Sat Binmas Polres Pesisir Barat Edukasi Pemuda tentang Bahaya Judi Online Dan Narkoba

 


Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Sat Binmas Polres Pesisir Barat terus meningkatkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat sebagai upaya mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya di kalangan generasi muda Pada Kamis,(24/9/2026).


personel Sat Binmas Polres Pesisir Barat melaksanakan patroli sambang di wilayah Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi sejumlah pemuda yang ditemui dan memberikan edukasi mengenai bahaya judi online serta penyalahgunaan narkoba.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat IPTU Totok Tri Winarno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.




“Judi online dan penyalahgunaan narkoba dapat memberikan dampak buruk bagi kehidupan, baik dari sisi kesehatan, sosial, ekonomi maupun masa depan. Kami mengajak para pemuda untuk menjauhi kedua hal tersebut dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, personel juga mengimbau para pemuda agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi yang dapat mengarah pada aktivitas perjudian online dan penyalahgunaan narkoba.


Sat Binmas Polres Pesisir Barat akan terus mengedepankan kegiatan sambang dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

Sekda Tanggamus Tinjau Tanggul Way Belu Siapkan Penanganan Darurat

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi, M.M., meninjau langsung kondisi tanggul Sungai Way Belu yang jebol di wilayah Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat, Rabu (23/9/2026).


Peninjauan dilakukan menyusul banjir yang terjadi sehari sebelumnya dan berdampak terhadap permukiman warga hingga fasilitas pendidikan. Sekda didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Tanggamus Jon Novri, Camat Kotaagung Barat, jajaran BPBD, Damkar, PolPP, serta aparatur pekon.


Dari hasil peninjauan, kondisi aliran Way Belu dinilai memerlukan penanganan segera. Selain tanggul yang jebol, terjadi pendangkalan yang membuat permukaan aliran sungai hampir sejajar dengan area kebun warga.


Suaidi mengatakan, pemerintah daerah akan mengkaji sejumlah opsi penanganan, termasuk pembangunan bronjong maupun penguatan tanggul, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kemampuan anggaran daerah.


“Ini masih kita pertimbangkan, apakah nanti akan dilakukan bronjong atau penanggulan. Tetapi ini memakan biaya besar,” ujar Suaidi.


Ia menjelaskan, salah satu titik yang perlu mendapat perhatian berada di sekitar kebun kampung dengan panjang sekitar 70 meter. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap lahan persawahan warga yang diperkirakan mencapai 50 hingga 70 hektare.



Selain penanganan permanen, pemerintah daerah juga mempertimbangkan langkah cepat berupa pembuatan tanggul darurat untuk mengurangi risiko apabila kembali terjadi hujan deras.


“Dalam waktu dekat ini kita akan sementara, mungkin melalui BPBD, melakukan pembuatan tanggul darurat,” katanya.


Suaidi juga menyoroti kondisi pendangkalan di bagian hilir Way Belu. Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya dilakukan pada titik tanggul yang jebol, tetapi juga perlu memperhatikan kelancaran aliran air di bagian hilir.


“Kalau di hilirnya terjadi pendangkalan, ketika air datang tidak mengalir, ini bisa kembali menghantam. Jadi ini juga menjadi pertimbangan,” ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Tanggamus selanjutnya akan melakukan perhitungan teknis dan pembahasan lebih lanjut untuk menentukan bentuk penanganan yang diperlukan. Opsi penanganan juga akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, termasuk kemungkinan mengusulkan dukungan pemerintah pusat apabila diperlukan.


Untuk sementara, masyarakat di sekitar aliran Way Belu diimbau meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun. Suaidi juga meminta aparatur pekon berkoordinasi dengan wilayah lain untuk memantau potensi kiriman air dari bagian hulu.


“Imbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati kalau ada hujan. Aparat pekon juga harus saling berkoordinasi dengan wilayah di atas,” jelasnya.


Penanganan tanggul Way Belu menjadi prioritas karena kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan keselamatan warga, tetapi juga berpotensi memengaruhi lahan pertanian dan aktivitas sekolah di sekitar lokasi.

Polres Pesisir Barat Gelar Pengamanan Latihan Kesiagaan Evakuasi Medis Udara Puskesau Tahun 2026

 


Pesisir Barat,(gerakmedia) -- Polres Pesisir Barat melaksanakan pengamanan kegiatan Latihan Kesiagaan Evakuasi Medis Udara Puskesau Tahun 2026 yang berlangsung di Bandara M. Taufik Kiemas, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (23/9/2026).


Pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., mengatakan bahwa personel telah ditempatkan di sejumlah titik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.



“Pengamanan ini merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan rasa aman selama pelaksanaan latihan. Personel kami melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib,” ujar Kompol Rohmadi.


Ia menambahkan, personel juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait di lapangan untuk mengantisipasi berbagai situasi yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.


“Kami mengedepankan koordinasi dan kesiapsiagaan personel selama kegiatan berlangsung. Dengan pengamanan yang dilakukan secara optimal, diharapkan latihan dapat berjalan lancar dan seluruh peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi tetap merasa aman,” pungkasnya.

Coaching Clinic Manajemen Talenta Digelar Tanggamus Perkuat Sistem Merit ASN

 


Tanggamus, (gerakmedia) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada kinerja.


Upaya tersebut dibahas melalui Coaching Clinic Manajemen Talenta Kabupaten Tanggamus yang digelar di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Tanggamus Dharma Saputra, para PNS lingkup perangkat daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, serta para pejabat fungsional bidang SDM pada BKPSDM Kabupaten Tanggamus.


Coaching clinic menjadi ruang pembelajaran sekaligus pendampingan bagi jajaran pemerintah daerah untuk menyamakan pemahaman mengenai penerapan manajemen talenta ASN.


Pembahasan mencakup pemetaan kompetensi dan kinerja, identifikasi pegawai potensial, pengembangan karier, hingga penyiapan talenta untuk kebutuhan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.


Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, mengatakan manajemen talenta merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem merit sekaligus menyiapkan ASN yang sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintahan.



“Manajemen talenta harus dibangun sebagai sebuah sistem yang terintegrasi. Kita tidak hanya memetakan siapa yang memiliki potensi, tetapi juga memastikan ada proses pengembangan, penempatan, dan suksesi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,” kata Ivan.


Menurutnya, penerapan manajemen talenta membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah, terutama dalam penyediaan data ASN yang akurat dan terintegrasi.


Selain itu, komitmen pimpinan juga menjadi faktor penting agar pengelolaan talenta dapat berjalan secara konsisten dan tidak berhenti pada proses pemetaan pegawai.


“Data yang akurat menjadi dasar dalam menentukan pengembangan karier ASN. Karena itu, seluruh proses harus dilakukan secara objektif dan berbasis pada kompetensi, kinerja serta potensi masing-masing pegawai,” ujarnya.


Melalui coaching clinic ini, Pemkab Tanggamus mendorong agar implementasi manajemen talenta dapat menghasilkan langkah tindak lanjut yang lebih konkret.


Pengelolaan ASN diarahkan tidak lagi sebatas memenuhi kebutuhan kepegawaian, tetapi juga memastikan pegawai yang memiliki kompetensi dan potensi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.


Manajemen talenta juga diharapkan menjadi bagian dari transformasi manajemen ASN di Kabupaten Tanggamus, dengan menempatkan kompetensi, kinerja, potensi, serta kebutuhan organisasi sebagai dasar dalam pengembangan karier aparatur.


Dengan penerapan yang terintegrasi, manajemen talenta diharapkan mampu mendukung tersedianya ASN yang tepat pada posisi yang tepat, sekaligus memperkuat kinerja birokrasi dalam mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Tanggamus.

Kepala Sekolah SMK 1 Liwa Bapak Sutrisno S.Kom. M.M Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Ke 35

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMK 1 Liwa Bapak Sutrisno S.Kom. M.M Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Yang Ke 35 Semoga Semakin Jaya Dan Maju Kabupaten Tercinta๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Lampung Barat Hebat๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Kepala Sekolah SMA 2 Liwa Bapak Sarman Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Ke 35

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMA 2 Liwa Bapak Sarman Dan Seluruh Staf TU Serta Dewan Guru Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lampung Barat Yang Ke 35 Semoga Semakin Jaya Dan Maju Kabupaten Tercinta๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Lampung Barat Hebat๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis Dan 3 Kru Kepada Nelayan Pesisir

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Polres Tanggamus melalui Satpolairud dan jajaran Polsek pesisir menyosialisasikan informasi hilangnya lima jurnalis dan tiga kru speedboat Arupadhatu 1 kepada para nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Tanggamus Senin,(21/9/2026).


Kegiatan tersebut digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, sekitar pukul 11.30 WIB, serta di Gudang Ikan H. Jaman, Pekon Tengor, Kecamatan Cukuh Balak, sekitar pukul 14.00 WIB.


Di Kecamatan Limau, kegiatan dipimpin Kasat Polair Polres Tanggamus AKP Dedi Yanto, S.Pd bersama Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., Kapolsek Limau Iptu Fridy Romadhana Panca R., S.Sos, Bhabinkamtibmas Brigpol Viky dan personel Satpolairud Brigpol Azis.


Sementara di wilayah hukum Polsek Cukuh Balak, sosialisasi dipimpin Kapolsek Cukuh Balak Ipda Kiki Nur Alfian, S.H., M.M., bersama AKP Dedi Yanto, AKP Sofyansyah, Brigpol Azis dan Bhabinkamtibmas Bripka Rifki.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Sofyansyah mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memperluas informasi kepada masyarakat pesisir sekaligus mengajak nelayan ikut membantu memberikan informasi apabila menemukan sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.


"Nelayan merupakan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di laut. Karena itu, kami menyampaikan perkembangan kejadian ini agar apabila selama melaut atau berada di pesisir menemukan sesuatu yang diduga berkaitan, dapat segera diinformasikan kepada kepolisian," kata Sofyansyah.


Kasi Humas menyebut, temuan tersebut dapat berupa barang, benda maupun petunjuk lain yang berada di laut atau kawasan pantai. Informasi dari nelayan selanjutnya akan diteruskan kepada petugas untuk dilakukan pengecekan dan tindak lanjut.



"Jadi bukan hanya barang, informasi atau petunjuk apa pun yang dianggap berkaitan dengan kejadian ini kami harapkan dapat segera disampaikan. Kami akan menindaklanjutinya sesuai prosedur," tandasnya.


Diketahui, lima jurnalis dan tiga kru tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Senin, 7 September 2026. Mereka berada di speedboat Arupadhatu 1 saat melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.


Lima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Arie/Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.


Sementara tiga kru kapal yang turut dilaporkan hilang yakni Warta, 55 tahun, yang bertugas sebagai nakhoda atau kapten; Surakman/Sukarman, 60 tahun, sebagai anak buah kapal (ABK); serta Heriyanto, 49 tahun, sebagai pemandu atau guide.


Setelah laporan kehilangan diterima, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan memperluas wilayah penyisiran hingga perairan Lampung, termasuk kawasan Teluk Semangka dan sejumlah wilayah pesisir Tanggamus.


Memasuki 14 September 2026, pencarian telah memasuki hari ketujuh. Tim SAR melakukan penyisiran di sejumlah sektor perairan Lampung, termasuk wilayah Pulau Tabuan dan Teluk Semangka.


Operasi pencarian kemudian diperpanjang selama tiga hari. Pada 15 September 2026, area pencarian diperluas dari Tanjung Belimbing hingga sekitar Pulau Sebesi.


Pada 16 September 2026, pencarian memasuki hari kesembilan dengan pembagian wilayah menjadi delapan sektor dengan cakupan sekitar 3.439 mil laut persegi. Salah satu wilayah penyisiran berada di kawasan perairan Tanggamus.


Pencarian dilanjutkan pada 17 September 2026 yang menjadi hari ke-10 sekaligus hari terakhir masa perpanjangan operasi. Tim SAR melakukan penyisiran di wilayah Teluk Semangka hingga kawasan Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Legundi, Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku.


Setelah pencarian berlangsung selama 10 hari, operasi SAR kemudian dinyatakan berakhir pada 17 September 2026 karena belum ditemukan keberadaan speedboat Arupadhatu 1 maupun delapan orang yang berada di dalamnya.