget dibanding bermain di tanah lapang. Banyak orang bangun pagi langsung melihat telepon genggam, tetapi hampir tidak pernah benar-benar memperhatikan keadaan lingkungan di sekitar rumahnya sendiri.


Saya rasa inilah alasan mengapa banyak orang sekarang mudah merasa penat. Hidup terasa cepat, sesak, dan melelahkan. Kita terus dikejar suara kendaraan, notifikasi media sosial, pekerjaan, serta tekanan hidup lainnya tanpa punya cukup ruang untuk benar-benar beristirahat secara mental.


Kadang manusia memang tidak sadar bahwa dirinya lelah karena lingkungan tempat ia hidup juga ikut melelahkan.


Ada hal menarik yang sering saya perhatikan di media sosial. Banyak orang senang mengunggah foto di tempat-tempat bernuansa alam. Kafe dengan banyak tanaman, pantai, gunung, atau tempat yang sejuk hampir selalu menarik perhatian. Mungkin tanpa sadar, manusia memang sedang mencari rasa tenang yang mulai hilang dari kehidupan sehari-harinya.


Ironisnya, setelah pulang dari tempat-tempat itu, kebiasaan lama sering kembali dilakukan. Masih membuang sampah sembarangan, memakai plastik sekali pakai berlebihan, atau menganggap masalah lingkungan sebagai urusan pemerintah semata. Kesadaran lingkungan akhirnya berhenti sebagai estetika, bukan menjadi kebiasaan hidup.


Di sisi lain, generasi muda sekarang juga menghadapi kecemasan baru tentang masa depan bumi. Mereka tumbuh dengan berita tentang perubahan iklim, banjir besar, hutan terbakar, dan suhu bumi yang terus meningkat. Banyak yang mulai merasa takut terhadap masa depan lingkungan, meskipun rasa takut itu sering dianggap berlebihan oleh orang-orang yang lebih tua.


Padahal rasa cemas itu nyata. Sulit merasa tenang ketika hampir setiap hari melihat kabar tentang kerusakan lingkungan terus terjadi tanpa perubahan berarti.


Menurut saya, masalah lingkungan hari ini sebenarnya bukan hanya soal kurangnya aturan atau minimnya teknologi. Persoalan utamanya ada pada cara manusia memandang alam. Kita terlalu lama menganggap alam hanya sebagai sesuatu yang bisa dipakai terus-menerus tanpa batas.


Manusia lupa bahwa ketika lingkungan rusak, dampaknya akan kembali ke manusia juga. Bukan cuma dalam bentuk banjir atau udara panas, tetapi juga dalam bentuk stres, rasa tidak nyaman, dan kualitas hidup yang menurun perlahan-lahan.


Karena itu, menjaga lingkungan seharusnya tidak lagi dipandang sebagai tren atau sekadar topik saat bencana datang. Kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Tidak harus dimulai dari hal besar. Kadang perubahan kecil justru lebih realistis untuk dilakukan secara konsisten.


Membuang sampah pada tempatnya mungkin terdengar sederhana, tetapi kebiasaan kecil seperti itu menunjukkan bahwa seseorang masih punya rasa peduli terhadap ruang hidup bersama. Mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, atau menjaga kebersihan sekitar rumah juga terlihat sepele, tetapi dampaknya jauh lebih besar jika dilakukan banyak orang.


Lingkungan yang sehat bukan hanya membuat kota terlihat indah. Lingkungan yang baik juga membantu manusia merasa lebih nyaman menjalani hidupnya. Sebab pada akhirnya, manusia tidak hanya membutuhkan tempat tinggal untuk hidup, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang mampu membuat pikirannya tetap tenang.


Mungkin itu sebabnya ketika lingkungan rusak, yang terasa sesak bukan hanya bumi, tetapi juga manusia yang hidup di dalamnya. ***

Polres Pesisir Barat Ikut Serta Dalam Upacara Hut Ke 13 Kabupaten Pesisir Barat

 


PESISIR BARAT, (GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat, jajaran Polres Pesisir Barat yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., turut serta mengikuti upacara yang digelar di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat pada Rabu, (22/4/2026).


Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan dan Wakil Bupati Irawan Topani, S.H.,M.Kn., beserta

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

• Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD.

• Para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemkab Pesisir Barat.

• Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab.Pesisir Barat.

• Para Camat dan Peratin se-Kabupaten Pesisir Barat.

• Para Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.



Kehadiran Polres Pesisir Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Pesisir Barat sekaligus mempererat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah.


