Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pesisir=Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pesisir=Barat. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Curah Hujan Tinggi Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat Tinjau Langsung Lokasi Rawan Bencana

 


Pesisir Barat, (GM) -- Melihat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mendorong Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat untuk melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan bencana.Rabu, (14/1/2026).


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir risiko terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.


Dalam peninjauan tersebut, personel Polres Pesisir Barat mengecek kondisi aliran sungai, tebing, serta pemukiman warga yang berada di wilayah rawan terdampak bencana. 



Selain itu, tim juga melakukan pemetaan potensi kerawanan dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.


Mewakili Kapolres Pesisir barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M.,melalui Kabag OPS KOMPOL Rohmadi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat. 


“Diharapkan dengan adanya pemantauan langsung di lapangan, potensi bencana dapat dideteksi lebih dini sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan,”ucapnya.


“Polres Pesisir Barat juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda terjadinya bencana, serta tetap memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan di tengah tingginya curah hujan,” Tutupnya. 

Memperingati HUT Ke 53 Partai PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat laksanankan upacara Bendera Dan Berbagi Nasi Kotak Kepada Pengguan Jalan

 


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam Rangka memperingati HUT ke 53 PDI perjuangan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat bersama Seluruh PAC 11 kecamatan dan Badan komunitas juang partai melaksanakan upacara Bendera di kantor DPC PDI Perjuangan kabupaten pesisir barat Sabtu, (10/01/2026).


Selain upacara bendera, Kegiatan dilanjutkan dengan Pelaksanaan Dapur Umum dan Pembagian Nasi Kotak Gotong royong kepada masyarakat sekitar dari tukang ojeg, para pedagang, tukang sapu, anak2 dan masyarakat  yang melintas di sepanjang jalan merdeka, jalan kesuma dan jalan seray. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud keperdulian dan kedekatan  PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat di hati Masyarakat. Selain itu kegiatan ini bukan hanya sekedar perayaan HUT partai saja melainkan menjadi kegiatan rutin yang akan dilakukan setiap bulan kedepannya.



Selain kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat masih akan melakukan Rangkaian kegiatan HUT ke 53 PDI Perjuangan dengan Tema disanalah aku berdiri selama-lamanya sesuai dengan perintah DPP partai.


Bertindak selalu inspektur upacara ,Wakabid bidang Ekonomi BUMN, Ripzon Efendi. S. Sos, yang mewakili ketua DPD PDI perjuangan kabupaten pesisir barat. 



hadir juga dalam kegiatan ini, wakil ketua bidang kehormatan Hj emnayati, wakabid kebudayaan dan pendidikan sri untari putri, wakabid tenaga kerja dan jamsos bapak Gunawan, wakil Sekretaris bidang internal Widdia Gusana rita. 

(Reed)

Belum Ditemukan Pencarian Korban Tenggelam Masih Dilanjutkan, Polres Pesisir Barat Imbau Masyarakat Tidak Berenang Di Pantai



Pesisir Barat, (GM) -- Pencarian terhadap korban tenggelam di wilayah perairan Pesisir Barat tepatnya di pantai mandiri hingga kini masih terus dilanjutkan.Polres Pesisir Barat bersama tim gabungan melakukan upaya pencarian secara intensif dengan menyisir area pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian. Minggu, (4/1/2026).


Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Kasat Binmas IPTU Totok Tri Winarno menyampaikan bahwa pencarian melibatkan personel kepolisian, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat.Upaya pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh tim di lapangan.



“Seiring dengan proses pencarian yang masih berlangsung,Kami mengimbau untuk masyarakat dan wisatawan agar tidak berenang di pantai untuk sementara waktu,”ucapnya.


Imbauan ini disampaikan guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa, mengingat kondisi ombak dan arus laut yang dinilai berbahaya.


“Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau kejadian darurat lainnya di sekitar pantai.


Polres Pesisir Barat menegaskan akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai.

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat 24 Personel

 


Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. memimpin langsung upacara kenaikan pangkat personel Polres Pesisir Barat yang digelar di halaman Mako Polres Pesisir Barat, pada Rabu, (31/12/2025).


Sebanyak 24 personel Polres Pesisir Barat resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para pejabat utama Polres, perwira, bintara, serta ASN Polres Pesisir Barat.


Dalam amanatnya, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak semata, melainkan bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja personel yang dinilai baik dan memenuhi persyaratan.


“Kenaikan pangkat ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Dengan pangkat yang baru, saya berharap seluruh personel semakin meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menekankan agar kenaikan pangkat dijadikan sebagai motivasi untuk terus berbenah diri, menjaga sikap dan perilaku, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.


Upacara kenaikan pangkat ini menjadi momentum evaluasi dan pembinaan bagi seluruh personel Polres Pesisir Barat dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang presisi,"Pungkasnya.

Polres Pesisir Barat Gerak Cepat Evakuasi Tiga Remaja Terseret Ombak Di Pantai Mandiri



Pesisir Barat, (GM) -- Polres Pesisir Barat menunjukkan respons cepat dan tanggap dalam menangani peristiwa tiga orang remaja yang terseret ombak saat berenang di Pantai Mandiri, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.


