Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Lampung Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Lampung Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Bupati Dan Wabup Lampung Barat Sambangi Keluarga Korban Kebakaran di Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus - Mad Hasnurin (PM), menyambangi keluarga korban kebakaran di Pemangku 6 Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Rabu (14/10/2026).


Kunjungan tersebut sebagai bentuk empati dan perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terhadap warganya yang tertimpa musibah.


Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, camat, dan peratin setempat.


Kebakaran tersebut menimpa rumah milik Andri Baston (48), petani warga Pemangku VI Pekon Balak. Peristiwa terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekira pukul 08.30 WIB.


Berdasarkan laporan, api pertama kali dilihat berasal dari bagian tengah rumah korban yang diduga akibat korsleting listrik.



Lantaran sebagian besar material rumah terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.


Api dapat dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB dengan bantuan 2 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Lambar dan dibantu TNI/Polri, aparatur kecamatan beserta masyarakat.


Kendati tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah), meliputi satu unit rumah, perhiasan emas, seluruh perabotan rumah, dan surat-surat berharga.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Andri Baston.


"Kehadiran pak bupati, pak wakil bupati hari ini datang menyampaikan rasa duka, turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga, sekaligus menyampaikan dukungan doa mudah-mudahan keluarga tabah dan kuat," ujar Bupati Parosil.


Ia berharap dengan dukungan dari keluarga besar dan masyarakat, rumah korban dapat segera dibangun kembali.


"Mudah-mudahan dari dukungan keluarga, minak muakhi kita semua, dengan segala sesuatunya nanti bisa segera dibangun kembali," harapnya.


Di akhir kunjungan, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan sejumlah bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada keluarga yang mengalami musibah.

Duga'an Pemotongan Dana PIP Di MTS/MA YAPSI Kec.Sumber Jaya

 



Lampung Barat Sember Jaya,(expossberit) : Tim Awak Media Mendapat Kan Laporan Adanya Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Pemerintah Program Indonesia pintar PIP, (12 /10/2026). 


Di Mts/MA yapsi Kec.Sumber Jaya Kab Lampung Barat.dugaan ini Memicu Ke Resaha'an,Mengingat Peraturan Menegaskan Dana PIP Mutlak Di terimah Utuh Oleh Siswa Penerimah Tanpa Adanya Potongan Apa pun.


Berdasarkan Informasi yang di himpun Oleh Media Info86news,Expos berita pakta Infestigasi.Di duga terjadi pemotongan Langsung Dari Dana PIP Yang di terimah Siswa Dengan Rincian.


Rp.100,000 dengan Alasan biaya admintrasi.


Rp.160,000 Untuk pembelian buku LKS.


Rp.450,000 Untuk Komite.


Pemotongan tersebut di duga di lakukan Oleh pihak Sekolah Tanpa Melalui Musyawara Wali Murit Mau pun Pemberitahuan Yang Jelas Kepada Orang Tua.


Konfirmasi Ke Sekolah Dan Dinas Pendidikan (DEPAG).Tim Awak Media Telah Melakukan Konfirmasi Kepada pihak Sekolah Mau Dinas Pendidikan,(DEPAG) dari pihal Sekolah Mereka Telah Di panggil Oleh KASI pendidikan Terkait Masalah Tersebut.Namun Ketika Di tanya Hasil Pemanggilan Tersebut DADI SURYADI Kepsek MTS/YAPSI Dengan Jawaban Tidak Ada Masalah Jawaban tersebut Sangat Janggal Dan Kurang Memuaskan.Tim Awak Media Melakukan Konfirmasi Melalui Pesan whatsaf Kepda Kasi Pendidikan Pun Dinilai Belum Memberikan Tanggapan Yang Jelas Sehinggah Tim Awak Media Menerbit Kan Pem eritaan Terkait Dugaan Dana PIP Agar Pihak Insfistorat.DEPAG kab.Lampung Barat Untuk Menindak Tegas Dasar hukum Larangan pemotongan Dana PIP pertauran Mentri pendidikan Dan Kebudayaan NO:10 thn 2020.tentang program Indonesia pintar dana PIP di berikan Langsung kepada peserta didik secara Utuh.


Peraturan Mentri Pendidikan Dasar Dan Menengah NO:11tahun 2026(aturan terbaru),pasal 22 dan 23 secara tegas Melarang.


Memotong Dana PIP Untuk biaya administrasi,Komite,Pembelian Buku/LKS atau pungutan Laen.


Menyimpan Buku Tabungan/kartu ATM Sisawa Tanpa Izin tertulis.


Undang Undang NO:31tahun 1999 Jo,UU NO:20 tahun 2001 

Tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi.