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Wakapolres Pesisir Barat Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres dalam upacara HUT ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Polres Pesisir Barat siap mendukung penuh setiap program pemerintah daerah serta terus menjaga kondusifitas wilayah, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Kompol Sugeng Sumanto.


Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta berperan aktif dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat agar semakin maju dan sejahtera di usia yang ke-13 ini.


Upacara peringatan HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat tersebut berlangsung tertib dan lancar hingga selesai, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

DPC AWPI, Dan KWRI Pesibar Hadiri Peresmian Kantor Biro Jejak Kasus.Info, Ungkap Kasus.id Dan FKWKPB

 


PESISIR BARAT, (GM) -- Ketua AWPI dan KWRI pesisir barat menghadiri peresmian kantor biro media jejakkasus dan ungkapkasus.id 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kecamatan bengkunat kabupaten pesisir barat Selasa,(21/04/2026).


Hadir dalam kegiatan tersebut pimpred jejakkasus Bambang Hartono, kepala biro jejak kasus dan ungkapkasus joni kusmawan, ketua  DPC AWPI Joni Irawan, Andi Yusri Bendahara AWPI, Azhar Oswan Ketua KWRI dan Nurman Suryadi selaku Humas KWRI pesisir barat, dan seluruh jajaran media tersebut.


Dalam sambutannya pimpinan redaksi jejakkasus dan ungkapkasus Bambang Hartono menyampaikan bahwa bagi para rekan rekan biro dan wartawannya agar supaya jalin kebersamaan yang baik terhadap sesama rekan terutama sesama media, 



Semoga dengan adanya kantor ini dapat menjalin silaturahmi antar sesama jurnalis. 


Dan tak lupa juga saya ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah turut hadir sekaligus mensuport kegiatan peresmian ini dan terimakasih juga para rekan rekan juga tamu undangan yang sempat hadir atas undangan kami,"Ujar Bambang.


Sementara Ketua DPC AWPI pesisir barat Joni Irawan memberikan sedikit masukan bahwa kita sama sama selaku jurnalis harus saling menjaga saling sufort sekaligus berpegangan dengan kode etik jurnalis. Dan saya selaku ketua awpi pesibar sangat mendukung adanya peresmian kantor biro media jejakkasus dan ungkapkasus ini,"tutupnya. (Reed)

Tingkatkan Kemampuan : Polres Pesisir Barat Gelar Sispamkota

 


PESISIR BARAT, (GM) -- Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel, Polres Pesisir Barat menggelar kegiatan Sispamkota pada di halaman Mapolres Pesisir Barat Senin, (13/4/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polres Pesisir Barat dengan rangkaian simulasi pengamanan yang melibatkan unsur Dalmas (Pengendalian Massa). Simulasi ini bertujuan untuk melatih respons cepat serta kesiapan anggota dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya yang menyasar wilayah kab. Pesisir Barat.


Dalam pelaksanaannya, personel mempraktikkan prosedur pengamanan mulai dari penjagaan pintu masuk, pemeriksaan, hingga penanganan situasi kontinjensi apabila terjadi ancaman. Rangkaian Dalmas juga ditampilkan sebagai bagian dari kesiapan dalam mengendalikan situasi apabila terjadi gangguan yang melibatkan massa.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel di lapangan.


“Melalui kegiatan Sispamkota ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan Kota. Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis serta koordinasi antar personel dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.


Ia menambahkan, kesiapan dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga latihan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Pesisir Barat semakin sigap, terlatih, dan profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Bupati Pesisir Barat Sampaikan LKPJ TA 2025 Dalam Rapat Paripurna

 


PESISIR BARAT, (GM) -- Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesisir Barat yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Pesibar, Selasa (07/04/2026).


Penyampaian LKPJ tersebut merupakan pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk keseimbangan antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.


Atas nama Pemerintah Daerah, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Pesisir Barat yang telah mengagendakan rapat paripurna tersebut. Ucapan serupa juga disampaikan kepada seluruh pimpinan hingga staf perangkat daerah yang telah menuntaskan program, kegiatan, dan subkegiatan sepanjang Tahun Anggaran 2025.


Selain itu, apresiasi diberikan kepada seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat, mulai dari Forkopimda, kementerian, instansi dan lembaga, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, pemuka agama, tokoh adat, hingga masyarakat yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.


Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat Pasal 69 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. LKPJ disusun mengacu pada sistematika yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020.


Tema pembangunan daerah Tahun 2025 mengusung “Pemantapan Ekonomi Masyarakat dan Peningkatan Sumber Daya Manusia serta Kualitas Infrastruktur.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam lima prioritas pembangunan, yaitu peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penguatan ekonomi masyarakat, reformasi birokrasi dan pelayanan publik berkualitas, serta harmonisasi kehidupan sosial budaya.


Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp944,39 miliar dengan realisasi Rp746,97 miliar atau 79,09 persen. Sementara belanja daerah ditetapkan Rp945,83 miliar dengan realisasi Rp743,28 miliar atau 78,59 persen. Adapun pembiayaan netto daerah ditargetkan Rp1,44 miliar dan terealisasi 100 persen.


Bupati juga memaparkan capaian indikator kinerja utama kepala daerah Tahun 2025, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia mencapai 100,96 persen, Indeks Pembangunan Gender 99,40 persen, tingkat kemantapan jalan daerah 98,93 persen, serta akses masyarakat terhadap sumber air sehat mencapai 99,27 persen. Selain itu, rasio jaringan irigasi mencapai 114,93 persen dan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik sebesar 103,38 persen.


Secara rata-rata, realisasi indikator kinerja tersebut mencapai 107,29 persen. Meski demikian, masih terdapat beberapa indikator yang belum dirilis karena masih dalam proses penghitungan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan bahwa sepanjang Tahun 2025 terdapat tujuh peraturan daerah yang telah diundangkan. Tiga di antaranya bersifat solutif terhadap permasalahan masyarakat, sementara empat lainnya merupakan regulasi rutin terkait perencanaan dan penganggaran.


Menutup penyampaiannya, Bupati menegaskan bahwa secara umum kinerja Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan baik, meskipun masih dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.


“Evaluasi dan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ ini akan kami jadikan sebagai bahan perbaikan kinerja ke depan,” ujarnya.


Pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, dengan harapan pembangunan daerah terus berlanjut demi terwujudnya Pesisir Barat yang semakin maju dan sejahtera. 

Bupati Pesisir Barat : Dukung Penuh Transparansi Pemeriksaan Dan Penglolaan Keungan Daerah

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., Inspektur Kabupaten Pesisir Barat Unzir, SP., serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengikuti entry meeting pelaksanaan Pemeriksaan Keuangan Daerah Tahun 2025


Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Batu Gukhi Media Center Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, (02/4/2026).


Entry meeting ini merupakan tahapan awal dalam proses pemeriksaan yang akan dilakukan pada entitas di lingkup Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V. Kegiatan ini bertujuan memberikan penjelasan terkait ruang lingkup, tujuan, serta mekanisme pemeriksaan yang akan dilaksanakan.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.


“Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat siap bersinergi dan kooperatif dalam mendukung kelancaran proses pemeriksaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik dan bertanggung jawab,” ujar Bupati.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran tim pemeriksa serta pihak-pihak terkait lainnya yang berperan dalam pelaksanaan pemeriksaan keuangan daerah.


Melalui entry meeting ini, diharapkan proses Pemeriksaan Keuangan Daerah Tahun 2025 dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang optimal guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di Kabupaten Pesisir Barat. 

Bupati Pesisir Barat Terima Audensi Muslimat NU Kecamtan Ngaras

 


Pesisir Barat,(GM) -- Bupati Pesisir Barat menerima audiensi dari Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, dalam rangka persiapan kegiatan Tabligh Akbar sekaligus Halal Bihalal. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Lantai 5, Kamis (02/4/2026).


Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Turut hadir mewakili pemerintah daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Kabag Kesejahteraan Rakyat Arfi Julizar, S.KM., M.M., serta perwakilan Muslimat NU Kecamatan Ngaras, di antaranya Ustad Faisol Mudain, Agus Mawardi, dan Ibu Juwairiah.


Dalam kesempatan tersebut, Ibu Juwairiah selaku perwakilan Muslimat NU Kecamatan Ngaras menyampaikan maksud kedatangan, yakni untuk mengundang Bupati Pesisir Barat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar sekaligus Halal Bihalal yang akan dilaksanakan pada 4 April 2026.


“Ibu Juwairiah berharap kehadiran Bupati dapat memberikan dukungan serta semangat bagi seluruh anggota Muslimat NU dan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Ngaras,” ungkapnya.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Pesisir Barat menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh Muslimat NU Kecamatan Ngaras. Bupati juga mengapresiasi peran aktif Muslimat NU dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang turut mendukung pembangunan daerah.


“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan yang telah disampaikan. InsyaAllah, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan berupaya untuk dapat hadir dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Muslimat NU,” Ujar Bupati.


Audiensi ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dengan organisasi kemasyarakatan, serta meningkatkan sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan harmonis.

