Lampung Barat, (GM) -- Kepala Sekolah SMP 2 Liwa Ibu Arian Rosa Lesmana Spd. M. Pd. Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin 1 Syawal 1447 H Tahun 2026🙏🙏🙏
Lampung Barat, (GM) -- Kepala Sekolah SMP 2 Liwa Ibu Arian Rosa Lesmana Spd. M. Pd. Beserta Seluruh Dewan Guru Dan Murid Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin 1 Syawal 1447 H Tahun 2026🙏🙏🙏
Yogyakarta, (GM) -- Pemilik Surya Group, produsen rokok HS Magelang Muhammad Suryo saat ini masih dirawat intensif di RS JIH Yogyakarta.
Suryo mengalami kecelakaan maut saat mengendarai motor Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah.
Moge yang dikendarai menabrak pengendara motor Yamaha Jupiter M di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3/2026).
Akibat kejadian itu, sang istri Anis Syarifah, meninggal dunia.
Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya mengalami luka-luka dan diawat di RSUD Wates
Lalu siapa sosok Muhammad Suryo?
Muhammad Suryo adalah pengusaha kelahiran Lampung, 27 Maret 1984.
Masa kanak-kanaknya hingga SMA dihabiskan di Lampung Timur, sebelum orang tuanya harus migrasi ke Bengkulu.Kemudian ia melanjutkan pendidikan sarjana di Yogyakarta sekaligus tempat merintis bisnisnya.
Berawal dari usaha air isi ulang, berkembang ke bisnis konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.
Pada 2024, Suryo membuka pabrik rokok HS di Salam, Kabupaten Magelang.
Ia memulai dengan hanya 30 buruh linting Keuletannya menjadikan HS berkembang pesat.
Beliau dikenal memiliki pola perekrutan karyawan yang unik tak peduli ijazah yang penting kemauan belajar.
Dalam menerima karyawan, Suryo tidak mensyaratkan pendidikan minimal, batas usia, atau bahkan pengalaman.
“Itu karena ingat diri saya sendiri yang mulai dari nol tanpa koneksi dan pengalaman. Banyak orang menganggur karena terbentur pengalaman kerja, maka saya ingin memberi kesempatan pada yang mau belajar,” ujarnya.
Setelah sukses membangun pabrik rokok di Magelang, pengusaha sukses ini tak lupa pada tanah kelahirannya, Dia pun mewujudkan baktinya dengan membangun pabrik rokok seluas dua hektare di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.
Saat ini proses pembangunan pabrik baru HS telah dimulai.
Pria kelahiran Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, itu menargetkan pabrik bisa beroperasi tahun ini.
“Targetnya Maret pabrik sudah jadi dan April mulai perekrutan karyawan, kita membutuhkan 3000 tenaga kerja,” katanya
Pemilihan Lampung bukan hanya karena tanah kelahiran Suryo, tapi juga untuk memberi ruang untuk membuka lapangan pekerjaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lampung.
“Semoga kehadiran HS dapat bermanfaat bagi daerah, membuka lapangan kerja, dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alumni SMPN 2 Tanjung Bintang, Lampung Selatan itu.
Alasan membangun pabrik di Lampung Timur, lanjut Suryo, karena ia ingin melihat daerah tempatnya lahir berkembang.
"Sejak saya kecil dulu di sana tingkat penganggurannya tinggi, teman-teman saya dulu banyak merantau di Jakarta. Maka biar teman-teman di sana bisa bekerja, saya ingin berkontribusi dengan pabrik HS,” katanya.
Seperti juga di Magelang, Suryo mengatakan akan memprioritaskan warga sekitar pabrik sebagai karyawan.
Termasuk juga memberi kesempatan pada pekerja disabilitas. Untuk meningkatkan skill, para pekerja akan dilatih tenaga professional. Mulai cara memilih daun tembakau, melinting hingga memahami standar mutu rokok. “Kami juga memberi uang saku tiga ratus ribu rupiah selama proses training,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX, terjadi di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3/2026).
Berdasar sumber di lapangan, terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai pemilik rokok ‘HS’ mengendarai moge berboncengan dengan istrinya, Anis Syarifah, 41.
Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya.
Seorang saksi
Yogyakarta, (GM) -- Dalam rangka memerangi maraknya praktik judi online yang dinilai dapat menggerus disiplin, moral, serta integritas prajurit, Lanal Yogyakarta melaksanakan pengawasan internal melalui pemeriksaan perangkat digital (handphone) terhadap seluruh prajurit dan PNS, (02/03/2026).
Kegiatan pengamanan dan pengawasan tersebut dilaksanakan pada hari ini bertempat di Lapangan Apel Mako Lanal Yogyakarta. Pemeriksaan dipimpin oleh Palaksa Lanal Yogyakarta, Letkol Laut (T) Wahyu B, S.T., dan diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS Lanal Yogyakarta.
Komandan Lanal Yogyakarta, Kolonel Hafied Indarwan, S.E., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam menjaga profesionalisme dan kehormatan prajurit TNI AL di tengah tantangan penyalahgunaan teknologi informasi. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh personel semakin bijak dalam menggunakan perangkat digital dan tidak terjerumus pada aktivitas ilegal seperti judi online yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi.
Melalui kegiatan ini, Lanal Yogyakarta menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin, sekaligus memperkuat pembinaan personel guna mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut.(Red/Ant)
Lampung Barat, (GM) -- Polres Lampung Barat menggelar kegiatan press release bersama awak media terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Senin (2/3/2026).
Kegiatan press release tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim IPTU Rudy Prawira, S.H., M.H., serta jajaran penyidik, dan dihadiri oleh sejumlah awak media lokal maupun regional.
Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026, dengan korban berinisial RA dan terduga pelaku berinisial MA.
Kapolres memaparkan bahwa setelah menerima laporan kejadian, Team Tekab 308 Polres Lampung Barat bersama jajaran Polsek langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif hingga berhasil mengidentifikasi pelaku dalam waktu singkat.
“Kurang dari 24 jam setelah kejadian, pelaku berhasil kami amankan. Pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan, namun akhirnya menyerahkan diri dan berhasil diamankan berkat koordinasi yang baik dengan jajaran kepolisian setempat,” ujar Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, turut ditampilkan barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain pakaian korban, satu bilah senjata tajam jenis golok, serta satu pucuk senapan angin jenis gejluk yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif kejadian diduga dilatarbelakangi oleh dendam lama antara pelaku dan korban.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Lampung Barat berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Kami pastikan proses penyidikan berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.
Kegiatan press release berlangsung tertib dan lancar, serta menjadi bentuk keterbukaan informasi Polres Lampung Barat kepada publik melalui media.
(humas)
Yogyakarta, (GM) -- Beredarnya video pernyataan menteri Agama K.H.Nasarudin Umar, dalam sebuah kanal YouTube CNBC Indonesia, yang menyiarkan Kelola Dana Umat, dimana dalam pernyataan trrsebut Menteri Agama menyampaikan bahwa negara yang mau maju harus meninggalkan zakat karena tidak populer Sabtu, (28/2/2026).
Pernyataan tersebut membuat Ketua DPP FJI Yogyakarta mengecam pernyataan tersebut.
Sehubungan dengan pernyataan dari Menteri Agama Republik Indonesia (KH Nasaruddin Umar) yang menyebutkan bahwa zakat "tidak populer", kami Dewan Pimpinan Pusat Front Jihad Islam (DPP FJI) menyampaikan tanggapan sebagai bentuk protes, keberatan terhadap Statment Mentri Agama terkait zakat tidak populer.
1. Bahwa Zakat merupakan rukun Islam ketiga yang memiliki dasar teologis, yuridis, dan sosial yang sangat kuat. Oleh karena itu, zakat bukan sekadar persoalan popularitas, melainkan kewajiban agama yang melekat bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat (muzaki). Dalam praktiknya, potensi zakat di Indonesia sangat besar dan terus menunjukkan peningkatan penghimpunan dari tahun ke tahun melalui berbagai lembaga resmi.
2. Bahwa apabila terdapat pandangan bahwa zakat belum optimal atau belum menjadi arus utama dalam sistem ekonomi nasional, hal tersebut seharusnya. menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat literasi zakat, tata kelola, transparansi, serta integrasi dengan program pengentasan kemiskinan, bukan dimaknai sebagai kurangnya minat masyarakat terhadap zakat itu sendiri.
3. Bahwa kami memandang penting bagi pemerintah, khususnya Kementerian Agama, untuk terus mendorong edukasi, inovasi digitalisasi pengumpulan zakat, serta sinergi dengan lembaga amil zakat agar kepercayaan publik
semakin meningkat. Dengan langkah tersebut, zakat dapat berperan strategis dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat
4. Bahwa Narasi yang berkembang di ruang publik hendaknya disampaikan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah ummat. Zakat adalah instrumen ibadah sekaligus sosial ekonomi yang telah terbukti membantu mustahik dan memperkuat solidaritas sosial
Demikian tanggapan ini kami sampaikan sebagai bentuk protes, keberatan sekaligus. masukan konstruktif. Besar harapan kami agar pengelolaan zakat di Indonesia semakin maju, profesional, dan memberi manfaat luas bagi bangsa dan negara. tutup Abdurrahman selaku Ketua DPP FJI Yogyakarta.
(Rls/Ant).
Yogyakarta, (GM) -- Cuaca bukan menjadi penghalang bagi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta untuk melaksanakan kegiatan Program Laut Bersih (Prolasih) di Pantai Samas, Kabupaten Bantul, Jumat (27/02/2026).
Kegiatan tersebut tetap dilaksanakan meskipun diguyur hujan sebagai wujud kepedulian dan komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan laut dan pesisir, sekaligus melaksanakan Taklimat Presiden RI Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Pelaksanaan Prolasih melibatkan prajurit dan PNS TNI AL, Ibu Jalasenastri, prajurit Koramil Sanden, Satpolairud Bantul, serta masyarakat setempat. Sasaran kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah di sepanjang area pantai dan lingkungan sekitarnya guna mengurangi pencemaran laut, khususnya sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem pesisir.
Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Marinir Hafied Indarwan, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan Program Laut Bersih merupakan program rutin TNI AL yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat tidak menyurutkan semangat seluruh peserta untuk tetap melaksanakan kegiatan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim.
Melalui kegiatan Prolasih ini, diharapkan terwujud lingkungan Pantai Samas yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AL dan masyarakat dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir.(Rls/Ant)
Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah di Lapangan Apel Mapolres setempat dipimpin langsung Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. Kamis (26/2/2026).
Membacakan Amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Kapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel dan masyarakat.
“Mengawali amanat ini, saya selaku Kapolres Tanggamus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi kita semua dalam menjalankan tugas pengabdian serta mari jadikan momentum Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan integritas dalam bekerja,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen aparat dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus.
“Apel siaga yang kita laksanakan hari ini bukan sekedar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita semua untuk menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kab. Tanggamus,” tegasnya.
Kapolres juga menyoroti perubahan dinamika sosial selama bulan Ramadhan yang berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas.
“Ketika masyarakat beristirahat, kita bekerja. Ketika masyarakat beribadah, kita menjaga. Kita harus menguatkan tekad dalam satu misi mulia, yaitu menjadi benteng kedamaian bagi masyarakat yang merindukan kekhusyukan,” katanya.
Dalam arahannya, Kapolres menginstruksikan beberapa langkah strategis, di antaranya penguatan sistem peringatan dini guna mengantisipasi potensi intoleransi maupun konflik sosial sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya pengamanan simpul ekonomi dan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran.
“Jangan ada distributor maupun spekulan yang mencoba bermain dengan perut rakyat. Kamtibmas terjaga jika kebutuhan pokok rakyat terpenuhi dengan harga yang wajar,” ujarnya.
Selain itu, patroli pada jam-jam kritis menjadi perhatian khusus, terutama saat ngabuburit, waktu tarawih, dan sahur. Pengamanan difokuskan pada antisipasi kemacetan di pasar tumpah dan sentra takjil, pencegahan curanmor di area parkir masjid, serta patroli gabungan berskala besar untuk mencegah aksi balap liar maupun sahur on the road yang berpotensi anarkis.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Rekan-rekan, ingatlah bahwa masyarakat sedang dalam kondisi menahan haus dan lapar, emosi mungkin lebih mudah tersulut. Karena itu, saya minta senyum, sapa, salam. Jadilah penyejuk di tengah terik matahari,” pesannya.
Apel siaga turut dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta unsur TNI dari Kodim 0424/Tanggamus, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD Kabupaten Tanggamus dan Ormas Pemuda Pancasila.