Pemotongan Dana APBN/PIP dapat di kenakan sangsi pidana Korupsi


Ancaman Pidana 4-20 tahun penjara+denda Rp.200 jt -Rp.1 Miliar.

Ref:tim

Polres Lampung Barat : Ungkap Kasus Pembunuhan Di Way Tenong Pelaku Serahkan Diri

 



Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Surya Zainal bin Ahmad, 54 tahun, beragama Islam, berprofesi sebagai wiraswasta, dan berdomisili di Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.


Peristiwa tersebut terjadi pada Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, kejadian bermula ketika pelaku pulang dari wilayah Sekincau setelah menawarkan kebunnya untuk dijual.


Setibanya di rumah sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah. Tidak lama berselang, pelaku melihat seorang laki-laki yang kemudian diketahui sebagai korban sedang mengetuk pintu rumahnya. Pelaku kemudian membuka pintu dan korban menanyakan keberadaan istri pelaku.


Pelaku menjawab bahwa istrinya belum pulang. Selanjutnya, korban menyampaikan kepada pelaku mengenai adanya kewajiban pembayaran angsuran yang disebut masih menjadi tanggungan istri pelaku.


Pelaku kemudian menyuruh korban masuk ke dalam rumah, namun korban menolak. Pelaku selanjutnya meminta korban untuk pulang terlebih dahulu dan sempat memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada korban. Namun, uang tersebut tidak diterima oleh korban.


Dalam percakapan tersebut, pelaku kemudian menyampaikan agar persoalan utang tersebut dilaporkan kepada polisi karena menurut pelaku persoalan tersebut merupakan perkara perdata. Namun, korban tetap meminta agar pembayaran angsuran dilakukan.


Situasi kemudian memanas. Hingga sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah golok miliknya. Pelaku kemudian keluar dan menghampiri korban.


Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, pelaku kemudian melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan golok tersebut. Korban mengalami luka pada bagian leher dan kemudian terjatuh. Pelaku kembali melakukan pembacokan terhadap korban sebelum meninggalkan lokasi.


Setelah kejadian tersebut, pelaku kemudian berlari ke bagian belakang rumahnya dan sempat mencoba mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali. Namun, upaya tersebut gagal karena tali yang digunakan terputus.



Pelaku kemudian mendatangi rumah keponakannya yang bernama Asminudin dan meminta untuk diantar ke Pospol Way Tenong untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.


Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi


Pengungkapan perkara tersebut bermula dari informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas bahwa pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, seorang laki-laki bernama Husni Tamrin datang ke Pospol Way Tenong Polsek Sumber Jaya dengan maksud menyerahkan diri.


Yang bersangkutan mengaku baru saja melakukan pembunuhan terhadap seorang laki-laki. Mendapat informasi tersebut, Tim URC Satreskrim Polres Lampung Barat bersama personel Polsek Sumber Jaya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.


Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya dan memberikan keterangan kepada petugas terkait kronologi kejadian. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polres Lampung Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Barang Bukti Diamankan


Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, di antaranya:


1 bilah senjata tajam jenis golok dengan panjang sekitar 42 sentimeter, yang terdapat tanda bercak kemerahan diduga bekas darah mengering pada sisi tajam, berikut 1 buah sarung golok terbuat dari kayu dengan panjang sekitar 30 sentimeter;


1 potong jaket korban warna cokelat tua;


1 potong baju lengan panjang korban warna hitam;


1 potong celana jeans panjang korban warna biru;


1 buah topi korban warna cokelat.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melalui jajaran Satreskrim menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi adanya seorang warga yang menyerahkan diri dan mengaku terlibat dalam tindak pidana pembunuhan. 


“Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku untuk kemudian dilakukan pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut. Kami memastikan setiap perkara pidana akan ditangani secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.


Saat ini, tersangka HT telah diamankan di Polres Lampung Barat untuk menjalani proses penyidikan. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif, keterangan saksi, barang bukti, serta fakta-fakta lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Polres Lampung Barat mengimbau masyarakat agar setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan menempuh jalur hukum, sehingga tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain (humas)

Polda Lampung Ungkap Jaringan Narkotika Aceh–Jakarta, Amankan 89 Kg Sabu Dan Ribuan Etomidate

 


Lampung Selatan,(gerakmedia) -- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi jalur Aceh–Jakarta. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 89 kilogram, ribuan butir etomidate, serta etomidate cair, Selasa (6/10/2026).


Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja keras personel dalam melakukan pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polda Lampung.


Kasus pertama terungkap pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 05.50 WIB, bertempat di Area Pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Saat melakukan pemeriksaan terhadap satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Innova, petugas menemukan narkotika jenis sabu sebanyak 39 paket dengan berat 39 kilogram serta 1.929 pcs etomidate dan etomidate cair sebanyak 8,4 liter.