Dandim 0422/Lampung Barat Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Kunjungi Yonif TP 944/RSC

 


Pesisir Barat,(GM) -- Komandan Kodim (Dandim) 0422/Lampung Barat mendampingi Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei, S.Sos., M.Si. (Han), dalam rangka kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 944/RSC (Raja Saibatin Cakti) yang berlokasi di Pekon Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.


Kunjungan kerja ini dilaksanakan untuk meninjau secara langsung kondisi satuan serta memberikan pengarahan kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut, khususnya dalam mendukung tugas-tugas teritorial dan percepatan pembangunan di daerah.


Dalam arahannya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan bahwa keberadaan batalyon teritorial di wilayah dapat menjadi motor penggerak dalam membantu percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



“Dengan adanya batalyon teritorial, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan serta membantu kesulitan masyarakat di sekitar,” ujarnya.


Lebih lanjut, Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit untuk tetap melaksanakan latihan meskipun dalam keterbatasan. Ia mengingatkan pentingnya loyalitas, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap perintah atasan.


“Prajurit harus tetap semangat, jangan malas, dan tidak mengeluh meskipun jauh dari keluarga. Tunjukkan jati diri sebagai prajurit yang tangguh dan profesional,” tegasnya.


Selain itu, Pangdam juga mendorong prajurit yang memiliki kemampuan dan prestasi agar terus diasah dan ditingkatkan, Kegiatan pelatihan seperti patroli dan ambush harus terus dilaksanakan guna menjaga kesiapsiagaan satuan.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan lingkungan maupun institusi.


“Jaga nama baik satuan, bantu masyarakat, hindari pelanggaran, serta pelihara kesehatan,” tambahnya.


Di sisi lain, Pangdam menekankan agar seluruh prajurit menjaga soliditas dan tidak terjadi perselisihan antar sesama anggota. Jiwa korsa harus terus ditingkatkan demi menjaga kekuatan dan keharmonisan dalam satuan.

Forum Perangkat Daerah Pesisir Barat 2026 Dibuka : Fokus Susun Renja 2027 Berbasis Potensi Daerah

 

Pesisir Barat,(GM) -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar Forum Perangkat Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027, Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Batu Gukhi, Gedung Marga Sai Batin Rabu (11/3/2026).

Forum tahun ini mengusung tema “Akselerasi Pengembangan Daerah Berkualitas Melalui Produktivitas Berbasis Potensi Daerah.” Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ir. Arman Achyuni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Pesisir Barat Tedi Zadmiko, SKM., SH., MM, para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta para pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan yang disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ir. Arman Achyuni, dijelaskan bahwa Forum Perangkat Daerah merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2027. Hal tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Melalui forum ini diharapkan terbangun sinkronisasi dan sinergi antara dokumen RKPD dengan Renja perangkat daerah, sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional, provinsi, maupun kabupaten.

Selain itu, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program, kegiatan, dan sub kegiatan pada tahun sebelumnya, masih ditemukan sejumlah kelemahan baik dalam aspek perencanaan maupun penganggaran. Oleh karena itu, Bupati Pesisir Barat memberikan beberapa penekanan kepada seluruh perangkat daerah.

Di antaranya, setiap program dan kegiatan yang disusun harus diarahkan untuk mendukung pencapaian visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya Pesisir Barat yang sejahtera, maju, madani dan religius sebagai destinasi wisata terdepan.”

Selanjutnya, penyusunan program juga harus menerapkan prinsip “money follow priority”, yaitu penganggaran yang difokuskan pada program prioritas sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan Renstra perangkat daerah. Setiap kegiatan juga diharapkan memperhatikan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Sustainable Development Goals (SDGs), usulan Musrenbang kecamatan, serta pokok-pokok pikiran DPRD.

Perangkat daerah juga diminta untuk mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dalam merumuskan kegiatan, memperkuat sinergi antar perangkat daerah maupun dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, serta berupaya mencari sumber pendanaan di luar APBD kabupaten, baik melalui APBD provinsi maupun APBN.

Dalam proses perencanaan dan penganggaran Tahun 2027, seluruh perangkat daerah juga diwajibkan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Mengakhiri sambutannya, Bupati Pesisir Barat melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra secara resmi membuka kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Forum Perangkat Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Melalui forum ini diharapkan seluruh perangkat daerah mampu menyusun program kerja yang terarah, terukur, dan sinergis, guna mempercepat pembangunan daerah serta mewujudkan Pesisir Barat yang amanah, maju, dan sejahtera. 

Bupati Dedi Irawan Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dan Administrator Pemda Pesisir Barat

 

Pesisir Barat,(GM) -- Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan kukuhkan sekaligus melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kaupaten Pesisir Barat, di Lobby Teluk Stabas Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin, Rabu (11/03/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Sekda Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M. ,Staf Ahli Bupati, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Pejabat yang akan dilantik.