Peristiwa tersebut terjadi saat Polres Pesisir Barat bersama Polsek Pesisir Tengah tengah melaksanakan pemantauan dan pengamanan objek wisata dalam rangka Operasi Natal dan Tahun Baru (Ops Nataru) 2025/2026. Ketiga remaja tersebut sempat hanyut akibat terseret kuatnya ombak saat berenang di kawasan Pantai Mandiri.


Melihat kejadian itu, Polres Pesisir Barat dan Polsek Pesisir Tengah yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Rohmadi S.H., langsung bergerak cepat untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap tiga orang yang terseret ombak tersebut bersama petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat dan masyarakat. Berkat kesigapan dan kerja sama yang baik, ketiga korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.


Korban kemudian dibawa ke tempat aman dan mendapatkan penanganan awal oleh petugas gabungan Polres Pesisir Barat dan BPBD Pesisir Barat, Ketiga korban diketahui berasal dari Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra, menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi tersebut merupakan salah satu dari bentuk kesiapsiagaan personel yang bertugas di lapangan selama pelaksanaan Ops Natal dan Tahun Baru 2025/2026.


“Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait terus meningkatkan patroli dan pemantauan di objek wisata guna memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya kecelakaan laut,” ujar Ipda Ahiruddin Putra.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para wisatawan, agar tidak berenang di laut, terlebih saat kondisi ombak besar dan cuaca tidak bersahabat.

“Kami mengimbau pengunjung wisata pantai agar selalu mematuhi imbauan petugas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.


Polres Pesisir Barat akan terus melakukan patroli rutin serta memberikan imbauan kepada wisatawan sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama libur Natal dan Tahun Baru.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Tim Gabungan Polres Pesisir Barat Lakukan Pencarian Seorang Anak Tenggelam Di Pantai Sayar

 


Pesisir Barat, (GM) -- Tim gabungan Polres Pesisir Barat melakukan upaya pencarian terhadap seorang anak yang diduga tenggelam di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (20/12/2025).


Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Sat Samapta Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Utara, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, bersama TNI dan BPBD Pesisir Barat. 


Korban diketahui bernama Zepi Ardiansyah (7), warga Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.


Kejadian bermula pada Sabtu, 20 Desember 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, saat Maryadi ayah kandung korban, mencari anaknya yang belum pulang ke rumah. Setelah melakukan pencarian dan bertanya kepada masyarakat sekitar, diketahui bahwa korban sebelumnya bermain bersama temannya bernama Gio Vandra Rafisky Arsen(8).



Sekitar pukul 17.00 WIB, ayah korban menemui Gio Vandra Rafisky Arsen. Dari keterangan saksi, pada pukul 13.00 WIB saksi dan korban bermain di Pantai Sayar. Saksi melihat korban terseret ombak dan tenggelam. Namun karena merasa takut, saksi tidak langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.


Setelah ditanya oleh ayah korban, saksi akhirnya menceritakan bahwa dirinya bersama korban bermain di Pantai Sayar dan menyaksikan korban terseret ombak hingga tenggelam.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan Polres Pesisir Barat  bersama unsur terkait, segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir area pantai dan perairan.


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps. Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mengerahkan personel gabungan bersama unsur terkait, untuk melakukan pencarian korban tenggelam tersebut.


“Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait telah melakukan upaya pencarian secara maksimal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai,” ujar Ipda Ahiruddin Putra.


Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian dan sekitarnya.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Kapolres Pesisir Barat Cek Pos Pam Tanjung Setia dan Pos Yan Krui dalam Rangka Ops Lilin Krakatau 2025



Pesisir Barat, (GM) -- Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Tanjung Setia dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Krui dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2025, pada Sabtu, (20/12/2025).


Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan di Pos Pengamanan Tanjung Setia yang berada di Kecamatan Pesisir Selatan dan Pos Pelayanan Krui di Kecamatan Pesisir Tengah. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh pejabat utama Polres Pesisir Barat. Kapolres meninjau langsung kesiapan personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, sekaligus mengecek kelengkapan administrasi, peralatan, serta pelayanan kepada masyarakat.



Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., mengatakan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel melaksanakan tugas dengan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.


“Operasi Lilin Krakatau 2025 merupakan operasi kemanusiaan, sehingga saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, dan selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Bestiana.


Ia juga menambahkan agar personel tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjalin sinergi yang baik dengan seluruh pihak terkait demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pesisir Barat selama pelaksanaan operasi.


Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025 di wilayah hukum Polres Pesisir Barat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Bawa Sabu Dan Ganja Dua Orang Pria Berhasil Diamankan Satreskrim Polsek Begkunat



Pesisir Barat, (GM) -- Unit reskrim polsek Bengkunat berhasil mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja di pekon tanjung rejo Kec. bengkunat Kab. Pesisir Barat pada kamis, (11/12/2025). 


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yaitu sdr (ES) 47 thn warga desa kalirejo kab. Lampung tengah dan sdr (IR) 41 thn warga desa kubu liku jaya kec. Batu ketulis Kab. Lampung barat. 


Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K,.M.M., melalui Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan Djunaidi,S.Psi.,M.M. Menjelaskan “kami telah mengamankan 2 orang pria yang di duga membawa narkotika jenis sabu dan ganja,” Ucapnya. 


“Awalnya petugas sedang melakukan patroli hunting yang di pimpin oleh KANIT RESKRIM IPDA JEFRIYANSA,S.H. di jalan lintas barat Sumatra lalu unit reskrim Polsek Bengkunat bergeser ke arah Jembatan Way Pintau yang masih dalam perbaikan, kemudian sesampainya di jembatan tersebut Tim melihat seseorang yang mencurigakan menggunakan kendaran R2  Merk Scopy tanpa Nopol dan kelengkapan lainya, kemudian unit reskrim Polsek Bengkunat  memberhentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan badan seorang laki tersebut. 



Saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis Sabu dan Ganja yang berada di dalam tas selempang berwarna hitam,"Ujarnya.


Kemudian setelah di lakukan pengembangan lebih lanjut unit reskrim polsek bengkunat bersama sat narkoba polres pesisir barat berhasil mengamankan sdr IR yang berada di pasar minggu yang di duga telah memesan barang terlarang tersebut. 


“Dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain tas slempang berwarna hitam yang berisikan 2 (dua) buah plastik klip yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,43 gr,1 unit HP bermerk VIVO , 1 buah plastik berisikan vapir merk ROYO 1 buah plastik yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat kotor 6,77 gr 1 unit motor honda scopy, 1 unit motor honda blade. 


Atas perbuatan tersebut pelaku di jerat pasal 114 jo pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 


Ke kedua terduga tersebut kini diserahkan ke sat narkoba polres pesisir barat guna dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,"Tegas Kapolsek.

Sat Binmas Polres Pesisir Barat Berikan Edukasi Dan Himbauan Cegah Ilegal Logging

 


Pesisir Barat, (GM) -- Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pesisir Barat melakukan kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya serta konsekuensi hukum dari praktik illegal logging atau pembalakan liar yang masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Pesisir Barat Rabu, (10/12/2025).


Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, personel Sat Binmas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembalakan liar karena tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius, seperti bencana banjir dan tanah longsor.


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat, IPTU Totok Tri Winarno, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus intens memberikan edukasi, sosialisasi, serta melakukan pencegahan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan.



“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Pembalakan liar hanya akan merugikan kita semua karena dapat menyebabkan bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor. Polres Pesisir Barat akan menindak tegas pelaku ilegal logging sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Totok Tri Winarno.


Beliau juga menegaskan bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan kelestarian alam di wilayah Pesisir Barat. Masyarakat diminta segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembalakan liar di sekitar lingkungan mereka.


Kegiatan himbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.


(Humas Polres Pesisir Barat)

Wakil Bupati Irawan Topani Lepas Pemberangkatan Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Lampung

 


Pesisir Barat, (GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., melepas pemberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung, di selasar Komplek Pemkab Pesibar, Senin (8/12/2025).

Tampak hadir juga dalam kegiatan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., forkopimda, dan pengurus LPTQ Pesibar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengungkapkan bahwa pemberangkatan tersebut merupakan momen yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi Pesibar. "Kita akan melepas para kafilah MTQ Pesibar untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-52. Tentu kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh," tutur Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani juga mengatakan pihaknya cukup bangga, karena kafilah yang ikut dalam MTQ kali ini adalah putra- putri terbaik Pesibar. Pesannya, agar peserta menanamkan rasa percaya diri, menjaga keteguhan hati, dan mantapkan mental dalam mengikuti setiap cabang lomba. "Percayalah, dengan persiapan yang baik dan niat yang tulus, Insya Allah kesuksesan akan menyertai langkah seluruh perwakilan Pesibar," lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani.

Menurut Wakil Bupati, Irawan Topani, pelaksanaan MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali keimanan dan ketakwaan kepada allah swt. MTQ merupakan sarana bagi generasi muda untuk mencintai, memahami, serta mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. "Semoga para kafilah Pesibar senantiasa diberi perlindungan, kelancaran, dan kemudahan dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah," tandas Wakil Bupati, Irawan Topani.

"Terima kasih kepada para pengurus LPTQ, pelatih, dan official yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam membimbing serta mempersiapkan para kafilah, mendukung, mendampingi, dan kerja kerasnya selama proses persiapan. Semoga semua ikhtiar ini menjadi wasilah untuk mengantarkan kafilah tampil sebagai yang terbaik pada MTQ tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025," pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani. 