Berdasarkan hasil pengembangan dan pemeriksaan terhadap tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan jaringan hingga berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut di wilayah Depok, Jawa Barat dan Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan beberapa tersangka dengan peran berbeda, mulai dari kurir, penerima barang, hingga pihak yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan.


Selain itu, pada waktu yang sama, Polres Lampung Selatan juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu lainnya di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari pengungkapan tersebut diamankan 50 kilogram sabu yang dibawa oleh tiga orang tersangka yang diduga berperan sebagai kurir jaringan Aceh–Jawa.



Dari keseluruhan pengungkapan, total barang bukti yang berhasil diamankan yaitu:


Sabu seberat 89 kilogram


Etomidate sebanyak ±1.929 pcs


Etomidate cair sebanyak ±8,4 liter


4 unit kendaraan roda empat


9 unit telepon genggam


Uang tunai Rp251.500.000



Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa Polda Lampung berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika yang memanfaatkan wilayah Lampung sebagai jalur lintas distribusi.


"Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar" ujar Helfi,

Selasa (6/10/2026).


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana perubahan dan penyesuaian ketentuan pidana yang berlaku, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.


Dari jumlah barang bukti yang berhasil disita, diperkirakan sebanyak ±450.165 jiwa dapat diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

HUT Ke 81 TNI : Wabup Lampung Barat Silaturahmi Ke Kodim 0422/LB

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin melakukan silaturahmi bersama jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0422/Lampung Barat, Selasa (06/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0422/LB tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0422/LB.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mad Hasnurin hadir bersama Sekretaris Daerah, Plt. Asisten dan sejumlah kepala perangkat daerah. Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar TNI dalam memperingati hari jadinya yang ke-81.


Suasana silaturahmi berlangsung hangat. Wakil Bupati bersama Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan. serta jajaran kepala perangkat daerah turut melakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI.



Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menyampaikan bahwa peringatan HUT TNI tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan ucapan selamat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan TNI.


"Silaturahmi ini menjadi momentum bagi kita untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0422/LB. Kami mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 kepada seluruh keluarga besar TNI," ujar Mad Hasnurin.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Lampung Barat.


Ia berharap hubungan yang selama ini telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga pemerintah daerah bersama TNI dapat terus bekerja sama dalam memberikan pelayanan dan menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.


"Semoga di usia ke-81 ini, TNI semakin kuat, profesional dan selalu dekat dengan masyarakat. Kami berharap sinergi dan kerja sama yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lampung Barat," pungkasnya.

Satresnarkoba Polres Lampung Barat Temukan Diduga Tanaman Ganja Di Lahan Belukar Pekon Teba Pring Jaya

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lampung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Lampung Barat. Hal tersebut ditunjukkan dengan ditemukannya tanaman yang diduga ganja (Cannabis) di sebuah lahan belukar milik H. Anwar, yang berada di Pekon Teba Pring Jaya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Penemuan tersebut berlangsung pada Sabtu, (26/9/2026). sekitar pukul 15.00 WIB.  


Saat melakukan kegiatan di lokasi, personel Satresnarkoba menemukan sejumlah tanaman yang diduga merupakan tanaman ganja yang ditanam di area lahan belukar tersebut.


Dari hasil pemeriksaan awal dan informasi yang diperoleh petugas, tanaman yang diduga ganja tersebut diduga ditanam oleh seorang tersangka berinisial S. Selanjutnya, petugas melakukan pengamanan terhadap tanaman yang ditemukan untuk dijadikan barang bukti serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Satresnarkoba Polres Lampung Barat guna memastikan jenis tanaman serta mengungkap secara lebih mendalam terkait kepemilikan dan proses penanamannya.



Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melalui Satresnarkoba menyampaikan bahwa Polres Lampung Barat akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika.


“Polres Lampung Barat berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas narkotika di lingkungan masing-masing,” ujarnya.


Lebih lanjut, keberadaan tanaman yang diduga ganja tersebut menjadi perhatian serius karena narkotika dapat memberikan dampak buruk bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.


Saat ini, Satresnarkoba Polres Lampung Barat masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap perkara tersebut guna mengungkap secara jelas keterlibatan tersangka serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan penanaman tanaman yang diduga ganja tersebut.


Polres Lampung Barat menegaskan akan terus mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan hukum terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Lampung Barat.(humas)

DPRD Lampung Barat Gelar Rapat Paripurna HUT Ke 35 : Usung Semangat Setawitan Seuyunan Sehangguman Maju Jejama

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- DPRD Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat, di Ruang Sidang Makhgasana DPRD Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan tersebut mengusung tema “Setawitan, Seuyunan, Sehangguman, Maju Jejama” yang mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan dalam mendorong kemajuan daerah Rabu, (23/9/2026). 


Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Lampung Barat, dengan agenda mendengarkan pidato Bupati Lampung Barat dalam rangka HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat. Momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan daerah.



Selain pelaksanaan rapat paripurna, rangkaian kegiatan peringatan HUT Kabupaten Lampung Barat juga diisi dengan penanaman pohon bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Lampung Barat sebagai Kabupaten Konservasi serta upaya menjaga keberlanjutan alam bagi generasi mendatang.


Tema “Setawitan, Seuyunan, Sehangguman, Maju Jejama” menjadi pengingat pentingnya membangun daerah melalui persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong. Dengan sinergi seluruh pihak, pembangunan di Kabupaten Lampung Barat diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


DPRD Kabupaten Lampung Barat berharap peringatan HUT ke-35 ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kebersamaan.

Lampung Barat Tandai HUT Ke 35 Dengan Tanam Pohon

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Usai sidang Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 di ruang Makhgasana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) menanam pohon buah Alpukat dan Durian di pelataran kantor DPRD, Rabu,(23/9/2026).


Setiba di lokasi penanaman, Bupati Lampung Barat langsung mengambil cangkul dan menanam bibit pohon alpukat pada lubang tanam yang sudah disediakan. 


Sembari menimbun lubang tanam, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan penanaman pohon ini bukan sekedar seremonial.



"Kita tidak ingin HUT hanya habis di dalam gedung. Lampung Barat ini adalah kabupaten konservasi, paru-paru Provinsi Lampung. Kalau kita tidak jaga dari sekarang, anak cucu kita hanya dengar cerita tentang hutan," ujar Parosil.


Menurut dia, pelataran DPRD dipilih sebagai simbol. Pusat pengambilan kebijakan harus memberi contoh.


Parosil mengingatkan, sebagian besar wilayah Lampung Barat adalah kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. 


Oleh karenanya, kerusakan sekecil apa pun berdampak pada air, kopi, dan kehidupan petani.


"Jalan boleh kita bangun, ekonomi boleh kita kejar, tapi kalau sumber air mati karena pohon habis, semua selesai. Konservasi ini bukan jargon, ini kebutuhan hidup," ucapnya.


Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial menyatakan DPRD mendukung komitmen kabupaten konservasi.


"Penanaman hari ini jadi pengingat bahwa keputusan yang kita buat di gedung ini harus ramah lingkungan," ujar Edi.


Forkopimda yang hadir juga melakukan penanaman bergantian. Kegiatan ditutup dengan penyiraman bersama.

Kepala Sekolah SMK 1 Liwa Bapak Sutrisno S.Kom. M.M Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Ke 35

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMK 1 Liwa Bapak Sutrisno S.Kom. M.M Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Yang Ke 35 Semoga Semakin Jaya Dan Maju Kabupaten Tercinta🙏🙏🙏

Lampung Barat Hebat🙏🙏🙏

Kepala Sekolah SMA 2 Liwa Bapak Sarman Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Ke 35

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMA 2 Liwa Bapak Sarman Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Yang Ke 35 Semoga Semakin Jaya Dan Maju Kabupaten Tercinta🙏🙏🙏

Lampung Barat Hebat🙏🙏🙏

Bukan Sekadar Perayaan, HUT TNI Ke-81 Di Lampung Barat Diisi Aksi Nyata Untuk Masyarakat

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Lampung Barat tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Kodim 0422/Lampung Barat turut menghadirkan aksi nyata melalui kegiatan Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) yang digelar di Aula Makodim 0422/Lampung Barat, Minggu (20/9/2026).


Baksoskes menjadi momentum bagi TNI untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai pelayanan sosial dan kesehatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan Baksoskes, sambutan Panglima TNI serta laporan dari sejumlah tenaga kesehatan dan satuan TNI yang melaksanakan kegiatan sosial kesehatan di berbagai wilayah.


Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan sejumlah pelayanan, di antaranya donor darah, pemeriksaan kesehatan, pengobatan serta pembagian sembako.



Tercatat sebanyak 100 orang mengikuti donor darah, 100 orang mendapatkan pemeriksaan kesehatan, 50 orang mendapatkan pelayanan pengobatan, dan 20 orang menerima bantuan sembako.


Komandan Kodim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus bagian dari pengabdian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan dan sosial.


“Momentum HUT ke-81 TNI ini kami manfaatkan bukan hanya untuk melaksanakan kegiatan seremonial, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui bakti sosial kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan rakyat,” ujar Dandim.


“Kami akan terus berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat, membantu sesuai dengan kemampuan yang kami miliki. Karena TNI berasal dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat,” tambahnya.

