HUT Ke-81 RI Di Tanggamus, Bupati Saleh Asnawi Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Pahlawan

 


Tanggamus,(gerakmedia) -- Semangat kemerdekaan terasa di Lapangan Merdeka Kotaagung, Kabupaten Tanggamus saat Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur Senin,(17/8/2026). 


Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan penampilan drumband anak-anak TK serta drumband SMA Negeri 1 Kotaagung yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan.


Upacara dihadiri Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus beserta jajaran, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Tanggamus, serta unsur ASN dan masyarakat yang mengikuti jalannya upacara.


Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga diisi dengan pemberian Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada aparatur sipil negara sebagai penghargaan atas pengabdian, kesetiaan, kejujuran, kecakapan dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.


Penganugerahan tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 117/TK/Tahun 2025 tanggal 11 November 2025. Di Kabupaten Tanggamus, penghargaan diberikan kepada 65 penerima, terdiri dari dua orang untuk masa pengabdian 30 tahun, lima orang untuk masa pengabdian 20 tahun dan 58 orang untuk masa pengabdian 10 tahun.


Bagi Bupati Saleh Asnawi, peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Perjuangan para pahlawan, menurutnya, harus menjadi teladan dalam menjalankan tanggung jawab di masa sekarang.



“Jangan hanya seremonial untuk mengingat ini, tapi kita akan meneladani betapa perjuangan mereka sampai kita merdeka. Keteladanan itu yang harus diwariskan kepada kita, dan kita harus meneruskan perjuangan mereka,” ujar Saleh Asnawi.


Ia mengatakan, jika dahulu para pahlawan berjuang dengan tenaga, pikiran bahkan nyawa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka perjuangan generasi saat ini adalah menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat dan masa depan daerah.


“Kalau dulu mereka berjuang dengan tenaga, pikiran dan nyawa, kita sekarang berjuang bagaimana cara untuk membawa kemaslahatan untuk masyarakat kita ke depan,” katanya.


Usai upacara di Lapangan Merdeka Kotaagung, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilanjutkan dengan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Bahagia, Kecamatan Kotaagung Timur.


Upacara ziarah nasional dipimpin oleh Komandan Kodim 0424 Tanggamus sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat atas jasa dan pengorbanan para pejuang yang telah mewariskan kemerdekaan kepada generasi saat ini.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Legiun Veteran Republik Indonesia Kabupaten Tanggamus di Rumah Dinas Bupati.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saleh Asnawi menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para veteran yang telah mengorbankan jiwa, raga dan harta untuk bangsa dan negara.


“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada para veteran dan pejuang yang telah berjuang mengorbankan harta, jiwa dan raga dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Bupati.


Menurutnya, perjuangan para veteran harus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk terus membangun daerah.


“Karena hidup itu memang harus berjuang. Tidak gampang mencapai sesuatu tanpa perjuangan. Tidak ada yang mudah, semuanya mesti berjuang untuk meraih tujuan,” katanya.


Sebagai bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah daerah, pada acara ramah tamah tersebut juga diserahkan bantuan tali asih kepada sembilan penerima, terdiri dari tiga veteran, empat janda veteran, satu keluarga veteran yang telah almarhum dan satu koordinator veteran.


Bupati berharap tali asih tersebut tidak semata-mata dilihat dari nilai yang diberikan, melainkan sebagai bentuk ketulusan pemerintah daerah dalam menjaga silaturahmi sekaligus menghargai jasa para veteran.


“Jangan menilai dari besarannya, tetapi lihatlah dari keikhlasan kami kepada para veteran. Semoga tali silaturahmi antara pemerintah dengan para veteran dapat terus terjalin dengan baik,” ujarnya.


Menutup rangkaian pesan peringatan kemerdekaan, Bupati kembali mengajak masyarakat Tanggamus untuk mengambil semangat perjuangan para pahlawan dan meneruskannya melalui kerja nyata.


“Kita sekarang juga harus menjadi pahlawan untuk masa depan anak keturunan kita,” tegasnya.


Dengan semangat tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Tanggamus bukan hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan masih terus berlangsung melalui pengabdian dan kerja nyata untuk masyarakat.

Amrullah

Kepala Sekolah SMP 1 Batu Ketulis Bapak Eko Priyo Handoko S.pd. MM. Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 81

 


Lampung Barat, (GM) -- Kepala Sekolah SMP 1 Batu Ketulis Bapak Eko Priyo Handoko S.pd. MM. Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 81 🙏🙏🙏


Senin, (17/8/2026). 

Kepala Sekolah SMP 1 Sekincau Bapak Imam Syafi,i Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 81 Tahun 2026



Lampung Barat,(gerakmedia) -- Kepala Sekolah SMP 1 Sekincau Bapak Imam Syafi,i  Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 81 Tahun 2026.

Senin, (17/8/2026). 

Kepala Sekolah SMA 1 Sekincau Bapak Imam Syafi,i S.Pd.I.M.Pd.I. Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 81 Tahun 2026

 


Lampung Barat, (GM) -- Kepala Sekolah SMA 1 Sekincau Bapak Imam Syafi,i  S.Pd.I.M.Pd.I. Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Indonesia Ke 81 Tahun 2026.

🙏🙏🙏

Indonesia Jaya Selalu Merdeka...

Senin (17/8/2026). 

Brimob Lampung Bangun Jembatan Penghubung, Warga Rasakan Manfaatnya




Lampung Utara,(gerakmedia) --Pembangunan jembatan penghubung di Desa Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, yang dilakukan Satuan Brimob Polda Lampung mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga desa, tetapi juga mempercepat akses masyarakat dari wilayah sekitar Minggu,  (16/8/2026).


Pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap, diawali dengan pemasangan gorong-gorong dan pemadatan tanah secara berlapis untuk memperkuat struktur dasar jembatan agar lebih kokoh dan tahan lama. Setelah itu, personel Brimob bersama masyarakat bergotong royong melakukan perapian badan jembatan dan akses jalan di sekitarnya.


Bagi Yulianto, warga RT 03 Desa Bandar Kagungan Raya yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang keliling, keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat nyata. Jalur itu menjadi akses yang rutin dilaluinya untuk menjalankan aktivitas pekerjaan.



“Jembatan ini sangat membantu aktivitas saya sehari-hari. Saya sebagai pedagang keliling sering melintas di sini, sekarang aksesnya lebih mudah,” ujar Yulianto.


Menurutnya, manfaat pembangunan jembatan juga dirasakan oleh keluarganya. Akses yang semakin mudah membantu anggota keluarganya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk berangkat sekolah dan bekerja.


“Bukan hanya saya, keluarga juga merasakan manfaatnya. Anak-anak lebih mudah pergi sekolah, dan yang bekerja juga lebih mudah berangkat,” katanya.


Manfaat jembatan tersebut juga dirasakan masyarakat dari luar Desa Bandar Kagungan Raya. Rizal, warga Kali Balangan, mengatakan keberadaan jembatan membuat perjalanan menuju pasar menjadi lebih cepat sehingga turut mendukung aktivitas ekonominya.


“Dengan adanya jembatan ini, akses menuju pasar menjadi lebih cepat dari rumah. Sangat membantu untuk aktivitas sehari-hari,” kata Rizal.


Pembangunan jembatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Brimob Polda Lampung terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memperlancar konektivitas antarwilayah, fasilitas ini turut memberikan dampak langsung bagi aktivitas pendidikan, pekerjaan, perdagangan, dan perekonomian warga.


Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan melalui gotong royong juga memperkuat sinergi antara personel Polri dan warga dalam menghadirkan fasilitas yang dapat dimanfaatkan bersama.

APIP Inspektorat Tanggamus Teken Fakta Integritas Bukan Sekedar Seremonial



Tanggamus,(gerakmedia) -- Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmen menjalankan tugas secara independen, objektif, profesional dan akuntabel melalui penandatanganan Pakta Integritas APIP, Jum'at (13/8/2026). 


Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Bupati Tanggamus, dan disaksikan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama jajaran Asisten I, Asisten II dan Asisten III.


