Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pesisir=Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pesisir=Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Penerimaan Anggota Polri T.A. 2026 Polres Pesisir Barat Gelar Sosialisasi Di SMAN 1 Pesisir Tengah

 


Pesisir Barat, (gerakmedia.com) -- Dalam rangka memberikan pemahaman terkait proses rekrutmen anggota Polri, Polres Pesisir Barat melaksanakan sosialisasi Penerimaan Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah pada Rabu, (4/2/2026).


Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa-siswi terutama kelas XII. Dalam kesempatan itu, disampaikan informasi terkait jalur penerimaan anggota Polri, mulai dari Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama Polri.


Selain menjelaskan tahapan seleksi, petugas juga menekankan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis serta tidak dipungut biaya. 



Hal ini bertujuan untuk menghilangkan stigma negatif dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya para pelajar, agar tidak ragu mengikuti seleksi.


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Kabag SDM AKP Edward Panjaitan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki integritas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,"Ujarnya.


“Kami berharap akan ada bhayangkara muda terutama yang berasal dari pesisir barat, saya ucapkan terima kasih sebelumnya kepada para guru dan siswa/ i yang sangat antusias dalam pelaksanaan sosialisasi ini,” ucapnya. 


Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa-siswi SMAN 1 Pesisir Tengah dapat mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi akademik, fisik, maupun mental, apabila berminat untuk bergabung menjadi anggota Polri pada Tahun Anggaran 2026 mendatang,"Pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polres Pesisir Barat Kembali Melakukan Penanaman Jagung

 


Pesisir Barat, (gerakmedia.com) -- Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Polres Pesisir Barat kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung. Pada Rabu, (28/1/2026).


Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Penanaman jagung tersebut dilaksanakan di lahan yang telah disiapkan seluas kurang lebih 4 hektar tepatnya di wilayah pemangku sukarame pekon way jambu kec. Pesisir Selatan diikuti oleh jajaran personel Polres Pesisir Barat bersama pihak terkait. 


Selain sebagai upaya pemanfaatan lahan produktif, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengembangkan sektor pertanian.


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Kabag SDM AKP Edward Panjaitan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang bertujuan mendukung ketersediaan pangan serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung swasembada pangan serta menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal,” ujarnya.


Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Satres Narkoba Polres Pesisir Barat Berhasil Ungkap Kasus Sabu



Pesisir Barat, (GM) -- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu sekira pukul 16.30 Wib di Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Kamis (8/1/2026), 

 

Berawal adanya informasi yang didapatkan dari masyarakat, bahwa sering terjadinya perbuatan melawan hukum berupa penyalahgunaan narkotika di wilayah kecamatan Lemong itu, dengan respon cepat Satresnarkoba Polres Pesisir Barat langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan melakukan rangkaian penyelidikan.


Dari hasil penyelidikan,  Sat Narkoba berhasil mengamankan seorang laki-laki terduga pelaku berinisial SP (49) di Pekon Lemong, Kecamatan Lemong Kabupaten-kabupaten Pesisir Barat. 


Setelah dilakukan interogasi dan penyelidikan lebih lanjut, Sat Narkoba kembali berhasil mengamankan seorang perempuan terduga pelaku berinisial UW (46) di Pekon Rata Agung kec. Lemong Kab. Pesisir Barat.


Dalam aksi itu, petugas mendapatkan sejumlah barang bukti berupa; 1 (satu) buah plastik erphones berwarna hijau yang didalamnya terdapat 3 (tiga) buah sedotan plastik, 1 (satu) buah kaca pirex, 1 buah alat hisap sabu dan 1 (satu) buah plastik klip berukuran kecil yang didalamnya diduga berisi Narkotika Jenis Sabu, selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti yang ada dibawa ke Polres Pesisir Barat guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Resnarkoba Polres Pesisir Barat IPTU Ori Wiryadi, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.


Polres Pesisir Barat tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkotika dan akan menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas IPTU Ori Wiryadi.


“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi dalam memerangi Narkoba, serta kami juga mengimbau dan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, " Pungkasnya.



(Humas Polres Pesisir Barat)

Polres Pesisir Barat Ungkap Pelaku Kasus Curat Lintas Provinsi



Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung dagangan milik warga yang berada dalam wilayah hukum Polres Pesisir Barat. Sabtu (17/1/2026). 


Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 03 Desember 2025 sekira pukul 00.20 Wib, di warung dagangan sdr. AG (40) yang berlokasi di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat.


Setelah korban mengetahui warung dagangannya mengalami aksi pencurian,  korban bersama Saksi/istri MP (39) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Utara dengan melaporkan  barang-barang yang telah hilang dicuri diantaranya: rokok terdiri dari beberapa merk sejumlah kurang lebih 270 pack, 4 buah Handphone dan 3 kotak amal masjid, dengan total kerugian lebih kurang Rp. 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah).


Atas laporan yang diterima tersebut, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara Melakukan upaya mengungkap kasus pencurian itu, hingga pada hari Rabu, tanggal 14 januari 2026 Tim gabungan mendapatkan informasi bahwa adanya salah satu pelaku yang berada di wilayah hukum Polsek Pesisir Utara, setelah mendalami kebenaran informasi tersebut, Tim gabungan berhasil mengamankan pelaku berinisial BI (45), alamat Desa Pagar jati kec.Bengkulu Tengah, di pekon Malaya kec.Lemong Pesisir Barat, saat dalam perjalanan menuju Lampung Tengah.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa ini merupakan hasil kerja keras Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Tim sehingga kasus tersebut dapat terungkap.



Dari penangkapan itu Tim gabungan melakukan pengembangan ke Wilayah Hukum Polres Bengkulu Tengah, setelah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah, kembali Tim berhasil mengamankan satu pelaku AR (39), di kediamannya Pagar dewa jati kec. Pagar Jati Bengkulu Tengah, 

Selanjutnya Tim gabungan bergerak kembali dan berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yaitu M.H (35) dan AK (31) di kediamannya yang sama-sama beralamatkan di Talang Boseng kec. Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. 


Dalam pengungkapan kasus ini Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa : 3 kotak amal masjid dan 2 Unit Handphone yang diduga hasil dari pencurian itu dan beberapa potong kaos berikut celana serta 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza

Warna silver no.pol B 1724 FZQ yang digunakan saat melakukan aksi pencurian tersebut.


Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah Untuk 2 (dua)  Terduga pelaku yaitu BI (45) dan AR (39) diamankan ke Polres Pesisir Barat, sementara 2 (dua) pelaku lainnya M.H (35) dan AK (31) masih diamankan oleh pihak Polres Bengkulu Tengah guna penyidikan lebih lanjut atas dugaan terlibat perkara yang berbeda di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah Polda Bengkulu. 


Dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, pelaku dijerat pasal 477 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara 7-9 tahun.

Polres Pesisir Barat Berikan Pengamanan Kegiatan Musancab DPC PDI Perjuangan

 


Pesisir Barat, (GM) -- Polres Pesisir Barat melaksanakan pengamanan kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat, yang digelar pada Jumat, (16/1/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Sartika, Jalan Pantai Wisata, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan dihadiri oleh pengurus partai serta kader PDI Perjuangan dari seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Barat.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabagops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, S.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Musancab berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


“Polres Pesisir Barat menerjunkan personel pengamanan baik terbuka maupun tertutup untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada seluruh peserta kegiatan,” ujar Kompol Rohmadi, S.H.


Ia menambahkan bahwa pengamanan dilakukan mulai dari pengaturan lalu lintas, pengawasan lokasi kegiatan, hingga koordinasi dengan panitia penyelenggara. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pesisir Barat dalam menjaga stabilitas keamanan selama berlangsungnya kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan politik.


“Alhamdulillah, kegiatan Musancab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib hingga selesai,” pungkasnya.

Curah Hujan Tinggi Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat Tinjau Langsung Lokasi Rawan Bencana

 


Pesisir Barat, (GM) -- Melihat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mendorong Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat untuk melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan bencana.Rabu, (14/1/2026).


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir risiko terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.


Dalam peninjauan tersebut, personel Polres Pesisir Barat mengecek kondisi aliran sungai, tebing, serta pemukiman warga yang berada di wilayah rawan terdampak bencana. 



Selain itu, tim juga melakukan pemetaan potensi kerawanan dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.


Mewakili Kapolres Pesisir barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M.,melalui Kabag OPS KOMPOL Rohmadi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat. 