Hadiri Rakor Di Polda Lampung, Bupati Parosil Dukung Penyelesaian Konflik Agraria

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menghadiri rapat koordinasi tindak lanjut penyelesaian potensi konflik dan reforma agraria di Provinsi Lampung Senin, (14/9/2026). 


Rakor digelar di Gedung Serba Guna Presisi Polda Lampung, Kegiatan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Sekda Provinsi Lampung, serta para bupati dan wali kota se-Lampung.


Dari Lampung Barat, Bupati Parosil hadir bersama Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman.


Rakor itu membahas penyelesaian konflik agraria, khususnya persoalan pertanahan di wilayah yang memiliki Hak Guna Usaha (HGU).


Empat narasumber hadir dalam acara tersebut, mauli dari Kementerian Dalam Negeri, ATR/BPN Lampung, pakar hukum agraria, dan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung yang turut memberikan pemaparan.


Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan konflik agraria di Lampung telah berlangsung selama puluhan tahun dan terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota.


Menurutnya, persoalan tersebut harus segera dibenahi karena kepastian hukum menjadi dasar penting bagi pembangunan daerah.



"Kita harus merapikan semua tatanannya. Semua program akan berjalan dengan baik ketika fondasinya benar. Fondasi paling penting adalah kepastian hukum," kata Gubernur.


Ia meminta para kepala daerah bersama jajaran pemerintah dan aparat terkait berkomitmen menyelesaikan persoalan agraria.


"Kita mau masyarakat makmur dan dunia usaha berjalan dengan baik. Maka para bupati, wali kota, sekda dan seluruh jajaran pemerintah, mari kita sama-sama selesaikan," ujarnya.


Sementara itu, usai mengikuti rakor, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh upaya pemerintah provinsi dalam menyelesaikan konflik agraria, termasuk di wilayah kabupaten Lampung Barat.


Menurut Bupati Parosil, persoalan tanah harus diselesaikan secara hati-hati karena menyangkut kepentingan masyarakat, pemerintah dan dunia usaha.


"Prinsipnya, kita ingin persoalan agraria diselesaikan dengan baik, berdasarkan data dan aturan hukum yang berlaku. Semua pihak harus mendapat kepastian dan rasa keadilan," kata Bupati.


Ia mengatakan Pemkab Lampung Barat siap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, ATR/BPN, kepolisian dan instansi terkait apabila terdapat persoalan agraria yang perlu diselesaikan bersama.


"Yang paling penting adalah tindak lanjutnya. Persoalan harus dipetakan, diverifikasi dan dicarikan solusi sesuai kewenangan masing-masing," ujarnya.


Parosil berharap penyelesaian konflik agraria dapat menciptakan kepastian hukum sekaligus menjaga kondisi daerah tetap kondusif.


"Kalau persoalan agraria bisa diselesaikan dengan baik, masyarakat merasa terlindungi dan pembangunan juga bisa berjalan. Karena itu, kita harus mengedepankan musyawarah, data yang jelas dan aturan hukum," pungkasnya.

Peringati Hari Olahraga Nasional 2026, Kapolres Lampung Barat Pimpin Upacara Di Mako Polres

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Lapangan Apel Polres Lampung Barat, Rabu pagi (09/09/2026) pukul 08.00 WIB.


Kegiatan upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Para Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Barat, para Kapolsek jajaran, seluruh personel kepolisian, serta Aparat Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polres Lampung Barat.



Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa momen Peringatan Hari Olahraga Nasional ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kebugaran fisik dan jiwa olahraga bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.


"Olahraga tidak hanya untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membangun disiplin, mental pantang menyerah, dan kekompakan tim. Dengan tubuh yang sehat dan prima, seluruh personel Polres Lampung Barat dapat memberikan pelayanan yang maksimal dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah kita," ujar AKBP Samsu Wirman.


Seluruh rangkaian upacara peringatan Hari Olahraga Nasional di Lapangan Apel Polres Lampung Barat berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.(humas)

Debu Krakatau Terdeteksi Di Lampung Barat : BPBD Keluarkan 6 Imbauan Mendesak



Lampung Barat,(gerakmedia) -- Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) mengeluarkan imbauan kewaspadaan. Debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terbawa angin dan masuk ke wilayah Lampung Barat Sabtu malam, (5/9/2026).


Imbauan resmi dirilis, menyusul laporan sebaran abu yang bisa berdampak pada kesehatan dan aktivitas warga.


"Potensi sebaran abu atau debu erupsi Gunung Anak Krakatau terbawa angin hingga Lampung Barat. Masyarakat diminta waspada," tulis pada rilis BPBD Lampung Barat.