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pengukuhan dan pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam melakukan penataan birokrasi agar lebih efisien dan efektif.

"Penggabungan atau merger beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kita lakukan perlu dikukuhkan dan dilantik kembali. Hal ini bukan sekadar perubahan administratif semata, melainkan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik, dengan struktur organisasi dan fungsi kelembagaan yang lebih efektif," ujar Bupati.

Momentum ini tentu menjadi tonggak baru bagi kita semua. Dengan dikukuhkannya struktur organisasi yang baru, diharapkan akan terjadi peningkatan koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas dalam pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat.

"Perubahan struktur organisasi ini menuntut seluruh jajaran aparatur pemerintah untuk mampu beradaptasi dan melaksanakan amanah sebagai aparatur pemerintahan yang profesional dan responsif terhadap tuntutan zaman," pinta Bupati.

Lebih Lanjut, Bupati berharap seluruh Aparatur Sipil Negara mampu menerjemahkan dan melaksanakan secara nyata amanat undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mengarahkan paradigma reformasi birokrasi menuju sistem kerja yang berorientasi pada kinerja, profesionalitas, komitmen terhadap kepentingan rakyat, serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Untuk itu kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, khususnya yang baru saja dikukuhkan dan dilantik, agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara profesional, bertanggung jawab, serta terus meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja," pungkas Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati meminta kepada seluruh pimpinan OPD yang baru dikukuhkan dan dilantik untuk segera berbenah diri, mengoptimalkan potensi unit kerja masing-masing, serta memegang teguh prinsip tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun nama Pejabat yang baru dilantik :
1. Antoni Wijaya, S.I.P dengan Jabatan Baru Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Pada Sekretariat Daerah.
2. Irhammudin, S.KM., M.M dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.
3. Dian Hardiyanti, S.S.T., M.M dengan jabatan baru Sekeretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian.
4. Agung Adha, S.St. Pi dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.
5. Yunirizal EFendi, S.P dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon
6. Dika Feriansyah, S.H dengan jabatan baru Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
7. Syarif Husin, S.H dengan jabatan baru Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Pada Sekretariat DPRD.

Semoga dengan pengukuhan dan pelantikan pada hari ini, kita semua dapat bekerja dengan lebih baik, lebih disiplin, dan penuh tanggung jawab. (Rilis Diskominfotiksan).

Penerimaan Anggota Polri T.A. 2026 Polres Pesisir Barat Gelar Sosialisasi Di SMAN 1 Pesisir Tengah

 


Pesisir Barat, (gerakmedia.com) -- Dalam rangka memberikan pemahaman terkait proses rekrutmen anggota Polri, Polres Pesisir Barat melaksanakan sosialisasi Penerimaan Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah pada Rabu, (4/2/2026).


Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa-siswi terutama kelas XII. Dalam kesempatan itu, disampaikan informasi terkait jalur penerimaan anggota Polri, mulai dari Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama Polri.


Selain menjelaskan tahapan seleksi, petugas juga menekankan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis serta tidak dipungut biaya. 



Hal ini bertujuan untuk menghilangkan stigma negatif dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya para pelajar, agar tidak ragu mengikuti seleksi.


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Kabag SDM AKP Edward Panjaitan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki integritas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,"Ujarnya.


“Kami berharap akan ada bhayangkara muda terutama yang berasal dari pesisir barat, saya ucapkan terima kasih sebelumnya kepada para guru dan siswa/ i yang sangat antusias dalam pelaksanaan sosialisasi ini,” ucapnya. 


Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa-siswi SMAN 1 Pesisir Tengah dapat mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi akademik, fisik, maupun mental, apabila berminat untuk bergabung menjadi anggota Polri pada Tahun Anggaran 2026 mendatang,"Pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polres Pesisir Barat Kembali Melakukan Penanaman Jagung

 


Pesisir Barat, (gerakmedia.com) -- Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Polres Pesisir Barat kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung. Pada Rabu, (28/1/2026).


Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Penanaman jagung tersebut dilaksanakan di lahan yang telah disiapkan seluas kurang lebih 4 hektar tepatnya di wilayah pemangku sukarame pekon way jambu kec. Pesisir Selatan diikuti oleh jajaran personel Polres Pesisir Barat bersama pihak terkait. 


Selain sebagai upaya pemanfaatan lahan produktif, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengembangkan sektor pertanian.


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Kabag SDM AKP Edward Panjaitan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang bertujuan mendukung ketersediaan pangan serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung swasembada pangan serta menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal,” ujarnya.


Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan.