Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Lampung Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Lampung Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Parosil Mabsus Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menekankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjaga sanitasi kebersihan lingkungan supaya tidak menimbulkan keresahan masyarakat. Senin (23/2/2026). 


Permintaan itu disampaikan Parosil Mabsus ketika mengumpulkan seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab. 


Dalam arahannya, selain menekankan terkait bagaimana penanganan sampah atau sisa makanan, Bupati Lampung Barat dengan tegas meminta menu MBG di Bulan Suci Ramadhan harus terjamin kesehatan, higenis dan ketepatan waktu dalam penyaluran. 



"Selain menu yang harus betul-betul terjamin kesehatannya, waktu pendistribusian yang tepat waktu. Tidak kalah pentingnya SPPG harus dapat mengelola sampah dengan baik agar tidak mencemarkan lingkungan sehingga meresahkan warga," ungkap Parosil Mabsus. 


Dikatakannya, jika memang pihak SPPG tidak memiliki solusi terkait penanganan dan pengolahan sampah, maka ke depan mungkin perlu adanya kersajasam dengan dinas lingkungan hidup. 


"Jika memang SPPG tidak bisa menanganinya, mungkin ke depan akan ada MOU dengan dinas lingkungan hidup," paparnya. 


"Tetapi kalau memang SPPG memiliki solusi terkait penanganan sampahnya, agar bisa bermanfaat justru memang itu yang saya harapkan. Yang terpenting tidak mencemarkan lingkungan sehingga mmebuat keresahan bagi warga," tutup Parosil Mabsus.

Mengulas Sejarah Zaman Dahulu Kala : Bupati Parosil Mabsus Kini Resmikan Kekuhan Sebagai Alat Komunikasi Antar Masayarakat



Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus resmi melaunching Kekuhan (Kentongan Bambu) sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal, Kamis (12/2/2026). 


Presmian berlangsung di SMPN 1 Liwa. Ditandai memukulan Kekuhan dipimpin Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus diikuti oleh seluruh tamu undangan. 


Menurut Bupati Lampung Barat, diresmikannya Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal bukan tanpa alasan. 


Selain Kekuhan memiliki sejarah atau historis tersendiri. Kekuhan pada dahulu sebelum berkembangnya zaman merupakan alat komunikasi antar masyarakat. 


"Sebelum berkembangnya zaman, Kekuhan merupakan alarm masyarakat yang memberi atau menyampaikan berita penting dan pada masuk waktu ibadah shalat," kata Parosil Mabsus. 


Meskipun dengan berkembangnya zaman semakin Modern, Parosil Mabsus berharap Kekuhan menjadi alat kominikasi yang efektif digunakan untuk memberi informasi antar masyarakat. 



"Meskipun sudah memasuki zaman moderen namun kearifan lokal di Lampung Barat harus tetap dipertahankan," ujarnya. 


Terlebih, Lampung Barat merupakan daerah rawan bencana, sebab sebagian wilayah merupakan perbukitan, juga dilewati langsung oleh Seser Semangko. 


Oleh karenanya, ia mengaku pihaknya berkomitmen untuk melestarikan Kekuhan sebagai alarm pemberian kabar berita antar masyarakat. 


"Kentongan merupakan alat tradisional yang dapat digunakan disituasi seperti apapun. Seandainya terjadi bencana Kekuhan dapat digunakan untuk memberi informasi ke masyarakat dengan harapan tidak terjadi korban jiwa," terangnya. 


Bupati dua periode itu juga menyoroti program Gubernur Lampung Mirzani Djausal 

"Kamis Beradap", beliau meminta agar kebijakan tersebut diikuti dan dipatuhi. 


"Sebagai bentuk dukungan kepada program Gubernur Lampung Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan untuk hari Kamis menggunakan batik khas Lampung dan Injang Miwang (sarung menangis)," tutupnya. 


Sementra kepala Pelaksana BPBD Lampung Barat Padang Priyo Utomo menjelaskan di tetapkannya Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap komitmen Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus-Mad Hasnurin sebagai Kabupaten tangguh bencana. 


Ia menjelaskan terdapat tujuh pola ketukan tanda komunikasi, peringatan pada Kekuhan:


1. Tiga ketukan pendek selama tiga kali menandakan ada yang meninggal. 

2. Dua ketukan pendek selama tiga kali menandakan adanya kemalingan.

3. Tiga ketukan pendek selama tiga kali memberikan informasi terjadi kebakaran rumah. 

4. Empat ketukan pendek selama tiga kali menandakan adanya bencana alam, banjir, longsor dan lain2. 

5. Lima ketukan pendek selama tiga kali jika terjadi kemalingan ternak.

6. Satu ketukan pendek dilanjutkan sepuluh ketukan panjang ditutup satu ketukan pendek untuk memanggil gotong royong.

7. Ketukan panjang yang dilakukan berkali-kali menandakan bahwa sudah terjadi bahaya atau darurat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Sekretaris Daerah Nukman, Ketua TPP PKK Partinia Parosil Mabsus, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan dewan guru.

Wakil Bupati Lampung Barat Lantik Tiga Pejabat Administrator



Lampung Barat, (gerakmedia.com) -- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Selasa (10/02/2026).

Pelantikan ini dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Lampung Barat. Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bentuk pengesahan jabatan.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/14/KPTS/IV.05/2026 yang ditetapkan pada 9 Februari 2026.

Adapun pejabat administrator yang dilantik, yakni Heptanius Hidayat, S.P sebagai Camat Sekincau Kabupaten Lampung Barat, Reza Pahlevi, ST, M.M sebagai Camat Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat, serta Sulistiani, SE sebagai Sekretaris Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan bahwa pelantikan pejabat bukan hanya sekadar seremonial atau pengisian jabatan.