Pihak BPBD Lampung Barat merinci enam langkah wajib yang harus dilakukan warga agar terhindar dari dampak debu vulkanik. 


1. Wajib masker di luar rumah. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat udara terlihat berdebu atau berabu vulkanik.


2. Batasi aktivitas luar ruangan. Kurangi kegiatan di area terbuka jika kondisi udara berdebu atau jarak pandang menurun.


3. Lindungi mata. Jangan mengucek mata jika terkena abu/debu. Segera bilas dengan air bersih.


4. Tutup akses rumah. Segera tutup pintu dan jendela jika terlihat sebaran abu masuk ke dalam gedung.


5. Jaga kebersihan. Bersihkan area kerja, pakaian, dan alas kaki dari debu yang terbawa masuk.


6. Segera lapor jika sakit. Jika mengalami sesak napas, iritasi mata, batuk, atau gangguan kesehatan lain, segera ke area bersih dan laporkan ke petugas terdekat.


Kepala BPBD Lampung Barat Padang Priyo Utomo meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Informasi perkembangan akan terus dipantau melalui PUSDALOPS PB.


Warga juga diimbau memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi  (PVMBG) terkait arah angin dan status erupsi Gunung Anak Krakatau.

Geger Proyek P3A Way Gelang Rp195 Juta : Material Pesisir Dipakai Mutu U-Ditch Dipertanyakan Pengawasan Disorot

 


Tanggamus,(gerakmedia) --  Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menuai sorotan keras Sabtu,(5/8/2026). 


Sorotan datang dari Sekretaris DPD Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) Kabupaten Tanggamus, Parta Irawan mempertanyakan apakah pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah diterap kan. 


Irawan juga menyoroti alasan penggunaan material tersebut yang disebut karena lokasi pengambilan lebih dekat sehingga dapat mengurangi biaya pengangkutan.berdasarkan informasi yang dihimpun, harga pasir sungai di wilayah tersebut berkisar Rp400 ribu hingga Rp450 ribu untuk satu mobil jenis L300.


Perbedaan biaya tersebut, menurut Irawan, layak ditelusuri apabila kemudian berpengaruh terhadap jenis material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut menggunakan uang negara yang seharusnya menghasilkan infrastruktur dengan kualitas sesuai perencanaan dan mampu bertahan dalam jangka waktu yang semestinya.


Lokasi di Lahan Perusahaan Swasta Ikut Dipertanyakan Informasi yang dihimpun menyebutkan sebagian titik pekerjaan berada di lokasi yang disebut merupakan lahan milik salah satu perusahaan swasta.


Ketua P3A disebut telah menyampaikan bahwa penggunaan lokasi tersebut sudah mendapatkan izin.


Namun bagi Irawan, persoalannya bukan sekadar ada atau tidaknya izin secara lisan.


«“Kalau lokasinya berada di lahan perusahaan swasta, harus jelas dasar izinnya. Apakah tertulis, siapa yang memberikan izin dan apakah lokasi tersebut memang sesuai dengan titik yang ditetapkan dalam program,” katanya.»



Menurutnya, kejelasan lokasi menjadi penting karena proyek tersebut dibiayai APBN dan diperuntukkan bagi kepentingan pengelolaan tata guna air serta irigasi masyarakat.


Ia menyinggung keberadaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang memiliki peran dalam pendampingan pelaksanaan kegiatan, serta koordinasi dengan pihak teknis terkait, termasuk Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus bidang pengairan.


“Kalau memang semua sudah sesuai, tentu tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi kalau ada material yang dipertanyakan dan kualitas pekerjaan juga menjadi sorotan, berarti harus ada pemeriksaan,” tegasnya.


Irawan secara khusus meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung turun langsung melakukan pemeriksaan.

 

Menurutnya, proyek bernilai sekitar Rp195 juta yang bersumber dari APBN tidak boleh dibiarkan apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian pelaksanaan.


Ia bahkan menyatakan pihaknya akan menghadap ke BBWS Mesuji Sekampung untuk menyampaikan persoalan tersebut dan meminta adanya pemeriksaan.


“Dalam waktu dekat kami akan menghadap ke BBWS Mesuji Sekampung. Kami ingin persoalan ini terang.


Untuk itu,DPD LPKNI meminta dilakukan pemeriksaan terhadap:

- RAB dan spesifikasi teknis P3-TGAI;

- sumber serta jenis material;

- mutu pasir dan batu yang digunakan;

- spesifikasi dan kualitas U-Ditch;

- panjang serta volume pekerjaan;

- titik lokasi pembangunan;

- dasar izin penggunaan lahan perusahaan;

- laporan dan dokumentasi pekerjaan;

- pengawasan TPM;

- serta kesesuaian antara realisasi fisik dengan anggaran yang telah ditetap kan. 


