Tanggamus,(gerakmedia) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Ir. Suaidi, M.M., melakukan kunjungan kerja dalam rangka evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik di Kecamatan Kotaagung Barat Selasa, (6/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus memastikan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik serta program pembangunan di tingkat kecamatan dan pekon berjalan sesuai arah kebijakan daerah.
Sekda Suaidi didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rully Runa Yuda, Kepala Dinas Pendidikan Viktor Libradi, Kepala Dinas Kesehatan Herry Novrizal serta jajaran terkait.
Kedatangan rombongan disambut Camat Kotaagung Barat Sarif Hidayat Bangsawan bersama jajaran kecamatan dan seluruh kepala pekon se-Kecamatan Kotaagung Barat.
Dalam pertemuan di Kantor Kecamatan Kotaagung Barat, Camat Sarif Hidayat menyampaikan paparan mengenai kondisi pemerintahan, sumber daya aparatur, pendidikan, kesehatan serta sejumlah program pembangunan nasional yang berjalan di wilayahnya.
Kecamatan Kotaagung Barat memiliki 16 pekon. Paparan juga mencakup kondisi ASN dan tenaga PPPK, satuan pendidikan, pelayanan Puskesmas, posyandu, stunting serta perkembangan program pembangunan, termasuk Koperasi Desa Merah Putih dan rencana pembangunan kampung neyalan merah putih di 2 pekon.
Usai paparan kecamatan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan penyampaian aspirasi dari para kepala pekon.
Salah satu persoalan yang disampaikan berkaitan dengan kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan serta kesiapan lahan untuk pembangunan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih.
Sekda Suaidi menegaskan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kesamaan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga pemerintahan pekon.
“Apa yang diinginkan di pusat itu harus turun juga ke bawah. Kalau apa yang diinginkan pemerintah tidak sampai ke bawah, kita akan sulit mencapai apa yang kita cita-citakan,” ujar Suaidi.
Ia juga mendorong pemerintah pekon memanfaatkan berbagai program pemerintah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan atau fasilitas, tetapi mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Produk-produk UMKM dan hasil produksi masyarakat bisa masuk ke koperasi. Di situlah perputaran ekonomi masyarakat bisa berjalan,” katanya.
Cek Pelayanan Puskesmas hingga SPPG
Setelah kegiatan di kantor kecamatan, Sekda bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke UPTD Puskesmas Negara Batin.
Di lokasi tersebut, rombongan mengecek pelayanan publik, fasilitas kesehatan, ruang perawatan serta berinteraksi dengan sejumlah pasien untuk mengetahui secara langsung pengalaman masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talagening di Pekon Talagening
Sekda dan rombongan mengecek langsung kondisi dapur, kebersihan fasilitas, proses pengolahan bahan, hingga saluran dan sistem pembuangan air. Pengelola SPPG juga dimintai penjelasan mengenai pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP).
Suaidi menegaskan agar seluruh SOP dijalankan secara disiplin untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap aman dan memenuhi standar kesehatan.
“SPPG di Kecamatan Kotaagung Barat ini ada dua. Alhamdulillah SOP-nya sudah bagus, mulai dari barang masuk, pengolahan, distribusi sampai pembuangan pipanya. Kami tadi sudah berpesan melalui Pak Kadis Kesehatan agar SOP ini disiplin dijalankan,” jelasnya.
Tinjau Revitalisasi SDN 1 Gedung Jambu
Usai meninjau SPPG, Sekda Suaidi bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke SDN 1 Gedung Jambu, salah satu sekolah yang menerima bantuan program revitalisasi.
Di sekolah tersebut, Sekda mengecek langsung progres pembangunan dan kondisi fisik bangunan yang sedang direvitalisasi. Ia juga berdialog dengan panitia pelaksana dan kepala sekolah untuk mengetahui persentase realisasi pembangunan serta tahapan pekerjaan yang telah dilaksanakan.
Pengecekan dilakukan secara langsung pada bagian-bagian bangunan untuk memastikan pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai dengan rencana.
Selain meninjau pembangunan, Sekda juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa, khususnya siswa kelas VI.
Dalam kesempatan tersebut, Suaidi menanyakan cita-cita para siswa setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah dasar sekaligus memberikan motivasi, harapan dan nasihat agar para siswa terus belajar serta memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian dari kunjungan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga melihat langsung kondisi dan semangat para peserta didik sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Tanggamus.
Tinjau Koperasi dan Peternakan Ayam Petelur
Rombongan kemudian meninjau Koperasi Desa Merah Putih di Pekon Kalimiring dan Pekon Kanyangan. Sekda mengecek kesiapan fasilitas sekaligus mempertanyakan status dan kesiapan lahan kepada kepala pekon.
Dari Kalimiring, kunjungan berlanjut ke BUMDes yang mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.
Di lokasi tersebut, Sekda melihat langsung aktivitas peternakan dan berdialog dengan pengelola terkait jumlah ternak, kebutuhan pakan, produksi telur hingga potensi keuntungan usaha.
Sekda juga melihat peluang agar hasil produksi telur dari BUMDes dapat mendukung kebutuhan SPPG apabila memenuhi standar dan kualitas yang diperlukan.
Menurut Suaidi, usaha peternakan ayam petelur tersebut memiliki potensi ekonomi yang baik dan dapat menjadi contoh bagi pekon lain dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
Kunjungan selanjutnya dilakukan ke Koperasi Desa Merah Putih di Pekon Kanyangan. Sekda mengecek kesiapan fasilitas serta kendaraan yang telah diterima dan diserahkan kepada pihak pekon untuk mendukung operasional koperasi.
Sekda: Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah di Kecamatan Kotaagung Barat Berjalan Baik
Di akhir rangkaian kunjungan, Sekda Suaidi menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kecamatan Kotaagung Barat berjalan baik.
Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah koordinasi antara kecamatan dengan seluruh pekon.
“Kalau kita hadir di kantor kecamatan dan kita minta berkoordinasi dengan pekon, tetapi banyak pekonnya tidak hadir, itu indikasi pemerintahan kecamatan tidak bagus. Tetapi ini alhamdulillah 16 pekon hadir semua,” ungkapnya.
Menurutnya, pejabat di tingkat kecamatan tidak hanya dituntut menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu membangun koordinasi dengan seluruh perangkat pekon, unsur masyarakat serta unsur pimpinan kecamatan (uspika).
“Yang dituntut untuk pejabat di kecamatan itu bagaimana dia bisa berkoordinasi dengan seluruh perangkat pekon dan seluruh elemen masyarakat ataupun uspika yang ada di kecamatan, supaya koordinasinya berjalan baik. Dan Kotaagung Barat, alhamdulillah kami lihat berjalan baik,” kata Suaidi.
Ia menambahkan, meskipun kondisi anggaran daerah menghadapi berbagai keterbatasan, Pemkab Tanggamus tetap berupaya mencari sumber program pembangunan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian.
“Pak Bupati tidak putus asa. Beliau terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh kementerian untuk mendapatkan program-program pembangunan bagi wilayah Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya.
Rangkaian kunjungan kerja kemudian ditutup dengan santap siang bersama di Kantor Kecamatan Kotaagung Barat.