Turut hadir Inspektur Daerah Tanggamus Drs. Suhendar Zuber, M.Si., CGCAE., sekretaris dan para Inspektur Pembantu (Irban), pejabat struktural, pejabat fungsional auditor dan PPUPD, serta jajaran staf Inspektorat Daerah Kabupaten Tanggamus.


Pakta integritas tersebut memuat empat komitmen utama, yakni bersikap independen dan objektif, profesional dan akuntabel, menjaga kerahasiaan data, dokumen serta informasi terkait tugas pengawasan, serta menjadi garda terdepan dalam mengawal dan mewujudkan budaya kerja JALAN LURUS.


Inspektur Daerah Tanggamus Suhendar Zuber mengatakan penandatanganan pakta integritas menjadi bentuk komitmen jajaran APIP dalam menjalankan tugas pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus memperkuat upaya pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme.


Ia menjelaskan, komitmen tersebut sejalan dengan amanat UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.



“Ini menjadi langkah krusial untuk menegaskan penolakan terhadap segala bentuk KKN serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja instansi,” ujar Suhendar.


Menurutnya, budaya kerja JALAN LURUS juga merupakan implementasi arahan Bupati Tanggamus agar jajaran Inspektorat tidak ragu dalam menjalankan fungsi pengawasan dan harus tegas terhadap setiap potensi penyimpangan.


Suhendar menambahkan, penandatanganan tersebut lahir dari kesadaran jajaran APIP untuk menjaga marwah institusi, menghindari benturan kepentingan dan menolak segala bentuk gratifikasi.


“Yang kita bangun adalah kesadaran bersama. Ini bukan hanya karena perintah atau kewajiban, tetapi tumbuh dari komitmen masing-masing untuk menjaga integritas,” katanya.


Sementara itu, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menegaskan bahwa pakta integritas tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata.


“Pakta integritas ini bukan hanya seremoni, tetapi harus betul-betul dipahami, dihayati dan dijalankan,” tegas Saleh.


Bupati menyebut APIP memiliki posisi strategis sebagai mata dan telinga pemerintah daerah dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan, termasuk mencegah terjadinya penyimpangan melalui fungsi pengawasan dan sistem peringatan dini.



Karena itu, ia meminta jajaran APIP bekerja secara efektif, profesional dan objektif tanpa rasa takut maupun pilih kasih.


“Kalau memang dinilai tidak benar, harus diambil tindakan. Jangan takut untuk melakukan pengawasan,” ujarnya.


Saleh juga menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih serta menolak praktik transaksional dalam birokrasi.


Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak mengenal praktik pembayaran untuk kepentingan jabatan, perpindahan maupun urusan kedinasan.


“Saya tidak pernah akan melayani kalau ada permainan uang. Niat saya tulus dan ikhlas untuk membangun Tanggamus,” tegasnya.


Bupati berharap penguatan integritas APIP dapat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan korupsi sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, profesional dan bertanggung jawab.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen Inspektorat Daerah Kabupaten Tanggamus menuju pengawasan yang independen, objektif dan berintegritas serta mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Lebih lanjut, Bupati Saleh Asnawi mengungkapkan komitmennya untuk terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, termasuk melalui peningkatan dukungan anggaran bagi APIP secara bertahap.


Upaya tersebut diarahkan agar kapasitas dan efektivitas pengawasan semakin optimal, termasuk memenuhi kebutuhan anggaran pengawasan sesuai ketentuan dan kemampuan keuangan daerah.


“Dukungan terhadap APIP akan terus kita tingkatkan setiap tahun agar fungsi pengawasan dapat berjalan semakin maksimal,” ungkapnya.


Penguatan dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat tindak lanjut atas hasil pemeriksaan dan temuan, sekaligus memastikan setiap rekomendasi pengawasan dapat ditindaklanjuti secara serius oleh perangkat daerah.


Dengan demikian, penandatanganan Pakta Integritas APIP Tahun 2026 tidak hanya menjadi simbol komitmen, tetapi menjadi bagian dari langkah nyata Pemkab Tanggamus dalam memperkuat pengawasan, mencegah penyimpangan dan mewujudkan pemerintahan yang bersih serta berintegritas.


Penandatanganan Pakta Integritas khusus jajaran APIP ini menjadi langkah perdana yang dilaksanakan di Provinsi Lampung, sekaligus menandai komitmen Pemkab Tanggamus dalam memperkuat independensi dan integritas aparat pengawasan internal pemerintah.

Amrullah

PWLB–Inspektorat Lampung Barat Sepakat Perkuat Sinergi Pengawasan Pemerintahan

 


Lampung Barat,(gerakmedia) -- Ketua Umum Persatuan Wartawan Lampung Barat (PWLB), Hamdan, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan resmi sekaligus silaturahmi ke Inspektorat Kabupaten Lampung Barat, Selasa (11/8/2026).


Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Irban V Inspektorat Kabupaten Lampung Barat, Puguh Sugandhi, di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.


Pertemuan antara PWLB dan Inspektorat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman mengenai peran masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu pembahasan utama adalah mengenai tata cara masyarakat menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan wewenang maupun indikasi yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara.


Selain membahas mekanisme penyampaian laporan, pertemuan juga menjadi sarana edukasi bagi jajaran PWLB agar dalam menjalankan tugas jurnalistik senantiasa mengedepankan prinsip objektivitas, akurasi, keberimbangan, serta tetap berpedoman pada ketentuan dan fungsi pers sebagai kontrol sosial.


Ketua Umum PWLB, Hamdan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi secara langsung dengan Inspektorat Kabupaten Lampung Barat sebagai lembaga pengawasan internal pemerintah daerah.


«“Kami merasa sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dan berdiskusi langsung dengan Inspektorat Kabupaten Lampung Barat. Harapan kami, ke depannya terjalin sinergi yang erat dalam segala hal, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Kami merasa tenang dan mendapat pandangan yang jauh lebih terang dalam menjalankan peran kami sebagai mitra pengawasan bersama,” ujar Hamdan.»


Menurutnya, pemahaman terhadap mekanisme pengawasan dan penyampaian laporan menjadi hal penting bagi insan pers. Dengan pemahaman yang baik, setiap informasi yang diterima dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara lebih profesional, dengan tetap melakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.


Sementara itu, Irban V Inspektorat Kabupaten Lampung Barat, Puguh Sugandhi, mengapresiasi kehadiran jajaran PWLB. Ia menyatakan bahwa edukasi mengenai pengawasan pemerintahan perlu terus dilakukan kepada masyarakat maupun berbagai organisasi yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.


«“Saya merasa bangga bisa berbagi pemahaman kepada rekan-rekan sekalian, apalagi PWLB sebagai organisasi profesi. Kehadiran dan peran PWLB sangat dibutuhkan untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan program pemerintah, baik pusat, daerah, maupun pemerintah kabupaten,” kata Puguh Sugandhi.»


Ia berharap komunikasi dan hubungan yang telah terjalin dapat terus dipelihara sehingga tercipta sinergi yang positif antara masyarakat, insan pers dan pemerintah dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.


“Semoga bersama-sama kita dapat mewujudkan Kabupaten Lampung Barat yang hebat dan berkualitas dalam menjalankan roda pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegasnya.


Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi PWLB untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional. PWLB menilai, fungsi kontrol sosial bukan semata-mata menyampaikan informasi atau kritik, tetapi juga memastikan setiap informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik disajikan secara bertanggung jawab.


Hamdan menambahkan, PWLB ke depan akan terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun lembaga nonpemerintah, sepanjang tetap berada dalam koridor tugas dan fungsi organisasi serta prinsip-prinsip jurnalistik.


«“Harapan kami ke depannya PWLB bisa bersinergi dan selaras dengan instansi pemerintah maupun nonpemerintah sesuai dengan fungsi kami sebagai kontrol sosial. Kami ingin menjalankan peran tersebut secara objektif, profesional dan konstruktif demi kepentingan masyarakat,” ujar Hamdan mengakhiri