Majelis Sholawat Asyghil Kubro Bantul Hari ini Laksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H



Bantul,(GM) -- Lantunan takbir terdengar di Dusun Mancingan Parangtritis,Ratusan umat muslim datang jamaah Majelis Sholawat Asyghil Kubro berbondong-bondong dengan wajah ceria menuju ke area lapang di lokasi Parkir Harmoni Parangtritis sejak pukul 06.00 WIB. 


Sesepuh Majelis Sholawat Asyghil Kubro, Ustad Yusuf Mustagim, menegaskan bahwa pihaknya menetapkan awal dan akhir Ramadan berdasarkan rukyatul hilal.


Ia menjelaskan bahwa tahun ini jamaah memulai Idulfitri setelah mendapatkan kabar terlihatnya hilal dari wilayah Afganistan.


“Alhamdulillah, tahun ini kita telah menyaksikan hilal. Kabar pertama datang dari Afganistan, dan yang melihat di sana telah bersumpah secara syariah,” ujar Ustad Yusuf dengan penuh keyakinan.


Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut mengikuti sabda Rasulullah yang berbunyi, “Berpuasalah karena melihat hilal dan berbukalah karena melihat hilal.” Prinsip ini, menurutnya, menjadi pedoman utama dalam menentukan waktu ibadah.


Dengan dasar tersebut, jamaah Majelis Sholawat Asyghil Kubro memilih untuk melaksanakan Salat Id lebih awal dibandingkan sebagian umat muslim lainnya di Indonesia.


Meski tidak mencatat jumlah pasti jamaah yang hadir, Ustad Yusuf memastikan bahwa jumlah peserta Salat Id terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.


Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan Salat Id tidak hanya berlangsung di Bantul, tetapi juga tersebar di beberapa titik lain di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.


“Kita ada empat lokasi yang menyelenggarakan Salat Id hari ini. Kalau dihitung, jumlah jamaah bisa mencapai lebih dari 500 orang,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa Majelis Sholawat Asyghil Kubro tidak menerapkan sistem keanggotaan resmi. Jamaah datang secara sukarela, didorong oleh kecintaan terhadap sholawat dan keinginan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Ia pun memastikan bahwa jemaah yang melakukan Salat Id pada hari ini telah melunasi zakat fitrah paling lambat pada dua hari yang lalu. 


Sebab, pihaknya sudah memberikan informasi bahwa pelaksanaan zakat fitrah dilakukan paling lambat dua hari yang lalu.


"Kita sudah sejak beberapa hari yang lalu, kita sudah informasikan. Alhamdulillah sudah kita informasikan untuk zakat fitrahnya," tuturnya.(Red/Ant)

Dandim 0422/Lampung Barat Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Kunjungi Yonif TP 944/RSC

 


Pesisir Barat,(GM) -- Komandan Kodim (Dandim) 0422/Lampung Barat mendampingi Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei, S.Sos., M.Si. (Han), dalam rangka kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 944/RSC (Raja Saibatin Cakti) yang berlokasi di Pekon Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.


Kunjungan kerja ini dilaksanakan untuk meninjau secara langsung kondisi satuan serta memberikan pengarahan kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut, khususnya dalam mendukung tugas-tugas teritorial dan percepatan pembangunan di daerah.


Dalam arahannya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan bahwa keberadaan batalyon teritorial di wilayah dapat menjadi motor penggerak dalam membantu percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



“Dengan adanya batalyon teritorial, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan serta membantu kesulitan masyarakat di sekitar,” ujarnya.


Lebih lanjut, Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit untuk tetap melaksanakan latihan meskipun dalam keterbatasan. Ia mengingatkan pentingnya loyalitas, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap perintah atasan.


“Prajurit harus tetap semangat, jangan malas, dan tidak mengeluh meskipun jauh dari keluarga. Tunjukkan jati diri sebagai prajurit yang tangguh dan profesional,” tegasnya.


Selain itu, Pangdam juga mendorong prajurit yang memiliki kemampuan dan prestasi agar terus diasah dan ditingkatkan, Kegiatan pelatihan seperti patroli dan ambush harus terus dilaksanakan guna menjaga kesiapsiagaan satuan.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan lingkungan maupun institusi.


“Jaga nama baik satuan, bantu masyarakat, hindari pelanggaran, serta pelihara kesehatan,” tambahnya.


Di sisi lain, Pangdam menekankan agar seluruh prajurit menjaga soliditas dan tidak terjadi perselisihan antar sesama anggota. Jiwa korsa harus terus ditingkatkan demi menjaga kekuatan dan keharmonisan dalam satuan.

MY Esti Wijayati Salurkan Bantuan Bagi Warga Kurang Mampu Di Enam Titik Wilayah Kota Yogyakarta Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial Partai

 


Yogyakarta,(GM) -- Ketua DPP PDI Perjuangan, Esti Wijayati, mengajak masyarakat menjaga kebersamaan, kerukunan, serta kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di tengah dinamika kondisi global dan cuaca ekstrem Kamis, (18/3). 

“Mari kita jaga kesehatan, kebersamaan dan kerukunan, serta pastikan Idul Fitri 1447 H ini menjadi momentum kebangkitan gotong royong kita semua,” kata Esti Wijayati di Yogyakarta. 

Ia mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam mengelola keuangan keluarga, mengingat situasi ekonomi global yang masih berpengaruh terhadap kondisi domestik.

Selain itu, kewaspadaan terhadap kesehatan juga perlu ditingkatkan, terutama pada masa peralihan musim yang berpotensi memicu gangguan kesehatan.

Dalam rangkaian kunjungannya ke sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta, Esti menemukan masih adanya masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

Ia menyebutkan, kondisi warga pada kelompok desil satu di wilayah perkotaan relatif lebih baik dibandingkan dengan masyarakat di daerah seperti Gunungkidul dan Kulon Progo, yang secara fisik masih terlihat memerlukan penanganan lebih serius.


Pada akhir Ramadan 1447 H, Esti juga telah menyalurkan bantuan bagi warga kurang mampu di enam titik di Kota Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian sosial partai.

Menurut dia, kader PDI Perjuangan harus terus hadir di tengah masyarakat, sebagaimana arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.


“Kader PDI Perjuangan harus bersama dengan masyarakat. Pesan Ibu Megawati, kita harus senantiasa menemani masyarakat kecil,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan waktu perayaan Idul Fitri tidak seharusnya menjadi persoalan, mengingat masyarakat Indonesia telah terbiasa menjaga toleransi antarumat beragama.


“Mari jaga toleransi dan keberagaman agar menjadi kekuatan untuk mempererat tali silaturahmi tanpa mengurangi esensi ibadah masing-masing,” kata Esti.


Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, mengapresiasi peran masyarakat dalam menjaga situasi kondusif selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Ia juga menyampaikan bahwa PDI Perjuangan telah membuka posko mudik di kawasan Giwangan untuk membantu masyarakat selama arus mudik.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan serta merawat kerukunan dan toleransi dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1447 H,” kata Eko.(Red/Ant)

Wakapolri Tinjau Udara Arus Mudik, Pastikan Penyeberangan Merak Bakauheni Terkendali



Lampung,(GM) -- Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melakukan pemantauan arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni guna melihat secara langsung dinamika pergerakan kendaraan serta kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026. Hal tersebut disampaikan dalam doorstop kepada awak media di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3).


Berdasarkan hasil pemantauan udara, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Merak maupun sebaliknya terpantau relatif lancar dengan dukungan kondisi cuaca yang cukup baik. Meski demikian, antrean kendaraan roda dua dan roda empat mulai terlihat di Pelabuhan Merak sebagai bagian dari peningkatan volume pemudik yang akan menyeberang menuju Bakauheni.


“Secara umum dari hasil analisa dari udara relatif cukup lancar, dan alhamdulillah dalam kondisi cuaca yang cukup baik,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Dedi Prasetyo juga menyampaikan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Gelombang kedua arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret, sementara arus balik diprediksi berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.



“Diprediksi arus mudik gelombang kedua akan terjadi pada tanggal 18 sampai 19 Maret. Kemudian arus balik diperkirakan pada tanggal 24–25 dan 28–29 Maret,” jelasnya.


Sejumlah langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas telah disiapkan oleh Polda Lampung bersama stakeholder terkait guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada periode tersebut. Penguatan pengamanan dilakukan melalui patroli, pengawalan, serta pengaturan arus kendaraan di titik-titik krusial, khususnya menuju kawasan pelabuhan.


Selain itu, kesiapan juga mencakup dukungan sarana dan prasarana, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, serta pemantauan melalui command center untuk memastikan pergerakan arus lalu lintas dapat terpantau secara menyeluruh. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu-waktu puncak apabila memungkinkan, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui call center 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.


“Apabila membutuhkan layanan kepolisian, silakan hubungi layanan 110 dan kami minta jajaran untuk merespons dengan cepat,” tutupnya.


Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah penyeberangan Merak–Bakauheni, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kapolda Lampung Cek Pos Mudik Di Tol Hingga Bakauheni : Pastikan Pengamanan Siaga



Lampung Selatan,(GM) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung turun langsung mengecek kesiapan pos pengamanan dan pelayanan arus mudik di wilayah Lampung Selatan, Senin sore (17)/3/2026). 


Rombongan yang terdiri dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Fahrul Rozi, Ketua Fraksi Partai Gerindra serta sejumlah pejabat daerah memulai peninjauan dari Mapolda Lampung sekitar pukul 16.00 WIB.


Lokasi pertama yang didatangi yakni Pos Pengamanan Rest Area KM 49B Tol Trans Sumatera. Kapolda bersama rombongan memeriksa kesiapan personel serta fasilitas yang digunakan untuk melayani pemudik.


Setelah itu rombongan bergerak ke Pos Pengamanan Rest Area KM 20B untuk melihat kondisi pengamanan di jalur tol yang menjadi lintasan utama pemudik menuju Pelabuhan Bakauheni.


Kapolda Lampung mengatakan pengecekan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pos berfungsi maksimal saat arus mudik meningkat.



"Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas di pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap melayani pemudik," kata Kapolda.


Ia menegaskan Lampung menjadi salah satu titik krusial arus mudik karena menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.


"Pergerakan pemudik di Lampung cukup tinggi karena menjadi jalur utama menuju Sumatera. Karena itu pengamanan harus betul-betul optimal," ujarnya.


*Fokus Pengamanan di Bakauheni*


Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pelayanan Terpadu Bakauheni yang menjadi titik konsentrasi pemudik sebelum menyeberang ke Pulau Jawa.


Di lokasi ini Kapolda mengecek kesiapan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan hingga instansi terkait yang bertugas melayani pemudik.


Kapolda juga mengingatkan seluruh petugas untuk tetap siaga menghadapi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi menjelang puncak arus mudik.


"Personel di lapangan harus tetap siaga, lakukan pengaturan lalu lintas dengan baik dan berikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat," katanya.


Dalam kunjungan tersebut Kapolda juga membagikan paket sembako kepada anggota yang bertugas di pos pengamanan sebagai bentuk dukungan kepada personel yang bertugas selama operasi pengamanan mudik.

Kapolda Lampung Terima Kunjungan Tim Supervisi Mabes Polri Terkait Operasi Ketupat Krakatau 2026



Lampung,(GM) -- Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, secara resmi menerima kunjungan Tim Supervisi dari Mabes Polri dalam rangka peninjauan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026. Sabtu (14/03/2026).


Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta efektivitas strategi pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polda Lampung, yang merupakan gerbang utama penghubung Pulau Sumatera dan Jawa.


Turut mendampingi Kapolda Lampung dalam kegiatan tersebut, yakni Karo Ops, Karo Rena, dan Dirlantas Polda Lampung. 



Kehadiran para Pejabat Utama (PJU) ini sekaligus untuk memaparkan perkembangan terkini mengenai manajemen lalu lintas dan pemetaan titik rawan kemacetan serta kecelakaan di wilayah Lampung.


Dalam sambutannya, Irjen Pol Helfi Assegaf menyampaikan bahwa Polda Lampung telah menyiagakan ribuan personel dan pos pengamanan (Pospam) serta pos pelayanan (Posyan) di sepanjang jalur lintas utama dan titik penyeberangan Bakauheni.


"Kehadiran Tim Supervisi Mabes Polri sangat krusial bagi kami untuk mendapatkan arahan serta evaluasi objektif, sehingga pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini dapat berjalan maksimal, aman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang mudik," ujar Kapolda.


Kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi di ruang rapat untuk meninjau administrasi operasional serta rencana lapangan yang telah disusun oleh jajaran Polda Lampung.

Gerakan Pangan Murah Di Gisting, Warga Antusias Beli Bahan Pokok

 


Tanggamus,(GM) -- Polres Tanggamus menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Serentak melalui kegiatan bazar atau pasar murah yang berlangsung di Balai Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. dan disambut antusias masyarakat sekitar Kecamatan Gisting Jumat, (13/3/2026).


Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Tanggamus dengan Perum Bulog dalam rangka membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.


Gerakan Pangan Murah Polri Serentak ini dilaksanakan secara nasional di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanggamus menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Bahan pokok yang dijual di antaranya beras SPHP sebanyak 200 sak kemasan 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per sak, gula pasir sebanyak 120 sak kemasan 1 kilogram seharga Rp17.500, serta minyak goreng sebanyak 50 dus atau sekitar 600 liter yang dijual dalam kemasan 2 liter dengan harga Rp29.000.


Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi bazar di Balai Pekon Gisting Bawah untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah. Warga dari berbagai pekon di sekitar Kecamatan Gisting datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut.



Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah bekerjasama dengan Perum Bulog ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.


“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya di Kabupaten Tanggamus,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai program sosial.


“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tandasnya.


Salah satu warga, Ikbalilahi Kurniawan mengucapkan terima kasih atas gelaran pasar murah tersebut sebab harga yang dijual sangat murah dibandingkan di pasaran.


“Semoga Polres Tanggamus selalu sukses dan kegiatan ini juga dapat terus dilaksanakan dengan diperbanyak untuk masyarakat yang lain, sebab sangat membantu masyarakat,” ucapnya.


Senada dengan Ikbal, warga lainnya Erni, warga Blok 3 Gisting, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Semoga Polres Tanggamus semakin maju dan membanggakan masyarakat,” tegasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Gudang  Perum Bulog Lampung di Rantau Tijang Diki, Staf Ahli Bupati Tanggamus Gigih Rudiansyah dan Samjuniston, Camat Gisting, pejabat utama Polres Tanggamus, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.