Pernikahan Ananda Reksa Dan Pinas Di Desa Babatan Kecamatan SDL Kabupaten Muara Enim

 


Sumatra Selatan,(GM) -- Muara Enim Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa dalam rangkaian acara dan Pernikahan yang digelar oleh Bapak Sopono Desa  Babatan kecamatan SDL Kabupaten  Muara Enim Hari Minggu 30/11/2025. Bersama istri tercinta Kurnilawati Acara tersebut berlangsung di kediaman keluarga yang berlokasi di Desa Babatan Kecamatan SDL Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan 


Kegiatan ini dimulai sejak hari Kamis, 27/11/ 2025, dan akan mencapai puncaknya pada Minggu 30/11/2025. Untuk menjamin kenyamanan dan ketertiban selama acara berlangsung, Seluruh Panitia Desa Babatan turut dikerahkan untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.


Ketua Panitia acara, menyampaikan bahwa hajatan ini menjadi momentum kebersamaan bagi keluarga besar Ibu  Domokrasi, sekaligus menjadi ajang silaturahmi warga. Dukungan penuh juga diberikan kades babatan Dedi harismanto Kabiro Gerakmedia, Amrullah  tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat, 



Sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal, acara ini turut dimeriahkan dengan Acara Musik Orgel Tunggal Dan Adat Palembang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan dan masyarakat sekitar.


Kehadiran dan peran aktif Wartawan dan Kabiro dalam hajatan keluarga ini tidak hanya menunjukkan sisi humanis dan kekeluargaan tetapi juga memperlihatkan betapa Wartawan membaur dengan masyarakat, menjunjung tinggi nilai nilai budaya serta menjaga jalinan silahturahmi.


Acara berlangsung hangat dan penuh khidmat, serta diharapkan menjadi berkah bagi keluarga besar dan masyarakat Desa Babatan Kecamatan SDL Kabupaten Muara Enim


Amrullah

Polsek Cukuh Balak dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Temuan Kerangka Manusia Di Pekon Gedung

 


Tanggamus,(GM) -- Jajaran Polsek Cukuh Balak bersama Unit Inafis Polres Tanggamus melakukan identifikasi terhadap temuan kerangka manusia di Dusun Tanjung Senang, Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Jumat (28/11/2025) malam. Penemuan itu setelah warga setempat melaporkan aroma tak sedap dari sekitar rumah seorang warga lanjut usia.


Pada penanganan awal, Polsek Cukuh Balak langsung mengamankan TKP, memasang garis polisi, melakukan pemeriksaan awal bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Cukuh Balak, serta berkoordinasi dengan aparatur pekon. Selain itu, tim melakukan penyelidikan dan meminta keterangan memeriksa saksi-saksi untuk memperjelas kronologi kejadian.


Kapolsek Cukuh Balak, Ipda Ma’ruf Nurochim, S.Tr.K., mengatakan temuan kerangka yang diduga merupakan warga bernama Usman (80), seorang petani yang tinggal sendirian di Dusun Tanjung Senang, informasi awal diterima oleh piket siaga sekitar pukul 18.30 WIB dari Kepala Pekon Gedung.


“Setelah menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Putih Doh dan relawan Tagana. Setibanya di lokasi, dilakukan penyisiran di sekitar rumah korban hingga kemudian ditemukan kerangka manusia yang diperkirakan adalah korban,” kata Ipda Ma’ruf Nurochim mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Sabtu 29 November 2025.


Kapolsek menjelaskan, penemuan bermula ketika Mat Zen bin Azhari (40), seorang petani sekaligus saksi pertama, merasa curiga karena hampir dua minggu korban tidak pernah berkunjung ke rumahnya. 


Sekitar pukul 17.30 WIB, saksi mendatangi rumah korban dengan maksud memastikan kondisi korban. Namun ketika hampir tiba, ia mencium aroma menyengat yang mengarah dari sekitar rumah Usman. 


Merasa khawatir, saksi kembali dan melaporkan temuannya kepada Mirsanto (42), Kepala Dusun Tanjung Senang.

Kepala dusun kemudian menghubungi Iqbal (43), Kepala Pekon Gedung, yang langsung meneruskan laporan itu kepada Polsek Cukuh Balak.



"Mengingat kondisi medan dan jarak tempuh, sekitar pukul 20.30 WIB, personel Polsek Cukuh Balak tiba di Dusun Tanjung Senang bersama tim medis. Kami melakukan pencarian sumber aroma tak sedap dan menemukan kerangka manusia di area samping rumah korban. Kami langsung mengamankan tempat kejadian perkara," jelasnya.


Kapolsek menyebut, berdasarkan koordinasi dengan tim Inafis Polres Tanggamus, tenaga kesehatan, aparatur dusun, dan pihak pekon, penanganan dilakukan pada hari ini.


"Kami memastikan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur serta mengedepankan kehati-hatian mengingat kondisi kerangka yang sudah tidak utuh," tegasnya.


Ipda Ma’ruf Nurochim mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah-langkah awal sesuai prosedur hingga berkoordinasi dengan aparatur desa dan keluarga korban. Menurut keluarga korban, bahwa korban memang selama ini tinggal seorang diri.


Keluarga korban telah dihubungi oleh aparat pekon dan mereka menerima kejadian tersebut serta meminta agar kerangka dimakamkan di samping rumah korban. Mereka juga menolak tindak lanjut pemeriksaan lebih jauh.


"Setelah diberikan pemahaman akhirnya anggota kelurga bersedia untuk dilakukan identifikasi lanjutan dan jenazah dievakuasi ke RSUD Batin Mangungan, Kota Agung," tegasnya.


Kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan mengapresiasi warga yang sigap melaporkan hal mencurigakan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.


“Atas nama jajaran Polsek Cukuh Balak, kami turut berduka atas kejadian ini. Kami menghargai kepedulian masyarakat yang segera melaporkan situasi mencurigakan, sehingga petugas bisa bergerak cepat melakukan penanganan,” tandasnya. 


Sementara itu, petugas medis dari Puskesmas Putih Doh, Sulistiono menerangkan bahwa mayat yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 70 tahun lebih. Berdasarkan kondisi tubuh yang telah menjadi kerangka, diduga korban telah meninggal sekitar dua minggu sebelum ditemukan.


“Diperkirakan sudah dua minggu meninggal karena selama dua minggu ini tidak ada aktivitas beliau ke warung-warung untuk belanja. Biasanya beliau belanja ke warung milik warga sekitar. Mayat yang ditemukan berasal dari Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak. Selanjutnya akan diidentifikasi oleh tim Inafis Polres Tanggamus,” kata Sulistiono.

Petani Pekon Way Harong Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus Hilang Sejak 2021

 


Tanggamus,(GM) -- Seorang petani asal Pekon Way Harong, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, bernama Misno Adiy bin Tumiran (44), dilaporkan hilang sejak Mei 2021 dan belum kembali hingga kini. 


Berdasarkan data Polsek Pulau Panggung, Misno merupakan warga kelahiran Way Harong, 06 Juni 1981, berprofesi sebagai petani dan terakhir tinggal di Pekon Way Harong. 


Ia memiliki ciri-ciri fisik sebagaimana tertera dalam laporan resmi yang dirilis Polsek Pulau Panggung sebagai upaya memperluas informasi kepada masyarakat.


Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio menjelaskan bahwa laporan resmi baru dibuat oleh keluarga pada Jumat 28 November 2025.


"Laporan dibuat setelah berbagai upaya pencarian mandiri yang dilakukan oleh keluarganya sejak tahun pertama Misno menghilang tidak membuahkan hasil," kata AKP Jumbadio mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Kapolsek berharap bantuan masyarakat luas untuk memperhatikan data orang hilang tersebut. 



"Siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan Misno diharapkan segera menghubungi Polsek Pulau Panggung," tandasnya.


Sekretaris Pekon Way Harong Bowo Rohidin menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menempuh banyak cara sebelum akhirnya meminta bantuan polisi.


“Dicari, Pak. Sampai tanya-tanya ke orang pintar juga,” kata perangkat pekon tersebut. 


Ia menambahkan bahwa keluarga awalnya berharap Misno dapat ditemukan melalui cara kekeluargaan dan pendekatan tradisional, sehingga laporan resmi tidak langsung dibuat saat awal kejadian.


Namun waktu berjalan hingga bertahun-tahun tanpa kabar. Kondisi itu membuat keluarga akhirnya menyerahkan penanganan secara formal kepada aparat kepolisian. 


“Karena tidak ada hasil sampai sekarang, akhirnya laporan dibuat tahun 2025. Keluarga juga menyampaikan perkiraan arah Misno pergi, katanya menuju arah kota,” tandasnya.


Jika masyarakat mengetahui keberadaan Misno Adiy dapat menghubungi Kanit Reskrim Polsek Pulau Panggung: 0813-9888-3053, Orang Tua Pelapor: 0812-7116-2588,  Kepala Pekon Way Harong: 0851-8917-4554 atau

Sekdes Pekon Way Harong: 0822-8005-2345.

Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian Dengan Pemberatan, Dua Pelaku Ditangkap Beserta Puluhan Barang Bukti



Tanggamus,(GM) -- Unit Reskrim Polsek Kota Agung Polres Tanggamus berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah warung klontong milik warga di Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung.


Dua tersangka berhasil ditangkap diantaranya inisial RAS (31) warga Pekon Terbaya, Kota Agung dan penadah barang curian inisial H (43) warga Kelurahan Kuripan, Kota Agung.


Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 22 November 2025 sekitar pukul 03.00 WIB itu merugikan korban hingga Rp 13.940.000 dan turut membuat warga sekitar resah karena pelaku merusak dinding tembok sebagai pintu masuk ke lokasi pencurian.


Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan bahwa laporan pencurian pertama kali diterima melalui laporan tanggal 22 November 2025. Korban bernama Sutrisno (55), petani, warga Pekon Negeri Ratu, melapor setelah istrinya, Saudah, menemukan dinding warung dalam keadaan jebol saat membuka warung di pagi hari. 



"Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, terlihat satu orang pelaku masuk dan menggasak barang-barang dagangan. Kedua tersangka ditangkap kemarin, Selasa 25 November 2025," kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Rabu 26 November 2025.


Kapolsek menjelaskan, pelaku masuk dengan cara membobol dinding warung menggunakan alat pengeruk tembok bergigi besi dan sebilah sajam. 


“Pelaku masuk melalui dinding belakang yang dirusak. Modus ini dilakukan pada waktu dini hari, sehingga aksi pelaku tidak disadari oleh pemilik,” jelas AKP Feriyantoni.


Dari hasil pengecekan korban, barang yang hilang terdiri dari berbagai jenis rokok berbagai merek, uang tunai sekitar Rp 600.000, serta tiga unit handphone masing-masing merk Vivo Y20, Vivo Y03T, dan Realme warna hitam. 


“Kerugian yang dialami korban mencapai hampir 14 juta rupiah. Ini termasuk dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan karena pelaku merusak bangunan untuk masuk ke dalam tempat kejadian,” tegas Kapolsek.


Lebih lanjut, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa  pelaku  mencoba menjual sejumlah bungkus rokok ke pedagang lain. Berbekal informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Kota Agung segera melakukan penyelidikan. 


Pada Selasa, 25 November 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, tim mendatangi rumah terduga pelaku utama RAS di Pekon Terbaya, dan menemukan barang bukti berupa tiga casing handphone milik korban serta puntung rokok bekas pakai yang identik dengan barang curian.



“Setelah dilakukan pemeriksaan di rumahnya, kami mendapatkan barang bukti yang mengarah kuat pada keterlibatan RAS sebagai pelaku utama. Pelaku kemudian mengakui perbuatannya dan menjelaskan bahwa ia melakukan pencurian seorang diri,” kata Kapolsek.


Tidak berhenti di situ, Polsek Kota Agung juga bergerak cepat melakukan pengembangan setelah mengetahui bahwa sebagian rokok hasil curian dijual kepada seorang pedagang di Kelurahan Kuripan. Dari lokasi tersebut, diamankan H yang kemudian ditetapkan sebagai penadah. 


“Penadah turut diamankan bersama barang bukti berupa berbagai bungkus rokok yang dibeli dari pelaku utama,” tambah AKP Feriyantoni.


Menurut Kapolsek, seluruh barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah puluhan unit, mulai dari casing handphone, berbagai merek rokok, pakaian, hingga alat yang digunakan pelaku untuk menjebol tembok.


“Semua barang bukti telah diamankan di Polsek Kota Agung untuk kebutuhan penyidikan,” jelasnya.


Atas perbuatannya pelaku RAS dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. 


"Sementara H dijerat dengan pasal 480 KUHPidana ancaman maksimal 4 tahun," tegasnya.


Kapolsek menambahkan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap laporan masyarakat. 


“Kami mengapresiasi informasi masyarakat yang sangat membantu pengungkapan kasus ini. Polsek Kota Agung berkomitmen menjaga keamanan wilayah agar masyarakat merasa aman.” tandasnya.


Sementara itu, tersangka RAS memberikan keterangan lengkap mengenai aksinya. Ia mengaku melakukan pencurian tersebut seorang diri setelah sebelumnya memperhatikan kondisi warung milik korban selama beberapa hari.


“Saya sudah lihat warung itu beberapa kali. Kalau malam sepi dan lampu bagian belakang sering mati. Dari situ saya kepikiran buat masuk lewat tembok belakang,” ungkapnya.


RAS menjelaskan bahwa ia memulai aksinya pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB saat situasi lingkungan sudah benar-benar sepi. Ia membawa sebilah sajam dan alat pengeruk tembok yang diambilnya dari sebuah bangunan kosong tidak jauh dari rumahnya.


“Saya bawa alat itu karena sudah niat. Temboknya saya bobol pelan-pelan, takut kedengeran. Butuh waktu lumayan lama, sekitar setengah jam. Setelah lubangnya cukup besar, saya masuk dari situ,” katanya.


Begitu berada di dalam warung, RAS langsung menuju rak rokok dan etalase kasir. Ia mengaku mengambil semua jenis rokok yang harganya tinggi serta tiga unit handphone yang berada di dekat kasir.


“Saya ambil yang kira-kira gampang dijual. Rokoknya banyak, jadi saya masukin ke kain sama baju yang saya bawa. Handphone itu saya lihat di etalase, langsung saya ambil juga,” jelasnya.


RAS menyebut, setelah keluar dari warung, ia membawa seluruh barang curian tersebut ke rumahnya dan menyembunyikannya di bawah kasur. Sebagian rokok hasil curian kemudian ia bawa ke Kelurahan Kuripan untuk dijual kepada kenalannya inisial H.


“Saya jual beberapa slop rokok ke H. Sisanya saya simpan di rumah," ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa tindakannya dipicu oleh himpitan ekonomi. 


“Jujur saya butuh uang. Di rumah lagi susah. Sudah beberapa minggu saya nggak ada kerjaan. Jadi saya nekat. Saya tahu itu salah, tapi waktu itu pikiran saya cuma gimana cepat dapat uang,” ucapnya.


Setelah ditangkap, RAS mengaku menyesal dan menyadari bahwa aksinya bukan hanya merugikan korban, tetapi juga berpotensi membahayakan dirinya sendiri.


“Saya menyesal, Pak. Saya nggak mikir panjang waktu itu. Saya cuma minta maaf ke korban. Saya tahu saya salah dan siap tanggung jawab,” tutupnya.


Sementara itu, tersangka H juga memberikan keterangan bahwa ia membeli rokok dari RAS tanpa mengetahui asal-usul barang tersebut. 


“Awalnya saya nggak tahu itu rokok curian. Tapi memang dia jual lebih murah dari biasanya. Saya pikir dia dapat dari tempat lain. Setelah ditanya polisi, saya baru tahu semuanya,” sesal H.


Keduanya kini telah ditahan di Polsek Kota Agung Polres Tanggamus bersama seluruh barang bukti yang berhasil ditemukan.

Sosialisasi Pencegahan Tindakan Premanisme Ormas Di Kabupaten Tanggamus

 


Tanggamus,(GM) -- Aula Meeting Room Hotel 21 Gisting Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanggamus menggelar Sosialisasi Pecegahan Tindakan Premanisme Ormas Selasa, (25/11/2025).


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus, Kaban Kesbangpol Kab. Tanggamus, perwakilan Komandan Kodim 0424/Tanggamus, Kajari, Camat Gisting, Ormas dan Lembaga Pers se-Tanggamus.


Kesbangpol akan menggelar kegiatan sosialisasi kemasyarakatan ini selama tiga hari Selasa sampai demgan Kamis, 25 sampai dengan 27 November 2025.


Risma, Kabid Podagri dan Kemasyarakatan Kesbangpol Tanggamus menyampaikan, Kesbangpol secara rutin menyelenggarkan sosialisasi sosial kemasyarakatan dengan berbagai organisasi yang ada.



Menurut dia, sampai dengan bulan November tahun ini sebanyak 246 organisasi yang mencatatkan keberadaan mereka di Kesbangpol.


Karenanya dia berharap, dengan dilaksanakan sosialisasi kemasyarakatan ini, dapat memberikan pemahaman dan pembinaan kepada anggota ormas, LSM dan insan pers agar tidak menyalahgunakan organisasi untuk melakukan tindakan melanggar hukum.


Lebih lanjut kata Risma, sosialisasi ini juga untuk mendorong ormas agar berkontribusi positif bagi masyarakat sesuai dengan fungsinya. Serta membuka jalur komunikasi kemitraan dengan aparat penegak hukum dan pemerintahan daerah.


“Dan diharapkan dapat menjadi Mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta kemajuan Kabupaten Tanggamus,” jelasnya.


Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan harapannya kepada ormas, LSM dan insan pers yang ada, agar dapat bersinergi dengan pemerintah kabupten, TNI dan Polri.


Lebih lanjut ia menyampaikan, ormas dan insan pers dapat memberikan gagasan dan berkontribusi positif untuk kemajuan kabupaten tanggamus.


Acara dilanjutan dengan penyampaian dan diskusi bersama dengan narasumber, dari kodim Tanggamus, Polres dan Kajari Tanggamus.

Pelaku Penganiayaan Di Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Berhasil Diamankan

 


Tanggamus,(GM) -- Upaya persuasif yang dilakukan Polres Tanggamus bersama pihak keluarga akhirnya membuahkan hasil. Pelaku penganiayaan berat di Pekon Wonosobo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, inisial JN (55), berhasil diamankan setelah menyerahkan diri ke Polres Tanggamus pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.


Pelaku yang sebelumnya melarikan diri usai kejadian datang dengan diantar keluarga. Proses penyerahan diri berlangsung kondusif setelah penyidik melakukan serangkaian pendekatan kekeluargaan. 


Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yasin Ariga, S.Kom., M.H., mengatakan bahwa langkah humanis ini sengaja dipilih agar pengungkapan perkara berjalan efektif dan tidak menimbulkan keresahan.


“Pelaku akhirnya menyerahkan diri setelah kami melakukan pendekatan persuasif bersama pihak keluarga. Kami mengutamakan cara-cara humanis untuk menjaga situasi tetap kondusif,” kata AKP Khairul Yasin Ariga mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 23 November 2025.


Kasat mengapresiasi sikap kooperatif keluarga pelaku yang membantu mempercepat proses penyerahan diri. 



“Dengan penyerahan diri ini, proses penyidikan bisa kami tangani lebih cepat dan lebih terbuka,” tambahnya.


Setelah diserahkan, pelaku langsung diamankan di Satreskrim Polres Tanggamus untuk pemeriksaan lanjutan. 


"Kami juga mengamankan barang bukti di antaranya pisau jenis garpu, sarung pisau, sepasang sandal jepit hitam, celana hitam, dan kemeja biru muda," ungkapnya.


Kasat menjelaskan, peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat, 14 November 2025 sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Raya Pekon Wonosobo. Insiden berawal saat korban dan pelaku terlibat cekcok terkait urusan bisnis kayu dan masalah pembayaran upah.


Dalam kondisi emosi, pelaku yang diketahui selalu membawa pisau garpu di pinggang belakang langsung menikam korban sebanyak tiga kali. 


Akibat serangan tersebut, korban mengalami dua luka tusuk di perut kiri, satu luka tusuk di bawah dada kiri, serta luka sayatan di lengan dan tangan.


Korban sempat dibawa ke praktik bidan untuk pertolongan pertama sebelum dirujuk ke RS Batin Mangunang dan akhirnya dipindahkan ke RS Mitra Husada Pringsewu karena lukanya tergolong berat.


"Korban bernama Johan Rasid (55), warga Pekon Belu, Kecamatan Kota Agung Barat, masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Husada Pringsewu akibat luka berat yang dialaminya," jelasnya.


Kini pelaku dan barang bukti ditahan di Polres Tanggamus, atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat.


"Pelaku terancam hukuman lima tahun penjara," tandasnya.

Jago Merah Mengamuk Di Dusun Sirna Galih Dua Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus

 


Tanggamus,(GM) -- Pekon Sirna Galih Dua, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten  Tanggamus, ludes terbakar pada  sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi rumah hangus dan pemilik mengalami kerugian besar Rabu (19/11/2025). 


Rumah itu diketahui milik Nasrudin (75), petani setempat. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena istrinya tengah berada di rumah tetangga yang mengadakan kegiatan.


Rumah ini termasuk salah satu anggota keluarga yang merupakan peserta didik kelas 2 SDN 1 Sirna Galih bernama Tama.


Api baru diketahui setelah saksi melihat kobaran dari salah satu bagian rumah dan bergegas meminta pertolongan warga.


Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari papan membuat api cepat membesar. Warga berupaya memadamkan, namun tidak mampu menyelamatkan bangunan maupun barang-barang yang ada di dalamnya.



Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi setelah menerima laporan warga.


“Begitu mendapatkan informasi, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan identifikasi. Rumah tersebut terbakar habis, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata AKP Jumbadio, Kamis 20 November 2025.


Ia menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat api sudah membesar. Kondisi rumah yang terbuat dari material mudah terbakar membuat kobaran cepat menjalar ke seluruh bangunan.


“Warga sudah membantu memadamkan, tetapi tidak berhasil menyelamatkan bangunan,” ujarnya.


Akibat kebakaran, uang tunai sekitar Rp25 juta, 1,2 kuintal biji kopi kering, surat-surat penting, pakaian, hingga seluruh peralatan rumah tangga ikut terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.


Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan korsleting listrik. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya.


“Melalui bhabinkamtibmas, Polsek Pulau Panggung juga telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta berkoordinasi dengan aparat pekon untuk penanganan lanjutan,” tandasnya

Sukses Mediasi Kasus Dugaan Perundungan Pelajar Pugung, Video Viral Berakhir Damai

 


Tanggamus,(GM) -- Gerak cepat Polsek Pugung bersama Unit PPA Satreskrim Polres Tanggamus menggandeng UPT PPA Pemkab Tanggamus dan Kakon Taman Sari membuahkan hasil setelah video terkait dugaan perundungan pelajar di Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung, menjadi viral di media sosial. Meski kasus yang sempat menimbulkan kegaduhan itu kini berhasil diselesaikan melalui mediasi dan berakhir damai.


Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Tanggamus dan UPT PPA Pemkab Tanggamus terkait dugaan perundungan tersebut. 


Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak sudah hadir di Polsek Pugung untuk mengikuti proses mediasi yang ditempuh melalui jalur kekeluargaan sesuai kesepakatan bersama.


"Alhamdulillah antara kedua belah pihak sudah saling memaafkan melalui mediasi di Polsek Pugung," kata Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia juga mengimbau kepada para pelajar agar menjauhi tindakan perundungan atau bullying karena bukan merupakan cerminan perilaku yang baik dan mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban.



"Kami mengimbau untuk adik-adik jauhi perudungan atau pembulian karena itu bukan cerminan yang baik. Harapan kami, mari kita sama-sama jaga keamanan dan ketertiban, baik di sekolah maupun di lingkungan," tutupnya.


Kakon Taman Sari, Sahri, menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek Pugung yang telah bertindak cepat menangani perkara perundungan anak di wilayahnya. 


Ia mengapresiasi respons kepolisian yang dinilai cepat dan tanggap dalam menyelesaikan permasalahan di pekon tersebut.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Pugung yang telah bertindak cepat dan tanggap dalam menyelesaikan permasalahan perudungan yang ada di pekon kami," ucap Sahri.


Sementara itu, Kasubag TU UPT PPA Tanggamus, Eka, menjelaskan bahwa pihaknya mendampingi korban maupun pelaku yang seluruhnya masih berusia anak-anak. Ia menyampaikan bahwa konseling untuk kedua belah pihak telah direncanakan sebagai bagian dari penanganan kasus.


"Kami sudah merencanakan konseling untuk kedua belah pihak, dari anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku," kata Eka.


Ia menambahkan bahwa UPTD P2TP2A akan melakukan asesmen terhadap korban dan pelaku setelah tahap penjangkauan selesai. 


"Setelah tahap penjangkauan korban, kami akan segera asesmen terhadap korban dan pelaku. Karena ini masih anak-anak semua, jadi kami melakukan konseling," tegasnya.


Untuk mencegah kejadian serupa, UPTD P2TP2A juga 

mendorong seluruh sekolah agar meningkatkan edukasi mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya terkait bullying atau perundungan.


"Kami mengingatkan, betapa pentingnya pengetahuan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekolah, terutama bullying atau perudungan," tandasnya.


Diketahui, peristiwa bermula pada Kamis, 13 November 2025, ketika siswi berinisial DV mengirim pesan suara bernada emosi kepada temannya SV. Pesan tersebut kemudian dikirim SV kepada ibunya, Evi Erlina, yang sedang berada di Pulau Jawa.


Merasa tidak terima anaknya mendapat ancaman, Evi pulang ke kampung halaman dan pada Sabtu, 15 November 2025, mendatangi rumah nenek DV. Di lokasi tersebut terjadi keributan yang direkam menggunakan ponsel hingga akhirnya videonya viral.


Setelah video menyebar, Evi bersama SV mendatangi sekolah MTS Al-Khairiyah untuk mengklarifikasi. Pihak sekolah memanggil para siswi terkait dan sempat berupaya menyelesaikan persoalan secara internal sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.


Dalam penanganan lanjutan dilakukan pada Rabu, 19 November 2025 pukul 10.00 WIB di Mapolsek Pugung bersama Unit PPA Satreskrim Polres Tanggamus, UPT PPA Pemkab Tanggamus, pihak sekolah, serta keluarga kedua belah pihak termasuk

Evi Erlina ibunda dari SV yang berada di Jakarta melalui sambungan WhatsApp, hingga tercapai kesepakatan damai.

Danrem 043/Gatam Tinjau Lokasi Lahan Batalyon TP Di Kab. Pesisir Barat

 


Pesisir Barat,(GM) -- Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Hariantana, S.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat untuk meninjau langsung kesiapan lahan rencana pembangunan Batalyon Teritorial (Yon TP) di Pekon Negeri Ratu Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (18/11/2025). 


Rombongan Danrem tiba di Balai Pekon Negeri Ratu Tenumbang sekitar pukul 08.33 WIB dan disambut langsung oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Wakil Bupati Irawan Topani, serta Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan. Setelah penerimaan, rombongan bergerak menuju lokasi lahan yang menjadi objek peninjauan utama.


Dalam kunjungan ini, Brigjen TNI Hariantana bersama jajaran meninjau  titik lokasi yang direncanakan menjadi kawasan Pembangunan Batalyon Teritorial, termasuk akses jalan alternatif dan fasilitas umum yang berada di sekitar wilayah Tenumbang.



Selain meninjau lahan, Danrem juga melihat kondisi SD Negeri 1 Tenumbang sebagai bagian dari observasi dampak sosial dan lingkungan sekitar rencana pembangunan Batalyon Teritorial tersebut.


Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Hariantana, S.H. Menyampaikan "Pembangunan Batalyon Teritorial di Kabupaten Pesisir Barat merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan wilayah serta meningkatkan kemampuan pembinaan teritorial di jajaran Korem 043/Garuda Hitam. Kehadiran satuan ini nantinya tidak hanya memperkuat postur TNI AD, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam aspek keamanan, pembinaan wilayah, dan percepatan pembangunan daerah."


"Hari ini kami meninjau langsung kesiapan lahan bersama Forkopimda Pesisir Barat untuk memastikan bahwa rencana pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan satuan. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat Tenumbang yang telah menerima rencana pembangunan ini dengan baik."


"Tak Hanya Itu, Kami berharap kehadiran Batalyon Teritorial nantinya dapat semakin mempererat hubungan TNI dengan rakyat serta mendorong stabilitas wilayah Pesisir Barat, sehingga tercipta kondisi yang aman, kondusif, dan mendukung pertumbuhan daerah."Tutup Danrem 043/Gatam

Pendaftaran Bintara Brimob 2025 Dibuka, Polres Tanggamus Terima 55 Casis pada Hari Pertama Verifikasi



Tanggamus,(GM) -- Penerimaan Bintara Brimob Polri resmi dibuka mulai 10 hingga 18 November 2025. Proses pendaftaran dan verifikasi berlangsung serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Mapolres Tanggamus.


Hingga hari ke 7, Senin 17 November 2025, minat pendaftar di Polres Tanggamus cukup tinggi dengan jumlah animo mencapai 55 calon siswa (casis) yang mengikuti tahapan awal.


Pada pelaksanaan verifikasi, casis mengikuti tahapan pemeriksaan di beberapa meja layanan, yakni pengukuran tinggi dan berat badan, verifikasi berkas administrasi, verifikasi pendaftaran online sekaligus pemberian nomor tes, serta tes Met atau rekam wajah.


Proses ini menjadi langkah awal sebelum para casis melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya yang akan digelar sesuai jadwal penerimaan Bintara Brimob Polri 2025. 



Dalam rangkaian itu, Kasi Propam Polres Tanggamus AKP Ujang Srikandi, S.H., mengimbau para pendaftar untuk mempersiapkan diri dengan baik, mengikuti seluruh prosedur resmi, serta menghindari praktik percaloan atau janji kelulusan dari pihak mana pun.


Kasi Humas Polres Tanggamus, Iptu Primadona Laila, S.H., mengatakan bahwa seluruh proses verifikasi dilakukan dengan pengawasan ketat dari Sipropam dan Siwas Polres Tanggamus.


“Untuk memastikan proses penerimaan Bintara Brimob berjalan transparan, objektif, dan bebas dari KKN, seluruh tahapan verifikasi diawasi langsung oleh personel Sipropam dan Siwas Polres Tanggamus,” kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Iptu Primadona Laila menegaskan bahwa Polres Tanggamus berkomitmen menjaga integritas proses seleksi agar seluruh casis mendapatkan perlakuan yang adil.


“Kami pastikan seluruh tahapan seleksi berjalan murni sesuai prosedur. Setiap calon siswa memiliki kesempatan yang sama, dinilai berdasarkan kemampuan dan kelengkapan administrasinya, tanpa pengecualian,” tegasnya.


Diketahui, informasi resmi mengenai persyaratan dan ketentuan pendaftaran dapat diakses melalui laman penerimaan.polri.go.id. Polres Tanggamus.

Polres Pesisir Barat Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025



Pesisir Barat,(GM) -- Polres Pesisir Barat melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 pada Senin, 17 November 2025, bertempat di halaman Mapolres Pesisir Barat. Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polres Pesisir Barat serta unsur terkait seperti Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.


Operasi Zebra Krakatau 2025 dijadwalkan berlangsung mulai 17 hingga 30 November 2025 dengan fokus meningkatkan disiplin berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas Polres Pesisir Barat IPTU Ucida S.K.M., S.H., M.H., menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Operasi ini kami laksanakan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Kami berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan humanis, profesional, serta mengutamakan pencegahan,” ujar IPTU Ucida.


Dengan pelaksanaan operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat serta mampu menekan angka kecelakaan di Kabupaten Pesisir Barat.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Resmi : Bupati Lambar Ditetapkan Menjadi Pelindung Ketua DPRD Sebagai Ketua PMI Lampung Barat



Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus ditetapkan sebagai pelindung PMI Kabupaten Lampung Barat. Jabatan itu tertera pada struktur kepengurusan PMI periode 2025-2030.

Untuk diketahui, Edi Novial yang juga merupakan ketua DPRD setempat, kembali nahkodai PMI Lampung Barat untuk lima tahun ke depan. 

Edi Novial dilantik oleh Ibu Gubernur Purnama Wulan Sari Mirza yang juga sebagai ketua PMI Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin 17 November 2025. 

Pelantikan PMI Lampung Barat bersamaan dengan delapan Kabupaten kota lain. Dianataranya Lampung Barat, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Pesawaran, Waykanan, Pringsewu, Mesuji dan Lampung Utara. 

Pelindung PMI, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meminta seluruh jajaran PMI Kabupaten Lampung Barat untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama Pemerintah Daerah mewujudkan kesehatan yang berkualitas.


"Selamat atas dilantiknya ketua PMI Kabupaten Lampung Barat. Ke depan saya berharap harus menjadi wadah yang terus memberikan inspirasi, dukungan, dan melakukan pembinaan relawan. Jaga sikap dan selalu bersinergis dengan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan yang berkualitas," pesan Parosil Mabsus. 

Menurut dia, PMI merupakan wadah yang berdiri atas asas perikemanusiaan dan atas dasar sukarela, tidak membeda-bedakan suku, ras, agama dan paham politik. PMI telah menjadi salah satu mitra penting Pemerintah Daerah dalam penanganan bencana, pelayanan kesehatan dan sosial.

Untuk itu, dia berpesan kepada segenap pengurus PMI, anggota dan relawan untuk terus mengembangkan diri dan profesional dalam menjalankan setiap tugas yang diemban.

"Pengurus dan seluruh anggota PMI harus bangga, siap dan sigap dalam mengemban tugas mulia, sesuai dengan salh satu misi PMI Kabupaten Lampung Barat yaitu memperluas layanan PMI yang inklusif melalui penerapan standar pelayanan menuju ketahanan masyarakat yang semakin kuat," kata dia. 

Sementara Ketua PMI Kabupaten Lampung Barat yang baru saja dilantik Edi Novial mengatakan, bahwa PMI terus menguatkan kerjasama dan sinergitas dengan seluruh mitra termasuk pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

"Kita akan terus gaungkan kerjasama dengan seluruh mitra. Untuk itu dirinya juga meminta seluruh pengurus, anggota dan relawan di Kabupaten, Kecamatan terus siap siaga menjalani tugas-tugasnya," ujarnya.

Polres Tanggamus Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025



Tanggamus,(GM) -- Polres Tanggamus menggelar Apel Pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2025, Senin (17/11/2025), di halaman Mapolres Tanggamus. Apel dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Tahun ini, operasi mengusung tema: “Melalui Operasi Zebra Krakatau 2025 dalam Rangka Cipta Kondisi Kamsalmtibcarlantas Menjelang Operasi Lilin 2025.”


Peserta apel terdiri dari pejabat utama Polres Tanggamus, Pasi Ops Kodim 0424, para Kapolsek jajaran, personel Kodim 0424 Tanggamus, anggota Polres Tanggamus, Dishub, Satpol PP, serta kendaraan operasional yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan operasi.


Pada kesempatan itu, Kapolres Tanggamus menyematkan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel dari Kodim 0424 Tanggamus, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.


Dalam amanat Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf yang dibacakan Kapolres, ditegaskan bahwa sinergitas lintas instansi menjadi faktor penting keberhasilan Operasi Zebra. 



"Apel gelar pasukan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal dan mencapai sasaran yang ditetapkan," kata Kapolres dalam amanat tersebut.


Kapolres menjelaskan bahwa permasalahan lalu lintas di Provinsi Lampung semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat. Lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan, sehingga kemacetan dan kecelakaan harus ditangani cepat karena berdampak pada produktivitas masyarakat. Di era digital, pelayanan lalu lintas dituntut semakin modern melalui penerapan aplikasi seperti ETLE, SINAR, SIGNAL, dan TAR.


Dari hasil evaluasi Subdit Gakkum Ditlantas Polda Lampung, periode Januari–Oktober 2025 tercatat 1.564 kasus kecelakaan, dengan korban meninggal 466 orang, luka berat 1.090 orang, dan luka ringan 1.395 orang.


Sementara pelanggaran lalu lintas mencapai 238.581 kasus, dengan 27.550 tilang dan 211.301 teguran, didominasi pengendara usia produktif. Berbagai upaya edukasi, sosialisasi hingga patroli di titik rawan terus ditingkatkan, termasuk melalui kegiatan operasi kepolisian.


"Operasi Zebra Krakatau 2025 dilaksanakan serentak pada 17–30 November 2025, mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan represif dengan pendekatan edukatif dan humanis," jelasnya.


Ditambahkannya, penegakan hukum dilakukan melalui tilang manual, ETLE, dan teguran simpatik. "Operasi ini juga menjadi langkah awal untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman menjelang Operasi Lilin 2025," tandasnya.

Permata Yang Tersembunyi Di Kabupaten Tanggamus Lampung : Wisata Air Terjun Way Lalaan

 


Tanggamus,(GM) -- Pekon Kampung Baru Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Way Lalaan kembali menegaskan pos isinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan ruang strategis bagi pengembangan potensi seni dan budaya lokal. Kawasan wisata yang dikenal dengan panorama air terjun dan suasana alamnya yang asri ini, kini berkembang menjadi pusat aktivitas kreatif yang membuka kesempatan luas bagi para pegiat seni untuk berkarya Pada hari Senin, (17/11/2025). 


Sebagai tempat rekreasi, Way Lalaan menghadirkan pengalaman wisata yang menenangkan melalui hamparan hijau pepohonan, udara segar, serta pesona alam yang masih sangat terjaga. Keindahan ini memberikan nilai tambah bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana damai sekaligus menghilangkan kepenatan dari rutinitas sehari-hari.


Namun, lebih dari sekadar wisata alam, Way Lalaan juga difungsikan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan seni. Berbagai komunitas seni, mulai dari seni tari, musik tradisional, teater, hingga seni rupa, menjadikan kawasan ini sebagai tempat latihan, eksplorasi karya, hingga penyelenggaraan pertunjukan terbatas. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya atmosfer wisata, tetapi juga membuka ruang dialog kreatif antara seniman dan masyarakat.



Pengelola Way Lalaan menyampaikan bahwa pengembangan kawasan sebagai pusat kegiatan seni merupakan bagian dari upaya meningkatkan peran wisata dalam penguatan budaya lokal. Melalui pendekatan ini, Way Lalaan diharapkan tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, melainkan juga ruang edukasi yang menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai seni dan budaya daerah.


“Way Lalaan bukan hanya tempat menikmati keindahan alam. Kami ingin menjadikannya ruang yang mendorong kreativitas, mempertemukan seniman dengan masyarakat, serta memperkuat identitas budaya lokal,” demikian pernyataan pengelola dalam keterangan resminya.


Dengan potensi alam yang memukau serta dukungan terhadap kegiatan seni, Way Lalaan semakin mempertegas dirinya sebagai destinasi wisata yang menghadirkan perpaduan harmonis antara rekreasi, budaya, dan kreativitas. Ke depan, pengelola berkomitmen untuk terus memperluas fasilitas dan kolaborasi, sehingga Way Lalaan dapat menjadi ikon wisata yang berdaya saing tinggi sekaligus memiliki nilai sosial-budaya yang kuat bagi masyarakat.


Amrullah

Intensifkan Patroli Presisi, Sasar Daerah Rawan Balap Liar

 


Tanggamus,(GM) -- Polres Tanggamus terus meningkatkan intensitas patroli malam hari melalui Tim Patroli Presisi (TPP) sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Tanggamus. Patroli dilakukan secara rutin, khususnya pada malam hingga dini hari yang menjadi waktu rawan terjadinya tindak kriminalitas.


Kasi Humas Polres Tanggamus, Iptu Primadona Laila, S.H., mengatakan patroli Presisi dilaksanakan mulai Sabtu (15/11/2025) malam hingga Minggu (16/11/2025) pagi, merupakan langkah preventif yang terus diperkuat untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.


“Kami ingin memastikan warga Tanggamus merasa aman. Patroli Presisi ini dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus mempersempit peluang bagi pelaku kejahatan. Kehadiran polisi di lapangan harus benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 16 November 2025.


Dalam pelaksanaannya, Tim Patroli Presisi turut menyisir sejumlah lokasi yang selama ini dikenal rawan aksi balap liar, di antaranya kawasan Islamic Center Kota Agung, Jalan Raya Kota Agung, serta Jalan Raya Gisting.



"Patroli di lokasi tersebut dilakukan untuk mencegah gangguan ketertiban dan menekan potensi kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain," jelasnya.


Kasi Humas bilang, petugas juga memberikan bantuan langsung kepada warga. Salah satunya ketika TPP menemukan seorang pengendara yang sepeda motornya kehabisan bensin di Jalan Raya Batu Kramat, Kota Agung Timur. 


"Anggota kemudian membantu membelikan bensin sehingga warga dapat melanjutkan perjalanan dengan aman," ucapnya.


Kasi Humas mengungkapkan, patroli juga dilakukan di jalur lintas, area pertokoan, pusat keramaian, permukiman penduduk, hingga objek vital serta kantong-kantong parkir dimana sopir beristirahat.


"Di setiap titik pemberhentian, anggota TPP melakukan komunikasi dialogis dengan masyarakat guna menyampaikan imbauan Kamtibmas," jelasnya.


Iptu Primadona menegaskan bahwa Polres Tanggamus selalu membuka ruang bagi masyarakat untuk melapor.


“Jika mengalami atau menjadi korban tindak kejahatan, segera buat laporan resmi ke Polsek terdekat atau langsung ke Polres Tanggamus. Untuk situasi darurat, masyarakat juga bisa menghubungi layanan 110,” tutupnya.

Parosil Mabsus Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Lampung Barat

 


Lampung Barat,(GM) -- Parosil Mabsus resmi dilantik menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desan Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Lampung Barat.


Parosil Mabsus, yang juga merupakan Bupati Lampung Barat dilantik bersamaan dengan kepala daerah lainnya se-Provinsi Lampung, sesudah pelantikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang diduduki oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.


Pelantik berlangsung di Bukit Mas Resto, jalan Raden Imba Kusuma, Bandar Lampung, Rabu 12 November 2025. Sore. Suasana khidmat namun penuh optimisme mewarnai acara tersebut.



Parosil Mabsus mengatakan, Abpednas sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Indonesia. Organisasi ini berfungsi untuk menyatukan, menampung, dan menyalurkan aspirasi BPD sebagai mitra pemerintah Pekon (Desa) dalam membangun desa.


"Abpendnas sebagai alat komunikasi dan wadah untuk silaturahmi, diskusi, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Daerah serta menjalin sinergi dengan Pemerintah Desa, kecamatan, dan kabupaten," Ucap Parosil Mabsus.


Dengan adanya Abpednas, ia berharap dapat berperan aktif dalam mengawal dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di desa, sehingga potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal.


"Saya berharap dengan adanya organisasi Abpendnas ini kesejahteraan desa menjadi prioritas utama pemerintah dan pembangunan desa dapat terus diperhatikan, terutama melalui Hari Desa Nasional," tuturnya. 


Dalam kesempatan itu, Parosil Mabsus mengajak seluruh ketua maupun pengurus Abpendanas tingkat Provinsi maupun Kabupaten untuk selalau kompak dalam kepengurusan serta selalu siap mengawal seluruh program pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD Agenda Ranperda APBD Pesisir Barat Tahun 2026


Pesisir Barat,(GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Tahun Anggaran 2026, di ruang rapat paripurna DPRD Pesibar, Rabu (12/11/2025).


Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pesibar, Mohammad Emil Lil Ardi, S.H., dan didampingi Wakil Ketua II DPRD, Muhammad Amin Basri, S.M., juga dihadiri 17 dari 24 anggota DPRD. Selain itu tampak hadir juga para Staf Ahli Bupati, Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan perwakilan Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), serta Darma Wanita Persatuan (DWP).


Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengatakan, kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara, menjadi harapan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dalam setiap agenda pembangunan, begitupun dalam pembahasan Ranperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Pesibar Tahun anggaran 2026 yang bertujuan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Pesibar.


Penyusunan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2025 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026. Rancangan APBD Pesibar Tahun Anggaran 2026 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang telah disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun Pemprov Lampung," kata Wakil Bupati, Irawan Topani.


Dijelaskan Wakil Bupati, Irawan Topani, atas dasar Rencana Kerja (Renja) maka disusunlah Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD. Dalam rancangan APBD tersebut terdapat berbagai komponen, baik komponen pendapatan, belanja maupun pembiayaan. Secara garis besar rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yaitu, dari pendapatan
pada Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 target pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp779.899.342.092,00, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp60.908.253.871,00. Pendapatan transfer sebesar Rp701.900.974.076,00. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp17.090.114.145,00.


Sementara dari belanja, rencana belanja daerah pada Ranperda Tahun Anggaran 2026 Pemkab Pesibar mengalokasikan anggaran belanja daerah sebesar Rp780.899.342.092,00 yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp640.995.447.396,00, belanja modal belanja modal sebesar Rp15.057.600.520,00, belanja tidak terduga sebesar Rp3.000.000.000,00, belanja transfer sebesar Rp121.846.294.176,00. "Dengan demikian total pendapatan sebesar Rp779.899.342.092,00, dikurangi total belanja sebesar Rp780.899.342.092,00, sehingga mengakibatkan defisit antara pendapatan dan belanja sebelum pembiayaan adalah sebesar Rp1.000.000.000," papar Wakil Bupati, Irawan Topani.


Dari sektor pembiayaan, lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani, penerimaan pembiayaan sebesar Rp1.000.000.000 yakni Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya, pengeluaran pembiayaan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp0,00
sehingga terdapat surplus pembiayaan sebesar Rp1.000.000.000,00 yang digunakan untuk menutupi defisit antara pendapatan dan belanja tersebut. Sehingga SILPA tahun berkenan sebesar Rp0,00," tukas Wakil Bupati, Irawan Topani. 

Polres Tanggamus Dirikan Posko Siaga Bencana



Tanggamus,(GM) -- Pasca gelaran apel siaga bencana yang digelar bersama Pemkab, instansi terkait, dan para relawan, Polres Tanggamus mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi bencana dengan mendirikan posko siaga bencana serta menyiagakan puluhan personel Satgas Selasa, (11/11/2025).


Posko utama didirikan berdekatan dengan gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Tanggamus dan dilengkapi sarana pendukung seperti kendaraan operasional, gergaji mesin, serta perahu karet untuk evakuasi maupun penanganan darurat.


Selain posko dan peralatannya, sebanyak 91 personel akan bertugas 24 jam dengan sistem tiga regu bergiliran untuk memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian.


Kasi Humas Polres Tanggamus, Iptu Primadona Laila, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi dan komitmen Polres dalam melindungi masyarakat saat cuaca ekstrem.



“Kami menyiagakan personel dan peralatan agar dapat merespons cepat setiap potensi bencana, baik banjir, angin kencang, maupun tanah longsor. Meski dengan keterbatasan sarana, kami berupaya agar penanganan di lapangan berjalan efektif,” kata Iptu Primadona Laila di Mapolres Tanggamus. 


Kasi Humas menjelaskan, data menunjukkan, wilayah Kabupaten Tanggamus tergolong rawan bencana saat musim hujan. 


Banjir kerap terjadi di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai, sementara angin kencang serta longsor sering melanda kawasan perbukitan di beberapa kecamatan.


“Selain kesiapsiagaan internal, Polres juga memperkuat koordinasi dengan Pemda, TNI, BPBD, dan relawan untuk memastikan sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana,” jelasnya.


Iptu Primadona Laila juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan segera melapor jika terjadi potensi bencana melalui Call Center 110 atau Hotline BPBD Tanggamus (0722-7220251 / Pusdalops PB-BPBD 0821-8397-1011).


“Kesiapsiagaan bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kepedulian dan kecepatan bertindak. Kami berharap masyarakat turut aktif menjaga keselamatan diri dan lingkungannya,” tutup Iptu Primadona Laila.


Dengan langkah antisipatif ini, Polres Tanggamus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama cuaca ekstrem yang kerap berubah.

Moment Hari Pahlawan 2025, Puluhan Personel Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Kapolres Tanggamus

 


Tanggamus,(GM) -- Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan 2025, Polres Tanggamus memberikan penghargaan kepada puluhan personel berprestasi atas dedikasi dan keberhasilannya dalam melaksanakan tugas kepolisian.


Upacara pemberian penghargaan tersebut berlangsung di lapangan Mapolres Tanggamus, Senin (10/11/2025), dipimpin oleh Wakapolres Tanggamus Kompol Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Dalam kesempatan itu, penghargaan diberikan kepada personel yang berprestasi di berbagai bidang tugas, diantaranya, AKP Khairul Yassin Ariga, S.Kom., M.H. (Kasat Reskrim Polres Tanggamus) dan Ipda Heru Setiawan, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Kota Agung) beserta 16 personel Satreskrim dan Polsek Kota Agung.


Mereka menerima penghargaan atas penegakan hukum kepolisian dalam rangka Operasi Sikat Tahun 2025 di wilayah hukum Polres Tanggamus.



Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada AKP Mirga Nurjuanda, S.Sos., M.M. (mantan Kasatres Narkoba Polres Tanggamus), Ipda Jerry Ascar, S.H. (KBO Satres Narkoba Polres Tanggamus), serta 20 personel Satresnarkoba, atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Antik Tahun 2025 yang berhasil mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tanggamus.


Tak kalah heroik, penghargaan khusus juga diberikan kepada Kapolsek Pematang Sawa Ipda Ahmad, S.H., dan anggotanya Aipda Harnoto, S.IP, dan Bripka Andri, S.H. atas aksi kemanusiaan mereka menyelamatkan pasien dari Puskesmas Mayang Mandiri yang terbakar di tengah laut untuk dibawa ke RSUD Secanti, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.


Penyerahan penghargaan dilakukan melalui 4 perwakilan yakni Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yassin Ariga, KBO Satres Narkoba Polres Tanggamus Ipda Jerry Ascar, Kanit Mantan Reskrim Polsek Kota Agung Ipda Heru Setiawan dan Anggota Polsek Pematang Sawa Aipda Harnoto.


Dalam amanatnya, Wakapolres Kompol Gigih Andri Putranto menyampaikan bahwa momen Hari Pahlawan menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan semangat keteladanan dan dedikasi di lingkungan Polri.


“Pada momentum Hari Pahlawan yang penuh makna ini, Polres Tanggamus dengan bangga memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi unggul dalam pelaksanaan tugas,” kata Kompol Gigih.


Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari peningkatan kinerja dan profesionalisme.


“Kalian adalah contoh nyata pahlawan masa kini di lingkungan Polri. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya lebih baik. Semoga menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel Polres Tanggamus untuk berinovasi, meningkatkan disiplin, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.

Polsek Pesisir Selatan Laksanakan Pengamanan Karnaval Dan Pawai Peringatan Hari Pahlawan

 


Pesisir Barat,(GM) -- Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, Polsek Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan pengamanan karnaval dan pawai yang digelar oleh Yayasan Raudhatul Ulum, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Senin (10/11/2025).


Kegiatan karnaval dan pawai tersebut diikuti oleh sekitar 600 siswa dan siswi dari Yayasan Raudhatul Ulum. Para peserta mengenakan berbagai kostum bertema perjuangan dan kepahlawanan, sambil membawa atribut bendera merah putih sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir Selatan AKP Juni Rosiwan, S.Sos., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.


“Polsek Pesisir Selatan menurunkan personel untuk mengamankan jalur yang dilalui peserta pawai serta membantu pengaturan lalu lintas agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar AKP Juni Rosiwan.


Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi pelajar, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan dan semangat nasionalisme sejak dini.


Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari pihak kepolisian, kegiatan peringatan Hari Pahlawan di Yayasan Raudhatul Ulum berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Kegiatan Pelatihan Bimbingan Teknis Dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Pembuatan Motif Belah Ketupat

 


Tanggamus,(GM) -- Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH. yang di wakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hendra Wijaya Mega, ST. MT.MM., menghadiri sekaligus membuka Pelatihan, Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus Tahun 2025.


Yang dalam hal ini dilaksanakan melalui Pelatihan Pembuatan Motif Belah Ketupat , bertempat di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting, Jumat (7/11/2025). 


Hadir juga dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riza Husna S. Ag. MM., beserta Jajaran, Camat Gisting atau yang mewakili, para Narasumber, pelatih, dan pengrajin, serta peserta pelatihan dari 20 kecamatan. 


Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf 

Riza Husna, S. Ag. MM., Menyampaikan 

Tujuan dan sasaran dari kegiatan Pelatihan ini adalah adapun tujuannya menambah keterampilan dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Tanggamus khususnya kelompok para pelaku usaha pembuatan motif belah ketupat.


kemudian peningkatan pengetahuan dan akses bagi masyarakat di Kabupaten Tanggamus dalam rangka menjalin kerjasama dengan mitra usaha.


Adapun sasarannya dari penyelenggaran pelatihan ini dengan harapan masyarakat Kabupaten Tanggamus khususnya pengrajin dapat berkiprah dalam pengembangan usaha pada motif belah ketupat di Tanggamus.


Selanjutnya peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang yang mempunyai keahlian menjahit dan perwakilan dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanggamus.



Adapun narasumber yang akan memberikan materi berasal dari Marhasan Samba ibu Devi Craf dan ibu Yana Kebung, tutupnya. 



Dalam sambutan bupati Tanggamus yang disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Hendra Wijaya Mega, mengatakan 

ucapan selamat datang kepada 50 orang pelatihan dari 20 Kecamatan dan

seluruh peserta yang telah hadir untuk mengikuti pelatihan, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan bawa manfaat bagi peserta. 


Dalam rangka Peningkatan sektor industri pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Maka Pemda Tanggamus berupaya mendorong sinergi antara Pelaku Usaha dan Pengrajin, salah satunya dengan 

melakukan kegiatan ini, yang dapat menunjang peningkatan kapasitas Pelaku Ekonomi dan menambah keterampilan untuk meningkatkan taraf Ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tanggamus.


Kita bisa melakukan berbagai terobosan, jugameningkatkan keterampilan para pengrajin, sehingga nantinya dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan daerah yang berbasis ekonomi kreatifkreatif. 


Mari kita sosialisasikan slogan "Mencintai produk Asli Tanggamus" kepada masyarakat agar produk produk kerajinan tidak tidak menjadi tamu di daerah sendiri. 


Inovasi produk dan inovasi pemasaran harus terus dilakukan disamping memasarkan melalui outlet outlet di sentra UMKM, kita juga harus melakukan pemasaran dan penjualan secara online


Dalam visi bupati Tanggamus ke dua agar dapat terus mengembangkan potensi ekonomi lokal yang berdaya saing. 


Ada 27.801 UMKM di Tanggamus dan 429 ribu UMKM se Provinsi Lampung dan melalui dinas Pariwisata dan Ekraf beserta Dekranasda Tanggamus saya minta agar para pengrajin motif belah ketupat ini untuk terus diperhatikan dan dkawal. 


" Selanjutnya melalui hasil kerajinan dan produk mereka akan agar dipasarkan dan dibantu di promosikan, bentuklah UMKM dan inovasi kan produk yang disukai kaum milenial untuk menambah harga jual sehingga motif belah ketupat ini bisa lebih dikenal dikancah yang lebih luas bisa nasional dan Go Internasiona, terangnya. 


Kegiatan di lanjutkan dengan melakukan praktek menjahit langsung bagaimana cara pembuatan motif belah ketupat.

Puluhan Rumah Rusak 1 Terseret Gelombang Pasang : Pantai Kapuran Kota Agung Tanggamus

 


Tanggamus,(GM) -- Kawasan pesisir Pantai Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, pada Jumat malam (7/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Terjangan ombak tinggi yang disertai angin kencang tersebut menyebabkan puluhan rumah warga rusak, bahkan satu di antaranya hilang terseret arus laut.


Peristiwa ini memicu kepanikan warga pesisir yang berhamburan menyelamatkan diri dan barang berharga ke lokasi aman.


Tim BPBD Kabupaten Tanggamus, bersama Lurah Pasar Madang, Mega Sari, SE, dan Destana (Desa Tangguh Bencana), langsung bergerak cepat meninjau lokasi serta melakukan pendataan terhadap korban terdampak di wilayah RT 14 dan RT 16.


Puluhan Rumah Rusak, Satu Hilang Terseret Arus Berdasarkan pendataan awal, tercatat 18 rumah mengalami rusak berat hingga hilang, di antaranya milik Warsono, Hindun (Alm), dan Catim — yang rumahnya hancur dan hilang terbawa ombak.

Selain itu, TPQ Pengajian Abdullah juga mengalami kerusakan parah.

Sementara di RT 16, sedikitnya 12 rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dinding, dapur, dan pondasi akibat terjangan air laut yang mencapai daratan hingga lebih dari 20 meter.



Pemerintah Kelurahan dan BPBD Lakukan Tanggap Darurat


Lurah Mega Sari, SE menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Tanggamus untuk menyalurkan bantuan darurat sekaligus mengupayakan langkah relokasi sementara bagi warga terdampak.


 “Kami sudah bersama BPBD dan Destana di lapangan. Pendataan masih berlangsung dan prioritas utama adalah keselamatan warga serta kebutuhan mendesak seperti makanan, penerangan, dan tempat tinggal sementara,” jelas Mega Sari saat diwawancarai di lokasi kejadian.


Sementara itu, tim BPBD Tanggamus memastikan pihaknya akan menindaklanjuti hasil asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait pembangunan talud pengaman pantai (breakwater) yang kini dalam kondisi rusak berat akibat gelombang pasang.


Seruan Tokoh Masyarakat : Pemerintah Harus Segera Bertindak.Tokoh masyarakat Pantai Kapuran, Rudi, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah segera memperbaiki talud pemecah ombak yang selama ini menjadi pelindung utama permukiman warga dari ancaman abrasi.


Talud pemecah ombak yang dulu dibangun sudah hancur diterjang ombak. Kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir gelombang susulan akan lebih parah. Ini bukan lagi sekadar kerusakan, tapi sudah mengancam keselamatan warga,” tegas Rudi.


Ia juga mengapresiasi kehadiran BPBD dan aparatur kelurahan yang bergerak cepat, namun menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk perlindungan kawasan pesisir.


Warga Diimbau Tetap Waspada, Hingga berita ini diturunkan, kondisi air laut di pesisir Pantai Kapuran masih berpotensi mengalami pasang. Aparatur kelurahan bersama BPBD terus melakukan patroli dan memberikan imbauan agar warga tidak beraktivitas terlalu dekat dengan garis pantai.


Musibah ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur mitigasi bencana pesisir, termasuk pembangunan kembali talud dan sistem peringatan dini di wilayah rawan abrasi