Bupati Tanggamus Launching Samsat Talang Padang, Target PBB-P2 2026 Capai Rp6,8 Miliar

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, resmi melaunching Fasilitas Pelayanan Samsat Kecamatan Talang Padang sekaligus membagikan SPPT PBB-P2 Tahun 2026, dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Talang Padang Rabu, (6/4/2026).


Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak daerah.


“Saya mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi, guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat,” ujar Moh. Saleh Asnawi.


Ia menyebutkan target PAD tahun 2026 sebesar Rp139,1 miliar dari total APBD Rp1,67 triliun, dengan harapan capaian bisa menyentuh 100 persen di akhir tahun.



“Membayar pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk nyata kontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanggamus, Nanang Sumarlin, dalam laporannya menyampaikan bahwa mulai tahun 2026 masyarakat sudah dapat mengakses PBB-P2 secara digital tanpa harus menunggu distribusi SPPT fisik.


“Masyarakat kini bisa melihat dan membayar PBB-P2 secara online. Ini untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi layanan,” jelas Nanang.


Ia menambahkan, target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp6.815.591.787.


Selain itu, Pemkab Tanggamus juga mendukung pembentukan Samsat Kecamatan dengan menyerahkan fasilitas kepada Bapenda Provinsi Lampung, sebagai bentuk sinergi lintas instansi.


“Ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemkab Tanggamus, Pemprov Lampung, Kepolisian, perbankan, dan Jasa Raharja dalam meningkatkan pelayanan pajak kepada masyarakat,” ujarnya.


Dengan hadirnya Samsat Kecamatan Talang Padang, masyarakat kini tidak perlu lagi ke Kota Agung untuk mengurus pajak kendaraan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak.


Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Tanggamus, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah beserta jajaran perangkat daerah, Pimpinan Bank Lampung Cabang Kota Agung dan Talang Padang, Kepala BNI Cabang Talang Padang, Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah XIII Provinsi Lampung, para camat, lurah dan kepala pekon se-Kabupaten Tanggamus, serta perwakilan Jasa Raharja.

Polda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari Tujuh Kasus, Selamatkan 216 Ribu Jiwa


Lampung-Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan tujuh kasus tindak pidana narkoba dalam kurun waktu tahun 2026 di Krematorium Lempasing 2 Kabupaten Pesawaran, Kamis (7/5/2026).


Pemusnahan dipimpin Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Lampung AKBP M. Elviza Tamrin mewakili Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung. 


Kegiatan tersebut turut dihadiri tim perwakilan Polda Lampung ,perwakilan Pengadilan Tinggi, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Lampung.


AKBP Elviza Tamrin mengatakan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu dan ekstasi hasil sitaan dari tujuh kasus narkotika dengan total 11 tersangka.



“Barang bukti tersebut berasal dari tujuh kasus dengan total 11 tersangka yang berhasil diamankan jajaran Ditresnarkoba Polda Lampung,” ujarnya.


Ia menjelaskan, pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus memastikan barang sitaan tidak disalahgunakan.


“Pemusnahan barang bukti ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam memastikan barang bukti hasil sitaan tidak disalahgunakan serta sebagai bukti keseriusan Polda Lampung dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Lampung,” tegasnya.


Pungkas Elviza, dari pengungkapan tujuh kasus tersebut, Ditresnarkoba Polda Lampung berhasil menyelamatkan sekitar 216.332 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

OPINI Lingkungan Rusak, Mental Ikut Sesak

 OPINI Lingkungan Rusak, Mental Ikut Sesak


Oleh : Rahma Anitian

Mahasiswi Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung


Beberapa waktu lalu saya sempat duduk di pinggir jalan sekitar sore hari. Kendaraan lewat tanpa henti, udara terasa panas walaupun matahari mulai turun, dan di sudut jalan terlihat tumpukan sampah yang belum diangkut. Anehnya, semua orang terlihat biasa saja. Tidak ada yang benar-benar peduli. Orang tetap lewat, tetap sibuk dengan urusannya masing-masing, seolah keadaan seperti itu memang sudah sewajarnya terjadi.


Mungkin itu masalah terbesar kita hari ini: terlalu sering melihat lingkungan rusak sampai akhirnya terbiasa.


Isu lingkungan memang semakin sering dibahas, baik di berita maupun media sosial. Hampir setiap minggu ada saja kabar tentang banjir, cuaca ekstrem, polusi udara, sungai tercemar, atau suhu panas yang terasa makin menyengat. Tetapi kebanyakan pembahasan hanya berhenti pada kerusakan alam secara fisik. Padahal, ada dampak lain yang diam-diam ikut tumbuh dan jarang disadari, yaitu dampak terhadap kondisi psikologis manusia.


Lingkungan ternyata punya pengaruh besar terhadap cara manusia berpikir, merasa, bahkan bersikap. Tinggal di tempat yang bersih, rindang, dan tidak terlalu bising biasanya membuat seseorang lebih tenang. Sebaliknya, hidup di lingkungan yang padat, sempit, panas, penuh polusi, dan minim ruang hijau sering membuat orang lebih mudah lelah secara emosional.


Hal ini bukan sekadar perasaan semata. World Health Organization pernah menjelaskan bahwa kualitas lingkungan, termasuk polusi udara, memiliki kaitan dengan kesehatan fisik dan mental manusia. Di beberapa penelitian lain juga disebutkan bahwa keberadaan ruang hijau dapat membantu menurunkan tingkat stres dan memperbaiki suasana hati. Artinya, kondisi lingkungan memang memengaruhi manusia lebih dalam daripada yang sering kita bayangkan.


Namun lihat keadaan sekarang. Di banyak kota, pohon semakin sedikit. Ruang terbuka hijau perlahan hilang karena pembangunan. Sungai berubah warna dan dipenuhi sampah rumah tangga. Bahkan udara segar sekarang terasa seperti sesuatu yang mewah.


Yang lebih mengkhawatirkan, manusia mulai kehilangan hubungan emosional dengan alam. Anak-anak lebih sering mengenal dunia lewat layar gadget dibanding bermain di tanah lapang. Banyak orang bangun pagi langsung melihat telepon genggam, tetapi hampir tidak pernah benar-benar memperhatikan keadaan lingkungan di sekitar rumahnya sendiri.


Saya rasa inilah alasan mengapa banyak orang sekarang mudah merasa penat. Hidup terasa cepat, sesak, dan melelahkan. Kita terus dikejar suara kendaraan, notifikasi media sosial, pekerjaan, serta tekanan hidup lainnya tanpa punya cukup ruang untuk benar-benar beristirahat secara mental.


Kadang manusia memang tidak sadar bahwa dirinya lelah karena lingkungan tempat ia hidup juga ikut melelahkan.


Ada hal menarik yang sering saya perhatikan di media sosial. Banyak orang senang mengunggah foto di tempat-tempat bernuansa alam. Kafe dengan banyak tanaman, pantai, gunung, atau tempat yang sejuk hampir selalu menarik perhatian. Mungkin tanpa sadar, manusia memang sedang mencari rasa tenang yang mulai hilang dari kehidupan sehari-harinya.


Ironisnya, setelah pulang dari tempat-tempat itu, kebiasaan lama sering kembali dilakukan. Masih membuang sampah sembarangan, memakai plastik sekali pakai berlebihan, atau menganggap masalah lingkungan sebagai urusan pemerintah semata. Kesadaran lingkungan akhirnya berhenti sebagai estetika, bukan menjadi kebiasaan hidup.


Di sisi lain, generasi muda sekarang juga menghadapi kecemasan baru tentang masa depan bumi. Mereka tumbuh dengan berita tentang perubahan iklim, banjir besar, hutan terbakar, dan suhu bumi yang terus meningkat. Banyak yang mulai merasa takut terhadap masa depan lingkungan, meskipun rasa takut itu sering dianggap berlebihan oleh orang-orang yang lebih tua.


Padahal rasa cemas itu nyata. Sulit merasa tenang ketika hampir setiap hari melihat kabar tentang kerusakan lingkungan terus terjadi tanpa perubahan berarti.


Menurut saya, masalah lingkungan hari ini sebenarnya bukan hanya soal kurangnya aturan atau minimnya teknologi. Persoalan utamanya ada pada cara manusia memandang alam. Kita terlalu lama menganggap alam hanya sebagai sesuatu yang bisa dipakai terus-menerus tanpa batas.


Manusia lupa bahwa ketika lingkungan rusak, dampaknya akan kembali ke manusia juga. Bukan cuma dalam bentuk banjir atau udara panas, tetapi juga dalam bentuk stres, rasa tidak nyaman, dan kualitas hidup yang menurun perlahan-lahan.


Karena itu, menjaga lingkungan seharusnya tidak lagi dipandang sebagai tren atau sekadar topik saat bencana datang. Kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Tidak harus dimulai dari hal besar. Kadang perubahan kecil justru lebih realistis untuk dilakukan secara konsisten.


Membuang sampah pada tempatnya mungkin terdengar sederhana, tetapi kebiasaan kecil seperti itu menunjukkan bahwa seseorang masih punya rasa peduli terhadap ruang hidup bersama. Mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, atau menjaga kebersihan sekitar rumah juga terlihat sepele, tetapi dampaknya jauh lebih besar jika dilakukan banyak orang.


Lingkungan yang sehat bukan hanya membuat kota terlihat indah. Lingkungan yang baik juga membantu manusia merasa lebih nyaman menjalani hidupnya. Sebab pada akhirnya, manusia tidak hanya membutuhkan tempat tinggal untuk hidup, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang mampu membuat pikirannya tetap tenang.


Mungkin itu sebabnya ketika lingkungan rusak, yang terasa sesak bukan hanya bumi, tetapi juga manusia yang hidup di dalamnya. ***

Bupati Tanggamus Buka BOTA-CAMPOTA Di Pantai Cukuh Batu : Promosi Daerah Tembus Mancanegara

 



TANGGAMUS, (GM) -- Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi membuka kegiatan Beaches On The Air (BOTA) dan Camping On The Air (CAMPOTA) di Pantai Cukuh Batu, Kota Agung, Kegiatan komunitas radio amatir ini dinilai mampu menjadi sarana promosi wisata hingga ke tingkat internasional Sabtu, (2/4/2026).


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia dan komunitas yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia juga menyambut peserta dari berbagai daerah yang hadir di Tanggamus.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Terima kasih telah menjadikan Tanggamus sebagai lokasi kegiatan,” kata Saleh Asnawi.


Menurutnya, Tanggamus memiliki potensi alam yang lengkap, mulai dari garis pantai Teluk Semaka sepanjang 202 kilometer hingga kawasan pegunungan dan perbukitan.



“Kegiatan seperti ini penting, bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi media promosi daerah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, BOTA merupakan aktivitas komunikasi radio yang dilakukan dari kawasan pantai, sementara CAMPOTA dilakukan dengan konsep berkemah di alam terbuka. Kegiatan ini, kata dia, menjadi wadah mempererat solidaritas sekaligus membangun kolaborasi antaranggota komunitas.


Bupati juga mengingatkan peserta untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan budaya lokal selama kegiatan berlangsung.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus Suhartono, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Kota Agung, serta Lurah Pasar Madang dan Baros.


Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus Heridwan Ghozali mengatakan kegiatan ini diikuti peserta dari sejumlah daerah seperti Lampung, Palembang, Bogor, dan Banten.


Ia menyebut, melalui komunikasi radio, kegiatan ini berpotensi mengenalkan Tanggamus hingga ke luar negeri.


“Kalau propagasi bagus, komunikasi bisa sampai ke luar negeri seperti Amerika, Brasil, Inggris, bahkan Rusia. Dari situ mereka bisa tahu Tanggamus,” kata Heridwan.


Menurutnya, kegiatan BOTA-CAMPOTA di Tanggamus merupakan salah satu yang terbesar sejauh ini dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.


Ke depan, pihaknya juga berencana mengembangkan kegiatan serupa di kawasan pegunungan melalui konsep Summits On The Air (SOTA) di wilayah Gisting dan Ulubelu.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini ditutup pada Minggu, 3 April 2026, pukul 10.00 WIB.

Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri Kreatif : Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM Ke Kecamatan Dan Puskesmas

 


DISKOMINFO LAMPUNG BARAT, (GM) -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan dan Puskesmas, Kamis (30/4).


Sosialisasi diikuti perwakilan staf kecamatan dan puskesmas. Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat Burlianto Eka Putra, melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (KIP) Ansori, mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong puskesmas dan kecamatan membentuk dan mengaktifkan KIM.


"Tujuannya untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta memberdayakan masyarakat dalam mengelola informasi," ujar Ansori.


Menurut Ansori, KIM berperan penting dalam menjembatani aliran informasi dari pemerintah ke masyarakat dan sebaliknya.



"Saat ini kita berencana akan membentuk KIM tingkat kecamatan melalui kecamatan dan puskesmas karena keduanya paling dekat dengan masyarakat. Makanya kita dorong bentuk KIM," katanya.


Ke depan, pembentukan KIM akan dilanjutkan hingga tingkat pekon. "Nantinya KIM akan meliputi unsur kecamatan, puskesmas, dan masyarakat. Tugasnya mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka, dan memahami informasi," jelas Ansori.


Melalui metode diskusi antar anggota, KIM diharapkan mampu memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat, dan bangsa.


Ansori menambahkan, KIM memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi, baik dari pemerintah ke masyarakat maupun antarmasyarakat, termasuk membahas isu yang sedang berkembang.


"Target tahun ini setiap kecamatan terbentuk KIM. Kita akan dampingi pembentukannya, termasuk pelatihan pembuatan konten," paparnya.


Sementara Camat Belalau, Hidayatullah, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pembentukan KIM di wilayahnya.


"Kami di kecamatan siap fasilitasi pembentukan KIM. Ini penting agar informasi pembangunan dan layanan ke masyarakat tidak tersumbat," tegasnya.


Ia berharap keberadaan KIM dapat menekan penyebaran berita hoaks. "Semoga dengan adanya KIM, berita hoaks bisa kita tekan sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang salah," pungkasnya.

Tanpa Data : Semua Jadi Sia-sia Wabup Agus Suranto Pimpin Komitmen EPSS 2026 Di Tanggamus

 


TANGGAMUS, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, memimpin langsung penandatanganan Komitmen Bersama Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Talang Padang Rabu, (29/4/2026).


Momen ini bukan sekadar seremoni. Bersamaan dengan itu, juga dicanangkan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 sebagai langkah konkret memperkuat budaya data hingga ke tingkat pekon.


Kegiatan yang digelar secara hybrid sejak pukul 08.30 WIB ini turut dihadiri Kepala BPS Tanggamus Niken Hariyanti, Kepala Dinas Kominfo Suhartono, Kepala Bapperida Doni Sengaji Berisang, serta Kepala Dinas PMD Arpin.


Dalam tata kelola data daerah, Dinas Kominfo berperan sebagai wali data, sementara Bapperida sebagai koordinator data, memastikan seluruh proses pengelolaan data berjalan terarah, terintegrasi, dan sesuai prinsip Satu Data Indonesia.


Program Gagal Bukan Karena Anggaran, Tapi Data


Dalam sambutannya, Wabup Agus Suranto menegaskan persoalan klasik pembangunan bukan terletak pada minimnya anggaran, melainkan kualitas data.



“Banyak program pemerintah gagal tepat sasaran, bukan karena kekurangan anggaran, tetapi karena data yang digunakan tidak akurat, tidak mutakhir, dan tidak terintegrasi,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa pekon tidak boleh lagi hanya menjadi objek pendataan.


“Pekon hari ini tidak bisa lagi hanya menjadi objek pendataan, tetapi harus menjadi subjek yang mampu mengelola datanya sendiri,” lanjutnya.


Lebih jauh, Agus menyoroti pentingnya kolaborasi lintas OPD.


“Saya berharap seluruh perangkat daerah tidak lagi bekerja sendiri-sendiri dalam pengelolaan data. Ego sektoral harus dikurangi. Data harus menjadi bahasa bersama dalam pengambilan kebijakan,” harapnya.


5 Komitmen Kunci: Dari Data Akurat hingga Satu Data Indonesia


Penandatanganan Komitmen Bersama EPSS 2026 memuat lima poin utama:


Meningkatkan kualitas statistik sektoral secara berkelanjutan


Memperkuat tata kelola data yang akurat dan terpadu


Mendorong kolaborasi antar perangkat daerah


Mendukung pelaksanaan EPSS 2026 secara optimal


Mewujudkan Satu Data Indonesia di Tanggamus



Komitmen ini menjadi fondasi dalam setiap proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan berbasis data.


Kepala BPS: Desa Cantik Bukan Sekadar Seremonial


Kepala BPS Tanggamus, Niken Hariyanti, menegaskan bahwa program Desa Cantik adalah transformasi nyata, bukan kegiatan simbolis.


“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk membangun budaya statistik yang baik hingga ke tingkat pekon,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan data akan berdampak langsung pada arah kebijakan.


“Ketika data tidak akurat atau tidak terkelola dengan baik, maka risiko kesalahan sasaran program pembangunan menjadi semakin besar,” jelasnya.


Sejak 2022, program Desa Cantik telah berjalan di Tanggamus, dan pada 2026 kembali ditetapkan tiga pekon sebagai lokus pembinaan.


2 OPD Jadi Fokus, 3 Pekon Siap Dibina


Dalam pelaksanaan EPSS 2026, dua OPD ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yakni:


Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura


Dinas Kesehatan



Sementara itu, tiga pekon dipilih untuk program Desa Cantik sebagai penguatan statistik di level desa.

Bupati Lampung Barat Melouncing Kekuhan Sebagai Alat Komunikasi Dan Kewaspadaan Dini Terhadap Bencana


 

Sempat Mangkir Dari Persidangan : Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana PI 10% PT LEB



Screenshot_20260429_004626_Gallery


BANDAR LAMPUNG, (GM) -- Kejaksaan Tinggi Lampung resmi menetapkan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen pada PT Lampung Energy Berjaya.

Penetapan tersebut dilakukan pada Selasa malam (28/4/2026), disertai dengan penahanan selama 20 hari ke depan.


Langkah ini menjadi sorotan publik karena Arinal tercatat sebagai mantan gubernur pertama di Lampung yang langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.


Berdasarkan hasil audit BPKP Lampung, kasus ini menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp268.760.385.500. Dana tersebut merupakan bagian dari PI 10 persen yang seharusnya menjadi hak daerah untuk mendukung pembangunan.


Selain itu, penyidik juga telah menyita sejumlah aset milik tersangka dengan nilai total mencapai Rp38,5 miliar. Barang bukti tersebut kini diamankan di gudang penyimpanan milik Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.


Nama Arinal sebelumnya telah muncul dalam proses persidangan perkara korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat perusahaan daerah. Kasus tersebut tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor pada PN Tanjung Karang.


Dalam dakwaan jaksa, Arinal disebut memiliki peran dalam kapasitasnya sebagai gubernur sekaligus pemegang saham pada dua badan usaha milik daerah, yakni PT Lampung Jasa Utama dan PT Lampung Energy Berjaya.


Ia diduga terlibat bersama sejumlah pihak, di antaranya: Heri Wardoyo (Komisaris PT LEB), M. Hermawan Eriadi (Direktur Utama PT LEB), dan Budi Kurniawan (Direktur Operasional PT LEB)


Pihak Kejati Lampung menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Penegakan hukum dilakukan secara profesional dan terbuka, tanpa pandang jabatan.


Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat, khususnya di Lampung, yang menantikan perkembangan lebih lanjut serta langkah hukum berikutnya dari aparat penegak hukum.(Reded )

Penyuluhan Hukum Di Bandar Lampung, Kepala Sekolah Didorong Pahami Aspek Yuridis




BANDAR LAMPUNG, (GM) -- Kegiatan penyuluhan hukum bertajuk Penguatan Profesionalisme dan Pemahaman Hukum dalam Manajemen Sekolah digelar di Soeltan Luxe Hotel Bandarlampung, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang humas dari SMA di Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Bandar Lampung, serta dari unsur Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).


Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung, Drs. H. Soeharto, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme serta pemahaman hukum di lingkungan sekolah.



“Kegiatan ini untuk menunjang profesionalisme kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, khususnya dalam memahami aspek yuridis yang kerap belum dipahami secara menyeluruh dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.


Ia menambahkan, kurangnya pemahaman hukum berpotensi menimbulkan persoalan, bahkan dapat memicu proses hukum yang merugikan institusi pendidikan.


Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hengki Ahmat Jazuli, menekankan bahwa tugas jurnalistik harus berpedoman pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.


Menurutnya, pihak sekolah juga perlu memahami mekanisme pemberian informasi kepada media agar tidak terjadi kesalahpahaman.


“Sekolah harus tegas dalam menerapkan aturan saat memberikan informasi maupun wawancara kepada wartawan, dengan mengacu pada standar Dewan Pers,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan, apabila terdapat oknum yang mengaku sebagai wartawan namun tidak menjalankan tugas sesuai aturan jurnalistik, pihak sekolah dapat melaporkannya ke Dewan Pers atau aparat penegak hukum.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan jajaran humas dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta sesuai koridor hukum yang berlaku. (Red)

136 ASN Pemkab Tanggamus Resmi Dilantik : Bupati Tekankan Tingkatkan Integritas Kinerja Dan Pelayanan



TANGGAMUS, (GM) -- Sebanyak 136 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) dalam sebuah prosesi yang digelar di halaman Kantor Bupati Tanggamus, Selasa, (28/4/2026).


Kegiatan ini meliputi pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS), pelantikan jabatan fungsional, serta penyerahan SK kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab besar sebagai abdi negara.


“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang hari ini telah diambil sumpah sebagai PNS, pejabat fungsional, serta menerima kenaikan pangkat. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.


Dari total 136 ASN tersebut, sebanyak 105 orang diambil sumpahnya, terdiri dari 87 CPNS (termasuk 80 jabatan fungsional) serta 18 PNS yang sebelumnya belum pernah diambil sumpah. Sementara itu, 31 ASN lainnya menerima kenaikan pangkat per 1 Mei 2026.


Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan peningkatan kinerja, terutama bagi ASN yang mendapatkan kenaikan pangkat.



“Pangkat yang lebih tinggi harus diiringi dengan integritas dan etos kerja yang lebih baik, serta keteladanan yang semakin nyata,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks, sehingga ASN dituntut untuk adaptif dan profesional dalam memberikan pelayanan publik.


“Masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan. ASN harus mampu menjawab itu dengan meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan,” katanya.


Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, menjelaskan bahwa pengambilan sumpah PNS merupakan syarat administratif penting dalam perubahan status dari CPNS menjadi PNS.


“Hari ini dilakukan pengambilan sumpah CPNS formasi 2024 menjadi PNS. Ini merupakan syarat administrasi yang nantinya juga dibutuhkan hingga masa pensiun sebagai bukti sah status kepegawaian mereka,” jelas Ivan.


Ia juga mengungkapkan bahwa penyerahan SK kenaikan pangkat kali ini terasa lebih istimewa karena dilakukan langsung oleh Bupati.


“Biasanya SK kenaikan pangkat diserahkan masing-masing. Tapi kali ini Pak Bupati menyerahkan langsung. Ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi para ASN, khususnya golongan II,” ujarnya.


Lebih lanjut, kenaikan pangkat yang diberikan mencakup golongan II, mulai dari II/a hingga II/d.


Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

RSUD Alimudin Umar : Langkah Pemkab Lampung Barat Meningkatkan Layanan Kesehatan Untuk Semua Masyarakat

 


LAMPUNG BARAT, (GM) -- Di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan sektor kesehatan demi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut adalah pengembangan dan peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, yang kini sedang menjalani berbagai program transformasi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, terjangkau, dan merata di bawah naungan Dinas Kesehatan setempat.

RSUD Alimuddin Umar terus berupaya memperbaiki fasilitas medis demi memastikan masyarakat Lampung Barat mendapatkan pelayanan terbaik. Salah satu langkah besar yang sedang dilakukan adalah renovasi gedung untuk penambahan fasilitas CT Scan dan terapi bagi pasien kanker.


Saat ini, proyek renovasi gedung CT Scan tengah berada pada tahap perencanaan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), dan diharapkan dapat dilanjutkan dengan proses lelang serta kontrak pada Mei 2026.
Dengan adanya fasilitas CT Scan yang lebih lengkap, diharapkan proses diagnosa berbagai penyakit dapat lebih cepat dan akurat.
Sementara itu, alat CT Scan sendiri akan diterima melalui skema bantuan dari Kementerian Kesehatan, yang diperkirakan akan hadir pada triwulan IV tahun 2026.

Tidak hanya itu, rumah sakit ini juga sedang menjajaki pengelolaan terapi untuk pasien kanker dengan Kementerian Kesehatan melalui portal Bantuan Pemerintah (Banper).
Meskipun waktu pastinya belum bisa dipastikan, ini menunjukkan keseriusan Pemkab Lampung Barat untuk memberikan solusi bagi pasien kanker dengan fasilitas yang memadai.

RSUD Alimuddin Umar telah menjadi rumah sakit rujukan utama bagi berbagai penyakit yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Beberapa kondisi medis yang sering dirujuk antara lain anemia, demam berdarah (DHF), tuberkulosis (TB) paru, diabetes mellitus (DM) dengan hipoglikemia, hipertensi, PPOK, kejang demam kompleks, serta korban kecelakaan lalu lintas.

Rumah sakit ini menerima rujukan dari Puskesmas di seluruh Kabupaten Lampung Barat, termasuk dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda, Rumah Sakit M. Tohir, serta Puskesmas di wilayah Pesisir Barat dan perbatasan OKU Selatan.

Melalui perluasan layanan rujukan ini, RSUD Alimuddin Umar diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan perawatan yang lebih lengkap, tanpa harus memikirkan jarak dan biaya tinggi yang sering menjadi kendala bagi masyarakat.

Saat ini, RSUD Alimuddin Umar memiliki 13 dokter spesialis yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di antaranya adalah spesialis penyakit dalam, obstetri dan ginekologi (OBGYN), anak, bedah, mata, THT-KL, saraf, dan paru.
Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki dokter penunjang di bidang radiologi, patologi klinik, anastesi, dan gizi klinik.

Keberagaman spesialisasi ini memastikan bahwa hampir seluruh jenis penyakit dapat ditangani oleh tenaga medis yang kompeten, menjadikan RSUD Alimuddin Umar sebagai rumah sakit pilihan utama di Lampung Barat.
Salah satu langkah yang diambil oleh Pemkab Lampung Barat untuk mendukung kinerja RSUD Alimuddin Umar adalah pemberian Tunjangan Penghasilan PNS (TPP) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), insentif bagi tenaga non-PNS, serta pemberian jasa pelayanan.

Semua ini bertujuan untuk memotivasi tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan para tenaga medis dapat bekerja dengan semangat yang lebih tinggi, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Alimuddin Umar dapat terus meningkat.
Dalam rangka memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang baik, RSUD Alimuddin Umar terus berkomitmen melayani pasien yang terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.
Bagi pasien dengan diagnosis yang sesuai dengan ketentuan BPJS, rumah sakit ini akan memberikan layanan tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan.

Dengan beragam fasilitas yang telah disiapkan, RSUD Alimuddin Umar siap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Lampung Barat dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan.
Visi dan misi Pemkab Lampung Barat yang menekankan pada pembangunan sektor kesehatan tercermin jelas dalam upaya-upaya yang dilakukan oleh RSUD Alimuddin Umar.
Melalui berbagai program peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan, Pemkab Lampung Barat ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung Barat dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, serta peran aktif masyarakat, diharapkan RSUD Alimuddin Umar dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang lebih baik, memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Barat, dan mewujudkan visi Pemkab Lampung Barat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Pemkab Lampung Barat, di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, berkomitmen untuk terus bekerja keras demi mewujudkan Lampung Barat yang lebih sehat dan lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Polri Ukir Prestasi Dunia : Tim Taekwondo Garbha Presisi Raih Juara Unum Di Jepang




OSAKA JEPANG, (GM) -- Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa sejak diresmikannya Komite Olahraga Polri (KOP) pada tahun 2024, pembinaan atlet Polri semakin terarah dan berkelanjutan.


Peresmian KOP dilakukan oleh Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Mei 2024, sebagai wadah bagi personel Polri yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.


“Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 sebagai wadah dan sistem guna memastikan pembinaan dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.


Dalam implementasinya, kebijakan tersebut terbukti memberikan dampak positif. Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri berhasil meraih Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena Sakai, Osaka, Minggu (27/4/2026).



Kontingen Polri yang diperkuat oleh 15 atlet terbaik tampil dominan sejak hari pertama hingga hari kedua pertandingan dengan perolehan total 21 medali, terdiri dari 14 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu. Raihan tersebut menempatkan Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri di puncak klasemen akhir, mengungguli peserta dari berbagai negara.


DAFTAR PERAIH MEDALI


Medali Emas:


1. Bripda Rizky Irma Suryani – Juara 1 Poomsae Individu Putri

2. Bripda M. Rizky Prasetya – Juara 1 Poomsae Individu Putra

3. Brigadir Ihya Ainizahra – Juara 1 Poomsae Individu Putri

4. Bripda Gabriel Simorangkir – Juara 1 Poomsae Individu Putra

5. Bripda Muhammad Rizky Prasetia dan Bripda Rizky Irma Suryani – Juara 1 Poomsae Pair

6. Briptu Johansen Vicenzo, Bripda Gabriel Simorangkir, dan Bripda Muhammad Rizky Prasetia – Juara 1 Poomsae Beregu Putra

7. Bripda Dinda Putri Lestari – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri

8. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri

9. Bripda Abi Nidya Ira Wati – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri

10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra

11. Bripda Gigih Adhiyodha – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra

12. Bripda Edgar Afazhar Agus Sastama – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-80 Putra

13. Bripda Muhamad Hafidz Rifqy Al Qorny – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-68 Putra

14. Brigadir Ressya Folingga – Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri


Medali Perak:


1. Brigadir Ihya Ainizahra dan Briptu Johansen Vicenzo – Juara 2 Poomsae Pair

2. Brigadir Ihya Ainizahra, Bripda Rizky Irma Suryani, dan Bripda Hazra Ayundha Putri – Juara 2 Poomsae Beregu Putri

3. Briptu Hazra Ayundha Putri – Juara 2 Poomsae Individu Putri

4. Brigadir Ressya Folingga – Juara 2 Kyorugi Prestasi O-73 Putri

5. Bripda Abi Nidya Ira Wati – Juara 2 Kyorugi Prestasi U-49 Putri


Medali Perunggu:


1. Briptu Johansen Vicenzo – Juara 3 Freestyle Poomsae

2. Bripda Bagas Adyatma – Juara 3 Kyorugi Prestasi U-74 Putra


Dominasi Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri terlihat di berbagai nomor pertandingan, baik kategori poomsae maupun kyorugi prestasi, yang menunjukkan kesiapan teknik, fisik, dan mental bertanding para atlet.


Official Tim Taekwondo Polri, M. Rustam Febrianzah, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta persiapan matang seluruh atlet dan tim pelatih.


Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. atas dukungan, perhatian, dan komitmen yang konsisten dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh personel Polri untuk berprestasi di bidang olahraga.


Dukungan tersebut menjadi motivasi kuat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik di tingkat internasional, khususnya cabang taekwondo.


Wakapolri juga menyampaikan selamat kepada seluruh atlet atas prestasi yang diraih dalam cabang olahraga taekwondo dan olahraga prestasi lainnya. Ia menegaskan bahwa Komite Olahraga Polri akan terus mendukung pengembangan bakat dan pembinaan atlet guna mendorong peningkatan prestasi di tingkat internasional serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap Polri.


Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi Polri, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia serta memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional.


Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna melahirkan prestasi-prestasi membanggakan di masa mendatang.


Berprestasi di Dunia, Mengharumkan Nama Indonesia.

Tanggamus Genjot Capaian UCJ 2026, Ribuan Pekerja Rentan Sudah Terlindungi

 


 

TANGGAMUS, (GM) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendorong percepatan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) tahun 2026. Hal ini terungkap dalam kegiatan asistensi dan monitoring evaluasi (monev) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Bapperida Jumat, (24/4/2026).


Kegiatan tersebut diikuti sejumlah OPD, di antaranya Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas PMD.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tanggamus, Doni Sangaji Barisang, menjelaskan bahwa Pemkab Tanggamus telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk mendukung program tersebut.


“Pada tahun 2026, Kabupaten Tanggamus telah menganggarkan sebesar Rp1.099.929.600 untuk perlindungan pekerja rentan,” ujarnya.


Ia merinci, anggaran tersebut terdiri dari belanja iuran jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp654.720.000 dan iuran jaminan kematian sebesar Rp445.209.600.



“Anggaran tersebut sudah direalisasikan sejak Maret 2026 untuk 5.456 pekerja rentan dengan masa perlindungan selama 12 bulan,” jelas Doni.


Tak hanya itu, Pemkab Tanggamus juga memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja sektor perkebunan.


“Melalui DBH Sawit, kami juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp10.080.000 untuk 50 pekerja perkebunan sawit yang belum terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambahnya.


Menurut Doni, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan pekerja, khususnya yang masuk kategori rentan.


“Kami juga akan menginternalisasikan nomenklatur UCJ ke dalam dokumen Perubahan RKPD Tahun 2026 sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program nasional ini,” tegasnya.


Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Tanggamus optimistis capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di daerahnya dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pekerja.

Satgas TMMD Ke 128 Kodim 0424/Tanggamus Terus Kebut Pembangunan RTLH Di Pekon Kalimiring

 


Tanggamus,(GM) -- Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0424/Tanggamus terus menggenjot pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus Kamis, (23/4/2026). 



Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan nyaman. Terlihat di lapangan, personel TNI bersama warga bahu-membahu melaksanakan pekerjaan mulai dari pemasangan dinding, plester, hingga finishing bangunan.



Semangat gotong royong tampak kuat dalam setiap proses pengerjaan. Tanpa mengenal waktu, Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar pembangunan RTLH dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh warga penerima bantuan.




Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono. S. E.,M.I.P.,.menyampaikan bahwa percepatan pembangunan ini menjadi prioritas agar manfaat program TMMD bisa segera dirasakan masyarakat.



“Pembangunan RTLH ini terus kami kebut dengan melibatkan seluruh personel dan dukungan masyarakat. Harapannya, rumah ini segera selesai dan bisa memberikan kenyamanan bagi warga,” ujarnya.



Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Polres Pesisir Barat Ikut Serta Dalam Upacara Hut Ke 13 Kabupaten Pesisir Barat

 


PESISIR BARAT, (GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat, jajaran Polres Pesisir Barat yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., turut serta mengikuti upacara yang digelar di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat pada Rabu, (22/4/2026).


Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan dan Wakil Bupati Irawan Topani, S.H.,M.Kn., beserta

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

• Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD.

• Para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemkab Pesisir Barat.

• Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab.Pesisir Barat.

• Para Camat dan Peratin se-Kabupaten Pesisir Barat.

• Para Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.



Kehadiran Polres Pesisir Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Pesisir Barat sekaligus mempererat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah.


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Wakapolres Pesisir Barat Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres dalam upacara HUT ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Polres Pesisir Barat siap mendukung penuh setiap program pemerintah daerah serta terus menjaga kondusifitas wilayah, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Kompol Sugeng Sumanto.


Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta berperan aktif dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat agar semakin maju dan sejahtera di usia yang ke-13 ini.


Upacara peringatan HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat tersebut berlangsung tertib dan lancar hingga selesai, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

DPC AWPI, Dan KWRI Pesibar Hadiri Peresmian Kantor Biro Jejak Kasus.Info, Ungkap Kasus.id Dan FKWKPB

 


PESISIR BARAT, (GM) -- Ketua AWPI dan KWRI pesisir barat menghadiri peresmian kantor biro media jejakkasus dan ungkapkasus.id 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kecamatan bengkunat kabupaten pesisir barat Selasa,(21/04/2026).


Hadir dalam kegiatan tersebut pimpred jejakkasus Bambang Hartono, kepala biro jejak kasus dan ungkapkasus joni kusmawan, ketua  DPC AWPI Joni Irawan, Andi Yusri Bendahara AWPI, Azhar Oswan Ketua KWRI dan Nurman Suryadi selaku Humas KWRI pesisir barat, dan seluruh jajaran media tersebut.


Dalam sambutannya pimpinan redaksi jejakkasus dan ungkapkasus Bambang Hartono menyampaikan bahwa bagi para rekan rekan biro dan wartawannya agar supaya jalin kebersamaan yang baik terhadap sesama rekan terutama sesama media, 



Semoga dengan adanya kantor ini dapat menjalin silaturahmi antar sesama jurnalis. 


Dan tak lupa juga saya ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah turut hadir sekaligus mensuport kegiatan peresmian ini dan terimakasih juga para rekan rekan juga tamu undangan yang sempat hadir atas undangan kami,"Ujar Bambang.


Sementara Ketua DPC AWPI pesisir barat Joni Irawan memberikan sedikit masukan bahwa kita sama sama selaku jurnalis harus saling menjaga saling sufort sekaligus berpegangan dengan kode etik jurnalis. Dan saya selaku ketua awpi pesibar sangat mendukung adanya peresmian kantor biro media jejakkasus dan ungkapkasus ini,"tutupnya. (Reed)

Wakil Bupati Lampung Barat Hadiri Undangan Rapat Paripurna HUT Ke-13 Kabupaten Pesisir Barat



LAMPUNG BARAT, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (21/04/2026).


Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lampung Barat hadir didampingi Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat Burlianto Eka Putra.


Kehadiran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadi bentuk dukungan dan sinergi antardaerah dalam momentum peringatan hari jadi Kabupaten Pesisir Barat.


Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesisir Barat Mad Muhizar dan dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, khususnya para kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah hadir dalam Rapat Paripurna HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat.



"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama memperingati HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat," Ujar Irawan Topani 



"Kehadiran ini menjadi semangat bagi kami untuk terus membangun daerah," Tambahnya


Peringatan HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Potensi Daerah, Menuju Pesisir Barat yang Unggul.” 


Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.


Irawan Topani mengatakan, berbagai potensi daerah baik sektor pariwisata, pertanian, kelautan, maupun sumber daya lainnya harus dikelola secara baik, inovatif, dan berkelanjutan.


"Potensi yang kita miliki harus dikelola dengan maksimal, penuh inovasi, serta berkelanjutan agar cita-cita menjadikan Kabupaten Pesisir Barat yang sejahtera dan maju dapat terwujud," Ungkapnya.


Momentum hari jadi ini diharapkan menjadi ajang refleksi sekaligus penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bersinergi membangun Kabupaten Pesisir Barat menjadi daerah yang unggul, maju, dan berdaya saing.

Waka Polres Lampung Barat Laksanakan Sidak Di Polsek Sumber Jaya Guna Pastikan Kesiapan Personel

 


LAMPUNG BARAT, (GM) -- Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pelayanan publik di tingkat kepolisian sektor, Waka Polres Lampung Barat Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H., melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Mapolsek Sumber Jaya pada Selasa (21/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Didampingi Kasi Propam Iptu Yudianto, Waka Polres memeriksa langsung kehadiran anggota, kebersihan lingkungan kerja, hingga kesiapan sarana prasarana penunjang pelayanan masyarakat.



Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., melalui Waka Polres Kompol Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa sidak ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas dan profesionalitas di lapangan. Kedisiplinan personel menjadi kunci utama agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam memberikan respons cepat dan layanan yang transparan.


Selain memeriksa administrasi dan kesiapan operasional, pengecekan juga difokuskan pada ruang tahanan dan buku mutasi penjagaan untuk memastikan keamanan internal markas komando (mako) tetap terjaga dengan ketat.


Melalui pengecekan rutin ini, diharapkan seluruh personel di Polsek Sumber Jaya tetap siaga dan konsisten dalam memberikan pelayanan prima, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri di mata publik. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi catatan evaluasi untuk terus meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah hukum Lampung Barat.(humas)

Wabup Agus Suranto Tekankan Merit Sistem 9 Pejabat Tanggamus Resmi Dilantik

 



TANGGAMUS, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menegaskan pentingnya penerapan sistem merit serta peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, di Ruatama Bupati Senin, (20/4/2026).


Dalam sambutannya, Agus Suranto menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi manajemen ASN yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil.


“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan bagian dari implementasi sistem merit dalam manajemen ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” ujar Agus Suranto.


Ia menegaskan, rotasi, promosi, dan mutasi merupakan langkah strategis untuk menjaga organisasi tetap dinamis dan responsif.



“Rotasi, promosi, atau mutasi merupakan langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap dinamis dan responsif dalam upaya pencapaian target kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.


Wabup juga meminta para pejabat yang dilantik untuk langsung beradaptasi dan menunjukkan kinerja optimal.


“Saya berharap kepada pejabat yang hari ini menerima mandat, untuk bergerak cepat dan bekerja secara adaptif. Kenali dengan baik medan tugas, bangun sinergi dengan tim kerja, dan ciptakan ekosistem birokrasi yang sehat, terbuka, dan kolaboratif,” tegasnya.


Ia menambahkan, ASN harus mampu bekerja dengan kepekaan dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.


“Bekerja jangan hanya berdasarkan rutinitas, tetapi dengan kepekaan, empati, dan solusi yang berdampak langsung,” katanya.


Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 9 pejabat resmi menempati jabatan baru, yakni:

• Afrida Susanti, S.E., M.M. sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

• Pramadya, S.KM., M.Kes sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

• Isman Hadi, S.E. sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan

• Budi Utomo, S.STP., M.H. sebagai Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD

• Saman, S.T. sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD

• Neng Ice Malantika, S.H. sebagai Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD

• Ibrahim, S.E., M.M. sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan

• Andi Kholil, S.H. sebagai Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

• Septa Melasuri, S.E. sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Gisting


Secara khusus, Agus Suranto menyoroti peran strategis Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah dalam menjaga tata kelola keuangan daerah.


“Jabatan ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan anggaran harus berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga berharap pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel guna meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.


“Harapan kita adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dapat kita peroleh kembali,” pungkasnya.


Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Harlah Ke 80 Muslimat NU Bukan Sekadar Seremoni Melainkan Refleksi Perjalanan Panjang Organisasi



LAMPUNG BARAT, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU Lampung Barat masa bakti 2025–2030 yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 tahun 2026.


Kegiatan berlangsung di Lamban Gedung Pancasila, Komplek Perkantoran Pemkab Lampung Barat, Minggu (19/4/2026).


Acara ini turut dihadiri Sekda Lampung Barat, jajaran organisasi wanita seperti GOW dan DWP, perwakilan Polres dan Kodim 0422/LB, Ketua PCNU Lampung Barat, serta berbagai organisasi keagamaan seperti Ansor, IPPNU, Muhammadiyah, dan Aisyiyah.


Dalam momentum tersebut, kepengurusan baru Muslimat NU Lampung Barat resmi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Nomor 024/SK/A/PPMNU/VIII/2025.


Syahyana dipercaya sebagai Ketua, didampingi jajaran wakil ketua, sekretaris, hingga bendahara yang siap mengemban amanah hingga tahun 2030.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi ladang pengabdian yang penuh nilai kemuliaan.



“Muslimat NU telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, sekaligus menjaga tradisi ke-NU-an yang moderat, toleran, seimbang, dan adil,” ujarnya.


Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, peran Muslimat NU menjadi semakin strategis, terutama dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan akhlak generasi muda, serta menjaga harmoni sosial di masyarakat.


Momentum Harlah ke-80 Muslimat NU juga disebutnya bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan panjang organisasi dalam berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.


“Delapan puluh tahun adalah bukti nyata bahwa Muslimat NU konsisten hadir dalam bidang pendidikan, sosial, dakwah, hingga pemberdayaan perempuan,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membuka ruang kolaborasi luas dengan Muslimat NU sebagai mitra strategis.


Hal ini sejalan dengan program pembangunan daerah 2025–2030, mulai dari penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas SDM, pengembangan UMKM, hingga penguatan nilai religius dan budaya lokal.


Wabup juga berharap Muslimat NU dapat berperan aktif dalam berbagai sektor, seperti pendidikan karakter berbasis akhlak, pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM, hingga edukasi kesehatan masyarakat termasuk pencegahan stunting.


“Dengan jaringan yang kuat hingga akar rumput, Muslimat NU memiliki posisi strategis untuk menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tutupnya.