Menurutnya, pelantikan merupakan momen penting untuk memastikan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Barat berjalan dengan baik, efektif, dan profesional, serta mampu menjawab tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.

Ia juga menegaskan bahwa pelantikan atau rotasi jabatan dalam organisasi pemerintahan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur dan upaya peningkatan kinerja organisasi.

"Pemerintah Kabupaten Lampung Barat saat ini tengah berupaya menyelesaikan berbagai program prioritas, salah satunya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah dengan berorientasi pada pelayanan publik. Untuk itu, dibutuhkan pejabat yang kompeten dan berdedikasi," ujar Wakil Bupati.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Wakil Bupati meminta agar segera bekerja, melakukan konsolidasi internal, memahami tantangan di lingkungan kerja masing-masing, serta mampu menciptakan terobosan yang kreatif dan inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Drs. Mad Hasnurin mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada atasan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Semoga saudara-saudari dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Lampung Barat" Harapnya. 

"Mari kita terus bersinergi, berkolaborasi, dan berinovasi demi terwujudnya Lampung Barat Hebat dan Setia," pungkasnya.

Musrenbang Hybrid Parosil Mabsus Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan Menjadi Skala Perioritas 2027



Lampung Barat, (gerakmedia.com) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan. Penyusunan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kali ini dengan wajah baru yakni mengadopsi konsep Hybrid (penggabungan tatap muka dan daring) Rabu (04/02/2026). 


Kegiatan tahunan tersebut diikuti 14 Kecamatan secara Hybrid dan dipusatkan di Balai Pekon Karang Agung, Kecamatan Way Tenong, Di buka langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Sekretaris Daerah (SEKDA) Nukman, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan lapisan masyarakat. 


Bupati Lampung Barat mengakau pihaknya melakukan kegiatan Musrenbang secara Hybrid adalah karena efisiensi anggaran dan efektivitas waktu, namun kendati dilakukan secara Zoom Parosil Mabsus berharap tidak mengurangi esensi maupun nilai manfaat dari setiap aspirasi yang diusulkan lapisan masyarakat. 


"Pola ini diterapkan sebagai langkah efisiensi dan efektivitas anggaran serta waktu, tanpa mengurangi esensi Musrenbang sebagai ruang penyerapan aspirasi masyarakat," kata Parosil Mabsus. 


Parosil Mabsus meminta, meskipun dilakukan secara Hybrid namun seluruh tahapan Musrenbang harus tetap mengacu pada petunjuk dan ketentuan yang berlaku, termasuk rekapitulasi hasil Musrenbang yang telah dilakukan mulai dari tingkat pekon hingga kecamatan.



"Apa yang diusulkan masyarakat dari tingkat pekon hingga kecamatan itulah yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah," kata Parosil Mabsu. 


Dari banyaknya usulan prioritas tingkat Kecamatan, Infrastruktur menjadi dominasi usulan warga. Parosil Mabsus berkomitmen ditahun 2027 infrastruktur menuju lokasi pendidikan akan menjadi skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat. 


"Di Lampung Barat tidak boleh ada anak sekolah yang sulit aksesnya untuk menuju sekolah. Jadi ke depan 2027 ruas-ruas jalan yang menuju tempat pendidikan harus menjadi sekala prioritas," kata dia. 


Parosil Mabsus juga menyoroti kondisi Pemerintah Daerah yang saat ini mengalami efisiensi anggaran, ia mengajak kepada seluruh Perangkat Daerah agar bersama-sama mencari peluang yang dapat menambah pendapatan daerah. 


"Saya berharap, sekarang bagaimana caranya kita bersama-sama mencari peluang apa yang bisa kita lakukan untuk menambah pendapatan daerah. Tidak boleh lagi berpikir bagaimana cara menghabiskan anggaran, tetapi bagaimana caranya kita mendapatkan anggaran dan dan menggali anggaran," papar Parosil Mabsus. 


"Kita tidak boleh berdiam diri dengan kondisi seperti ini," pungkasnya.

Parosil Sebut Program 5 Aksi PM dan 4 Komitmen PM Fondasi Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pendidikan di Lambar

 


Lampung Barat, (gerakmedia.com) --Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi menetapkan Program Peningkatan Mutu (PM) Pendidikan yang terintegrasi melalui 5 Aksi PM dan 4 Komitmen PM.


Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Disdikbud Kabupaten Lampung Barat Nomor 800/214 L01/2026 ditandatangani Kepala Disdikbud Lampung Barat, Tati Sulastri.


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, program 5 aksi PM dan 4 Komitmen tersebut selain sebagai pedoman pelaksanaan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh satuan pendidikan, juga merupakan fondasi untuk ningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan sekolah, khususnya Lampung Barat. 


"Program ini salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lampung Barat sesuai dengan visi dan misi saya bersama pak Mad Hasnurin (wakil bupati)," kata kepala daerah dua periode tersebut, Kamis 29 Januari 2026. 


Dengan ditetapkannya program 5 aksi PM dan 4 komitmen PM ini, Pakcik sapaan akrabnya bagi Parosil Mabsus berharap, dapat membentuk siswa yang unggul, berdaya saing dan berkarakter baik. 


Parosil Mabsus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan dirinya bersama wakil Bupati Mad Hasnurin akan terus berupaya memperioritaskan mutu pendidikan, karena pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat. 


Sementara kepala Disdikbud Kabupaten Lampung Barat Tati Sulastri menjelaskan, Surat Edaran tersebut dimaksudkan sebagai acuan resmi sekaligus komitmen kolektif dalam membangun budaya mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan di Lampung Barat.