Wakil Bupati Irawan Topani Lantik IWAPI Pesisir Barat Priode 2025-2030

 


Pesisir Barat, (GM) -- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., resmi melantik kepengurusan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Pesibar periode 2025-2030, di ruang Keramat Ilahan Lobby Lantai 1 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armelia Renny Madrie, A.S., S.P., M.M., Ketua - Ketua I Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., - Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag), Ma'ruf, S.P.,

Dalam sambutannya Wakil Bupati, Irawan Topani mengungkapkan bahwa, perempuan memiliki peran besar dalam denyut pembangunan daerah. Dibalik tumbuhnya UMKM, berkembangnya kreativitas lokal, hingga menguatnya ekonomi keluarga, terdapat tangan-tangan perempuan yang bekerja dengan ketekunan dan penuh cinta. "IWAPI hadir sebagai rumah besar yang memberi ruang bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, dan berdaya. Sebagai penggerak ekonomi, kiprah IWAPI membawa pesan bahwa perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi pilar penting dalam pembangunan," kata Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani juga mengatakan bahwa Pesibar sedang bergerak maju melalui berbagai sektor unggulan pariwisata yang terus tumbuh, hasil perikanan yang melimpah, pertanian yang kokoh, serta ekonomi kreatif yang semakin berkembang. Dalam perjalanan besar ini, Pemkab Pesibar sangat membutuhkan mitra yang memiliki semangat, keberanian, dan komitmen seperti IWAPI. "Kehadiran para perempuan pengusaha merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat," lanjut Wakil Bupati, Irawan Topani.

Wakil Bupati, Irawan Topani berharap IWAPI terus menjadi ruang pemberdayaan yang hangat, tempat perempuan mendapatkan pengetahuan, pendampingan, jaringan usaha, hingga kekuatan untuk memulai langkah baru. Diharapkan juga agar IWAPI mampu menumbuhkan wirausaha-wirausaha perempuan disetiap sudut pekon, menguatkan UMKM, dan memperkuat pemasaran produk lokal hingga mampu bersaing lebih luas

"Pemkab Pesibar berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya UMKM dan kewirausahaan perempuan. Kami percaya bahwa ketika perempuan maju, maka keluarga akan kuat, dan ketika keluarga kuat, maka daerah akan ikut tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha menjadi kunci penting untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani.

"Kepada seluruh pengurus IWAPI yang baru dilantik, saya titip harapan besar. Jadilah penggerak perubahan, pembawa semangat, dan penyemai inspirasi bagi perempuan-perempuan hebat di Pesibar. Kuatkan kebersamaan, jaga integritas, dan tebarkan kebaikan dalam setiap langkah kepengurusan," tukas Wakil Bupati, Irawan Topani. 

Pemkab Pesisir Barat Sampaikan Audensi Penambahan Kuota PBI-JK Ke Kementrian Sosial RI

 


Pesisir Barat, (GM) -- Dalam rangka menindaklanjuti keterbatasan kuota Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) di Kabupaten Pesisir Barat, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan audiensi resmi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia pada Kamis, 27 November 2025.

Audiensi dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., mewakili Bupati Pesisir Barat. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat, Rena Novasari. Kementerian Sosial RI diwakili oleh R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajatno selaku Kepala Bagian Pusdatin Kementerian Sosial RI, mewakili Menteri Sosial.

Dalam sambutannya, Tedi Zadmiko menyampaikan bahwa keterbatasan kuota PBI-JK telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat miskin dan rentan yang belum terfasilitasi program jaminan kesehatan.

“Kami datang dengan harapan besar agar pemerintah pusat dapat membantu menambah kuota PBI-JK bagi masyarakat Pesisir Barat. Banyak warga kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan namun belum tercakup dalam kuota yang tersedia. Kami berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Tedi Zadmiko.

Sekda juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyelesaikan verifikasi dan validasi data secara menyeluruh sehingga pengajuan ini didasarkan pada data yang akurat.

Dalam sambutannya, R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajatno memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Pemkab Pesisir Barat yang datang dengan data lengkap dan terverifikasi. Kementerian Sosial memahami kebutuhan daerah dan akan menindaklanjuti usulan ini sesuai mekanisme. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan optimal,” jelas Gandhi.

Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengoptimalkan kuota PBI-JK nasional sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran negara.

Melalui Sekda, Bupati Pesisir Barat menyampaikan harapan besar agar pemerintah pusat dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat Pesisir Barat terkait kuota PBI-JK.

“Kami berharap pengajuan penambahan kuota ini dapat dipertimbangkan dan direalisasikan. Akses jaminan kesehatan merupakan hak dasar warga, dan tambahan kuota akan membantu kami memastikan pelayanan kesehatan semakin merata dan tepat sasaran,” demikian disampaikan dalam amanat Bupati.

Bupati juga berharap agar Kementerian Sosial terus mendukung pemutakhiran data dan percepatan proses penetapan kuota PBI-JK bagi Kabupaten Pesisir Barat.

Pemkab Pesisir Barat Diinstruksikan Men-Kp Untuk Mengusulkan Pembangunan Kampung Nelayan Dan Kampung Merah Putih

 


Pesisir Barat, (GM) -- Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menginstruksikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) untuk segera mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih.

Demikian instruksi tersebut disampaikan Men-KP, Sakti Wahyu Trenggono, kepada Bupati Pesibar, Dedi Irawan, dalam audiensi Pemkab Pesibar diruang kerja Men-KP, di Kantor Kemen-KP, di Jln. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

Kepada Bupati, Dedi Irawan, Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono mengatakan bahwa, salah satu program Presiden RI, Prabowo Subianto dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang perikanan yaitu pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih. "Dalam rangka mensukseskan program Presiden RI dan membantu Pemkab Pesibar dalam melakukan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dibidang perikanan, serta dengan menyesuaikan letak strategis Pesibar yang memiliki potensi besar pada sektor perikanan, untuk itu agar Pemkab Pesibar bisa mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih pada Tahun 2026 mendatang," kata Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono.

Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono memaparkan, dari pembangunan kedua item tersebut sangat diyakini mampu mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat. Bagaimana tidak, didalam Kampung Nelayan dan Kampung Budidaya dimaksud nantinya terdapat pelabuhan, pasar, dari pariwisata. "Dengan demikian perputaran ekonomi masyarakat akan terus berjalan, sehingga secara otomatis juga berimbas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Men-KP, Sakti Wakyu Trenggono.

Sebelumnya kepada Men-KP, Sakti Wahyu Trenggono, Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa Pesibar merupakan sebuah daerah yang berada persis di pengujung Lampung dan berbatasan dengan Provinsi Bengkulu. "Dimana Pesibar sendiri memiliki wilayah perairan yang cukup luas, dan potensi perikanan yang juga cukup besar. Hanya saja potensi tersebut selama ini belum tereksplor dengan optimal. Padahal sektor perikanan juga bisa menjadi salah satu bidang yang bisa menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan masyarakat," papar Bupati, Dedi Irawan.

Menanggapi instruksi yang disampaikan Men-KP, Bupati, Dedi Irawan meminta jajarannya agar menindaklanjuti dengan segera melakukan kajian-kajian teknis. Sehingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih dapat benar-benar terealisasi di Pesibar.

Hasilnya, dari 10 titik yang diagendakan untuk menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih, Pemkab Pesibar telah berhasil menyiapkan setidaknya dua titik untuk menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yaitu lahan seluas 2 Hektare pada area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Stabas Kecamatan Pesisir Tengah, dan lahan seluas 2 Hektare di Pelabuhan Perikanan Kota Jawa Kecamatan Bangkunat.

Sekadar diketahui, dalam audiensi tersebut Bupati, Dedi Irawan hadir langsung bersama dengan anggota Komisi IV DPR-RI, Riyono, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pesibar, Akhmad Subhan S, serta didampingi Sekda, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Dr. Drs. Gunawan, M.Si., dan Plt. Kepala Dinas Perikanan, Armen Qodar, S.P., M.M.

Bupati Pesisir Barat Dan Wakil Ikuti Rakor Percepatan Pelaksanaan KDKMP

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati-Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan-Irawan Topani, S.H., M.Kn., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan tindaklanjuti Surat Asisten Teritorial Panglima TNI Nomor: B/003/XI/2025, melalui zoom meeting dari Ruang Batu Gukhi Lantai 1 Gedung Marga Sai Batin Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (25/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut tampak ikut mendampingi perwakilan Kodim 0422/Lampung Barat (Lambar), Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Antoni Wijaya, S.IP., M.M., dan beberapa perwakilan OPD terkait.

Rapat tersebut dalam rangka membahas progres pembangunan KDKMP serta kendala yang dihadapi masing-masing daerah.

Rapat dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Panglima TNI, Jenderal. Agus Subiyanto dan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan rencana besar pemerintah dalam menyelamatkan perekonomian bangsa.

"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan upaya kita untuk menyelamatkan ekonomi bangsa Indonesia, supaya ekonomi menengah ke bawah itu kuat dan hidup," ujar Presiden Prabowo Subianto.

"Kita akan membangun kurang lebih 82.000 Koperasi Desa/Kelurahan, termasuk di dalamnya ada desa nelayan. Semua komunitas disubsidi oleh negara langsung, jangan ada perantara yang ingin mengambil keuntungan," sambung Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang dikuasai oleh penjajah dapat dipulihkan dengan adanya KDKMP.

"Tujuan negara kita adalah melindungi seluruh rakyat dari kemiskinan, kelaparan. Kita ingin rakyat kita merdeka dari kemiskinan dan kelaparan, merdeka dari keburuhan. Dengan Koperasi Merah Putih menjadi upaya kita untuk mengembalikan kekayaan kita yang telah direbut," ungkap Presiden Prabowo Subianto.

Diketahui bahwa progres KDKMP hingga hari ini sudah mencapai kurang lebih 27.000 titik. Sejalan dengan hal tersebut melalui rapat tersebut, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menyampaikan agar masing-masing Dandim terus berkoordinasi bersama Bupati, dalam hal penyiapan lahan pembangunan KDKMP. 

Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Perwosi Cup Tahun 2025

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi membuka open turnamen Persatuan Wanita Olah Raga Indonesia (Perwosi) Cup Tahun 2025 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (25/11/2025).

Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Sekda, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., Ketua Perwosi Pesibar, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pesibar, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Disela-sela pembukaan, Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa, dalam momen peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional hari ini, mengingatkan semua elemen masyarakat pada jasa para pendidik yang tanpa lelah membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat juang generasi muda. Nilai-nilai tersebut selaras dengan dunia olahraga, dimana sportivitas, kerja sama, ketangguhan, dan rasa percaya diri menjadi fondasi utama bagi para atlet. "Maka tepat kiranya jika momentum HUT PGRI dan Hari Guru diperingati melalui kegiatan positif yang mendorong perkembangan bakat, prestasi, sekaligus membangun mental generasi masa depan," kata Bupati, Dedi Irawan.

