Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Bandar Lampung. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Bandar Lampung. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Polres Tanggamus Gelar Upacara Pemakaman Dinas Polri Untuk Aiptu Putra Alam

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus melaksanakan upacara pemakaman secara dinas Polri bagi Aiptu Putra Alam bin Fatman pada Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum selama bertugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia Jumat, (29/5/2026). 


Almarhum Aiptu Putra Alam diketahui terakhir menjabat sebagai Ps Kanit Binmas Polsek Semaka, Polres Tanggamus. Almarhum meninggal dunia pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.20 WIB karena sakit saat menjalani perawatan di rumah sakit.


Prosesi pemberangkatan jenazah dilaksanakan di rumah duka yang berada di kawasan Jati Agung, Way Hui, Lampung Selatan. Sementara upacara pemakaman dilangsungkan di Tempat Pemakaman Umum Gunung Agung, Bandar Lampung, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.


Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Yoefi Kurniawan, S.E., S.H., M.H. Sedangkan Perwira Upacara dijabat AKP Restu Marwoto, S.H., dan Komandan Upacara dipercayakan kepada Ipda Tedi Eko Winanto, S.Kom.



Dalam prosesi upacara, jenazah almarhum diserahkan pihak keluarga kepada Inspektur Upacara untuk dimakamkan secara kedinasan Polri. Upacara berlangsung dengan rangkaian penghormatan pasukan, pembacaan daftar riwayat hidup, apel persada, penurunan jenazah ke liang lahat, hingga penaburan bunga oleh Inspektur Upacara dan keluarga.


Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman saat keluarga, kerabat, serta personel Polres Tanggamus memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama berdinas.


Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Aiptu Putra Alam. Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok anggota Polri yang dikenal baik, disiplin dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.


“Atas nama keluarga besar Polres Tanggamus, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Aiptu Putra Alam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata AKP Sofyansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan, pelaksanaan upacara pemakaman secara dinas Polri tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terakhir institusi kepada personel yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui Polri.


“Upacara kedinasan ini merupakan wujud penghormatan institusi Polri atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas. Semoga segala amal ibadah dan pengabdiannya menjadi ladang pahala serta dikenang dengan baik oleh keluarga besar Polri maupun masyarakat,” tambahnya.

Rekam Jejak Polwan Pertama Jadi Kapolsek Di Polres Tanggamus, Dari Reskrim Hingga Humas

 


Tanggamus, (GM) -- Nama Iptu Primadona, S.H., Laila semakin dikenal di lingkungan Polres Tanggamus Polda Lampung setelah dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo. Polwan asal Kota Agung itu memiliki rekam jejak panjang di sejumlah fungsi kepolisian, mulai dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Sat Binmas hingga Seksi Humas Polres Tanggamus.


Iptu Primadona Laila resmi dipercaya menjabat Kapolsek Wonosobo berdasarkan Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/361/IV/2026 tanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.


Sebelum menjabat Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona diketahui cukup lama bertugas di Satreskrim Polres Tanggamus. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus.


Saat menjabat Kanit PPA, Iptu Primadona dikenal aktif menangani berbagai perkara yang melibatkan perempuan dan anak dengan pendekatan humanis serta mengedepankan perlindungan terhadap korban.


Selain di Satreskrim, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Tanggamus. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, penyuluhan kamtibmas hingga memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga.


Kariernya kemudian berlanjut saat dipercaya menjabat Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Tanggamus sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Kasi Humas Polres Tanggamus berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: KEP/502/X/2025 dan KEP/503/X/2025 tanggal 22 Oktober 2025.


Selama menjabat Kasi Humas, Iptu Primadona dikenal aktif membangun komunikasi dengan insan pers, mendampingi pimpinan serta mengembangkan publikasi kegiatan kepolisian melalui berbagai platform media sosial dan media massa.


Usai sertijab, Iptu Primadona mengaku bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan kepadanya. Menurutnya, jabatan baru sebagai Kapolsek Wonosobo menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik.



“Hari ini telah dilaksanakan serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Amanah sebagai Kapolsek Wonosobo ini menjadi tantangan baru bagi saya pribadi. Saya berharap ke depan Polsek Wonosobo semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” kata Iptu Primadona.


Ia juga berharap sinergitas bersama unsur forkopimcam, tokoh masyarakat dan insan media dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah hukum Polsek Wonosobo.


“Saya juga meminta dukungan dan kerja sama rekan-rekan media. Nanti apabila ada kegiatan positif maupun pengungkapan kasus yang bisa dipublikasikan, saya berharap bisa bersama-sama membangun citra positif kepolisian,” ujarnya.


Menurut Iptu Primadona, pengalaman selama bertugas di Satreskrim hingga menjadi Kasi Humas menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Kapolsek. Ia mengaku banyak belajar tentang penanganan persoalan di masyarakat, pelayanan publik hingga pengelolaan informasi kepada masyarakat.


“Selama di Humas saya banyak belajar. Pengalaman itu menjadi bekal penting bagi saya untuk mendukung tugas sebagai Kapolsek ke depan,” tandasnya.


Sebelumnya, sejumlah pejabat diserahterimakan yakni jabatan Kasat Samapta Polres Tanggamus dari AKP Mardiyono, S.H. yang dimutasi sebagai Ps. Kabag Ops Polres Lampung Timur kepada AKP Dian Afrizal, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung.


Jabatan Kasat Binmas Polres Tanggamus diserahterimakan dari AKP Bambang Purwadi, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbagfaskon Baglog Polres Pringsewu kepada Iptu Achmad Julizar yang sebelumnya menjabat Ps. Kanit Turjawali Sat Samapta Polresta Bandar Lampung.


Selanjutnya jabatan Kasat Polairud Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang dimutasi sebagai Kapolsek Limau Polres Tanggamus kepada AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Limau Polres Tanggamus.


Kemudian jabatan Kapolsek Wonosobo diserahterimakan dari Iptu Tjasudin, S.H. yang dimutasi sebagai Kasubbag Bekpal Baglog Polres Tanggamus kepada Iptu Primadona Laila, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Tanggamus.


Jabatan Kapolsek Semaka diserahterimakan dari AKP Sutarto yang dimutasi sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus kepada Iptu Joko Wahyudi yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbagkerma Bagops Polres Tanggamus.