"Dalam surat edaran itu, ruang lingkup pengaturan meliputi penerapan 5 Aksi Peningkatan Mutu Pendidikan, pelaksanaan 4 Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan, serta penandatanganan dan pelaksanaan fakta integritas oleh kepala satuan pendidikan. Lima aksi tersebut meliputi Penampilan, yang menekankan pembentukan budaya sikap, etika, kedisiplinan, dan keteladanan seluruh warga sekolah," ujarnya. 


Selanjutnya Profesionalisme, yang berfokus pada peningkatan kompetensi, integritas, serta kinerja pendidik dan tenaga kependidikan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.


Aksi berikutnya adalah Pelayanan, yakni penyediaan layanan pendidikan yang ramah, adil, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Selain itu, terdapat aksi Prestasi yang diarahkan pada pengembangan potensi akademik dan nonakademik peserta didik secara berkelanjutan sesuai minat dan bakat.




Kemudian aksi Publikasi menekankan pentingnya pendokumentasian, diseminasi, serta keterbukaan informasi terhadap praktik baik dan capaian pendidikan yang telah diraih sekolah.


Dalam pelaksanaannya, kelima aksi tersebut harus dijalankan secara terpadu dengan 4 Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan, yaitu Ramah Anak, Ramah Lingkungan, Ramah Budaya, dan Ramah Bencana.


Komitmen Ramah Anak bertujuan menjamin perlindungan, keselamatan, serta pemenuhan hak anak di lingkungan sekolah, sedangkan Ramah Lingkungan menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


Ramah Budaya diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai budaya lokal, kearifan lokal, dan jati diri daerah, serta Ramah Bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di satuan pendidikan.


Tati juga menegaskan, setiap kepala satuan pendidikan wajib menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen moral dan profesional dalam menjalankan 5 Aksi dan 4 Komitmen PM.


Selain itu, satuan pendidikan diwajibkan menyusun dan melaksanakan Program Prioritas dan Tindak Kerja (PPTK) serta mengintegrasikan Program PM ke dalam RKAS, termasuk pemanfaatan Dana BOS secara transparan dan akuntabel.


Ke depan pihaknya akan melakukan pembinaan, pemantauan, dan evaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh ketentuan dalam surat edaran tersebut dilaksanakan secara konsisten dan bertanggung jawab.

Satlantas Polres Tanggamus Cek Jalan Berlubang Dan Titik Rawan Laka Di Jalinbar



Tanggamus, (gerakmedia) -- Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung dan Dinas Perhubungan Tanggamus melakukan pengecekan kondisi jalan di sepanjang Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Tanggamus, Selasa (27/1/2026).


Kegiatan difokuskan pada pengecekan jalan berlubang, titik rawan kecelakaan lalu lintas, serta daerah rawan longsor, khususnya di wilayah Jalinbar Batu Kramat. 


Hasil pengecekan diketahui sejumlah titik jalan berlubang yang selanjutnya didatakan, didokumentasikan guna pelaporan kepada BPJN.


Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khibiyantoro, S.Pd., M.H., mengatakan pengecekan dilakukan sebagai upaya preventif untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak.



“Kami melakukan pendataan terhadap jalan berlubang, titik rawan kecelakaan, serta lokasi rawan longsor di sepanjang Jalinbar Tanggamus untuk segera ditindaklanjuti,” kata AKP Rudi Khisbiyantoro mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Menurutnya, hasil pengecekan lapangan langsung dilaporkan kepada pihak BPJN Lampung agar segera dilakukan perbaikan. 


“Kami telah melaporkan kepada BPJN terkait sejumlah titik jalan berlubang dan lokasi rawan longsor yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ini penting demi keselamatan masyarakat,” tambah AKP Rudi.


Kesempatan itu, Kasat mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur Lintas Barat, terutama di lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan dan longsor. 


"Kami terus berkomitmen terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar di wilayah Tanggamus," tandasnya.

Pemkab Bersama DPRD Lampung Barat Tertibkan Pedagang di Pasar Liwa, Terminal Jadi Sorotan

 


Lampung Barat, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama DPRD setempat mulai bergerak menata kembali kawasan Pasar Liwa. Selasa (27/1/26). 


Penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar dan perempatan terminal dilakukan melalui pendekatan persuasif, agar aktivitas jual beli kembali tertib dan sesuai aturan.


Kegiatan sosialisasi dan penertiban ini berlangsung pada di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit.


Sejumlah instansi turun langsung ke lapangan, di antaranya Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


Kepala Bidang Pasar Dinas Koperindag Lampung Barat, Eka Teguh, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Anggota DPRD Lampung Barat Komisi II, Bambang Dwi Saputra.


“Kami dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan bersama Dinas Perhubungan serta Pol PP melakukan kegiatan sesuai arahan Anggota DPRD Komisi II," ujar Eka Teguh.


"Tujuannya untuk menertibkan pedagang yang berada di perempatan terminal Pasar Liwa dan di trotoar sekitar pasar, agar dapat berjualan di dalam area pasar,” tambahnya.


Menurutnya, penataan ini penting untuk menciptakan kenyamanan, kelancaran lalu lintas, serta menjaga fungsi fasilitas umum agar tidak disalahgunakan.


Sementara itu, Anggota DPRD Lampung Barat Komisi II, Bambang Dwi Saputra, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diawali dengan sosialisasi, bukan penindakan.



“Hari ini kita melakukan sosialisasi sekaligus penertiban pedagang kaki lima,” kata Bambang.


Ia mengungkapkan, langkah ini diambil setelah banyak menerima informasi dan teguran dari pedagang resmi di Pasar Liwa, khususnya yang berada di sekitar terminal.


“Terminal yang ada saat ini merupakan kewenangan provinsi. Kita berharap terminal beroperasi sesuai dengan regulasi dan tidak beralih fungsi,” tegasnya.