“Diharapkan dengan adanya pemantauan langsung di lapangan, potensi bencana dapat dideteksi lebih dini sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan,”ucapnya.


“Polres Pesisir Barat juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda terjadinya bencana, serta tetap memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan di tengah tingginya curah hujan,” Tutupnya. 

Memperingati HUT Ke 53 Partai PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat laksanankan upacara Bendera Dan Berbagi Nasi Kotak Kepada Pengguan Jalan

 


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam Rangka memperingati HUT ke 53 PDI perjuangan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat bersama Seluruh PAC 11 kecamatan dan Badan komunitas juang partai melaksanakan upacara Bendera di kantor DPC PDI Perjuangan kabupaten pesisir barat Sabtu, (10/01/2026).


Selain upacara bendera, Kegiatan dilanjutkan dengan Pelaksanaan Dapur Umum dan Pembagian Nasi Kotak Gotong royong kepada masyarakat sekitar dari tukang ojeg, para pedagang, tukang sapu, anak2 dan masyarakat  yang melintas di sepanjang jalan merdeka, jalan kesuma dan jalan seray. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud keperdulian dan kedekatan  PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat di hati Masyarakat. Selain itu kegiatan ini bukan hanya sekedar perayaan HUT partai saja melainkan menjadi kegiatan rutin yang akan dilakukan setiap bulan kedepannya.



Selain kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat masih akan melakukan Rangkaian kegiatan HUT ke 53 PDI Perjuangan dengan Tema disanalah aku berdiri selama-lamanya sesuai dengan perintah DPP partai.


Bertindak selalu inspektur upacara ,Wakabid bidang Ekonomi BUMN, Ripzon Efendi. S. Sos, yang mewakili ketua DPD PDI perjuangan kabupaten pesisir barat. 



hadir juga dalam kegiatan ini, wakil ketua bidang kehormatan Hj emnayati, wakabid kebudayaan dan pendidikan sri untari putri, wakabid tenaga kerja dan jamsos bapak Gunawan, wakil Sekretaris bidang internal Widdia Gusana rita. 

(Reed)

Belum Ditemukan Pencarian Korban Tenggelam Masih Dilanjutkan, Polres Pesisir Barat Imbau Masyarakat Tidak Berenang Di Pantai



Pesisir Barat, (GM) -- Pencarian terhadap korban tenggelam di wilayah perairan Pesisir Barat tepatnya di pantai mandiri hingga kini masih terus dilanjutkan.Polres Pesisir Barat bersama tim gabungan melakukan upaya pencarian secara intensif dengan menyisir area pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian. Minggu, (4/1/2026).


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Kasat Binmas IPTU Totok Tri Winarno menyampaikan bahwa pencarian melibatkan personel kepolisian, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat.Upaya pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh tim di lapangan.



“Seiring dengan proses pencarian yang masih berlangsung,Kami mengimbau untuk masyarakat dan wisatawan agar tidak berenang di pantai untuk sementara waktu,”ucapnya.


Imbauan ini disampaikan guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa, mengingat kondisi ombak dan arus laut yang dinilai berbahaya.


“Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau kejadian darurat lainnya di sekitar pantai.


Polres Pesisir Barat menegaskan akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai.

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat 24 Personel

 


Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. memimpin langsung upacara kenaikan pangkat personel Polres Pesisir Barat yang digelar di halaman Mako Polres Pesisir Barat, pada Rabu, (31/12/2025).


Sebanyak 24 personel Polres Pesisir Barat resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para pejabat utama Polres, perwira, bintara, serta ASN Polres Pesisir Barat.


Dalam amanatnya, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak semata, melainkan bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja personel yang dinilai baik dan memenuhi persyaratan.


“Kenaikan pangkat ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Dengan pangkat yang baru, saya berharap seluruh personel semakin meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menekankan agar kenaikan pangkat dijadikan sebagai motivasi untuk terus berbenah diri, menjaga sikap dan perilaku, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.


Upacara kenaikan pangkat ini menjadi momentum evaluasi dan pembinaan bagi seluruh personel Polres Pesisir Barat dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang presisi,"Pungkasnya.

Polres Pesisir Barat Gerak Cepat Evakuasi Tiga Remaja Terseret Ombak Di Pantai Mandiri



Pesisir Barat, (GM) -- Polres Pesisir Barat menunjukkan respons cepat dan tanggap dalam menangani peristiwa tiga orang remaja yang terseret ombak saat berenang di Pantai Mandiri, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.


Peristiwa tersebut terjadi saat Polres Pesisir Barat bersama Polsek Pesisir Tengah tengah melaksanakan pemantauan dan pengamanan objek wisata dalam rangka Operasi Natal dan Tahun Baru (Ops Nataru) 2025/2026. Ketiga remaja tersebut sempat hanyut akibat terseret kuatnya ombak saat berenang di kawasan Pantai Mandiri.


Melihat kejadian itu, Polres Pesisir Barat dan Polsek Pesisir Tengah yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Rohmadi S.H., langsung bergerak cepat untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap tiga orang yang terseret ombak tersebut bersama petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat dan masyarakat. Berkat kesigapan dan kerja sama yang baik, ketiga korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.


Korban kemudian dibawa ke tempat aman dan mendapatkan penanganan awal oleh petugas gabungan Polres Pesisir Barat dan BPBD Pesisir Barat, Ketiga korban diketahui berasal dari Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra, menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi tersebut merupakan salah satu dari bentuk kesiapsiagaan personel yang bertugas di lapangan selama pelaksanaan Ops Natal dan Tahun Baru 2025/2026.


“Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait terus meningkatkan patroli dan pemantauan di objek wisata guna memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya kecelakaan laut,” ujar Ipda Ahiruddin Putra.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para wisatawan, agar tidak berenang di laut, terlebih saat kondisi ombak besar dan cuaca tidak bersahabat.

“Kami mengimbau pengunjung wisata pantai agar selalu mematuhi imbauan petugas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.


Polres Pesisir Barat akan terus melakukan patroli rutin serta memberikan imbauan kepada wisatawan sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama libur Natal dan Tahun Baru.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Tim Gabungan Polres Pesisir Barat Lakukan Pencarian Seorang Anak Tenggelam Di Pantai Sayar

 


Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat melakukan upaya pencarian terhadap seorang anak yang diduga tenggelam di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (20/12/2025).


Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Sat Samapta Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Utara, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, bersama TNI dan BPBD Pesisir Barat. 


Korban diketahui bernama Zepi Ardiansyah (7), warga Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.


Kejadian bermula pada Sabtu, 20 Desember 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, saat Maryadi ayah kandung korban, mencari anaknya yang belum pulang ke rumah. Setelah melakukan pencarian dan bertanya kepada masyarakat sekitar, diketahui bahwa korban sebelumnya bermain bersama temannya bernama Gio Vandra Rafisky Arsen(8).



Sekitar pukul 17.00 WIB, ayah korban menemui Gio Vandra Rafisky Arsen. Dari keterangan saksi, pada pukul 13.00 WIB saksi dan korban bermain di Pantai Sayar. Saksi melihat korban terseret ombak dan tenggelam. Namun karena merasa takut, saksi tidak langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.


Setelah ditanya oleh ayah korban, saksi akhirnya menceritakan bahwa dirinya bersama korban bermain di Pantai Sayar dan menyaksikan korban terseret ombak hingga tenggelam.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan Polres Pesisir Barat  bersama unsur terkait, segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir area pantai dan perairan.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps. Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mengerahkan personel gabungan bersama unsur terkait, untuk melakukan pencarian korban tenggelam tersebut.


“Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait telah melakukan upaya pencarian secara maksimal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai,” ujar Ipda Ahiruddin Putra.


Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian dan sekitarnya.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Kapolres Pesisir Barat Cek Pos Pam Tanjung Setia dan Pos Yan Krui dalam Rangka Ops Lilin Krakatau 2025



Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Tanjung Setia dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Krui dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2025, pada Sabtu, (20/12/2025).


Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan di Pos Pengamanan Tanjung Setia yang berada di Kecamatan Pesisir Selatan dan Pos Pelayanan Krui di Kecamatan Pesisir Tengah. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh pejabat utama Polres Pesisir Barat. Kapolres meninjau langsung kesiapan personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, sekaligus mengecek kelengkapan administrasi, peralatan, serta pelayanan kepada masyarakat.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., mengatakan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel melaksanakan tugas dengan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.


“Operasi Lilin Krakatau 2025 merupakan operasi kemanusiaan, sehingga saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, dan selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Bestiana.


Ia juga menambahkan agar personel tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjalin sinergi yang baik dengan seluruh pihak terkait demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pesisir Barat selama pelaksanaan operasi.


Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025 di wilayah hukum Polres Pesisir Barat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Bawa Sabu Dan Ganja Dua Orang Pria Berhasil Diamankan Satreskrim Polsek Begkunat



Pesisir Barat, (GM) -- Unit reskrim polsek Bengkunat berhasil mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja di pekon tanjung rejo Kec. bengkunat Kab. Pesisir Barat pada kamis, (11/12/2025). 


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yaitu sdr (ES) 47 thn warga desa kalirejo kab. Lampung tengah dan sdr (IR) 41 thn warga desa kubu liku jaya kec. Batu ketulis Kab. Lampung barat. 


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K,.M.M., melalui Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan Djunaidi,S.Psi.,M.M. Menjelaskan “kami telah mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja,” Ucapnya. 


“Awalnya petugas sedang melakukan patroli hunting yang di pimpin oleh KANIT RESKRIM IPDA JEFRIYANSA,S.H. di jalan lintas barat Sumatra lalu unit reskrim Polsek Bengkunat bergeser ke arah Jembatan Way Pintau yang masih dalam perbaikan, kemudian sesampainya di jembatan tersebut Tim melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan kendaran R2  Merk Scopy tanpa Nopol dan kelengkapan lainya, kemudian unit reskrim Polsek Bengkunat  memberhentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan badan seorang laki tersebut. 



Saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu dan Ganja yang berada di dalam tas selempang berwarna hitam,"Ujarnya.


Kemudian setelah di lakukan pengembangan lebih lanjut unit reskrim polsek bengkunat bersama sat narkoba polres pesisir barat berhasil mengamankan sdr IR yang berada di pasar minggu yang di duga telah memesan barang terlarang tersebut. 


“Dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain tas slempang berwarna hitam yang berisikan 2 (dua) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,43 gr,1 unit HP bermerk VIVO , 1 buah plastik berisikan vapir merk ROYO 1 buah plastik yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat kotor 6,77 gr 1 unit motor honda scopy, 1 unit motor honda blade. 


Atas perbuatan tersebut pelaku di jerat pasal 114 jo pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 


Ke kedua terduga tersebut kini diserahkan ke sat narkoba polres pesisir barat guna dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,"Tegas Kapolsek.

Sat Binmas Polres Pesisir Barat Berikan Edukasi Dan Himbauan Cegah Ilegal Logging

 


Pesisir Barat, (GM) -- Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pesisir Barat melakukan kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya serta konsekuensi hukum dari praktik illegal logging atau pembalakan liar yang masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Pesisir Barat Rabu, (10/12/2025).


Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, personel Sat Binmas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembalakan liar karena tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius, seperti bencana banjir dan tanah longsor.


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat, IPTU Totok Tri Winarno, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus intens memberikan edukasi, sosialisasi, serta melakukan pencegahan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan.



“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Pembalakan liar hanya akan merugikan kita semua karena dapat menyebabkan bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor. Polres Pesisir Barat akan menindak tegas pelaku ilegal logging sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Totok Tri Winarno.


Beliau juga menegaskan bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan kelestarian alam di wilayah Pesisir Barat. Masyarakat diminta segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembalakan liar di sekitar lingkungan mereka.


Kegiatan himbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Wakil Bupati Irawan Topani Lepas Pemberangkatan Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Lampung

 


Pesisir Barat, (GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., melepas pemberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung, di selasar Komplek Pemkab Pesibar, Senin (8/12/2025).

Tampak hadir juga dalam kegiatan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., forkopimda, dan pengurus LPTQ Pesibar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengungkapkan bahwa pemberangkatan tersebut merupakan momen yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi Pesibar. "Kita akan melepas para kafilah MTQ Pesibar untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-52. Tentu kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh," tutur Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani juga mengatakan pihaknya cukup bangga, karena kafilah yang ikut dalam MTQ kali ini adalah putra- putri terbaik Pesibar. Pesannya, agar peserta menanamkan rasa percaya diri, menjaga keteguhan hati, dan mantapkan mental dalam mengikuti setiap cabang lomba. "Percayalah, dengan persiapan yang baik dan niat yang tulus, Insya Allah kesuksesan akan menyertai langkah seluruh perwakilan Pesibar," lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani.

Menurut Wakil Bupati, Irawan Topani, pelaksanaan MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali keimanan dan ketakwaan kepada allah swt. MTQ merupakan sarana bagi generasi muda untuk mencintai, memahami, serta mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. "Semoga para kafilah Pesibar senantiasa diberi perlindungan, kelancaran, dan kemudahan dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah," tandas Wakil Bupati, Irawan Topani.

"Terima kasih kepada para pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam membimbing serta mempersiapkan para kafilah, mendukung, mendampingi, dan kerja kerasnya selama proses persiapan. Semoga semua ikhtiar ini menjadi wasilah untuk mengantarkan kafilah tampil sebagai yang terbaik pada MTQ tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025," pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani. 

Wakil Bupati Irawan Topani Lantik IWAPI Pesisir Barat Priode 2025-2030

 


Pesisir Barat, (GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., resmi melantik kepengurusan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Pesibar periode 2025-2030, di ruang Keramat Ilahan Lobby Lantai 1 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armelia Renny Madrie, A.S., S.P., M.M., Ketua - Ketua I Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., - Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag), Ma'ruf, S.P.,

Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengungkapkan bahwa, perempuan memiliki peran besar dalam denyut pembangunan daerah. Dibalik tumbuhnya UMKM, berkembangnya kreativitas lokal, hingga menguatnya ekonomi keluarga, terdapat tangan-tangan perempuan yang bekerja dengan ketekunan dan penuh cinta. "IWAPI hadir sebagai rumah besar yang memberi ruang bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, dan berdaya. Sebagai penggerak ekonomi, kiprah IWAPI membawa pesan bahwa perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi pilar penting dalam pembangunan," kata Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani juga mengatakan bahwa Pesibar sedang bergerak maju melalui berbagai sektor unggulan pariwisata yang terus tumbuh, hasil perikanan yang melimpah, pertanian yang kokoh, serta ekonomi kreatif yang semakin berkembang. Dalam perjalanan besar ini, Pemkab Pesibar sangat membutuhkan mitra yang memiliki semangat, keberanian, dan komitmen seperti IWAPI. "Kehadiran para perempuan pengusaha merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat," lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani berharap IWAPI terus menjadi ruang pemberdayaan yang hangat, tempat perempuan mendapatkan pengetahuan, pendampingan, jaringan usaha, hingga kekuatan untuk memulai langkah baru. Diharapkan juga agar IWAPI mampu menumbuhkan wirausaha-wirausaha perempuan disetiap sudut pekon, menguatkan UMKM, dan memperkuat pemasaran produk lokal hingga mampu bersaing lebih luas

"Pemkab Pesibar berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya UMKM dan kewirausahaan perempuan. Kami percaya bahwa ketika perempuan maju, maka keluarga akan kuat, dan ketika keluarga kuat, maka daerah akan ikut tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha menjadi kunci penting untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani.

"Kepada seluruh pengurus IWAPI yang baru dilantik, saya titip harapan besar. Jadilah penggerak perubahan, pembawa semangat, dan penyemai inspirasi bagi perempuan-perempuan hebat di Pesibar. Kuatkan kebersamaan, jaga integritas, dan tebarkan kebaikan dalam setiap langkah kepengurusan," tukas Wakil Bupati, Irawan Topani. 

Pemkab Pesisir Barat Sampaikan Audensi Penambahan Kuota PBI-JK Ke Kementrian Sosial RI

 


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam rangka menindaklanjuti keterbatasan kuota Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) di Kabupaten Pesisir Barat, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan audiensi resmi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia pada Kamis, 27 November 2025.

Audiensi dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., mewakili Bupati Pesisir Barat. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat, Rena Novasari. Kementerian Sosial RI diwakili oleh R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajatno selaku Kepala Bagian Pusdatin Kementerian Sosial RI, mewakili Menteri Sosial.

Dalam sambutannya, Tedi Zadmiko menyampaikan bahwa keterbatasan kuota PBI-JK telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat miskin dan rentan yang belum terfasilitasi program jaminan kesehatan.

“Kami datang dengan harapan besar agar pemerintah pusat dapat membantu menambah kuota PBI-JK bagi masyarakat Pesisir Barat. Banyak warga kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan namun belum tercakup dalam kuota yang tersedia. Kami berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Tedi Zadmiko.

Sekda juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyelesaikan verifikasi dan validasi data secara menyeluruh sehingga pengajuan ini didasarkan pada data yang akurat.

Dalam sambutannya, R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajatno memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Pemkab Pesisir Barat yang datang dengan data lengkap dan terverifikasi. Kementerian Sosial memahami kebutuhan daerah dan akan menindaklanjuti usulan ini sesuai mekanisme. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan optimal,” jelas Gandhi.

Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengoptimalkan kuota PBI-JK nasional sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran negara.

Melalui Sekda, Bupati Pesisir Barat menyampaikan harapan besar agar pemerintah pusat dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat Pesisir Barat terkait kuota PBI-JK.

“Kami berharap pengajuan penambahan kuota ini dapat dipertimbangkan dan direalisasikan. Akses jaminan kesehatan merupakan hak dasar warga, dan tambahan kuota akan membantu kami memastikan pelayanan kesehatan semakin merata dan tepat sasaran,” demikian disampaikan dalam amanat Bupati.

Bupati juga berharap agar Kementerian Sosial terus mendukung pemutakhiran data dan percepatan proses penetapan kuota PBI-JK bagi Kabupaten Pesisir Barat.

Pemkab Pesisir Barat Diinstruksikan Men-Kp Untuk Mengusulkan Pembangunan Kampung Nelayan Dan Kampung Merah Putih

 


Pesisir Barat, (GM) -- Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menginstruksikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) untuk segera mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih.

Demikian instruksi tersebut disampaikan Men-KP, Sakti Wahyu Trenggono, kepada Bupati Pesibar, Dedi Irawan, dalam audiensi Pemkab Pesibar diruang kerja Men-KP, di Kantor Kemen-KP, di Jln. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

Kepada Bupati, Dedi Irawan, Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono mengatakan bahwa, salah satu program Presiden RI, Prabowo Subianto dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang perikanan yaitu pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih. "Dalam rangka mensukseskan program Presiden RI dan membantu Pemkab Pesibar dalam melakukan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dibidang perikanan, serta dengan menyesuaikan letak strategis Pesibar yang memiliki potensi besar pada sektor perikanan, untuk itu agar Pemkab Pesibar bisa mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih pada Tahun 2026 mendatang," kata Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono.

Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono memaparkan, dari pembangunan kedua item tersebut sangat diyakini mampu mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat. Bagaimana tidak, didalam Kampung Nelayan dan Kampung Budidaya dimaksud nantinya terdapat pelabuhan, pasar, dari pariwisata. "Dengan demikian perputaran ekonomi masyarakat akan terus berjalan, sehingga secara otomatis juga berimbas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono.

Sebelumnya kepada Men-KP, Sakti Wahyu Trenggono, Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa Pesibar merupakan sebuah daerah yang berada persis di pengujung Lampung dan berbatasan dengan Provinsi Bengkulu. "Dimana Pesibar sendiri memiliki wilayah perairan yang cukup luas, dan potensi perikanan yang juga cukup besar. Hanya saja potensi tersebut selama ini belum tereksplor dengan optimal. Padahal sektor perikanan juga bisa menjadi salah satu bidang yang bisa menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan masyarakat," papar Bupati, Dedi Irawan.

Menanggapi instruksi yang disampaikan Men-KP, Bupati, Dedi Irawan meminta jajarannya agar menindaklanjuti dengan segera melakukan kajian-kajian teknis. Sehingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih dapat benar-benar terealisasi di Pesibar.

Hasilnya, dari 10 titik yang diagendakan untuk menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih, Pemkab Pesibar telah berhasil menyiapkan setidaknya dua titik untuk menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yaitu lahan seluas 2 Hektare pada area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Stabas Kecamatan Pesisir Tengah, dan lahan seluas 2 Hektare di Pelabuhan Perikanan Kota Jawa Kecamatan Bangkunat.

Sekadar diketahui, dalam audiensi tersebut Bupati, Dedi Irawan hadir langsung bersama dengan anggota Komisi IV DPR-RI, Riyono, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pesibar, Akhmad Subhan S, serta didampingi Sekda, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Dr. Drs. Gunawan, M.Si., dan Plt. Kepala Dinas Perikanan, Armen Qodar, S.P., M.M.

Bupati Pesisir Barat Dan Wakil Ikuti Rakor Percepatan Pelaksanaan KDKMP

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati-Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan-Irawan Topani, S.H., M.Kn., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan tindaklanjuti Surat Asisten Teritorial Panglima TNI Nomor: B/003/XI/2025, melalui zoom meeting dari Ruang Batu Gukhi Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (25/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut tampak ikut mendampingi perwakilan Kodim 0422/Lampung Barat (Lambar), Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Antoni Wijaya, S.IP., M.M., dan beberapa perwakilan OPD terkait.

Rapat tersebut dalam rangka membahas progres pembangunan KDKMP serta kendala yang dihadapi masing-masing daerah.

Rapat dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Panglima TNI, Jenderal. Agus Subiyanto dan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan rencana besar pemerintah dalam menyelamatkan perekonomian bangsa.

"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan upaya kita untuk menyelamatkan ekonomi bangsa Indonesia, supaya ekonomi menengah ke bawah itu kuat dan hidup," ujar Presiden Prabowo Subianto.

"Kita akan membangun kurang lebih 82.000 Koperasi Desa/Kelurahan, termasuk di dalamnya ada desa nelayan. Semua komunitas disubsidi oleh negara langsung, jangan ada perantara yang ingin mengambil keuntungan," sambung Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang dikuasai oleh penjajah dapat dipulihkan dengan adanya KDKMP.

"Tujuan negara kita adalah melindungi seluruh rakyat dari kemiskinan, kelaparan. Kita ingin rakyat kita merdeka dari kemiskinan dan kelaparan, merdeka dari keburuhan. Dengan Koperasi Merah Putih menjadi upaya kita untuk mengembalikan kekayaan kita yang telah direbut," ungkap Presiden Prabowo Subianto.

Diketahui bahwa progres KDKMP hingga hari ini sudah mencapai kurang lebih 27.000 titik. Sejalan dengan hal tersebut melalui rapat tersebut, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menyampaikan agar masing-masing Dandim terus berkoordinasi bersama Bupati, dalam hal penyiapan lahan pembangunan KDKMP. 

Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Perwosi Cup Tahun 2025

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi membuka open turnamen Persatuan Wanita Olah Raga Indonesia (Perwosi) Cup Tahun 2025 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (25/11/2025).

Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Sekda, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., Ketua Perwosi Pesibar, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pesibar, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Disela-sela pembukaan, Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa, dalam momen peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional hari ini, mengingatkan semua elemen masyarakat pada jasa para pendidik yang tanpa lelah membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat juang generasi muda. Nilai-nilai tersebut selaras dengan dunia olahraga, dimana sportivitas, kerja sama, ketangguhan, dan rasa percaya diri menjadi fondasi utama bagi para atlet. "Maka tepat kiranya jika momentum HUT PGRI dan Hari Guru diperingati melalui kegiatan positif yang mendorong perkembangan bakat, prestasi, sekaligus membangun mental generasi masa depan," kata Bupati, Dedi Irawan.

Atas berlangsungnya kegiatan tersebut Bupati, Dedi Irawan mengapresiasi seluruh jajaran Perwosi dan Askab PSSI Pesibar atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam mengembangkan sepak bola putri. Kegiatan tersebut bukan hanya arena kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat pembinaan olahraga, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola.

"Pesan terhadap seluruh peserta turnamen, bertandinglah dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap menghormati lawan maupun keputusan wasit. Jadikan turnamen ini sebagai pengalaman yang berharga untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa percaya diri," pungkas Bupati, Dedi Irawan.

"Terima kasih kepada panitia, official, serta seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kegiatan ini. Selain semoga berjalan dengan lancar, dan sukses, juga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan olahraga di Pesibar," tukas Bupati, Dedi Irawan.

Sekadar diketahui turnamen tersebut diikuti oleh 28 tim dengan rincian 10 tim tingkat pelajar dan 18 tim tingkat umum. Pertandingan diawali dengan laga antara tim SMP IT Al-Mahduri Krui melawan SMPN 2 Krui dan Singah FC melawan Pemkab Pesibar A.