Bawa Sabu Dan Ganja Dua Orang Pria Berhasil Diamankan Satreskrim Polsek Begkunat



Pesisir Barat, (GM) -- Unit reskrim polsek Bengkunat berhasil mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja di pekon tanjung rejo Kec. bengkunat Kab. Pesisir Barat pada kamis, (11/12/2025). 


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yaitu sdr (ES) 47 thn warga desa kalirejo kab. Lampung tengah dan sdr (IR) 41 thn warga desa kubu liku jaya kec. Batu ketulis Kab. Lampung barat. 


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K,.M.M., melalui Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan Djunaidi,S.Psi.,M.M. Menjelaskan “kami telah mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja,” Ucapnya. 


“Awalnya petugas sedang melakukan patroli hunting yang di pimpin oleh KANIT RESKRIM IPDA JEFRIYANSA,S.H. di jalan lintas barat Sumatra lalu unit reskrim Polsek Bengkunat bergeser ke arah Jembatan Way Pintau yang masih dalam perbaikan, kemudian sesampainya di jembatan tersebut Tim melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan kendaran R2  Merk Scopy tanpa Nopol dan kelengkapan lainya, kemudian unit reskrim Polsek Bengkunat  memberhentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan badan seorang laki tersebut. 



Saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu dan Ganja yang berada di dalam tas selempang berwarna hitam,"Ujarnya.


Kemudian setelah di lakukan pengembangan lebih lanjut unit reskrim polsek bengkunat bersama sat narkoba polres pesisir barat berhasil mengamankan sdr IR yang berada di pasar minggu yang di duga telah memesan barang terlarang tersebut. 


“Dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain tas slempang berwarna hitam yang berisikan 2 (dua) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,43 gr,1 unit HP bermerk VIVO , 1 buah plastik berisikan vapir merk ROYO 1 buah plastik yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat kotor 6,77 gr 1 unit motor honda scopy, 1 unit motor honda blade. 


Atas perbuatan tersebut pelaku di jerat pasal 114 jo pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 


Ke kedua terduga tersebut kini diserahkan ke sat narkoba polres pesisir barat guna dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,"Tegas Kapolsek.

Polsek Sumberejo Kawal Pemakaman Novia Nurwana Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta

 


Tanggamus, (GM) -- Suasana duka menyelimuti Pekon Margoyoso, Kecamatan Sumberejo, saat jenazah Novia Nurwana (28), korban kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat, tiba di rumah duka pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 10.15 WIB. 


Kedatangan peti jenazah disambut isak keluarga, kerabat, dan warga yang memenuhi halaman rumah orang tua almarhumah. 


Novia, yang tengah hamil tujuh bulan dan menanti kelahiran anak pertamanya pada Januari mendatang, merupakan satu dari tiga korban meninggal yang telah teridentifikasi RS Polri Kramat Jati.


Almarhumah dikenal sebagai sosok berprestasi. Ia merupakan alumni Teknik Kimia Universitas Lampung angkatan 2015 dan pernah mengajar di SMAN 1 Sumberejo sebelum bekerja di Terra Drone, Jakarta. 


Jenazah diantar menggunakan ambulans RS Bhayangkara dari Jakarta, usai disholatkan di rumah duka, jenazah almarhum angsung dibawa ke TPU Pekon Margoyoso untuk dimakamkan. 


Proses pemakaman dihadiri keluarga, warga setempat, serta jajaran Polsek Sumberejo yang melakukan pendampingan penuh terhadap keluarga korban.


Kapolsek Sumberejo, Iptu Zulkarnaen, mengatakan pihaknya melakukan pendampingan sejak jenazah tiba hingga pemakaman selesai. 



“Korban merupakan warga Pekon Margoyoso atas nama Novia Nurwana binti Darni Iskandar. Jenazah tiba sekitar pukul 10.15 WIB dan dimakamkan di TPU Margoyoso sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Iptu Zulkarnaen mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menegaskan pengamanan dilakukan oleh tiga personel Polsek Sumberejo, dan pihaknya tetap mendampingi keluarga pascapemakaman. 


“Setelah pemakaman kami juga tetap mendampingi keluarga,” ujarnya.


Kesempatan itu, Kapolsek juga menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhumah.


“Kami dari Polres Tanggamus menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.


Sementara itu, Ilham, suami almarhumah, mengaku terakhir bertemu istrinya saat mengantarnya bekerja pada Selasa pagi, 9 Desember 2025. 


“Setelah mengantar ke Terra Drone, saya juga berangkat kerja,” tuturnya. 


Ia mengatakan tidak melihat adanya tanda-tanda aneh sebelum musibah kebakaran terjadi. “Enggak ada tanda-tanda apa pun, semuanya berjalan seperti biasa saja,” katanya. 


Ilham membenarkan bahwa sang istri tengah hamil tujuh bulan. “Kami belum punya anak, istri saya sedang hamil anak pertama ini,” tutupnya.

Batu Brak Untuk Lampung : Pekon Balak Menjadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Dan Warisan Budaya



Lampung Barat, (GM) -- Pekon Balak di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya dalam program unggulan Gubernur Lampung Rabu, (10/12/25).


Penetapan ini menempatkan Pekon Balak sebagai representasi kearifan lokal dan pintu gerbang budaya Lampung Barat, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata berbasis tradisi.


Penetapan tersebut mengemuka dalam kegiatan Audiensi dengan Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka Kunjungan Desa Budaya. 


Rombongan tenaga pendamping gubernur diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi pusat Desa Wisata Budaya.


Hadir dalam rombongan, Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Provinsi Lampung Ir. Ansori Dzausal, MT., serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan Rahmat Satori, didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung Barat.


Ir. Ansori Dzausal menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program Gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.



“Program Pak Gubernur mendorong desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak termasuk salah satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” ujar Ansori.


Ia menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.


“Festival sehari dua hari itu biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat wisatawan. Pada akhirnya, wisata itu harus bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada kenangan yang membuat orang ingin kembali,” lanjutnya.


Ansori juga menekankan bahwa Pekon Balak dipilih karena posisi strategisnya sebagai “pintu gerbang keluar masuknya budaya Lampung Barat”, sehingga dinilai pantas menjadi pusat pengembangan budaya daerah.


Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami berterima kasih karena Lampung Barat, khususnya Pekon Balak, terpilih sebagai pusat wisata cagar budaya. Kami berharap pendampingan dari tim gubernur mampu menguatkan kembali budaya Batu Brak dan membuktikan bahwa Pekon Balak siap menjadi wajah budaya Lampung Barat,” ucapnya.


Wabup juga menyampaikan kondisi pembangunan Gedung Pakuon, rumah adat yang sejak 10 tahun terakhir terhenti pembangunannya.


“Gedung Pakuon sudah diatap, tapi 10 tahun ini mandek karena keterbatasan anggaran. Kami mohon bantuan Pak Gubernur agar pembangunan ini dapat dituntaskan, mengingat lokasi ini direncanakan menjadi pusat wisata budaya Pekon Balak,” tambahnya.


Penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya membawa harapan besar bagi masyarakat adat dan pelaku wisata di Lampung Barat.


Selain menjaga tradisi, program ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru, mulai dari kerajinan lokal, kuliner, hingga agenda budaya yang berkelanjutan sepanjang tahun.


Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, serta kesiapan masyarakat adat Batu Brak, Pekon Balak diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memberi kesejahteraan bagi warganya.

Sat Binmas Polres Pesisir Barat Berikan Edukasi Dan Himbauan Cegah Ilegal Logging

 


Pesisir Barat, (GM) -- Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pesisir Barat melakukan kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya serta konsekuensi hukum dari praktik illegal logging atau pembalakan liar yang masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Pesisir Barat Rabu, (10/12/2025).


Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, personel Sat Binmas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembalakan liar karena tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius, seperti bencana banjir dan tanah longsor.


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat, IPTU Totok Tri Winarno, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus intens memberikan edukasi, sosialisasi, serta melakukan pencegahan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan.



“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Pembalakan liar hanya akan merugikan kita semua karena dapat menyebabkan bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor. Polres Pesisir Barat akan menindak tegas pelaku ilegal logging sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Totok Tri Winarno.


Beliau juga menegaskan bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan kelestarian alam di wilayah Pesisir Barat. Masyarakat diminta segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembalakan liar di sekitar lingkungan mereka.


Kegiatan himbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Bupati Dan Kapolres Tanggamus Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Kali Bego

 


Tanggamus, (GM) -- Forkopimda Kabupaten Tanggamus melakukan peninjauan langsung ke lokasi paska banjir di Lingkungan Kapuran Kelurahan Pasar Madang, Dusun Kapuran, Kecamatan Kota Agung, pasca jebolnya tanggul Kali Bego akibat curah hujan tinggi beberapa hari lalu Senin (8/12/2025). 


Peninjauan tersebut dipimpin Bupati Tanggamus Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., M.H., didampingi Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., perwakilan Dandim 0424, Kejari Tanggamus, Kadis PU, Kadis BPBD, Anggota DPRD H. Tahang, unsur PKK Kabupaten, Camat Kota Agung serta Lurah Pasar Madang Mega Sari. 


Rombongan meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul dan rumah-rumah warga di RT 08, RT 09, RT 10, RT 14, RT 16, dan RT 11 yang terdampak banjir.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan perabotan rumah tangga dan barang-barang warga cukup signifikan. Banjir tersebut dipicu curah hujan tinggi pada Rabu (3/12/2025) yang menyebabkan tanggul Kali Bego tidak mampu menahan debit air dan akhirnya jebol.



