Parosil Mabsus Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Lampung Barat

 


Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus resmi dilantik menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desan Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Lampung Barat.


Parosil Mabsus, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat dilantik bersamaan dengan kepala daerah lainnya se-Provinsi Lampung, sesudah pelantikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang diduduki oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.


Pelantik berlangsung di Bukit Mas Resto, jalan Raden Imba Kusuma, Bandar Lampung, Rabu 12 November 2025. Sore. Suasana khidmat namun penuh optimisme mewarnai acara tersebut.



Parosil Mabsus mengatakan, Abpednas sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Indonesia. Organisasi ini berfungsi untuk menyatukan, menampung, dan menyalurkan aspirasi BPD sebagai mitra pemerintah Pekon (Desa) dalam membangun desa.


"Abpendnas sebagai alat komunikasi dan wadah untuk silaturahmi, diskusi, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Daerah serta menjalin sinergi dengan Pemerintah Desa, kecamatan, dan kabupaten," Ucap Parosil Mabsus.


Dengan adanya Abpednas, ia berharap dapat berperan aktif dalam mengawal dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di desa, sehingga potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal.


"Saya berharap dengan adanya organisasi Abpendnas ini kesejahteraan desa menjadi prioritas utama pemerintah dan pembangunan desa dapat terus diperhatikan, terutama melalui Hari Desa Nasional," tuturnya. 


Dalam kesempatan itu, Parosil Mabsus mengajak seluruh ketua maupun pengurus Abpendanas tingkat Provinsi maupun Kabupaten untuk selalau kompak dalam kepengurusan serta selalu siap mengawal seluruh program pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD Agenda Ranperda APBD Pesisir Barat Tahun 2026


Pesisir Barat,(GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Tahun Anggaran 2026, di ruang rapat paripurna DPRD Pesibar, Rabu (12/11/2025).


Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pesibar, Mohammad Emil Lil Ardi, S.H., dan didampingi Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Amin Basri, S.M., juga dihadiri 17 dari 24 anggota DPRD. Selain itu tampak hadir juga para Staf Ahli Bupati, Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan perwakilan Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), serta Darma Wanita Persatuan (DWP).


Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengatakan, kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara, menjadi harapan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dalam setiap agenda pembangunan, begitupun dalam pembahasan Ranperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Pesibar Tahun anggaran 2026 yang bertujuan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Pesibar.


Penyusunan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2025 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026. Rancangan APBD Pesibar Tahun Anggaran 2026 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang telah disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun Pemprov Lampung," kata Wakil Bupati, Irawan Topani.


Dijelaskan Wakil Bupati, Irawan Topani, atas dasar Rencana Kerja (Renja) maka disusunlah Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD. Dalam rancangan APBD tersebut terdapat berbagai komponen, baik komponen pendapatan, belanja maupun pembiayaan. Secara garis besar rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yaitu, dari pendapatan
pada Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 target pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp779.899.342.092,00, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp60.908.253.871,00. Pendapatan transfer sebesar Rp701.900.974.076,00. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp17.090.114.145,00.


Sementara dari belanja, rencana belanja daerah pada Ranperda Tahun Anggaran 2026 Pemkab Pesibar mengalokasikan anggaran belanja daerah sebesar Rp780.899.342.092,00 yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp640.995.447.396,00, belanja modal belanja modal sebesar Rp15.057.600.520,00, belanja tidak terduga sebesar Rp3.000.000.000,00, belanja transfer sebesar Rp121.846.294.176,00. "Dengan demikian total pendapatan sebesar Rp779.899.342.092,00, dikurangi total belanja sebesar Rp780.899.342.092,00, sehingga mengakibatkan defisit antara pendapatan dan belanja sebelum pembiayaan adalah sebesar Rp1.000.000.000," papar Wakil Bupati, Irawan Topani.


Dari sektor pembiayaan, lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani, penerimaan pembiayaan sebesar Rp1.000.000.000 yakni Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya, pengeluaran pembiayaan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp0,00
sehingga terdapat surplus pembiayaan sebesar Rp1.000.000.000,00 yang digunakan untuk menutupi defisit antara pendapatan dan belanja tersebut. Sehingga SILPA tahun berkenan sebesar Rp0,00," tukas Wakil Bupati, Irawan Topani. 

Polres Tanggamus Dirikan Posko Siaga Bencana



Tanggamus,(GM) -- Pasca gelaran apel siaga bencana yang digelar bersama Pemkab, instansi terkait, dan para relawan, Polres Tanggamus mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi bencana dengan mendirikan posko siaga bencana serta menyiagakan puluhan personel Satgas Selasa, (11/11/2025).


Posko utama didirikan berdekatan dengan gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Tanggamus dan dilengkapi sarana pendukung seperti kendaraan operasional, gergaji mesin, serta perahu karet untuk evakuasi maupun penanganan darurat.


Selain posko dan peralatannya, sebanyak 91 personel akan bertugas 24 jam dengan sistem tiga regu bergiliran untuk memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian.


Kasi Humas Polres Tanggamus, Iptu Primadona Laila, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi dan komitmen Polres dalam melindungi masyarakat saat cuaca ekstrem.



“Kami menyiagakan personel dan peralatan agar dapat merespons cepat setiap potensi bencana, baik banjir, angin kencang, maupun tanah longsor. Meski dengan keterbatasan sarana, kami berupaya agar penanganan di lapangan berjalan efektif,” kata Iptu Primadona Laila di Mapolres Tanggamus. 


Kasi Humas menjelaskan, data menunjukkan, wilayah Kabupaten Tanggamus tergolong rawan bencana saat musim hujan. 


Banjir kerap terjadi di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai, sementara angin kencang serta longsor sering melanda kawasan perbukitan di beberapa kecamatan.


“Selain kesiapsiagaan internal, Polres juga memperkuat koordinasi dengan Pemda, TNI, BPBD, dan relawan untuk memastikan sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana,” jelasnya.


Iptu Primadona Laila juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan segera melapor jika terjadi potensi bencana melalui Call Center 110 atau Hotline BPBD Tanggamus (0722-7220251 / Pusdalops PB-BPBD 0821-8397-1011).


“Kesiapsiagaan bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kepedulian dan kecepatan bertindak. Kami berharap masyarakat turut aktif menjaga keselamatan diri dan lingkungannya,” tutup Iptu Primadona Laila.


Dengan langkah antisipatif ini, Polres Tanggamus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama cuaca ekstrem yang kerap berubah.

Moment Hari Pahlawan 2025, Puluhan Personel Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Kapolres Tanggamus

 


Tanggamus,(GM) -- Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan 2025, Polres Tanggamus memberikan penghargaan kepada puluhan personel berprestasi atas dedikasi dan keberhasilannya dalam melaksanakan tugas kepolisian.


Upacara pemberian penghargaan tersebut berlangsung di lapangan Mapolres Tanggamus, Senin (10/11/2025), dipimpin oleh Wakapolres Tanggamus Kompol Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Dalam kesempatan itu, penghargaan diberikan kepada personel yang berprestasi di berbagai bidang tugas, diantaranya, AKP Khairul Yassin Ariga, S.Kom., M.H. (Kasat Reskrim Polres Tanggamus) dan Ipda Heru Setiawan, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Kota Agung) beserta 16 personel Satreskrim dan Polsek Kota Agung.


Mereka menerima penghargaan atas penegakan hukum kepolisian dalam rangka Operasi Sikat Tahun 2025 di wilayah hukum Polres Tanggamus.



Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada AKP Mirga Nurjuanda, S.Sos., M.M. (mantan Kasatres Narkoba Polres Tanggamus), Ipda Jerry Ascar, S.H. (KBO Satres Narkoba Polres Tanggamus), serta 20 personel Satresnarkoba, atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Antik Tahun 2025 yang berhasil mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tanggamus.


Tak kalah heroik, penghargaan khusus juga diberikan kepada Kapolsek Pematang Sawa Ipda Ahmad, S.H., dan anggotanya Aipda Harnoto, S.IP, dan Bripka Andri, S.H. atas aksi kemanusiaan mereka menyelamatkan pasien dari Puskesmas Mayang Mandiri yang terbakar di tengah laut untuk dibawa ke RSUD Secanti, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.


Penyerahan penghargaan dilakukan melalui 4 perwakilan yakni Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yassin Ariga, KBO Satres Narkoba Polres Tanggamus Ipda Jerry Ascar, Kanit Mantan Reskrim Polsek Kota Agung Ipda Heru Setiawan dan Anggota Polsek Pematang Sawa Aipda Harnoto.


Dalam amanatnya, Wakapolres Kompol Gigih Andri Putranto menyampaikan bahwa momen Hari Pahlawan menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan semangat keteladanan dan dedikasi di lingkungan Polri.