Bambang menambahkan, pedagang yang masih beraktivitas di area terminal akan diarahkan masuk ke dalam lingkungan Pasar Liwa yang memang telah disediakan untuk kegiatan perdagangan.


“Harapannya semua aktivitas dilakukan di tempat yang sudah disiapkan. Pedagang yang berjualan di terminal akan kita arahkan dan tertibkan masuk ke area pasar,” lanjutnya.


Terkait sanksi, Bambang menegaskan bahwa saat ini belum ada tindakan tegas yang diberlakukan. Pemerintah masih mengedepankan pendekatan edukatif.


“Untuk saat ini belum ada sanksi. Kita lakukan sosialisasi, memberikan pengarahan, serta menunjukkan aturan dan regulasi yang ada. Jika nantinya tidak diindahkan, baru kita ambil langkah selanjutnya sesuai peraturan,” pungkasnya.


Dengan langkah ini, Pemkab dan DPRD Lampung Barat berharap Pasar Liwa dapat kembali tertata rapi, nyaman, dan adil bagi seluruh pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Parosil Harap Geothermal Suoh–Sekincau Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

 


Lampung Barat, (GM) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat menggandeng PT Star Energy upaya untuk mengeksplorasi potensi panas bumi (geothermal) Suoh-Sekincau, Selasa (20/01/2026). 


Kerja sama tersebut dinilai Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus sebagai langkah strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat perekonomian daerah. 


Sebab, pengembangan proyek geothermal tersebut tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan sumber daya alam, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah.


Salah satu manfaat yang akan dirasakan masyarakat adalah potensi peningkatan pendapatan daerah melalui mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) yang ke depan akan masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Dikatakan Parosil Mabsus, pemerintah daerah berkomitmen memastikan bahwa kehadiran investasi di sektor geothermal tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat Lampung Barat.


"Kami ingin investasi ini benar-benar membawa dampak positif, baik melalui peningkatan pendapatan daerah maupun melalui kontribusi langsung untuk masyarakat, terutama di wilayah sekitar proyek," kata Parosil Mabsus. 


Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus meminta dukungan kepada lapisan masyarakat, pasalnya, dengan dukungan masyarakat dan pengawasan yang berkelanjutan, proyek geothermal Suoh–Sekincau diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat secara berkelanjutan. 


Langkah yang diambil Pemerintah Daerah mendapat apresiasi dari lapisan masyarakat, menurut Dedi salah satu warga, proyek strategis nasional di sektor panas bumi ini membuka harapan baru bagi masyarakat.


"Lampung Barat selama ini memiliki potensi energi besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan daerah. Kalau dikelola dengan baik, geothermal ini bukan hanya soal listrik, tapi juga dampaknya ke pembangunan daerah. Kami sebagai warga tentu berharap hasilnya bisa dirasakan langsung, terutama untuk kesejahteraan masyarakat," terangnya. 


Tak hanya itu, Dedi juga berharap keberadaan proyek geothermal mampu menciptakan efek berganda, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, maupun peningkatan kualitas layanan publik di wilayah sekitar lokasi proyek.

Polres Pesisir Barat Ungkap Pelaku Kasus Curat Lintas Provinsi



Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung dagangan milik warga yang berada dalam wilayah hukum Polres Pesisir Barat. Sabtu (17/1/2026). 


Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 03 Desember 2025 sekira pukul 00.20 Wib, di warung dagangan sdr. AG (40) yang berlokasi di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat.


Setelah korban mengetahui warung dagangannya mengalami aksi pencurian,  korban bersama Saksi/istri MP (39) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Utara dengan melaporkan  barang-barang yang telah hilang dicuri diantaranya: rokok terdiri dari beberapa merk sejumlah kurang lebih 270 pack, 4 buah Handphone dan 3 kotak amal masjid, dengan total kerugian lebih kurang Rp. 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah).


Atas laporan yang diterima tersebut, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara Melakukan upaya mengungkap kasus pencurian itu, hingga pada hari Rabu, tanggal 14 januari 2026 Tim gabungan mendapatkan informasi bahwa adanya salah satu pelaku yang berada di wilayah hukum Polsek Pesisir Utara, setelah mendalami kebenaran informasi tersebut, Tim gabungan berhasil mengamankan pelaku berinisial BI (45), alamat Desa Pagar jati kec.Bengkulu Tengah, di pekon Malaya kec.Lemong Pesisir Barat, saat dalam perjalanan menuju Lampung Tengah.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa ini merupakan hasil kerja keras Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Tim sehingga kasus tersebut dapat terungkap.



Dari penangkapan itu Tim gabungan melakukan pengembangan ke Wilayah Hukum Polres Bengkulu Tengah, setelah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah, kembali Tim berhasil mengamankan satu pelaku AR (39), di kediamannya Pagar dewa jati kec. Pagar Jati Bengkulu Tengah, 

Selanjutnya Tim gabungan bergerak kembali dan berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yaitu M.H (35) dan AK (31) di kediamannya yang sama-sama beralamatkan di Talang Boseng kec. Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. 


Dalam pengungkapan kasus ini Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa : 3 kotak amal masjid dan 2 Unit Handphone yang diduga hasil dari pencurian itu dan beberapa potong kaos berikut celana serta 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza

Warna silver no.pol B 1724 FZQ yang digunakan saat melakukan aksi pencurian tersebut.


Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah Untuk 2 (dua)  Terduga pelaku yaitu BI (45) dan AR (39) diamankan ke Polres Pesisir Barat, sementara 2 (dua) pelaku lainnya M.H (35) dan AK (31) masih diamankan oleh pihak Polres Bengkulu Tengah guna penyidikan lebih lanjut atas dugaan terlibat perkara yang berbeda di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah Polda Bengkulu. 


Dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, pelaku dijerat pasal 477 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara 7-9 tahun.

