Kapolres Pesisir Barat Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat 24 Personel

 


Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. memimpin langsung upacara kenaikan pangkat personel Polres Pesisir Barat yang digelar di halaman Mako Polres Pesisir Barat, pada Rabu, (31/12/2025).


Sebanyak 24 personel Polres Pesisir Barat resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para pejabat utama Polres, perwira, bintara, serta ASN Polres Pesisir Barat.


Dalam amanatnya, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak semata, melainkan bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja personel yang dinilai baik dan memenuhi persyaratan.


“Kenaikan pangkat ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Dengan pangkat yang baru, saya berharap seluruh personel semakin meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menekankan agar kenaikan pangkat dijadikan sebagai motivasi untuk terus berbenah diri, menjaga sikap dan perilaku, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.


Upacara kenaikan pangkat ini menjadi momentum evaluasi dan pembinaan bagi seluruh personel Polres Pesisir Barat dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang presisi,"Pungkasnya.

Konferensi Pers Rilis Akhir Tahun 2025, Polres Tanggamus Paparkan Capaian Kinerja Dan Strategi Kamtibmas

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus menyampaikan Rilis Akhir Tahun 2025 yang memuat capaian kinerja sepanjang tahun, meliputi penanganan kriminalitas, pemberantasan narkoba, keselamatan lalu lintas, hingga dukungan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat Rabu, (31/12/2025).


Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi Humas serta Kapolsek jajaran, yang digelar di Aula Paramasatwika. 


Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko memaparkan, pada bidang kriminalitas, sepanjang tahun 2025 Polres Tanggamus menangani 436 perkara tindak pidana, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 428 perkara, atau mengalami kenaikan sekitar 2 persen.


Di bidang narkoba, Satresnarkoba Polres Tanggamus selama tahun 2025 menangani 103 kasus narkotika, meningkat sekitar 24,20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari pengungkapan tersebut, aparat mengamankan 123 orang pelaku. 



"Selain itu, dalam Operasi Antik Krakatau 2025, Polres Tanggamus menangani 21 kasus narkoba dengan tingkat keberhasilan operasi mencapai 100 persen," paparnya.


Sementara pada bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan lalu lintas selama tahun 2025 tercatat sebanyak 131 kejadian. Korban meninggal dunia mencapai 49 orang, korban luka berat 71 orang, dan korban luka ringan 93 orang, dengan kerugian materiil sekitar Rp424,5 juta. 


Pada aspek penegakan hukum, jumlah tilang tercatat sebanyak 315 perkara, sedangkan teguran mencapai 14.476 teguran.


Selain tugas penegakan hukum, Polres Tanggamus juga aktif mendukung program ketahanan pangan nasional melalui program penanaman jagung seluas 477 hektare. 


"Hingga akhir tahun 2025, program tersebut telah mencapai 100 persen tanam dan panen, dengan hasil panen jagung sebanyak 2.268 ton," ujarnya.


Terkait bidang pemenuhan gizi, melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Tanggamus menyiapkan layanan pemenuhan gizi yang menyasar 3.451 siswa dari 32 sekolah.


"Saat ini progres pembangunan fasilitas mencapai 100 persen yang berlokasi di Dusun Talang Tebat, Pekon Tekad, Pulau Panggung," tegasnya.


Dalam sesi wawancara, Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko, menegaskan komitmen jajarannya dalam pemberantasan narkoba hingga ke akar permasalahan.


Menurutnya, pengungkapan bandar narkoba hingga ke hulu memang kerap menghadapi kendala dan terkadang terputus. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan upaya kepolisian.


“Memang kadang ada yang terputus, biasanya karena pengedar hanya bergerak demi imbalan tanpa mengetahui jalur atasnya. Namun kami tetap berupaya bagaimana memutus mata rantai peredaran narkoba di Tanggamus, baik terhadap bandar maupun jaringan yang ada,” tegas Kapolres.


Terkait adanya peningkatan perkara, Kapolres menjelaskan bahwa Polres Tanggamus terus memperkuat langkah pencegahan dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.



“Kami mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas, patroli pagi, siang, dan malam, serta membentuk Tim Patroli Perintis Presisi yang bisa masuk ke kampung-kampung. Kami juga berbagi nomor handphone agar masyarakat mudah berkomunikasi,” jelasnya.


Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas juga aktif berkoordinasi dengan aparat pekon dan masyarakat melalui pengaktifan Siskamling, serta bersinergi dengan TNI dan tokoh masyarakat.


“Kami ingin masyarakat tidak apatis. Pengaduan juga bisa dilakukan melalui layanan online 110,” tambahnya.


Sementara itu, terkait perkara yang belum dapat diselesaikan, Kapolres menyebut hal tersebut umumnya disebabkan oleh kendala dalam tahapan proses penyidikan.


“Kadang dalam tahapan-tahapan produk masih ditemukan kekurangan, sehingga ada perkara yang belum dapat diselesaikan,” ujarnya.


Adapun untuk penanganan perkara korupsi, Kapolres menegaskan seluruhnya tetap berjalan sesuai mekanisme hukum.


“Semua ada prosesnya. Kami memperhatikan hasil-hasil audit dan hasil pemeriksaan dari inspektorat,” pungkas Kapolres.


Melalui berbagai langkah tersebut, Polres Tanggamus berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga kondusivitas wilayah, serta mendukung program pemerintah demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Lampung Barat Melantik 2. 296 PPPK Paruh Waktu Tegasnya Patuhi Aturan



Lampung Barat, (GM) -- Sebanyak 2. 296 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Lampung Barat dilantik oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus di Lapangan kantor bupati setempat, Senin (29/12/2025). 


Ribuan PPPK dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat nomor : B/182/KPTS/IV.05/2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan bahwa PPPK Paruh Waktu yang diangkat diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik dan harus patuh terhadap aturan.


Menurut dia, diterimanya SK pengangkatan diharapkan menjadi semangat baru untuk membantu membangun Indonesia khususnya Kabupaten Lampung Barat lebih baik.



"Yang ada dipundak bapak ibuk hari ini adalah pengabdian yang tulus dan ikhlas untuk pengadian dan dedikasi dalam memberi pelayanan kepada masyarakat," ungkap Parosil Mabsus.


Parosil Mabsus mengatakan, PPPK Paruh Waktu harus menunjukkan etos kerja tinggi. 


"Insya Allah ke depan di bawah kepemimpinan bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengepaluasi PPPK Paruh Waktu, sehingga statusnya menjadi lebih terhormat lagi," ucapnya.


Salah satu PPPK Paruh Waktu, Deki Sanjaya sebagai staf Diskominfo Lampung Barat mengaku senang atas pelantikan dan diterimanya SK pengangkatan dirinya. 


"Kami berterima kasih kepada Bupati Lampung Barat yang sudah mendengarkan aspirasi kami sebagai tenaga honorer untuk diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu," kata dia seraya raut muka penuh bahagia. 


Deki Sanjaya mengatakan, dilantiknya PPPK Paruh Waktu menambah semangat baru dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.


"Teman-teman kami semua bersemangat. Ini harapan baru bagi kami untuk diangkat ASN," tandasnya.


Untuk diketahui, total keseluruhan tanaga honorer yang terdaftar sebanyak 2.336, namun yang mengikuti pelantikan sebanyak 2.296, sisanya ada yang mengundurkan diri dan meninggal dunia.

Polres Pesisir Barat Gerak Cepat Evakuasi Tiga Remaja Terseret Ombak Di Pantai Mandiri



Pesisir Barat, (GM) -- Polres Pesisir Barat menunjukkan respons cepat dan tanggap dalam menangani peristiwa tiga orang remaja yang terseret ombak saat berenang di Pantai Mandiri, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.


Peristiwa tersebut terjadi saat Polres Pesisir Barat bersama Polsek Pesisir Tengah tengah melaksanakan pemantauan dan pengamanan objek wisata dalam rangka Operasi Natal dan Tahun Baru (Ops Nataru) 2025/2026. Ketiga remaja tersebut sempat hanyut akibat terseret kuatnya ombak saat berenang di kawasan Pantai Mandiri.


Melihat kejadian itu, Polres Pesisir Barat dan Polsek Pesisir Tengah yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Rohmadi S.H., langsung bergerak cepat untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap tiga orang yang terseret ombak tersebut bersama petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat dan masyarakat. Berkat kesigapan dan kerja sama yang baik, ketiga korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.


Korban kemudian dibawa ke tempat aman dan mendapatkan penanganan awal oleh petugas gabungan Polres Pesisir Barat dan BPBD Pesisir Barat, Ketiga korban diketahui berasal dari Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra, menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi tersebut merupakan salah satu dari bentuk kesiapsiagaan personel yang bertugas di lapangan selama pelaksanaan Ops Natal dan Tahun Baru 2025/2026.


“Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait terus meningkatkan patroli dan pemantauan di objek wisata guna memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya kecelakaan laut,” ujar Ipda Ahiruddin Putra.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para wisatawan, agar tidak berenang di laut, terlebih saat kondisi ombak besar dan cuaca tidak bersahabat.

“Kami mengimbau pengunjung wisata pantai agar selalu mematuhi imbauan petugas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.


Polres Pesisir Barat akan terus melakukan patroli rutin serta memberikan imbauan kepada wisatawan sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama libur Natal dan Tahun Baru.


(Humas Polres Pesisir Barat)

PLN : Pekon Tampang Muda Dan Sekitarnya Butuh Perhatian Dan Perbaikan

 


Tanggamus, (GM) -- Pekon Tampang Muda Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus, Petugas PLN Pematang Sawa bagian selatan seakan diam di tempat lampu PLN nampak Seperti kunang kunang, dan tidak terang  Hari Jum'at (26/12/2025). 


Salah Satu Warga masyarakat pekon tampang muda, Helmi Efendi menjelaskan petugas PLN nampak pembiayaran pasalnya petugasnya diam di tempat. 


Senantiasa seperti ini depan samping hidup sementara di sebelahnya mati kronisnya KWH tetap menyala, sementara rumah bersebalahan depan samping  lampu nampak tetap menyala, timbul rasa iri, jika tidak satu mati matikan semua," jelasnya. 



Waktu yang sama Helmi Efendi langsung mencoba menghubungi pengawas PLN namun tidak bisa di hubungi semetara urat nadi kami hanyalah sinyal WiFi jika mati lampu mati pula WiFi artinya banyak yang di rugikan termasuk pemakaian Token Waifi dalam hitungan jam menghabiskan waktu,jika ingin adil agar supaya tidak menimbulkan rasa iri mending di matikan semua kan lebih adil,"Bebernya.


Dengan waktu yang sama endang Soraya warga Pekon tampang muda menuturkan  kekecewaannya senantiasa seperti ini kabel jalur ke tiang PLN kita satu kok bisa punya kita mati semetara yang bagian depan samping tetap nampak nyala lampu PLN tersebut,"ungkapnya.


Maka dari itu kami Mohon kepada Petugas PLN Pekon Tampang Muda dan sekitarnya agar supaya di benahi dan jangan seakan akan  pembiaran dan diam di tempat.

Bupati Tanggamus Lantik 75 Pejabat Administrator Dan Pengawas Eselon III Dan IV

 


Tanggamus, (GM) -- Bupati Tanggamus, Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, didampingi Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, secara resmi melantik sejumlah pejabat administrator (Eselon III) dan pengawas (Eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi pratama serta para undangan lainnya


Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. “Saya ucapkan selamat kepada Saudara-Saudari yang baru saja dilantik dalam Jabatan Administrator serta Jabatan Pengawas. Semoga amanah yang diberikan ini benar-benar dilaksanakan dengan penuh komitmen dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.


Bupati juga menekankan pentingnya memahami dan menginternalisasi konsekuensi dari jabatan yang diemban. Ia berharap para pejabat yang dilantik dapat terus meningkatkan kinerja, memahami tupoksi, serta meningkatkan kompetensi baik teknis, manajerial, sosial kultural, maupun kompetensi pemerintahan.


“Sebagai Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas, kalian menempati posisi yang sangat strategis dalam tata kelola pemerintahan. Jabatan ini merupakan tulang punggung birokrasi, karena kalian berperan langsung dalam memastikan kebijakan dapat diterjemahkan di lapangan, yang memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.


Bupati Saleh Asnawi juga mengingatkan para pejabat administrator untuk mampu mengkoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan secara efektif, memimpin unit kerja dengan keteladanan, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Sementara itu, pejabat pengawas diharapkan berperan penting sebagai pengendali teknis lapangan.


Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa kewenangan untuk mengangkat, memberhentikan, dan memindahkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus merupakan kewenangan Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di daerah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.


Bupati juga menegaskan akan memperketat disiplin kerja di seluruh OPD, termasuk menyoroti adanya pegawai yang tidak masuk kerja dalam jangka waktu panjang namun masih menerima hak gaji setiap bulan.



“Saya minta ini menjadi perhatian serius. Tidak boleh ada lagi pegawai yang tidak bekerja berbulan-bulan tetapi tetap mengambil gaji. Ini tidak adil, tidak etis, dan tidak mencerminkan integritas ASN. Ke depan, saya instruksikan seluruh pimpinan OPD untuk melakukan pengawasan ketat dan penegakan disiplin sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bupati Saleh Asnawi.


Di akhir sambutannya, Bupati Saleh Asnawi mengingatkan bahwa masyarakat saat ini sangat kritis, terutama di era digital. Ia meminta para pejabat untuk berhati-hati dalam segala tindakan dan tingkah laku, terutama dalam pelaksanaan tugas pelayanan pada masyarakat. “Berbuat baik saja terkadang disalahartikan, apalagi jikalau kita berbuat kesalahan atau kekhilafan,” pungkasnya.


Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa jabatan yang diemban akan dievaluasi secara berkala terhadap capaian target kinerja. Selaras dengan sumpah janji yang telah diucapkan, bekerjalah sesuai dengan core value Kabupaten Tanggamus, yaitu “Budaya Kerja Jalan Lurus”, yang berarti fokus pada tujuan, meluruskan arah kerja, mengurangi penyimpangan, menjaga integritas, sinergi, kolaborasi, dan istiqomah dalam bekerja untuk mencapai visi Kabupaten Tanggamus 2025-2030: “Bersama Tanggamus Maju Menuju Indonesia Emas.”


Daftar Pejabat Tingkat Camat (Eselon III-a)


1. Rusdi, S.IP.

Sekretaris Kecamatan Kelumbayan → Camat Bulok


2. Zuliyadi, S.IP., M.M.

Kabid Perpustakaan → Camat Kota Agung Barat


3. Derius Putrawan, S.P., M.M.

Camat Kelumbayan → Camat Gunung Alip


4. Ali Imron, S.H., M.M.

Sekretaris Kecamatan Kota Agung Barat → Camat Kelumbayan


5. Jhoni Irzal, S.Sos.

Analis Protokol → Camat Talang Padang


6. Novrizal Mulkan, S.H., M.M.

Kabid Riset & Inovasi Bappeda → Inspektur Pembantu III Inspektorat Daerah


7. Joko Suprihatin, S.Kom., M.M.

Pengawas Ketenagakerjaan → Kabag Administrasi Pembangunan Setda


8. Herliyanto, S.T., M.M.

Pejabat Pengadaan Barang/Jasa → Kabag Pengadaan Barang/Jasa Setda


9. Faturrahman Wijaya, S.Kep.

Kasubbag Perencanaan Dinas PPPA → Sekretaris Dinas PPPA


10. Marhasan Samba, S.I.P.

Analis Kebijakan Dinas Pariwisata → Sekretaris Dinas Pariwisata


11. Drs. Sabar Maruliak Sitanggang

Kabid Layanan Kepemudaan → Sekretaris Dinas Perhubungan


12. Yadi Mulyadi, S.T., M.M.

Kepala Dinas Pendidikan → Sekretaris Dinas Perpustakaan


13. Drs. Suyanto, M.M.

Kepala Dinas Pariwisata → Sekretaris Badan Kesbangpol


14. Eka Angkasawan, S.T., M.T.

Peneliti Dinas PUPR → Sekretaris Dinas PUPR


15. Gofir Purwanto, S.E., M.M.

Kabid Pembinaan BKPSDM → Sekretaris Dinas Kominfo


Pejabat Eselon III-b


16. Akhmad Isnaini, S.E.

Sekretaris Dinas Perhubungan → Kepala Bidang Layanan Kepemudaan, Pemuda dan Olahraga


17. Adi Gunawan, S.E., M.M.

Sekretaris Dinas Pendidikan → Kepala Bidang Penataan & Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup


18. Winda Fidirani, S.Pd.

Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pendidikan → Kepala Bidang Pengembangan Kepariwisataan


19. Roziansyah, S.IP.

Analis Kebijakan Ahli Muda, Dinas PMD → Kabid Keuangan, Kekayaan & Produk Hukum Pekon


20. Mulyadi, S.T., M.M.

Kabid Sarana Prasarana Dinas Pendidikan → Kabid Sarpras Pendidikan & Kebudayaan


21. Helpin Rianda, S.E., M.M.

Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan → Sekretaris Kecamatan Semaka


22. Zainal, M.Pd.I.

Sekretaris Kecamatan Semaka → Sekretaris Kecamatan Kota Agung


23. Muhammad Ridwan, A.Pi.

Kabid Perikanan Tangkap → Kabid Perikanan Tangkap (Mutasi Ruang Lingkup)


24. Zuryati, S.E.

Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pariwisata → Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan & Kebudayaan


25. Syarif Hidayat Bangsawan, S.STP., M.Si.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Kota Agung → Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata


26. Maliidarni, S.Pd.Ing., M.M.

Kabid Pemasaran Pariwisata → Kabid Destinasi Pariwisata


27. Yusnida, S.E.

Adyatama Ekraf Ahli Muda → Kabid Perbendaharaan BPKAD


28. Zoldiamanto, S.IP.

Kabid PAUD → Sekretaris Kecamatan Kelumbayan


29. Muhammad Amin, S.H.

Camat Talang Padang → Kepala Bidang Perpustakaan


30. Mukti Antonny, S.Si., M.M.

Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Muda → Kabid Pembinaan & Pengelolaan Data BKPSDM


31. Ari Yudha, A.Z., S.T., M.T.

Sekretaris Dinas PUPR → Kabid Angkutan Darat & Laut Dinas Perhubungan.


Pejabat Eselon III-b (Lanjutan)


32. Weli Yantika, S.E., M.M.

Analis Keuangan BPKAD → Kabid Anggaran BPKAD


33. Andrean Nur Pratama, S.IP., M.M.

Peneliti Ahli Muda Bappeda → Kabid Barang Milik Daerah BPKAD


34. Ria Veranida, S.E., M.M.

Kabid Aset Daerah BPKAD → Kabid Penerimaan Pendapatan Daerah Bapenda


35. Mario Eka Baweus, S.P., M.M.

Kabid Akuntansi & Pelaporan BPKAD → Kabid Pelayanan & Penetapan Pajak Daerah Bapenda


36. Dr. Yoptta, S.E.I., M.M.

Kasubid Akuntansi Belanja BPKAD → Kabid Akuntansi & Pelaporan BPKAD


37. Dwi Nopiyanto, S.T.

Kabid Pengairan Dinas PUPR → Kabid Perencanaan Infrastruktur Bappeda


38. Zulia, S.Sos.

Kabid Destinasi Pariwisata → Sekretaris Kecamatan Kelumbayan Barat


39. Parisyam, S.E.

Sekretaris Dewan → Kabid Pemberdayaan Masyarakat & Kelembagaan Pekon Dinas PMD


40. Sujono, S.E.

Sekretaris Kecamatan Kelumbayan Barat → Camat Kota Agung Barat


41. Khufronsyah, S.E.

Kasi Penyelamatan & Sarpras Damkar → Kabid Rehabilitasi BPBD


42. Edi Nugroho, S.Kom.

Kabid Rehabilitasi BPBD → Kabid Tata Pemerintahan Pekon Dinas PMD


43. Afifah Asna Dewi, S.Si.

Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda → Kabid PAUD & DIKMAS Dinas Pendidikan


44. Rahmad Kurniawan, S.A.N., M.M.

Kasubid Koordinasi Anggaran BPKAD → Kasubid Opsen Pajak Bapenda


45. Dessi Mauliani, S.E., M.M.

Kasubid Penerimaan & Keteriban Pendapatan BPKAD → Kasubid Pengelolaan Pajak BPHTB Bapenda


46. Nursamsiah, S.E., M.M.

Kasubag Umum Dinas Pariwisata → Kasubag Umum & Kepegawaian Dinas Pariwisata


47. Rusdi, S.E.

Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar → Kasi Ketenteraman & Ketertiban Kec. Air Naningan


48. Madrizal, S.Pd – Kasi Kurikulum SMP → Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kec. Sumberrejo


49. Zainal Yulianto, S.E. – Kasi Pendidikan Anak Usia Dini → Kasi Trantib Kec. Kota Agung Timur.


ESELON IV-a & IV-b (NOMOR 50–75).


(Bagian yang min bilang sebelumnya belum masuk — sekarang sudah lengkap)


50. Iskandar, S.Ag., M.Pd.I

Kasie Pendidikan Masyarakat (DIKMAS) Dinas Pendidikan → Kasie PAUD & DIKMAS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


51. Muhlisin, S.E.

Kasie Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan → Kasie Sarpras SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


52. Deny Robiansyah, S.Sos

Kasubbag Perencanaan & Pelaporan Setda Perikanan → Kasubbag Perencanaan Setda Perikanan.


53. Netti Parida, S.E.

Kasubbag Umum & Kepegawaian BPKAD → Kasubbag Umum Dinas Perikanan.


54. Henri, S.IP

Kasubbag Kebijakan Belanja & Kas Daerah BPKAD → Kasubbag Pengelolaan Kas BPKAD.


55. Kemala Sari, S.Kom., M.M.

Kasubbag Pengelolaan Belanja Langsung BPKAD → Kasubbag Umum Dinas Perkebunan dan Peternakan.


56. Hafizun Zikri, S.E.

Kasubbag Umum Setda Perkebunan & Peternakan → Kasie Pembangunan Kecamatan Talang Padang.


57. Bambang Irawan, S.E., M.M.

Kasubbag Pemanfaatan & Monitoring Aset Daerah BPKAD → Kasubbag Pemanfaatan & Pengawasan Barang Milik Daerah BPKAD.


58. Erlina Permatasari, S.E.

Kasubbag Perencanaan & Evaluasi Kecamatan Bulok → Kasubbag Penatausahaan Barang Milik Daerah BPKAD.


59. Mas Eko Februanto, S.E.

Penelaah Teknis BPKAD → Kasubbag Belanja Daerah BPKAD.


60. Agus Ant Sopian, S.Kom.

Penelaah Teknis BPKAD → Kasubbag Akuntansi & Pelaporan BPKAD.


61. Ferdiansyah, S.E., M.M.

Kasubbag Akuntansi Pendapatan BPKAD → Kasubbag Penyusunan Anggaran BPKAD.


62. Joni Fariansyah, S.E., M.M.

Kasubbag Anggaran BPKAD → Kasubbag Koordinasi Anggaran BPKAD.


63. Fresly Bistok Simanjuntak, S.E.

Kasubbag Evaluasi Pendapatan BPKAD → Kasie Pembangunan Kecamatan Ulu Belu.


64. Eva Putrisia, S.H., M.M.

Kasubbag Penetapan Pajak BPKAD → Kasubbag Tata Usaha UPTD DPPPA.


65. Eliawati, S.E.

Kasubbag Pendataan Pendapatan BPKAD → Kasubbag Umum & Kepegawaian Sekretariat Baznas Tanggamus


66. Rio Iskandar, S.IP.

Lurah Kuripan → Kasie Pendapatan Kecamatan Air Naningan.


67. M. Rizki, S.E.

Penelaah Teknis Dinas Kominfo → Lurah Kuripan Kecamatan Kota Agung.


68. Nuriyanto, S.E.

Perencana Ahli Muda Dinas PUPR → Kasie Pemerintahan Kecamatan Kelumbayan Barat.


69. Febriyanto, S.T.

Kasubbag Tata Usaha UPT Pengairan Bulok Dinas PUPR → Kepala UPTD Pengairan Bulok.


70. Irwan Sugianto, S.E.

Penelaah Teknis Dinas PUPR → Kepala UPTD Pengairan Talang Padang.


71. Christina Dian Kurniawati, S.E.

Kasubbag Umum & Kerjasama Sekretariat KORPRI → Kepala UPTD Pertanian Tanaman Pangan & Hortikultura Gisting.


72. Andi Susanto, S.Kom.

Kasie Sarpras SMP Disdik → Kasubbag Tata Usaha UPTD Pertanian Wonosobo.


73. Handayani, S.E.

Kasubbag Olahraga & Seni Budaya Setda KORPRI → Kepala Seksi Pengembangan Benih Tanaman Hortikultura.


74. Rexila Febta Diana, S.I.P.

Kasubbag Bantuan Hukum & Sosial Setda KORPRI → Kasubbag TU UPTD Tanaman Perkebunan.


75. Fitriya Jafreni, S.E.

Kasie Ketenagaan Pendidikan Anak Usia Dini Disdik → Kasubbag Perencanaan & Evaluasi UPTD Pertanian Sumberjo.

Kapolsek Kota Agung Takziah Ke Rumah Duka Warga Diduga Terpleset Saat Bekerja Di Kebun Pekon Kedamaian

 


Tanggamus, (GM) -- Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni, S.H., M.H. bersama Kanit Reskrim Ipda Agung Irawan dan anggota Polsek Kota Agung melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Hardani bin M Hatta Baki di Pekon Kedamaian, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Kamis (25/11/2025). 


Kehadiran jajaran kepolisian tersebut sebagai bentuk empati, kepedulian, serta dukungan moril kepada keluarga korban yang tengah berduka.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kota Agung menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum serta mengajak keluarga untuk tetap tabah dan ikhlas menerima musibah yang terjadi.


Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya almarhum Hardani bin M Hatta Baki. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.



“Kami atas nama keluarga besar Polsek Kota Agung turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta keikhlasan,” kata Kapolsek, Jumat 26 Desember 2025.


Kapolsek menjelaskan, sebelumnya, pihaknya telah melakukannpenanganan tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat di sebuah kebun jagung yang beralamat di Dusun Pasir Muncang, Pekon Kedamaian, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.


Korban, Hardani (61), seorang petani, ditemukan meninggal dunia di kebunnya pada Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa bermula saat istri korban menyadari korban belum pulang ke rumah hingga menjelang waktu magrib. 


Warga kemudian melakukan pencarian dan salah satu saksi, FK (13) menemukan korban berada di bawah jurang dalam kondisi sudah meninggal dunia. 


Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap, kaki tertimpa batu besar, masih menggendong tangki semprot, serta membawa sebilah golok yang masih berada di dalam sarung di pinggangnya. 


"Korban diduga terperosok dan jatuh ke tebing saat sedang menyemprot tanaman di kebunnya," jelasnya.


Warga setempat selanjutnya mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke rumah duka, Polsek Kota Agung bersama Tim Inafis Polres Tanggamus, melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah di RSUD Batin Mangunang, serta melakukan wawancara terhadap saksi-saksi dan keluarga korban.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas, menolak dilakukan autopsi, dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Polres Tanggamus Umumkan Jadwal Pelayanan Selama Libur Natal 2025 Dan Tahun Baru 2026

 


Tanggamus, (GM) -- Polres Tanggamus secara resmi mengumumkan penyesuaian jadwal pelayanan publik selama libur nasional dan cuti bersama Natal 2025 serta Tahun Baru 2026. Penyesuaian ini mencakup pelayanan Samsat, Satpam SIM dan SKCK.


Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Rudi Khisbiyantoro, S.Pd., M.H., untuk pelayanan Samsat dan Satpas SIM, Polres Tanggamus menyampaikan bahwa layanan tidak beroperasi pada tanggal 25 dan 26 Desember 2025, serta 1 Januari 2026. 


Sementara itu, pelayanan akan kembali dibuka pada 27 Desember 2025, 29, 30 dan 31 Januari 2025 dan 2 Januari 2026. Untuk masyarakat tidak perlu khawatir terkait denda administrasi. 


Bagi wajib pajak kendaraan bermotor yang masa berlaku atau jatuh tempo PKB dan BBN-KB bertepatan pada tanggal libur tersebut, pembayaran dapat dilakukan pada 27 dan 29 Desember 2025 tanpa dikenakan denda atau sanksi. Sementara untuk tanggal 1 Januari 2026 pembayaran dapat dilakukan pada 2 Januari 2026.



"Bagi pemohon SIM yang masa berlakunya habis di tanggal 25 - 26 Desember 2025. Maka akan diproses pada tanggal 27 Desember 2025," jelasnya.


Sementara itu, menurut Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu Primadona Laila, S.H., untuk pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Polres Tanggamus menetapkan jadwal libur pada 25, 26, dan 27 Desember 2025, serta 1 Januari 2026. 


Adapun jadwal pelayanan SKCK dibuka kembali pada 29, 30 dan 31 Desember 2025 serta 2 Januari 2026. Namun khusus tanggal 31 Desember 2025 dilaksanakan setengah hari kerja.


"Namun meski masa libur, seluruh layanan digital permohonan SKCK tetap dapat diakses seperti biasa. Hanya pengambilan fisiknya pada tanggal buka layanan tersebut," kata Iptu Primadona Laila.


Kasi Humas berharap, melalui pengumuman ini, diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan waktu pengurusan administrasi.


"Kami imbau masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia dan memahami waktu libur pelayanan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," tandasnya.

Lantik 7 Pejabat Eselon ll, Parosil Mabsus : Jangan Terjebak Zona Nyaman, Tanggung Jawab Pejabat Kini Lebih Berat

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa pelantikan tujuh pejabat eselon IIB merupakan momentum penting untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Parosil saat memberikan sambutan di Lobi Kantor Bupati Lampung Barat, Rabu (24/12/2025).


Parosil mengajak seluruh jajaran bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Barat.


Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi penantian panjang mengingat sejumlah jabatan di tujuh perangkat daerah cukup lama diisi oleh pelaksana tugas. Kondisi itu terjadi karena proses pengisian jabatan harus melalui tahapan yang panjang dan sesuai ketentuan perundang-undangan.


Ia menjelaskan bahwa para pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme seleksi terbuka yang diikuti oleh sejumlah calon dengan minat dan kompetensi untuk mengisi jabatan strategis tersebut. Proses tersebut dilakukan secara objektif dan transparan.



“Pada hari ini, bapak dan ibu telah diberikan kepercayaan oleh Bupati untuk menempati jabatan yang selama ini kosong. Kepercayaan ini tentu bukan hal yang ringan,” ujar Parosil saat menyampaikan arahan.


Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban memiliki kewenangan yang lebih luas sekaligus tanggung jawab yang lebih besar juga mampu mengemban amanah dengan penuh integritas dan dedikasi.


Parosil juga mengingatkan pentingnya keselarasan visi antara pejabat yang dilantik dengan pimpinan daerah. Ia meyakini para pejabat mampu menerjemahkan harapan dan arah kebijakan pimpinan ke dalam kinerja nyata di masing-masing perangkat daerah.


Menurut Parosil, tantangan ke depan tidaklah sederhana. Berbagai persoalan bersifat multidimensi harus segera ditangani dengan kerja keras, kolaborasi, dan langkah-langkah yang terukur.


Ia menegaskan agar para pejabat tidak terjebak pada pola kerja zona nyaman. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan aparatur yang berani keluar dari situasi sulit melalui kreativitas dan inovasi.


Parosil mengakui bahwa kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan serius. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melemahkan kinerja pemerintahan.“Dibutuhkan keberanian, ketegasan, kecepatan, serta keikhlasan dalam menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa permasalahan pembangunan tidak hanya menyangkut kepentingan daerah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung agenda nasional. 


Parosil menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik harus siap mengorbankan tenaga, pikiran, waktu, bahkan kepentingan pribadi dan keluarga demi kepentingan masyarakat Lampung Barat.


Menurutnya, komitmen tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta mewujudkan visi dan misi kepala daerah. Parosil berharap para pejabat eselon IIB yang baru dilantik dapat langsung bekerja secara efektif, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.


Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk menjaga soliditas dan profesionalisme demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Lampung Barat. Tutupnya


Berikut nama-nama pejabat yang dilantik  :

1. INDRA GUNAWAN, S.HUT., M.P. sebagai INSPEKTUR

2. ALIYURDIN, S.Sos., M.H. sebagai Kepala Dinas Sosial

3. MIA MIRANDA, ST. sebagai Kepala Dinas PUPR

4. WAHYUDI HERU ISKANDAR, S.Sos, M.I.P sebagai Kepala Dinas Perhubungan

5. Ir. ROBERT PUTRA, S.ST, M.T. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP

6. TATI SULASTRI, S.Sos, M.M. sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 

7. SUMADI, S.IP., M.M. sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

Apel dan Patroli Gabungan, Kodim 0422/Lampung Barat Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Aman

 


Lampung Barat, (GM) -- Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kodim 0422/Lampung Barat melaksanakan Apel Gabungan dan Patroli Gabungan bersama unsur terkait, Senin malam (22/12/2025).


Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dengan total kekuatan sebanyak 60 personel. Rinciannya terdiri dari 30 personel Kodim 0422/Lampung Barat, 10 personel Polres Lampung Barat, 10 personel Satpol PP Lampung Barat, serta 10 personel Dinas Perhubungan Lampung Barat.



Usai pelaksanaan apel gabungan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital di wilayah Lampung Barat. Adapun rute patroli meliputi Gereja GPDI Kelurahan Way Mengaku, seputaran Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, kawasan wisata Kebun Raya Liwa, Taman Kota Liwa, hingga Bundaran Tugu Liwa.


Dandim 0422/Lampung Barat yang diwakili Pasi Ops Kapten Inf Bekti menyampaikan bahwa kegiatan apel dan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.


“Kegiatan apel dan patroli gabungan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Melalui patroli ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Barat,” ujar Kapten Inf Bekti.

Ketua Satgas Jalan Lurus Desak Dinsos Tanggamus Usut Tuntas Penggelapan Dana BPNT

 


Tanggamus, (GM) -- Viralnya pemberitaan terkait dugaan penggelapan Dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) selama 2 tahun, Ketua Satgas Jalan Lurus angkat bicara pada Senin, (22/12/25). 


Masalah penggelapan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut harus di usut tuntas karena ini sudah menyangkut hak orang miskin 


Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus Dan memang dalam data bahwa salah satu warga Pekon/Desa Banjarnegoro adalah terdaftar dalam sistem sebagai Keluarga Penerima Mampaat KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tetapi dana miliknya telah diambil pihak lain



"Saat kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus ditemukan bahwa memang ada data atas nama warga Pekon/Desa Banjarnegoro sesuai yang dimaksud namun dananya telah dicairkan oleh pihak lain,"Ujar Herwan Rojali. 


Herwan Menambahkan,kami minta kepada Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus agar masalah ini di usut tuntas karena ini menyangkut orang miskin 


Dan juga Program Presiden Prabowo Subianto dan juga Bupati Tanggamus Drs Hoh Salrh Asnawi,MA,MH  untuk membantu perekonomian keluarga prasejahtera,"kami tegaskan pihak Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus harus turun dan diusut sampai tuntas bila perlu libatkan APH,"pungkas Herwan


Sebelumnya, ramai dilangsir berbagai Media Online bahwa  selama 2 tahun Warga Pekon/Desa Banjarnegoro Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus tercatat sebagai Keluarga Penerima Mampaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 


Namun selama 2 tahun terakhir ini"yaitu dari tahun 2024 dan 2025 dirinya tidak pernah merasa menerima atau mencairkan Dana bantuan Sosial akan tetapi dalam jejak digital ada transaksi penarikan Dana

Resmikan Gedung IGD Rumah Sakit Alimudin Umar : Parosil Mabsus Minta Petugas Layani Pasien Dan Mesuport

 


Lampung Barat, (GM) -- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meresmikan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daerah (RSD) Alimuddin Umar. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan keliling melakukan pengecekan ruangan dan perlengkapan, Senin (22/12/2025). 


Bupati Lampung Barat meminta agar petugas dalam melakukan pelayanan memberikan pelayanan dengan ramah, senyum, ikhlas sesuai dengan sumpah profesi yang mereka emban.


"Pokoknya seperti apapun keadaan dan kondisi kita, wajib senyum dalam memberikan pelayanan kepada pasien," pinta Parosil Mabsus. 



Menurut Parosil Mabsus, selain ruangan dan peralatan yang memadai, pelayanan yang ramah tidak kalah pentingnya terhadap percepatan kesehatan masyarakat. 


"Kadang-kadang orang itu bisa sembuh, sehat karena cuma modal kita senyum dan memberikan sepirit serta motivasi penyemangat, menyejukkan, sakitnya bisa sembuh," ungkap Parosil Mabsus. 


"Karena seorang dokter ini jika memberikan vonis bisa membuat justru beban, namun jika memberikan sebuah harapan hidup, meyakinkan bahwa penyakit itu tidak ada yang bisa disembuhkan, pasien pasti mempunyai semangat kuat untuk sembuh," sambungnya. 


Usai meresmikan ruangan IGD, Bupati Lampung Barat keliling ruangan untuk melakukan peninjauan terhadap pasien-pasien. 


Dalam kunjungannya, Parosil Mabsus menanyakan langsung terhadap pelayanan dan keluhan dari pada pasien-pasien. Hal itu untuk memastikan pelayanan prima kepada pasien.

Tim Gabungan Polres Pesisir Barat Lakukan Pencarian Seorang Anak Tenggelam Di Pantai Sayar

 


Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat melakukan upaya pencarian terhadap seorang anak yang diduga tenggelam di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (20/12/2025).


Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Sat Samapta Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Utara, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, bersama TNI dan BPBD Pesisir Barat. 


Korban diketahui bernama Zepi Ardiansyah (7), warga Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.


Kejadian bermula pada Sabtu, 20 Desember 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, saat Maryadi ayah kandung korban, mencari anaknya yang belum pulang ke rumah. Setelah melakukan pencarian dan bertanya kepada masyarakat sekitar, diketahui bahwa korban sebelumnya bermain bersama temannya bernama Gio Vandra Rafisky Arsen(8).



Sekitar pukul 17.00 WIB, ayah korban menemui Gio Vandra Rafisky Arsen. Dari keterangan saksi, pada pukul 13.00 WIB saksi dan korban bermain di Pantai Sayar. Saksi melihat korban terseret ombak dan tenggelam. Namun karena merasa takut, saksi tidak langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.


Setelah ditanya oleh ayah korban, saksi akhirnya menceritakan bahwa dirinya bersama korban bermain di Pantai Sayar dan menyaksikan korban terseret ombak hingga tenggelam.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan Polres Pesisir Barat  bersama unsur terkait, segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir area pantai dan perairan.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps. Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mengerahkan personel gabungan bersama unsur terkait, untuk melakukan pencarian korban tenggelam tersebut.


“Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait telah melakukan upaya pencarian secara maksimal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai,” ujar Ipda Ahiruddin Putra.


Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian dan sekitarnya.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Kapolres Pesisir Barat Cek Pos Pam Tanjung Setia dan Pos Yan Krui dalam Rangka Ops Lilin Krakatau 2025



Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Tanjung Setia dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Krui dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2025, pada Sabtu, (20/12/2025).


Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan di Pos Pengamanan Tanjung Setia yang berada di Kecamatan Pesisir Selatan dan Pos Pelayanan Krui di Kecamatan Pesisir Tengah. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh pejabat utama Polres Pesisir Barat. Kapolres meninjau langsung kesiapan personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, sekaligus mengecek kelengkapan administrasi, peralatan, serta pelayanan kepada masyarakat.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., mengatakan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel melaksanakan tugas dengan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.


“Operasi Lilin Krakatau 2025 merupakan operasi kemanusiaan, sehingga saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, dan selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Bestiana.


Ia juga menambahkan agar personel tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjalin sinergi yang baik dengan seluruh pihak terkait demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pesisir Barat selama pelaksanaan operasi.


Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025 di wilayah hukum Polres Pesisir Barat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.


(Humas Polres Pesisir Barat)

4.021 Personel Dikerahkan Amankan Nataru 2025/2026 Di Lampung


Tanggamus, (GM) -- Sebanyak 4.021 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di seluruh wilayah Provinsi Lampung Jumat, (19/12/2025).


Ribuan personel tersebut akan disiagakan di ratusan titik pengamanan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.


Dalam amanat Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf yang dibacakan Wakapolda Brigjen Pol Sumarto dalam apel kesiapan Nataru, ribuan personel itu terdiri dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait yang dilibatkan dalam Operasi Pengamanan.


“Total personel yang kami kerahkan sebanyak 4.021 orang. Mereka berasal dari Polda Lampung, Polres jajaran, serta instansi terkait yang bersama-sama bersinergi menjaga keamanan selama Natal dan Tahun Baru,” ujarnya. 



Dari jumlah tersebut, 254 personel berasal dari Polda Lampung, 1.914 personel dari Polres dan Polresta jajaran, serta 1.853 personel dari instansi terkait.


Instansi pendukung yang terlibat antara lain TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Basarnas, BPBD, Damkar, Pramuka, ASDP Pelabuhan, Senkom, PMI, hingga Jasa Raharja.


Wakapolda menjelaskan, pengamanan difokuskan pada 1.603 objek vital yang tersebar di seluruh Lampung.


Objek tersebut meliputi 1.068 gereja, 276 objek wisata, 82 lokasi perayaan Tahun Baru, 138 pusat perbelanjaan, serta sarana transportasi seperti pelabuhan, bandara, stasiun KAI, dan terminal.


“Pengamanan gereja menjadi prioritas utama saat perayaan Natal, sementara objek wisata dan pusat keramaian menjadi fokus saat libur panjang dan malam pergantian tahun,” kata dia.


Untuk mendukung pengamanan, Polda Lampung juga mendirikan 70 pos, terdiri dari 42 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 2 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat, pengaturan lalu lintas, serta pengendalian dan koordinasi informasi di lapangan.


Selain personel, kesiapan sarana dan prasarana juga menjadi perhatian. Polda Lampung menyiapkan ratusan kendaraan patroli roda dua dan roda empat, kapal patroli, helikopter, ambulans, perahu karet, hingga ribuan perangkat komunikasi dan ratusan unit CCTV untuk memantau situasi secara real time.


“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta mematuhi aturan lalu lintas selama libur Nataru. Sinergi semua pihak sangat penting demi terciptanya perayaan yang aman dan nyaman,” tutupnya.


Operasi pengamanan Nataru ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Lampung dalam menjalankan ibadah Natal dan merayakan pergantian tahun.

Wasit Tidak Netral Curang Penggiat Sepakbola Protes Tanding Ulang Atau Stop Turnament Sepakbola Sumberejo

 


Tanggamus, (GM) -- Pertandingan sepakbola antara Persatuan Sepakbola (PS) Angon Saka Gunung Alip versus PS Sumberejo dinilai penggiat olahraga sepakbola Tanggamus tidak mengedepankan sportifitas, netralitas dan profesionalitas Kamis, (18/12/2025).


Pasalnya wasit yang di pasang oleh panitia dalam pertandingan tersebut adalah wasit dari Sumberejo sendiri, yang tidak lain adalah tuan rumah dan penyelenggara turnament sepakbola Bupati Cup se Tanggamus tahun 2025.


Menurut Penggiat Olahraga Sepakbola Tanggamus Raden Anwar yang juga sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Tanggamus padahal sesuai kesepakatan antara manager tim kesebelasan. Wasit dalam pertandingan antara Persatuan Sepakbola Angon Saka Gunung Alif versus PS Sumberejo wasitnya akan diambil dari Kabupaten Pringsewu. Hal ini untuk mengantisipasi nilai sportifitas dan netralitas terjaga dan dapat dipertanggung jawabkan hasil pertadingan nantinya.



"Padahal sudah ada kesepakatan dengan panitia turnament sepakbola tersebut untuk mengambil wasit pertandingan dari Pringsewu agar terjamin netralitasnya. Tapi panitia ternyata melanggar kesepakatan dan masih mengambil wasit dari Sumberejo sendiri, sehingga kami lihat sendiri tidak ada netralitasnya," kata Raden Anwar. 


Raden Anwar menerangkan, dalam pertandingan tersebut secara kasat mata terlihat jelas ketimpangan dalam penilaian wasit menentukan pelanggaran, ada keberpihakan wasit terhadap kesebelasan tuan rumah. Beberapa kali terjadi pelanggaran fatal dari kesebelasan tuan rumah tidak diberikan sangsi kartu oleh wasit. Bahkan pelanggaran berat tuan runah seperti handbaal tidak dikenakan sangsi kartu sesuai pelanggaran.


"Intinya kami protes keras atas ketidak netralan wasit tersebut, dia sudah melanggar kode etik sebagai wasit yang seharusnya menjunjung tinggi sportifitas dan netralitas di dalam memimpin pertandingan. Kami minta pertandingan ulang ataupun stop dahulu turnamen tersebut sampai ada keputusan dari panitia," terang Raden.


Raden Anwar menambahkan, akibat ketidak netralan dan tidak profesionalnya wasit memimpin pertandingan, berakibat timbulnya kerusuhan penonton, sehingga mencoreng nama olahraga sepakbola yang sangat diminati anak anak muda ini.


"Yang diharapkan dalam turnament Bupati Cup Sumberejo ini kan untuk menjaring bakat talenta muda sebagai atlit sepakbola Tanggamus yang akan dibina oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau PSSI kedepan. Seharusnya panitia memberikan contoh yang baik yang mengedepankan sportifitas dan netralitas.

Gunakan Jembatan Sling Baja Brimob Polda Aceh Bantu Salurkan Bantuan Logistik Untuk Masyarakat



Tanggamus, (GM) -- Personel SAR Satuan Brimob Polda Aceh membantu menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana di Desa Kubu, Bireuen, dengan menggunakan jembatan Sling Baja.


Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya, Senin, 15 Desember 2025, menyebutkan, bantuan yang disalurkan melalui jembatan Sling Baja  berupa  bahan makanan dan selimut.


Bahan makan yang disalurkan antara lain 20 kantong pakaian, beras 50 kg sebanyak 30 karung, 10 papan telur dan 50 dus mie instan. Sedangkan bantuan selimut berjumlah 2 karung, ujar Kabid Humas 


Kabid Humas berharap dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat di daerah terdampak di Desa Kubu dapat terbantu dan dapat merasakan langsung manfaat dari bantuan tersebut tutup Kabid Humas.

Belum 24 Jam : Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Pasutri Lansia Di Tanggamus



Tanggamus, (GM) -- Kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, akhirnya terungkap. Polisi menangkap dua orang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa sadis tersebut.


Korban diketahui berinisial RH (54) dan SK (50). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, pada Sabtu (13/12/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB.


Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia mengatakan, tim Satreskrim Polres Tanggamus berhasil menangkap dua pelaku pada Minggu (14/12/2025).



"Alhamdulillah kasus ini sudah terungkap dan dua pelaku telah berhasil diamankan oleh tim Satreskrim Polres Tanggamus," kata Kombes Yuni, Minggu (14/12/2025).


Dua pelaku tersebut masing-masing berinisial AA (34) dan AJ (30). Keduanya merupakan warga Dusun Way Pering, Pekon Way Pering, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dan diketahui merupakan tetangga korban.


Menurut Yuni, kedua pelaku juga merupakan teman dari anak korban. Kedekatan itulah yang membuat pelaku mengenal kondisi rumah korban.


"Korban memiliki satu orang anak laki-laki. Para pelaku ini merupakan teman-teman dari anak korban dan juga bertetangga dengan korban," jelasnya.


Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis golok yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. 


Kini keduanya telah dilakukan penahanan di  Mapolres Tanggamus. Penyidik juga masih menggali keterangan keduanya untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut.

Kabupaten Tanggamus, Digemparkan Oleh Peristiwa Pembunuhan Keji Yang Merenggut Nyawa Sepasang Suami Istri



Tanggamus, (GM) -- Warga Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, digemparkan oleh peristiwa pembunuhan keji yang merenggut nyawa sepasang suami istri, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (13 - 14 Desember 2025). 


Korban diketahui bernama Rohimi dan istrinya Suryanti. Keduanya ditemukan tewas di dalam rumah sekitar pukul 23.30 WIB, dalam kondisi mengenaskan tergelatak bersimbah darah saling berdampingan satu posisi tengkurap, istrinya terlentang menggunakan sarung.


Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan, korban perempuan diduga lebih dulu menjadi sasaran, sementara sang suami ditemukan dengan luka berat di bagian kepala. “Menurut cerita kakaknya, yang perempuan lebih dulu dibunuh. Kalau suaminya, di kepalanya ada bekas luka bacok yang parah,” ujar seorang warga, Minggu (14/12/2025) pagi.


Tragedi ini pertama kali terungkap ketika anak korban pulang dari bermain dan mendapati rumah dalam kondisi gelap tanpa penerangan.  Anak tersebut melihat kedua orang tuanya sudah tergeletak bersimbah darah. 


Kejadian itu sontak membuatnya menjerit histeris dan memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan. “Anaknya teriak minta tolong setelah melihat kedua orang tuanya sudah terkapar,” lanjut warga tersebut.


Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga Minggu pagi ini, aparat kepolisian masih berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. 


Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait motif maupun identitas pelaku. Kasus ini, kini dalam penanganan intensif aparat, sementara warga Way Pring masih diliputi rasa duka dan ketakutan atas peristiwa yang mengoyak ketenangan desa tersebut.

Polres Tanggamus Kawal Distribusi Bahan Pokok Pasar Murah Artha Graha Peduli Di Pekon 3T Pematang Sawa

 


Tanggamus, (GM) -- Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanggamus bersama Polsek Pematang Sawa mengawal distribusi bahan pokok dalam kegiatan pasar murah “Artha Graha Peduli” di Pekon 3 T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) wilayah Kecamatan Pematang Sawa.

 

Kasat Polairud Polres Tanggamus, Iptu Fridy Romadhana P.R., S.Sos., menjelaskan bahwa pengawalan paket bahan pokok dilakukan selama empat hari di Pekon Martanda, Tampang Tua dan Tampang Muda. 


Pengawalan dimulai Selasa (9/12/2025) malam dan paket bahan pokok tiba di wilayah tujuan Rabu (10/12/2025) pagi, disusul pembagian kupon mulai siang hari. 


Kegiatan itu sekaligus memastikan masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan aman dan tertib.



Pasar murah kemudian resmi dibuka sejak Kamis (11/12/2025) dengan bahan pokok dijual dengan harga terjangkau. 


"Setiap paket berisi beras 3 kg, minyak 1 liter, gula 2 kg, dan Indomie 5 bungkus, dijual Rp60 ribu," kata Iptu Fridy mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat 12 Desember 2025.


Lanjutnya, dari total 1.036 paket bahan pokok dan 450 paket telah terdistribusi hingga kemarin sore.


"Pelaksanaan pasar murah dilanjutkan hari ini untuk masyarakat pekon sekitar," tandasnya.


Seorang warga Pekon Martanda, Siti Aminah, mengaku bersyukur atas adanya pasar murah tersebut.


“Terima kasih, kami bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga murah dan masyarakat juga tertib," ucapnya.

Bawa Sabu Dan Ganja Dua Orang Pria Berhasil Diamankan Satreskrim Polsek Begkunat



Pesisir Barat, (GM) -- Unit reskrim polsek Bengkunat berhasil mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja di pekon tanjung rejo Kec. bengkunat Kab. Pesisir Barat pada kamis, (11/12/2025). 


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yaitu sdr (ES) 47 thn warga desa kalirejo kab. Lampung tengah dan sdr (IR) 41 thn warga desa kubu liku jaya kec. Batu ketulis Kab. Lampung barat. 


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K,.M.M., melalui Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan Djunaidi,S.Psi.,M.M. Menjelaskan “kami telah mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja,” Ucapnya. 


“Awalnya petugas sedang melakukan patroli hunting yang di pimpin oleh KANIT RESKRIM IPDA JEFRIYANSA,S.H. di jalan lintas barat Sumatra lalu unit reskrim Polsek Bengkunat bergeser ke arah Jembatan Way Pintau yang masih dalam perbaikan, kemudian sesampainya di jembatan tersebut Tim melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan kendaran R2  Merk Scopy tanpa Nopol dan kelengkapan lainya, kemudian unit reskrim Polsek Bengkunat  memberhentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan badan seorang laki tersebut. 



Saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu dan Ganja yang berada di dalam tas selempang berwarna hitam,"Ujarnya.


Kemudian setelah di lakukan pengembangan lebih lanjut unit reskrim polsek bengkunat bersama sat narkoba polres pesisir barat berhasil mengamankan sdr IR yang berada di pasar minggu yang di duga telah memesan barang terlarang tersebut. 


“Dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain tas slempang berwarna hitam yang berisikan 2 (dua) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,43 gr,1 unit HP bermerk VIVO , 1 buah plastik berisikan vapir merk ROYO 1 buah plastik yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat kotor 6,77 gr 1 unit motor honda scopy, 1 unit motor honda blade. 


Atas perbuatan tersebut pelaku di jerat pasal 114 jo pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 


Ke kedua terduga tersebut kini diserahkan ke sat narkoba polres pesisir barat guna dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,"Tegas Kapolsek.

Polsek Sumberejo Kawal Pemakaman Novia Nurwana Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta

 


Tanggamus, (GM) -- Suasana duka menyelimuti Pekon Margoyoso, Kecamatan Sumberejo, saat jenazah Novia Nurwana (28), korban kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat, tiba di rumah duka pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 10.15 WIB. 


Kedatangan peti jenazah disambut isak keluarga, kerabat, dan warga yang memenuhi halaman rumah orang tua almarhumah. 


Novia, yang tengah hamil tujuh bulan dan menanti kelahiran anak pertamanya pada Januari mendatang, merupakan satu dari tiga korban meninggal yang telah teridentifikasi RS Polri Kramat Jati.


Almarhumah dikenal sebagai sosok berprestasi. Ia merupakan alumni Teknik Kimia Universitas Lampung angkatan 2015 dan pernah mengajar di SMAN 1 Sumberejo sebelum bekerja di Terra Drone, Jakarta. 


Jenazah diantar menggunakan ambulans RS Bhayangkara dari Jakarta, usai disholatkan di rumah duka, jenazah almarhum angsung dibawa ke TPU Pekon Margoyoso untuk dimakamkan. 


Proses pemakaman dihadiri keluarga, warga setempat, serta jajaran Polsek Sumberejo yang melakukan pendampingan penuh terhadap keluarga korban.


Kapolsek Sumberejo, Iptu Zulkarnaen, mengatakan pihaknya melakukan pendampingan sejak jenazah tiba hingga pemakaman selesai. 



“Korban merupakan warga Pekon Margoyoso atas nama Novia Nurwana binti Darni Iskandar. Jenazah tiba sekitar pukul 10.15 WIB dan dimakamkan di TPU Margoyoso sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Iptu Zulkarnaen mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Ia menegaskan pengamanan dilakukan oleh tiga personel Polsek Sumberejo, dan pihaknya tetap mendampingi keluarga pascapemakaman. 


“Setelah pemakaman kami juga tetap mendampingi keluarga,” ujarnya.


Kesempatan itu, Kapolsek juga menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhumah.


“Kami dari Polres Tanggamus menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.


Sementara itu, Ilham, suami almarhumah, mengaku terakhir bertemu istrinya saat mengantarnya bekerja pada Selasa pagi, 9 Desember 2025. 


“Setelah mengantar ke Terra Drone, saya juga berangkat kerja,” tuturnya. 


Ia mengatakan tidak melihat adanya tanda-tanda aneh sebelum musibah kebakaran terjadi. “Enggak ada tanda-tanda apa pun, semuanya berjalan seperti biasa saja,” katanya. 


Ilham membenarkan bahwa sang istri tengah hamil tujuh bulan. “Kami belum punya anak, istri saya sedang hamil anak pertama ini,” tutupnya.

Batu Brak Untuk Lampung : Pekon Balak Menjadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Dan Warisan Budaya



Lampung Barat, (GM) -- Pekon Balak di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya dalam program unggulan Gubernur Lampung Rabu, (10/12/25).


Penetapan ini menempatkan Pekon Balak sebagai representasi kearifan lokal dan pintu gerbang budaya Lampung Barat, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata berbasis tradisi.


Penetapan tersebut mengemuka dalam kegiatan Audiensi dengan Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka Kunjungan Desa Budaya. 


Rombongan tenaga pendamping gubernur diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi pusat Desa Wisata Budaya.


Hadir dalam rombongan, Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Provinsi Lampung Ir. Ansori Dzausal, MT., serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan Rahmat Satori, didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung Barat.


Ir. Ansori Dzausal menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program Gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.



“Program Pak Gubernur mendorong desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak termasuk salah satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” ujar Ansori.


Ia menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.


“Festival sehari dua hari itu biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat wisatawan. Pada akhirnya, wisata itu harus bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada kenangan yang membuat orang ingin kembali,” lanjutnya.


Ansori juga menekankan bahwa Pekon Balak dipilih karena posisi strategisnya sebagai “pintu gerbang keluar masuknya budaya Lampung Barat”, sehingga dinilai pantas menjadi pusat pengembangan budaya daerah.


Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami berterima kasih karena Lampung Barat, khususnya Pekon Balak, terpilih sebagai pusat wisata cagar budaya. Kami berharap pendampingan dari tim gubernur mampu menguatkan kembali budaya Batu Brak dan membuktikan bahwa Pekon Balak siap menjadi wajah budaya Lampung Barat,” ucapnya.


Wabup juga menyampaikan kondisi pembangunan Gedung Pakuon, rumah adat yang sejak 10 tahun terakhir terhenti pembangunannya.


“Gedung Pakuon sudah diatap, tapi 10 tahun ini mandek karena keterbatasan anggaran. Kami mohon bantuan Pak Gubernur agar pembangunan ini dapat dituntaskan, mengingat lokasi ini direncanakan menjadi pusat wisata budaya Pekon Balak,” tambahnya.


Penunjukan Pekon Balak sebagai Desa Wisata Budaya membawa harapan besar bagi masyarakat adat dan pelaku wisata di Lampung Barat.


Selain menjaga tradisi, program ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru, mulai dari kerajinan lokal, kuliner, hingga agenda budaya yang berkelanjutan sepanjang tahun.


Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, serta kesiapan masyarakat adat Batu Brak, Pekon Balak diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memberi kesejahteraan bagi warganya.