“Pada momentum Hari Pahlawan yang penuh makna ini, Polres Tanggamus dengan bangga memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi unggul dalam pelaksanaan tugas,” kata Kompol Gigih.


Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari peningkatan kinerja dan profesionalisme.


“Kalian adalah contoh nyata pahlawan masa kini di lingkungan Polri. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya lebih baik. Semoga menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel Polres Tanggamus untuk berinovasi, meningkatkan disiplin, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.

Polsek Pesisir Selatan Laksanakan Pengamanan Karnaval Dan Pawai Peringatan Hari Pahlawan

 


Pesisir Barat,(GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, Polsek Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan pengamanan karnaval dan pawai yang digelar oleh Yayasan Raudhatul Ulum, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Senin (10/11/2025).


Kegiatan karnaval dan pawai tersebut diikuti oleh sekitar 600 siswa dan siswi dari Yayasan Raudhatul Ulum. Para peserta mengenakan berbagai kostum bertema perjuangan dan kepahlawanan, sambil membawa atribut bendera merah putih sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir Selatan AKP Juni Rosiwan, S.Sos., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.


“Polsek Pesisir Selatan menurunkan personel untuk mengamankan jalur yang dilalui peserta pawai serta membantu pengaturan lalu lintas agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar AKP Juni Rosiwan.


Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi pelajar, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan dan semangat nasionalisme sejak dini.


Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari pihak kepolisian, kegiatan peringatan Hari Pahlawan di Yayasan Raudhatul Ulum berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Kegiatan Pelatihan Bimbingan Teknis Dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Pembuatan Motif Belah Ketupat

 


Tanggamus,(GM) -- Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH. yang di wakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hendra Wijaya Mega, ST. MT.MM., menghadiri sekaligus membuka Pelatihan, Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus Tahun 2025.


Yang dalam hal ini dilaksanakan melalui Pelatihan Pembuatan Motif Belah Ketupat , bertempat di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting, Jumat (7/11/2025). 


Hadir juga dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riza Husna S. Ag. MM., beserta Jajaran, Camat Gisting atau yang mewakili, para Narasumber, pelatih, dan pengrajin, serta peserta pelatihan dari 20 kecamatan. 


Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf 

Riza Husna, S. Ag. MM., Menyampaikan 

Tujuan dan sasaran dari kegiatan Pelatihan ini adalah adapun tujuannya menambah keterampilan dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Tanggamus khususnya kelompok para pelaku usaha pembuatan motif belah ketupat.


kemudian peningkatan pengetahuan dan akses bagi masyarakat di Kabupaten Tanggamus dalam rangka menjalin kerjasama dengan mitra usaha.


Adapun sasarannya dari penyelenggaran pelatihan ini dengan harapan masyarakat Kabupaten Tanggamus khususnya pengrajin dapat berkiprah dalam pengembangan usaha pada motif belah ketupat di Tanggamus.


Selanjutnya peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang yang mempunyai keahlian menjahit dan perwakilan dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanggamus.



Adapun narasumber yang akan memberikan materi berasal dari Marhasan Samba ibu Devi Craf dan ibu Yana Kebung, tutupnya. 



Dalam sambutan bupati Tanggamus yang disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Hendra Wijaya Mega, mengatakan 

ucapan selamat datang kepada 50 orang pelatihan dari 20 Kecamatan dan

seluruh peserta yang telah hadir untuk mengikuti pelatihan, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan bawa manfaat bagi peserta. 


Dalam rangka Peningkatan sektor industri pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Maka Pemda Tanggamus berupaya mendorong sinergi antara Pelaku Usaha dan Pengrajin, salah satunya dengan 

melakukan kegiatan ini, yang dapat menunjang peningkatan kapasitas Pelaku Ekonomi dan menambah keterampilan untuk meningkatkan taraf Ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tanggamus.


Kita bisa melakukan berbagai terobosan, jugameningkatkan keterampilan para pengrajin, sehingga nantinya dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan daerah yang berbasis ekonomi kreatifkreatif. 


Mari kita sosialisasikan slogan "Mencintai produk Asli Tanggamus" kepada masyarakat agar produk produk kerajinan tidak tidak menjadi tamu di daerah sendiri. 


Inovasi produk dan inovasi pemasaran harus terus dilakukan disamping memasarkan melalui outlet outlet di sentra UMKM, kita juga harus melakukan pemasaran dan penjualan secara online


Dalam visi bupati Tanggamus ke dua agar dapat terus mengembangkan potensi ekonomi lokal yang berdaya saing. 


Ada 27.801 UMKM di Tanggamus dan 429 ribu UMKM se Provinsi Lampung dan melalui dinas Pariwisata dan Ekraf beserta Dekranasda Tanggamus saya minta agar para pengrajin motif belah ketupat ini untuk terus diperhatikan dan dkawal. 


" Selanjutnya melalui hasil kerajinan dan produk mereka akan agar dipasarkan dan dibantu di promosikan, bentuklah UMKM dan inovasi kan produk yang disukai kaum milenial untuk menambah harga jual sehingga motif belah ketupat ini bisa lebih dikenal dikancah yang lebih luas bisa nasional dan Go Internasiona, terangnya. 


Kegiatan di lanjutkan dengan melakukan praktek menjahit langsung bagaimana cara pembuatan motif belah ketupat.

Puluhan Rumah Rusak 1 Terseret Gelombang Pasang : Pantai Kapuran Kota Agung Tanggamus

 


Tanggamus,(GM) -- Kawasan pesisir Pantai Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, pada Jumat malam (7/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Terjangan ombak tinggi yang disertai angin kencang tersebut menyebabkan puluhan rumah warga rusak, bahkan satu di antaranya hilang terseret arus laut.


Peristiwa ini memicu kepanikan warga pesisir yang berhamburan menyelamatkan diri dan barang berharga ke lokasi aman.


Tim BPBD Kabupaten Tanggamus, bersama Lurah Pasar Madang, Mega Sari, SE, dan Destana (Desa Tangguh Bencana), langsung bergerak cepat meninjau lokasi serta melakukan pendataan terhadap korban terdampak di wilayah RT 14 dan RT 16.


Puluhan Rumah Rusak, Satu Hilang Terseret Arus Berdasarkan pendataan awal, tercatat 18 rumah mengalami rusak berat hingga hilang, di antaranya milik Warsono, Hindun (Alm), dan Catim — yang rumahnya hancur dan hilang terbawa ombak.

Selain itu, TPQ Pengajian Abdullah juga mengalami kerusakan parah.

Sementara di RT 16, sedikitnya 12 rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dinding, dapur, dan pondasi akibat terjangan air laut yang mencapai daratan hingga lebih dari 20 meter.



Pemerintah Kelurahan dan BPBD Lakukan Tanggap Darurat


Lurah Mega Sari, SE menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Tanggamus untuk menyalurkan bantuan darurat sekaligus mengupayakan langkah relokasi sementara bagi warga terdampak.


 “Kami sudah bersama BPBD dan Destana di lapangan. Pendataan masih berlangsung dan prioritas utama adalah keselamatan warga serta kebutuhan mendesak seperti makanan, penerangan, dan tempat tinggal sementara,” jelas Mega Sari saat diwawancarai di lokasi kejadian.


Sementara itu, tim BPBD Tanggamus memastikan pihaknya akan menindaklanjuti hasil asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait pembangunan talud pengaman pantai (breakwater) yang kini dalam kondisi rusak berat akibat gelombang pasang.


Seruan Tokoh Masyarakat : Pemerintah Harus Segera Bertindak.Tokoh masyarakat Pantai Kapuran, Rudi, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah segera memperbaiki talud pemecah ombak yang selama ini menjadi pelindung utama permukiman warga dari ancaman abrasi.


Talud pemecah ombak yang dulu dibangun sudah hancur diterjang ombak. Kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir gelombang susulan akan lebih parah. Ini bukan lagi sekadar kerusakan, tapi sudah mengancam keselamatan warga,” tegas Rudi.


Ia juga mengapresiasi kehadiran BPBD dan aparatur kelurahan yang bergerak cepat, namun menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk perlindungan kawasan pesisir.


Warga Diimbau Tetap Waspada, Hingga berita ini diturunkan, kondisi air laut di pesisir Pantai Kapuran masih berpotensi mengalami pasang. Aparatur kelurahan bersama BPBD terus melakukan patroli dan memberikan imbauan agar warga tidak beraktivitas terlalu dekat dengan garis pantai.


Musibah ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur mitigasi bencana pesisir, termasuk pembangunan kembali talud dan sistem peringatan dini di wilayah rawan abrasi