Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Nasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Nasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Bupati Lampung Barat Buka Soekarno Cup 2026, Ajang Cari Bibit Atlet Futsal Daerah

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus secara resmi membuka Turnamen Futsal Soekarno Cup 2026 di Lapangan Siliwangi, Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Jumat (31/07).


Kegiatan ini sekaligus menjadi peresmian Lapangan Futsal Siliwangi.Turnamen yang diinisiasi DPC PDI Perjuangan Lampung Barat ini diikuti 56 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Barat.


Acara pembukaan diawali dengan pertandingan eksibisi antara tim Bupati Lampung Barat melawan tim panitia, yang disambut antusias ratusan warga yang hadir.


Parosil Mabsus mengapresiasi penyelenggaraan Soekarno Cup oleh PDI Perjuangan. Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat digelar pada bulan Juni yang bertepatan dengan bulan Bung Karno.



"Memang sudah seharusnya untuk memperingati bulan sang proklamator Soekarno kita menggelar kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini," ujarnya.


Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus menegaskan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana menjaring bibit atlet futsal terbaik asal Lampung Barat.


"Pemain terbaik nantinya akan diseleksi dan disiapkan, dibina dan dilatih agar ke depan dapat dikirim ke tingkat provinsi mewakili Lampung Barat," tuturnya.


Bupati Lampung Barat berpesan kepada dewan juri agar memperlakukan semua tim secara seimbang dan seadil-adilnya. Sebab tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat persaudaraan sekaligus menemukan atlet potensial.


"Harapannya ke depan dapat mengharumkan nama Lampung Barat di tingkat provinsi bahkan nasional," harap Parosil.


Dengan 56 tim yang berlaga, Soekarno Cup 2026 diharapkan Parosil Mabsus menjadi awal kebangkitan olahraga futsal di Lampung Barat. 


"Pemerintah daerah berkomitmen akan terus mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda," kata Bupati Lampung Barat. 


Sementara itu, Ketua Pelaksana Yogi Mandala Putra yang juga merupakan anggota DPRD Lampung Barat periode 2024–2029 dari PDI Perjuangan menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa Bung Karno.


"Turnamen ini kita gelar dalam rangka memperingati bulan Bung Karno, sekaligus membina dan menyalurkan hobi masyarakat di bidang olahraga," Pungkasnya.

Bupati Tanggamus Dorong Hilirisasi Kakao Dan Kopi Demi Tingkatkan Nilai Tambah Petani

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah, khususnya kakao, kopi, dan kelapa, saat peringatan World Chocolate Day 2026 bertema Strengthening Sustainable Cocoa Partnerships through Agroforestry and Market Collaboration di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Selasa (28/7/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Perindustrian RI, Pemerintah Provinsi Lampung, Bank Indonesia, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Rikolto Indonesia, Preferred by Nature, perusahaan pengolahan kakao nasional dan internasional, akademisi, serta ratusan petani kakao dari Tanggamus, Lampung Barat, dan Lampung Timur.


Turut mendampingi Bupati Tanggamus jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tanggamus, di antaranya perwakilan Bappeda, Kepala Dinas Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas KPTPH, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PMD, Dinas PPA Dalduk KB, Dinas Koperindag, Camat Semaka, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tanggamus.


Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A.,M.H., mengatakan Tanggamus memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kakao. Saat ini luas perkebunan kakao rakyat mencapai 13.640 hektare dengan produksi sekitar 8.672 ton yang menjadi sumber penghidupan bagi 17.634 kepala keluarga petani.


Menurutnya, peningkatan produksi kakao harus diikuti dengan pembangunan industri pengolahan di daerah agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati dari hasil panen, tetapi juga dari proses pengolahan hingga pemasaran.



"Kita berharap ke depan seluruh hasil pertanian yang ada di Tanggamus hilirisasinya ada di sini. Kalau nanti ada pabrik di sini, proses di sini, pemerintah akan mendapatkan pajak untuk pembangunan, masyarakat memperoleh manfaat CSR, harga lebih terjamin, dan lapangan kerja juga akan terbuka," kata Saleh Asnawi.


Ia mencontohkan komoditas kopi robusta Tanggamus yang selama ini banyak dikirim ke luar daerah untuk diolah sehingga nilai tambahnya belum dinikmati masyarakat setempat.


"Selama ini kopi robusta dari Tanggamus dibawa ke daerah lain untuk diproduksi. Yang menikmati nilai tambah bukan Tanggamus. Karena itu kami ingin hilirisasi dilakukan di daerah sendiri," ujarnya.


Selain kopi, pemerintah daerah juga menargetkan pengembangan industri kakao dan kelapa. Bahkan, menurut Saleh, pengolahan cokelat skala rumah tangga akan didorong melalui pemberdayaan kelompok PKK.


"Kakao ke depan akan kita hilirisasi di sini. Saya ingin nantinya menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu PKK dengan mesin sederhana sehingga mampu menghasilkan produk cokelat yang memiliki nilai jual," tambahnya.


Bupati juga mengungkapkan pemerintah tengah membuka peluang kerja sama investasi, termasuk dengan investor dari Korea Selatan untuk mendukung pengembangan industri hilir sektor perkebunan.


Sementara itu, Direktur Program Kakao Asia Tenggara Rikolto, Nuzul Qodri, mengatakan Program Climate Change Adaptation Modality (CCAM) yang dijalankan sejak 2023 telah mendampingi petani kakao di Kecamatan Semaka, Wonosobo, dan Pematang Sawa.


"Sebanyak 950 petani telah mengikuti pelatihan budidaya kakao yang baik dan agroforestri. Kami juga memberikan pelatihan agribisnis serta distribusi ribuan bibit tanaman pendukung sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan kebun kakao," jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, perwakilan Preferred by Nature, Kiswara Santi, menekankan pentingnya penerapan sistem agroforestri untuk menjaga keberlanjutan produksi kakao di tengah tantangan perubahan iklim.


"Kami ingin mempertemukan seluruh pemangku kepentingan agar kakao Lampung kembali menjadi primadona dunia. Tanpa agroforestri, perubahan iklim dikhawatirkan akan memengaruhi kualitas bahkan keberlanjutan tanaman kakao di masa depan," katanya.


Selain seremoni pembukaan, kegiatan World Chocolate Day 2026 diisi dengan penanaman pohon bersama, kunjungan demplot agroforestri, pameran usaha petani (Farmer Business Showcase), serta agenda business matching antara kelompok tani dan pelaku industri sebagai upaya memperkuat rantai pasok kakao berkelanjutan.

Amrullah

Meski Berulang Kali Disorot, PT Star Energy Dinilai Masih Bungkam : Transparansi Proyek Panas Bumi Di Kawasan TNBBS Dipertanyakan

 


Lampung Barat,(gerakmedia) ) -- Berbagai sorotan terhadap aktivitas proyek panas bumi PT Star Energy di wilayah Suoh–Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, hingga kini dinilai belum mendapat penjelasan resmi dari pihak perusahaan. Sejumlah persoalan yang sebelumnya telah menjadi perhatian publik, mulai dari kondisi jalan yang disebut mengalami kerusakan akibat aktivitas proyek, debu yang dikeluhkan warga, hingga minimnya keterbukaan informasi, masih menyisakan tanda tanya.


Proyek panas bumi yang berada di kawasan berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) tersebut terus menjadi perhatian masyarakat karena dinilai memiliki dampak terhadap aspek sosial, lingkungan, dan infrastruktur. Namun, hingga kini PT Star Energy belum memberikan pernyataan resmi yang menjawab berbagai isu yang berkembang.


Selain dampak operasional, pola pengamanan di area proyek juga menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang diterima redaksi dari sejumlah pihak, akses menuju lokasi proyek dijaga cukup ketat. Wartawan yang hendak melakukan peliputan disebut tidak dapat memasuki area proyek tanpa memperoleh izin dari pihak perusahaan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana keterbukaan perusahaan terhadap media dan publik dalam memperoleh informasi terkait pelaksanaan proyek.


Sejumlah elemen masyarakat menilai fungsi hubungan masyarakat (humas) perusahaan seharusnya tidak hanya menjadi penyampai informasi internal, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan media. Minimnya tanggapan atas berbagai pemberitaan dinilai berpotensi memperkuat persepsi bahwa komunikasi publik perusahaan belum berjalan secara optimal.


Masyarakat juga berharap PT Star Energy memberikan penjelasan terbuka mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menjawab berbagai keluhan warga, termasuk penanganan kerusakan jalan yang diduga berkaitan dengan mobilitas kendaraan proyek, upaya pengendalian debu, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.


Sejumlah elemen masyarakat juga menilai keterbukaan informasi merupakan salah satu kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap proyek-proyek strategis. Penjelasan yang disampaikan secara terbuka dan tepat waktu dinilai mampu mengurangi spekulasi, memberikan kepastian informasi, serta menciptakan hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat.


Hingga berita ini diterbitkan, PT Star Energy belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai sorotan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi PT Star Energy untuk menggunakan hak jawab maupun hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. (***)

Asisten Pemerintahan Rakyat Tanggamus Resmikan Acara Lomba Tari Kreasi Garapan Tradisional



Kota Agung,(gerakmedia) -- Bupati Tanggamus yang diwakilkan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  Rully Runa Yuda, S. STP. M. Si, secara resmi membuka Acara Perlombaan Tari Kreasi Garapan Tradisional yang di Selenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangaamus Tahun 2026 , acara berlangsung di Taman Soekarno Hatta Kecamatan Kotaagung, Rabu (22/7/2026).


Tema kegaitan hari ini adalah Dengan budaya kerja jalan lurus kita lestarikan warisan budaya Tanggamus melalui Kreativitas tari kreasi  Garapan Tradisional berbasis kearifan Lokal. 


Bupati Tanggamus yang diwakilkan oleh Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Ruli Runa Yuda S.STP. MSi., dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan apresiasi saya sampaikan kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sehingga kegiatan ini terlihat meriah dan insyaallah sampai selesainya acara dapat berlangsung aman damai dan lancar. 


Penghargaan dan ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada peserta lomba dan tokoh seni yang hadir disini yang terus membimbing dan membina anak anak kita untuk terus mencintai tari kreasi dan budaya , mari terus jaga persatuan dan kesatuan kita angkat seni budaya yang ada di Kabupaten Tanggamus. 


Bupati juga mengatakan lomba tari kreasi garapan  tradisional ini bukan sekadar ajang kompetisi melainkan menjadi ruang kreativitas bagi para seniman koreografer dan sanggar seni dan generasi muda untuk terus berkarya dengan tetap tradisional nilai nilai budaya tradisional. 


Selanjutnya bupati berharap melalui kegiatan ini akan lahir penari penari berbakat koreografer kreatif dan karya karya tari yang mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Tanggamus di tingkat Provinsi dan Nasional, ujarnya.



Dalam sambutan Kadis Pendidikan yang diwakilkan oleh Sekretaris Pendidikan Pramadya M. Kes Pelaksanaan Lomba Tari Kreasi Garapan Tradisional merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan daerah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku seni, sanggar tari, sekolah, dan generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas melalui karya tari yang berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.


Kadis juga mengatakan kegiatan ini diselenggarakan sebagai implementasi program Pemerintah Daerah dalam urusan pemerintahan bidang kebudayaan, sekaligus mendukung upaya pelestarian seni tradisi agar tetap hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya daerah.


Tujuan Pelaksanaan Kegiatan ini adalah

1. Melestarikan dan mengembangkan seni tari tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

2. Meningkatkan kreativitas para koreografer, seniman, sanggar seni, dan generasi muda dalam menciptakan karya tari berbasis budaya lokal.

3. Menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan kepedulian masyarakat terhadap budaya daerah.

4. Menjadi media pembinaan, apresiasi, dan regenerasi pelaku seni tari di Kabupaten Tanggamus.

5. Mempromosikan potensi seni budaya Kabupaten Tanggamus kepada masyarakat yang lebih luas.


Sasaran Pelaksanaan kegiatan ini adalah sanggar seni, sekolah, komunitas seni, serta pelaku budaya yang berada di wilayah Kabupaten Tanggamus. 


Adapun peserta yang mengikuti lomba dari 16 Kecamatan diantaranya SMP N 1 Semaka, SD N 1 Way Jaha (Pugung) , Panca Sanata (Kelumbayan), SMP N 1 kota agung , Sanggar Jejama Seandanan (Pematang Sawa) , SMP 1 Kota Agung, Sanggar Seni Budaya Buana Agung (Bulok), SMP N 1 Kelumbayan Barat, Sanggar Juniordanceart (Pulau panggung) , Sanggar Khanggom Muakhi (Kota Agung Barat) , Sanggar Sai Makhga (Limau), Sanggar Khagom Budaya (Gisting) , SDN Sridadi Wonosobo , Sanggar Nawasena Mulia Larasati (Sumberejo), Sanggar Tungga Production (Kota Agung), SMP N 1 Bandar Negeri Semuong, SMP N 1 Kota Agung Timur, SMP N 1 Air Naningan, SMKS Muhammadiyah Kota Agung, Sanggar Jejama Seandanan (Pematang Sawa). 


Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan semata, tetapi mampu melahirkan karya-karya tari kreasi yang berkualitas, menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Tanggamus, serta dapat mewakili daerah dalam berbagai festival seni budaya di tingkat provinsi maupun nasional, ucapnya"



Hadir dalam acara kegiatan Bupati Tanggamus yang diwakilkan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ruli Runa Yuda, S. ST. M. Si, Kadis Pendidikan yang diwakilkan oleh Sekretaris Pendidikan Pramadya, M, Kes, Anggota Dewan H. Tahang dari Praksi Gerindra, ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus atau yang mewakili, Kepala OPD Kabupaten Tanggamus;  Camat se-Kabupaten Tanggamus , Lurah se-Kecamatan Kota Agung, Ketua DKT, PPSDSBL, Sanggar Tari; Dewan Juri dan peserta Lomba Tari Kreasi.

Tanggamus Bahas Stabilitas Harga Pangan Hingga Dukungan Program 3 Juta Rumah

 


Tanggamus, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah secara virtual di Ruang Rapat Wakil Bupati Tanggamus, Senin (20/7/2026).


Rakor dipimpin Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya Mega. Turut hadir Inspektur Kabupaten Tanggamus Suhendar Z, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Kadis Naker Dharma Saputra, perwakilan Polres Tanggamus, Kodim 0424/Tanggamus, Kejaksaan Negeri, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Tanggamus, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya Mega mengatakan, rakor membahas perkembangan inflasi nasional dan Provinsi Lampung, kondisi harga pangan di Kabupaten Tanggamus, neraca ketersediaan bahan pangan, serta evaluasi berbagai program pengendalian inflasi yang telah dilaksanakan sepanjang 2026.


"Rakor ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan pangan, sekaligus mengevaluasi langkah-langkah pengendalian inflasi agar tetap efektif," ujar Hendra Wijaya.


Berdasarkan laporan Tim Pengendalian Inflasi Kabupaten Tanggamus per 20 Juli 2026, secara nasional inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,34 persen, sementara secara bulanan (month to month/m-to-m) terjadi deflasi 0,44 persen. Komoditas penyumbang inflasi nasional terbesar berasal dari emas perhiasan sebesar 0,61 persen, bensin 0,25 persen, ikan segar 0,23 persen, dan beras 0,16 persen.



Sementara itu, Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan sebesar 2,46 persen dengan inflasi bulanan 0,55 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar sebesar 1,75 persen, disusul perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,63 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,26 persen, serta transportasi sebesar 0,52 persen. Adapun kelompok pendidikan mengalami deflasi sebesar 1,18 persen.


Untuk kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang menjadi sampel Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 3,25 persen, sedangkan terendah di Kota Bandar Lampung sebesar 2,08 persen.


Laporan juga menunjukkan perkembangan harga sejumlah komoditas strategis di Kabupaten Tanggamus melalui Sistem Informasi Komoditas Pangan dan Pertanian (SIKOPP). Harga beras medium masih stabil di angka Rp13.125 per kilogram, gula pasir Rp17.300 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp20.750 per liter, daging ayam Rp27.750 per kilogram, dan daging sapi Rp130.000 per kilogram.


Sementara itu, harga telur ayam ras mengalami kenaikan dari Rp25.375 menjadi Rp26.000 per kilogram, sedangkan bawang merah turun dari Rp38.000 menjadi Rp36.750 per kilogram. Harga cabai merah besar juga turun menjadi Rp35.750 per kilogram, sementara cabai rawit tetap berada di angka Rp41.750 per kilogram.


Dari sisi ketersediaan pangan, neraca pangan Kabupaten Tanggamus menunjukkan kondisi surplus pada berbagai komoditas utama. Ketersediaan beras mencapai 106.675 ton dengan kebutuhan 5.297 ton, sehingga masih terdapat surplus sekitar 101.379 ton.


Komoditas lainnya juga berada dalam kondisi aman, di antaranya jagung surplus 8.762 ton, kedelai 29 ton, bawang merah 15 ton, bawang putih 35 ton, cabai rawit 17 ton, cabai besar 12 ton, daging sapi atau kerbau 477 ton, daging ayam ras 4.079 ton, telur ayam ras 3.769 ton, gula pasir 11.876 ton, serta minyak goreng 102 ton.


Dalam laporan tersebut juga dipaparkan perkembangan Indikator Perkembangan Harga (IPH) sebagai indikator potensi inflasi di daerah non-IHK. Pada minggu kedua Juli 2026, IPH Kabupaten Tanggamus tercatat sebesar 0,06 persen, dipengaruhi perubahan harga gula pasir, tepung terigu, dan bawang merah. Sementara rata-rata IPH Juni 2026 sebesar 0,40 persen dengan komoditas utama penyebab fluktuasi berasal dari cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.


Sepanjang 2026, Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan berbagai langkah pengendalian inflasi, mulai dari penyusunan roadmap TPID, High Level Meeting yang dipimpin Wakil Bupati, bazar pasar murah menjelang Ramadan, operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi, Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kecamatan, operasi pasar minyak goreng serentak, capacity building TPID bersama Kejaksaan Negeri Kotaagung, hingga penyusunan neraca pangan daerah.


"Berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi," kata Hendra.


Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan agar pengendalian inflasi berjalan optimal, pasokan pangan tetap tersedia, dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terus dipertahankan.

Amrullah

Forkopimda Tanggamus Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah, Bupati : Pemerintah Harus Hadir Untuk Masyarakat

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengusung tema "Sinergi Forkopimda dalam Mewujudkan Kondusivitas IPOLEKSOSBUDHANKAM Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 dengan Budaya Kerja Jalan Lurus" di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Senin, (6/7/2026).


Rakor dipimpin Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dan dihadiri Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Kejaksaan Negeri Tanggamus yang diwakili Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Tri Nurandi Sinaga, unsur Badan Intelijen Daerah (Binda), Sekretaris Daerah Suaidi, para asisten, kepala OPD, serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Tanggamus.


Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tanggamus Rully Runa Yuda dalam paparannya menjelaskan, keberadaan Forkopimda bertujuan menciptakan hubungan harmonis antarunsur pimpinan daerah, menyelesaikan persoalan strategis, memperkuat deteksi dini, cegah dini, dan penanganan dini, sekaligus menjaga stabilitas politik, sosial, dan penyelenggaraan pemerintahan.


Ia juga memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah, mulai dari penguatan ideologi Pancasila, penyaluran bantuan keuangan partai politik, penertiban pasar, pemberantasan rokok ilegal, penertiban tambang ilegal, hingga pengembangan destinasi wisata Pantai Muara Indah.


Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo menegaskan bahwa kondisi politik di Kabupaten Tanggamus secara umum tetap kondusif meski dinamika internal partai politik tetap terjadi.


"Kalau bicara politik di Kabupaten Tanggamus, semuanya secara umum berjalan kondusif. Dinamika di internal partai merupakan hal yang wajar, tetapi secara keseluruhan situasi politik tetap aman dan kondusif," ujarnya.


Agung juga meminta agar setiap program pemerintah daerah benar-benar selaras dengan RPJMD dan visi misi kepala daerah sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.


Selain itu, ia menyoroti penataan pasar maupun penertiban tambang agar selalu dibarengi solusi bagi masyarakat.



"Ketika pemerintah melakukan penertiban, tentu harus diikuti solusi. Pedagang juga harus diberikan sarana dan prasarana sehingga penataan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat," katanya.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko menyampaikan sejumlah isu keamanan yang menjadi perhatian, mulai dari konflik lahan, kondisi Jembatan Way Kandis, kecelakaan lalu lintas, hingga upaya menjaga stabilitas keamanan menjelang berbagai agenda masyarakat.


Ia mengungkapkan, penyelesaian konflik lahan dilakukan melalui pendekatan persuasif sembari tetap menghormati proses hukum yang berjalan.


"Kami terus mengedepankan komunikasi kepada seluruh pihak agar tidak berkembang menjadi konflik sosial. Semua proses hukum berjalan dan kami mengajak masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tegas Rahmat.


Kapolres juga menyampaikan perkembangan program penanaman bawang putih di Kecamatan Ulu Belu yang menjadi bagian dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.


Sementara itu, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono memaparkan sejumlah isu strategis daerah sepanjang Januari hingga Juni 2026 berdasarkan aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.


Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah maraknya penyebaran informasi bernuansa SARA dan hoaks di media sosial akibat rendahnya literasi digital masyarakat.


"Masih ditemukan unggahan bernuansa SARA yang berpotensi memicu perpecahan. Karena itu kami terus mengedukasi masyarakat melalui komunikasi sosial dan penguatan wawasan kebangsaan," ujarnya.


Dari sisi penegakan hukum, Kasi Datun Kejari Tanggamus Tri Nurandi Sinaga menyampaikan sejumlah perhatian, di antaranya potensi penyimpangan dana desa, tingginya penyalahgunaan narkotika, konflik agraria, hingga potensi polarisasi sosial pasca agenda politik.


Ia mengatakan Kejaksaan terus mengoptimalkan program Jaga Desa, penyuluhan hukum, serta mendorong pembangunan pusat rehabilitasi narkotika di Kabupaten Tanggamus.


"Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung pembangunan pusat rehabilitasi ketergantungan narkotika agar penanganan korban penyalahgunaan narkoba menjadi lebih efektif," katanya.


Sementara itu, perwakilan Binda Tanggamus, Fadil, mengungkapkan adanya sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari penyebaran paham khilafah melalui komunitas terselubung, dinamika pergerakan mahasiswa, konflik satwa liar dengan masyarakat, aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan, hingga peredaran senjata api ilegal yang diduga berkaitan dengan maraknya kasus begal.


Sekretaris Daerah Tanggamus Suaidi menekankan pentingnya komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dan DPRD, sekaligus memperkuat koordinasi hingga tingkat Forkopimcam agar setiap persoalan sosial dapat diantisipasi sejak dini.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menegaskan seluruh persoalan akan dibahas secara komprehensif dengan melibatkan seluruh instansi terkait, termasuk persoalan tambang rakyat.


Menurutnya, pemerintah harus mampu membedakan aktivitas masyarakat untuk kebutuhan pribadi dengan kegiatan yang bersifat komersial.


"Kita harus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Tetapi tentu ada batasannya. Kalau sudah bersifat komersial dan melanggar aturan, tentu harus ditindak sesuai ketentuan. Semua ini akan kita pelajari bersama agar ada solusi yang berpihak kepada masyarakat namun tetap sesuai aturan," tegas Bupati.


Ia berharap sinergi seluruh unsur Forkopimda terus diperkuat sehingga stabilitas daerah tetap terjaga dan pembangunan di Kabupaten Tanggamus dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.

340 Guru Dan Kepala Sekolah Ikuti Seminar, Bupati Parosil Perkuat Kolaborasi Dengan FKIP Unila



Lampung Barat, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas di bidang pendidikan. Salah satunya melalui Seminar Nasional Pendidikan bertajuk "Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan" yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (4/7/2026).


Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat dengan Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Lampung (Unila) itu diikuti sebanyak 340 peserta, terdiri dari guru, kepala sekolah, dosen, serta insan pendidikan lainnya.


Sebanyak 257 peserta hadir langsung, sementara 83 peserta mengikuti secara daring.


Seminar tersebut dihadiri langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat, Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., Koordinator Prodi Magister Administrasi Pendidikan Dr. Handoko, S.T., M.Pd., jajaran perangkat daerah, kepala sekolah dan guru dari 15 Kecamatan yng ada di Lampung Barat, dosen, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.


Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus mengapresiasi FKIP Universitas Lampung yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyelenggarakan seminar nasional tersebut.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mencetak pemimpin-pemimpin pendidikan yang berkualitas.



"Seminar seperti ini bukan hanya menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk mempersiapkan kepala sekolah dan guru yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki integritas dalam memajukan dunia pendidikan," ujar Parosil.


Parosil juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.


Hal itu dibuktikan dengan alokasi anggaran pendidikan yang mencapai sekitar 36 persen dari APBD Lampung Barat.


Anggaran tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti pemberian beasiswa bagi peserta didik hingga penyediaan seragam sekolah gratis.


Menurutnya, program-program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Ia berharap seminar tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner dan guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi sehingga siap menjadi pemimpin pendidikan di masa mendatang.


Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP Universitas Lampung, Dr. Riswandi, M.Pd., mengatakan bahwa pemimpin masa depan tidak hadir begitu saja, melainkan dibentuk melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan diperkuat di sekolah.


"Pemimpin masa depan tidak lahir dengan kebetulan, tetapi dibentuk melalui karakter. Pembentukan karakter yang utama berasal dari keluarga, kemudian diperkuat melalui pembelajaran di sekolah dan di kelas.


Guru-gurulah yang sesungguhnya menyusun cetak biru lahirnya para pemimpin masa depan," kata Dr. Riswandi.


Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan.


Seminar itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Dr. Atik Rusdiani, M.Pd.I., dan Dr. Siti Rahma Sari, M.Pd., dengan moderator Dr. Ujang Efendi, M.Pd.I.


Berbagai materi yang disampaikan membahas penguatan kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, hingga strategi membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul.


Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan FKIP Universitas Lampung yang ditandatangani langsung oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung Barat.

Respon Cepat, Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Kunjungi Lansia Penderita Stroke Dan Balita Mengidap Kelainan Jantung

 


Taggamus,(gerakmedia) -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, M.M., CRP., menunjukkan respons cepat dengan mengunjungi Hamidah (64), warga Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung, yang menderita stroke, pada Rabu (1/7/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanggamus terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.


Dalam kesempatan itu, dr. Herry Novrizal juga menyerahkan tali asih kepada Hamidah sebagai bentuk perhatian dan dukungan.


Sebelumnya, kisah Pilu Hamidah ramai diberitakan berbagai media cetak dan online. Lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi itu dikabarkan belum mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan berharap dapat memperoleh pengobatan untuk kesembuhannya.


Didampingi jajaran Dinas Kesehatan dan Lurah Baros, Kepala Dinas Kesehatan berdialog langsung dengan Hamidah dan keluarganya untuk memastikan kondisi kesehatan serta kebutuhan pelayanan yang diperlukan.


Menurut dr. Herry Novrizal, hasil penelusuran menunjukkan bahwa kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Hamidah berada di bawah penanganan rumah sakit swasta. Meski demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus tetap berkomitmen memberikan pelayanan karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat.



"Kami sudah berbincang dengan Ibu Hamidah dan sangat prihatin dengan kondisinya. masalahnya kepesertaan JKN beliau berada di rumah sakit swasta sehingga seharusnya pihak swasta yang menangani. Namun karena ini menyangkut kesehatan masyarakat dan masih dalam wilayah kerja kami, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus berkomitmen menjangkau serta memberikan pelayanan semaksimal mungkin agar beliau memperoleh layanan kesehatan sesuai kebutuhannya," ujar dr. Herry Novrizal.


Ia juga mengaku telah menginstruksikan Bidan Desa untuk melakukan pemantauan rutin setiap bulan sekaligus memastikan ketersediaan obat selama satu bulan bagi Hamidah.


Selain mengunjungi Hamidah, Kepala Dinas Kesehatan juga menyambangi Rumah Sakit Batin Mangunang Kota Agung untuk melihat kondisi Zakia, balita berusia sembilan bulan asal Kelurahan Baros yang menderita Atrial Septal Defect (ASD) atau kelainan jantung bawaan.


Menurut dr. Herry Novrizal, kondisi Zakia saat ini sudah berangsur membaik dan kelainan pada jantung sudah pulih serta Demam yang sebelumnya dialami telah menurun, sementara infeksi saluran pernapasan yang dideritanya diduga dipicu paparan asap pembakaran sampah rumah tangga.


"Alhamdulillah kondisi Zakia sudah membaik. Saya berpesan kepada keluarga agar menghindarkan anak dari paparan asap pembakaran sampah, asap rokok, maupun asap lainnya. Mari kita lindungi anak-anak dari paparan asap agar mereka tumbuh sehat," katanya.


Sementara itu, suami Hamidah, Bai Haki (73), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus.


"Terima kasih kepada Bapak dr. Herry Novrizal,M.M.CRP., yang telah datang melihat kondisi istri saya, memberikan bantuan serta arahan. Semoga dengan perhatian dan pelayanan yang diberikan, istri saya bisa mendapatkan pengobatan yang baik dan pulih seperti sediakala," ungkapnya.

Parosil Mabsus Laporkan 87 KDMP Berdiri Di Lampung Barat Saat Terima Kunjungan Pangdam XXI Raden Intan

 


Lampung Barat,(gerakmedia.com) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melaporkan hingga Juni 2026 sudah 87 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri di Lampung Barat. Satu unit di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto melalui zoom Rabu, (24/6/2026).


Laporan itu disampaikan Parosil saat menerima kunjungan Panglima Kodam XXI Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak. 


Pangdam hadir meninjau langsung pembangunan KDMP di daerah. Bupati menyampaikan rasa bangga dan terharu atas kehadiran Pangdam. Ia menilai kunjungan tersebut memberi motivasi bagi pengelola koperasi sekaligus mempercepat proses pembangunan KDMP.


"Pembangunan KDMP kami utamakan di lokasi strategis di pinggir jalan. Dari 87 unit, 16 lokasi merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lampung Barat," kata Parosil.


Selain KDMP, Bupati juga memaparkan capaian program prioritas lain. Untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) Lampung Barat telah mengoperasikan 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan membentuk tim Satgas MBG.



Untuk pelayanan kesehatan gratis, capaian Lampung Barat berada di urutan ke-13 nasional. Parosil berkomitmen meningkatkan capaian itu melalui edukasi ke masyarakat.


"Sekarang kami fokus pada pemahaman masyarakat terkait kesehatan. Masih banyak masyarakat yang takut untuk pemeriksaan kesehatan," ujarnya.


Menanggapi laporan Bupati, Pangdam Kristomei menegaskan TNI siap membantu pembangunan KDMP. Ia memastikan TNI tidak akan mengelola koperasi, hanya membantu pembangunan fisik.


"Kami siap mendukung apa yang menjadi program pemerintah daerah," kata Pangdam.


Pangdam meminta KDMP di Lampung Barat dikelola dengan baik agar target yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai.


"Saya berharap pengelolaan KDMP di Lampung Barat dikelola dengan baik agar apa yang ditargetkan Pemerintah pusat dapat tercapai," tutupnya.

48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda, Ditempa Tak Hanya Jadi Pesilat, Tetapi Penjaga Akhlak Dan Tradisi



Tanggamus, (GM) -- Semangat persaudaraan, nilai keislaman, dan pelestarian budaya pencak silat berpadu dalam acara Wisuda dan Tasyakuran Santri Utama Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Angkatan V Tahun 2026 yang digelar di Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Minggu,( 7/6/2026).


Sebanyak 48 santri utama resmi diwisuda setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, pembinaan, dan pengujian yang menjadi syarat kelulusan di lingkungan Pagar Nusa.


Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Mujibul Umam dan Edy Yalismi, Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus KH. Samsul Hadi, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar, unsur Uspika Kecamatan Kota Agung, para pendekar, pengurus, pelatih, serta keluarga santri wisudawan.


Sambutan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus Suhartono.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar wadah pembelajaran bela diri, melainkan ruang pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.



"Pagar Nusa bukan semata untuk bela diri, mencari kekuatan atau dukungan teman. Pagar Nusa adalah wadah melestarikan budaya pencak silat Indonesia yang berkembang di lingkungan Nahdliyin dari Sabang sampai Merauke," demikian pesan Bupati.


Ia juga mengingatkan para santri bahwa tantangan terbesar dalam kehidupan bukan berasal dari luar diri manusia, melainkan dari dalam dirinya sendiri.


"Musuh terbesar umat manusia adalah dirinya sendiri, yaitu hawa nafsunya sendiri. Karena itu teruslah belajar, berlatih, dan menjaga akhlak," pesannya.


Bupati turut mengapresiasi para pendiri, tokoh, pendekar, dan pelatih Pagar Nusa yang selama ini tanpa lelah membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berbudaya, dan memiliki semangat pengabdian.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar menjelaskan bahwa wisuda merupakan bagian dari proses panjang kaderisasi yang telah dilalui para santri.


Menurutnya, seluruh peserta tidak hanya diuji kemampuan fisik dan teknik pencak silat, tetapi juga pemahaman keagamaan dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.


"Mereka sudah kita didik, kita tempa, dan melalui berbagai ujian. Ujian terakhir ini menjadi bukti bahwa mereka lulus secara fisik, pengetahuan, serta memahami nilai-nilai Nahdlatul Ulama dan Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi ruh Pagar Nusa," ujar Hajin M. Umar.


Ia menegaskan, setelah diwisuda para santri tidak berhenti berlatih, melainkan didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi.


"Kita sudah memiliki banyak atlet yang meraih prestasi tingkat provinsi hingga nasional. Harapan kami, kader-kader Pagar Nusa ini terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet silat berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus," katanya.


Hajin juga mengungkapkan bahwa seluruh pelatih dan pengurus hingga saat ini masih mengabdikan diri secara sukarela tanpa honor.


"Kami belum mampu memberikan honor kepada para guru dan pelatih. Ini adalah bentuk pengabdian lillahi ta'ala. Yang terpenting bagi kami adalah mencetak kader yang berakhlak, bertakwa, dan mampu membawa prestasi bagi diri, keluarga, serta daerahnya," ungkapnya.


Rangkaian kegiatan wisuda sendiri telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya melalui pembinaan mental dan spiritual. Para santri mengikuti shalawatan, istighotsah, ceramah keagamaan, hingga penguatan nilai-nilai ke-NU-an sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi pencak silat dari sejumlah padepokan di Kabupaten Tanggamus. Penampilan diawali oleh santri Padepokan Tapak Karuhun Kota Agung di bawah asuhan Taufik Radianto, dilanjutkan Padepokan AsmaAllah Sumberjo asuhan Her Subagio, Padepokan Macan Kumbang asuhan Asep Hidayat, SPKI Ulu Belu asuhan Bahrul, serta atraksi dari padepokan yang dibina langsung oleh Hajin M. Umar dan perguruan Bandrong.


Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Melalui wisuda angkatan kelima ini, Pagar Nusa Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan memiliki kecintaan terhadap tradisi serta nilai-nilai kebangsaan.

Kapolri Cup 2026 : Dua Personil Polda Lampung Dipercaya Jadi Pengadil Di Kejuaraan Judo




Lampung, (GM) -- Polda Lampung tidak hanya mengirimkan atlet-atlet terbaiknya dalam ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga sportivitas dan kualitas pertandingan Selasa, (19/05/2026).


Dua Perwira Menengah (Pamen) Polda Lampung secara resmi ditunjuk dan dipercaya untuk bertugas sebagai juri dan wasit dalam kejuaraan bergengsi tingkat nasional tersebut.


Kedua personel terbaik Polda Lampung yang mendapatkan amanah tersebut adalah :


Kompol Juli Sundara, S.Pd. (Jabatan Kasubdit Kamsel Dit Lantas Polda Lampung) memiliki kompetensi di mana dirinya telah mengantongi lisensi sebagai Wasit Nasional sejak tahun 2022.


Kompol Sukamso, S.Pd. (Jabatan Kasubbag Rohjashor Bag Watpers Ro SDM Polda Lampung) merupakan sosok pengadil senior yang telah menyandang predikat sebagai Wasit Nasional sekaligus Juri KATA (Seni) tingkat Asia sejak tahun 2022.



Pengalaman matang dan sertifikasi resmi yang mereka miliki sejak tahun 2022 ini menjadi jaminan bahwa jalannya pertandingan di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 akan berlangsung secara adil, transparan, objektif, dan sesuai dengan standar regulasi tertinggi.


Untuk menjaga objektivitas dan kualitas pertandingan sekelas Kapolri Cup, PB PJSI menerapkan standar seleksi yang sangat ketat. 


Tidak semua juri dan wasit di Indonesia mendapatkan panggilan tugas ini, melainkan hanya mereka yang dinilai memiliki integritas tinggi serta rekam jejak yang matang.


Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan kedua personil tersebut.


"Ini merupakan kehormatan besar bagi Polda Lampung. Dipercaya menjadi juri dan wasit di ajang sekelas Kapolri Cup membuktikan bahwa kompetensi personel kita diakui di tingkat markas besar. Kami yakin Kompol Juli Sundara dan Kompol Sukamso akan menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan menjunjung tinggi fair play," ujar Helfi.


Keterlibatan aktif ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Lampung dalam mendukung penuh pengembangan bakat dan prestasi anggota di bidang olahraga. 


Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 sendiri merupakan agenda tahunan Polri yang menjadi wadah bagi para personel kepolisian seluruh Indonesia untuk menyalurkan bakat, menguji fisik, serta mempererat tali silaturahmi.


Dengan adanya perwakilan dari Polda Lampung sebagai perangkat pertandingan (wasit/juri), diharapkan dapat memotivasi personel Polda Lampung lainnya khususnya para srikandi dan bhayangkara muda untuk terus mengukir prestasi, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

Tanggamus Genjot Capaian UCJ 2026, Ribuan Pekerja Rentan Sudah Terlindungi

 


 

TANGGAMUS, (GM) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendorong percepatan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) tahun 2026. Hal ini terungkap dalam kegiatan asistensi dan monitoring evaluasi (monev) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Bapperida Jumat, (24/4/2026).


Kegiatan tersebut diikuti sejumlah OPD, di antaranya Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas PMD.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tanggamus, Doni Sangaji Barisang, menjelaskan bahwa Pemkab Tanggamus telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk mendukung program tersebut.


“Pada tahun 2026, Kabupaten Tanggamus telah menganggarkan sebesar Rp1.099.929.600 untuk perlindungan pekerja rentan,” ujarnya.


Ia merinci, anggaran tersebut terdiri dari belanja iuran jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp654.720.000 dan iuran jaminan kematian sebesar Rp445.209.600.



“Anggaran tersebut sudah direalisasikan sejak Maret 2026 untuk 5.456 pekerja rentan dengan masa perlindungan selama 12 bulan,” jelas Doni.


Tak hanya itu, Pemkab Tanggamus juga memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja sektor perkebunan.


“Melalui DBH Sawit, kami juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp10.080.000 untuk 50 pekerja perkebunan sawit yang belum terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambahnya.


Menurut Doni, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan pekerja, khususnya yang masuk kategori rentan.


“Kami juga akan menginternalisasikan nomenklatur UCJ ke dalam dokumen Perubahan RKPD Tahun 2026 sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program nasional ini,” tegasnya.


Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Tanggamus optimistis capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di daerahnya dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pekerja.

Polres Lampung Barat Gelar Upacara Kesadaran Nasional Dan Kenaikan Pangkat ASN



LAMPUNG BARAT, (GM) -- Polres Lampung Barat menggelar Upacara Kesadaran Nasional sekaligus pelantikan kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lapangan apel Mapolres setempat, Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat utama dan personel Polres Lampung Barat Jumat, (17/04/2026). 


Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan prosesi kenaikan pangkat bagi ASN Rusmaniah, S.IP., yang resmi beralih dari Golongan II/d menjadi III/a. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja optimal yang telah diberikan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di lingkungan Polres Lampung Barat.



Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H., menyampaikan bahwa upacara ini merupakan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan serta memperkuat disiplin personel.


"Kenaikan pangkat ini bukan sekadar rutinitas, melainkan penghargaan negara atas prestasi dan loyalitas yang tinggi. Kami berharap dengan pangkat yang baru, semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga harus semakin meningkat," ujar Kompol Abdul Rasyid.


Selain pemberian ucapan selamat kepada personel yang naik pangkat, pimpinan upacara juga menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh seluruh peserta upacara dengan tetap menjaga ketertiban.(humas)

Jelang Hari Buruh Internasional : Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Sispam Mako Pastikan Kesiapsiagaan Personel

 


Lampung Barat, (GM) -- Guna memastikan kesiapan personel dan sistem pengamanan internal dalam menghadapi dinamika agenda nasional, Polres Lampung Barat menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako), Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Jumat, (03/04/2026). 


Simulasi ini melibatkan seluruh satuan fungsi untuk memantapkan koordinasi, kecepatan respons, serta prosedur pengamanan gerbang dan area vital di lingkungan Mapolres. Personel dilatih untuk sigap menempati titik-titik pengamanan (plotting) sesuai dengan eskalasi ancaman yang mungkin terjadi.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa simulasi ini merupakan bagian penting dari kesiapsiagaan Polri dalam menjamin stabilitas keamanan, baik secara internal maupun di wilayah hukum Lampung Barat.



"Simulasi Sispam Mako ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas pokok dan fungsi mereka saat menghadapi situasi darurat. Menjelang Hari Buruh Internasional, kewaspadaan harus ditingkatkan agar operasional pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman tanpa gangguan," ujar AKBP Samsu Wirman.


Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya sinergi antar unit serta ketegasan personel dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan, namun tetap mengedepankan sisi humanis. Simulasi ini juga bertujuan untuk memetakan jalur evakuasi dan sistem komunikasi darurat agar berjalan efektif.


Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian simulasi berjalan dengan tertib dan lancar. Kondisi keamanan di Mapolres Lampung Barat dilaporkan dalam keadaan aman terkendali, dan personel telah kembali ke pos pelayanan masing-masing dengan tingkat kewaspadaan yang tetap terjaga.


"Keamanan markas adalah kunci utama sebelum kita turun mengamankan masyarakat. Dengan kesiapan mako yang prima, kami berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas di Lampung Barat tetap kondusif selama rangkaian agenda nasional berlangsung," pungkas Kapolres.(humas)

Bupati Lampung Barat Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Transformasi Infrastruktur, Ekonomi Dan Pelayanan Publik

 


Lampung Barat,(GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kabupten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab, Senin (30/03/2026). 


Pembukaan ditandai dengan pemukulan Kekuhan, kemudian dilanjutkan penanda tanganan berita acara oleh Bupati dan wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus - Mad Hasnurin beserta Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto. 


Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah, dengan menekankan transformasi infrastruktur, transformasi ekonomi, dan pelayanan publik sebagai pilar utama menuju Lampung Barat Hebat dan Setia.  


Menurutnya, Musrenbang ini merupakan rangkaian dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat Pekon (Desa), kecamatan, hingga Kabupaten yang nantinya akan dilanjutkan tingkat Provinsi. 



"Musrenbang ini menjadi simpul akumulasi dari seluruh proses perencanaan pembangunan, sekaligus wadah untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah, program kegiatan, serta sinkronisasi dengan program provinsi dan nasional," kata Parosil Mabsus. 


Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Tahun 2025 diantaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, tingkat kemiskinan menurun menjadi 9,93%, IPM mencapai 73,14, tingkat pengangguran terbuka terendah di Provinsi Lampung 2,11%, angka Kematian Ibu (AKI) yaitu 19,60 poin atau hanya 1 kasus kematian ibu sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) yaitu 4,51 poin atau 23 kasus kematian bayi.


"Program unggulan serta dukungan pusat dan Provinsi diantaranya pengembangan desa wisata budaya, program Desaku maju, pembangunan infrastruktur wilayah, program Makan Bergizi Gratis 69.492 penerima, 29 SPPG," jelasnya. 


Selain itu, koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sebanyak 135 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dengan 82 gerai, yang lebih dari 100% ada 4 gerai, yang lebih 90% ada 2 gerai dan 76 gerai lainnya masih di bawah 90%. Sekolah Rakyat yang saat ini dalam tahap persiapan lahan hibah dari provinsi, program ASRI dan pembentukan Satgas hingga pekon dan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB).


Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Lampung Barat 2027 meliputi : Peningkatan kualitas dan daya saing SDM, peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, transformasi ekonomi inklusif dan hilirisasi, pembangunan infrastruktur strategis dan ramah lingkungan, penguatan inovasi dan kewirausahaan daerah dan penguatan ketahanan pangan dan ekonomi desa. 


Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Bappeda Lampung Anang Risgiyanto mengapresiasi kepada seluruh perangkat daerah di Lampung Barat yang telah menunjukkan kinerja di tahun 2025 dengan baik, meski mengalami episiensi namun dapat menunjukkan kinerja yang maksimal. 


Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan peran aktif seluruh pihak. "Mari kita sinergikan langkah menuju Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," tutupnya.

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jelang HUT Tanggamus Ke-29

 



Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus saat Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/2026).


Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang daerah sejak berdiri pada 21 Maret 1997, sekaligus peneguhan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Hadir pula mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang. Tampak juga Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Dalam suasana penuh kebersamaan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus, Rangga Putra Hakim, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai peringatan HUT ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum mempererat silaturahmi.


Ia menegaskan bahwa hari jadi daerah bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan ruang refleksi terhadap capaian dan tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan secara bersama.


“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya dengan penuh harap.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa meskipun berbagai kemajuan telah diraih, Kabupaten Tanggamus masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian serius.


Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, sektor pertanian, penguatan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.


Sementara itu, Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia membuka sambutannya dengan ucapan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung, sekaligus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten.


Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak signifikan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Tanggamus.


Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan faktor kunci dalam mendorong pembangunan yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.


Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta sinergi lintas sektor dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.


Nilai kearifan lokal “Begawi Jejama” atau bekerja bersama, menurutnya, harus terus dijaga dan dijadikan semangat utama dalam setiap langkah pembangunan.


Dalam paparannya, Bupati membeberkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih Kabupaten Tanggamus dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Di antaranya keberhasilan menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, serta diraihnya predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.


Tak hanya itu, Tanggamus juga memperoleh penghargaan inovasi dari televisi nasional, yang semakin mengukuhkan posisi daerah sebagai salah satu kabupaten yang progresif dalam mendorong inovasi pemerintahan.


Dari sisi ekonomi, tren positif juga terus ditunjukkan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanggamus tercatat meningkat menjadi 4,52 persen. PDRB per kapita turut mengalami kenaikan hingga mencapai Rp33,05 juta.


Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen, dengan target optimistis turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.


Meski demikian, Bupati tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama, di samping pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penanganan stunting, serta percepatan pembangunan infrastruktur.


Di sektor ekonomi, Bupati secara khusus menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun strategi konkret dalam mengembangkan komoditas unggulan, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga membangun kemitraan investasi yang berkelanjutan.


“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya, menandaskan arah kebijakan pembangunan ke depan.


Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi pemerintah dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 1997, sebagai bentuk menjaga identitas dan keseragaman simbol daerah.


berharap, peringatan HUT ke-29 ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum evaluasi, introspeksi, dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil dan sejahtera.

Arus Balik Terkendali : Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan Di Bakauheni



Lampung,(GM) -- Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat Rabu, (25/3/2026).


Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan.


Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari.


Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus.


Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan.


“Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).


Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan.


“Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya.


Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan.


“Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya.


Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan.


“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya.


Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik.


“Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya.


Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal.


Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026.

Gerakan Pangan Murah Di Gisting, Warga Antusias Beli Bahan Pokok

 


Tanggamus,(GM) -- Polres Tanggamus menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Serentak melalui kegiatan bazar atau pasar murah yang berlangsung di Balai Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. dan disambut antusias masyarakat sekitar Kecamatan Gisting Jumat, (13/3/2026).


Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Tanggamus dengan Perum Bulog dalam rangka membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.


Gerakan Pangan Murah Polri Serentak ini dilaksanakan secara nasional di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanggamus menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Bahan pokok yang dijual di antaranya beras SPHP sebanyak 200 sak kemasan 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per sak, gula pasir sebanyak 120 sak kemasan 1 kilogram seharga Rp17.500, serta minyak goreng sebanyak 50 dus atau sekitar 600 liter yang dijual dalam kemasan 2 liter dengan harga Rp29.000.


Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi bazar di Balai Pekon Gisting Bawah untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah. Warga dari berbagai pekon di sekitar Kecamatan Gisting datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut.



Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah bekerjasama dengan Perum Bulog ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.


“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya di Kabupaten Tanggamus,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai program sosial.


“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tandasnya.


Salah satu warga, Ikbalilahi Kurniawan mengucapkan terima kasih atas gelaran pasar murah tersebut sebab harga yang dijual sangat murah dibandingkan di pasaran.


“Semoga Polres Tanggamus selalu sukses dan kegiatan ini juga dapat terus dilaksanakan dengan diperbanyak untuk masyarakat yang lain, sebab sangat membantu masyarakat,” ucapnya.


Senada dengan Ikbal, warga lainnya Erni, warga Blok 3 Gisting, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Semoga Polres Tanggamus semakin maju dan membanggakan masyarakat,” tegasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Gudang  Perum Bulog Lampung di Rantau Tijang Diki, Staf Ahli Bupati Tanggamus Gigih Rudiansyah dan Samjuniston, Camat Gisting, pejabat utama Polres Tanggamus, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Forum Perangkat Daerah Pesisir Barat 2026 Dibuka : Fokus Susun Renja 2027 Berbasis Potensi Daerah

 

Pesisir Barat,(GM) -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar Forum Perangkat Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027, Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Batu Gukhi, Gedung Marga Sai Batin Rabu (11/3/2026).

Forum tahun ini mengusung tema “Akselerasi Pengembangan Daerah Berkualitas Melalui Produktivitas Berbasis Potensi Daerah.” Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ir. Arman Achyuni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Pesisir Barat Tedi Zadmiko, SKM., SH., MM, para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta para pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan yang disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ir. Arman Achyuni, dijelaskan bahwa Forum Perangkat Daerah merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2027. Hal tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Melalui forum ini diharapkan terbangun sinkronisasi dan sinergi antara dokumen RKPD dengan Renja perangkat daerah, sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional, provinsi, maupun kabupaten.

Selain itu, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program, kegiatan, dan sub kegiatan pada tahun sebelumnya, masih ditemukan sejumlah kelemahan baik dalam aspek perencanaan maupun penganggaran. Oleh karena itu, Bupati Pesisir Barat memberikan beberapa penekanan kepada seluruh perangkat daerah.

Di antaranya, setiap program dan kegiatan yang disusun harus diarahkan untuk mendukung pencapaian visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya Pesisir Barat yang sejahtera, maju, madani dan religius sebagai destinasi wisata terdepan.”

Selanjutnya, penyusunan program juga harus menerapkan prinsip “money follow priority”, yaitu penganggaran yang difokuskan pada program prioritas sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan Renstra perangkat daerah. Setiap kegiatan juga diharapkan memperhatikan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Sustainable Development Goals (SDGs), usulan Musrenbang kecamatan, serta pokok-pokok pikiran DPRD.

Perangkat daerah juga diminta untuk mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dalam merumuskan kegiatan, memperkuat sinergi antar perangkat daerah maupun dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, serta berupaya mencari sumber pendanaan di luar APBD kabupaten, baik melalui APBD provinsi maupun APBN.

Dalam proses perencanaan dan penganggaran Tahun 2027, seluruh perangkat daerah juga diwajibkan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Mengakhiri sambutannya, Bupati Pesisir Barat melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra secara resmi membuka kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Forum Perangkat Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Melalui forum ini diharapkan seluruh perangkat daerah mampu menyusun program kerja yang terarah, terukur, dan sinergis, guna mempercepat pembangunan daerah serta mewujudkan Pesisir Barat yang amanah, maju, dan sejahtera. 

Perkuat Sinergi Nasional Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Lampung Pimpin Rakor Lintas Sektoral



Bandar Lampung, (GM) -- Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin (9/3/2026).


Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait dalam mengamankan mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.


Kapolda Lampung menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan operasi kemanusiaan berskala nasional yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi pengamanan kamtibmas, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.


“Pengamanan Idul Fitri bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kapolda Lampung dalam arahannya.


Dalam rakor tersebut dipaparkan berbagai langkah strategis pengamanan yang difokuskan pada pengendalian arus mudik dan balik, pengamanan pusat keramaian masyarakat, serta pengawasan terhadap objek vital nasional di wilayah Provinsi Lampung.



Tercatat sebanyak 4 pelabuhan, 3 bandara, 15 stasiun, 16 terminal, 209 objek wisata, 3.832 masjid, serta 2.276 lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri menjadi titik prioritas pengamanan selama periode operasi Lebaran.


Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polda Lampung akan mendirikan sebanyak 93 pos pengamanan yang terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu, serta 16 Posko Bencana yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik.


Berdasarkan analisis dan pemetaan yang dilakukan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.


Sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa, Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu fokus utama pengamanan. Berdasarkan data kesiapan dari KSOP dan ASDP, pelabuhan tersebut memiliki kapasitas parkir hingga 6.919 kendaraan kecil dengan daya angkut mencapai 31.986 kendaraan per hari yang didukung oleh puluhan armada kapal penyeberangan.


Selain itu, disiapkan pula sejumlah pelabuhan alternatif seperti PT Bandar Bakau Jaya (BBJ), PT Wika Beton, serta PT Sumur Makmur Abadi (SMA) sebagai langkah kontinjensi untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik maupun balik.


Rakor juga membahas langkah mitigasi terhadap potensi bencana dan kecelakaan laut di wilayah Selat Sunda, termasuk kesiapan personel SAR, kapal patroli, ambulans, hingga dukungan helikopter untuk operasi evakuasi darurat.


Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, akan diterapkan skema rekayasa lalu lintas serta pemanfaatan buffer zone atau kantong parkir di sejumlah titik strategis di jalur tol maupun jalur arteri menuju Pelabuhan Bakauheni.


Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kesiapan operasional guna memastikan penyelenggaraan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Provinsi Lampung berjalan aman, lancar, dan kondusif