Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pendidikan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Reses DPRD Tanggamus Pekon Tampang Muda Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus

  



Tanggamus, (gerakmedia) -- Masyarakat Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Sangat antusias terlihat saat menghadiri kegiatan Reses III Masa Sidang III DPRD Kabupaten Tanggamus Tahun Sidang 2026/2027 yang digelar pada Senin (13/7/2026).


Kegiatan reses dilaksanakan di kediaman Rasid, RT 01 RW 01, Pekon Tampang Muda, dan dihadiri ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada wakil rakyat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Komisi IV, Zudarwansyah, S.Kom, Kepala Pekon Tampang Muda Hamid beserta jajaran aparatur pekon, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga dari seluruh wilayah Pekon Tampang Muda.


Dalam sambutannya, Zudarwansyah, S.Kom menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia mengaku prihatin terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, khususnya di sembilan pekon wilayah Pematang Sawa bagian selatan.


"Saya akan terus berjuang agar kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait akses transportasi, pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Pematang Sawa bagian ujung," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Pekon Tampang Muda, Hamid, mengapresiasi kepedulian Anggota DPRD yang telah hadir langsung mendengarkan aspirasi masyarakat.



"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Bapak Zudarwansyah. Harapan terbesar masyarakat saat ini adalah terwujudnya pembangunan jalan tembus dari Way Nipah hingga Pekon Tampang Muda. 


Infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan akses transportasi dan perekonomian masyarakat," katanya.


Perwakilan tokoh adat, Rohmuddin, juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II tersebut. Menurutnya, masyarakat hanya memiliki beberapa kebutuhan prioritas yang diharapkan dapat diperjuangkan.


"Kami sangat berharap pembangunan jalan tembus dari Way Nipah menuju Pekon Tampang Muda dapat segera direalisasikan agar akses masyarakat menjadi lebih mudah. Selain itu, kami juga berharap adanya pembangunan jembatan, bantuan sumur bor, serta alat pertanian seperti mesin perontok padi untuk mendukung para petani," ungkapnya.


Senada dengan itu, perwakilan masyarakat, Sukusno, mengatakan kehadiran Anggota DPRD di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.


"Kami berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat direalisasikan, terutama pembangunan jalan tembus yang akan sangat membantu kelancaran transportasi hasil pertanian, akses pendidikan, maupun pelayanan kesehatan," ujarnya.


Di kesempatan yang sama, Helmi, warga Pekon Tampang Muda, berharap pemerintah juga memberikan perhatian kepada kelompok nelayan di wilayah tersebut.


"Kami membutuhkan bantuan berupa mesin perahu, perahu nelayan, jaring, serta alat tangkap ikan lainnya agar dapat meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan para nelayan," katanya.


Kegiatan reses berlangsung dengan penuh keakraban dan diwarnai dialog antara masyarakat dengan anggota DPRD. Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam penyusunan program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Pematang Sawa.

Gubernur Mirzani Dianugerahi Gelar Suntan Tihang Marga di Sekala Brak, Bupati Parosil : Ini Amanah Sekaligus Penguat Sinergi



Pekon Balak Batu Brak Lampung Barat,(gerakmedia) -- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dianugerahi Angkon Muakhi atau Pengakuan Bersaudara dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Kamis,(09/07/2026). 


Penganugerahan berlangsung di Lamban Gedung, Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Dihadiri langsung oleh Bupati dan wakil Bupat Lampung Barat Parosil Mabsus - Mad Hasnurin beserta pemangku adat. 


Dalam prosesi adat yang sakral itu, Gubernur Mirzani diangkat sebagai saudara Sultan dan diberi gelar adat Suntan Tihang Marga. Beliau juga dikukuhkan sebagai Jamma Balak ni Saibatin atau Orang Besar di Kerajaan, serta dianugerahi Tongkat Pusaka Bindung Langit, Lencana Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung, dan Lencana Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).


Paduka Yang Mulia Saibatin Puniakan Dalom Beliau (PYM SPDB) Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23, menjelaskan makna penting dari prosesi ini.


"Keberadaan Paksi Pak Sekala Bekhak terdiri dari empat kepaksian yakni Kepaksian Pernong, Kepaksian Buay Bejalan Diway, Kepaksian Buay Belunguh, Kepaksian Nyerupa. Empat kepaksian ini memiliki kedudukan yang sama dan memiliki wilayah masing-masing," kata beliau.


Lebih lanjut, Edward Syah menegaskan bahwa Angkon Muakhi ini bukan sekadar kegiatan seremonial namun sebuah bentuk rasa untuk menyatukan keguyuban yang akan diteruskan hingga generasi mendatang. 


 "Angkon muakhi ini adalah sebuah bentuk rasa untuk menyatakan hubungan yang guyup dan dekat untuk diteruskan dari generasi ke generasi. Tongkat yang kita berikan tadi bukan merupakan kebetulan, tongkat tadi memiliki makna dan nilai," ujar Pangeran Edward Syah Pernong.


Usai menerima gelar, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan terima kasih atas kehormatan besar dari Kepaksian Pernong.


"Bagi saya pribadi ini merupakan sebuah amanah yang harus terus dijaga, antara pemerintah dan pemangku adat," ujar Gubernur.


Gubernur Lampung menegaskan, ke depan setiap kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung akan diselaraskan dengan falsafah leluhur. 



"Dengan adanya anugerah ini, dalam mengambil kebijakan harus diselaraskan dengan falsafah leluhur. Ke depan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat budaya Lampung agar tetap lahir dan berkembang di Lampung," katanya.


Menurutnya, Kepaksian Pernong memiliki nilai strategis sebagai pilar pelestarian budaya. "Kepaksian Pernong ini wadah untuk menjaga identitas daerah dan memperkuat jati diri di tengah majunya zaman. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dengan pemangku adat akan mampu menarik wisata budaya. Lampung Barat ini kabupaten yang berkomitmen melestarikan warisan leluhur," tutup Gubernur.


Sementara, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan kebanggaan dan apresiasi atas penganugerahan tersebut.


 "Kebijaksanaan yang diberikan pimpinan adat ini merupakan proses yang sangat sakral. Atas nama Pemerintah Daerah saya memberi apresiasi setinggi-tingginya," ujar Bupati.


Di momen penting ini, Bupati Parosil juga menyampaikan beberapa titipan harapan kepada Gubernur. Pertama, terkait kelanjutan pembangunan yang berada di Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak. 


"Di masa kepemimpinan Gubernur Lampung Bapak Ridho Ficardo dulu, pernah digagas dan dibangun gedung yang merupakan sebuah kebanggaan masyarakat Lampung yang berada di Kabupaten Lampung Barat. Namun usai masa kepemimpinan Bapak Ridho pembangunan tersebut tidak dilanjutkan. Kami mengharapkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung agar dapat melanjutkan pembangunan gedung tersebut," harap Parosil.


Kedua, di bidang pendidikan. Bupati mengucapkan terima kasih atas kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung terkait penghapusan iuran komite di sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).


"Untuk mendukung program pendidikan, di bawah kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, kami mengagas berbagai program. Di antaranya pembagian tiga setel seragam gratis berikut alat tulis kepada seluruh siswa baru SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat," jelasnya.


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga memiliki program beasiswa kedokteran, seni dan budaya, kewirausahaan, hingga program satu keluarga satu sarjana. 


Bupati Lampung Barat juga menyampaikan terima kasih atas pembangunan Sekolah Luar Biasa di Lampung Barat oleh Pemerintah Provinsi Lampung. 


"Semoga sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan para pemangku adat ini terus kuat. Dengan begitu, warisan budaya kita terjaga dan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat semakin meningkat," pungkas Bupati Parosil.

340 Guru Dan Kepala Sekolah Ikuti Seminar, Bupati Parosil Perkuat Kolaborasi Dengan FKIP Unila



Lampung Barat, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas di bidang pendidikan. Salah satunya melalui Seminar Nasional Pendidikan bertajuk "Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan" yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (4/7/2026).


Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat dengan Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Lampung (Unila) itu diikuti sebanyak 340 peserta, terdiri dari guru, kepala sekolah, dosen, serta insan pendidikan lainnya.


Sebanyak 257 peserta hadir langsung, sementara 83 peserta mengikuti secara daring.


Seminar tersebut dihadiri langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat, Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., Koordinator Prodi Magister Administrasi Pendidikan Dr. Handoko, S.T., M.Pd., jajaran perangkat daerah, kepala sekolah dan guru dari 15 Kecamatan yng ada di Lampung Barat, dosen, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.


Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus mengapresiasi FKIP Universitas Lampung yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyelenggarakan seminar nasional tersebut.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mencetak pemimpin-pemimpin pendidikan yang berkualitas.



"Seminar seperti ini bukan hanya menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk mempersiapkan kepala sekolah dan guru yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki integritas dalam memajukan dunia pendidikan," ujar Parosil.


Parosil juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.


Hal itu dibuktikan dengan alokasi anggaran pendidikan yang mencapai sekitar 36 persen dari APBD Lampung Barat.


Anggaran tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti pemberian beasiswa bagi peserta didik hingga penyediaan seragam sekolah gratis.


Menurutnya, program-program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Ia berharap seminar tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner dan guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi sehingga siap menjadi pemimpin pendidikan di masa mendatang.


Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP Universitas Lampung, Dr. Riswandi, M.Pd., mengatakan bahwa pemimpin masa depan tidak hadir begitu saja, melainkan dibentuk melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan diperkuat di sekolah.


"Pemimpin masa depan tidak lahir dengan kebetulan, tetapi dibentuk melalui karakter. Pembentukan karakter yang utama berasal dari keluarga, kemudian diperkuat melalui pembelajaran di sekolah dan di kelas.


Guru-gurulah yang sesungguhnya menyusun cetak biru lahirnya para pemimpin masa depan," kata Dr. Riswandi.


Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan.


Seminar itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Dr. Atik Rusdiani, M.Pd.I., dan Dr. Siti Rahma Sari, M.Pd., dengan moderator Dr. Ujang Efendi, M.Pd.I.


Berbagai materi yang disampaikan membahas penguatan kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, hingga strategi membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul.


Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan FKIP Universitas Lampung yang ditandatangani langsung oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung Barat.

Daftar Lengkap Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU Dan 6 Kapolres Diganti

 


Bandar Lampung,(gerakmedia.com) --Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah di jajaran Polda Lampung. Mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) Kapolri bernomor ST/1335 hingga ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal (25/6/2026).


Rotasi jabatan tersebut meliputi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, serta enam kapolres di wilayah hukum Polda Lampung.


Beberapa pejabat utama yang dimutasi di antaranya Karo Logistik Polda Lampung Kombes Pol Supriadi yang mendapat penugasan sebagai Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.


Pergantian juga terjadi di Direktorat Polairud. Kombes Pol Boby Pa'ludin Tambunan mendapat penugasan dalam rangka pendidikan pengembangan, sementara jabatan Dirpolairud kini diisi Kombes Pol Arick Sartani Marbun.


Selain itu, jabatan Dirresnarkoba Polda Lampung yang sebelumnya diemban Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto kini dipercayakan kepada Kombes Pol Dodi Suryadin. Sementara posisi Dirsamapta Polda Lampung kini dijabat AKBP Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho.


Rotasi juga menyasar Kapolresta Bandar Lampung. Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mendapat promosi menjadi Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri. Jabatan Kapolresta Bandar Lampung selanjutnya diemban Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar yang sebelumnya menjabat Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah.


Sementara itu, pergantian juga terjadi di enam polres jajaran Polda Lampung. AKBP Toni Kasmiri dimutasi sebagai Wadirpamobvit Polda Jawa Timur dan digantikan AKBP Deddy Kurniawan sebagai Kapolres Lampung Selatan.


Selanjutnya, AKBP Raswidiati Anggraini ditunjuk sebagai Kapolres Lampung Utara menggantikan AKBP Deddy Kurniawan. AKBP Heti Patmawati dipercaya mengemban jabatan Wadirreskrimum Polda Lampung, sedangkan posisi Kapolres Lampung Timur kini dijabat AKBP Yuliansyah.


Di Polres Tulang Bawang, AKBP Adri Bhirawasto ditunjuk sebagai kapolres menggantikan AKBP Yuliansyah. Kemudian AKBP Sendi Antoni dimutasi sebagai Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya dan posisinya sebagai Kapolres Tulang Bawang Barat digantikan AKBP Himmawan Setiawan.


Pergantian juga terjadi di Polres Pringsewu. AKBP Mochammad Yunnus Saputra mendapat penugasan di Dittipidsiber Bareskrim Polri, sementara jabatan Kapolres Pringsewu kini diemban AKBP Dadi Perdana Putra.


Selain itu, mutasi juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, yakni Kombes Pol Alim, AKBP Maryanto, serta AKBP Sukandar yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polri.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya mutasi tersebut. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.


"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengucapkan selamat kepada pejabat yang mendapat amanah baru dan terima kasih atas dedikasi pejabat lama selama bertugas di Polda Lampung," kata Yuni.


Yuni menambahkan, seluruh pejabat yang dimutasi akan mengikuti proses serah terima jabatan (sertijab) di Polda Lampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

DPRD Setujui LKPJ Bupati Tanggamus 2025, Pemkab Fokus Tuntaskan Program Tertunda Dan Perkuat Pelayanan Dasar

 



Tanggamus,(gerakmedia) -- DPRD Kabupaten Tanggamus menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanggamus Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Persetujuan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan daerah.


Dalam pendapat akhir kepala daerah yang disampaikan Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, yang telah melakukan pembahasan dan evaluasi secara komprehensif terhadap kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025.


Bupati menjelaskan, LKPJ yang telah disampaikan kepada DPRD pada 9 April 2026 merupakan bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan selama satu tahun terakhir. Ia menilai persetujuan DPRD tidak sekadar memenuhi kewajiban formal sesuai regulasi, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Menurutnya, kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif telah berkontribusi terhadap sejumlah capaian pembangunan daerah. Di tengah tantangan ekonomi global, Kabupaten Tanggamus mampu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,52 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat hingga mencapai angka 71,36, sementara pengeluaran per kapita masyarakat tercatat sebesar Rp10,88 juta per tahun.



“Capaian pembangunan ini menunjukkan bahwa ketika eksekutif dan legislatif berjalan dalam harmoni kemitraan yang sejajar, lompatan pembangunan bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dibenahi. Keterbatasan fiskal daerah serta penanganan bencana banjir di beberapa wilayah menyebabkan sejumlah target pembangunan fisik belum dapat diselesaikan secara optimal pada tahun 2025.


Menyikapi rekomendasi DPRD, Bupati menegaskan seluruh perangkat daerah diminta untuk segera mempelajari, memahami, dan menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan. Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menghilangkan ego sektoral yang berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan daerah.


Harga Pengadaan Dipertanyakan Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan memfokuskan kebijakan belanja pada APBD Tahun Anggaran 2026 untuk menyelesaikan program-program fisik yang tertunda pada tahun sebelumnya. Selain itu, anggaran juga akan diarahkan pada peningkatan pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.


Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia optimistis sinergi yang terjalin antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat akan mampu mewujudkan Kabupaten Tanggamus yang lebih maju, adil, sejahtera, dan bermartabat.


“Semoga persatuan, tekad, dan kerja sama yang erat dapat terus kita pertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Tanggamus yang lebih maju, adil, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.

224 Warga Baru PSHT Di Lampung Barat Disahkan : Wabup Mad Hasnurin Beri Ucapan Selamat

 


Lampung Barat, (gerakmedia.com) -- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menghadiri acara pengesahan warga baru Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lampung Barat Tahun 2026/1448 Hijriyah yang berlangsung di Padepokan PSHT Cabang Lampung Barat NIC 068, Lingkungan Serdang Atas, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (20/6) malam.


Pada malam khidmat tersebut, sebanyak 224 warga baru Tingkat I PSHT dari 15 kecamatan di Kabupaten Lampung Barat resmi disahkan setelah menjalani proses latihan dan pembinaan selama satu tahun penuh.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin mengucapkan selamat kepada seluruh warga baru yang telah berhasil menyelesaikan tahapan latihan hingga resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSHT.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh calon warga baru yang malam ini disahkan menjadi Warga Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate," ujar Mad Hasnurin.


"Pengesahan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan selama proses latihan dan pembinaan," tambahnya.


Menurut Mad Hasnurin, PSHT bukan hanya organisasi pencak silat, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang menanamkan nilai persaudaraan, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.


Ia berharap para warga baru PSHT dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga nama baik organisasi, menghormati orang tua dan guru, menjunjung tinggi persatuan, serta menjauhi berbagai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Wabup Mad Hasnurin juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar PSHT yang selama ini telah berkontribusi dalam membina generasi muda melalui olahraga pencak silat dan pendidikan karakter.



"Saya juga mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjaga kerukunan dan mempererat tali persaudaraan, tidak hanya di lingkungan organisasi, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat," ajaknya.


"Jadikan semangat 'Persaudaraan Selama-Lamanya' sebagai kekuatan untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Lampung Barat yang kita cintai ini," imbuhnya.


Pada kesempatan tersebut, Mad Hasnurin turut memberikan tali asih kepada atlet-atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah mengharumkan nama daerah.


Acara tahunan yang mengusung tema "Meneguhkan Jati Diri Setia Hati Terate untuk Memperkuat Solidaritas Memperkokoh Jiwa Nasionalisme"  itu juga dihadiri Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, anggota DPRD Lampung Barat, kepala perangkat daerah, Dewan Pengesah PSHT Pusat, ribuan warga PSHT Lampung Barat, serta ratusan wali siswa yang mengikuti prosesi pengesahan.


Sementara itu, Plt. Ketua Cabang PSHT Lampung Barat NIC 068, Kang Mas Supono, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Lampung Barat, unsur Forkopimda, dan seluruh tamu undangan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Ia mengungkapkan bahwa malam pengesahan tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan 40 tahun perjalanan PSHT di Lampung Barat.


"Malam ini adalah pengesahan ke-39 yang dilaksanakan di padepokan. Jika dihitung sejak kepemimpinan Kang Mas Sugiono Adi Pranoto selaku Ketua Dewan Cabang, maka tepat malam ini genap 40 tahun berdirinya PSHT di Lampung Barat," ujarnya.


Supono berharap PSHT Lampung Barat semakin maju, berkembang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Ia pun menutup sambutannya dengan semboyan sakral PSHT yang disambut antusias seluruh peserta yang hadir.


"Selama matahari masih bersinar, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate tetap jaya, kekal, abadi selamanya," pungkasnya.

48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda, Ditempa Tak Hanya Jadi Pesilat, Tetapi Penjaga Akhlak Dan Tradisi



Tanggamus, (GM) -- Semangat persaudaraan, nilai keislaman, dan pelestarian budaya pencak silat berpadu dalam acara Wisuda dan Tasyakuran Santri Utama Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Angkatan V Tahun 2026 yang digelar di Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Minggu,( 7/6/2026).


Sebanyak 48 santri utama resmi diwisuda setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, pembinaan, dan pengujian yang menjadi syarat kelulusan di lingkungan Pagar Nusa.


Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Mujibul Umam dan Edy Yalismi, Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus KH. Samsul Hadi, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar, unsur Uspika Kecamatan Kota Agung, para pendekar, pengurus, pelatih, serta keluarga santri wisudawan.


Sambutan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus Suhartono.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar wadah pembelajaran bela diri, melainkan ruang pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.



"Pagar Nusa bukan semata untuk bela diri, mencari kekuatan atau dukungan teman. Pagar Nusa adalah wadah melestarikan budaya pencak silat Indonesia yang berkembang di lingkungan Nahdliyin dari Sabang sampai Merauke," demikian pesan Bupati.


Ia juga mengingatkan para santri bahwa tantangan terbesar dalam kehidupan bukan berasal dari luar diri manusia, melainkan dari dalam dirinya sendiri.


"Musuh terbesar umat manusia adalah dirinya sendiri, yaitu hawa nafsunya sendiri. Karena itu teruslah belajar, berlatih, dan menjaga akhlak," pesannya.


Bupati turut mengapresiasi para pendiri, tokoh, pendekar, dan pelatih Pagar Nusa yang selama ini tanpa lelah membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berbudaya, dan memiliki semangat pengabdian.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar menjelaskan bahwa wisuda merupakan bagian dari proses panjang kaderisasi yang telah dilalui para santri.


Menurutnya, seluruh peserta tidak hanya diuji kemampuan fisik dan teknik pencak silat, tetapi juga pemahaman keagamaan dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.


"Mereka sudah kita didik, kita tempa, dan melalui berbagai ujian. Ujian terakhir ini menjadi bukti bahwa mereka lulus secara fisik, pengetahuan, serta memahami nilai-nilai Nahdlatul Ulama dan Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi ruh Pagar Nusa," ujar Hajin M. Umar.


Ia menegaskan, setelah diwisuda para santri tidak berhenti berlatih, melainkan didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi.


"Kita sudah memiliki banyak atlet yang meraih prestasi tingkat provinsi hingga nasional. Harapan kami, kader-kader Pagar Nusa ini terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet silat berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus," katanya.


Hajin juga mengungkapkan bahwa seluruh pelatih dan pengurus hingga saat ini masih mengabdikan diri secara sukarela tanpa honor.


"Kami belum mampu memberikan honor kepada para guru dan pelatih. Ini adalah bentuk pengabdian lillahi ta'ala. Yang terpenting bagi kami adalah mencetak kader yang berakhlak, bertakwa, dan mampu membawa prestasi bagi diri, keluarga, serta daerahnya," ungkapnya.


Rangkaian kegiatan wisuda sendiri telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya melalui pembinaan mental dan spiritual. Para santri mengikuti shalawatan, istighotsah, ceramah keagamaan, hingga penguatan nilai-nilai ke-NU-an sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi pencak silat dari sejumlah padepokan di Kabupaten Tanggamus. Penampilan diawali oleh santri Padepokan Tapak Karuhun Kota Agung di bawah asuhan Taufik Radianto, dilanjutkan Padepokan AsmaAllah Sumberjo asuhan Her Subagio, Padepokan Macan Kumbang asuhan Asep Hidayat, SPKI Ulu Belu asuhan Bahrul, serta atraksi dari padepokan yang dibina langsung oleh Hajin M. Umar dan perguruan Bandrong.


Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Melalui wisuda angkatan kelima ini, Pagar Nusa Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan memiliki kecintaan terhadap tradisi serta nilai-nilai kebangsaan.

Wakapolres Tanggamus Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda Tahap V dan VI Di Gunung Alip

 



Tanggamus, (GM) -- Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa Putra P., S.H., M.H., menghadiri kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang digelar di aliran Sungai Way Tebu, Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Jumat (5/6/2026).


Kegiatan yang merupakan program Kodam XXI Raden Inten melalui Kodim 0424/Tanggamus tersebut juga dihadiri Bupati Tanggamus Drs. H. M. Saleh Asnawi, M.A., M.H., Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, S.T., M.M., Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, Camat Gunung Alip, para kepala pekon, unsur TNI-Polri serta masyarakat setempat.


Program pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur untuk membuka akses wilayah yang masih terisolasi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.


Pada Tahap V, pembangunan dilakukan di Pekon Sinar Betung, Kecamatan Talang Padang berupa jembatan beton berukuran 4 meter x 6 meter serta di Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip berupa jembatan gantung sepanjang 55 meter dengan lebar 1,2 meter.


Sedangkan pada Tahap VI, pembangunan mencakup Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan dengan jembatan gantung sepanjang 32 meter dan lebar 1,2 meter, serta Pekon Sidomulyo, Kecamatan Sumberejo dengan jembatan gantung sepanjang 25 meter dan lebar 1,2 meter.



Khusus jembatan di Pekon Darussalam, keberadaannya diperkirakan mampu memangkas jarak tempuh warga hingga 15 kilometer. Infrastruktur tersebut juga akan memudahkan distribusi hasil pertanian seperti kopi, lada dan pisang, sekaligus meningkatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.


Wakapolres Kompol Fredy Aprisa Putra mengatakan kehadirannya mewakili Kapolres Tanggamus dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.


"Polres Tanggamus mendukung penuh program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga," kata Kompol Fredy Aprisa.


Dalam kesempatan itu, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan upaya nyata untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pembangunan daerah.


Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, akses pendidikan hingga pelayanan kesehatan.


"Pembangunan Tahap V dan VI ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap jembatan ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat konektivitas antarwilayah," kata Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono.


Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang terus mendorong pembangunan infrastruktur hingga ke daerah terpencil.


Ia menilai Program Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih baik.


"Program ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di pelosok. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Rekam Jejak Polwan Pertama Jadi Kapolsek Di Polres Tanggamus, Dari Reskrim Hingga Humas

 


Tanggamus, (GM) -- Nama Iptu Primadona, S.H., Laila semakin dikenal di lingkungan Polres Tanggamus Polda Lampung setelah dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo. Polwan asal Kota Agung itu memiliki rekam jejak panjang di sejumlah fungsi kepolisian, mulai dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Sat Binmas hingga Seksi Humas Polres Tanggamus.


Iptu Primadona Laila resmi dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo berdasarkan Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/361/IV/2026 tanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.


Sebelum menjabat Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona diketahui cukup lama bertugas di Satreskrim Polres Tanggamus. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus.


Saat menjabat Kanit PPA, Iptu Primadona dikenal aktif menangani berbagai perkara yang melibatkan perempuan dan anak dengan pendekatan humanis serta mengedepankan perlindungan terhadap korban.


Selain di Satreskrim, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Tanggamus. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, penyuluhan kamtibmas hingga memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga.


Kariernya kemudian berlanjut saat dipercaya menjabat Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Tanggamus sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Kasi Humas Polres Tanggamus berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: KEP/502/X/2025 dan KEP/503/X/2025 tanggal 22 Oktober 2025.


Selama menjabat Kasi Humas, Iptu Primadona dikenal aktif membangun komunikasi dengan insan pers, mendampingi pimpinan serta mengembangkan publikasi kegiatan kepolisian melalui berbagai platform media sosial dan media massa.


Usai sertijab, Iptu Primadona mengaku bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan kepadanya. Menurutnya, jabatan baru sebagai Kapolsek Wonosobo menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik.



“Hari ini telah dilaksanakan serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Amanah sebagai Kapolsek Wonosobo ini menjadi tantangan baru bagi saya pribadi. Saya berharap ke depan Polsek Wonosobo semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” kata Iptu Primadona.


Ia juga berharap sinergitas bersama unsur forkopimcam, tokoh masyarakat dan insan media dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah hukum Polsek Wonosobo.


“Saya juga meminta dukungan dan kerja sama rekan-rekan media. Nanti apabila ada kegiatan positif maupun pengungkapan kasus yang bisa dipublikasikan, saya berharap bisa bersama-sama membangun citra positif kepolisian,” ujarnya.


Menurut Iptu Primadona, pengalaman selama bertugas di Satreskrim hingga menjadi Kasi Humas menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Kapolsek. Ia mengaku banyak belajar tentang penanganan persoalan di masyarakat, pelayanan publik hingga pengelolaan informasi kepada masyarakat.


“Selama di Humas saya banyak belajar. Pengalaman itu menjadi bekal penting bagi saya untuk mendukung tugas sebagai Kapolsek ke depan,” tandasnya.


Sebelumnya, sejumlah pejabat diserahterimakan yakni jabatan Kasat Samapta Polres Tanggamus dari AKP Mardiyono, S.H. yang dimutasi sebagai Ps. Kabag Ops Polres Lampung Timur kepada AKP Dian Afrizal, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung.


Jabatan Kasat Binmas Polres Tanggamus diserahterimakan dari AKP Bambang Purwadi, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbagfaskon Baglog Polres Pringsewu kepada Iptu Achmad Julizar yang sebelumnya menjabat Ps. Kanit Turjawali Sat Samapta Polresta Bandar Lampung.


Selanjutnya jabatan Kasat Polairud Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang dimutasi sebagai Kapolsek Limau Polres Tanggamus kepada AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Limau Polres Tanggamus.


Kemudian jabatan Kapolsek Wonosobo diserahterimakan dari Iptu Tjasudin, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbag Bekpal Baglog Polres Tanggamus kepada Iptu Primadona Laila, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Tanggamus.


Jabatan Kapolsek Semaka diserahterimakan dari AKP Sutarto yang dimutasi sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus kepada Iptu Joko Wahyudi yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus.


Selanjutnya jabatan Kapolsek Limau diserahterimakan dari AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang dimutasi sebagai Kasat Polairud Polres Tanggamus kepada IPTU Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang sebelumnya menjabat Ps. Kasat Polairud Polres Tanggamus.


Sementara jabatan Kapolsek Pematang Sawa diserahterimakan dari Ipda Ahmad Rais yang dimutasi sebagai Pama Polres Tanggamus dan diarahkan ke Sidokkes dalam rangka pengobatan kepada Ipda Neco Erlandi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kanit 2 Satresnarkoba Polres Lampung Barat.


Adapun jabatan Kapolsek Talang Padang diserahkan Kapolres kepada Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin 3 Subbagrenmin Bid Propam. Sebab pejabat lama Iptu Almasruri Ali, S.Tr.K., M.H. dimutasi ke Biro SDM Polda Lampung dalam rangka mengikuti pendidikan STIK.


Pejabat lain yang mengalami pergantian yakni jabatan Kasi Humas Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Primadona Laila, S.H. yang dimutasi sebagai Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus kepada AKP Sofyansyah, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Pesawaran.