Selanjutnya jabatan Kapolsek Limau diserahterimakan dari AKP Dedi Yanto, S.Pd. yang dimutasi sebagai Kasat Polairud Polres Tanggamus kepada IPTU Fridy Roma Dona Panca Rizki, S.Sos yang sebelumnya menjabat Ps. Kasat Polairud Polres Tanggamus.


Sementara jabatan Kapolsek Pematang Sawa diserahterimakan dari Ipda Ahmad Rais yang dimutasi sebagai Pama Polres Tanggamus dan diarahkan ke Sidokkes dalam rangka pengobatan kepada Ipda Neco Erlandi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kanit 2 Satresnarkoba Polres Lampung Barat.


Adapun jabatan Kapolsek Talang Padang diserahkan Kapolres kepada Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin 3 Subbagrenmin Bid Propam. Sebab pejabat lama Iptu Almasruri Ali, S.Tr.K., M.H. dimutasi ke Biro SDM Polda Lampung dalam rangka mengikuti pendidikan STIK.


Pejabat lain yang mengalami pergantian yakni jabatan Kasi Humas Polres Tanggamus diserahterimakan dari Iptu Primadona Laila, S.H. yang dimutasi sebagai Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus kepada AKP Sofyansyah, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Pesawaran.


Selain mutasi pejabat utama dan kapolsek, terdapat dua perwira yang masuk ke Polres Tanggamus yakni Ipda Yunizar, S.H. yang dimutasi dari Pamin 2 Subbag Renmin Ditintelkam Polda Lampung menjadi Pama Polres Tanggamus dan Ipda Suryana, S.H. yang dimutasi dari Kanit 4 Satreskrim Polres Pesisir Barat menjadi Pama Polres Tanggamus.


Sementara itu, satu perwira keluar dari Polres Tanggamus yakni Ipda Gede Putu Eka Sayang Wawi yang dimutasi dari Pamapta Polres Tanggamus menjadi Kasikeu Polres Lampung Barat.

Polres Tanggamus Gelar Shalat Ghaib Untuk Almarhum Bripka Anumerta Arya Supena Di Masjid Hidayatullah

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus melaksanakan shalat ghaib untuk almarhum Bripka Anumerta Arya Supena, S.H., ba’da shalat dzuhur di Masjid Hidayatullah Mapolres Tanggamus diimami oleh Agus Suparno, S.Ag. asal Kemenag Tanggamus Senin, (11/5/2026). 


Shalat ghaib tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan serta doa bersama jajaran Polres Tanggamus untuk almarhum Bripka Anumerta Arya Supena yang gugur saat menjalankan tugas.


Shalat ghaib diikuti oleh personel Polres Tanggamus dan masyarakat sekitar dilaksanakan secara khidmat usai pelaksanaan shalat dzuhur berjamaah.


Suasana haru tampak menyelimuti pelaksanaan shalat ghaib yang berlangsung di Masjid Hidayatullah tersebut, sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan terakhir dari keluarga besar Polres Tanggamus kepada almarhum Bripka Anumerta Arya Supena, S.H. 



Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan penghormatan kepada sesama anggota Polri yang telah mengabdikan diri dalam pelaksanaan tugas.


“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko usai pelaksanaan kegiatan.


Diketahui, peristiwa tragis yang merenggut nyawa almarhum terjadi pada Sabtu 9 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Saat itu, Bripka Anumerta Arya Supena yang sedang berdinas memergoki dua pria mencurigakan yang diduga tengah merusak kunci sepeda motor milik warga di depan sebuah toko kue.


Ketika berusaha menghentikan aksi pelaku, salah satu pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kepala korban. Bripka Anumerta Arya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak yang diderita.

Sempat Mangkir Dari Persidangan : Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana PI 10% PT LEB



Screenshot_20260429_004626_Gallery


BANDAR LAMPUNG, (GM) -- Kejaksaan Tinggi Lampung resmi menetapkan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen pada PT Lampung Energy Berjaya.

Penetapan tersebut dilakukan pada Selasa malam (28/4/2026), disertai dengan penahanan selama 20 hari ke depan.


Langkah ini menjadi sorotan publik karena Arinal tercatat sebagai mantan gubernur pertama di Lampung yang langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.


Berdasarkan hasil audit BPKP Lampung, kasus ini menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp268.760.385.500. Dana tersebut merupakan bagian dari PI 10 persen yang seharusnya menjadi hak daerah untuk mendukung pembangunan.


Selain itu, penyidik juga telah menyita sejumlah aset milik tersangka dengan nilai total mencapai Rp38,5 miliar. Barang bukti tersebut kini diamankan di gudang penyimpanan milik Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.


Nama Arinal sebelumnya telah muncul dalam proses persidangan perkara korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat perusahaan daerah. Kasus tersebut tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor pada PN Tanjung Karang.


Dalam dakwaan jaksa, Arinal disebut memiliki peran dalam kapasitasnya sebagai gubernur sekaligus pemegang saham pada dua badan usaha milik daerah, yakni PT Lampung Jasa Utama dan PT Lampung Energy Berjaya.


Ia diduga terlibat bersama sejumlah pihak, di antaranya: Heri Wardoyo (Komisaris PT LEB), M. Hermawan Eriadi (Direktur Utama PT LEB), dan Budi Kurniawan (Direktur Operasional PT LEB)


Pihak Kejati Lampung menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Penegakan hukum dilakukan secara profesional dan terbuka, tanpa pandang jabatan.


Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat, khususnya di Lampung, yang menantikan perkembangan lebih lanjut serta langkah hukum berikutnya dari aparat penegak hukum.(Reded )

Penyuluhan Hukum Di Bandar Lampung, Kepala Sekolah Didorong Pahami Aspek Yuridis




BANDAR LAMPUNG, (GM) -- Kegiatan penyuluhan hukum bertajuk Penguatan Profesionalisme dan Pemahaman Hukum dalam Manajemen Sekolah digelar di Soeltan Luxe Hotel Bandarlampung, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang humas dari SMA di Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Bandar Lampung, serta dari unsur Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).


Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung, Drs. H. Soeharto, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme serta pemahaman hukum di lingkungan sekolah.



“Kegiatan ini untuk menunjang profesionalisme kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, khususnya dalam memahami aspek yuridis yang kerap belum dipahami secara menyeluruh dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.


Ia menambahkan, kurangnya pemahaman hukum berpotensi menimbulkan persoalan, bahkan dapat memicu proses hukum yang merugikan institusi pendidikan.


Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hengki Ahmat Jazuli, menekankan bahwa tugas jurnalistik harus berpedoman pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.


Menurutnya, pihak sekolah juga perlu memahami mekanisme pemberian informasi kepada media agar tidak terjadi kesalahpahaman.


“Sekolah harus tegas dalam menerapkan aturan saat memberikan informasi maupun wawancara kepada wartawan, dengan mengacu pada standar Dewan Pers,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan, apabila terdapat oknum yang mengaku sebagai wartawan namun tidak menjalankan tugas sesuai aturan jurnalistik, pihak sekolah dapat melaporkannya ke Dewan Pers atau aparat penegak hukum.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan jajaran humas dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta sesuai koridor hukum yang berlaku. (Red)

Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir Di Bandar Negeri Semuong

 


TANGGAMUS, (GM) -- Personel Polsek Wonosobo turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Way Banding di wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menyusul sempat meluapnya aliran sungai hingga merendam permukiman warga, Senin (13/4/2026) sore.


Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan. 


“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 14 April 2026.



Kapolsek menjelaskan, luapan air terjadi di sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa. Akibatnya, sekitar 20 rumah warga sempat tergenang air.


Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui batas normal.


“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan susulan,” jelasnya.


Kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu yang berpotensi memicu kiriman air kembali ke wilayah hilir.


“Warga di sekitar sungai agar waspada saat hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,” tandasnya.

Bupati Tanggamus Resmikan Fasilitas Baru RSUD Batin Mangunang

 


TANGGAMUS, (GM) -- Langkah besar peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Tanggamus akhirnya resmi dimulai. Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, meresmikan sejumlah fasilitas strategis di RSUD Batin Mangunang (RSUD-BM), Selasa, (7/4/2026).


Peresmian ini mencakup Gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit), ruang penanganan obat sitotoksik, serta Cathlab (Catheterization Laboratory). 

Tak hanya itu, Bupati juga meninjau langsung kesiapan layanan hemodialisa dan alat mammografi.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran gedung dan fasilitas modern tidak akan berarti tanpa kualitas pelayanan yang mumpuni.


“Walaupun banyak gedung dan fasilitas baru, tidak akan berarti tanpa diikuti peningkatan kualitas dan kemampuan tenaga medis serta tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” tegasnya.


Menurutnya, sektor kesehatan adalah layanan yang sangat sensitif karena menyangkut keselamatan dan kepercayaan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh jajaran rumah sakit agar bekerja dengan penuh tanggung jawab.



“Seribu kebaikan bisa hilang hanya karena satu kesalahan. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.


Bupati juga mengapresiasi inovasi dan pembenahan yang terus dilakukan manajemen RSUD Batin Mangunang dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia berharap fasilitas baru ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pasien dengan kondisi kritis.


“Dengan adanya fasilitas ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti Bandar Lampung atau Pringsewu. Ini akan menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat,” jelasnya.


Lebih jauh, ia menargetkan RSUD Batin Mangunang menjadi rumah sakit rujukan utama di Tanggamus sekaligus kebanggaan masyarakat.


“Saya berharap RSUD Batin Mangunang benar-benar menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat, dengan pelayanan yang profesional dan berkualitas,” ucapnya.


Di akhir sambutan, Bupati secara resmi menyatakan seluruh fasilitas tersebut siap digunakan.


“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, fasilitas NICU, PICU, sitotoksik, dan Cathlab di RSUD Batin Mangunang saya resmikan dan siap dipergunakan,” tandasnya.


Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan di Tanggamus, dengan harapan masyarakat kini bisa mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat, lengkap, dan dekat dari rumah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Setdakab, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo, Direktur RSUD Batin Mangunang beserta jajaran, serta Direktur PT Internusa Jaya Paya.

Bupati Parosil Mabsus Tekankan Pelayanan Maksimal : 88 Pejabat Diminta Keluar Dari Zona Nyaman

 


Lampung Barat,(GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menegaskan komitmennya terhadap peningkatan pelayanan publik saat melantik dan merolling 88 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Rabu (1/4/2026).


Kegiatan tersebut digelar di Sekolah Kopi, Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumber Jaya.


Dalam arahannya, Parosil menekankan bahwa pejabat yang baru dilantik tidak boleh bekerja dalam zona nyaman.


Ia meminta seluruh aparatur untuk benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat.


“Harapan saya, nilai-nilai yang terkandung selama Ramadan, yakni disiplin, kesabaran, dan keikhlasan, dapat diterapkan dalam kehidupan sebagai abdi negara, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Parosil.


Menurutnya, kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah keterbukaan dan keutuhan informasi.


Oleh karena itu, ia meminta para pejabat untuk responsif terhadap setiap kebutuhan masyarakat.


“Kalau ada masyarakat yang butuh jawaban, layanan, bimbingan, atau perhatian, maka lakukan. Karena bapak dan ibu semua digaji untuk itu,” tegasnya.


Parosil juga mengingatkan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni atau pengisian jabatan.


Lebih dari itu, momen ini menjadi langkah strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, profesional, dan mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.


Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat saat ini tengah fokus menuntaskan berbagai program prioritas, khususnya dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.



“Keberadaan pejabat yang kompeten dan berdedikasi sangat dibutuhkan untuk mempercepat capaian visi dan misi daerah. Saya minta seluruh pejabat yang dilantik segera bekerja, lakukan konsolidasi, pahami tantangan, serta ciptakan terobosan yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.


Sebanyak 88 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional di berbagai perangkat daerah dan kecamatan.


Dengan pelantikan ini, Parosil berharap kinerja birokrasi di Lampung Barat semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, serta berkualitas bagi masyarakat.


Berikut nama-nama pejabat yang dilantik : 

1. Timbul Situmeang dilantik sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah.

2. Eric Enrico sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Daerah.

3. Sukimin sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

4. Sumarlin sebagai Sekretaris Dinas Sosial.

5. Iwan Sopian sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

6. Usman A Rani sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.

7. Ahmad Syukri sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

8. Asep Suganda sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon.

9. Erwin Ardiansya Indra Guna sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

10. M. Yones sebagai Sekretaris Inspektorat.

11. Ahmad Ahnuh sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

12. Sarjak sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

13. Ruspel Gultom sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah.

14. Juremiyudi sebagai Camat Lumbok Seminung.

15. Mat Patoni sebagai Camat Balik Bukit.

16. Heriyanto sebagai Camat Batu Ketulis.

17. Rudi Rahmadian sebagai Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

18. M. Agus Setiawan sebagai Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.

19. Dapet Jakson sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah.

20. Erna Risnawati sebagai Camat Way Tenong.

21. Agus Hadipurnama sebagai Camat Gedung Surian.

22. Rusman sebagai Camat Batu Brak.

23. Sri Handayani sebagai Camat Sumber Jaya.

24. Alexander Pranggabaya sebagai Camat Suoh.

25. Salman sebagai Camat Sukau.

26. Selyawati sebagai Kabid Akuntansi dan Pelaporan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah.

27. Desmon Irawan sebagai Kabid Fisik pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

28. Candrapaska sebagai Kabid Penataan dan Kerjasama Pekon.

29. Heli Puspitawati sebagai Kabid Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

30. Kalpitori sebagai Kabid Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera.

31. Riady Andrianto sebagai Kabid Layanan Pustaka dan Pembudayaan Gemar Membaca.

32. Imam Sumantri sebagai Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

33. Budiyono sebagai Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan.

34. Edwin Okta Fernandes sebagai Kabid Teknik Sarana dan Prasarana pada Dinas Perhubungan.

35. Marico Tambunan sebagai Kabid Perkebunan.

36. Seno Susanto sebagai Kabid Perdagangan.

37. Alexander Saputra sebagai Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar.

38. Nova Christina sebagai Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal.

39. Muhlatip sebagai Kabid Rehabilitasi Sosial.

40. Rega Saputra sebagai Kabid Ketersediaan, Cadangan dan Kerawanan Pangan.

41. Dedi Firmansyah sebagai Kabid Aplikasi Informatika.

42. Elpin Jaya sebagai Kabid Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup.

43. Yudhy Primandha sebagai Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Pekon.

44. Kelana Indah Susilawati sebagai Kabid Tanaman Pangan.

45. Nurmi sebagai Kabid Konsumsi, Penganekaragaman, Mutu dan Keamanan Pangan.

46. Mashuri sebagai Kabid Pengembangan Destinasi dan Kelembagaan Pariwisata.

47. Himaya Saputra sebagai Kabid Pembinaan Ketenagaan.

48. Misranto sebagai Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

49. Sukardi sebagai Kabid Penegakan Perda dan Perbup.

50. Hasnul Mubarok sebagai Kabid Angkutan dan Keselamatan.

51. Misno sebagai Sekretaris Kecamatan Sekincau.

52. Tusiran sebagai Sekretaris Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

53. Juwarsyah sebagai Sekretaris Kecamatan Suoh.

54. Nilawati sebagai Kabid Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

55. Salaffudin sebagai Kabid Perindustrian.

56. Miftahul Khoiri sebagai Kasubbag Umum dan Perencanaan.

57. Adi Susanto sebagai Kasi Angkutan Penumpang.

58. Haidar sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Sekincau.

59. Imam Rosadi Vadilah Nodin sebagai Kepala UPTD Kebun Induk Kopi.

60. Anri Yusuf sebagai Kasi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar.

61. Rifki Yufriza sebagai Kasubbid Akuntansi.

62. Slamet Sutono sebagai Kasubbag Perencanaan Inspektorat.

63. Erna Utami sebagai Kepala UPTD Rumah Potong Hewan.

64. Eviana Zuraida sebagai Kepala UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu.

65. Andes Seriawan sebagai Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kecamatan Sumber Jaya.

66. Lazio Toto Azmi sebagai Kasubbag Protokol.

67. Wendi Satria sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

68. Lekat Apriadi sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Balik Bukit.

69. Desi Anggraini sebagai Kasubbid Penunjang Medis RSUD Alimudin Umar.

70. Darwin Sabara sebagai Kasubbag Umum dan Perencanaan Dinas Sosial.

71. Ferdiansyah Putra sebagai Kasubbag Umum dan Perencanaan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.

72. Nurul Zahrotun sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Sukau.

73. Elmayati sebagai Kasubbag Keuangan Dinas Lingkungan Hidup.

74. Ari Darmanto sebagai Kasubbag Keuangan Dinas Perhubungan.

75. Distomi sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Kebun Tebu.

76. Dadang Horizon sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Lumbok Seminung.

77. Erliansyah sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kecamatan Pagar Dewa.

78. Muhammad Irfan sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Gedung Surian.

79. Aupa Ependi sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

80. Heriyanto sebagai Kasubbag TU UPTD Rumah Potong Hewan.

81. Irwan sebagai Kasubbag TU UPTD Pusat Kesehatan dan Pengembangan Ternak Batu Ketulis.

82. Rohanah sebagai Kasubbag TU UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu.

83. Yusrizal sebagai Kasubbag TU UPTD Pemadam Kebakaran Kecamatan Sumber Jaya.

84. Deden Ramdani sebagai Kasubbag TU UPTD Kebun Induk Kopi.

85. Farid Wajdi sebagai Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Kebun Tebu.

86. Isty Yanuritasari sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kebun Tebu.

87. Endi Efriyadi sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Tugu Sari.

88. Mar’atus Sholeha sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Fajar Bulan.

100 Ribu Lebih Pemudik Masuk Lampung Pengawalan PJR Dikerahkan Situasi Terkendali




Lampung,(GM) -- Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meski gelombang pemudik dari Pulau Jawa melonjak tajam. 


Dalam pemantauan Operasi Ketupat Krakatau, lebih dari 100 ribu orang tercatat masuk ke Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.


Lonjakan ini terjadi sejak Rabu (18/3) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. 


Sementara arus sebaliknya jauh lebih rendah, hanya 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan yang keluar menuju Jawa.


Di tengah tingginya arus tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.


Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan itu, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengawalan dilakukan untuk memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.


“Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” kata Yuni.


Ia menegaskan, lonjakan arus mudik di H-3 masih dalam kendali petugas di lapangan.


“Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” ujarnya.


Selain di Bakauheni, pergerakan juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk. 


Sementara jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat 2.871 penumpang datang dan 2.019 orang berangkat.

Yuni memastikan hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan.


“Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.


Ia juga mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.


“Kami mengingatkan pemudik untuk tetap patuh aturan, menjaga kondisi fisik, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.


Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.

Kasus Dugaan Pemerasan Oknum LSM Terungkap Di Sidang : Terdakwa Tak Pernah Minta Uang



Bandar Lampung,(GM) -- Sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan dan pengancaman yang melibatkan dua oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yakni Y dan F kembali digelar di pengadilan dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 


Dalam persidangan tersebut, turut dihadirkan saksi pelapor beserta beberapa saksi lainnya untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.


Kuasa hukum kedua terdakwa, Indah Meylan menjelaskan bahwa, dalam persidangan kali ini pihak JPU menghadirkan saksi korban yakni Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Imam Ghozali, serta beberapa saksi lain yaitu Tessa, Sabariah, Agus, dan Yuda.


Menurut Indah Meylan, dari keterangan para saksi yang disampaikan di persidangan terungkap sejumlah fakta yang dinilai menguatkan posisi para terdakwa.


“Dalam pembuktian dari JPU turut dihadiri oleh saksi korban yakni Direktur RSUDAM Imam Ghozali, serta saksi Tessa, Sabariah, Agus, dan Yuda,” ujar Indah Meylan.


Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di persidangan, uang yang sempat disebut-sebut berkaitan dengan perkara tersebut justru merupakan inisiatif dari pihak Direktur untuk memberikan dana operasional kepada kedua terdakwa.


“Jadi terungkap bahwa uang yang diberikan kepada kedua terdakwa, yakni klien kami ini, adalah inisiatif dari Direktur Utama untuk memberikan operasional, namun ditolak oleh para terdakwa,” jelasnya.


Indah menambahkan, terkait uang sebesar Rp20 juta yang sempat menjadi sorotan dalam perkara tersebut, menurutnya juga berasal dari inisiatif pihak Direktur, bukan karena adanya permintaan dari para terdakwa.


“Sejumlah Rp20 juta itu pun atas inisiatif dari Direktur. Sebenarnya tidak ada permintaan apa pun, ini dikuatkan oleh saksi Tessa yang menyatakan bahwa para terdakwa tidak ada yang meminta uang,” lanjutnya.


Bahkan, menurutnya, dalam kesaksian di persidangan justru terungkap bahwa pihak pelapor sempat menawarkan sejumlah uang ataupun proyek kepada para terdakwa.


“Justru mereka yang menawarkan duit atau proyek,” kata Indah.


Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa dalam persidangan terungkap bahwa pelapor telah mencabut laporannya. Namun demikian, proses hukum terhadap kedua terdakwa masih terus berlanjut.


“Dalam persidangan pelapor sudah mencabut laporannya. Dan kenapa perkara ini masih lanjut, itu yang masih kita pertanyakan,” tutupnya.


Ada momen menarik dalam persidangan ini, di hadapan Majelis Hakim pelapor yakni Imam Ghozali dengan tulus memaafkan kedua terdakwa.


Dimana, Imam Ghozali meminta agar vonis yang dijatuhi oleh Majelis Hakim nantinya akan bisa meringankan kedua terdakwa.


Sidang perkara ini akan kembali dilanjutkan pada agenda berikutnya dengan pemeriksaan saksi maupun pembuktian lainnya dari para pihak di persidangan. (**)

BRIM 08 Lampung Minta Pengungkapan Kasus Tambang Emas Ilegal di Lampung Jadi Atensi Presiden



Bandar Lampung,(GM) -- Ketua DPD Barisan Relawan Indonesia Maju 08 (BRIM 08) Provinsi Lampung, Refky Rinaldy, S.Sos, C.PLa, mendesak Mabes Polri dan Kejagung RI untuk turut mendampingi Polda Lampung dalam mengungkap kasus tambang emas ilegal di Kabupaten Way Kanan. Desakan itu disampaikan secara tegas pada Rabu, (11/3/2025).


Menurut Refky, keterlibatan institusi hukum di tingkat pusat sangat diperlukan demi menjaga integritas dan transparansi proses hukum yang sedang berjalan.


"Kita apresiasi langkah Polda hari ini, tapi semua harus diungkapkan secara terang, usut tuntas sampai ke akar-akarnya. Sebab kami meyakini ada oknum besar dan kuat yang mendekengi tambang emas ilegal tersebut," ujar Refky.


Tak hanya itu, Aktivis Lampung tersebut juga mendesak Polda Lampung untuk segera memanggil dan memeriksa Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan.


"Segera periksa Bupati dan Ketua DPRD-nya, minta kesaksian dan lakukan secara transparan, agar semua terungkap siapa aktor utama yang menjadi dalang dari tambang emas ilegal tersebut," tegasnya.


Lebih lanjut, Refky menyatakan bahwa pihaknya akan menyurati DPP BRIM 08 untuk diteruskan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, guna meminta atensi langsung dari kepala negara terhadap persoalan tambang ilegal di Lampung.



"Saya pikir kasus ini harus diatensi oleh Presiden Prabowo. Sebab kasus tambang ilegal di Lampung kerap luput dari perhatian aparat penegak hukum. Presiden harus memastikan dalam waktu dekat semua kasus tambang ilegal di Lampung dibereskan dan ditindak tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Maka kami akan teruskan ini ke Ketua Umum BRIM 08," pungkasnya.


Ancaman Hukum bagi Pelaku Tambang Ilegal dan Pelanggar Lingkungan


Kegiatan pertambangan tanpa izin (PETI) dan perusakan lingkungan hidup di Indonesia diatur secara tegas dalam sejumlah regulasi. Berikut ketentuan hukum yang berlaku:


1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba)

Pasal 158 mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin usaha pertambangan (IUP) dapat dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah).


2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)

- Pasal 98: Pelaku yang sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara, air, atau kerusakan lingkungan hidup, diancam pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun, serta denda antara Rp3 miliar hingga Rp10 miliar.

- Pasal 99: Apabila dilakukan karena kelalaian, ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun hingga 3 tahun, dengan denda Rp1 miliar hingga Rp3 miliar.


3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan

Bagi pelaku tambang ilegal yang beroperasi di kawasan hutan, ancaman pidana mencapai 15 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar.


4. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

Pelaku juga dapat dijerat dengan pasal-pasal terkait tindak pidana pencurian sumber daya alam, pemalsuan dokumen perizinan, hingga tindak pidana korupsi apabila terdapat keterlibatan pejabat publik.


Selain sanksi pidana, para pelaku tambang ilegal juga wajib menanggung sanksi perdata berupa kewajiban memulihkan kerusakan lingkungan serta membayar ganti rugi kepada negara dan masyarakat terdampak. (Humas BRIM 08 Provinsi Lampung)

Perkuat Sinergi Nasional Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Lampung Pimpin Rakor Lintas Sektoral



Bandar Lampung, (GM) -- Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin (9/3/2026).


Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait dalam mengamankan mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.


Kapolda Lampung menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan operasi kemanusiaan berskala nasional yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi pengamanan kamtibmas, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.


“Pengamanan Idul Fitri bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kapolda Lampung dalam arahannya.


Dalam rakor tersebut dipaparkan berbagai langkah strategis pengamanan yang difokuskan pada pengendalian arus mudik dan balik, pengamanan pusat keramaian masyarakat, serta pengawasan terhadap objek vital nasional di wilayah Provinsi Lampung.



Tercatat sebanyak 4 pelabuhan, 3 bandara, 15 stasiun, 16 terminal, 209 objek wisata, 3.832 masjid, serta 2.276 lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri menjadi titik prioritas pengamanan selama periode operasi Lebaran.


Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polda Lampung akan mendirikan sebanyak 93 pos pengamanan yang terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu, serta 16 Posko Bencana yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik.


Berdasarkan analisis dan pemetaan yang dilakukan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.


Sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa, Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu fokus utama pengamanan. Berdasarkan data kesiapan dari KSOP dan ASDP, pelabuhan tersebut memiliki kapasitas parkir hingga 6.919 kendaraan kecil dengan daya angkut mencapai 31.986 kendaraan per hari yang didukung oleh puluhan armada kapal penyeberangan.


Selain itu, disiapkan pula sejumlah pelabuhan alternatif seperti PT Bandar Bakau Jaya (BBJ), PT Wika Beton, serta PT Sumur Makmur Abadi (SMA) sebagai langkah kontinjensi untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik maupun balik.


Rakor juga membahas langkah mitigasi terhadap potensi bencana dan kecelakaan laut di wilayah Selat Sunda, termasuk kesiapan personel SAR, kapal patroli, ambulans, hingga dukungan helikopter untuk operasi evakuasi darurat.


Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, akan diterapkan skema rekayasa lalu lintas serta pemanfaatan buffer zone atau kantong parkir di sejumlah titik strategis di jalur tol maupun jalur arteri menuju Pelabuhan Bakauheni.


Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kesiapan operasional guna memastikan penyelenggaraan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Provinsi Lampung berjalan aman, lancar, dan kondusif

Pengusaha Muda Kelahiran Lampung Mengalami Kecelakaan : Kini Masih Dalam Perawatan Intensif Di RS JIH Yogyakarta

 


Yogyakarta, (GM) -- Pemilik Surya Group, produsen rokok HS Magelang Muhammad Suryo saat ini masih dirawat intensif di RS JIH Yogyakarta.

Suryo mengalami kecelakaan maut saat mengendarai motor Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah. 

Moge yang dikendarai menabrak pengendara motor Yamaha Jupiter M  di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3/2026).

Akibat kejadian itu, sang istri Anis Syarifah, meninggal dunia.

Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya mengalami luka-luka dan diawat di RSUD Wates

Lalu siapa sosok Muhammad Suryo?

Muhammad Suryo adalah pengusaha kelahiran Lampung, 27 Maret 1984.

Masa kanak-kanaknya hingga SMA dihabiskan di Lampung Timur, sebelum orang tuanya harus migrasi ke Bengkulu.Kemudian ia melanjutkan pendidikan sarjana di Yogyakarta sekaligus tempat merintis bisnisnya.


Berawal dari usaha air isi ulang, berkembang ke bisnis konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.

Pada 2024, Suryo membuka pabrik rokok HS di Salam, Kabupaten Magelang.

Ia memulai dengan hanya 30 buruh linting Keuletannya menjadikan HS berkembang pesat.


Beliau dikenal memiliki pola perekrutan karyawan yang unik tak peduli ijazah yang penting kemauan belajar.

Dalam menerima karyawan, Suryo tidak mensyaratkan pendidikan minimal, batas usia, atau bahkan pengalaman.

“Itu karena ingat diri saya sendiri yang mulai dari nol tanpa koneksi dan pengalaman. Banyak orang menganggur karena terbentur pengalaman kerja, maka saya ingin memberi kesempatan pada yang mau belajar,” ujarnya.


Setelah sukses membangun pabrik rokok di Magelang, pengusaha sukses ini tak lupa pada tanah kelahirannya, Dia pun mewujudkan baktinya dengan membangun pabrik rokok seluas dua hektare di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.

Saat ini proses pembangunan pabrik baru HS telah dimulai.


Pria kelahiran Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, itu menargetkan pabrik bisa beroperasi tahun ini.

“Targetnya Maret pabrik sudah jadi dan April mulai perekrutan karyawan, kita membutuhkan 3000 tenaga kerja,” katanya


Pemilihan Lampung bukan hanya karena tanah kelahiran Suryo, tapi juga untuk memberi ruang untuk membuka lapangan pekerjaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lampung.

“Semoga kehadiran HS dapat bermanfaat bagi daerah, membuka lapangan kerja, dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alumni SMPN 2 Tanjung Bintang, Lampung Selatan itu.


Alasan membangun pabrik di Lampung Timur, lanjut Suryo, karena ia ingin melihat daerah tempatnya lahir berkembang.

"Sejak saya kecil dulu di sana tingkat penganggurannya tinggi, teman-teman saya dulu banyak merantau di Jakarta. Maka biar teman-teman di sana bisa bekerja, saya ingin berkontribusi dengan pabrik HS,” katanya.

Seperti juga di Magelang, Suryo mengatakan akan memprioritaskan warga sekitar pabrik sebagai karyawan.

Termasuk juga memberi kesempatan pada pekerja disabilitas. Untuk meningkatkan skill, para pekerja akan dilatih tenaga professional. Mulai cara memilih daun tembakau, melinting hingga memahami standar mutu rokok. “Kami juga memberi uang saku tiga ratus ribu rupiah selama proses training,” katanya.


Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX, terjadi di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3/2026).

Berdasar sumber di lapangan, terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai pemilik rokok ‘HS’ mengendarai moge berboncengan dengan istrinya, Anis Syarifah, 41.

Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya.


Seorang saksi

Angonsaka FC Tanggamus Pesta Gool Di Liga 4 Zona Lampung

 


Tanggamus, (gerakmedia.com) -- Gebrakan Angonsaka Fc klub sepakbola asal Tanggamus di Liga 4 zona Lampung kembali menyita perhatian pecinta bola, pasalnya pada pertandingan kali ini Angonsaka Fc menang telak dengan melibas klub Perseti dengan skor 5 - 0 tampa balas.


Menurut Presiden Klub Angonsaka Fc Soni Laberta pencapaian kemenangan kali ini sangat memuaskan dengan kemenangan telak 5 gol tampa balas. Kemenangan diraih karena disiplin dan optimisme seluruh pemain Angonsaka Fc sehingga lapangan dapat dikuasai tim.



"Semoga pertandingan pertandingan yang akan datang Angonsaka Fc bisa lebih sempurna dari skema formasi dan materi pemain. Sehingga cita cita kita tercapai, untuk bisa menjuarai kompetisi liga 4 zona Lampung dengan hasil maksimal," kata Soni Laberta.


Pendamping Tim Angonsaka Fc Raden Anwar menjelaskan, pertandingan Angonsaka Fc vs Perseti berlangsung di stadion Pahoman Bandar Lampung Kamis (29/01/2026). Dari menit pertama pluit dibunyikan pemain Angonsaka Fc sudah terlihat lebih dominan menguasai lapangan.


" Kekompakan dan perjuangan tim Angonsaka Fc dengan formasi 4-3-3 berbuah manis setelah Ridho esa masukkan 2 gol, Agam 1 gol, Lintang 1 gol dan Aldi Nawan 1 gol. Hingga menit terakhir pertandingan Angonsaka tetap unggul 5 gol tampa balas," katanya.


Diketahui selanjutnya Angonsaka Fc akan berhadapan dengan klub tuan rumah Bandar Lampung Fc.

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan Di Depan SPBU Kecamatan Kota Agung Tanggamus

 


Tanggamuas, (GM) -- Kecamatan Kota agung Kabupaten Tanggamus Jalan Ir. Juanda tepatnya  depan SPBU Kecamatan Kota agung Kepolisian mengungkap kronologis kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan Kamis, (15/1/2026). 


Kapos Lantas Kota agung, Aipda Hendra Darmawan, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil L300 selesai mengisi bahan bakar di SPBU dan hendak berbelok ke arah Wonosobo.


Pada saat bersamaan, dari arah Bandar Lampung melaju sejumlah kendaraan roda enam (R6), termasuk truk Fuso yang mengangkut sepeda motor. Salah satu kendaraan di barisan depan berhenti mendadak.



“Karena kendaraan di depan berhenti mendadak, kendaraan di belakang tidak sempat menghindar dan terjadi tabrakan beruntun,” jelas Aipda Hendra Darmawan Ia menyebutkan, truk Fuso berplat B 9132 BKS bermuatan buah-buahan yang berada di belakang tidak sempat mengerem sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso Nopol BG 8509 QQ bermuatan sepeda motor. Benturan tersebut kemudian turut melibatkan mobil L300 yang berada di jalur belok.


“Total ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, Hendra menegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan kendaraan. Kecelakaan lalu lintas in hanya menimbulkan kerugian materiil,” tegasnya.


Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan tetap fokus saat berkendara, khususnya di jalur padat lalu lintas seperti Lintas Barat Tanggamus.


Hingga saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal setelah sempat mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pisah Sambut Wakapolres Lampung Barat

 


Lampung Barat, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin menghadiri acara pisah sambut Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lampung Barat dari pejabat lama, Kompol Samsuri, S.H., M.H digantikan Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H, Senin (12/1/2026). 


Untuk diketahui, Samsuri yang sebelumnya menjabat Wakapolres Lampung Barat pindah ke Polres Kabupaten Prengsewu dengan jabatan yang sama. Sementara Abdul Rasyid sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ofs Bandar Lampung. 


Dalam sambutannya, Mad Hasnurin mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan mom momentum penting untuk memperkuat silaturahmi, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lampung Barat.


Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan seluruh masyarakat, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Kompol Samsuri, S.H., M.H. atas pengabdian, dedikasi, dan kerja keras yang telah diberikan selama bertugas di Lampung Barat. 


"Berbagai dinamika dan tantangan keamanan di wilayah Lampung Barat, baik yang berkaitan dengan kondisi geografis, sosial kemasyarakatan, maupun agenda-agenda strategis daerah, telah dihadapi dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme," kata Md Hasnurin. 


Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polres Lampung Barat dengan Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif. 


Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu Mad Hasnurin menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi, serta mendoakan agar Samsuri senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.


Selanjutnya, Mad Hasnurin menyampaikan selamat datang kepada Wakil Kepala Kepolisian Resor Lampung Barat yang baru Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H "Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Kabupaten Lampung Barat," ujarnya. 



Pihaknya berharap kehadiran beliau dapat membawa semangat baru, gagasan-gagasan konstruktif, serta memperkuat kinerja organisasi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Mengingat, Kabupaten Lampung Barat memiliki karakteristik wilayah yang cukup luas, topografi yang beragam, serta kehidupan sosial masyarakat yang majemuk.


Kondisi tersebut menuntut adanya kerja sama, komunikasi, dan koordinasi yang intensif antar seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia berharap sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik dapat terus dipelihara dan ditingkatkan demi mewujudkan Lampung Barat yang aman, damai, dan sejahtera.


Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Lampung Barat. Sebab, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim pembangunan yang berkelanjutan. 


"Dengan kebersamaan, kekompakan, semangat gotong royong, saya yakin berbaga tantangan ke depan dapat kita hadapi dan selesaikan bersama," pungkasnya. 


Sementara, Samsuri menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjabat sebagai Wakapolres di Lampung Barat. 


Ia mengungkapkan bahwa berbagai capaian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari sinergi yang solid antarinstansi.


Beliau juga memohon doa restu dalam mengemban amanah baru di Polres Prengsewu serta berharap hubungan baik antara Polri dan masyarakat Lampung Barat dapat terus terjaga dan ditingkatkan di masa mendatang.


Ditempat yang sama, Wakapolres Lampung Barat baru Abdul Rasyid menyatakan komitmennya untuk siap bersinergi dengan Kapolres Lampung Barat dalam menjalankan program. 


"Mohon bimbingannya kepada Kapolres Lampung Barat dalam menjalankan tugas ke depan. Dan saya berharap kerjasama serta dukungannya kepada Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda," pungkasnya.

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Lampung Raih Penghargaan Presiden Prabowo Subianto

 


Bandar Lampung, (GM) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menerima Penghargaan Swasembada Pangan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).


Penghargaan "Satyalancana Wira Karya" tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Polda Lampung dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, khususnya melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi lintas sektor di wilayah Provinsi Lampung.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Lampung dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian.


“Penghargaan Swasembada Pangan ini menjadi bukti komitmen Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, mulai dari pengamanan distribusi, pendampingan petani, hingga menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi sektor pertanian,” ujar Yuni.