Atas berlangsungnya kegiatan tersebut Bupati, Dedi Irawan mengapresiasi seluruh jajaran Perwosi dan Askab PSSI Pesibar atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam mengembangkan sepak bola putri. Kegiatan tersebut bukan hanya arena kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat pembinaan olahraga, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola.

"Pesan terhadap seluruh peserta turnamen, bertandinglah dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap menghormati lawan maupun keputusan wasit. Jadikan turnamen ini sebagai pengalaman yang berharga untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa percaya diri," pungkas Bupati, Dedi Irawan.

"Terima kasih kepada panitia, official, serta seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kegiatan ini. Selain semoga berjalan dengan lancar, dan sukses, juga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan olahraga di Pesibar," tukas Bupati, Dedi Irawan.

Sekadar diketahui turnamen tersebut diikuti oleh 28 tim dengan rincian 10 tim tingkat pelajar dan 18 tim tingkat umum. Pertandingan diawali dengan laga antara tim SMP IT Al-Mahduri Krui melawan SMPN 2 Krui dan Singah FC melawan Pemkab Pesibar A. 

Sekda Tedi Zatmiko Pimpin Rakor Pembahasan UHC Priorintas Dan Rencana Kerja PBPU Dan BP Pemkab Pesisir Barat

 


Pesisir Barat, (GM) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dan Rencana Kerja Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Penerima (BP) Pemkab Pesibar, di ruang kerja Sekda Lantai 3 Gedung Marga Sai Batin Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (25/11/2025).

Rakor tersebut dihadiri langsung Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Bumi, Wahyu Santoso, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Septono, S.K.M., M.M., dan perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda, Tedi Zadmiko menegaskan bahwa Pemkab Pesibar berkomitmen untuk mendukung penuh terkait dengan UHC Prioritas dan rencana kerja PBPU dan BP Pemkab Pesibar. "Terlebih Pesibar merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Lampung dalam pelaksanaan UHC Prioritas," kata Sekda, Tedi Zadmiko kepada Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Bumi.

Sebab itu, Sekda, Tedi Zadmiko meminta jajarannya, utamanya Dinkes dan BPKAD serius dalam upaya mendukung UHC Prioritas. "Sehingga kedepan masyarakat kita bisa menerima pelayanan kesehatan dengan optimal," pungkas Sekda, Tedi Zadmiko. 

Dian Hardiyanti Dedi Resmi Dikukuhkan Sebagai Bunda Guru Pesisir Barat

 


Pesisir Barat, (GM) -- Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pesibar, Sofyan, S.Pd., di Aula SMPN 1 Krui, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan dihadiri juga Kabid. Dikdas Disdikbud, Hadiancha, S.E., Perwakilan Darma Wanita Persatuan (DWP) Pesibar, dan pengurus PGRI Pesibar.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Guru Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi menyadari bahwa peran yang diamanahkan tersebut bukan hanya gelar, melainkan sebuah ikatan batin dan komitmen untuk membersamai, mengayomi, dan memperjuangkan martabat guru di Bumi Para Sai Batin dan Ulama itu.

"Energi para guru, dedikasi, dan cinta kepada pendidikan adalah alasan mengapa kita bisa berdiri di sini hari ini dengan penuh harapan," tutur Bunda Guru, Dian Hardiyanti Dedi.

Menurut Bunda Guru, Dian Hardiyanti Dedi, tema Hari Guru Nasional tahun ini adalah Guru Bermutu, Indonesia Maju, Guru Hebat, Indonesia Kuat Bersama PGRI, wujudkan Indonesia Emas bukan sekadar rangkaian kata, namun cerminan hakikat perjuangan. "Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang menanamkan benih karakter, ilmu pengetahuan, dan budi pekerti pada generasi penerus bangsa. Guru hebat tidak hanya hadir di kelas, mereka hadir di hati setiap anak didik. Mereka adalah suluh yang menerangi kegelapan, pembimbing yang sabar mengukir masa depan. Lendidikan yang kuat, hanya bisa terwujud di tangan guru hebat. Dan hanya melalui pendidikan yang kuat, kita akan mencapai indonesia yang kuat; indonesia yang memiliki sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia," ucap Bunda Guru, Dian Hardiyanti Dedi.

Bunda Guru, Dian Hardiyanti Dedi meyakini ditengah berbagai tantangan yang ada, semangat pengabdian bapak dan ibu tidak pernah padam. Sebagai Bunda Guru, pihaknya berkomitmen untuk menjadi jembatan penghubung aspirasi kepada pemerintah daerah. "Mari kita bekerja sama, berkolaborasi, dan berinovasi demi memastikan setiap anak di Pesibar mendapatkan hak terbaik atas pendidikan," tandas Bunda Guru, Dian Hardiyanti Dedi.

"Jadilah guru yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap teguh pada nilai-nilai luhur kearifan lokal. Jadilah guru hebat yang menjadi teladan, yang kehadirannya senantiasa dinantikan, dan nasihatnya selalu dijadikan pegangan," tukas Bunda Guru, Dian Hardiyanti Dedi. 

Bupati Dedi Irawan Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Pratama

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi melantik tujuh jabatan pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Pesibar, di Selasar Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (24/11/2025).

Pelantikan tersebut disaksikan juga para Asisten, Staf Ahli Bupari, dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati, Dedi Irawan mengawali sambutannya dengan ucapan selamat terhadap seluruh pejabat tinggi Pratama terlantik. Momentum kali ini tentu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, yang akan berpengaruh langsung pada peningkatan jenjang karir.

"Namun demikian para pejabat terlantik dituntut untuk mampu melaksanakan amanah sebagai ASN, aparatur pemerintahan, sekaligus abdi masyarakat. Kondisi ini memberikan konsekuensi logis bagi setiap ASN untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja sebagai bagian dari kewajiban profesional," tegas Bupati, Dedi Irawan.

Bupati, Dedi Irawan berharap seluruh ASN mampu menerjemahkan dan melaksanakan aksi nyata Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang mengubah paradigma reformasi birokrasi menjadi berorientasi pada kinerja profesional, komitmen terhadap kepentingan rakyat, serta akuntabilitas sesuai tuntutan zaman.

Sejalan dengan itu, Bupati, Dedi Irawan berharap agar ASN di lingkungan Pemkab Pesibar, khususnya yang baru dilantik, dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi secara profesional, bertanggung jawab, serta terus meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja. "Hal ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, baik dari sisi sikap, administrasi yang rapi, cepat dan tepat, maupun mekanisme komunikasi yang jelas dan mudah dipahami, sebagai kebutuhan di tengah dinamika masyarakat saat ini," lanjut Bupati, Dedi Irawan. "Saya minta untuk terus meningkatkan kualitas diri, etos kerja produktif, keterampilan, kreativitas, dan menjaga citra positif ASN. Jangan melakukan hal-hal yang menyimpang dari peraturan dan selalu berpegang pada nilai-nilai integritas," tandas Bupati, Dedi Irawan.

"Perlu dipahami bahwa Tahun 2026 kita akan menghadapi efisiensi anggaran yang menuntut kita lebih kreatif dan inovatif dalam bekerja. Lakukanlah inovasi-inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat. Jadilah pelayan masyarakat yang sejati, karena kita digaji oleh uang rakyat dan setiap langkah kerja kita harus kembali kepada kepentingan rakyat. Oleh karenanya, saya mengimbau seluruh ASN untuk selalu belajar, siap berbenah, serta terus mengasah kemampuan diri agar dapat melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan sebagaimana mestinya, sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan tetap memegang prinsip tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu," pungkas Bupati, Dedi Irawan.

Berikut daftar tujuh pejabat tinggi Pratama terlantik
1. Dr. Drs. Gunawan, M.Si., dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah
2. Unzir, S.P., dilantik sebagai Inspektur
3. Sri Agustini, S.K.M., M.Kes., dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan
4. Eksir Abadi, S.H., M.M., dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik
5. Amrul Haq, S.E., M.Si., dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
6. Ir. Armand Achyuni, dilantik sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
7. Armen Qodar, S.P., M.M., dilantik sebagai Asisten III Bidang Administrasi Umum

Bupati Pesisir Barat Pimpin Upacara Peringatan HUT PGRI Dan Hari Guru Nasional 2025

 


Pesisir Barat, (GM) -- Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menghadiri sekaligus memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang dilangsungkan di SMPN 1 Krui, Selasa (25/11/2025).

Tampak hadir langsung juga Wakil Bupati, Irawan Topani, S.H., M.Kn., anggota DPRD, Ali Yudiem, S.H., Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Marnentinus, S.IP., M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Syahrial Abadi, S.Pd., M.M., forkopimda, dan jajaran pengurus PGRI Pesibar.

Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa, momen peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini menjadi sebuah penegasan kembali atas tugas mulia yang diemban oleh guru yaitu tugas mencerdaskan, membentuk karakter, dan menjaga masa depan Indonesia. "Guru hebat, Indonesia kuat, fondasi filosofi tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini yang berarti sebuah pernyataan kausalitas yang tegas. Kami percaya bahwa tidak ada Indonesia Kuat tanpa Guru Hebat," kata Bupati, Dedi Irawan.

Bupati, Dedi Irawan melanjutkan guru hebat adalah guru yang mengajar dengan hati, tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur pancasila. Guru yang adaptif, mampu merangkul teknologi, namun tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Guru yang tergerak, terus berinovasi dan menjadikan kelas sebagai ruang yang penuh inspirasi dan minim diskriminasi. Kebijakan transformasi guru yaitu sentralisasi tata kelola.

"Telah lama kita mendengar keluhan mengenai rumitnya tata kelola guru. Ketimpangan distribusi, ketidakjelasan status, hingga isu keterlambatan tunjangan profesi, seringkali menjadi beban yang mengganggu fokus utama yaitu mengajar. Oleh karena itu, dalam rangka mewujudkan Guru Hebat secara merata di seluruh Indonesia, pemerintah pusat, melalui Kemendikdasmen, bersama dengan DPR dan kementerian/lembaga terkait, sedang memfinalisasi langkah strategis dan monumental, sentralisasi tata kelola guru dan tenaga kependidikan," papar Bupati, Dedi Irawan.

Dijelaskan Bupati, Dedi Irawan, sentralisasi yang dimaksud yaitu kesejahteraan merata dengan pengelolaan ASN guru yang ditarik ke pusat, diharapkan tidak ada lagi disparitas atau keterlambatan dalam pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil), sehingga kesejahteraan menjadi lebih terjamin, seragam, dan tepat waktu.

"redistribusi yang adil yaitu sentralisasi memungkinkan Kemendikdasmen melakukan pemetaan kebutuhan dan penempatan guru secara lebih optimal, memastikan setiap sekolah, termasuk yang berada di daerah 3T, mendapatkan guru yang kompeten sesuai standar nasional. Terkait status guru honorer, kebijakan ini juga menjadi solusi struktural jangka panjang untuk menyelesaikan masalah status dan formasi guru honorer yang selama ini tergantung pada anggaran dan kebijakan pemerintah daerah. Kita ingin seluruh guru memiliki kepastian dan masa depan yang lebih jelas," imbuh Bupati, Dedi Irawan.

"Kebijakan ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah untuk melindungi dan memuliakan profesi guru. Kami ingin guru fokus pada tugas mendidik, tanpa perlu khawatir akan urusan administrasi yang berlarut-larut," terus Bupati, Dedi Irawan.

Tentang program prioritas Kemendikdasmen 2025, sentralisasi tata kelola guru ini beriringan dengan program-program prioritas kemendikdasmen di Tahun 2025 yang harus didukung bersama. Pertama, wajib belajar 13 tahun, upaya perluasan akses pendidikan hingga jenjang menengah (SMA/SMK) untuk memastikan tidak ada anak bangsa yang terputus dari pendidikan. Kedua, peningkatan mutu vokasi (SMK), melalui penguatan program pusat keunggulan, link and match dengan industri 4.0, dan penyediaan sertifikasi kompetensi global bagi siswa dan guru SMK.

"Ketiga, penguatan literasi dan karakter, distribusi 1,5 juta buku bacaan bermutu ke sekolah-sekolah berliterasi rendah, penguatan pendidikan karakter, dan revitalisasi bahasa daerah sebagai bagian dari pelestarian budaya. Keempat, inovasi pembelajaran digital, pemanfaatan teknologi terkini, seperti smartboard dan platform digital, sebagai alat bantu untuk menjadikan pembelajaran lebih interaktif, relevan, dan efisien. teknologi harus menjadi asisten terbaik bagi guru hebat," jelas Bupati, Dedi Irawan.

Ditandaskan Bupati, Dedi Irawan, perubahan adalah keniscayaan. pendidikan tidak boleh stagnan. Melalui kolaborasi antara kebijakan transformatif, program prioritas yang terarah, dan semangat pengabdian, pemerintah sedang membangun Indonesia kuat yang sesungguhnya.

"Kami tidak meminta Guru bekerja lebih keras, kami meminta bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna. Kami akan terus berupaya menghilangkan segala kendala struktural yang membelenggu potensi anda. Mari, jadikan Hari Guru Nasional 2025 sebagai momentum untuk memperbaharui janji kepada bangsa yaitu mendidik dengan hati, mengabdi tanpa henti," pungkas Bupati, Dedi Irawan.

Bupati Dedi Irawan Tinjau Proyek PLTM Way Melesom Guna Pastikan Lingkungan Dan Hak Air Warga Terjaga


Pesisir Barat,(GM) -- Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, meninjau progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Way Melesom di Kecamatan Lemong, Senin (24/11/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kekhawatiran masyarakat mengenai potensi dampak pembangunan PLTM terhadap lingkungan serta pasokan air bagi warga sekitar.

Sungai Way Melesom merupakan sumber utama air bersih dan irigasi sawah bagi masyarakat. Rencana pembangunan bendungan dalam proyek tersebut menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya debit air menuju permukiman dan lahan pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian ulang secara menyeluruh, mulai dari aspek perizinan hingga Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Keselamatan ekosistem dan hak masyarakat atas air harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa jika hasil kajian menunjukkan proyek PLTM berpotensi membahayakan lingkungan atau mengurangi jatah air warga, tidak menutup kemungkinan proyek tersebut akan dihentikan.

Dedi Irawan menambahkan bahwa setiap investasi harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, lanjutnya, berkomitmen memantau secara ketat perkembangan proyek PLTM Way Melesom serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan lingkungan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut memeriksa lokasi turbin, sejumlah titik vital pembangunan, serta area bendungan yang direncanakan menjadi tempat penampungan air.

Kegiatan peninjauan ini juga dihadiri oleh Antoni Wijaya, S.P., M.M., Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sekaligus Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Pesisir Barat, serta Isnaeni Adiyta Marvan, S.H., M.M., Kepala Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Turut hadir pula Camat Lemong dan sejumlah peratin (kepala desa) setempat.

Pemerintah daerah memastikan bahwa setiap tahapan proyek harus dilakukan secara transparan serta tidak mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar.