Parosil Harap Geothermal Suoh–Sekincau Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

 


Lampung Barat, (GM) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat menggandeng PT Star Energy upaya untuk mengeksplorasi potensi panas bumi (geothermal) Suoh-Sekincau, Selasa (20/01/2026). 


Kerja sama tersebut dinilai Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus sebagai langkah strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat perekonomian daerah. 


Sebab, pengembangan proyek geothermal tersebut tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan sumber daya alam, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah.


Salah satu manfaat yang akan dirasakan masyarakat adalah potensi peningkatan pendapatan daerah melalui mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) yang ke depan akan masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Dikatakan Parosil Mabsus, pemerintah daerah berkomitmen memastikan bahwa kehadiran investasi di sektor geothermal tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat Lampung Barat.


"Kami ingin investasi ini benar-benar membawa dampak positif, baik melalui peningkatan pendapatan daerah maupun melalui kontribusi langsung untuk masyarakat, terutama di wilayah sekitar proyek," kata Parosil Mabsus. 


Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus meminta dukungan kepada lapisan masyarakat, pasalnya, dengan dukungan masyarakat dan pengawasan yang berkelanjutan, proyek geothermal Suoh–Sekincau diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat secara berkelanjutan. 


Langkah yang diambil Pemerintah Daerah mendapat apresiasi dari lapisan masyarakat, menurut Dedi salah satu warga, proyek strategis nasional di sektor panas bumi ini membuka harapan baru bagi masyarakat.


"Lampung Barat selama ini memiliki potensi energi besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan daerah. Kalau dikelola dengan baik, geothermal ini bukan hanya soal listrik, tapi juga dampaknya ke pembangunan daerah. Kami sebagai warga tentu berharap hasilnya bisa dirasakan langsung, terutama untuk kesejahteraan masyarakat," terangnya. 


Tak hanya itu, Dedi juga berharap keberadaan proyek geothermal mampu menciptakan efek berganda, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, maupun peningkatan kualitas layanan publik di wilayah sekitar lokasi proyek.

Liga 4 2026 Angonsaka FC Resmi Diluncurkan, Siap Wakili Tanggamus

 


Tanggamus, (GM) -- Dunia sepak bola Kabupaten Tanggamus resmi kedatangan kekuatan baru. Angonsaka FC diperkenalkan ke publik melalui acara peluncuran yang digelar di Wisma Universitas Lampung (Unila), Klub ini disiapkan sebagai wakil daerah untuk berlaga pada kompetisi Liga 4 musim 2026, Senin (19/1/2026). 


Peluncuran Angonsaka FC menjadi penanda keseriusan manajemen membangun sepak bola daerah dengan arah yang lebih jelas dan terencana.


Presiden Klub Angonsaka FC, Soni Laberta, menyampaikan bahwa pendirian klub bukan sekadar membentuk tim kompetisi, melainkan membangun fondasi pembinaan yang selama ini belum tertata dengan baik di Tanggamus.


Liga 4 dipilih sebagai titik awal. Kompetisi ini dinilai memberi ruang realistis bagi klub baru untuk tumbuh sekaligus menjadi panggung bagi pemain lokal agar mendapat jam terbang di kompetisi resmi.


Dari level inilah, Angonsaka FC ingin menyiapkan kerangka tim yang kuat dan berkelanjutan.


Dalam agenda peluncuran, manajemen memperkenalkan identitas klub secara menyeluruh. Mulai dari jersey resmi, struktur pengelola, hingga mitra sponsor yang akan menopang operasional klub.


Acara juga dirangkai dengan diskusi dan silaturahmi bersama berbagai kalangan, termasuk pemerhati olahraga dan komunitas sepak bola, yang selama ini aktif mengikuti dinamika sepak bola lokal.



Soni Laberta menegaskan, Angonsaka FC tidak dibangun untuk mengejar hasil instan. Fokus utama klub adalah pembinaan pemain muda asal Tanggamus yang selama ini minim akses menuju jalur kompetisi berjenjang.


“Kami ingin klub ini menjadi tempat tumbuh bagi pemain muda lokal, bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga membentuk mental, disiplin, dan profesionalisme,” kata Soni.


Ia menyebut, pembinaan tidak akan berhenti pada aspek teknis di lapangan. Manajemen ingin membangun karakter pemain agar siap bersaing secara sehat, baik di dalam maupun di luar lapangan. Karena itu, klub akan dijalankan dengan prinsip tata kelola yang tertib dan transparan.


Komitmen tersebut mencakup proses perekrutan pemain, sistem pembinaan, hingga pengelolaan organisasi klub. Menurut Soni, tanpa manajemen yang rapi dan akuntabel, klub sepak bola akan sulit bertahan dalam jangka panjang.


“Kami ingin Angonsaka FC tumbuh sebagai klub yang sehat. Bukan hanya hadir satu-dua musim, tapi bisa terus berkembang,” ujarnya.


Keikutsertaan Angonsaka FC di Liga 4 2026 diharapkan memberi warna baru bagi persaingan klub daerah.


Lebih dari itu, kehadiran klub ini diharapkan mampu memicu tumbuhnya ekosistem sepak bola yang lebih hidup di Kabupaten Tanggamus, mulai dari pembinaan usia dini, pembukaan ruang bagi talenta lokal, hingga meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung sepak bola daerah.

Polres Pesisir Barat Ungkap Pelaku Kasus Curat Lintas Provinsi



Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung dagangan milik warga yang berada dalam wilayah hukum Polres Pesisir Barat. Sabtu (17/1/2026). 


Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 03 Desember 2025 sekira pukul 00.20 Wib, di warung dagangan sdr. AG (40) yang berlokasi di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat.


Setelah korban mengetahui warung dagangannya mengalami aksi pencurian,  korban bersama Saksi/istri MP (39) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Utara dengan melaporkan  barang-barang yang telah hilang dicuri diantaranya: rokok terdiri dari beberapa merk sejumlah kurang lebih 270 pack, 4 buah Handphone dan 3 kotak amal masjid, dengan total kerugian lebih kurang Rp. 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah).


Atas laporan yang diterima tersebut, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara Melakukan upaya mengungkap kasus pencurian itu, hingga pada hari Rabu, tanggal 14 januari 2026 Tim gabungan mendapatkan informasi bahwa adanya salah satu pelaku yang berada di wilayah hukum Polsek Pesisir Utara, setelah mendalami kebenaran informasi tersebut, Tim gabungan berhasil mengamankan pelaku berinisial BI (45), alamat Desa Pagar jati kec.Bengkulu Tengah, di pekon Malaya kec.Lemong Pesisir Barat, saat dalam perjalanan menuju Lampung Tengah.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa ini merupakan hasil kerja keras Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Tim sehingga kasus tersebut dapat terungkap.



Dari penangkapan itu Tim gabungan melakukan pengembangan ke Wilayah Hukum Polres Bengkulu Tengah, setelah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah, kembali Tim berhasil mengamankan satu pelaku AR (39), di kediamannya Pagar dewa jati kec. Pagar Jati Bengkulu Tengah, 

Selanjutnya Tim gabungan bergerak kembali dan berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yaitu M.H (35) dan AK (31) di kediamannya yang sama-sama beralamatkan di Talang Boseng kec. Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. 


Dalam pengungkapan kasus ini Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa : 3 kotak amal masjid dan 2 Unit Handphone yang diduga hasil dari pencurian itu dan beberapa potong kaos berikut celana serta 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza

Warna silver no.pol B 1724 FZQ yang digunakan saat melakukan aksi pencurian tersebut.


Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah Untuk 2 (dua)  Terduga pelaku yaitu BI (45) dan AR (39) diamankan ke Polres Pesisir Barat, sementara 2 (dua) pelaku lainnya M.H (35) dan AK (31) masih diamankan oleh pihak Polres Bengkulu Tengah guna penyidikan lebih lanjut atas dugaan terlibat perkara yang berbeda di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah Polda Bengkulu. 


Dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, pelaku dijerat pasal 477 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara 7-9 tahun.

Polres Pesisir Barat Berikan Pengamanan Kegiatan Musancab DPC PDI Perjuangan

 


Pesisir Barat, (GM) -- Polres Pesisir Barat melaksanakan pengamanan kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat, yang digelar pada Jumat, (16/1/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Sartika, Jalan Pantai Wisata, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan dihadiri oleh pengurus partai serta kader PDI Perjuangan dari seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabagops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Musancab berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


“Polres Pesisir Barat menerjunkan personel pengamanan baik terbuka maupun tertutup untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada seluruh peserta kegiatan,” ujar Kompol Rohmadi, S.H.


Ia menambahkan bahwa pengamanan dilakukan mulai dari pengaturan lalu lintas, pengawasan lokasi kegiatan, hingga koordinasi dengan panitia penyelenggara. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pesisir Barat dalam menjaga stabilitas keamanan selama berlangsungnya kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan politik.


“Alhamdulillah, kegiatan Musancab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib hingga selesai,” pungkasnya.

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan Di Depan SPBU Kecamatan Kota Agung Tanggamus

 


Tanggamuas, (GM) -- Kecamatan Kota agung Kabupaten Tanggamus Jalan Ir. Juanda tepatnya  depan SPBU Kecamatan Kota agung Kepolisian mengungkap kronologis kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan Kamis, (15/1/2026). 


Kapos Lantas Kota agung, Aipda Hendra Darmawan, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil L300 selesai mengisi bahan bakar di SPBU dan hendak berbelok ke arah Wonosobo.


Pada saat bersamaan, dari arah Bandar Lampung melaju sejumlah kendaraan roda enam (R6), termasuk truk Fuso yang mengangkut sepeda motor. Salah satu kendaraan di barisan depan berhenti mendadak.



“Karena kendaraan di depan berhenti mendadak, kendaraan di belakang tidak sempat menghindar dan terjadi tabrakan beruntun,” jelas Aipda Hendra Darmawan Ia menyebutkan, truk Fuso berplat B 9132 BKS bermuatan buah-buahan yang berada di belakang tidak sempat mengerem sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso Nopol BG 8509 QQ bermuatan sepeda motor. Benturan tersebut kemudian turut melibatkan mobil L300 yang berada di jalur belok.


“Total ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, Hendra menegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan kendaraan. Kecelakaan lalu lintas in hanya menimbulkan kerugian materiil,” tegasnya.


Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan tetap fokus saat berkendara, khususnya di jalur padat lalu lintas seperti Lintas Barat Tanggamus.


Hingga saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal setelah sempat mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.

Curah Hujan Tinggi Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat Tinjau Langsung Lokasi Rawan Bencana

 


Pesisir Barat, (GM) -- Melihat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mendorong Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat untuk melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan bencana.Rabu, (14/1/2026).


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir risiko terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.


Dalam peninjauan tersebut, personel Polres Pesisir Barat mengecek kondisi aliran sungai, tebing, serta pemukiman warga yang berada di wilayah rawan terdampak bencana. 



Selain itu, tim juga melakukan pemetaan potensi kerawanan dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.


Mewakili Kapolres Pesisir barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M.,melalui Kabag OPS KOMPOL Rohmadi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat. 


“Diharapkan dengan adanya pemantauan langsung di lapangan, potensi bencana dapat dideteksi lebih dini sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan,”ucapnya.


“Polres Pesisir Barat juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda terjadinya bencana, serta tetap memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan di tengah tingginya curah hujan,” Tutupnya. 

Bupati Tanggamus Berikan Penghargaan Kepada 15 Personel Polres Tanggamus

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Tanggamus Drs. H. Mohammad Saleh Asnawi, M.A., M.H. memberikan piagam penghargaan kepada 15 personel Polres Tanggamus atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung dalam waktu kurang dari 1 x 12 jam Selasa, (13/1/2026).


Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan pada kegiatan Apel Kesiapsiagaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang digelar di Lapangan Merdeka Kota Agung. 


Penghargaan diberikan kepada jajaran pimpinan hingga personel lapangan Polres Tanggamus yang dinilai menunjukkan kinerja cepat, profesional, dan responsif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Adapun 15 personel Polres Tanggamus yang menerima penghargaan tersebut yakni: Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.,Wakapolres.Tanggamus Kompol Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yassin Ariga, S.Kom., M.H., Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan, S.H., M.H.,


Selain itu personel Tim Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pugung, yaitu Aipda Herwinsyah, S.H., Aipda Frendi Setiawan, S.H., Aipda Sumantri, Aipda Fherli Saputra, Aipda Bobby Noviansyah S., S.E., Aipda Dani Pratomo, Aipda Angga Aradea, Bripka Dedy Syaifuddin, Bripka Anggie Fhariestha, Briptu Sofiansyah, S.H., dan Bripda Muhammad Guma Palanov.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Bupati Tanggamus serta dukungan seluruh elemen masyarakat.



“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi Bapak Bupati. Pada awal pengungkapan kasus ini, kami memang minim petunjuk. Namun berkat kerja keras tim serta dukungan informasi dari masyarakat, alhamdulillah kasus tersebut dapat diungkap sebelum 1x12 jam,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


“Kami mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian. Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” pungkasnya. 


Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kinerja jajaran Polress Tanggamus yang dinilai mampu bertindak cepat sehingga kasus pembunuhan tersebut dapat segera terungkap.


“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Tanggamus yang telah bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri di Pekon Way Pring. Keberhasilan ini penting untuk menjaga rasa aman dan mencegah keresahan di tengah masyarakat,” tegas Bupati.


Diketahui dalam rangkaian itu, selain kepada jajaran Polres Tanggamus, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 personel Kodim 0424 Tanggamus, 3 personel BPBD Kabupaten Tanggamus, 3 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta 6 anggota Tim Vertical Rescue Indonesia atas peran mereka dalam penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan.


Piagam penghargaan juga diberikan kepada 35 anggota Satlinmas Kabupaten Tanggamus atas dedikasi dan pengabdian mereka yang telah lebih dari 10 tahun menjalankan tugas sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat di wilayah masing-masing.