Sorotan ini sekaligus menjadi ujian transparansi bagi pelaksana P3A, pendamping teknis, Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus maupun BBWS Mesuji Sekampung. 

Cegah Karhutla : Tim Mabes TNI Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat Pekon Bandar Baru

 



Lampung Barat,(gerakmedia) -- Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan Karhutla kepada masyarakat Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (1/9/2026).


Kegiatan penyuluhan tersebut diketuai oleh Kolonel Laut Hengki Iryawan, dengan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait langkah-langkah pencegahan Karhutla, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.


Dalam penyampaiannya, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran.



Kolonel Laut Hengki Iryawan juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.


"Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, namun membutuhkan peran aktif dan kesadaran seluruh elemen masyarakat"


Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Pekon Bandar Baru semakin memahami bahaya dan dampak Karhutla serta mampu berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Lampung Barat.


Cegah Karhutla, Jaga Alam, Selamatkan Kita Semua.

Lampung Barat Sabet Juara Kabupaten Terkreatif Di Lampung Tapis Karnaval 2026

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kabupaten Lampung Barat kembali mengharumkan nama daerah. Dalam ajang Lampung Tapis Karnaval yang merupakan rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026, kontingen yang berasal dari Bumi Beguai Jejama dinobatkan sebagai Kabupaten Terkreatif Minggu, (30/08/2026). 


Karnaval digelar dengan rute start dari Bundaran Tugu Gajah dan finish di Lapangan Saburai, Bandar Lampung. Ajang ini diikuti oleh 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dengan menampilkan kekayaan budaya, busana adat, dan potensi wisata masing-masing daerah.


Kontingen Lampung Barat tampil dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Bernaria didampingi Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekraf Imam Sumantri beserta puluhan seniman, dan pelajar.


Berna mengatakan, Lampung Barat mengusung tema Pesona Bumi Sekala Bekhak. Konsep ini menampilkan tiga unsur utama, mitologi, budaya khas Lampung Barat dan berbagai destinasi wisata yang ada Lampung Barat.



"Kami sangat bangga dan berterima kasih. Juara Terkreatif ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Tema Pesona Bumi Sekala Bekhak kami angkat untuk memperkenalkan bahwa Lampung Barat punya cerita, punya budaya, dan punya destinasi wisata yang luar biasa," ujar Bernaria.


Ia menambahkan, keikutsertaan ini juga menjadi strategi promosi pariwisata dan ekonomi kreatif. 


"Harapan kami, setelah tampil di Tapis Karnaval ini, wisatawan semakin penasaran dan datang langsung ke Lampung Barat," lanjutnya.


Sebagai kepala daerah, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus turut mengapresiasi prestasi tersebut. Ia menyebut penghargaan ini bukti bahwa kreativitas masyarakat Lampung Barat mampu bersaing di tingkat provinsi.


"Saya ucapkan selamat kepada seluruh kontingen. Ini kemenangan kita bersama. Jadikan Juara Terkreatif ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan menggali potensi budaya yang kita miliki," kata Parosil.


Menurut Parosil, budaya adalah identitas dan juga penggerak ekonomi. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya agar bisa dikemas lebih menarik dan bernilai ekonomi.


Dengan raihan juara Kabupaten Terkreatif, Lampung Barat membuktikan bahwa mengangkat jati diri daerah dengan kemasan kreatif mampu menarik perhatian dan memenangkan hati masyarakat Lampung.


"Ke depan kita harus konsisten. Budaya kita jaga, pariwisata kita kembangkan, dan UMKM kita ikut naik kelas," Tutupnya.

Perkuat Sinergitas Penanganan Karhutla, Dandim 0422/LB Dampingi Tim Mabes TNI Audiensi Dengan Pemkab Lampung Barat

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Komandan Kodim (Dandim) 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan mendampingi Tim Karhutla Mabes TNI dalam melaksanakan audiensi bersama Wakil Bupati Lampung Barat beserta unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, Jumat (28/8/2026).


Audiensi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antara TNI dengan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Lampung Barat.


Dalam kesempatan tersebut, Tim Karhutla Mabes TNI melakukan koordinasi dengan Wakil Bupati Lampung Barat dan unsur terkait mengenai kondisi wilayah serta langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi potensi karhutla. Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan setiap unsur memiliki kesiapan dan dapat mengambil langkah secara cepat dan terpadu apabila terjadi karhutla.


Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan menyampaikan bahwa TNI, khususnya Kodim 0422/LB, siap mendukung pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Lampung Barat.



“Sinergitas dan koordinasi seluruh pihak sangat penting dalam menghadapi potensi karhutla. Kodim 0422/LB siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla,” ujar Letkol Inf Rizky Kurniawan.


Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Barat menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut. Pemerintah daerah mengapresiasi perhatian dan dukungan TNI dalam membantu meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.


Kegiatan audiensi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, serta masyarakat. 


Upaya pencegahan melalui pemantauan wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko karhutla.


Dengan adanya koordinasi dan sinergitas yang semakin kuat, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kabupaten Lampung Barat dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu, dan efektif demi menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat.

Kunjungan Kapolda Lampung : Berikan Arahan Semangat Dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat



Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Karo Ops Polda Lampung Kombes. Pol. Fadly Munzir Ismail, S.H., S.I.K., M.Si., beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (19/8/2026).


Kunjungan tersebut berlangsung di Bandar Udara Muhammad Taufik Kiemas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan disambut Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., Wakapolres Pesisir Barat KOMPOL Sugeng Sumanto, S.E., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU), perwira dan personel jajaran Polres Pesisir Barat.


Dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Lampung memberikan arahan, motivasi dan pesan moril kepada seluruh personel agar tetap bersyukur serta tidak kehilangan semangat dalam melaksanakan tugas, meskipun menghadapi keterbatasan personel, fasilitas maupun anggaran. Kapolda menekankan pentingnya bekerja keras, disiplin, bertanggung jawab dan tertib administrasi. 


Personel juga diminta untuk tidak bekerja secara monoton, melainkan mampu berpikir besar, menciptakan terobosan, serta membangun komunikasi dan jaringan yang baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, pengusaha maupun seluruh pihak terkait.


“Jangan mengeluh atau merasa kecil karena keterbatasan. Justru dalam keterbatasan kita harus mampu belajar, berinovasi, bekerja dengan hati dan memberikan manfaat,” pesan Kapolda.


Kapolda juga menekankan agar setiap personel dimanfaatkan secara optimal karena setiap anggota sangat berharga. 



Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus terus ditingkatkan, termasuk melalui penguatan keamanan kawasan wisata dan pemberdayaan masyarakat.


Terkait persoalan konflik lahan, Kapolda meminta jajaran untuk mendorong penyelesaian secara baik dan sesuai ketentuan melalui verifikasi serta penataan status tanah dan masyarakat adat, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi dan instansi terkait, termasuk BPN.


Sementara itu, perusahaan perkebunan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kemitraan dan pengelolaan lahan yang adil dan saling menguntungkan.


Pada kesempatan tersebut, Kapolda Lampung juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh personel jajaran Polres Pesisir Barat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.


“Jangan ada anggota yang terlibat narkoba. Tidak ada toleransi dan akan ditindak tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Kapolda.


Kapolda berharap seluruh personel mampu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Sementara itu, Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Lampung merupakan bentuk perhatian dan motivasi pimpinan kepada seluruh jajaran Polres Pesisir Barat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.


“Kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung menjadi motivasi bagi kami seluruh personel untuk semakin meningkatkan semangat, disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dan penekanan yang telah disampaikan,” ujar Kapolres.


“Semoga dengan adanya kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung ini, seluruh personel semakin termotivasi, solid dan mampu memberikan kinerja terbaik serta manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” pungkas Kapolres AKBP Rinto Havian Simbolon.


(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

Polres Lampung Barat Terima Kunjungan Kerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepolisian Resor (Polres) Lampung Barat menerima kunjungan kerja Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Polisi Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., di Mapolres Lampung Barat pada Selasa (18/8/2026).


Kedatangan Kapolda Lampung yang didampingi Koorspripim AKBP Zaldy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.H., disambut langsung oleh Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Lampung Barat di Aula Jananuraga.


Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan Laporan Satuan serta pengenalan karakteristik wilayah hukum oleh Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., sebelum dilanjutkan dengan pengarahan langsung dari Kapolda Lampung.



Dalam arahannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., menekankan beberapa poin krusial kepada seluruh jajaran, meliputi pentingnya pengelolaan keuangan personal (financial management), manajemen waktu, loyalitas penuh kepada institusi dan pimpinan, hingga menjaga kedisiplinan serta kesehatan diri untuk menunjang kinerja maksimal.


Secara khusus, Kapolda memberikan atensi tegas terkait penegakan disiplin anggota. Pihaknya mengingatkan agar seluruh personel menghindari segala bentuk pelanggaran, terutama penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).


Di samping penekanan disiplin, Kapolda Lampung turut membuka ruang dialog dan sesi tanya jawab bersama personel, khususnya jajaran Bhabinkamtibmas dan Kanit Jatanras, guna mendengarkan aspirasi serta kendala operasional di lapangan.


Seluruh rangkaian kunjungan kerja yang ditutup dengan doa dan sesi foto bersama ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar.(humas)