224 Warga Baru PSHT Di Lampung Barat Disahkan : Wabup Mad Hasnurin Beri Ucapan Selamat

 


Lampung Barat, (gerakmedia.com) -- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menghadiri acara pengesahan warga baru Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lampung Barat Tahun 2026/1448 Hijriyah yang berlangsung di Padepokan PSHT Cabang Lampung Barat NIC 068, Lingkungan Serdang Atas, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (20/6) malam.


Pada malam khidmat tersebut, sebanyak 224 warga baru Tingkat I PSHT dari 15 kecamatan di Kabupaten Lampung Barat resmi disahkan setelah menjalani proses latihan dan pembinaan selama satu tahun penuh.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin mengucapkan selamat kepada seluruh warga baru yang telah berhasil menyelesaikan tahapan latihan hingga resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSHT.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh calon warga baru yang malam ini disahkan menjadi Warga Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate," ujar Mad Hasnurin.


"Pengesahan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan selama proses latihan dan pembinaan," tambahnya.


Menurut Mad Hasnurin, PSHT bukan hanya organisasi pencak silat, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang menanamkan nilai persaudaraan, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.


Ia berharap para warga baru PSHT dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga nama baik organisasi, menghormati orang tua dan guru, menjunjung tinggi persatuan, serta menjauhi berbagai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Wabup Mad Hasnurin juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar PSHT yang selama ini telah berkontribusi dalam membina generasi muda melalui olahraga pencak silat dan pendidikan karakter.



"Saya juga mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjaga kerukunan dan mempererat tali persaudaraan, tidak hanya di lingkungan organisasi, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat," ajaknya.


"Jadikan semangat 'Persaudaraan Selama-Lamanya' sebagai kekuatan untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Lampung Barat yang kita cintai ini," imbuhnya.


Pada kesempatan tersebut, Mad Hasnurin turut memberikan tali asih kepada atlet-atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah mengharumkan nama daerah.


Acara tahunan yang mengusung tema "Meneguhkan Jati Diri Setia Hati Terate untuk Memperkuat Solidaritas Memperkokoh Jiwa Nasionalisme"  itu juga dihadiri Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, anggota DPRD Lampung Barat, kepala perangkat daerah, Dewan Pengesah PSHT Pusat, ribuan warga PSHT Lampung Barat, serta ratusan wali siswa yang mengikuti prosesi pengesahan.


Sementara itu, Plt. Ketua Cabang PSHT Lampung Barat NIC 068, Kang Mas Supono, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Lampung Barat, unsur Forkopimda, dan seluruh tamu undangan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Ia mengungkapkan bahwa malam pengesahan tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan 40 tahun perjalanan PSHT di Lampung Barat.


"Malam ini adalah pengesahan ke-39 yang dilaksanakan di padepokan. Jika dihitung sejak kepemimpinan Kang Mas Sugiono Adi Pranoto selaku Ketua Dewan Cabang, maka tepat malam ini genap 40 tahun berdirinya PSHT di Lampung Barat," ujarnya.


Supono berharap PSHT Lampung Barat semakin maju, berkembang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Ia pun menutup sambutannya dengan semboyan sakral PSHT yang disambut antusias seluruh peserta yang hadir.


"Selama matahari masih bersinar, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate tetap jaya, kekal, abadi selamanya," pungkasnya.

PNS Bandar Lampung Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

 


Bandar Lampung, (GM) -- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdomisili di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, dilaporkan hilang setelah tidak kunjung pulang sejak Kamis (18/6/2026).


Berdasarkan Surat Keterangan Orang Hilang yang diterbitkan Polresta Bandar Lampung, pria bernama Erlangga (51) dilaporkan hilang oleh istrinya, Yantiana, pada Jumat (19/6/2026).


Dalam laporan tersebut dijelaskan, Erlangga yang berprofesi sebagai PNS terakhir kali meninggalkan rumah usai makan siang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario BE 2571. Saat pergi, ia tidak membawa identitas pribadi.

Menurut keterangan keluarga, Erlangga sempat diketahui berkunjung ke rumah saudaranya di wilayah Tanjung Lampung Selatan. Namun setelah itu keberadaannya tidak lagi diketahui.


Arya, keluarga menyebut Erlangga meninggalkan rumah saudaranya sekitar pukul 02.00 WIB. Hingga laporan dibuat, yang bersangkutan belum kembali ke rumah dan upaya pencarian yang dilakukan keluarga belum membuahkan hasil.


Adapun ciri-ciri Erlangga yakni berkulit sawo matang, tinggi sekitar 160 sentimeter, berat badan sekitar 60 kilogram, berperawakan agak gempal, berambut ikal, serta memiliki kebiasaan mata sering berkedip.


Atas kejadian tersebut, keluarga telah melaporkan kehilangan tersebut ke Polresta Bandar Lampung dan berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Erlangga dapat segera memberikan informasi kepada pihak keluarga maupun kepolisian.

"Kami berharap siapa saja yang melihat atau mengetahui keberadaan beliau dapat segera menghubungi keluarga agar bisa segera ditemukan," ujar Arya adik korban hilang.


Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Erlangga untuk segera menghubungi pihak keluarga atau kantor kepolisian terdekat. (rinto)

Sidak RSUD Batin Mangunang, Wabup Tanggamus Soroti Kerusakan WC Dan Saluran Pembuangan

 


Tanggamus, (GM) -- Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, Jumat, Sidak dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi fasilitas sanitasi rumah sakit yang dinilai mengganggu kenyamanan pelayanan (19/6/2026). 


"Setelah kita cek, ternyata benar, sejumlah WC mengalami kemacetan. Pihak rumah sakit sudah berupaya melakukan perbaikan, ada yang disedot dan dilakukan penanganan lainnya, tetapi belum tuntas," ujar Agus Suranto.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan melibatkan Dinas PUPR untuk mencari solusi teknis yang tepat terhadap persoalan tersebut.


"Kita ajak teman-teman dari PU untuk membantu memberikan pemikiran dan solusi. Nanti akan ada tim yang menginventarisasi seluruh kondisi kerusakan agar penanganannya bisa dilakukan secara menyeluruh," katanya.


Direktur RSUD Batin Mangunang, dr. Theresia Hutabarat, menjelaskan permasalahan utama diduga berada pada sistem aliran pembuangan dan septic tank yang hingga kini belum ditemukan titik kerusakannya secara pasti.



"Kurang lebih ada 10 titik yang mengalami gangguan dari total lebih dari 30 titik fasilitas sanitasi yang ada. Kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama dan kami terus berupaya mencari sumber permasalahannya, namun belum menemukan titik yang pasti," jelasnya.


Ia mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk pembukaan dan pembersihan septic tank. Namun hasilnya masih belum optimal sehingga membutuhkan pendampingan teknis dari Dinas PUPR.


"Kami sudah melakukan berbagai upaya, tetapi belum optimal. Karena itu kami berkoordinasi dengan PU untuk mengkaji di mana sebenarnya sumber masalahnya agar bisa ditangani secara tepat," ungkap Theresia.


Kerusakan tersebut disebut berdampak pada kenyamanan pasien maupun pengunjung rumah sakit.


"Tentunya kondisi ini membuat pelayanan menjadi kurang nyaman. Karena itu kami berharap segera ditemukan solusi agar fasilitas sanitasi rumah sakit dapat berfungsi normal kembali," tandasnya.


Mendampingi Wakil Bupati Agus Suranto, Asisten Perekonomian Hendra Wijaya, Kadishub Sabar Sitanggang, Sekrataris Bapperida Feri Septiawan, Direktur RSUD Theresia Hutabarat, Kabag Adbang Joko Supratin, Kabid Cipta Karya Ishak Basuki dan bidang Diinas Lingkungan Hidup.

Peringati HUT Polri Ke 80 Polres Pesisir Barat Dan Kodim 0422/ Lampung Barat Gelar Lomba Menembak


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke-80, Polres Pesisir Barat bersama Kodim 0422/Lampung Barat menggelar kegiatan Lomba Menembak Bersama yang berlangsung pada di Lapangan Tembak Kodim 0422/Lampung Barat Kamis, (19/6/2026).


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., beserta Pejabat Utama (PJU) dan personel yang mengikuti perlombaan, disambut langsung oleh Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol Inf Rizky Kurniawan, bersama para pejabat dan personel Kodim dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan.


Turut hadir Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman S.H., S.I.K., M.H., dalam memeriahkan perlombaan tersebut.


Kegiatan ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat, Bersinergi Menjaga Keamanan dan Persatuan Bangsa”. Lomba menembak tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri dalam mempererat soliditas, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat.


Sebagai peserta, anggota TNI dari Kodim 0422/Lampung Barat dan personel Polres Pesisir Barat saling menguji kemampuan dan keterampilan menembak. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketangkasan, disiplin, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.


Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.



“Sinergi TNI-Polri yang kokoh merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mempererat hubungan yang harmonis, meningkatkan soliditas, serta membangun semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolres.


Selama perlombaan berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:

Juara I

Bripka Hariyadi, Personel Polres Pesisir Barat. 

Juara II

Serda Muhammad Ridwan, Personel Kodim 0422/Lampung Barat. 

Juara III

Aipda Endang, Personel Satreskrim Polres Pesisir Barat. 


Kepada para pemenang, Kapolres Pesisir Barat menyerahkan piala, piagam dan penghargaan, serta ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kemampuan yang telah ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.


AKBP Bestiana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta jajaran Kodim 0422/Lampung Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman, tertib, dan sukses.


Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan emosional antara personel TNI dan Polri, sehingga semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kegiatan lomba menembak ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polri ke-80 yang mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, sebagai penegasan komitmen institusi Polri untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.


“Melalui momentum HUT Polri ke-80 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, khususnya TNI, demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi Indonesia yang aman dan maju,” pungkas AKBP Bestiana.

Ditlantas Polda Lampung Salurkan 16.000 Liter Air Bersih Untuk 100 KK Di Pesawaran Sambut HUT Bhayangkara Ke 80




Lampung, (GM) -- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16.000 liter kepada warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (17/6/2026). 


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


Bantuan disalurkan oleh personel Sat PJR Ditlantas Polda Lampung melalui dua unit armada truk tangki yang didistribusikan ke dua lokasi, yakni Dusun Srimulyo dan Dusun Salahudin, Desa Negeri Sakti.


Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat melalui program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.


"Kegiatan pendistribusian air bersih ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih," kata Yuyun.


Menurut dia, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya di tengah keterbatasan pasokan air bersih yang dialami warga.



"Sebanyak 16.000 liter air bersih kami salurkan kepada 100 kepala keluarga di dua dusun di Desa Negeri Sakti. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dan menjadi solusi sementara atas keterbatasan pasokan air bersih yang mereka hadapi," ujarnya.


Yuyun menambahkan, momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan institusi Polri, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan hubungan kemitraan dengan masyarakat.


"Momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga," ungkapnya.


Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa dan masyarakat yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.


"Kami mengapresiasi dukungan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah menyambut baik kegiatan ini. Sinergi seperti ini menjadi modal penting untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.


Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan pemberangkatan armada tangki air dari Mako Ditlantas Polda Lampung yang dilepas langsung oleh Wadirlantas Polda Lampung.


Pada titik pertama di samping SDN 55 Dusun Srimulyo, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan kepada 50 kepala keluarga. 


Selanjutnya, distribusi dilakukan di Lapangan Salahudin dengan jumlah yang sama, yakni 8.000 liter untuk 50 kepala keluarga.


Kepala Desa Negeri Sakti bersama perangkat desa turut mendampingi proses pendistribusian bantuan dari awal hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat sebagai wujud kehadiran Polri di tengah warga menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Perkuat Sinergi TNI POLRI : Kunjungan Kapolres Pesisir Barat Dengan Yonif TP 944/ Raja Saibatin Cakti



Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., bersama rombongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Yonif TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) yang bermarkas di Pekon Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat Senin, (15/6/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Pesisir Barat beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) Mayor Inf Ruddy Setyadi Alfista, S.S.T. HAN., S.I.P., beserta jajaran personel Yonif TP 944/RSC.



Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas dan komunikasi antarinstansi demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.


Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.


"Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan. Melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, kita dapat memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang baik, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan tugas demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," ujar Kapolres.


Selanjutnya, Kapolres mengatakan bahwa kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini perlu terus dipelihara dan ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Dengan terjalinnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik antara TNI dan Polri, diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," pungkas Kapolres Bestiana.

Polda Lampung Berhasil Mengamankan Pasutri Terduga Penggelapan 19 Ton Kopi Senilai Rp1,3 Miliar


Bandar Lampung, (GM) -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung menangkap pasangan suami istri (Pasutri) diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan biji kopi seberat sekitar 19 ton dengan nilai kerugian mencapai Rp1,3 miliar.


Kedua tersangka HS dan istrinya HA ditangkap tim Resmob Subdit III Jatanras Polda Lampung di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan, pengungkapan perkara tersebut bermula dari transaksi jual beli kopi antara korban, Joni Hartono dengan tersangka pada Desember 2025.


Saat itu, tersangka HS meminta korban mengirimkan kopi dalam jumlah besar, yakni sekitar 19 ton. Permintaan tersebut disetujui korban yang kemudian membeli kopi dari para petani dan pengepul untuk memenuhi pesanan.


"Korban kemudian mengirimkan kopi menggunakan tiga kendaraan, terdiri dari dua unit colt diesel dan satu unit truk dengan total muatan sekitar 20,3 ton kopi," ungkapnya. 


Setelah kopi diterima, tersangka mengaku komoditas tersebut telah dimasukkan ke gudang pembeli. Namun hingga empat hari setelah pengiriman, pembayaran yang dijanjikan tidak kunjung dilakukan.


Menurut polisi, tersangka kemudian mengakui uang hasil penjualan kopi tersebut telah digunakan untuk kepentingan lain.


"Korban berupaya menemui tersangka untuk meminta pertanggungjawaban, tapi selalu mendapat berbagai alasan dan tidak pernah berhasil bertemu. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 20.390 kilogram kopi atau senilai Rp1,3 miliar," terang Yuni. 


Alhasil, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Lampung dengan nomor laporan polisi LP/B/942/XII/2025/SPKT/Polda Lampung.


Dalam proses penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua tersangka yang berada di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.


Tim Resmob Subdit III Jatanras Polda Lampung dipimpin Kompol Jonnifer Yolandra kemudian bergerak menuju lokasi dan mengamankan keduanya di sebuah rumah kos di Gang Wonorejo, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu.


Setelah ditangkap, kedua tersangka dibawa ke Mapolda Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Polisi menjerat keduanya dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana diatur dalam ketentuan KUHP yang berlaku. "Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut," tandas Kabid Humas.

Polsek Wonosobo Fasilitasi Rembuk Pekon, Kasus Dugaan Pencurian Ayam Diselesaikan Melalui Restorative Justice

 


Tanggamus, (GM) -- Polsek Wonosobo Polres Tanggamus memfasilitasi penyelesaian dugaan tindak pidana pencurian seekor ayam melalui mediasi, rembuk pekon dan mekanisme restorative justice yang mempertemukan warga Pekon Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo dengan dua pelajar asal Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus Kamis,(11/5/2026).


Mediasi berlangsung di Mapolsek Wonosobo,  dipimpin langsung Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila, S.H., didampingi Kanit Reskrim R. Sinaga, S.H., personel Reskrim Polsek Wonosobo serta Bhabinkamtibmas Bripka Fera Oktaviani, S.H.


Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila mengatakan penyelesaian melalui mediasi dan pendekatan restorative justice dilakukan sebagai upaya problem solving guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di tengah masyarakat.


"Penyelesaian secara kekeluargaan menjadi langkah yang diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk usia para pihak yang masih berstatus pelajar, sehingga diharapkan dapat memberikan efek pembinaan tanpa mengabaikan rasa keadilan," kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.



Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di Pekon Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo. Saat itu dua remaja berinisial SR (15) dan RA (15) warga Kecamatan Bandar Negeri Semuong diduga hendak mengambil seekor ayam milik Basir (55), warga Pekon Banjar Negara.


"Modus yang dilakukan yakni membawa seekor ayam untuk diadu dengan ayam milik warga yang menjadi sasaran. Namun saat hendak mengambil ayam tersebut, aksi kedua remaja diketahui warga sehingga ayam berhasil dilepaskan dan tidak sempat dibawa pergi," jelasnya.


Menurut Kapolsek, setelah dilakukan mediasi, kedua remaja bersama keluarganya menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Korban pun menerima permohonan maaf tersebut dan sepakat tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum.


"Dalam kesepakatan yang dituangkan dalam surat perdamaian, kedua belah pihak sepakat untuk saling menghormati, tidak melakukan intimidasi maupun provokasi, serta bersama-sama mengajukan penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif kepada pihak kepolisian," ujarnya.


Iptu Primadona Laila menambahkan bahwa restorative justice mengedepankan pemulihan hubungan antara korban dan pelaku melalui musyawarah serta kesepakatan bersama. Dalam perkara tersebut, korban telah memberikan maaf, sementara para pelaku mengakui perbuatannya dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.


Selain itu, kedua belah pihak juga menyatakan siap mematuhi seluruh isi perjanjian perdamaian yang telah dibuat. Apabila di kemudian hari kesepakatan tersebut dilanggar, maka para pihak siap mengikuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


"Melalui problem solving, rembuk pekon dan restorative justice, diharapkan tercipta keharmonisan di tengah masyarakat, memberikan kesempatan bagi pelaku untuk memperbaiki diri, memulihkan hubungan sosial yang sempat terganggu, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Wonosobo," ungkapnya.

Pemkab Lambar Tanam 50 Pohon Buah Dan Bersih-bersih Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

  



Lampung Barat, (GM) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi nyata. Sebanyak 50 pohon buah-buahan ditanam di pelataran Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (11/6/2026). 


Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti bersih-bersih lingkungan perkantoran Pemerintah Daerah. Apel gotong royong dipimpin langsung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Hikami dan diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Lampung Barat.


Ahmad Hikami menegaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini bukan sekadar agenda seremonial. Namun sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup.



"Lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan modal dasar terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, sekaligus warisan berharga bagi generasi masa kini dan mendatang," ujar Ahmad Hikami dalam sambutannya.


Ia menyampaikan, saat ini berbagai tantangan lingkungan semakin nyata. Mulai dari pencemaran, persoalan pengelolaan sampah, kerusakan hutan dan lahan, hingga dampak perubahan iklim. Karena itu kata dia, pelestarian lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah saja.


"Upaya ini memerlukan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta berbagai pihak lainnya," katanya.


Menurut Hikami penanaman pohon buah di pelataran Lamban Pancasila ini sebagai bentuk aksi konkret. Selain menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana, pohon buah juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.


Melalui momentum ini ia mengajak jajaran dan lapisan masyarakat memulai langkah sederhana namun berdampak besar. Di antaranya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan benar, serta menanam dan merawat pohon di lingkungan rumah maupun tempat kerja.


"Marilah kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya dan gaya hidup sehari-hari. Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab tinggi. Kita yakin Lampung Barat dapat menjadi kabupaten yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026

 


Lampung Barat, (GM) -- Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menghadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0422/Lampung Barat, Selasa (9/6/2026).


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0422/Lampung Barat Letkol Inf. Rizky Kurniawan selaku Inspektur Upacara. Turut hadir unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para pembina, serta peserta KKRI dari Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.


Dalam rangkaian upacara pembukaan, Dandim 0422/LB Rizky Kurniawan melakukan penyematan tanda pelatih dan peserta sebagai simbol dimulainya kegiatan pembinaan dan pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V Tahun 2026.


Dalam amanatnya, Dandim 0422/LB Rizky Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan KKRI merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat dan TNI, khususnya Kodim 0422/Lampung Barat, dalam membina generasi muda melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta jiwa bela negara.



Menurutnya, para pelajar saat ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan yang harus dibekali mental kuat, disiplin tinggi, rasa tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.


"Melalui kegiatan ini para peserta akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan yang mencakup baris-berbaris, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga wawasan kebangsaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, masyarakat maupun keluarga," ujarnya.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, mematuhi aturan yang telah ditetapkan, serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.


"Jadikan momen Persami KKRI ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih dan pembina yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini, " Ungkapnya. 


"Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat besar bagi generasi muda dan masa depan bangsa," lanjutnya.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, nasionalisme tinggi, serta semangat pengabdian kepada negara.


Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terhadap program pembinaan generasi muda yang dilaksanakan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.


"Saya berharap melalui kegiatan Persami KKRI ini diharapkan lahir generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, berjiwa kepemimpinan, cinta tanah air, serta siap menjadi penerus pembangunan bangsa di masa mendatang," Pungkas Wabup Mad Hasnurin.

Viral Pungli di Perbatasan Lampung Tengah-Lampung Utara, Polisi Ciduk Dua Pelaku




Lampung Tengah, (GM) -- Polisi menangkap dua pria diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara di Jalan Lintas Sumatera, wilayah perbatasan Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara, Sabtu (6/6/2026).


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penindakan dilakukan setelah beredar video viral di media sosial (Medsos) memperlihatkan aktivitas pungli di kawasan Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.


Menurutnya, petugas Satreskrim Polres Lampung Tengah langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan menerjunkan personel ke lokasi setempat.


"Hasil pengecekan ke lokasi dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pengendara yang melintas," ujarnya. 


Lebih lanjut Dua pelaku diamankan masing-masing berinisial M (34) dan AA (33), warga Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan. Keduanya diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.


Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp113.000 hasil pungutan, satu ember cat bekas merek Nippon Paint, serta satu bendera berwarna merah dan kuning yang diduga digunakan saat menjalankan aksinya.


Yuni menegaskan, praktik pungli yang meresahkan masyarakat tidak akan ditoleransi, terutama di jalur strategis seperti Jalan Lintas Sumatera yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang.


Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Way Pengubuan. Polisi juga akan meminta keduanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.


Selain itu, kepolisian akan memberikan pembinaan kepada para pelaku guna mencegah terulangnya tindakan serupa di kemudian hari.


"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan praktik pungli atau tindakan yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan," ucap Yuni. 


Yuni menambahkan, Polres Lampung Tengah memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan, guna menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melintas di ruas Jalan Lintas Sumatera.


"Kasus ini masih terus ditindaklanjuti dan dikembangkan oleh Polres Lampung Tengah. Kami pastikan pengamanan wilayah hukum setempat terus digiatkan," tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda, Ditempa Tak Hanya Jadi Pesilat, Tetapi Penjaga Akhlak Dan Tradisi



Tanggamus, (GM) -- Semangat persaudaraan, nilai keislaman, dan pelestarian budaya pencak silat berpadu dalam acara Wisuda dan Tasyakuran Santri Utama Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Angkatan V Tahun 2026 yang digelar di Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Minggu,( 7/6/2026).


Sebanyak 48 santri utama resmi diwisuda setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, pembinaan, dan pengujian yang menjadi syarat kelulusan di lingkungan Pagar Nusa.


Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Mujibul Umam dan Edy Yalismi, Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus KH. Samsul Hadi, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar, unsur Uspika Kecamatan Kota Agung, para pendekar, pengurus, pelatih, serta keluarga santri wisudawan.


Sambutan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus Suhartono.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar wadah pembelajaran bela diri, melainkan ruang pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.



"Pagar Nusa bukan semata untuk bela diri, mencari kekuatan atau dukungan teman. Pagar Nusa adalah wadah melestarikan budaya pencak silat Indonesia yang berkembang di lingkungan Nahdliyin dari Sabang sampai Merauke," demikian pesan Bupati.


Ia juga mengingatkan para santri bahwa tantangan terbesar dalam kehidupan bukan berasal dari luar diri manusia, melainkan dari dalam dirinya sendiri.


"Musuh terbesar umat manusia adalah dirinya sendiri, yaitu hawa nafsunya sendiri. Karena itu teruslah belajar, berlatih, dan menjaga akhlak," pesannya.


Bupati turut mengapresiasi para pendiri, tokoh, pendekar, dan pelatih Pagar Nusa yang selama ini tanpa lelah membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berbudaya, dan memiliki semangat pengabdian.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Kabupaten Tanggamus Hajin M. Umar menjelaskan bahwa wisuda merupakan bagian dari proses panjang kaderisasi yang telah dilalui para santri.


Menurutnya, seluruh peserta tidak hanya diuji kemampuan fisik dan teknik pencak silat, tetapi juga pemahaman keagamaan dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.


"Mereka sudah kita didik, kita tempa, dan melalui berbagai ujian. Ujian terakhir ini menjadi bukti bahwa mereka lulus secara fisik, pengetahuan, serta memahami nilai-nilai Nahdlatul Ulama dan Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi ruh Pagar Nusa," ujar Hajin M. Umar.


Ia menegaskan, setelah diwisuda para santri tidak berhenti berlatih, melainkan didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi.


"Kita sudah memiliki banyak atlet yang meraih prestasi tingkat provinsi hingga nasional. Harapan kami, kader-kader Pagar Nusa ini terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet silat berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus," katanya.


Hajin juga mengungkapkan bahwa seluruh pelatih dan pengurus hingga saat ini masih mengabdikan diri secara sukarela tanpa honor.


"Kami belum mampu memberikan honor kepada para guru dan pelatih. Ini adalah bentuk pengabdian lillahi ta'ala. Yang terpenting bagi kami adalah mencetak kader yang berakhlak, bertakwa, dan mampu membawa prestasi bagi diri, keluarga, serta daerahnya," ungkapnya.


Rangkaian kegiatan wisuda sendiri telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya melalui pembinaan mental dan spiritual. Para santri mengikuti shalawatan, istighotsah, ceramah keagamaan, hingga penguatan nilai-nilai ke-NU-an sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi pencak silat dari sejumlah padepokan di Kabupaten Tanggamus. Penampilan diawali oleh santri Padepokan Tapak Karuhun Kota Agung di bawah asuhan Taufik Radianto, dilanjutkan Padepokan AsmaAllah Sumberjo asuhan Her Subagio, Padepokan Macan Kumbang asuhan Asep Hidayat, SPKI Ulu Belu asuhan Bahrul, serta atraksi dari padepokan yang dibina langsung oleh Hajin M. Umar dan perguruan Bandrong.


Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Melalui wisuda angkatan kelima ini, Pagar Nusa Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan memiliki kecintaan terhadap tradisi serta nilai-nilai kebangsaan.

Wakapolres Tanggamus Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda Tahap V dan VI Di Gunung Alip

 



Tanggamus, (GM) -- Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa Putra P., S.H., M.H., menghadiri kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang digelar di aliran Sungai Way Tebu, Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Jumat (5/6/2026).


Kegiatan yang merupakan program Kodam XXI Raden Inten melalui Kodim 0424/Tanggamus tersebut juga dihadiri Bupati Tanggamus Drs. H. M. Saleh Asnawi, M.A., M.H., Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, S.T., M.M., Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, Camat Gunung Alip, para kepala pekon, unsur TNI-Polri serta masyarakat setempat.


Program pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur untuk membuka akses wilayah yang masih terisolasi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.


Pada Tahap V, pembangunan dilakukan di Pekon Sinar Betung, Kecamatan Talang Padang berupa jembatan beton berukuran 4 meter x 6 meter serta di Pekon Darussalam, Kecamatan Gunung Alip berupa jembatan gantung sepanjang 55 meter dengan lebar 1,2 meter.


Sedangkan pada Tahap VI, pembangunan mencakup Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan dengan jembatan gantung sepanjang 32 meter dan lebar 1,2 meter, serta Pekon Sidomulyo, Kecamatan Sumberejo dengan jembatan gantung sepanjang 25 meter dan lebar 1,2 meter.



Khusus jembatan di Pekon Darussalam, keberadaannya diperkirakan mampu memangkas jarak tempuh warga hingga 15 kilometer. Infrastruktur tersebut juga akan memudahkan distribusi hasil pertanian seperti kopi, lada dan pisang, sekaligus meningkatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.


Wakapolres Kompol Fredy Aprisa Putra mengatakan kehadirannya mewakili Kapolres Tanggamus dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.


"Polres Tanggamus mendukung penuh program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga," kata Kompol Fredy Aprisa.


Dalam kesempatan itu, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan upaya nyata untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pembangunan daerah.


Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, akses pendidikan hingga pelayanan kesehatan.


"Pembangunan Tahap V dan VI ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap jembatan ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat konektivitas antarwilayah," kata Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono.


Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang terus mendorong pembangunan infrastruktur hingga ke daerah terpencil.


Ia menilai Program Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih baik.


"Program ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di pelosok. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Lampung Tegaskan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Dan Pondasi Perdamaian Dunia




Lampung Selatan, (GM) -- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mapolda Lampung, Senin (1/6/2026). 


Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.”


Dalam amanatnya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.


“Pancasila harus terus hidup dalam setiap denyut nadi kehidupan berbangsa dan bernegara. 


Pancasila bukan hanya dasar negara yang mempersatukan keberagaman Indonesia, tetapi juga menjadi landasan moral dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” tegas Helfi.


Helfi menjelaskan, di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, hingga dinamika geopolitik internasional, Pancasila tetap menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bagi bangsa Indonesia. 


Keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila mampu menyatukan perbedaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Lebih lanjut, Helfi mengingatkan bahwa sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. 



Menurutnya, nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi salah satu kontribusi penting Indonesia dalam membangun dialog dan menjembatani berbagai perbedaan di tingkat global.


“Peran aktif Indonesia dalam misi perdamaian dunia, kontribusi pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta komitmen menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas merupakan implementasi nyata dari nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujarnya.


Kapolda juga menekankan bahwa kemajuan pembangunan, ekonomi, maupun teknologi harus selalu diiringi dengan nilai moral dan etika yang berlandaskan Pancasila. 


Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan terus relevan menjawab tantangan zaman.


Selain itu, Kapolda mengingatkan pentingnya menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial, memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat, serta memastikan tidak ada warga negara yang merasa terpinggirkan dalam proses pembangunan. 


Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.


Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Polda Lampung ditutup dengan pembacaan doa yang memohon kepada Allah SWT agar nilai-nilai Pancasila senantiasa menjadi pemersatu bangsa, memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, cinta tanah air, serta menjaga Indonesia tetap aman, damai, maju, dan berkarakter.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagai fondasi dalam menjaga persatuan serta mewujudkan Indonesia yang semakin kuat di tengah dinamika global.

Polres Tanggamus Gelar Upacara Pemakaman Dinas Polri Untuk Aiptu Putra Alam

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus melaksanakan upacara pemakaman secara dinas Polri bagi Aiptu Putra Alam bin Fatman pada Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum selama bertugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia Jumat, (29/5/2026). 


Almarhum Aiptu Putra Alam diketahui terakhir menjabat sebagai Ps Kanit Binmas Polsek Semaka, Polres Tanggamus. Almarhum meninggal dunia pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.20 WIB karena sakit saat menjalani perawatan di rumah sakit.


Prosesi pemberangkatan jenazah dilaksanakan di rumah duka yang berada di kawasan Jati Agung, Way Hui, Lampung Selatan. Sementara upacara pemakaman dilangsungkan di Tempat Pemakaman Umum Gunung Agung, Bandar Lampung, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.


Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Yoefi Kurniawan, S.E., S.H., M.H. Sedangkan Perwira Upacara dijabat AKP Restu Marwoto, S.H., dan Komandan Upacara dipercayakan kepada Ipda Tedi Eko Winanto, S.Kom.



Dalam prosesi upacara, jenazah almarhum diserahkan pihak keluarga kepada Inspektur Upacara untuk dimakamkan secara kedinasan Polri. Upacara berlangsung dengan rangkaian penghormatan pasukan, pembacaan daftar riwayat hidup, apel persada, penurunan jenazah ke liang lahat, hingga penaburan bunga oleh Inspektur Upacara dan keluarga.


Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman saat keluarga, kerabat, serta personel Polres Tanggamus memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama berdinas.


Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah, S.H., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Aiptu Putra Alam. Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok anggota Polri yang dikenal baik, disiplin dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.


“Atas nama keluarga besar Polres Tanggamus, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Aiptu Putra Alam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata AKP Sofyansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan, pelaksanaan upacara pemakaman secara dinas Polri tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terakhir institusi kepada personel yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui Polri.


“Upacara kedinasan ini merupakan wujud penghormatan institusi Polri atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas. Semoga segala amal ibadah dan pengabdiannya menjadi ladang pahala serta dikenang dengan baik oleh keluarga besar Polri maupun masyarakat,” tambahnya.

Kapolda Lampung Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

 



Lampung, (GM) -- Kapolda Lampung, Irjen Pol.Helfi Assegaf, memimpin langsung pelaksanaan Apel Pagi Personel Polda Lampung pemberian penghargaan kepada personel Polri berprestasi Rabu, (27/5/2026).


Dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto dan Pejabat Utama Polda Lampung, serta seluruh personel  Polda Lampung. Selasa 26/5/2026.


Sebanyak 16 personel Polda Lampung  menerima penghargaan atas prestasi  Terdiri dari 6 Personil Sebagai Pelatih 10 Personil Sebagai Atlete yang  mengharumkan nama Polda Lampung pada ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026



Penerima penghargaan di wakili Oleh  4 personil Polda Lampung :

1.Kompol  Juli Sudara 

Dit Lantas Polda Lampung 

2.Bripda Tubagus Dinda Maulid 

Polresta Badar Lampung 

3.Bripda  R Ayu Syafriani 

Polres Tulang Bawang Barat

4.Bripda Bianca Justitia

Dit Samapta Polda Lampung


Dalam arahan Helfi memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang berhasil menorehkan prestasi, dalam ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup Tahun 2026 di Kalimantan Timur.


“Penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta integritas dalam pelaksanaan tugas. Selain memberikan apresiasi, seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin, etika, serta nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.” ujar Helfi


Capaian tersebut menjadi bukti nyata dedikasi, disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang dimiliki personel Polri, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian namun juga di bidang olahraga

Bupati Tanggamus Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 1 Ton Lebih Ke Masjid Al-Khasyi’in

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyerahkan bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa satu ekor sapi kurban jenis limosin dengan berat hidup mencapai 1.038 kilogram kepada pengurus Masjid Al-Khasyi’in di Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus Selasa, (26/5/2026).


Penyerahan hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi itu turut diserahkan kepada Ketua MUI Kabupaten Tanggamus dan disaksikan sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Rangga Putra Hakim, Anggota DPRD Tanggamus Edy Yalismi, Anggota DPRD Tanggamus Mujibul Umam, Asisten Sekdakab Rully Runa Yuda, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Henri Fatra, Kabag Protokol Hendra Ferry, Camat Gunung Alip Darius Putrawan, serta Kepala Pekon Banjar Negeri.


Dalam wawancaranya, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menyampaikan rasa syukur atas bantuan sapi kurban dari Presiden RI yang diberikan kepada masyarakat Tanggamus melalui Masjid Al-Khasyi’in.



“Selain penyerahan sapi dari Presiden RI, untuk kurban di Tanggamus juga cukup banyak. Di wilayah Bangga Besar ada beberapa sapi, kemudian di wilayah Selamik tadi saya lihat sudah ada lima sapi kurban,” kata Saleh Asnawi.


Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah hingga pihak keluarga turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.


“Dari OPD juga ada, kemudian dari keluarga anak saya juga ada satu sapi yang ukurannya hampir sama besar. Jadi memang cukup banyak hewan kurban tahun ini,” ujarnya.


Menjelang pelaksanaan Idul Adha, Saleh Asnawi mengaku akan melaksanakan Salat Id di Islamic Center dan berharap momentum kurban menjadi penguat nilai keimanan serta rasa syukur masyarakat.


“Saya berharap masyarakat betul-betul bisa meningkatkan rasa syukur dan keimanan kepada Allah SWT. Kurban ini menjadi wujud kewajiban dan rasa syukur kita karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan menjalani kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Gerak Cepat Polres Pesisir Barat Evakuasi Dua Korban Tenggelam Di Pantai Labuhan Jukung

 


Pesisir Barat, (GM) -- Polres pesisir barat dan tim gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap dua wisatawan yang terseret arus ombak saat berenang di Pantai Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (26/5/2026).


Peristiwa bermula pada Senin, 25 Mei 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, ketika rombongan wisatawan berangkat dari Kabupaten Tulang Bawang menuju Kabupaten Pesisir Barat untuk berlibur. Rombongan tiba di Pesisir Barat pada Selasa dini hari sekitar pukul 05.00 WIB dan sempat beristirahat di salah satu rumah makan di Pekon Mandiri, Kecamatan Krui Selatan.


Sekitar pukul 08.00 WIB, delapan orang dari rombongan tersebut berenang di Pantai Labuhan Jukung. Namun nahas, lima orang terseret arus ombak pantai. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya tenggelam.


Satu korban berhasil diselamatkan oleh wisatawan asing dan segera dibawa ke Puskesmas Krui guna mendapatkan penanganan medis. Sedangkan satu korban lainnya sempat dinyatakan hilang dan langsung dilakukan pencarian oleh personel kepolisian bersama masyarakat sekitar.



Tim SAR gabungan yang terdiri dari Direktorat Polairud Polda Lampung Pos Krui, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Tengah, BPBD Pesisir Barat, serta masyarakat setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.


Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB di bibir pantai dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan kendaraan patroli Sat Samapta dan dibawa ke Puskesmas Krui.


Mewakili Kapolres pesisir barat AKBP BESTIANA, S.I.K., M.M., Kabag ops KOMPOL ROHMADI, S.H., menyampaikan “2 korban tenggelam berhasil dievakuasi dimana 1 korban selamat an MY(34) dan 1 korban meningal dunia an GP(25) semuanya berhasil di evakuasi dan langsung di bawa ke puskesmas krui untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya. 


Setelah di lakukan autopsi, Jenazah kemudian dibawa oleh pihak keluarga bersama petugas Puskesmas Pesisir Tengah menuju rumah duka di Kabupaten Tulang Bawang.


“Polres Pesisir Barat mengimbau para wisatawan agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai dan mematuhi peringatan di sekitar pantai dan keamanan petugas demi keselamatan bersama,”tutupnya.

Respon Laporan Warga, Polsek Talang Padang Gerebek Lokasi Dugaan Prostitusi Dan Pesta Miras

 



Tanggamus, (GM) -- Polsek Talang Padang Polres Tanggamus menggerebek sebuah rumah warga di Pekon Sinar Petir, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, yang diduga dijadikan tempat pesta minuman keras dan praktik prostitusi, Rabu malam (20/5/2026).


Penggerebekan dilakukan setelah Polsek Talang Padang menerima laporan masyarakat melalui Bhabinkamtibmas terkait aktivitas mencurigakan di salah satu rumah warga milik DZ di wilayah Pekon Sinar Petir tersebut.


Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan berkoordinasi bersama Unit Reskrim dan aparatur pekon setempat.


“Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Pekon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Iptu Harunur Rasyid mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat 22 Mei 2026.



Iptu Harunur Rasyid menjelaskan, saat tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB, pihaknya menemukan enam orang terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan sedang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras jenis Kawa-kawa.


Keenam orang yang diamankan masing-masing diantaranya Empat laki-laki yang diamankan masing-masing berinisial DZ (40), AEW (46), A (32), dan D (45). Sementara dua perempuan yang turut diamankan berinisial YR (30) dan K (42).


"Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu botol sisa minuman keras merek Kawa-kawa," jelasnya.


Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons setiap informasi dari masyarakat terkait gangguan kamtibmas, termasuk aktivitas yang meresahkan warga.


“Polsek Talang Padang mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan,” tegasnya.


Ditambahkan Kapolsek, terhadap 6 orang tersebut telah dilakukan pembinaan dan mereka membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.


“Enam orang yang diamankan telah menjalani pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak kembali melakukan perbuatan serupa,” tutupnya.

Kapolri Cup 2026 : Dua Personil Polda Lampung Dipercaya Jadi Pengadil Di Kejuaraan Judo




Lampung, (GM) -- Polda Lampung tidak hanya mengirimkan atlet-atlet terbaiknya dalam ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga sportivitas dan kualitas pertandingan Selasa, (19/05/2026).


Dua Perwira Menengah (Pamen) Polda Lampung secara resmi ditunjuk dan dipercaya untuk bertugas sebagai juri dan wasit dalam kejuaraan bergengsi tingkat nasional tersebut.


Kedua personel terbaik Polda Lampung yang mendapatkan amanah tersebut adalah :


Kompol Juli Sundara, S.Pd. (Jabatan Kasubdit Kamsel Dit Lantas Polda Lampung) memiliki kompetensi di mana dirinya telah mengantongi lisensi sebagai Wasit Nasional sejak tahun 2022.


Kompol Sukamso, S.Pd. (Jabatan Kasubbag Rohjashor Bag Watpers Ro SDM Polda Lampung) merupakan sosok pengadil senior yang telah menyandang predikat sebagai Wasit Nasional sekaligus Juri KATA (Seni) tingkat Asia sejak tahun 2022.



Pengalaman matang dan sertifikasi resmi yang mereka miliki sejak tahun 2022 ini menjadi jaminan bahwa jalannya pertandingan di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 akan berlangsung secara adil, transparan, objektif, dan sesuai dengan standar regulasi tertinggi.


Untuk menjaga objektivitas dan kualitas pertandingan sekelas Kapolri Cup, PB PJSI menerapkan standar seleksi yang sangat ketat. 


Tidak semua juri dan wasit di Indonesia mendapatkan panggilan tugas ini, melainkan hanya mereka yang dinilai memiliki integritas tinggi serta rekam jejak yang matang.


Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan kedua personil tersebut.


"Ini merupakan kehormatan besar bagi Polda Lampung. Dipercaya menjadi juri dan wasit di ajang sekelas Kapolri Cup membuktikan bahwa kompetensi personel kita diakui di tingkat markas besar. Kami yakin Kompol Juli Sundara dan Kompol Sukamso akan menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan menjunjung tinggi fair play," ujar Helfi.


Keterlibatan aktif ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Lampung dalam mendukung penuh pengembangan bakat dan prestasi anggota di bidang olahraga. 


Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 sendiri merupakan agenda tahunan Polri yang menjadi wadah bagi para personel kepolisian seluruh Indonesia untuk menyalurkan bakat, menguji fisik, serta mempererat tali silaturahmi.


Dengan adanya perwakilan dari Polda Lampung sebagai perangkat pertandingan (wasit/juri), diharapkan dapat memotivasi personel Polda Lampung lainnya khususnya para srikandi dan bhayangkara muda untuk terus mengukir prestasi, baik di dalam maupun di luar kedinasan.