Selain mutasi pejabat utama dan kapolsek, terdapat dua perwira yang masuk ke Polres Tanggamus yakni Ipda Yunizar, S.H. yang dimutasi dari Pamin 2 Subbag Renmin Ditintelkam Polda Lampung menjadi Pama Polres Tanggamus dan Ipda Suryana, S.H. yang dimutasi dari Kanit 4 Satreskrim Polres Pesisir Barat menjadi Pama Polres Tanggamus.


Sementara itu, satu perwira keluar dari Polres Tanggamus yakni Ipda Gede Putu Eka Sayang Wawi yang dimutasi dari Pamapta Polres Tanggamus menjadi Kasikeu Polres Lampung Barat.

Dandim 0424/Tanggamus Sambut Tim Wasev Pusterad Di Lokasi TMMD Ke 128 Pekon Kalimiring

 



Tanggamus, (GM) -- Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Pusterad dalam rangka peninjauan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Selasa (12/5/2026).


Kunjungan Tim Wasev dipimpin langsung Brigjen TNI Mukhlis., S. AP.,M.M bersama rombongan. Turut hadir Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat.


Kedatangan Tim Wasev disambut hangat oleh Satgas TMMD dan masyarakat yang selama ini bergotong royong melaksanakan pembangunan di wilayah Pekon Kalimiring.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono menjelaskan bahwa program TMMD ke-128 merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.


“Kegiatan TMMD ini bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Dandim.


Ia mengatakan, meskipun cuaca hujan menjadi salah satu kendala di lapangan, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai target berkat manajemen waktu dan kerja sama seluruh pihak.

“Kendala tentunya ada, saat ini cuaca hujan. Namun kendala tersebut bukan menjadi rintangan berat bagi kami karena kami mempunyai manajemen waktu,” kata Dandim.


Menurutnya, Satgas TMMD bersama masyarakat terus menyesuaikan pola pekerjaan agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu.

“Saat cuaca hujan kami menyesuaikan pekerjaan, dan ketika cuaca cerah langsung dikebut bersama masyarakat dan Satgas TMMD,” lanjutnya.



Adapun sasaran fisik TMMD ke-128 di Pekon Kalimiring meliputi normalisasi badan jalan sepanjang 2.570 meter, pengerasan jalan, pembangunan talud dan gorong-gorong, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga fasilitas MCK.


Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan berupa pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, bantuan pendidikan, hingga pembagian bibit tanaman kepada masyarakat.


Sementara itu, Ketua Tim Wasev Pusterad Brigjen TNI Mukhis., S. AP.,M.M memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Tanggamus.


“Kita berikan apresiasi terhadap kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Tanggamus ini. Peran serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat cukup bagus,” ujar Brigjen Mukhlis.


Menurutnya, pembangunan jalan yang sebelumnya hanya berupa jalan setapak kini mulai membuka akses baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Dulunya ini jalan tertutup, hanya jalan setapak. Setelah dinormalisasi sekarang kendaraan bisa lewat,” ungkapnya.


Ia berharap hasil pembangunan tersebut dapat membantu memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga desa.


TMMD ke-128 Tahun 2026 sendiri mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Penyuluhan Hukum Di Bandar Lampung, Kepala Sekolah Didorong Pahami Aspek Yuridis




BANDAR LAMPUNG, (GM) -- Kegiatan penyuluhan hukum bertajuk Penguatan Profesionalisme dan Pemahaman Hukum dalam Manajemen Sekolah digelar di Soeltan Luxe Hotel Bandarlampung, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang humas dari SMA di Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Bandar Lampung, serta dari unsur Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).


Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung, Drs. H. Soeharto, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme serta pemahaman hukum di lingkungan sekolah.



“Kegiatan ini untuk menunjang profesionalisme kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, khususnya dalam memahami aspek yuridis yang kerap belum dipahami secara menyeluruh dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.


Ia menambahkan, kurangnya pemahaman hukum berpotensi menimbulkan persoalan, bahkan dapat memicu proses hukum yang merugikan institusi pendidikan.


Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hengki Ahmat Jazuli, menekankan bahwa tugas jurnalistik harus berpedoman pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.


Menurutnya, pihak sekolah juga perlu memahami mekanisme pemberian informasi kepada media agar tidak terjadi kesalahpahaman.


“Sekolah harus tegas dalam menerapkan aturan saat memberikan informasi maupun wawancara kepada wartawan, dengan mengacu pada standar Dewan Pers,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan, apabila terdapat oknum yang mengaku sebagai wartawan namun tidak menjalankan tugas sesuai aturan jurnalistik, pihak sekolah dapat melaporkannya ke Dewan Pers atau aparat penegak hukum.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan jajaran humas dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta sesuai koridor hukum yang berlaku. (Red)

Wabup Agus Suranto Tekankan Merit Sistem 9 Pejabat Tanggamus Resmi Dilantik

 



TANGGAMUS, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menegaskan pentingnya penerapan sistem merit serta peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, di Ruatama Bupati Senin, (20/4/2026).


Dalam sambutannya, Agus Suranto menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi manajemen ASN yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil.


“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan bagian dari implementasi sistem merit dalam manajemen ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” ujar Agus Suranto.


Ia menegaskan, rotasi, promosi, dan mutasi merupakan langkah strategis untuk menjaga organisasi tetap dinamis dan responsif.



“Rotasi, promosi, atau mutasi merupakan langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap dinamis dan responsif dalam upaya pencapaian target kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.


Wabup juga meminta para pejabat yang dilantik untuk langsung beradaptasi dan menunjukkan kinerja optimal.


“Saya berharap kepada pejabat yang hari ini menerima mandat, untuk bergerak cepat dan bekerja secara adaptif. Kenali dengan baik medan tugas, bangun sinergi dengan tim kerja, dan ciptakan ekosistem birokrasi yang sehat, terbuka, dan kolaboratif,” tegasnya.


Ia menambahkan, ASN harus mampu bekerja dengan kepekaan dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.


“Bekerja jangan hanya berdasarkan rutinitas, tetapi dengan kepekaan, empati, dan solusi yang berdampak langsung,” katanya.


Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 9 pejabat resmi menempati jabatan baru, yakni:

• Afrida Susanti, S.E., M.M. sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

• Pramadya, S.KM., M.Kes sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

• Isman Hadi, S.E. sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan

• Budi Utomo, S.STP., M.H. sebagai Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD

• Saman, S.T. sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD

• Neng Ice Malantika, S.H. sebagai Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD

• Ibrahim, S.E., M.M. sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan

• Andi Kholil, S.H. sebagai Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

• Septa Melasuri, S.E. sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Gisting


Secara khusus, Agus Suranto menyoroti peran strategis Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah dalam menjaga tata kelola keuangan daerah.


“Jabatan ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan anggaran harus berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga berharap pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel guna meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.


“Harapan kita adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dapat kita peroleh kembali,” pungkasnya.


Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Harlah Ke 80 Muslimat NU Bukan Sekadar Seremoni Melainkan Refleksi Perjalanan Panjang Organisasi



LAMPUNG BARAT, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU Lampung Barat masa bakti 2025–2030 yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 tahun 2026.


Kegiatan berlangsung di Lamban Gedung Pancasila, Komplek Perkantoran Pemkab Lampung Barat, Minggu (19/4/2026).


Acara ini turut dihadiri Sekda Lampung Barat, jajaran organisasi wanita seperti GOW dan DWP, perwakilan Polres dan Kodim 0422/LB, Ketua PCNU Lampung Barat, serta berbagai organisasi keagamaan seperti Ansor, IPPNU, Muhammadiyah, dan Aisyiyah.


Dalam momentum tersebut, kepengurusan baru Muslimat NU Lampung Barat resmi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Nomor 024/SK/A/PPMNU/VIII/2025.


Syahyana dipercaya sebagai Ketua, didampingi jajaran wakil ketua, sekretaris, hingga bendahara yang siap mengemban amanah hingga tahun 2030.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi ladang pengabdian yang penuh nilai kemuliaan.



“Muslimat NU telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, sekaligus menjaga tradisi ke-NU-an yang moderat, toleran, seimbang, dan adil,” ujarnya.


Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, peran Muslimat NU menjadi semakin strategis, terutama dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan akhlak generasi muda, serta menjaga harmoni sosial di masyarakat.


Momentum Harlah ke-80 Muslimat NU juga disebutnya bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan panjang organisasi dalam berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.


“Delapan puluh tahun adalah bukti nyata bahwa Muslimat NU konsisten hadir dalam bidang pendidikan, sosial, dakwah, hingga pemberdayaan perempuan,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membuka ruang kolaborasi luas dengan Muslimat NU sebagai mitra strategis.


Hal ini sejalan dengan program pembangunan daerah 2025–2030, mulai dari penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas SDM, pengembangan UMKM, hingga penguatan nilai religius dan budaya lokal.


Wabup juga berharap Muslimat NU dapat berperan aktif dalam berbagai sektor, seperti pendidikan karakter berbasis akhlak, pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM, hingga edukasi kesehatan masyarakat termasuk pencegahan stunting.


“Dengan jaringan yang kuat hingga akar rumput, Muslimat NU memiliki posisi strategis untuk menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tutupnya.

Diskominfo Lampung Barat Perjelas Himbauan Bupati Larangan Joget Dan Bernyanyi Di TikTok Pada Jam Kerja

 


LAMPUNG BARAT, (GM) -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), memperjelas himbauan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus agar pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lampung Barat tidak bernyanyi dan berjoget pada saat Live Tik tok di jam kerja, Sabtu, (5/4/2026).  


Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat Burlianto Eka Putra menjelaskan, himbauan tersebut bukan berarti membatasi atau melarang ASN untuk bernyanyi dan berjoget dalam segala momen melainkan hanya saat pada jam kerja. Hal itu karena belakangan banyak diantara ASN yang live tik tok karoke berjoget dan bernyanyi pada saat jam kerja.


Namun jika ASN bernyanyi dan berjoget dalam momentum yang tepat, seperti saat tampil di panggung ketika kondangan atau bernyayi disertai gerakan tertentu untuk membuat konten edukasi, itu bukan katagori yang dilarang.


"Yang dimaksud pak bupati itu, live tiktok, karoke, berjoget dan bernyanyi pada saat jam kerja, itu yang tidak boleh. Kalau konten yang sifatnya edukasi, kreatif, dan inovatif justru itu yang diharapkan pak bupati," terang Burlianto.


Burlianto menambahkan pihaknya mempertegas himbauan bupati terkait larangan live tiktok pada saat apel mingguan pasca lebaran yang lalu dikarenakan ada sejumlah laporan dari ASN utamanya dibidang promosi yang sering menggunakan media sosial dalam menyampaikan sosialisasi, edukasi dan ajakan terhadap masyarakat, yang takut konten yang mereka buat masuk katagori yang dilarang, mengingat konten yang dibuat kerap menyertkan musik, lagu, dan gerakan tari-tarian.


"Sudah banyak yang laporan, tim kreator kita yang ada di dinas dan tim Promkes takut kalau konten mereka termasuk katagori yang dilarang karena ada musik, lagu, dan gerakan tarinya," terang Burlianto.


Burlianto menambahkan disejumlah Satuan Kerja (Satker) seperti Dinas Pariwisata, Pendidikan, Kependudukan, Sosial, Mall Pelayan Publik, utamanya Dinas Kesehatan yang memiliki tim Promosi Kesehatan (Promkes) yang tersebar di Rumah Sakit (RS) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), yang memang dituntut kreatif dalam mempromosikan, mengajak dan menyampaikan informasi terhadap masyarakat. 


Pegawai atau tim kreatif yang ditugaskan untuk membuat konten-konten edukasi dimasing-masing Satker memang kerap  menyertakan musik, lagu, dan juga gerakan seperti tari dalam konten mereka, dan itu bukan katagori yang dilarang seperti yang disampaikan oleh pak bupati. "Tim kreatif sekarang banyak yang takut buat konten. Takut menyalahi karena konten edukasi yang mereka buat sering menyertakan musik, lagu, dan tari. 


"Untuk itu kami tegaskan kembali bahwa himbauan yang dimaksud pak bupati itu joget-joget, nyanyi, live tiktok di jam kerja. Kalau membuat konten promosi, edukasi, dan ajakan terhadap masayarakat dengan menyertakan musik, lagu, dan gerkan-gerakan tertentu itu boleh saja," tegas Burlianto.


Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan media sosial seperti TikTok harus dilakukan dengan bijak dan tidak mengganggu pekerjaan "Pada dasarnya pak bupati tidak melarang pegawai untuk menggunakan media sosial, tapi ia ingin pegawai ASN  menggunakan dengan bijak dan tidak mengganggu pekerjaan," tutup Burlianto.

Bupati Parosil Mabsus Tekankan Pelayanan Maksimal : 88 Pejabat Diminta Keluar Dari Zona Nyaman

 


Lampung Barat,(GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menegaskan komitmennya terhadap peningkatan pelayanan publik saat melantik dan merolling 88 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Rabu (1/4/2026).


Kegiatan tersebut digelar di Sekolah Kopi, Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumber Jaya.


Dalam arahannya, Parosil menekankan bahwa pejabat yang baru dilantik tidak boleh bekerja dalam zona nyaman.


Ia meminta seluruh aparatur untuk benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat.


“Harapan saya, nilai-nilai yang terkandung selama Ramadan, yakni disiplin, kesabaran, dan keikhlasan, dapat diterapkan dalam kehidupan sebagai abdi negara, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Parosil.


Menurutnya, kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah keterbukaan dan keutuhan informasi.


Oleh karena itu, ia meminta para pejabat untuk responsif terhadap setiap kebutuhan masyarakat.


“Kalau ada masyarakat yang butuh jawaban, layanan, bimbingan, atau perhatian, maka lakukan. Karena bapak dan ibu semua digaji untuk itu,” tegasnya.


Parosil juga mengingatkan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni atau pengisian jabatan.


Lebih dari itu, momen ini menjadi langkah strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, profesional, dan mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.


Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat saat ini tengah fokus menuntaskan berbagai program prioritas, khususnya dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.



“Keberadaan pejabat yang kompeten dan berdedikasi sangat dibutuhkan untuk mempercepat capaian visi dan misi daerah. Saya minta seluruh pejabat yang dilantik segera bekerja, lakukan konsolidasi, pahami tantangan, serta ciptakan terobosan yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.


Sebanyak 88 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional di berbagai perangkat daerah dan kecamatan.


Dengan pelantikan ini, Parosil berharap kinerja birokrasi di Lampung Barat semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, serta berkualitas bagi masyarakat.


Berikut nama-nama pejabat yang dilantik : 

1. Timbul Situmeang dilantik sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah.

2. Eric Enrico sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Daerah.

3. Sukimin sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

4. Sumarlin sebagai Sekretaris Dinas Sosial.

5. Iwan Sopian sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

6. Usman A Rani sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.

7. Ahmad Syukri sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

8. Asep Suganda sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon.

9. Erwin Ardiansya Indra Guna sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

10. M. Yones sebagai Sekretaris Inspektorat.

11. Ahmad Ahnuh sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

12. Sarjak sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

13. Ruspel Gultom sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah.

14. Juremiyudi sebagai Camat Lumbok Seminung.

15. Mat Patoni sebagai Camat Balik Bukit.

16. Heriyanto sebagai Camat Batu Ketulis.

17. Rudi Rahmadian sebagai Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

18. M. Agus Setiawan sebagai Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.

19. Dapet Jakson sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah.

20. Erna Risnawati sebagai Camat Way Tenong.

21. Agus Hadipurnama sebagai Camat Gedung Surian.

22. Rusman sebagai Camat Batu Brak.

23. Sri Handayani sebagai Camat Sumber Jaya.

24. Alexander Pranggabaya sebagai Camat Suoh.

25. Salman sebagai Camat Sukau.

26. Selyawati sebagai Kabid Akuntansi dan Pelaporan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah.

27. Desmon Irawan sebagai Kabid Fisik pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

28. Candrapaska sebagai Kabid Penataan dan Kerjasama Pekon.

29. Heli Puspitawati sebagai Kabid Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

30. Kalpitori sebagai Kabid Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera.

31. Riady Andrianto sebagai Kabid Layanan Pustaka dan Pembudayaan Gemar Membaca.

32. Imam Sumantri sebagai Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

33. Budiyono sebagai Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan.

34. Edwin Okta Fernandes sebagai Kabid Teknik Sarana dan Prasarana pada Dinas Perhubungan.

35. Marico Tambunan sebagai Kabid Perkebunan.

36. Seno Susanto sebagai Kabid Perdagangan.

37. Alexander Saputra sebagai Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar.

38. Nova Christina sebagai Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal.

39. Muhlatip sebagai Kabid Rehabilitasi Sosial.

40. Rega Saputra sebagai Kabid Ketersediaan, Cadangan dan Kerawanan Pangan.

41. Dedi Firmansyah sebagai Kabid Aplikasi Informatika.

42. Elpin Jaya sebagai Kabid Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup.

43. Yudhy Primandha sebagai Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Pekon.

44. Kelana Indah Susilawati sebagai Kabid Tanaman Pangan.

45. Nurmi sebagai Kabid Konsumsi, Penganekaragaman, Mutu dan Keamanan Pangan.

46. Mashuri sebagai Kabid Pengembangan Destinasi dan Kelembagaan Pariwisata.

47. Himaya Saputra sebagai Kabid Pembinaan Ketenagaan.

48. Misranto sebagai Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

49. Sukardi sebagai Kabid Penegakan Perda dan Perbup.

50. Hasnul Mubarok sebagai Kabid Angkutan dan Keselamatan.

51. Misno sebagai Sekretaris Kecamatan Sekincau.

52. Tusiran sebagai Sekretaris Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

53. Juwarsyah sebagai Sekretaris Kecamatan Suoh.

54. Nilawati sebagai Kabid Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

55. Salaffudin sebagai Kabid Perindustrian.

56. Miftahul Khoiri sebagai Kasubbag Umum dan Perencanaan.

57. Adi Susanto sebagai Kasi Angkutan Penumpang.

58. Haidar sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Sekincau.

59. Imam Rosadi Vadilah Nodin sebagai Kepala UPTD Kebun Induk Kopi.

60. Anri Yusuf sebagai Kasi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar.

61. Rifki Yufriza sebagai Kasubbid Akuntansi.

62. Slamet Sutono sebagai Kasubbag Perencanaan Inspektorat.

63. Erna Utami sebagai Kepala UPTD Rumah Potong Hewan.

64. Eviana Zuraida sebagai Kepala UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu.

65. Andes Seriawan sebagai Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kecamatan Sumber Jaya.

66. Lazio Toto Azmi sebagai Kasubbag Protokol.

67. Wendi Satria sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

68. Lekat Apriadi sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Balik Bukit.

69. Desi Anggraini sebagai Kasubbid Penunjang Medis RSUD Alimudin Umar.

70. Darwin Sabara sebagai Kasubbag Umum dan Perencanaan Dinas Sosial.

71. Ferdiansyah Putra sebagai Kasubbag Umum dan Perencanaan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

72. Nurul Zahrotun sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Sukau.

73. Elmayati sebagai Kasubbag Keuangan Dinas Lingkungan Hidup.

74. Ari Darmanto sebagai Kasubbag Keuangan Dinas Perhubungan.

75. Distomi sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Kebun Tebu.

76. Dadang Horizon sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Lumbok Seminung.

77. Erliansyah sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kecamatan Pagar Dewa.

78. Muhammad Irfan sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Gedung Surian.

79. Aupa Ependi sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

80. Heriyanto sebagai Kasubbag TU UPTD Rumah Potong Hewan.

81. Irwan sebagai Kasubbag TU UPTD Pusat Kesehatan dan Pengembangan Ternak Batu Ketulis.

82. Rohanah sebagai Kasubbag TU UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu.

83. Yusrizal sebagai Kasubbag TU UPTD Pemadam Kebakaran Kecamatan Sumber Jaya.

84. Deden Ramdani sebagai Kasubbag TU UPTD Kebun Induk Kopi.

85. Farid Wajdi sebagai Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Kebun Tebu.

86. Isty Yanuritasari sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kebun Tebu.

87. Endi Efriyadi sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Tugu Sari.

88. Mar’atus Sholeha sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Fajar Bulan.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jelang HUT Tanggamus Ke-29

 



Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus saat Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/2026).


Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang daerah sejak berdiri pada 21 Maret 1997, sekaligus peneguhan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Hadir pula mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang. Tampak juga Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Dalam suasana penuh kebersamaan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus, Rangga Putra Hakim, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai peringatan HUT ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum mempererat silaturahmi.


Ia menegaskan bahwa hari jadi daerah bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan ruang refleksi terhadap capaian dan tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan secara bersama.


“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya dengan penuh harap.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa meskipun berbagai kemajuan telah diraih, Kabupaten Tanggamus masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian serius.


Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, sektor pertanian, penguatan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.


Sementara itu, Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia membuka sambutannya dengan ucapan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung, sekaligus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten.


Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak signifikan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Tanggamus.


Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan faktor kunci dalam mendorong pembangunan yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.


Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta sinergi lintas sektor dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.


Nilai kearifan lokal “Begawi Jejama” atau bekerja bersama, menurutnya, harus terus dijaga dan dijadikan semangat utama dalam setiap langkah pembangunan.


Dalam paparannya, Bupati membeberkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih Kabupaten Tanggamus dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Di antaranya keberhasilan menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, serta diraihnya predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.


Tak hanya itu, Tanggamus juga memperoleh penghargaan inovasi dari televisi nasional, yang semakin mengukuhkan posisi daerah sebagai salah satu kabupaten yang progresif dalam mendorong inovasi pemerintahan.


Dari sisi ekonomi, tren positif juga terus ditunjukkan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanggamus tercatat meningkat menjadi 4,52 persen. PDRB per kapita turut mengalami kenaikan hingga mencapai Rp33,05 juta.


Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen, dengan target optimistis turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.


Meski demikian, Bupati tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama, di samping pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penanganan stunting, serta percepatan pembangunan infrastruktur.


Di sektor ekonomi, Bupati secara khusus menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun strategi konkret dalam mengembangkan komoditas unggulan, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga membangun kemitraan investasi yang berkelanjutan.


“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya, menandaskan arah kebijakan pembangunan ke depan.


Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi pemerintah dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 1997, sebagai bentuk menjaga identitas dan keseragaman simbol daerah.


berharap, peringatan HUT ke-29 ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum evaluasi, introspeksi, dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil dan sejahtera.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi Lantik 47 Pejabat Pemkab Tanggamus

 



Tanggamus,(GM) -- Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 47 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus pada Jumat (06/03/2026). 


Prosesi yang berlangsung khidmat di Kota Agung ini menjadi sinyal kuat dimulainya percepatan reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi daerah melalui visi hilirisasi sumber daya alam.


​Pelantikan ini didasarkan pada serangkaian Keputusan Bupati Tanggamus, yakni Nomor 800.1.3.3/644/45/2026 (JPT Pratama), Nomor 800.1.3.3/687/45/2026 (Administrator dan Pengawas), Nomor 800.1.3.3/690/45/2026 (Fungsional Analis SDM), serta Nomor 800.1.3.3/380/45/2026 (Fungsional Guru).


Dalam nukilan sambutannya yang menggugah, Bupati menekankan bahwa Tanggamus harus menyudahi perannya sebagai sekadar “penyedia” bagi daerah lain. Selama ini, kekayaan bumi seperti kopi dan kakao kerap terbang keluar daerah dalam bentuk mentah untuk diolah di pabrik-pabrik besar di Pulau Jawa.


​”Sekarang, saatnya kita perlahan mengubah haluan. Hilirisasi adalah kunci. Kita tidak ingin lagi melihat hasil laut dan bumi kita hanya lewat. Kita harus mampu mengolahnya di sini, menciptakan lapangan kerja di sini, dan memastikan kesejahteraan itu tinggal di rumah kita sendiri, di Tanggamus,” ujar Bupati dengan nada tegas namun penuh harapan.


​Beliau memaparkan bahwa dengan membangun ekosistem industri yang terintegrasi, nilai tambah produk lokal akan meningkat berkali-kali lipat. Hal ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam menurunkan angka kemiskinan dan mendongkrak indeks kesejahteraan rakyat secara merata.


Birokrasi yang “Jemput Bola”


​Menyadari kondisi fiskal daerah yang penuh tantangan, Bupati Saleh Asnawi menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk menanggalkan pola kerja “menunggu”. Beliau mendorong para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih agresif dalam bersinergi dengan pemerintah pusat.



​”Jangan hanya menunggu anggaran turun di meja. Kita harus bisa ‘jemput bola’. Jalin koordinasi intensif dengan kementerian di pusat untuk mengakses DAK maupun Dana Insentif Daerah. Kita butuh kreativitas dan proaktifitas untuk melobi pusat demi percepatan pembangunan daerah,” tambahnya.


​Integritas dan Budaya “Jalan Lurus”


​Pelantikan ini sendiri merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang transparan dan berbasis sistem merit, sesuai amanat UU No. 20 Tahun 2023. Bupati memastikan bahwa setiap pejabat yang terpilih telah melalui penyaringan ketat yang bebas dari praktik transaksional.


Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik

​Berikut adalah daftar 47 pejabat yang mengemban amanah baru untuk memperkuat pembangunan di Kabupaten Tanggamus:

​I. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II)

​RULLY RUNA YUDA, S.STP., M.Si. – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

​JON NOVRI, S.STP., M.IP. – Asisten Administrasi Umum.

​IVAN KURNIAWAN, S.T. – Kepala BKPSDM.

​NANANG SUMARLIN, S.H., M.M. – Kepala Badan Pendapatan Daerah.

​LUBERTO FABIOCA, S.E., M.M. – Kepala Dinas PPPA, Dalduk, dan KB.

​Drs. VIKTOR LIBRADI HS, M.H. – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

​ARIA RESUKIA, S.T., M.M. – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

​MARHASAN SAMBA, S.I.P. – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

​Drs. SABAR MARULAK SITANGGANG – Kepala Dinas Perhubungan.

​II. Pejabat Administrator (Eselon III)


WILDAN HISTORI, SIP. – Camat Kota Agung Timur.

BAYU MAHARDIKA, S.H., MAP. – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.

MADRIZAL, S.Pd. – Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

EVAYANI, S.Sos.I. – Kabid Ketenagaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

ATRIA ANTHONI, S.P., M.M. – Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan, TP dan Hortikultura.

ISHAK BASUKI, S.T. – Kabid Cipta Karya pada Dinas PUPR.

ARIANTONI, S.T., M.T. – Kabid Pengairan pada Dinas PUPR.

SUPARMONO, S.Kom., M.M. – Kabid Perencanaan Perekonomian pada Bapperida.

UZAIRI UHIDA, S.Pt., M.M. – Kabid Perencanaan Makro, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Bapperida.

ADHITYA RAMA DAEFI, S.E. – Kabid Riset dan Inovasi Daerah pada Bapperida.

NASRULLOH, S.E., M.M. – Kabid Perencanaan dan Keuangan pada RSUD Batin Mangunang.

Bdn. DAMSIANA, S.ST., M.Kes. – Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan.

RENSUS RENATUS SIMANJORANG, S.E., M.M. – Kabid Perindustrian pada Diskoperindag.

​III. Pejabat Pengawas (Eselon IV)

SITI ZUBAIDAH, S.H., M.M. – Kasi Ketenagaan PAUD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

ELIS SETYOWATI, S.E. – Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

SUPARMAN, S.Pd. – Kasi Kurikulum Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

YUZAK PRASETYADI, S.Sos. – Kasubbag Tata Usaha pada Diskominfo.

YULIANA, S.E. – Kasubbag Perencanaan dan Pelaporan pada Dinas Perhubungan.

HIDAYAT, S.E. – Kasi Penyelamatan dan Evakuasi pada Dinas Damkar dan Penyelamatan.

FITRIANA PUSPITA SARI, S.Kom. – Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Ketahanan Pangan, TP dan Hortikultura.

PRIMA KURNIAWAN, S.Kom., M.M. – Kasubbag Akuntansi Belanja pada BPKAD.

ROKI RISMAYEDI, S.E. – Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Bapenda.

RISNAWATI, S.E., M.M. – Kasubbid Penetapan Pajak Daerah I pada Bapenda.

NOFRIYANDI PUTRA, S.E. – Kasubbid Penerimaan Pajak Daerah pada Bapenda.

TRI KESUMA WARDANA, S.E. – Kasubbid Pelayanan, Pendataan, dan Penetapan Pajak pada Bapenda.

BUDI HARTONO, S.E. – Kasubbid Pengawasan dan Pembinaan Pajak Daerah pada Bapenda.

AHMAD IRSAN, S.P. – Kasi Pemerintahan pada Kecamatan Kota Agung.

MISRI JAYA, S.H. – Kasi Kesejahteraan Masyarakat pada Kecamatan Air Naningan.

EKA DAMAYANTI, AM.KL. – Kepala UPTD PPA pada Dinas PPPA, Dalduk dan KB.

​IV. Jabatan Fungsional

LINDA LESTARI, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

AGUNG TRY PRASETYO, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

YUNITA, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

CHANDRA AZURRA, S.Kom. – Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.

IMAM MUKHLASIN, S.H. – Analis Hukum Ahli Pertama.

BUKHARI, S.Pd. – Guru Ahli Pertama.

BUNGA HERNAWATI MANIHURUK, S.TP. – Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda.

RIZKI HIDAYAH, S.Pd. – Guru Ahli Pertama.

SEP RIZAL, S.Pd. – Guru Ahli Pertama.

​Bupati Saleh Asnawi menutup arahannya dengan pesan mendalam mengenai tanggung jawab moral. Melalui budaya kerja “Jalan Lurus”, beliau berharap 47 pejabat ini mampu menjadi mesin penggerak yang transparan dan proaktif demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tanggamus