Usai peninjauan, Forkopimda menyerahkan bantuan kepada warga terdampak berupa bahan pokok, perlengkapan kesehatan, peralatan rumah tangga, dan pakaian balita kepada empat perwakilan warga Kapuran.


Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menegaskan pihaknya fokus pada penanganan serta pemantauan situasi di wilayah terdampak. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


“Tidak ada korban jiwa. Hari ini kami meninjau langsung tanggul yang diduga menjadi penyebab banjir di Kapuran," tegas AKBP Rahmad Sujatmiko.


Kapolres Tanggamus menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan upaya percepatan perbaikan tanggul jebol dan memonitor potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi. 


"Upaya ini kami laksanakan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan risiko kerugian lanjutan," tandasnya.

Proyek Pengaspalan Jalan Pekon Waspada Disambut Antusias Warga Suasana



Lampung Barat, Waspada (GM) -- Perasaan gembira tampak di wajah warga Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, setelah sekian lama menanti, jalan sepanjang 2,9 Kilo Meter yang menjadi akses pendistribusian prekonomian masyarakat akhirnya diaspal oleh Pemerintah Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).


Tidak ingin dengan hasil yang kurang memuaskan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus turun langsung meninjau berlangsungnya pengaspalan, Senin 08 Desember 2025. 


Peninjauan dilakukan Bupati untuk memastikan sejauh mana progres yang telah dikerjakan rekanan serta ingin memastikan mutu pekerjaan.


Bupati menginginkan pekerjaan tidak asal-asalan, sebab pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan prekonomian masyarakat setempat. 


Selain melakukan peninjauan, Bupati meminta dilakukan pengecekan ketebalan jalan yang telah diaspal, apakah ketebalan dan bahannya sesuai dengan speck yang ditentukan.


Bupati dua periode itu dengan teliti memperhatikan kualitas infrastruktur fisik pengaspalan jalan Pekon Waspada. Menurutnya, sektor infrastruktur berpengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.



Dengan pengerjaan yang berkualitas, Parosil Mabsus berharap masyarakat puas dengan kualitas infrastruktur yang dibangun ditahun pertama jabatannya pada periode kedua. 


Ia juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama meningkatkan rasa syukur dengan menjaga serta merawat jalan tersebut agar dapat dipergunakan jangka panjang. 


Fatimah, salah satu warga yang berada di lokasi menyampaikan rasa syukur atas pengaspalan tersebut. Ia mengaku perbaikan ruas jalan telah lama dinantikan warga.


Dengan raut muka gembira ia berharap, keberadaan jalan baru ini dapat memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.


"Terimakasih pak Presiden, terimakasih Pak Gubernur, terimakasih Pak Bupati jalan kami sudah mulus," tutur warga dihadapan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. 


Untuk diketahui, sebelum melakukan peninjauan jalan Pekon Waspada Bupati Lampung Barat didampingi jajaran terlebih dahulu mengunjungi beberapa titik perbaikan ruas jalan di Kecamatan Kebun Tebu, Gedung Surian dan Air Hitam. 


Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memastikan progres perbaikan-perbaikan ruas jalan yang dilakukan di tahun 2025.

Polsek Sumberejo Dan TNI Tingkatkan Patroli Gabungan Warga Diminta Lapor 110 Jika Temukan Aktivitas Mencurigakan

 


Tanggamus, (GM) -- Polsek Sumberejo bersama jajaran TNI meningkatkan patroli gabungan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Sumberejo. Patroli tersebut digelar pada Sabtu malam, (6/12/2025).


Belasan personel dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari anggota Polsek Sumberejo dan Koramil Talang Padang. Tim gabungan bergerak menyusuri sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan.


Kapolsek Sumberejo Polres Tanggamus, Iptu Zulkarnain, mengatakan patroli gabungan merupakan respon atas laporan masyarakat mengenai meningkatnya potensi gangguan Kamtibmas dalam beberapa hari terakhir.


“Patroli gabungan melibatkan belasan personel, baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua,” ujarnya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 7 Desember 2025.



Ia menjelaskan kegiatan dimulai dengan apel bersama di Mapolsek Sumberejo, sebelum tim menyusuri jalan-jalan pekon dan titik-titik yang diduga rawan gangguan keamanan. 


Selain itu, petugas juga melakukan dialog dengan warga untuk mengetahui situasi di lapangan serta menyampaikan imbauan agar masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan.


“Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain Bonbaru, Arah Tegal, Dadapan, Jembatan Mbah Jenggot, serta jalur kebun jambu Wonoharjo hingga Jembatan Bonbaru,” jelasnya.


Kapolsek menambahkan, patroli gabungan dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah gangguan keamanan sejak dini.


“Kami mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, baik kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui layanan terintegrasi 110,” tegasnya.


Dengan patroli terpadu ini, Polsek Sumberejo berharap stabilitas keamanan di Kecamatan Sumberejo dapat terus terjaga dan masyarakat merasa tenang dalam beraktivitas.