Lanjut Yuni, Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga peran kepolisian sangat dibutuhkan dalam memastikan kelancaran produksi hingga distribusi hasil pertanian.


Menurutnya, Kapolda Lampung secara konsisten mendorong jajaran Polres hingga Polsek untuk aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas pangan.


“Bapak Kapolda Lampung selalu menekankan pentingnya peran Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya petani, agar program swasembada pangan berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.


Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polri, para Kapolda, serta pimpinan kementerian terkait. Dalam acara tersebut, Presiden RI secara simbolis melakukan panen raya dan meluncurkan capaian swasembada pangan nasional.


“Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

Resmi : Bupati Lambar Ditetapkan Menjadi Pelindung Ketua DPRD Sebagai Ketua PMI Lampung Barat



Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus ditetapkan sebagai pelindung PMI Kabupaten Lampung Barat. Jabatan itu tertera pada struktur kepengurusan PMI periode 2025-2030.

Untuk diketahui, Edi Novial yang juga merupakan ketua DPRD setempat, kembali nahkodai PMI Lampung Barat untuk lima tahun ke depan. 

Edi Novial dilantik oleh Ibu Gubernur Purnama Wulan Sari Mirza yang juga sebagai ketua PMI Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin 17 November 2025. 

Pelantikan PMI Lampung Barat bersamaan dengan delapan Kabupaten kota lain. Dianataranya Lampung Barat, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Pesawaran, Waykanan, Pringsewu, Mesuji dan Lampung Utara. 

Pelindung PMI, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meminta seluruh jajaran PMI Kabupaten Lampung Barat untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama Pemerintah Daerah mewujudkan kesehatan yang berkualitas.


"Selamat atas dilantiknya ketua PMI Kabupaten Lampung Barat. Ke depan saya berharap harus menjadi wadah yang terus memberikan inspirasi, dukungan, dan melakukan pembinaan relawan. Jaga sikap dan selalu bersinergis dengan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan yang berkualitas," pesan Parosil Mabsus. 

Menurut dia, PMI merupakan wadah yang berdiri atas asas perikemanusiaan dan atas dasar sukarela, tidak membeda-bedakan suku, ras, agama dan paham politik. PMI telah menjadi salah satu mitra penting Pemerintah Daerah dalam penanganan bencana, pelayanan kesehatan dan sosial.

Untuk itu, dia berpesan kepada segenap pengurus PMI, anggota dan relawan untuk terus mengembangkan diri dan profesional dalam menjalankan setiap tugas yang diemban.

"Pengurus dan seluruh anggota PMI harus bangga, siap dan sigap dalam mengemban tugas mulia, sesuai dengan salh satu misi PMI Kabupaten Lampung Barat yaitu memperluas layanan PMI yang inklusif melalui penerapan standar pelayanan menuju ketahanan masyarakat yang semakin kuat," kata dia. 

Sementara Ketua PMI Kabupaten Lampung Barat yang baru saja dilantik Edi Novial mengatakan, bahwa PMI terus menguatkan kerjasama dan sinergitas dengan seluruh mitra termasuk pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

"Kita akan terus gaungkan kerjasama dengan seluruh mitra. Untuk itu dirinya juga meminta seluruh pengurus, anggota dan relawan di Kabupaten, Kecamatan terus siap siaga menjalani tugas-tugasnya," ujarnya.

Parosil Mabsus Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Lampung Barat

 


Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus resmi dilantik menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desan Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Lampung Barat.


Parosil Mabsus, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat dilantik bersamaan dengan kepala daerah lainnya se-Provinsi Lampung, sesudah pelantikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang diduduki oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.


Pelantik berlangsung di Bukit Mas Resto, jalan Raden Imba Kusuma, Bandar Lampung, Rabu 12 November 2025. Sore. Suasana khidmat namun penuh optimisme mewarnai acara tersebut.



Parosil Mabsus mengatakan, Abpednas sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Indonesia. Organisasi ini berfungsi untuk menyatukan, menampung, dan menyalurkan aspirasi BPD sebagai mitra pemerintah Pekon (Desa) dalam membangun desa.


"Abpendnas sebagai alat komunikasi dan wadah untuk silaturahmi, diskusi, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Daerah serta menjalin sinergi dengan Pemerintah Desa, kecamatan, dan kabupaten," Ucap Parosil Mabsus.


Dengan adanya Abpednas, ia berharap dapat berperan aktif dalam mengawal dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di desa, sehingga potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal.


"Saya berharap dengan adanya organisasi Abpendnas ini kesejahteraan desa menjadi prioritas utama pemerintah dan pembangunan desa dapat terus diperhatikan, terutama melalui Hari Desa Nasional," tuturnya. 


Dalam kesempatan itu, Parosil Mabsus mengajak seluruh ketua maupun pengurus Abpendanas tingkat Provinsi maupun Kabupaten untuk selalau kompak dalam kepengurusan serta selalu siap mengawal seluruh program pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPK Lampung, Mad Hasnurin : Bimbingan BPK Penting Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

 


Lampung Barat,(GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menegaskan pentingnya peran strategis dan bimbingan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dalam pengelolaan keuangan Daerah. 


Hal itu di sampaikan Mad Hasnurin disela menghadiri pengukuhan kepala perwakilan BPK Provinsi Lampung di gedung Pusiban, Bandar Lampung, 27 Oktober 2025. 


Agus Setyawan, resmi dilantik Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPKP RI Nomor KP.01.03/ΚΕΡ-400/K/SU/2025 tanggal 19 September 2025 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan BPKP.


Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Agus Setiawan.



"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Agus Setiawan. Semoga amanah ini membawa semangat baru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas," kata Gubernur.


Gubernur menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Lampung dan BPKP dalam memperkuat efektivitas program pembangunan dan memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"BPKP adalah mitra strategis pemerintah. Melalui pengawasan yang profesional, BPKP membantu memastikan setiap kebijakan berjalan tepat arah, efisien, dan berdampak positif bagi masyarakat," ujarnya.


Sementara, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin mengapresiasi bimbingan dan kerjasama yang telah dilakukan BPK Perwakilan Lampung.


"Semoga ke depan di bawah Kamando Kepala perwakilan BPK Provinsi Lampung Agus Setyawan kerjasama dan bimbingan akan lebih baik, sehingga pengelolaan keuangan daerah khususnya di Lampung Barat tidak mengalami kendala dan sesuai dengan aturan serta regulasi yang ada, "ujarnya.