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan Di Depan SPBU Kecamatan Kota Agung Tanggamus

 


Tanggamuas, (GM) -- Kecamatan Kota agung Kabupaten Tanggamus Jalan Ir. Juanda tepatnya  depan SPBU Kecamatan Kota agung Kepolisian mengungkap kronologis kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan Kamis, (15/1/2026). 


Kapos Lantas Kota agung, Aipda Hendra Darmawan, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil L300 selesai mengisi bahan bakar di SPBU dan hendak berbelok ke arah Wonosobo.


Pada saat bersamaan, dari arah Bandar Lampung melaju sejumlah kendaraan roda enam (R6), termasuk truk Fuso yang mengangkut sepeda motor. Salah satu kendaraan di barisan depan berhenti mendadak.



“Karena kendaraan di depan berhenti mendadak, kendaraan di belakang tidak sempat menghindar dan terjadi tabrakan beruntun,” jelas Aipda Hendra Darmawan Ia menyebutkan, truk Fuso berplat B 9132 BKS bermuatan buah-buahan yang berada di belakang tidak sempat mengerem sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso Nopol BG 8509 QQ bermuatan sepeda motor. Benturan tersebut kemudian turut melibatkan mobil L300 yang berada di jalur belok.


“Total ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, Hendra menegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan kendaraan. Kecelakaan lalu lintas in hanya menimbulkan kerugian materiil,” tegasnya.


Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan tetap fokus saat berkendara, khususnya di jalur padat lalu lintas seperti Lintas Barat Tanggamus.


Hingga saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal setelah sempat mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pisah Sambut Wakapolres Lampung Barat

 


Lampung Barat, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin menghadiri acara pisah sambut Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lampung Barat dari pejabat lama, Kompol Samsuri, S.H., M.H digantikan Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H, Senin (12/1/2026). 


Untuk diketahui, Samsuri yang sebelumnya menjabat Wakapolres Lampung Barat pindah ke Polres Kabupaten Prengsewu dengan jabatan yang sama. Sementara Abdul Rasyid sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ofs Bandar Lampung. 


Dalam sambutannya, Mad Hasnurin mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan mom momentum penting untuk memperkuat silaturahmi, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lampung Barat.


Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan seluruh masyarakat, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Kompol Samsuri, S.H., M.H. atas pengabdian, dedikasi, dan kerja keras yang telah diberikan selama bertugas di Lampung Barat. 


"Berbagai dinamika dan tantangan keamanan di wilayah Lampung Barat, baik yang berkaitan dengan kondisi geografis, sosial kemasyarakatan, maupun agenda-agenda strategis daerah, telah dihadapi dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme," kata Md Hasnurin. 


Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polres Lampung Barat dengan Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif. 


Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu Mad Hasnurin menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi, serta mendoakan agar Samsuri senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.


Selanjutnya, Mad Hasnurin menyampaikan selamat datang kepada Wakil Kepala Kepolisian Resor Lampung Barat yang baru Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H "Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Kabupaten Lampung Barat," ujarnya. 



Pihaknya berharap kehadiran beliau dapat membawa semangat baru, gagasan-gagasan konstruktif, serta memperkuat kinerja organisasi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Mengingat, Kabupaten Lampung Barat memiliki karakteristik wilayah yang cukup luas, topografi yang beragam, serta kehidupan sosial masyarakat yang majemuk.


Kondisi tersebut menuntut adanya kerja sama, komunikasi, dan koordinasi yang intensif antar seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia berharap sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik dapat terus dipelihara dan ditingkatkan demi mewujudkan Lampung Barat yang aman, damai, dan sejahtera.


Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Lampung Barat. Sebab, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim pembangunan yang berkelanjutan. 


"Dengan kebersamaan, kekompakan, semangat gotong royong, saya yakin berbaga tantangan ke depan dapat kita hadapi dan selesaikan bersama," pungkasnya. 


Sementara, Samsuri menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjabat sebagai Wakapolres di Lampung Barat. 


Ia mengungkapkan bahwa berbagai capaian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari sinergi yang solid antarinstansi.


Beliau juga memohon doa restu dalam mengemban amanah baru di Polres Prengsewu serta berharap hubungan baik antara Polri dan masyarakat Lampung Barat dapat terus terjaga dan ditingkatkan di masa mendatang.


Ditempat yang sama, Wakapolres Lampung Barat baru Abdul Rasyid menyatakan komitmennya untuk siap bersinergi dengan Kapolres Lampung Barat dalam menjalankan program. 


"Mohon bimbingannya kepada Kapolres Lampung Barat dalam menjalankan tugas ke depan. Dan saya berharap kerjasama serta dukungannya kepada Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda," pungkasnya.

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Lampung Raih Penghargaan Presiden Prabowo Subianto

 


Bandar Lampung, (GM) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menerima Penghargaan Swasembada Pangan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).


Penghargaan "Satyalancana Wira Karya" tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Polda Lampung dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, khususnya melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi lintas sektor di wilayah Provinsi Lampung.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Lampung dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian.


“Penghargaan Swasembada Pangan ini menjadi bukti komitmen Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, mulai dari pengamanan distribusi, pendampingan petani, hingga menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi sektor pertanian,” ujar Yuni.



Lanjut Yuni, Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga peran kepolisian sangat dibutuhkan dalam memastikan kelancaran produksi hingga distribusi hasil pertanian.


Menurutnya, Kapolda Lampung secara konsisten mendorong jajaran Polres hingga Polsek untuk aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas pangan.


“Bapak Kapolda Lampung selalu menekankan pentingnya peran Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya petani, agar program swasembada pangan berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.


Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polri, para Kapolda, serta pimpinan kementerian terkait. Dalam acara tersebut, Presiden RI secara simbolis melakukan panen raya dan meluncurkan capaian swasembada pangan nasional.


“Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

Bupati Lampung Barat Melantik 2. 296 PPPK Paruh Waktu Tegasnya Patuhi Aturan



Lampung Barat, (GM) -- Sebanyak 2. 296 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Lampung Barat dilantik oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus di Lapangan kantor bupati setempat, Senin (29/12/2025). 


Ribuan PPPK dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat nomor : B/182/KPTS/IV.05/2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan bahwa PPPK Paruh Waktu yang diangkat diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik dan harus patuh terhadap aturan.


Menurut dia, diterimanya SK pengangkatan diharapkan menjadi semangat baru untuk membantu membangun Indonesia khususnya Kabupaten Lampung Barat lebih baik.



"Yang ada dipundak bapak ibuk hari ini adalah pengabdian yang tulus dan ikhlas untuk pengadian dan dedikasi dalam memberi pelayanan kepada masyarakat," ungkap Parosil Mabsus.


Parosil Mabsus mengatakan, PPPK Paruh Waktu harus menunjukkan etos kerja tinggi. 


"Insya Allah ke depan di bawah kepemimpinan bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengepaluasi PPPK Paruh Waktu, sehingga statusnya menjadi lebih terhormat lagi," ucapnya.


Salah satu PPPK Paruh Waktu, Deki Sanjaya sebagai staf Diskominfo Lampung Barat mengaku senang atas pelantikan dan diterimanya SK pengangkatan dirinya. 


"Kami berterima kasih kepada Bupati Lampung Barat yang sudah mendengarkan aspirasi kami sebagai tenaga honorer untuk diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu," kata dia seraya raut muka penuh bahagia. 


Deki Sanjaya mengatakan, dilantiknya PPPK Paruh Waktu menambah semangat baru dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.


"Teman-teman kami semua bersemangat. Ini harapan baru bagi kami untuk diangkat ASN," tandasnya.


Untuk diketahui, total keseluruhan tanaga honorer yang terdaftar sebanyak 2.336, namun yang mengikuti pelantikan sebanyak 2.296, sisanya ada yang mengundurkan diri dan meninggal dunia.

Lantik 7 Pejabat Eselon ll, Parosil Mabsus : Jangan Terjebak Zona Nyaman, Tanggung Jawab Pejabat Kini Lebih Berat

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa pelantikan tujuh pejabat eselon IIB merupakan momentum penting untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Parosil saat memberikan sambutan di Lobi Kantor Bupati Lampung Barat, Rabu (24/12/2025).


Parosil mengajak seluruh jajaran bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Barat.


Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi penantian panjang mengingat sejumlah jabatan di tujuh perangkat daerah cukup lama diisi oleh pelaksana tugas. Kondisi itu terjadi karena proses pengisian jabatan harus melalui tahapan yang panjang dan sesuai ketentuan perundang-undangan.


Ia menjelaskan bahwa para pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme seleksi terbuka yang diikuti oleh sejumlah calon dengan minat dan kompetensi untuk mengisi jabatan strategis tersebut. Proses tersebut dilakukan secara objektif dan transparan.



“Pada hari ini, bapak dan ibu telah diberikan kepercayaan oleh Bupati untuk menempati jabatan yang selama ini kosong. Kepercayaan ini tentu bukan hal yang ringan,” ujar Parosil saat menyampaikan arahan.


Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban memiliki kewenangan yang lebih luas sekaligus tanggung jawab yang lebih besar juga mampu mengemban amanah dengan penuh integritas dan dedikasi.


Parosil juga mengingatkan pentingnya keselarasan visi antara pejabat yang dilantik dengan pimpinan daerah. Ia meyakini para pejabat mampu menerjemahkan harapan dan arah kebijakan pimpinan ke dalam kinerja nyata di masing-masing perangkat daerah.


Menurut Parosil, tantangan ke depan tidaklah sederhana. Berbagai persoalan bersifat multidimensi harus segera ditangani dengan kerja keras, kolaborasi, dan langkah-langkah yang terukur.


Ia menegaskan agar para pejabat tidak terjebak pada pola kerja zona nyaman. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan aparatur yang berani keluar dari situasi sulit melalui kreativitas dan inovasi.


Parosil mengakui bahwa kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan serius. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melemahkan kinerja pemerintahan.“Dibutuhkan keberanian, ketegasan, kecepatan, serta keikhlasan dalam menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa permasalahan pembangunan tidak hanya menyangkut kepentingan daerah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung agenda nasional. 


Parosil menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik harus siap mengorbankan tenaga, pikiran, waktu, bahkan kepentingan pribadi dan keluarga demi kepentingan masyarakat Lampung Barat.


Menurutnya, komitmen tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta mewujudkan visi dan misi kepala daerah. Parosil berharap para pejabat eselon IIB yang baru dilantik dapat langsung bekerja secara efektif, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.


Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk menjaga soliditas dan profesionalisme demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Lampung Barat. Tutupnya


Berikut nama-nama pejabat yang dilantik  :

1. INDRA GUNAWAN, S.HUT., M.P. sebagai INSPEKTUR

2. ALIYURDIN, S.Sos., M.H. sebagai Kepala Dinas Sosial

3. MIA MIRANDA, ST. sebagai Kepala Dinas PUPR

4. WAHYUDI HERU ISKANDAR, S.Sos, M.I.P sebagai Kepala Dinas Perhubungan

5. Ir. ROBERT PUTRA, S.ST, M.T. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP

6. TATI SULASTRI, S.Sos, M.M. sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 

7. SUMADI, S.IP., M.M. sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

Apel dan Patroli Gabungan, Kodim 0422/Lampung Barat Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Aman

 


Lampung Barat, (GM) -- Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kodim 0422/Lampung Barat melaksanakan Apel Gabungan dan Patroli Gabungan bersama unsur terkait, Senin malam (22/12/2025).


Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dengan total kekuatan sebanyak 60 personel. Rinciannya terdiri dari 30 personel Kodim 0422/Lampung Barat, 10 personel Polres Lampung Barat, 10 personel Satpol PP Lampung Barat, serta 10 personel Dinas Perhubungan Lampung Barat.



Usai pelaksanaan apel gabungan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital di wilayah Lampung Barat. Adapun rute patroli meliputi Gereja GPDI Kelurahan Way Mengaku, seputaran Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, kawasan wisata Kebun Raya Liwa, Taman Kota Liwa, hingga Bundaran Tugu Liwa.


Dandim 0422/Lampung Barat yang diwakili Pasi Ops Kapten Inf Bekti menyampaikan bahwa kegiatan apel dan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.


“Kegiatan apel dan patroli gabungan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Melalui patroli ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Barat,” ujar Kapten Inf Bekti.

Resmikan Gedung IGD Rumah Sakit Alimudin Umar : Parosil Mabsus Minta Petugas Layani Pasien Dan Mesuport

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meresmikan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daerah (RSD) Alimuddin Umar. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan keliling melakukan pengecekan ruangan dan perlengkapan, Senin (22/12/2025). 


Bupati Lampung Barat meminta agar petugas dalam melakukan pelayanan memberikan pelayanan dengan ramah, senyum, ikhlas sesuai dengan sumpah profesi yang mereka emban.


"Pokoknya seperti apapun keadaan dan kondisi kita, wajib senyum dalam memberikan pelayanan kepada pasien," pinta Parosil Mabsus. 



Menurut Parosil Mabsus, selain ruangan dan peralatan yang memadai, pelayanan yang ramah tidak kalah pentingnya terhadap percepatan kesehatan masyarakat. 


"Kadang-kadang orang itu bisa sembuh, sehat karena cuma modal kita senyum dan memberikan sepirit serta motivasi penyemangat, menyejukkan, sakitnya bisa sembuh," ungkap Parosil Mabsus. 


"Karena seorang dokter ini jika memberikan vonis bisa membuat justru beban, namun jika memberikan sebuah harapan hidup, meyakinkan bahwa penyakit itu tidak ada yang bisa disembuhkan, pasien pasti mempunyai semangat kuat untuk sembuh," sambungnya. 


Usai meresmikan ruangan IGD, Bupati Lampung Barat keliling ruangan untuk melakukan peninjauan terhadap pasien-pasien. 


Dalam kunjungannya, Parosil Mabsus menanyakan langsung terhadap pelayanan dan keluhan dari pada pasien-pasien. Hal itu untuk memastikan pelayanan prima kepada pasien.

Bawa Sabu Dan Ganja Dua Orang Pria Berhasil Diamankan Satreskrim Polsek Begkunat



Pesisir Barat, (GM) -- Unit reskrim polsek Bengkunat berhasil mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja di pekon tanjung rejo Kec. bengkunat Kab. Pesisir Barat pada kamis, (11/12/2025). 


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yaitu sdr (ES) 47 thn warga desa kalirejo kab. Lampung tengah dan sdr (IR) 41 thn warga desa kubu liku jaya kec. Batu ketulis Kab. Lampung barat. 


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K,.M.M., melalui Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan Djunaidi,S.Psi.,M.M. Menjelaskan “kami telah mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja,” Ucapnya. 


“Awalnya petugas sedang melakukan patroli hunting yang di pimpin oleh KANIT RESKRIM IPDA JEFRIYANSA,S.H. di jalan lintas barat Sumatra lalu unit reskrim Polsek Bengkunat bergeser ke arah Jembatan Way Pintau yang masih dalam perbaikan, kemudian sesampainya di jembatan tersebut Tim melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan kendaran R2  Merk Scopy tanpa Nopol dan kelengkapan lainya, kemudian unit reskrim Polsek Bengkunat  memberhentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan badan seorang laki tersebut. 



Saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu dan Ganja yang berada di dalam tas selempang berwarna hitam,"Ujarnya.


Kemudian setelah di lakukan pengembangan lebih lanjut unit reskrim polsek bengkunat bersama sat narkoba polres pesisir barat berhasil mengamankan sdr IR yang berada di pasar minggu yang di duga telah memesan barang terlarang tersebut. 


“Dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain tas slempang berwarna hitam yang berisikan 2 (dua) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,43 gr,1 unit HP bermerk VIVO , 1 buah plastik berisikan vapir merk ROYO 1 buah plastik yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat kotor 6,77 gr 1 unit motor honda scopy, 1 unit motor honda blade. 


Atas perbuatan tersebut pelaku di jerat pasal 114 jo pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 


Ke kedua terduga tersebut kini diserahkan ke sat narkoba polres pesisir barat guna dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,"Tegas Kapolsek.

Batu Brak Untuk Lampung : Pekon Balak Menjadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Dan Warisan Budaya



Lampung Barat, (GM) -- Pekon Balak di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya dalam program unggulan Gubernur Lampung Rabu, (10/12/25).


Penetapan ini menempatkan Pekon Balak sebagai representasi kearifan lokal dan pintu gerbang budaya Lampung Barat, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata berbasis tradisi.


Penetapan tersebut mengemuka dalam kegiatan Audiensi dengan Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka Kunjungan Desa Budaya. 


Rombongan tenaga pendamping gubernur diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi pusat Desa Wisata Budaya.


Hadir dalam rombongan, Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Provinsi Lampung Ir. Ansori Dzausal, MT., serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan Rahmat Satori, didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung Barat.


Ir. Ansori Dzausal menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program Gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.



“Program Pak Gubernur mendorong desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak termasuk salah satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” ujar Ansori.


Ia menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.


“Festival sehari dua hari itu biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat wisatawan. Pada akhirnya, wisata itu harus bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada kenangan yang membuat orang ingin kembali,” lanjutnya.


Ansori juga menekankan bahwa Pekon Balak dipilih karena posisi strategisnya sebagai “pintu gerbang keluar masuknya budaya Lampung Barat”, sehingga dinilai pantas menjadi pusat pengembangan budaya daerah.


Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami berterima kasih karena Lampung Barat, khususnya Pekon Balak, terpilih sebagai pusat wisata cagar budaya. Kami berharap pendampingan dari tim gubernur mampu menguatkan kembali budaya Batu Brak dan membuktikan bahwa Pekon Balak siap menjadi wajah budaya Lampung Barat,” ucapnya.


Wabup juga menyampaikan kondisi pembangunan Gedung Pakuon, rumah adat yang sejak 10 tahun terakhir terhenti pembangunannya.


“Gedung Pakuon sudah diatap, tapi 10 tahun ini mandek karena keterbatasan anggaran. Kami mohon bantuan Pak Gubernur agar pembangunan ini dapat dituntaskan, mengingat lokasi ini direncanakan menjadi pusat wisata budaya Pekon Balak,” tambahnya.


Penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya membawa harapan besar bagi masyarakat adat dan pelaku wisata di Lampung Barat.


Selain menjaga tradisi, program ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru, mulai dari kerajinan lokal, kuliner, hingga agenda budaya yang berkelanjutan sepanjang tahun.


Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, serta kesiapan masyarakat adat Batu Brak, Pekon Balak diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memberi kesejahteraan bagi warganya.

Proyek Pengaspalan Jalan Pekon Waspada Disambut Antusias Warga Suasana



Lampung Barat, Waspada (GM) -- Perasaan gembira tampak di wajah warga Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, setelah sekian lama menanti, jalan sepanjang 2,9 Kilo Meter yang menjadi akses pendistribusian prekonomian masyarakat akhirnya diaspal oleh Pemerintah Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).


Tidak ingin dengan hasil yang kurang memuaskan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus turun langsung meninjau berlangsungnya pengaspalan, Senin 08 Desember 2025. 


Peninjauan dilakukan Bupati untuk memastikan sejauh mana progres yang telah dikerjakan rekanan serta ingin memastikan mutu pekerjaan.


Bupati menginginkan pekerjaan tidak asal-asalan, sebab pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan prekonomian masyarakat setempat. 


Selain melakukan peninjauan, Bupati meminta dilakukan pengecekan ketebalan jalan yang telah diaspal, apakah ketebalan dan bahannya sesuai dengan speck yang ditentukan.


Bupati dua periode itu dengan teliti memperhatikan kualitas infrastruktur fisik pengaspalan jalan Pekon Waspada. Menurutnya, sektor infrastruktur berpengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.



Dengan pengerjaan yang berkualitas, Parosil Mabsus berharap masyarakat puas dengan kualitas infrastruktur yang dibangun ditahun pertama jabatannya pada periode kedua. 


Ia juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama meningkatkan rasa syukur dengan menjaga serta merawat jalan tersebut agar dapat dipergunakan jangka panjang. 


Fatimah, salah satu warga yang berada di lokasi menyampaikan rasa syukur atas pengaspalan tersebut. Ia mengaku perbaikan ruas jalan telah lama dinantikan warga.


Dengan raut muka gembira ia berharap, keberadaan jalan baru ini dapat memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.


"Terimakasih pak Presiden, terimakasih Pak Gubernur, terimakasih Pak Bupati jalan kami sudah mulus," tutur warga dihadapan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. 


Untuk diketahui, sebelum melakukan peninjauan jalan Pekon Waspada Bupati Lampung Barat didampingi jajaran terlebih dahulu mengunjungi beberapa titik perbaikan ruas jalan di Kecamatan Kebun Tebu, Gedung Surian dan Air Hitam. 


Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memastikan progres perbaikan-perbaikan ruas jalan yang dilakukan di tahun 2025.

Wakil Bupati Irawan Topani Lepas Pemberangkatan Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Lampung

 


Pesisir Barat, (GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., melepas pemberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung, di selasar Komplek Pemkab Pesibar, Senin (8/12/2025).

Tampak hadir juga dalam kegiatan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., forkopimda, dan pengurus LPTQ Pesibar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengungkapkan bahwa pemberangkatan tersebut merupakan momen yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi Pesibar. "Kita akan melepas para kafilah MTQ Pesibar untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-52. Tentu kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh," tutur Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani juga mengatakan pihaknya cukup bangga, karena kafilah yang ikut dalam MTQ kali ini adalah putra- putri terbaik Pesibar. Pesannya, agar peserta menanamkan rasa percaya diri, menjaga keteguhan hati, dan mantapkan mental dalam mengikuti setiap cabang lomba. "Percayalah, dengan persiapan yang baik dan niat yang tulus, Insya Allah kesuksesan akan menyertai langkah seluruh perwakilan Pesibar," lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani.

Menurut Wakil Bupati, Irawan Topani, pelaksanaan MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali keimanan dan ketakwaan kepada allah swt. MTQ merupakan sarana bagi generasi muda untuk mencintai, memahami, serta mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. "Semoga para kafilah Pesibar senantiasa diberi perlindungan, kelancaran, dan kemudahan dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah," tandas Wakil Bupati, Irawan Topani.

"Terima kasih kepada para pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam membimbing serta mempersiapkan para kafilah, mendukung, mendampingi, dan kerja kerasnya selama proses persiapan. Semoga semua ikhtiar ini menjadi wasilah untuk mengantarkan kafilah tampil sebagai yang terbaik pada MTQ tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025," pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani.