Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Lampung Tengah. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Lampung Tengah. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Polres Pesisir Barat Ungkap Pelaku Kasus Curat Lintas Provinsi



Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung dagangan milik warga yang berada dalam wilayah hukum Polres Pesisir Barat. Sabtu (17/1/2026). 


Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 03 Desember 2025 sekira pukul 00.20 Wib, di warung dagangan sdr. AG (40) yang berlokasi di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat.


Setelah korban mengetahui warung dagangannya mengalami aksi pencurian,  korban bersama Saksi/istri MP (39) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Utara dengan melaporkan  barang-barang yang telah hilang dicuri diantaranya: rokok terdiri dari beberapa merk sejumlah kurang lebih 270 pack, 4 buah Handphone dan 3 kotak amal masjid, dengan total kerugian lebih kurang Rp. 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah).


Atas laporan yang diterima tersebut, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara Melakukan upaya mengungkap kasus pencurian itu, hingga pada hari Rabu, tanggal 14 januari 2026 Tim gabungan mendapatkan informasi bahwa adanya salah satu pelaku yang berada di wilayah hukum Polsek Pesisir Utara, setelah mendalami kebenaran informasi tersebut, Tim gabungan berhasil mengamankan pelaku berinisial BI (45), alamat Desa Pagar jati kec.Bengkulu Tengah, di pekon Malaya kec.Lemong Pesisir Barat, saat dalam perjalanan menuju Lampung Tengah.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa ini merupakan hasil kerja keras Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Tim sehingga kasus tersebut dapat terungkap.



Dari penangkapan itu Tim gabungan melakukan pengembangan ke Wilayah Hukum Polres Bengkulu Tengah, setelah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah, kembali Tim berhasil mengamankan satu pelaku AR (39), di kediamannya Pagar dewa jati kec. Pagar Jati Bengkulu Tengah, 

Selanjutnya Tim gabungan bergerak kembali dan berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yaitu M.H (35) dan AK (31) di kediamannya yang sama-sama beralamatkan di Talang Boseng kec. Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. 


Dalam pengungkapan kasus ini Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa : 3 kotak amal masjid dan 2 Unit Handphone yang diduga hasil dari pencurian itu dan beberapa potong kaos berikut celana serta 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza

Warna silver no.pol B 1724 FZQ yang digunakan saat melakukan aksi pencurian tersebut.


Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah Untuk 2 (dua)  Terduga pelaku yaitu BI (45) dan AR (39) diamankan ke Polres Pesisir Barat, sementara 2 (dua) pelaku lainnya M.H (35) dan AK (31) masih diamankan oleh pihak Polres Bengkulu Tengah guna penyidikan lebih lanjut atas dugaan terlibat perkara yang berbeda di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah Polda Bengkulu. 


Dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, pelaku dijerat pasal 477 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara 7-9 tahun.

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Lampung Raih Penghargaan Presiden Prabowo Subianto

 


Bandar Lampung, (GM) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menerima Penghargaan Swasembada Pangan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).


Penghargaan "Satyalancana Wira Karya" tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Polda Lampung dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, khususnya melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi lintas sektor di wilayah Provinsi Lampung.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Lampung dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian.


“Penghargaan Swasembada Pangan ini menjadi bukti komitmen Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, mulai dari pengamanan distribusi, pendampingan petani, hingga menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi sektor pertanian,” ujar Yuni.



Lanjut Yuni, Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga peran kepolisian sangat dibutuhkan dalam memastikan kelancaran produksi hingga distribusi hasil pertanian.


Menurutnya, Kapolda Lampung secara konsisten mendorong jajaran Polres hingga Polsek untuk aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas pangan.


“Bapak Kapolda Lampung selalu menekankan pentingnya peran Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya petani, agar program swasembada pangan berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.


Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polri, para Kapolda, serta pimpinan kementerian terkait. Dalam acara tersebut, Presiden RI secara simbolis melakukan panen raya dan meluncurkan capaian swasembada pangan nasional.


“Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

Bawa Sabu Dan Ganja Dua Orang Pria Berhasil Diamankan Satreskrim Polsek Begkunat



Pesisir Barat, (GM) -- Unit reskrim polsek Bengkunat berhasil mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja di pekon tanjung rejo Kec. bengkunat Kab. Pesisir Barat pada kamis, (11/12/2025). 


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yaitu sdr (ES) 47 thn warga desa kalirejo kab. Lampung tengah dan sdr (IR) 41 thn warga desa kubu liku jaya kec. Batu ketulis Kab. Lampung barat. 


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K,.M.M., melalui Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan Djunaidi,S.Psi.,M.M. Menjelaskan “kami telah mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja,” Ucapnya. 


“Awalnya petugas sedang melakukan patroli hunting yang di pimpin oleh KANIT RESKRIM IPDA JEFRIYANSA,S.H. di jalan lintas barat Sumatra lalu unit reskrim Polsek Bengkunat bergeser ke arah Jembatan Way Pintau yang masih dalam perbaikan, kemudian sesampainya di jembatan tersebut Tim melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan kendaran R2  Merk Scopy tanpa Nopol dan kelengkapan lainya, kemudian unit reskrim Polsek Bengkunat  memberhentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan badan seorang laki tersebut. 



Saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu dan Ganja yang berada di dalam tas selempang berwarna hitam,"Ujarnya.


Kemudian setelah di lakukan pengembangan lebih lanjut unit reskrim polsek bengkunat bersama sat narkoba polres pesisir barat berhasil mengamankan sdr IR yang berada di pasar minggu yang di duga telah memesan barang terlarang tersebut. 


“Dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain tas slempang berwarna hitam yang berisikan 2 (dua) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,43 gr,1 unit HP bermerk VIVO , 1 buah plastik berisikan vapir merk ROYO 1 buah plastik yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat kotor 6,77 gr 1 unit motor honda scopy, 1 unit motor honda blade. 


Atas perbuatan tersebut pelaku di jerat pasal 114 jo pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 


Ke kedua terduga tersebut kini diserahkan ke sat narkoba polres pesisir barat guna dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,"Tegas Kapolsek.

Polsek Sumberejo Kawal Pemakaman Novia Nurwana Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta

 


Tanggamus, (GM) -- Suasana duka menyelimuti Pekon Margoyoso, Kecamatan Sumberejo, saat jenazah Novia Nurwana (28), korban kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat, tiba di rumah duka pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 10.15 WIB. 


Kedatangan peti jenazah disambut isak keluarga, kerabat, dan warga yang memenuhi halaman rumah orang tua almarhumah. 


Novia, yang tengah hamil tujuh bulan dan menanti kelahiran anak pertamanya pada Januari mendatang, merupakan satu dari tiga korban meninggal yang telah teridentifikasi RS Polri Kramat Jati.


Almarhumah dikenal sebagai sosok berprestasi. Ia merupakan alumni Teknik Kimia Universitas Lampung angkatan 2015 dan pernah mengajar di SMAN 1 Sumberejo sebelum bekerja di Terra Drone, Jakarta. 


Jenazah diantar menggunakan ambulans RS Bhayangkara dari Jakarta, usai disholatkan di rumah duka, jenazah almarhum angsung dibawa ke TPU Pekon Margoyoso untuk dimakamkan. 


Proses pemakaman dihadiri keluarga, warga setempat, serta jajaran Polsek Sumberejo yang melakukan pendampingan penuh terhadap keluarga korban.


Kapolsek Sumberejo, Iptu Zulkarnaen, mengatakan pihaknya melakukan pendampingan sejak jenazah tiba hingga pemakaman selesai. 



“Korban merupakan warga Pekon Margoyoso atas nama Novia Nurwana binti Darni Iskandar. Jenazah tiba sekitar pukul 10.15 WIB dan dimakamkan di TPU Margoyoso sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Iptu Zulkarnaen mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menegaskan pengamanan dilakukan oleh tiga personel Polsek Sumberejo, dan pihaknya tetap mendampingi keluarga pascapemakaman. 


“Setelah pemakaman kami juga tetap mendampingi keluarga,” ujarnya.


Kesempatan itu, Kapolsek juga menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhumah.


“Kami dari Polres Tanggamus menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.


Sementara itu, Ilham, suami almarhumah, mengaku terakhir bertemu istrinya saat mengantarnya bekerja pada Selasa pagi, 9 Desember 2025. 


“Setelah mengantar ke Terra Drone, saya juga berangkat kerja,” tuturnya. 


Ia mengatakan tidak melihat adanya tanda-tanda aneh sebelum musibah kebakaran terjadi. “Enggak ada tanda-tanda apa pun, semuanya berjalan seperti biasa saja,” katanya. 


Ilham membenarkan bahwa sang istri tengah hamil tujuh bulan. “Kami belum punya anak, istri saya sedang hamil anak pertama ini,” tutupnya.

Pemkab Pesisir Barat Diinstruksikan Men-Kp Untuk Mengusulkan Pembangunan Kampung Nelayan Dan Kampung Merah Putih

 


Pesisir Barat, (GM) -- Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menginstruksikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) untuk segera mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih.

Demikian instruksi tersebut disampaikan Men-KP, Sakti Wahyu Trenggono, kepada Bupati Pesibar, Dedi Irawan, dalam audiensi Pemkab Pesibar diruang kerja Men-KP, di Kantor Kemen-KP, di Jln. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

Kepada Bupati, Dedi Irawan, Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono mengatakan bahwa, salah satu program Presiden RI, Prabowo Subianto dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang perikanan yaitu pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih. "Dalam rangka mensukseskan program Presiden RI dan membantu Pemkab Pesibar dalam melakukan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dibidang perikanan, serta dengan menyesuaikan letak strategis Pesibar yang memiliki potensi besar pada sektor perikanan, untuk itu agar Pemkab Pesibar bisa mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih pada Tahun 2026 mendatang," kata Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono.

Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono memaparkan, dari pembangunan kedua item tersebut sangat diyakini mampu mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat. Bagaimana tidak, didalam Kampung Nelayan dan Kampung Budidaya dimaksud nantinya terdapat pelabuhan, pasar, dari pariwisata. "Dengan demikian perputaran ekonomi masyarakat akan terus berjalan, sehingga secara otomatis juga berimbas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono.

Sebelumnya kepada Men-KP, Sakti Wahyu Trenggono, Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa Pesibar merupakan sebuah daerah yang berada persis di pengujung Lampung dan berbatasan dengan Provinsi Bengkulu. "Dimana Pesibar sendiri memiliki wilayah perairan yang cukup luas, dan potensi perikanan yang juga cukup besar. Hanya saja potensi tersebut selama ini belum tereksplor dengan optimal. Padahal sektor perikanan juga bisa menjadi salah satu bidang yang bisa menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan masyarakat," papar Bupati, Dedi Irawan.

Menanggapi instruksi yang disampaikan Men-KP, Bupati, Dedi Irawan meminta jajarannya agar menindaklanjuti dengan segera melakukan kajian-kajian teknis. Sehingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih dapat benar-benar terealisasi di Pesibar.

Hasilnya, dari 10 titik yang diagendakan untuk menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih, Pemkab Pesibar telah berhasil menyiapkan setidaknya dua titik untuk menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yaitu lahan seluas 2 Hektare pada area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Stabas Kecamatan Pesisir Tengah, dan lahan seluas 2 Hektare di Pelabuhan Perikanan Kota Jawa Kecamatan Bangkunat.

Sekadar diketahui, dalam audiensi tersebut Bupati, Dedi Irawan hadir langsung bersama dengan anggota Komisi IV DPR-RI, Riyono, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pesibar, Akhmad Subhan S, serta didampingi Sekda, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Dr. Drs. Gunawan, M.Si., dan Plt. Kepala Dinas Perikanan, Armen Qodar, S.P., M.M.

Bupati Parosil Mabsus Apresiasi Santri Berprestasi Di Hari Santri Nasional 2025, Hadiahkan Umroh Dan Sepeda

 


Lampung Barat,(GM) -- Momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lampung Barat menjadi hari yang khidmat dan istimewa.


Tak hanya menjadi simbol kebangkitan semangat santri, peringatan yang dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Sekincau, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau ini juga menjadi ajang apresiasi bagi putra-putri terbaik yang menunjukkan dedikasi dan kontribusinya dalam acara tersebut.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel peringatan yang berlangsung khidmat pada Rabu pagi (22/10/2025).


Upacara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting, di antaranya: Ketua Penyelenggara Kyai Agus Mualif, Plt. Kepala Kemenag, Ketua BAZNAS, Ketua MUI, Ketua PCNU Lampung Barat, Ketua Ansor, Ketua Muslimat NU, Ketua Fatayat, Kapolsek Sekincau, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, para kepala perangkat daerah, para santri, alim ulama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati Parosil mengajak seluruh peserta apel untuk mengenang jasa para santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.



"Hari Santri tahun 2025 mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai Islam rahmatan lil 'alamin dalam membangun dunia yang damai dan beradab," ujar Bupati Parosil dalam pidatonya.


Sebagai bentuk nyata apresiasi kepada para santri dan generasi muda, dua hadiah umroh diserahkan langsung oleh Bupati Parosil kepada dua peserta apel. Mereka adalah Cheisa Ida, pembawa baki penaikan bendera asal SMA Negeri 1 Sekincau, dan Movi Muntovia, pembawa acara (MC) asal Kecamatan Sekincau yang kini tengah menempuh studi di Universitas Terbuka Bandar Lampung.


Keduanya tak kuasa menahan haru dan rasa bangga saat nama mereka disebut di tengah ratusan pasang mata. Cheisa Ida, yang dengan tegap di antara barisan usai membawa baki bendera pada saat upacara, mengaku terkejut saat disebut namanya menerima hadiah umroh untuk tahun 2026.


“Perasaan saya kaget, juga senang. Terima kasih buat Bapak Bupati yang sudah memberi apresiasi kepada kami karena mengibarkan bendera,” ucap Cheisa singkat dengan mata berkaca-kaca.


Sementara itu, Movi Muntovia menyampaikan rasa syukurnya dan mendoakan Bupati Parosil agar senantiasa diberkahi dalam setiap langkahnya.


“Di sini saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Parosil Mabsus yang sudah memberikan saya hadiah umroh. Semoga bapak selalu diberikan kesehatan, umur yang panjang, serta selalu diridhoi dan penuh keberkahan,” ujarnya dengan haru dan antusias.


Dalam suasana yang hangat dan akrab, Bupati Parosil juga memberikan satu unit sepeda kepada Kaila Khoirunnisa, siswi kelas 12 dari Madrasah Aliyah Nurul Iman Sekincau. Ia berhasil menjawab dengan tepat pertanyaan dari Bupati mengenai sejarah Hari Santri Nasional, yaitu tanggal 22 Oktober 2015 sebagai hari pertama peringatan nasional tersebut.


Tidak hanya itu, sebagai bagian dari semangat kepedulian dan keberlanjutan, Bupati Parosil menyerahkan bantuan dari BAZNAS kepada para santri yang hadir. Bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah dan lembaga zakat terhadap pendidikan dan kesejahteraan santri.


Sebagai penutup acara, dilakukan pula penanaman pohon bersama, simbol komitmen untuk menjaga lingkungan dan menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada para generasi muda, khususnya para santri.


Dalam pidatonya yang panjang, Bupati Parosil menegaskan pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa di era modern. Ia menyebut bahwa negara kini memberikan perhatian serius kepada pesantren melalui berbagai regulasi dan program nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk santri.


"Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri," tegasnya.


Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan pesan kuat: "Barangsiapa yang menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Maka tanamlah ilmu dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, hormati guru, kiai, dan cintai Tanah Air. Karena dari tangan para santrilah, masa depan Indonesia akan ditulis," pungkasnya.


Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Lampung Barat bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penuh makna yang menghidupkan kembali semangat perjuangan, dedikasi, dan kontribusi santri bagi bangsa.


Melalui apresiasi nyata dari pemerintah daerah, semangat para santri dan generasi muda Lampung Barat diharapkan semakin berkobar untuk terus belajar, berkontribusi, dan mencintai negeri ini dengan sepenuh hati.



Jakarta,(GM) -- Sebuah tekad membaja disuarakan dari jantung ibu kota. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Pesisir barat menyatakan komitmen penuhnya untuk turut menorehkan sejarah dalam kesuksesan Kongres II AWPI Tahun 2026 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.


Pernyataan semangat ini digaungkan oleh Ketua DPC AWPI Pesisir barat,Joni Irawan, usai menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-II AWPI Tahun 2025 di Hotel Golden Boutique, Jakarta Pusat, pada 13–15,Oktober 2025. Forum nasional itu sendiri telah menjadi pentas di mana arah organisasi untuk tahun-tahun mendatang dirancang.


Bagi Joni irawan, pemilihan Palangkaraya bukan sekadar menentukan tempat. Lebih dari itu, ini adalah sebuah simbol. Sebuah panggung di rimba Kalimantan yang megah untuk mengonsolidasikan kekuatan nasional wartawan profesional, merajut kembali semangat persatuan yang menjadi napas sejarah pers Indonesia.


“Kongres AWPI adalah momen agung untuk meneguhkan kembali jiwa jurnalisme kita. Saya menyeru kepada seluruh DPD dan DPC AWPI dari Sabang sampai Merauke untuk hadir dan ambil bagian. Jangan biarkan satu pun suara tertinggal, karena Kongres II ini adalah titik tolak kita melangkah ke masa depan,” tegas joni irawan yang akrab disapa uncle jho, pada Selasa (14/10/25).


DPC AWPI Pesisir Barat akan segera berkoordinasi dengan DPD AWPI Lampung untuk menyusun langkah-langkah strategis menyambut event akbar tersebut.


“Kontribusi kami akan maksimal, bukan hanya dalam partisipasi, tapi juga gagasan. Kongres ini bukan sekadar arena pemilihan pemimpin, tetapi ruang suci untuk memperkuat marwah dan martabat wartawan profesional Indonesia,” ujarnya dengan penuh keyakinan.


Di kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP AWPI Hengki Ahmad Jazuli, dalam orasinya yang berwibawa, menegaskan komitmen AWPI untuk tetap berdiri tegak sebagai pilar independensi dan profesionalisme. Ia menekankan, bahwa kesuksesan Kongres II di Palangkaraya hanya dapat terwujud dengan sinergi dan semangat gotong royong seluruh kader.


Rapimnas II AWPI Tahun 2025 pun ditutup dengan harapan baru. Forum yang berlangsung lancar dan produktif ini telah melahirkan sejumlah keputusan krusial yang akan membawa AWPI semakin matang, baik dalam hal pembinaan organisasi, peningkatan kompetensi, maupun peneguhan prinsip-prinsip luhur jurnalisme. Sebuah babak baru telah dimulai, menuju Kongres II 2026 yang penuh makna. (*)

Lantik Jabatan Administrator, Pengawas Dan Fungisonal, Mad Hasnurin Minta Segera Lakukan Konsolidasi Internal

 


Lampung Barat,(GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin melantik lima jabatan Struktural dan 26 Fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah setempat, Kamis (09/10/2025). 


Pelantikan di Aula Kagungan Setdakab.  Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat Nomor: b/152/KPTS/IV.05/2025 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan administrator pengawas dan fungsional dilingkungan Pemerintah Daerah.


Turut disaksikan Asisten Bidang Administrasi Umum Ismet Inoni, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan Camat. 


Pelantikan pejabat hari ini sejatinya bukan sekadar seremonial dan pengisian jabatan semata, namun lebih jauh dari itu, pelantikan ini merupakan momen penting untuk memastikan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Barat agar berjalan dengan baik, efektif, dan profesional, serta mampu menjawab berbagai tantangan pemerintahan yang semakin kompleks. 



Dalam setiap organisasi, utamanya organisasi pemerintahan, pelantikan atau rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah sebagai bagian dari pembinaan karier pegawai dan peningkatan kinerja organisasi.


"Pelantikan ini telah melalui proses yang cermat dan objektif, berdasarkan evaluasi, penilaian kinerja, kompetensi, serta kebutuhan penyesuaian struktur organisasi guna menunjang akselasi pelaksanaan program-program strategis daerah," kata Mad Hasnurin. 


Saat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tengah berupaya menuntaskan berbagai program prioritas, salah satunya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah dengan berorientasi pada pelayanan publik. 


Oleh karena itu, keberadaan pejabat yang kompeten dan berdedikasi sangat dibutuhkan untuk mendukung percepatan program tersebut "setiap pejabat yang dilantik hari ini saya minta segera bekerja, lakukan konsolidasi internal pahami tantangan yang ada di lingkungan kerja msing-masing. Buat terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat," pintanya. 


Berikut nama-nama yang dilantik:

Jabatan Struktural.

1. Ir. Endiyawan F, ST., MT Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah.

2. Sadikin, ST Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah.

3. Oman Widodo, S.T Kepala Bidang Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

4. Ritawan Hadi, S.A.P Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Fajar Bulan.

5. Anny Zahara, S.E., M.M Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Budidaya Ikan Dinas Perikanan.


Jabatan Fungsional. 

1. Ns. YULIANTO, S.Kep Perawat Ahli Pertama UPTD Puskesmas Air Hitam.

2. NS. ENDANG SUNARM, S.Kep Perawat Ahli Pertama UPTD Puskesmas Fajar Bulan.

3. Bdn. KARTIKA ANGGRAINI S.Tr. Keb Bidan Ahli Pertama UPTD Puskesmas Kebun Tebu.

4. Bdn. TRIASTUTI RATNA NINGSIH, S.Tr. Keb Bidan Ahli Muda UPTD Puskesmas Bandar Negeri Suoh.

5. NS. MARTIN, S.Kep Perawat Ahli Muda RSUD Alimuddin Umar.

6. NS. TRIONO, S.Kep Perawat Ahli Muda RSUD Alimuddin Umar.

7. Ns. NETI YULIANA, S.Kep Perawat Ahli Muda RSUD Alimuddin Umar.

8. NS. EKO FITRIANTO, S. Kep Perawat Ahli Muda RSUD Alimuddin Umar.

9. Ns. DARUSWAN, S.Kep Perawat Ahli Muda IRSUD Alimuddin Umar.

10. Ns. RITA RIANA, S.Kep Perawat Ahli Muda RSUD Alimuddin Umar.

11. Ns. BAMBANG HERYANTO, S Kep Perawat Ahli Muda UPTD Puskesmas Gedung Surian.

12. DIANA SAFITRI RUSLAN. S Tr.Kes., SKM Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Muda UPTD Puskesmas Batu Ketulis.

13. Bdn. ARTIWI, S.Tr. Keb Bidan Ahli Pertama UPT Puskesmas Bandar Negeri Suoh.

14. Ns. ROSTINA, S Kep Perawat Ahli Muda UPTD Puskesmas Buay Nyerupa.

15. Ns. AGUS FAHRUDIN, S.Kep Perawat Ahli Pertama UPTD Puskesmas Way Nyerupa. 

16. NOVIA PUTRI, S.T UPTD Puskesmas Buay Nyerupa Perencana Ahli Pertama Badan Perencana Pembangunan Daerah

17. Bdn. ENDANG SRININGS H S.Tr Keb Bidan Ahli Pertama UPTD Puseksmas Srimulyo.

18. YEP SUGRIAS RUHYANI, S.K.M., M.M Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama UPTD Puskesmas Air Hitam.

19. YUD KURNIAWAN, S.IP Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

20. ALWIN AGUSTA, S.E Analis SDM Aparatur Ahli Pertama Bidang Mutasi. Promosi dan Penilaian Kinerja pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

21. FADILLA NUARI, SA.N Analis SDM Aparatur Ahli Pertama Bidang Mutasi, Promosi dan Penilaian Kinerja pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. 

22. PUTRI RIZKY HAZRATI, S.Psi Analis SDM Aparatur Ahli Pertama Daya Manusia Bidang Pengembangan SDM pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

23. IRZAN, S.Psi Analis SDM Aparatur Ahli Pertama Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi.

24. DEDEK MARITO HARAHAP, A.Md Pranata SDM Aparatur Terampil Bidang Mutasi, Promosi dan Penilaian Kinerja pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

25. SR YUNANI, S.Pd Guru Ahli Pertama SD Negeri Negeri Ratu.

26. SUFIYATI, S.Pd Guru Ahli Pertama SD Negeri Sukamenanti.

Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Gelar Bakti Sosial Dalam Rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Ke 73

 


Tulang bawang,(gm) -- Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Daerah Lampung menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah hukum Polres Tulang Bawang.


Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang, Ny. Citra Yuliansyah, didampingi oleh para pengurus cabang. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke beberapa titik Yaitu Kampung Bawang Tirto, Kecamatan Banjar Baru dan Kampung Lingai, Kecamatan Menggala Timur yang telah dipetakan sebelumnya sebagai wilayah dengan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.


“Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat. Kami ingin hadir dan memberi manfaat nyata, terutama kepada warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Ny. Citra Yuliansyah.



Sebanyak 5 paket sembako telah disalurkan dalam kegiatan ini, yang meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya. Masyarakat penerima bantuan menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bhayangkari.


Selain sebagai rangkaian peringatan HKGB, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan dan sinergi antara Bhayangkari dan Polri dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.


“Semangat berbagi dan peduli ini sejalan dengan semangat Polri Presisi. Kami berharap Bhayangkari terus menjadi mitra strategis dalam mendukung tugas-tugas Polri, khususnya di bidang sosial dan kemasyarakatan,” tambah Ny. Citra.


Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kekeluargaan, dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip pelayanan kepada masyarakat yang humanis dan penuh empati. "Bhayangkari Hadir untuk Negeri, Menebar Manfaat di Tengah Masyarakat,” Tutup Ny. Citra Yuliansyah, Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang.

(Red.Budi Darmawan)

Mantap : Proyek Revitalisasi SMKS MMT 1 Penawar Aji Tambah Nilai Matrial Agar Mutu Lebih Maksimal



Tulang bawang,(gm) -- Revitalisasi SMKS MMT 1 Penawar Aji, di Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, menunjukkan praktik berbeda. Di tengah maraknya ke khawatiran proyek di luar Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk keuntungan pribadi, sekolah ini justru mengalokasikan tambahan biaya untuk menjamin kekokohan Jangka panjang.mutu dan masa depan bangunan tersebut,

 

Proyek senilai bantuan pemerintah Rp 1,497.000000 dari Kementerian Pendidikan untuk program revitalisasi tahun 2025 ini dikerjakan dengan sistem  swakelola oleh pihak sekolah dan diawasi secara ketat oleh Politeknik Negeri Lampung serta Kejaksaan Negeri (Kejari). 


P2,S, SMKS 1 Penawar Aji, Iwan Sulastomo, menjelaskan bahwa spesifikasi material bangunan sengaja di beberapa titik  ditingkatkan di atas standar RAB yang ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk keamanan jangka panjang dengan mutu lebih  baik dan rencana pengembangan sekolah.


“Contoh kongkritnya, untuk satu tiang pilar saja kami menggunakan 6 batang besi tulang, padahal dalam RAB pemerintah hanya mencantumkan 4 batang. Kami juga menambah pondasi ‘cakar ayam’ dan berbagai material lainnya agar bangunan ini  lebih baik mutunya  dan hasilnya lebih kokoh” jelas Iwan Sulastomo kepada wartawan media ini, Jum'at (26/9/2025)


Menurut  Iwan Sulastomo, peningkatan kualitas ini merupakan investasi untuk masa depan. Langkah ini bukan untuk mencari keuntungan, melainkan justru memakan anggaran lebih yang ditanggung oleh pihak sekolah.


“Bangunan ini sengaja kami buat lebih bagus dan lebih kokoh mutunya dengan dua alasan utama. Pertama, kami berencana menambah ruang kelas (lokal) di kemudian hari dengan cara membangun tingkat di atasnya. Kedua, dan yang paling utama, adalah agar proses belajar mengajar para siswa dan guru bisa berlangsung dengan nyaman dan aman dalam jangka waktu yang sangat lama,” paparnya.


Pengerjaan proyek ini dilakukan secara swakelola oleh pihak SMKS MMT 1 Penawar Aji sendiri. Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, pengawasan dilakukan secara multi-pihak.


Politeknik Negeri Lampung bertindak sebagai pengawas teknis, memastikan kualitas konstruksi sesuai standar. Sementara itu, Kejaksaan Negeri  melakukan pengawasan dari sisi hukum dan administrasi keuangan berdasarkan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pengamanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dalam rangka pencegahan tindak pidana khusus (Tipidsus).


Pembangunan revitalisasi ini dilakukan sepanjang tahun 2025 di lokasi SMKS MMT,1 Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pernyataan resmi dari P2 S, Iwan Sulastomo  disampaikan pada tanggal 26 September 2025.


Ke ikutsertaan Kejari  memberikan sinyal kuat bahwa proyek ini diawasi dengan sangat ketat untuk menghindari penyimpangan. Meski ada penambahan spesifikasi di luar RAB pemerintah, semua proses dan pembiayaan tambahannya dilakukan secara transparan dan jelas pertanggungjawabannya di bawah pengawasan lembaga penegak hukum.


Dengan model seperti ini, SMK 2 Penawar Aji tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan publik dengan menunjukkan tata kelola proyek yang akuntabel dan berorientasi pada mutu dan kualitas.

(Red .Budi Darmawan)

Cegah C3 dan Street Crime Samapta Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Di Tiga Titik Berbeda

 


Tulang bawang, (gm) -- Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan patroli kota presisi di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah hukumnya, sebagai bentuk kehadiran personel Polri berseragam dinas di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.


Kegiatan patroli kota presisi yang dilaksanakan oleh personel Satuan Samapta Polres Tulang Bawang ini berlangsung hari Sabtu (23/08/2025), pukul 15.00 WIB s/d selesai, di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah Kecamatan Banjar Baru dan Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.


"Hari ini, kami mengerahkan 5 (lima) personel berseragam dinas, dan menggunakan mobil patroli dalam kegiatan patroli kota presisi di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah Kecamatan Banjar Baru, serta Kecamatan Menggala," ucap Kasat Samapta, Iptu I Ketut Suwardi Artono, SH, MM, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.



Lanjutnya, tiga lokasi berbeda yang menjadi sasaran kegiatan patroli kota presisi kali ini yakni pertama di Alfamart, Kampung Bawang Sakti Jaya, Kecamatan Banjar Baru, kedua di Toko Mainan, Kampung Lebuh Dalem, dan ketiga di pemukiman warga, Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur.


"Tujuan utama dilaksanakan kegiatan patroli kota presisi adalah untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak pidana curas, curat dan curanmor (C3), serta street crime (kejahatan jalanan), sehingga masyarakat yang sedang beraktivitas merasa aman dan terlindungi," papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.


Kasat Samapta menambahkan, saat menggelar kegiatan patroli kota presisi, petugas kami juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ditemui untuk mendapatkan informasi terkait situasi kamtibmas yang ada disana saat ini, sehingga bisa dijadikan bahan anev agar pelaksanaan kegiatan selanjutnya lebih optimal. (Red B.Darmawan)

Pemkab Pesisir Barat Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke 80

Pesisir barat, (gm) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80 Tahun 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Minggu (17/8/2025).


Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, Pembaca Naskah Proklamasi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mohammad Emir Lil Ardi, S.H. Sementara itu bertindak sebagai Perwira Upacara, Lettu Inf. Is Yusuf Rahmadi, dan Komandan Upacara, Lettu Inf. Wisnu Joko Hadiyanto, S.E.


Sedangkan pada Paskibraka, Komandan Pasukan diemban oleh Serka. Agung Widiatmoko, Pembawa Baki. Ayudia Sripujani, Penggerek, Diaz Keza Airlangga, dan Pembentang, Rohman Ali.



Sementara itu tampak hadir langsung juga, Wakil Bupati, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Amin Basri, S.M., Kapolres, AKBP. Bestiana, S.I.K., M.M., Dandim 0422/Lampung Barat (Lambar), diwakili, Kasdim. Mayor Inf. Suroto, Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Liwa, Dwi Avriandari, S.H., M.H., Kacabjari Krui, Yogie Verdika, S.H., M.H., Karutan Kelas II B Krui, Alkausar, S.Ag., M.H., Pj. Sekda. Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M.


Selain itu hadir langsung juga Ketua dan Ketua 1 Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., dan Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP), Elizawati Zadmiko, S.Sos.


Seluruh rangkaian momen peringatan hari bersejarah bagi segenap Bangsa Indonesia itu berlangsung khidmat, tertib, dan lancar, serta sukses.

Perasaan lega diluapkan oleh seluruh Paskibraka setelah sebelumnya telah menjadi proses pelatihan selama berminggu-minggu demi suksesnya prosesi pengibaran sang saka merah putih memperingati hari jadi ke-80 RI. (Rilis Diskominfotiksan)

Tiga Lokasi Berbeda Jadi Sasaran Patroli Kota Presisi Iptu Linto Paparkan Tujuannya

 


Tulang bawang, (gm) -- Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan patroli kota presisi di wilayah hukumnya sebagai bentuk kehadiran personel Polri berseragam dinas di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.


Kegiatan patroli kota presisi yang dilaksanakan oleh personel Satuan Samapta Polres Tulang Bawang ini berlangsung hari Sabtu (16/08/2025), pukul 09.00 WIB s/d selesai, di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah Kecamatan Banjar Agung dan Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.


"Hari ini, personel kami yang berseragam dinas dan menggunakan mobil dinas patroli menggelar kegiatan patroli kota presisi di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah Kecamatan Banjar Agung dan Kecamatan Banjar Margo," ucap Kasat Samapta, Iptu Agus Heri Thama Linto, M.Si, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.



Lanjutnya, tiga lokasi yang menjadi sasaran utama kegiatan patroli kota presisi kali ini yakni pertama di kantor BRI Cabang Tulang Bawang, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, kedua di Terminal Bayangan, Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, dan ketiga diAlfamart Simpang Penawar, Kampung Penawar Jaya, Kecamatan Banjar Margo.


"Tujuan utama kegiatan patroli kota presisi adalah untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak pidana curas, curat dan curanmor (C3), serta kriminalitas lainnya di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, sehingga masyarakat yang sedang beraktivitas merasa aman dan nyaman," papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.


Kasat Samapta menerangkan, dengan rutinnya petugas kami melaksanakan kegiatan patroli kota presisi di lokasi dan jam yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana atau gangguan kamtibmas lainnya, diharapkan bisa mengurungkan niat para pelaku untuk melakukan aksinya, sehingga akan tercipta situasi yang aman dan kondusif.


"Saat melaksanakan kegiatan patroli kota presisi, petugas kami berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ditemui untuk mendapatkan informasi terupdate terkait situasi kamtibmas yang ada disana saat ini, sehingga bisa dijadikan bahan analisa dan evaluasi (anev) untuk pelaksanaan kegiatan patroli selanjutnya," terangnya.


Iptu Linto menambahkan, tak lupa petugas kami juga mensosialisasikan layanan call center Polri 110 yang bisa diakses 24 jam secara gratis cukup dengan menggunakan telepon selular. Dengan adanya layanan call center Polri 110 ini masyarakat bisa dengan mudah menyampaikan laporan atau pengaduan terkait tindak pidana atau gangguan kamtibmas lainnya yang terjadi di sekitar mereka. (Red.B.Darmawan}

Sidang Paripurna DPRD : Parosil Mabsus Tegaskan Komitmen Bangun Daerah Berbasis Kesejahteraan Rakyat

 


Lampung barat, (gm) -- Sidang tahunan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) yang berlangsung di Ruang Sidang Marghasana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Barat berlangsung khidmat. 


Di tengah semangat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dalam momentum ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan yang berakar pada kesejahteraan rakyat.


"Kita selaku pemangku pengambil kebijakan harus mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat," paparnya. 


Karena menurut Parosil Mabsus, saat ini masyarakat sangat membutuhkan perhatian dari seluruh lapisan pemangku kebijakan.



"Langkah konkret yang akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat agar masyarakat merasakan kemerdekaan diantaranya kita akan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat," kata Parosil Mabsus usai mengikuti sidang Paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto menjelang HUT ke-80 RI, Jum'at 15 Agustus 2025. 


Ia berkomitmen, apa yang menjadi aspirasi masyarakat nantinya akan dipelajari oleh pihaknya dengan menyesuaikan keadaan keuangan daerah. 


"Tentu akan kita diskusikan dan dikaji sertan dipelajari, kemudian kita masukkan dalam program-program kita sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, seperti dibidang inprastruktur, pendidikan, kesehatan dan bidang-bidang yang menjadi kebutuhan masyarakat," terangnya. 


Pak Cik begitu sapaan akrabnya berharap ke depan apa yang menjadi tantangan menjelang peringatan HUT RI ini khususnya bagi Kabupaten Lampung Barat akan terisi dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kapolres Tanggamus Buka Gerakan Pangan Murah SPHP, Sediakan 2 Ton Beras Untuk Warga

 


Tanggamus, (gm) -- Polres Tanggamus bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Rest Area Gisting, Kamis (14/8/2025). 


Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., dalam amanatnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan tersebut.


“Gerakan pangan murah merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, Polri, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini sangat penting di tengah fluktuasi harga pangan yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Dengan SPHP, kita berharap stabilitas harga terjaga dan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi,” kata Kapolres.


Ia menegaskan, Polres Tanggamus berkomitmen mendukung penuh kegiatan ini dari sisi pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga pengawasan distribusi agar tepat sasaran.



“Kami ingin memastikan manfaat kegiatan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.


Dalam pelaksanaan pasar murah kali ini, Polres Tanggamus dan Bulog menyediakan 2 ton beras kualitas medium dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp120.000 per 10 kilogram untuk satu orang dengan menyerahkan foto copy KTP.


“Harga ini diharapkan terjangkau oleh masyarakat. Jika stok Bulog masih tersedia, kami akan kembali menggelar pasar murah di lokasi lain,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak masyarakat menjaga suasana aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.


“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat gotong royong di Kabupaten Tanggamus,” tutupnya.


Arief Kharisman Manager Bisnis Bulog Lampung menambahkan, stok beras saat ini mencapai 2.000 hingga 3.000 ton untuk triwulan ketiga 2025.


“Sesuai arahan Kapolri dan Dirut Bulog, kami bersinergi dengan Polri untuk menekan harga beras medium agar tetap terjangkau, yakni di kisaran Rp12.500 per kilogram,” tegasnya. 


Ristiani, warga Pekon Gisting Bawah, mengaku bersyukur dapat membeli beras dengan harga terjangkau melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Tanggamus.


“Saya beli beras dengan harga Rp12.000 per kilogram. Satu kantong isi 5 kg seharga Rp60.000, saya beli dua kantong jadi 10 kg dengan harga Rp120.000," ucapnya.


Kesempatan itu, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Tanggamus yang telah mengadakan beras pangan murah ini, karena sangat membantu warga. 


"Harapan saya, mudah-mudahan harga pangan di Indonesia tetap stabil dan tidak naik seperti sekarang ini," Tukasnya. 

Buronan Kasus Curat Rumah Di Bogatama Ditangkap, Iptu Harizal : Korban Alami Kerugian 18 Juta

 


Tulang bawang, (gm) -- Polsek Penawartama, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap seorang buronan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) rumah milik salah satu warga yang terjadi hari Jum'at (02/08/2024), sekitar pukul 02.30 WIB, di Kampung Bogatama, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang.


Buronan kasus curat rumah yang ditangkap petugas dari Polsek Penawartama adalah seorang laki-laki berinisial AA (26), berprofesi wiraswasta, warga Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).


"Hari Selasa (12/08/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, petugas kami menangkap seorang buronan kasus curat rumah yang terjadi di Kampung Bogatama. Ia ditangkap saat sedang berada di sebuah rumah di Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng)," ucap Kapolsek Penawartama, Iptu Harizal, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, Rabu (13/08/2025).



Lanjutnya, penangkapan terhadap buronan kasus curat rumah ini merupakan pengembangan dari dua orang pelaku yakni YS (31), berprofesi wiraswasta, warga Tiyuh Cahyo Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), dan AN als PI (30), berprofesi tani, warga Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), yang sudah lebih dahulu ditangkap pada hari Jum'at (16/08/2024) lalu.


"Mereka bertiga melakukan curat di rumah korban Daryati (44), berprofesi ibu rumah tangga (IRT), warga Kampung Bogatama, Kecamatan Penawartama. Modus operandi para pelaku melakukan aksi curat yakni masuk ke dalam rumah korban, saat korban sedang tertidur lelap melalui pintu dapur bagian belakang dengan cara merusak pintu tersebut terlebih dahulu," papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.


Kapolsek menambahkan, setelah masuk ke dalam rumah korban, para pelaku mengambil 2 (dua) unit sepeda motor yang terparkir di dapur yakni Yamaha Vixion dan Honda Supra X 125, lalu mengambil tabung gas elpiji 3 Kg, kemudian masuk ke dalam kamar anaknya korban dan mengambil HP merek Infinix Smart 6 warna light sea green. Para pelaku lalu kabur menggunakan mobil pick up dengan membawa barang hasil kejahatan. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 18 juta.


"Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, buronan kasus curat rumah yang ditangkap oleh petugas kami saat ini ditahan di Mapolsek Penawartama, dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun," imbuh Iptu Harizal. 

(Red.B.Darmawan)

Buronan Pencuri Ternak Di Kebun Sawit Plasma PT SIP Ditangkap, Ipda Sahmin : Korban Alami Kerugian 36 Juta

 


Tulang bawang, (gm) -- Polsek Gedung Aji, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap buronan pelaku tindak pidana pencurian ternak yang terjadi hari Senin (22/07/2024), sekitar pukul 00.00 WIB, di kebun sawit plasma PT Sumber Indah Perkasa (SIP), Kampung Gedung Rejo Sakti, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang.


Buronan pelaku tindak pidana pencurian ternak yang ditangkap oleh Kapolsek Gedung Aji bersama personelnya ini adalah seorang laki-laki berinisial MT (48), berprofesi tani, warga Desa Sri Agung, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).


"Hari Jum'at (08/08.2025), sekitar pukul 02.00 WIB, saya bersama dengan personel Polsek Gedung Aji menangkap salah satu buronan pelaku tindak pidana pencurian ternak. Buronan tersebut kami tangkap saat sedang berada di rumahnya di Desa Sri Agung," ucap Kapolsek Gedung Aji, Ipda Sahmin, SH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, Minggu (10/08/2025).


Lanjutnya, penangkapan terhadap buronan pelaku tindak pidana pencurian ternak ini merupakan hasil pengembangan dari pelaku berinisial RN (42), berprofesi pedagang, warga Kampung Gedung Rejo Sakti, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, yang telah lebih dahulu ditangkap hari Kamis (10/04/2025), sekitar pukul 15.00 WIB, saat sedang berada di rumahnya di Kampung Gedung Rejo Sakti.



"Para pelaku mencuri 3 (tiga) ekor sapi milik korban Hartatik (52), berprofesi ibu rumah tangga, warga Kampung Gedung Rejo Sakti, dari areal kebun sawit plasma PT SIP menggunakan mobil suzuki pick up warna hitam dan sepeda motor kawasaki KLX warna kuning," papar perwira dengan balok kuning satu dipundaknya.


Kapolsek menerangkan, 3 (tiga) ekor sapi betina jenis Bali (pedet) warna orange milik korban ini, sebelum dicuri oleh para pelaku berada di kebun sawit plasma PT SIP dikarenakan salah satu sapinya baru saja melahirkan. Korban baru mengetahui sapi-sapinya telah hilang saat mendatangi tempat sapi. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 36 juta.


"Ada 3 (tiga) orang pelaku yang melakukan pencurian ternak milik korban ini. Dua pelaku sudah ditangkap dan tinggal satu pelaku lagi yang masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 3 (tiga) ekor sapi betina jenis Bali (pedet) warna orange hasil kejahatan dijual oleh para pelaku seharga Rp. 22.250.000,- (dua puluh dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)," terangnya.


Ipda Sahmi menambahkan, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, buronan pelaku pencurian ternak yang ditangkap oleh petugas kami saat ini sudah ditahan di Mapolsek Gedung Aji. Dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. (Red.B.Darmawan)

Polsek Dente Teladas Tangkap DPO Curanmor Yang Bersembunyi Di Wilayah Lamteng

 


Tukang bawang, (gm) -- Polsek Dente Teladas, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap seorang daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi hari Minggu (25/02/2024), sekitar pukul 04.30 WIB, di Dusun Kanal Buntu, Kampung Pendowo Asri, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.


DPO kasus curanmor yang ditangkap oleh personel Polsek Dente Teladas ini adalah seorang pemuda berinisial WA (19), berstatus pengangguran, warga Kampung Pendowo Asri, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.


"Hari Kamis (07/08/2025), sekitar pukul 14.00 WIB, petugas kami menangkap seorang DPO kasus curanmor. Ia ditangkap saat sedang berada di tengah perkebunan di Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng)," ucap Kapolsek Dente Teladas, Iptu Amlit Bancin, SH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, Sabtu (09/08/2025).



Lanjutnya, penangkapan terhadap DPO ini merupakan hasil pengembangan dari pelaku berinisial MA als HA (27), berstatus pengangguran, warga Dusun Pasir Mulyo, Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, yang telah lebih dahulu ditangkap hari Sabtu (02/08/2025), sekitar pukul 22.30 WIB, saat sedang asyik menonton pertandingan bola volly di Kampung Pasiran Jaya.


"Mereka berdua telah melakukan curanmor di dalam rumah korban Basnawi (52), dan pertama kali diketahui oleh istri korban saat terbangun dan hendak ke kamar mandi. Istri korban melihat, pintu bagian belakang sudah terbuka dan dalam keadaan rusak, serta sepeda motor Honda Revo warna hitam, BE 4559 VC, tahun 2010 yang sebelumnya terparkir di ruang tengah juga telah hilang. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah)," papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.


Kapolsek menambahkan, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, DPO kasus curanmor yang sudah ditangkap oleh petugasnya saat ini sudah ditahan di Mapolsek Dente Teladas, dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pindana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

 (Red.B.Darmawan)

Beraksi Di Gedung Aji Baru, Dua Pelaku Curanmor Asal Lampung Timur Ditangkap Polsek Penawartama

 


Tulang bawang, (gm) -- Polsek Penawartama, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi hari Minggu (19/01/2025), sekitar pukul 01.00 WIB, di Kampung Makartitama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.


Dua pelaku tindak pidana curanmor yang ditangkap oleh petugas dari Polsek Penawartama ini semuanya laki-laki berinisial AS (29), berprofesi buruh, dan AP (19), berstatus pengangguran. Mereka merupakan warga Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).


Selain menangkap dua orang pelaku, petugas juga menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor Honda CB 150 R warna hitam, BE 3929 TS, satu buah BPKB sepeda motor Honda CB 150 R warna hitam, satu lembar STNK sepeda motor Honda CB 150 R warna hitam, kunci kontak sepeda motor, gembok besi merek Binoche, dan anak kunci gembok merek Binoche.



"Hari ini, Selasa (05/08/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, petugas kami menangkap dua orang pelaku tindak pidana curanmor yang sudah beraksi di Kampung Makartitama. Mereka ditangkap disebuah rumah yang ada di tengah perkebunan di wilayah Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang," ucap Kapolsek Penawartama, Iptu Harizal, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.


Menurutnya, penangkapan terhadap para pelaku tindak pidana curanmor ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban Sri Hartono (52), berprofesi pegawai negeri sipil (PNS), warga Kampung Makartitama ke Mapolsek Penawartama.


Dalam laporannya, korban mengatakan bahwa sebelum terjadinya tindak pidana curanmor, sepeda motor milik korban berada di dalam sebuah gudang, dan gudang tersebut dalam keadaan dikunci, serta berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban.


"Orang yang pertama kali mengetahui kalau sepeda motor milik korban telah hilang adalah anak kandung korban. Saat itu saksi melihat pintu gudang dalam kondisi tidak terkunci lagi, dan sepeda motor milik korban yang berada di gudang tersebut telah hilang. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 9 juta," papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.


Kapolsek menambahkan, para pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Penawartama, dan akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. (Red.B.Darmawan)

Polsek Dente Teladas Tangkap Pelaku Curanmor Saat Sedang Asyik Nonton Pertandingan Bola Volly

 


Tulang bawang, (gm) -- Polsek Dente Teladas, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi hari Minggu (25/02/2024), sekitar pukul 04.30 WIB, di Dusun Kanal Buntu, Kampung Pendowo Asri, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.


Pelaku curanmor yang ditangkap oleh personel Polsek Dente Teladas ini adalah seorang laki-laki berinisial MA als HA (27), berstatus pengangguran, warga Dusun Pasir Mulyo, Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.


"Hari Sabtu (02/08/2025), sekitar pukul 22.30 WIB, petugas kami menangkap seorang pelaku tindak pidana curanmor. Ia ditangkap saat sedang asyik menonton pertandingan bola volly di Kampung Pasiran Jaya," ucap Kapolsek Dente Teladas, Iptu Amlit Bancin, SH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, Minggu (03/08/2025).



Lanjutnya, menurut keterangan dari pelaku saat ditangkap oleh petugas kami, bahwa sepeda motor yang dicurinya sudah dijual kepada seseorang dengan harga Rp 1.200.000,- (satu juta dua ratus ribu rupiah), dan uang tersebut sudah habis digunakan oleh pelaku untuk keperluan sehari-hari.


Kapolsek menerangkan, menurut keterangan dari korban saat membuat laporan secara resmi ke Mapolsek Dente Teladas, kejadian curanmor yang terjadi di dalam rumahnya pertama kali diketahui oleh istri korban saat terbangun dan hendak ke kamar mandi.


"Istri korban melihat, pintu bagian belakang sudah terbuka dan dalam keadaan rusak, serta sepeda motor Honda Revo warna hitam, BE 4559 VC, tahun 2010 yang sebelumnya terparkir di ruang tengah juga telah hilang. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah)," terangnya.


Iptu Bancin menambahkan, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku curanmor yang sudah ditangkap oleh petugasnya saat ini sudah ditahan di Mapolsek Dente Teladas, dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pindana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. 

(Red.B.Darmawan)